Claim Missing Document
Check
Articles

PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT INFEKSIUS DI RUMAH SAKIT ‎ JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA ‎ Febrianti, Febrianti; Sabilu, Yusuf; Jumakil, Jumakil
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i3.46694

Abstract

Limbah medis padat infeksius di rumah sakit jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara ‎ditahun 2020 sebanyak 1.428,2kg, setelah itu di tahun 2021 mengalami kenaikan ‎sebanyak 1.989 kg hal ini dikarenakan jumlah limbah diruang covid-19 meningkat ‎dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, di tahun 2022 mengalami ‎penurunan jumlah limbah medis menjadi 447 kg. Penelitian ini bertujuan untuk ‎mengetahui pengelolaan limbah medis padat infeksius di Rumah Sakit Jiwa Provinsi ‎Sulawesi Tenggara.Jenis penelitian kualitatif. Informan penelitian yaitu kepala ‎sanitasi rumah sakit, penanggung jawab pengelolaan limbah medis padat infeksius, ‎dan tenaga sanitasi. Penelitian di rumah sakit jiwa menghasilkan limbah, masing-‎masing ruangan telah di sediakan tempat sampah medis dan medis yang diberi label ‎infeksius dan non infeksius serta safety boox sebagai tempat pewadahan limbah ‎B3. Pewadahan sudah dilakukan untuk limbah medis padat infeksius yang ‎terkontaminasi maupun tidak terkontaminasi,digunakan tong sampah pijakan yang ‎anti tusuk,anti bocor,dan anti air serta dilapisi kantong plastik kuning yang ‎berlabelkan infeksius dan kantong plastik hitam untuk non infeksius.Kemudian ‎safety box untuk limbah benda tajam,pengumpulan limbah medis dilakukan oleh ‎penanggung jawab limbah medis padat infeksius dan tenaga sanitasi. Penelitian ‎menujukan bahwa dalam pengelolaan limbah medis sudah sesuai dengan ‎Kepmenkes Nomor: 1204/Menkes/SK/X/2004 terkait dengan proses pemilahan ‎disediakan tempat sampah medis dan non medis serta safety box, pewadahan ‎digunakan tong sampah pijakan yang anti tusuk, bocor, dan anti air serta dilapisi ‎kantong plastik kuning berlabelkan limbah infeksiu dan non infeksius.kemudian ‎safety box untuk limbah B3.‎
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR WALIKOTA KENDARI TAHUN 2022 Aswar, L. M.; Sabilu, Yusuf; Pratiwi, Arum Dian
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i3.46408

Abstract

Kecelakaan kerja ialah peristiwa yang tidak dapat diduga serta disangka. Tidak disangka dikarenakan kejadian itu tidak direncanakan serta tidak terjadi secara sengaja. Beberapa penyebab terjadinya kecelakaan kerja antara lain perilaku berisiko (88%), lingkungan yang tidak aman (10%), serta kejadian diluar kendali (2%). Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kecelakaan kerja pada pembangunan Kantor Walikota Kendari Tahun 2022. Teknik cross sectional dan metode kuantitatif dipergunakan sebagai desain penelitian. Sejumlah 72 orang dijadikan sebagai populasi pada studi ini yang semuanya dipekerjakan pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari serta dipilih menjadi sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket. Analisa data dilakukan dengan cara analisis univariat serta bivariat memakai Fisher Exact Test. Temuan dalam studi ini memperlihatkan bahwasanya tidak terdapat hubungan antara kepatuhan dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,189), selanjutnya tidak ada hubungan pelatihan K3 dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,260), tidak terdapat hubungan sikap kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,056), tidak terdapat hubungan stres kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,679), serta tidak terdapat hubungan kelelahan kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,433). Kata kunci: kelelahan kerja, kepatuhan, pelatihan K3, sikap kerja, stres kerja
Health Education about Stunting in Tanjung Tiram Village and Wawatu Village, North Moramo District, South Konawe Regency Majid, Ruslan; Sabilu, Yusuf; Jafriati, Jafriati; Yasnani, Yasnani; Lisnawaty, Lisnawaty; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i2.6065

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem caused by insufficient nutritional intake for a long time due to feeding that is not in accordance with nutritional needs. South Konawe Regency is one of the districts in Southeast Sulawesi which is also a contributor to stunting cases in Southeast Sulawesi. The prevalence of stunting in South Konawe Regency ranks 11th out of 17 districts/cities with a prevalence of 28%. The results of a preliminary survey in Tanjung Tiram Village and Wawatu Village, South Konawe Regency found that there are several maternal behaviors that cause stunting, namely some children under five do not get exclusive breastfeeding, do not understand about stunting and determine children's nutritional status so that they realize too late that their children are classified as stunting cases. The method of implementing activities is carried out offline. The intervention provided by providing education to mothers of toddlers and posyandu cadres using media modules, pamphlets and health counseling related to several topics namely the causes of stunting, the characteristics of stunting in children, the impact of stunting on children, stunting prevention measures including prevention since pregnancy, while breastfeeding, the benefits of breastfeeding provided exclusively, the benefits and planning of MP-ASI menus, nutritional status for cadres in stunting prevention and carried out Toddler weight check with Lalowaru Health Center officers, North Moramo District. The conclusion of this activity is that the local government is very good which is proven by full support during the activity process, as well as the participants / targets of the activity in this case pregnant women, toddler mothers, and posyandu cadres. Participants are very enthusiastic and active in activities when given material and also when given examples, participants gain new knowledge related to parenting in stunting prevention.
Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi menular seksual melalui prostitusi online di Kota Kendari Tahun 2024 Gamasatri, Andi Ermira Nanda; Sabilu, Yusuf; Lestari, Hariati
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.988

Abstract

Introduction: Online prostitution is the practice of prostitution using the internet network or social media as a means of liaison or communication for pimps, sex workers and their users. In the context of online prostitution, the incidence of sexually transmitted infections (STIs) is a public health problem because it can increase the risk of contracting sexually transmitted infections (STIs). This research aims to determine knowledge factors, environmental factors and attitude factors related to the incidence of sexually transmitted infections through online prostitution in West Kendari District, Kendari City. Methods: The sampling technique used was total sampling. The population in this study was 59 people recorded at the Southeast Sulawesi Regional Police with a total sample of 59 people. Results: The research results show that knowledge has no relationship with the p significance value, namely 0.826, the environment has a relationship with the p significance value, namely 0.032, attitude has a relationship with the p value, namely 0.015. Conclusions: Based on the results of this research, it is hoped that there will be an increase in respondents' awareness of taking steps to prevent STIs, namely using safety precautions consistently and always checking their health conditions and carrying out treatment if they are indicated to be suffering from an STI. Pendahuluan: Prostitusi online adalah penggunaan internet dan jejaring sosial sebagai sarana kontak dan komunikasi antara mucikari, pekerja seks, dan kliennya. Prevalensi Infeksi Menular Seksual (IMS) dalam konteks prostitusi online menjadi perhatian kesehatan masyarakat karena meningkatkan risiko tertular IMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pengetahuan, faktor lingkungan dan faktor sikap berhubungan dengan kejadian infeksi menular seksual melalui prostitusi online di Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari. Metode: Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 59 orang yang terdata di Polda Sulawesi Tenggara dengan total sampel yaitu 59 orang. Hasil:  Hasil Penelitian menunjukan bahwa pengetahuan tidak memiliki hubungan dengan nilai signifikasi p yaitu 0.826, lingkungan memiliki hubungan dengan nilai signifikasi p yaitu 0.032, sikap memiliki hubungan dengan nilai p yaitu 0.015. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan adanya peningkatan kesadaran responden untuk melakukan tindakan pencegahan IMS, yaitu penggunaan pengaman dengan cara konsisten dan senantiasa memeriksakan kondisi kesehatan serta melakukan pengobatan jika terindikasi menderita IMS.
Faktor risiko kejadian hepatitis b pada ibu hamil di Kabupaten Bombana tahun 2024 Basir, Andi Radya Tulmuayada; Sabilu, Yusuf; Karimuna, Siti Rabbani
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.1002

Abstract

The impact of hepatitis B Transmission from infected mothers to children is a significant contributor to the high prevalence of hepatitis B in Indonesia. This study seeks to analyze the risk factors associated with pregnant women who have Hepatitis B in Bombana Regency in 2023. The research utilizes a quantitative case-control study design with a retrospective approach.The number of samples in this study involved 33 pregnant women positive for hepatitis b, and 33 negative people for hepatitis b using the total sampling technique of the results of the study there were differences in knowledge with a p-value of 0.003 (p 0.05), contact history with a p-value of 0.001 (p 0.05), the role of health workers with a p-value of 0.004 (p 0.05), and the environment with a p-value of 0.026 (p 0.05) with Hepatitis B Patients in Pregnant Women in the District Bombana in 2024conclusion there are differences between knowledge, contact history, the role of health workers, and the environment with hepatitis B patients in pregnant women in Bombana District in 2024. Angka prevalensi hepatitis B pada anak di Negara Indonesia cenderung meningkat akibat adanya riwayat hepatitis B pada ibu. Adapun tujuan dari terlaksanaya penelitian ini yaitu mengevaluasi faktor risiko ibu hamil yang menderita hepatitis B periode 2023 di Kabupaten Bombana. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif case control study dan mengimplementasikan metode pendekatan retrospektif, Jumlah sampel ynag ditetapkan sejumlah 33 orang ibu hamil positif hepatitis b, dan 33 orang negatif hepatitis b dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil Penelitian terdapat perbedaan pengetahuan dengan nilai p-value sebesar 0,003 (p 0,05), riwayat kontak dengan nilai p-value sebesar 0,001 (p 0,05), peran tenaga kesehatan dengan nilai p-value sebesar 0,004 (p 0,05), dan lingkungan dengan nilai p-value sebesar 0,026 (p 0,05) Dengan Penderita Hepatitis B Pada Ibu Hamil di Kabupaten Bombana Tahun 2024. Kesimpulan terdapat perbedaan antara pengetahuan, riwayat kontak, peran tenaga kesehatan, dan lingkungan Dengan Penderita Hepatitis B Pada Ibu Hamil di Kabupaten Bombana Tahun 2024.  
Hubungan pengetahuan, paritas dan dukungan suami terhadap penggunaan kontrasepsi implant di Kota Kendari tahun 2023 Andriani, Asri; Sabilu, Yusuf; Liaran, Rastika Dwiyanti
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.1008

Abstract

Introduction Based on data from the Southeast Sulawesi Provincial Health Office regarding the use of implantable contraceptives from 2019 to 2022, it shows that there are 441,180 active acceptors and 29,153 implantable contraceptives.  The use of implantable contraceptives in the city of Kendari from 2019 to 2022 shows that there are 44,991 active acceptors and 1,944 contraceptives. This study aims to find out the relationship between knowledge, parity, and support of husbands for implant contraceptive users at the UPTD Kemaraya Health Center in 2023. Methods: This type of research is quantitative using a cross sectional design. The total population in this study was 198 respondents. Sampling used total sampling. Data analysis used univariate and bivariate analysis with the chi-square tes. Results: The results of the study showed that there was no connection of parity (p=0.645) on the use of contraceptive implants at the Kemaraya Community Health Center UPTD. Meanwhile, there is a relationship between knowledge (p=0.004), husband's support (p=0.003) on the use of contraceptive implants at the Kemaraya Health Center UPTD. Conclusions: Based on the results of this study, it is hoped that it can immediately provide complete information about contraception to family planning acceptors and organize various programs such as increasing counseling on types of contraception so that family planning acceptors can choose the most appropriate contraception according to their needs and conditions. Pendahuluan: Berdasarkan data dinas Kesehatan provinsi Sulawesi Tenggara tentang penggunaan kontrasepsi implant pada tahun 2019 sampai tahun 2022 menunjukan bahwa akseptor aktif sebanyak 441.180 dan kontrasepsi implant sebanyak 29.153.  Penggunaan kontrasepsi implant di kota Kendari pada tahun 2019 sampai tahun 2022 menunjukan bahwa akseptor aktif sebanyak 44.991 dan kontrasepsi sebanyak 1.944. Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui hubungan pengetahuan, paritas dan dukungan suami terhadap pengguna kontrasepsi implant di UPTD Puskesmas Kemaraya Tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Jumlah populasi pada penelitian ini yakni sebanyak 198 responden. Pengambilan sampel menggunakan total sampling.  Analisis data menggunakan analisis univariat dengan bivariat dengan uji chi-square. Hasil:  Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan paritas (p=0,645) terhadap penggunaan kontrasepsi implant di UPTD Puskesmas Kemaraya. Sedangkan ada hubungan pengetahuan (p=0,004), dukungan suami (p=0,003) terhadap penggunaan kontrasepsi implant di UPTD Puskesmas Kemaraya. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat segera memberikan informasi lengkap tentang kontrasepsi kepada akseptor keluarga berencana dan menyelenggarakan berbagai program seperti meningkatkan penyuluhan jenis-jenis kontrasepsi sehingga akseptor KB dapat memilih kontrasepsi yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan dan kondisinya.  
Hubungan asupan lemak, karbohidrat, zat besi (Fe) dan Kurang Energi Kronik (KEK) dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 Parigi Kabupaten Muna Rahim, Marlin; Sabilu, Yusuf; Yunawati, Irma
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.1011

Abstract

Anemia is a nutritional problem that often occurs in developing countries, one of which is Indonesia, which is most often experienced by young women. The aim of this study was to determine the relationship between fat intake, carbohydrate intake and KEK with the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 1 Parigi. The type of research used is quantitative with a cross sectional approach. The population in this study were all young women at SMAN 1 Parigi in grades X and XI, totaling 113 female students. The sample size was determined based on the Slovin formula so that a sample of 88 female students was obtained. The sampling technique used was proportionate random sampling with inclusion and exclusion criteria. Data analysis used the chi square test. The results of the study showed that there was no relationship between fat and carbohydrates and the incidence of anemia with a p value = 0.109; 0.296 (p>0.05), and there is a relationship between the mineral Fe and KEK and the incidence of anemia in female students at SMAN 1 Parigi with a value of p=0.000; 0.000 (p<0.05). It is hoped that female students can pay attention to the intake they consume, especially foods high in fat, carbohydrates, Fe minerals, and also maintain their diet so as to avoid anemia and CED. Anemia merupakan masalah gizi yang banyak terjadi di Negara-negara berkembang  salah satunya Indonesia yang paling banyak dialami oleh remaja putri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan lemak, asupan karohidrat dan KEK dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 Parigi Kabupaten Muna. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh remaja putri SMAN 1 Parigi dengan jenjang kelas X dan XI yang berjumlah 113 siswi. Besar sampel ditetapkan berdasarkan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 88 siswi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportionate random sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat hubungan antara lemak serta karbohidrat dengan kejadian anemia dengan nilai p=0,109; 0,296 (p>0,05), serta terdapat hubungan antara mineral Fe dan KEK dengan kejadian anemia pada siswi di SMAN 1 Parigi dengan nilai p=0,000; 0,000 (p<0,05). Diharapkan agar siswi dapat memperhatikan asupan yang mereka konsumsi terutama makanan tinggi zat lemak, karbohidrat, mineral Fe, dan  serta menjaga pola makan sehingga terhindar dari anemia dan KEK.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pelayanan Kesehatan : Metode Servqual di Puskesmas Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Kendari Usman; Sabilu, Yusuf; Binekada, I Made Christian
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.283

Abstract

Kualitas pelayanan yang baik bukan hanya dilihat dalam hal pelayanan saja, namun tercermin dari fasilitas yang baik serta aparatur pelayanan dan penunjang pelayanan yang lain. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kepuasan pelayanan kesehatan dengan metode servqual di Puskesmas wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pasien rawat jalan di Puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Kendari tahun 2022 yang berjumlah 63.310 orang. Jumlah sampel yang ditetapkan adalah sebanyak 100 orang menggunakan metode Proportional Random Sampling. Teknik ini digunakan karena populasinya tidak homogen. Hasil uji pengaruh keadaan fisik terhadap kepuasan pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,000, keandalan terhadap kepuasan pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,003, ketanggapan terhadap kepuasan pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,002, jaminan kemanan terhadap kepuasan pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,000, kepedulian terhadap kepuasan pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,000.
Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan di Unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) BLUD RS Bahteramas Tahun 2024 Ariyanti; Sabilu, Yusuf; Sety, La Ode Muhammad
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.284

Abstract

Instalasi Gawat Darurat merupakan pelayanan 24 jam di depan yang harus dilayani dengan cepat dan professional dengan kedatangan pasien dari berbagai tingkat kegawatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) BLUD RS Bahteramas tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pasien yang pernah menggunakan layanan Instalasi Gawat Darurat BLUD RS Bahteramas tahun 2023 yang berjumlah 14.738 orang. Jumlah sampel yang ditetapkan adalah sebanyak 99 orang menggunakan metode simple random sampling. Hasil uji pengaruh keadaan fisik terhadap kualitas pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,000, keandalan terhadap kualitas pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,004, ketanggapan terhadap kualitas pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,002, jaminan keamanan terhadap kualitas pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,000, kepedulian terhadap kualitas pelayanan kesehatan diperoleh nilai chi square = 0,000.
IMPLEMENTASI PROGRAM PROMOTIF DAN PREVENTIF DI PUSKESMAS PASIR PUTIH KECAMATAN PASIR PUTIH TAHUN 2023 Mulfatun, Atri; Sabilu, Yusuf; Suhadi, Suhadi
Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Kesehatan merupakan kebutuhan setiap manusia dalam kehidupan. Namun, di era globalisasi ini tidak sedikit masyarakat yang kurang peduli dengan pencegahan penyakit, bahkan penyelenggara fasilitas kesehatan lebih mementingkan upaya kuratif dibandingkan upaya promotif dan preventif. Pelayanan promotif dan preventif merupakan kegiatan yang bersifat promosi dan pencegahan masalah kesehatan atau penyakit yang perlu lebih diutamakan dan diperhatikan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat kearah yang lebih baik. Tujuan: Mengetahui implementasi program promotif dan preventif di puskesmas pasir putih kecamatan pasir putih Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan wawancara mendalam (deep interviews). Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan program promotif dan preventif belum optimal, hal tersebut ditinjau dari aspek komunikasi, masyarakat masih kurang percaya dengan petugas kesehatan dan kurangnya partisipasi Masyarakat dalam mengikuti program yang diselenggarakan puskesmas. Aspek sumber daya, yaitu petugas belum pernah mengikuti pelatihan serta masih kerja merangkap, sumber daya berupa sarana/peralatan yang tidak berfungsi dengan baik namun penganggaran dari program promotif dan preventif sudah mencukupi. Dari aspek diposisi, masih belum mengetahui kebijakan atau aturan mengenai pengelolaan program promotif dan preventif. Aspek struktur birokrasi, yakni belum adanya pembagian tugas serta ketidakjelasan tupoksi para anggota. Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian ini yaitu implementasi program promotif dan preventif belum sepenuhnya terlaksana dengan baik, baik dari segi komunikasi, sumber daya, disposisi maupun struktur birokrasi. Diharapkan puskesmas lebih memperhatikan kendala dalam pelaksanaan program promotif dan preventif untuk lebih meningkatkan partisipasi masyarakat dan optimalisasi program. Abstract Background: Health is a needs for every human being. However, in this era of globalization, quite a few people are less concerned with disease prevention, even health facility administrators prioritize curative efforts rather than promotive and preventive efforts. Promotive and preventive services are activities that promote and prevent health problems or diseases that need to be prioritized and paid attention to in order to improve public health for the better. Objectives: The purpose of this study was to determine the implementation of promotive and preventive programs at the Pasir Putih Health Center, Pasir Putih sub-district. Methods: This type of research is descriptive qualitative research with a case study approach. Results: The research results show that the implementation of promotive and preventive programs is not optimal, this is seen from the communication aspect, the community still lacks trust in health workers and there is a lack of community participation in participating in programs organized by the health center. The resource aspect, namely officers have never attended training and are still working concurrently, resources in the form of facilities/equipment that are not functioning properly but the budget for promotive and preventive programs is sufficient. From the position aspect, we still don't know the policies or rules regarding the management of promotive and preventive programs. Aspects of the bureaucratic structure, namely the lack of division of tasks and unclear duties and functions of the members. Conclusion: The conclusion of this research is the implementation of promotive and preventive programs has not been fully implemented well, both in terms of communication, resources, disposition and bureaucratic structure. It is hoped that community health centers will pay more attention to obstacles in implementing promotive and preventive programs to further increase community participation and optimize programs.
Co-Authors Adrian Tawai Afa, Jusniar Rusli ainurrafiq, ainurrafiq Aisyah, Wa Ode Nur Akifah, Akifah Alda Ompo, Alda Almunjiat, Ece Amelia, Besse Andriani, Asri Ariyanti Armin Armin, Armin Arum Dian Pratiwi, Arum Dian Arwanti, Desi Astina Astina, Astina Aswar, L. M. Azim, La Ode Liaumin Basir, Andi Radya Tulmuayada Cece Suriani Ismail, Cece Suriani Damhuri Damhuri Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Edy Gunawan, Edy Fachlevy, Andi Faizal Febrianti Febrianti Fifi Nirmala Gamasatri, Andi Ermira Nanda Grafika, Dewi Halik, Nur Hikmawati Harcidar, Desti Hariati Lestari Harleli, Harleli Hartoyo, Agnes Mersatika Iksan Ariansyah Imran Imran Indrawati . Indrawati Indrawati Ira Ira, Ira Irma Irma Irma Iwan, Israwati Jafriati Jamil, Ashar Jannah, Muhammad Ainun Jumakil Jumakil Jumakil, Jumakil Jumiati Jumiati Kamrin, Kamrin Kangkuso Analuddin, Kangkuso Karimuna, Siti Rabbani Kasrina, Hilda La Doni La Ode Muhammad Sety Liaran, Rastika Dwiyanti Lisnawaty Lisnawaty, Lisnawaty Lymbran Tina Masluhiya AF, Swaidatul Mochtar, Febriana Muchtar, Febriana Muhammad Icsal M.A., Muhammad Icsal Mulfatun, Atri Naiym, Jannatun Novitasary, Ayu Ntete, Alyumun Nur Annisa Nurhawa, Nurhawa Nurjannah Nurjannah Nurmaladewi, Nurmaladewi Nurnaningsi, Sarnita Nurwana, Nurwana Pertiwi, Wa Ode Elistianti Pratiwi, Tiaradevi Maudhyta Puji Fitria Zainal, Puji Fitria Putri Puspita Dewi, Putri Puspita Rahim, Marlin Rahmat, Nur Cahyani Amaliawati Ramadhan, Muhammad Mirza Rasma Rasma Rezal, Farit Ruslan Majid, Ruslan Sabril Munandar, Sabril Safitri, Nur Haliza Saktiansyah, La Ode Ahmad Samsuri, Wa Ode Saputra, Idul Satyaningsih, Amita Siti Nurfadilah H Suhadi Suhadi Syaputri, Fatjrina Tri Afsari, Andi Monica Usman Wandani, Devi Tri WATI, KASMA Wulandari, Ratna Sari Yasnani Yasnani, Yasnani Yunawati, Irma Yundari, Yundari Yuslina, Yuslina Yusran, Sartiah Zainab Hikmawati, Zainab Zainuddin, Asnia