Claim Missing Document
Check
Articles

Ecopedagogic-Based Education to Foster Ecological Awareness in Indonesian Language Learning Sutrisna, I Putu Gede; Bhandesa, Asthadi Mahendra; Wulansari, Nadya Treesna; Susanta, I Putu Agus Endra
Utamax : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Vol. 7 No. 2 (2025): Utamax : Journal of Ultimate Research and Trends in Education (In-Press)
Publisher : LPPM Universitas Lancang Kuning. Pekanbaru. Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/8jrnyn11

Abstract

Global ecological crises such as climate change, deforestation, and pollution demand the urgent integration of sustainability values into all areas of education, including language learning. Although the Indonesian Language curriculum offers substantial potential to foster ecological awareness, its pedagogical application remains underexplored. This study aims to investigate the integration of eco-pedagogical values within Indonesian Language learning in the context of the Merdeka Curriculum at junior and senior high school levels. A qualitative descriptive approach was employed using content analysis as the central method. Primary data were obtained from national policy documents, Indonesian language textbooks, teaching modules, and curriculum frameworks. These were complemented by interview data from school principals and language teachers across Bali Province, providing insight into both institutional policy and classroom-level implementation. The analysis revealed that ecological themes are consistently embedded in various genres of language texts including descriptive, narrative, expository, and procedural forms. Topics such as biodiversity, natural disasters, environmental ethics, and conservation practices are explicitly integrated into learning materials. Key national programs including the P5 initiative, the Adiwiyata School movement, and Permendikbudristek Number 37 of 2022 play a supportive role in reinforcing these values. The findings indicate that Indonesian Language learning serves a dual purpose by enhancing linguistic competence while simultaneously cultivating students' ecological literacy and ethical responsibility. This study contributes to the advancement of language education that supports sustainable development and encourages environmentally conscious citizenship.
POTENSI KULIT JERUK SIAM KINTAMANI (Citrus nobilis) SEBAGAI MINUMAN PROBIOTIK: ANALISIS TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT, TOTAL YEAST, DAN AKTIVITAS ANTIMIKROORGANISME TERHADAP BAKTERI PENYEBAB FOODBORNE DISEASE Wulansari, Nadya Treesna; Padmiswari, A.A Istri Mas; Sintyadewi, Putu Rima
Berita Biologi Vol 24 No 2 (2025): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2025.10023

Abstract

Pemanfaatan BAL banyak dikembangkan dalam produksi pangan fungsional seperti minuman probiotik. Jeruk siam (Citrus nobilis) adalah salah satu varietas jeruk yang umum dibudidayakan, memiliki rasa dan manfaat yang baik untuk tubuh. Kulit jeruk siam merupakan limbah yang memiliki peluang untuk diolah sebagai bahan baku industri pertanian, karena mengandung senyawa metabolit sekunder yang menjadikan kulit jeruk siam sebagai salah satu bahan potensial untuk minuman probiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total BAL, yeast, dan aktivitas antimikroorganisme terhadap bakteri penyebab foodborne disease seperti Staphylococcus aureus dan Salmonella sp. Desain eksperimen penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variasi waktu fermentasi 0, 3, 6, 9, 12, 15, dan 18 hari, serta 4 kali ulangan. Analisis penelitian menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil menunjukkan bahwa total BAL dan yeast tertinggi masing-masing sebesar 1,13 x 106 CFU/ml dan 1,09 x 106 CFU/ml. Daya hambat terhadap bakteri Stapylococcus aureus dan Salmonella sp. tertinggi masing-masing sebesar 12,49 ± 0,79 mm dan 11,99 ± 0,79 mm.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KOMBINASI DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) DAN DAUN MINT (Mentha arvensis) TERHADAP JUMLAH SEL TESTIS PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus) Padmiswari, Anak Agung Istri Mas; Wulansari, Nadya Treesna; Harditya, Kadek Buja
Berita Biologi Vol 24 No 2 (2025): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2025.11234

Abstract

Stres oksidatif merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan fungsi sistem reproduksi jantan, terutama melalui kerusakan pada sel-sel germinal di testis. Upaya preventif yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan pemberian senyawa alami yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi, seperti flavonoid, alkaloid, dan tanin yang banyak terkandung dalam tanaman herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kombinasi daun pegagan (Centella asiatica) dan daun mint ((Mentha arvensis) terhadap jumlah sel testis dan berat testis mencit jantan (Mus musculus) yang dipapar stres. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima kelompok perlakuan: kontrol negatif (K−), kontrol positif (K+), dan tiga kelompok perlakuan dengan dosis ekstrak kombinasi 100 mg/kgBB (P1), 200 mg/kgBB (P2), dan 300 mg/kgBB (P3). Uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak kombinasi daun pegagan dan daun mint mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Aktivitas antioksidan ekstrak kombinasi daun pegagan dan daun mint diuji menggunakan metode DPPH dengan hasil nilai IC50 tergolong kuat. Parameter yang diamati meliputi berat testis serta jumlah sel spermatogonium, spermatosit, dan spermatid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kombinasi secara signifikan meningkatkan (p < 0,05) berat testis dan jumlah sel testis pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok yang hanya dipapar stres (K+). Kelompok P3 memberikan hasil paling optimal dalam menjaga struktur dan fungsi yang dapat dilihat dari histologi testis. Analisis data dilakukan dengan SPSS versi 22.0 menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov untuk normalitas, uji Levene untuk homogenitas, dilanjutkan dengan ANOVA satu arah dan uji lanjutan Duncan (DMRT). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa  ekstrak kombinasi daun pegagan dan mint berpotensi sebagai agen fitoterapi dalam mengurangi dampak stres oksidatif terhadap sistem reproduksi jantan.
Edukasi Masyarakat tentang Manfaat Antioksidan dari Daun Pegagan dan Daun Mint sebagai Upaya Pencegahan Stres Oksidatif dan Peningkatan Kesehatan Anak Agung, Padmiswari; Nadya treesna wulansari; Kadek buja harditya
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v7i2.513

Abstract

This community service program aimed to enhance public knowledge of the antioxidant benefits of Centella asiatica (pegagan) and Mentha sp. (mint) as a preventive effort against oxidative stress. Conducted in Guwang Village, Gianyar Regency, the activity involved 50 participants from the general public and housewives. The program consisted of three stages: problem identification, scientific education through interactive lectures and discussions, and evaluation using pre- and post-tests. Results showed a 31% increase in participants’ knowledge regarding antioxidant functions, benefits of pegagan and mint, and healthy lifestyle practices. The program effectively linked research findings with practical community education, promoting local herbal utilization for health and economic potential.
Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Gangguan Neurologi sebagai Upaya Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Saraf pada Masyarakat Anak Agung, Padmiswari; Nadya Treesna Wulansari; Kadek Buja Harditya
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v7i2.514

Abstract

Neurological disorders are a major cause of disability worldwide, yet public awareness of early prevention remains low. This community service program aimed to improve knowledge and awareness of neurological health through education and screening activities in Guwang Village, Gianyar Regency. Fifty community members participated in blood pressure checks, reflex and coordination tests, and educational sessions on neurological disease prevention. The program was carried out in three stages: preparation, implementation, and evaluation. Results showed that 36% of participants had hypertension and 22% showed mild neurological symptoms. Post-education assessments revealed a 30.8% increase in knowledge, indicating improved awareness and preventive behavior. This program effectively strengthened community understanding of neurological health and encouraged early detection efforts.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK KUNYIT (Curcuma longa) DAN GINSENG (Panax ginseng) SEBAGAI BAHAN MINUMAN HERBAL ALAMI Padmiswari, Anak Agung Istri Mas; Wulansari, Nadya Treesna; Harditya, Kadek Buja
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 2 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i2.733

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya paparan radikal bebas yang memicu stres oksidatif dan penyakit degenerative akibat faktor lingkungan dan makanan. Kunyit (Curcuma longa) dan ginseng (Panax ginseng) diketahui memiliki aktivitas antioksidan, namun informasi mengenai efektivitas kombinasinya dalam bentuk minuman herbal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak kunyit dan ginseng menggunakan metode DPPH. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen skala laboratorium. Desain penelitian ini adalah rancangan acak lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tunggal kunyit dan ginseng memiliki aktivitas antioksidan sedang dengan IC₅₀ masing-masing 76,40 µg/mL dan 82,75 µg/mL. Kombinasi ekstrak memberikan aktivitas lebih tinggi, terutama rasio 1:1 dengan IC₅₀ 43,25 µg/mL, yang tergolong sangat kuat dan berbeda nyata (p < 0,05) dibanding perlakuan lain. Kesimpulannya, kombinasi kunyit–ginseng, khususnya rasio 1:1, menunjukkan efek sinergis dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif minuman herbal fungsional.
Co-Authors A A Istri Mas Padwismari A.A Istri Mas Padmiswari A.A. Istri Mas, Padmiswari A.A.Istri Mas Padmiswari AA Istri Mas Padmiswari Adiana, I Nengah Agustini, Ni Komang Tri Anak Agung Istri Mas Padmiswari Anak Agung, Padmiswari Aristadewi, Ida Ayu Mas Artha, I Wayan Oktapratama Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Ayu, Ni Kadek Dwieka Jayanthi Dharmapatni , Ni Wayan Kesari Gandamayu, Ida Bagus Maha Gede Surya Indrawan Gede, Surya Indrawan Gst Ayu Dwina Mastryagung Harditya, Kadek Buja I GEDE PUTU DARMA SUYASA I Gusti Ayu Puja Astuti Dewi I Gusti Ngurah Made Kusuma Negara I Putu Agus Endra Susanta I Putu Gede Sutrisna . Ida Ayu Ary Widnyani, Ida Ayu Ary Ida Ayu Manik Damayanti Ida Ayu Suptika Strisanti Ida Ayu Suptika Strisanti Ida Bagus Separsa Kusuma IGA Rai Rahayuni Istri Mas Padmiswari Anak Agung Januraheni, Ni Luh Putu Juli Marjati Kadek Buja Harditya Kadek Buja Harditya Kadek Maya Cyntia Dewi Kadek Vira Praftini Komang Rosa Tri Anggaraeni Lestari, Ni Komang Mei Kumala Dewi Luh Ami Yuliantika Luh Yenny Armayanti Made Rismawan Meitini Proborini Wahyuni Negara , IGN Made Kusuma Negara, IGN Made Kusuma Ni Kadek Sintyadewi Ni Kadek Sutini Ni Komang Mei Kumala Dewi Lestari Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini Ni Made Raningsih Ni Putu Kamaryati Ni Wayan Desi Bintari Ni Wayan Kesari Dharmapatni Ni Wayan Sukma Antari Ni Wayan Sukma Antari, Ni Wayan Sukma Antari Padmiswari, A.A Istri Mas Padmiswari, A.A. Istri Mas Parut, Anselmus Aristo Praftini, Kadek Vira Pratiwi, Ni Made Srinanda Hiranya Purnama Dewi, Sagung Mirah Purwahyuni, Ni Made Putra, Anak Agung Ngurah Dwi Ariesta Wijaya Putu Indrayoni Putu Rima Sintyadewi Rabani, I Gusti Agung Yogi Raningsih, Ni Made Sanjiwani, Ni Made Gita Ayu Septianingsih, Ni Luh Rika Sri Ariani Sri Dewi Megayanti Strisanti, Ida Ayu Suptika Suarnadi, Ni Komang Suryati, Ni Wayan Novi Susanta, I Putu Agus Endra Sutrisna, Putu Gede Suweca, I Gede Swari, Ni Putu Widya Candra Wicaksana, IGA Tresna Widiatmaja, Gusti Panji Widiatmaja, I Gusti Bagus Panji Widnyani, Ida Ayu Putu Ary Widyas Pranata, Gst. Kade Adi Wijaya Putra, A.A. Ngurah Dwi Ariesta Yan Ramona