Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Mengenai Nilai Gizi Dan Kesehatan Mengkonsumsi Ikan Di Sekolah Dasar Indrawan, Gede Surya; Padmiswari, A.A. Istri Mas; Antari, Ni Wayan Sukma; Damayanti, Ida Ayu Manik; Wulansari, Nadya Treesna; Adiana, I Nengah; Sutrisna, Putu Gede; Wicaksana, IGA Tresna
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.581

Abstract

Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat, mudah didapat, dan harganya murah. Nilai gizi dari ikan meliputi protein, karbohidrat, vitamin, mineral, dan asam lemak omega 3 yang memiliki manfaat baik untuk tubuh. Kandungan asam amino dan omega 3 pada ikan juga jauh lebih baik jika dibandingkan dengan bahan pangan yang bersumber dari protein lainnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai nilai gizi dan kesehatan mengkonsumsi ikan. Kegiatan edukasi mengenai nilai gizi dan Kesehatan mengkonsumsi sangat penting dilakukan di SDN 1 Cemagi. Kegiatan diikuti oleh 50 orang siswa kelas IV sampai kelas VI dimana mereka diberikan edukasi atau penyuluhan mengenai hal tersebut. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, siswa diminta untuk mengisi pretest dan posttest yang terdiri dari 10 pertanyaan yang berkaitan dengan nilai gizi dan kesehatan ikan. Kegiatan ini berhasil dilakukan karena terdapat peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan mengenai nilai gizi dan kesehatan mengkonsumsi ikan. Adanya dukungan dari guru dan orang tua dalam kegiatan seperti ini perlu dilakukan berkelanjutan dalam upaya peningkatan pengetahuan gizi anak di sekolah dasar. Kata Kunci: pengetahuan, nilai gizi, kesehatan ikan
Hubungan Tingkat Stres Akademik Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Tingkat Iii Di Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali Septianingsih, Ni Luh Rika; Negara , IGN Made Kusuma; Wulansari, Nadya Treesna
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i2.614

Abstract

Status kesehatan remaja menjadi sorotan penting dan perhatian dunia dikarenakan 10-20% mengalami masalah kualitas tidur. Penyebabnya karena kelompok mahasiswa merupakan kelompok dengan aktivitas yang cukup padat. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stres akademik dengan kualitas pada mahasiswa tingkat III di Institut Teknologi dan Kesehatan Bali. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini mahasiswa tingkat III di Institut Teknologi dan Kesehatan Bali sebanyak 237. Teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form. Analisa data menggunakan Spearman Rho. Hasil: Tingkat stres akademik mahasiswa mayoritas dalam kategori sedang sebanyak 155 responden (65,4%). Kualitas tidur pada mahasiswa mayoritas berada pada kategori cukup sebanyak 190 responden (80,2%). Hasil uji Spearman Rho menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat stres akademik dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat III di Institut Teknologi dan Kesehatan Bali (p <0,05 : r = 0,481). Kesimpulan: Adanya hubungan antara tingkat stres akademik dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat III di Institut Teknologi dan Kesehatan Bali.   Kata Kunci: Stres Akademik, Kualitas Tidur
Pemberdayaan Dan Pengelolaan Toga Antidiabetik Sebagai Upaya Preventif Terhadap Penyakit Diabetes Dan Peningkatan Kemandirian Kesehatan Masyarakat Di Desa Renon Damayanti, Ida Ayu Manik; Antari, Ni Wayan Sukma; Megayanti, Sri Dewi; Harditya, Kadek Buja; Wulansari, Nadya Treesna; Dharmapatni, Ni Wayan Kesari; Kusuma, Ida Bagus Separsa; Aristadewi, Ida Ayu Mas; Artha, I Wayan Oktapratama; Suweca, I Gede
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.630

Abstract

Fokus pembangunan masyarakat bukan hanya bidang kemandirian pangan, namun juga bidang kemandirian kesehatan melalui pembudidayaan dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Seringkali masyarakat hanya tahu dalam hal menanam tanpa mengetahui kegunaannya tanaman tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan masyarakat dalam pemberdayaan dan pengelolaan TOGA antidiabetik sebagai upaya preventif terhadap penyakit diabetes. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode Community Development. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat awal kegiatan yaitu kategori kurang dengan rata-rata nilai 4,74. Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, hasil post-test menunjukkan rata-rata pengetahuan peserta mengalami peningkatan menjadi 8,10 atau kategori baik. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan dan pengelolaan TOGA antidiabetik yang terdiri dari tanaman pegagan (Centella asiatica), tanaman sambiloto (Andrographis paniculata) dan tanaman binahong (Anredera cordifolia) sebagai bahan alam dalam upaya preventif mengendalikan kadar gula darah.   Kata kunci : Antidiabetes, kemandirian kesehatan, TOGA
Peningkatan Pengetahuan Tentang Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah Pada Siswa Smk Sanjiwani Gianyar Melalui Penyuluhan Sintyadewi, Putu Rima; Widnyani, Ida Ayu Ary; Rabani, I Gusti Agung Yogi; Wulansari, Nadya Treesna; Wijaya Putra, A.A. Ngurah Dwi Ariesta
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.635

Abstract

Jajanan anak sekolah yang tidak higienis atau menggunakan bahan tambahan makanan (BTP) dapat meningkatkan prevelensi kasus keracunan makanan (foodborne disease) dan berdampak buruk bagi kesehatan anak sekolah. Pengetahuan dan penyuluhan tentang keamanan jajanan anak sekolah ini sangat diperlukan untuk menumbuhkan kesadaran dalam diri siswa akan pentingnya mengonsumsi jajanan/kudapan yang aman dan sehat. Peserta penyuluhan merupakan siswa kelas XI SMK Sanjiwani Gainyar yang berjumlah 28 orang siswa. Kegiatan diawali dengan (1) analisis situasi dan masalah, (2) melakukan sosialisasi, (3) pemberian penyuluhan, (4) demonstrasi praktik cuci tangan, dan (5) evalusi kegiatan. Hasil PkM menunjukkan pengetahuan terkait keamanan pangan jajajan anak sekolah pada siswa SMK Sanjiwani Gianyar mengalami peningkatan setelah diberikan penyuluhan oleh tim PkM. Peningkatan pengetahuan pada siswa setelah diberikan penyuluhan pada katagori baik dan cukup berturut-turut sebesar 94% dan 4%. Kegiatan penyuluhan dapat memberikan tambahan pengetahuan dan informasi siswa terkait kemanan pangan dan jajanan sehat serta pola konsumsi yang baik bagi kesehatan Kata kunci : Keamanan pangan, jajanan anak sekolah
Antioxidant Activity Test of Salak Bali Peel Extract (Salacca zalacca var. amboinensis) Against Brain Cells of Male Mice (Mus musculus L.) Induced by Alloxan Padmiswari, Anak Agung Istri Mas; Wulansari, Nadya Treesna; Harditya, Kadek Buja; Megayanti, Sri Dewi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i1.8146

Abstract

This study aims to test the antioxidant activity of salak Bali peel extract (Salacca zalacca var. amboinensis) against brain cells of male mice (Mus musculus L.) exposed to alloxan. Free radicals can trigger damage to brain cells through oxidative mechanisms, which contribute to the development of various neurodegenerative diseases that can damage cells in the body. Salak Bali peel extract contains bioactive compounds such as flavonoids, tannins, and polyphenols that are antioxidant-active. This study was conducted using a completely randomized design (CRD) in mice induced by alloxan at a dose of 150 mg/kg BW (group 1), followed by oral administration of salak Bali peel extract at a dose of 4.2 mg/kg BW (group 2) and 8.4 mg/kg BW (group 3) for 35 days. The control group used in this study was alloxan, which was used to compare the treatment results with conditions without intervention so that the effects of the treatment could be identified more clearly. The results of the antioxidant analysis test using the DPPH method showed an IC50 value of the salak Bali peel extract of 45.5 µg/mL, indicating a high antioxidant capacity. Histopathological analysis revealed that administration of salak Bali peel extract could reduce necrosis in the brain tissue of mice induced by alloxan, suggesting a neuroprotective effect. Therefore, salak Bali peel extract has the potential to be a source of natural antioxidants that can be used to prevent brain damage due to oxidative stress and as a therapy for treating neurodegenerative diseases.
PEMANFAATAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENURUNAN KADAR GULA DARAH Ida Ayu Manik Damayanti; Ni Wayan Sukma Antari; Sri Dewi Megayanti; Kadek Buja Harditya; Nadya Treesna Wulansari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 1 No. 1 (2023): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v1i1.7

Abstract

Pengendalian kadar gula darah masih menjadi permasalahan seperti rendahnya kepatuhan penderita untuk melakukan pengobatan rutin serta gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu cara untuk mengendalikan kadar glukosa darah dapat dilakukan dengan cara tradisional menggunakan bahan alam. Salah satu bahan alam yang dapat digunakan yaitu daun pegagan (Centella asiatica (L.) urban) yang memiliki berbagai macam kandungan senyawa berkhasiat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan mitra terkait pengendalian kadar gula darah, sekaligus meningkatkan keterampilan mitra dalam memanfaatkan lahan pembudidayaan tanaman pegagan sebagai upaya preventif mengendalikan kadar gula darah. Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan melalui focus group discussion serta penyuluhan pada masyarakat di Desa Renon, Denpasar Selatan. Hasil kegiatan menunjukan edukasi yang dilakukan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan pegagan sebagai upaya preventif dalam mengendalikan kadar gula darah. Pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dan kesadaran masyarakat dalam usaha pengendalian angka kejadian hiperglikemia. Sangat penting dilakukan pemberdayaan masyarakat sebagai kader pemantau dalam mengendalikan hiperglikemia serta menyebarkan informasi pemanfaatan bahan alam sebagai upaya preventif menurunkan prevalensi hiperglikemia.
Plant-Based Probiotic Beverages in Preventing the Growth of Foodborne Pathogenic Bacteria: A Review Wulansari, Nadya Treesna
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i3.8745

Abstract

Foodborne illnesses are mostly caused by bacteria. Bacteria, including Escherichia coli, Salmonella sp., Shigella sp. and Staphylococcus aureus, are the most common causes of foodborne diseases. One alternative to reduce the risk of infection from bacteria that cause foodborne diseases is the consumption of probiotic beverages, which has become a natural alternative in improving digestive health and endurance. One type of probiotic drink that is gaining increasing attention is plant-based kombucha tea. Plant parts that can be used as kombucha tea are fruits, leaves, and flowers and have antibacterial activity with various categories of inhibition zone strength. This research uses a systematic review and collects relevant articles, with 14 articles as the main reference. The analysis found that salak Bali fruit, pineapple honey fruit, belimbing wuluh fruit, tea leaves, soursop leaves, telang flowers, gardenia flowers, and red seaweed have the potential as a probiotic kombucha tea drink that can inhibit the growth of pathogenic bacteria that cause foodborne diseases. The categories of inhibition zones produced ranged from weak to very strong, with inhibition zone diameters ranging from 4.20 mm to 24.7 mm. The optimal zone of inhibition of this probiotic drink is influenced by the plant parts used, the length of fermentation, the type of substrate, the test method and the type of bacteria. Plant-based probiotic beverages show effective antibacterial activity against foodborne pathogens and offer valuable insights into microbial interactions and sustainable food biotechnology in scientific learning.
The Administration of a Combined Extract of Gotu Kola (Centella asiatica) and Peppermint (Mentha piperita) Leaves on the Brain Cell Count of Stressed Male Mice (Mus musculus) Padmiswari, Anak Agung Istri Mas; Wulansari, Nadya Treesna; Harditya, Kadek Buja
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i3.8843

Abstract

Chronic stress is a condition that can adversely affect the central nervous system, particularly the brain, by causing damage to neurons in the hippocampal region, which plays a crucial role in memory and learning functions. This study aimed to evaluate the neuroprotective effects of a combined extract of gotu kola leaves (Centella asiatica) and peppermint leaves (Mentha piperita) on the number of normal brain cells in male mice (Mus musculus) subjected to chronic stress. A Completely Randomized Design (CRD) was used with five treatment groups: a negative control group (K−) with no stress and no extract, a positive control group (K+) exposed to stress without extract administration, and three treatment groups (P1, P2, and P3) receiving the combined extract at doses of 100 mg/kg BW, 200 mg/kg BW, and 300 mg/kg BW, respectively. Stress induction was carried out using the immobilization method for 14 consecutive days, followed by extract administration for 35 days. After the treatment period, hippocampal brain tissue was collected and histologically analyzed using Hematoxylin-Eosin (H&E) staining. To assess the treatment effects, One-Way ANOVA was performed. Significant differences were found, Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) was conducted at a 5% significance level (p< 0.05). The results demonstrated that administration of the gotu kola and peppermint extract combination significantly reduced neuronal damage and increased the number of normal brain cells. The P3 group (300 mg/kg BW) exhibited the highest number of normal brain cells and the lowest neuronal damage scores, closely resembling the normal condition in the K− group. Therefore, the combination of gotu kola and peppermint leaf extracts shows potential as a natural neuroprotective agent in mitigating the adverse effects of chronic stress on the brain.
Edukasi Manfaat Minuman Probiotik Berbasis Kulit Buah Jeruk Siam Kintamani (Citrus Nobilis) Bagi Kesehatan Wulansari, Nadya Treesna; Padmiswari, A.A Istri Mas; Sintyadewi, Putu Rima; Damayanti, Ida Ayu Manik; Dharmapatni, Ni Wayan Kesari; Harditya, Kadek Buja
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.666

Abstract

Minuman probiotik merupakan salah satu produk pangan fungsional yang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Jus buah dinilai sebagai media alternatif yang potensial untuk penambahan kultur probiotik karena dianggap sehat dan sering dikonsumsi secara rutin. Namun, pemahaman masyarakat terkait minuman probiotik berbasis buah masih tergolong rendah. Bali sebagai salah satu provinsi dengan kekayaan buah lokal, seperti Salak Bali dan Jeruk Siam Kintamani, memiliki potensi besar dalam pengembangan produk minuman probiotik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kintamani dengan melibatkan siswa dari jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi mengenai manfaat minuman probiotik berbasis kulit buah lokal, khususnya kulit jeruk siam Kintamani (Citrus nobilis), sebagai upaya pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk fungsional yang bernilai. Proses pelaksanaan kegiatan meliputi pretest, edukasi, sesi diskusi interaktif, dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan, di mana sebanyak 30 siswa (88,24%) menunjukkan pemahaman yang baik setelah mengikuti kegiatan edukasi. Hasil ini mengindikasikan bahwa edukasi mengenai manfaat minuman probiotik berbasis buah lokal dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa, serta membuka peluang pemanfaatan kulit jeruk siam Kintamani sebagai produk minuman fungsional yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat. Kata kunci: Edukasi, minuman probiotik, buah local, kulit jeruk siam, Kintamani
Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Kombucha Berbasis Komoditas Lokal Untuk Siswa SMK Negeri 1 Kintamani Sintyadewi, Putu Rima; Rabani, I Gusti Agung Yogi; Wulansari, Nadya Treesna; Widnyani, Ida Ayu Ary
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.678

Abstract

Tingkat pengangguran lulusan SMK di Indonesia masih tinggi meskipun mereka memiliki keterampilan teknis, dengan salah satu penyebab utamanya adalah rendahnya kemampuan kewirausahaan. Pengembangan keterampilan ini menjadi penting untuk membantu lulusan SMK menghadapi dunia kerja dan menciptakan peluang usaha. SMK Negeri 1 Kintamani merupakan sekolah kejuruan yang terletak di Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, Bangli, dengan salah satu jurusan unggulannya yaitu Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). SMK Negeri 1 Kintamani belum berhasil secara optimal dalam menghasilkan lulusan yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan karena banyak dari mereka bekerja di luar bidang yang mereka pelajari. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kintamani bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan minuman probiotik kombucha. Kegiatan diikuti oleh siswa kelas XI Jurusan yang berjumlah 34 orang siswa. Kegiatan PkM diawali dengan (1) analisis situasi dan masalah, (2) melakukan sosialisasi, (3) pemberian pelatihan, (4) melakukan pendampingan, dan (5) evalusi kegiatan. Hasil evaluasi melalui post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan 82,3% siswa berada pada kategori pengetahuan yang baik. Selain itu, kegiatan ini juga menggugah ide kewirausahaan peserta untuk memanfaatkan produk kombucha khas Kintamani sebagai peluang bisnis. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil memberikan keterampilan baru dan meningkatkan kesadaran akan potensi produk lokal, sekaligus membuka peluang usaha berbasis minuman probiotik di kalangan siswa dan mitra.   Kata kunci : Pelatihan kombucha, kewirausahan, produk lokal
Co-Authors A A Istri Mas Padwismari A.A Istri Mas Padmiswari A.A. Istri Mas, Padmiswari A.A.Istri Mas Padmiswari AA Istri Mas Padmiswari Adiana, I Nengah Agustini, Ni Komang Tri Anak Agung Istri Mas Padmiswari Anak Agung, Padmiswari Aristadewi, Ida Ayu Mas Artha, I Wayan Oktapratama Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Ayu, Ni Kadek Dwieka Jayanthi Buntari, Ni Luh Putu Inca Agustini Dewi, Ni Putu Dita Ariani Sukma Dharmapatni , Ni Wayan Kesari Dira, Made Asmarani Gandamayu, Ida Bagus Maha Gede Surya Indrawan Gede, Surya Indrawan Gst Ayu Dwina Mastryagung I GEDE PUTU DARMA SUYASA I Gusti Ayu Puja Astuti Dewi I Putu Agus Endra Susanta I Putu Gede Sutrisna . Ida Ayu Ary Widnyani, Ida Ayu Ary Ida Ayu Manik Damayanti Ida Ayu Purnama Bestari Ida Ayu Putu Ary Widnyani Ida Ayu Suptika Strisanti Ida Ayu Suptika Strisanti Ida Bagus Separsa Kusuma IGA Rai Rahayuni IGN Made Kusuma Negara Kusuma Negara Indrayani, Ni Luh Dwi Israfil, Israfil Istri Mas Padmiswari Anak Agung Januraheni, Ni Luh Putu Juli Marjati Kadek Buja Harditya Kadek Maya Cyntia Dewi Kadek Vira Praftini Kamaryati, Ni Luh Putu Komang Rosa Tri Anggaraeni Komang Sri Ariani Lestari, Ni Komang Mei Kumala Dewi Luh Ami Yuliantika Luh Yenny Armayanti Made Rismawan Meitini Proborini Wahyuni Negara , IGN Made Kusuma Negara, IGN Made Kusuma Nelson, Warongrong Ni Kadek Sintyadewi Ni Kadek Sutini Ni Komang Mei Kumala Dewi Lestari Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini Ni Made Raningsih Ni Putu Kamaryati Ni Wayan Desi Bintari Ni Wayan Kesari Dharmapatni Ni Wayan Sukma Antari Ni Wayan Sukma Antari, Ni Wayan Sukma Antari Padmiswari, A.A Istri Mas Padmiswari, A.A. Istri Mas Parut, Anselmus Aristo Praftini, Kadek Vira Pratiwi, Ni Made Srinanda Hiranya Purnama Dewi, Sagung Mirah Purwahyuni, Ni Made Putra, Anak Agung Ngurah Dwi Ariesta Wijaya Putu Indrayoni Putu Rima Sintyadewi Rabani, I Gusti Agung Yogi Raningsih, Ni Made Sanjiwani, Ni Made Gita Ayu Septianingsih, Ni Luh Rika Sri Ariani Sri Dewi Megayanti Strisanti, Ida Ayu Suptika Suarnadi, Ni Komang Suryati, Ni Wayan Novi Susanta, I Putu Agus Endra Sutrisna, Putu Gede Suweca, I Gede Swari, Ni Putu Widya Candra Wicaksana, IGA Tresna Widiatmaja, Gusti Panji Widiatmaja, I Gusti Bagus Panji Widnyani, Ida Ayu Putu Ary Widyas Pranata, Gst. Kade Adi Wijaya Putra, A.A. Ngurah Dwi Ariesta Yan Ramona