Claim Missing Document
Check
Articles

Keberadaan Escherichia coli dan Salmonella pada Daging Ayam Broiler yang Diberi Citrus limon dengan Variasi Suhu Nadya Treesna Wulansari; A A Istri Mas Padwismari; Ni Made Raningsih
BIOMA Vol 6, No 2 (2021): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i2.5879

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui keberadaan Escherichia coli dan Salmonella pada daging ayam broiler yang diberi air jeruk lemon (Citrus limon) dengan variasi suhu. Rancangan eksperimental penelitian digunakan dengan Rancangan Acak Lengkap. Daging ayam yang bersih direndam dengan air jeruk lemon selama 30 menit lalu disimpan selama 3x24 jam pada suhu 40C dan 250C. Selanjutnya dilakukan analisis total mikroba dan bakteri E.coli dan Salmonella. Hasil penelitian menunjukkan jumlah angka kuman tertinggi adalah pada perlakuan sampel daging ayam yang disimpan pada suhu 250C tanpa pemberian air jeruk lemon yaitu 6,24 x 105 CFU/ml. Sedangkan perlakuan terendah pada sampel daging ayam yang disimpan pada suhu 40C dengan pemberian jeruk lemon yaitu 6,2 x 102 CFU/ml. Suhu rendah dan kandungan fitokimia pada jeruk lemon berpotensi mampu menghambat pertumbuhan bakteri.  
EFEKTIVITAS EDUKASI GIZI SEIMBANG MELALUI MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR Anak Agung Istri Mas Padmiswari; Nadya Treesna Wulansari; NI WAYAN SUKMA Antari
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.84 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v6i1.359

Abstract

Pola makan yang salah merupakan penyebab dari timbulnya masalah kekurangan dan kelebihan gizi. Hidangan makanan sehari-hari sebaiknya mengacu pada Pedoman Gizi Seimbang. Bagi anak-anak, sangat penting untuk mereka menjalani pola makan yang sehat untuk mendapatkan gizi yang seimbang bagi tubuhnya. Salah satu alternatif media yang dapat digunakan untuk mengedukasi anak-anak adalah buku. Kegiatan membaca buku sendiri mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya melatih konsentrasi, melatih kemampuan berpikir logis, mengembangkan imajinasi serta kreatifitas, dan masih banyak lagi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa yang diberi edukasi gizi seimbang melalui media buku cerita bergambar SDN 1 Kaba-Kaba. Penelitian ini menggunakan metode Pre Exsperimental Desain jenis One-Group Pretest-Postest Desain. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan program statistik komputer (SPSS 22.0 for Windows) dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian edukasi gizi seimbang melalui media buku cerita bergambar berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap peningkatan pengetahuan gizi seimbang di SDN 1 Kaba-Kaba.   Kata kunci: buku cerita, gizi seimbang, tingkat pengetahuan, siswa
PENGARUH DEMONSTRASI HAND WASHING DANCE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN ANAK USIA SEKOLAH TENTANG MENCUCI TANGAN YANG BENAR DI SDN 2 PEMECUTAN Ni Komang Mei Kumala Dewi Lestari; IGN Made Kusuma Negara; Nadya Treesna Wulansari
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1891.7 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v4i1.210

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Cuci tangan dengan benar sangat penting karena merupakan salah satu cara yang efektif untuk pencegahan penyakit melalui tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh demonstrasi hand washing dance terhadap tingkat pengetahuan anak usia sekolah tentang mencuci tangan yang benar di SDN  2 Pemecutan.Metode : Penelitian ini menggunakan desain Pre Exsperimental Designs jenis One-Group Pretest-Postest Design. Teknik penentuan sampel menggunakan simple random sampling dan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan anak usia sekolah tentang mencuci tangan sebelum diberikan metode hand washing dance adalah kurang 74,3% dan setelah perlakuan adalah baik 88,6%. Analisis menunjukkan ada pengaruh demonstrasi hand washing dance terhadap tingkat pengetahuan anak usia sekolah tentang mencuci tangan yang benar di SDN  2 Pemecutan (p value < 0,001).Kesimpulan : Pemberian demonstrasi hand washing dance efektif meningkatkan tingkat pengetahuan anak usia sekolah tentang mencuci tangan yang benar. Pihak sekolah agar lebih meningkatkan pemberian informasi kesehatan khususnya tentang cuci tangan yang benar melalui metode pendidikan kesehatan yang beragam agar anak usia sekolah senang dan tidak bosan dalam mengikutinya.Kata Kunci :Tingkat pengetahuan, Cuci tangan, Hand washing danceABSTRACTBackground : Hand washing is very important because it is one for the effective ways for disease prevention through the hand. Purpose of the research was to determine the effect of hand washing dance demonstration on school-aged children knowledge level about proper hand washing at Elementary School 2 Pemecutan. Methods : This study employed a Pre Experimental Designs type of One-Group Pretest-Posttest Design. The sampling technique used total sampling with a total sample of 35 respondents.The data were collected using a questionnaire and analyzed using Wilcoxon Signed Rank Test statistical test. Results : The result showed that the knowledge of school-age children about washing handsbefore the demonstration of hand washing dance was in poor category (74.3%) and after the treatment was in good category (88.6%). Analysis indicated that there was an effect of hand washing dance demonstrations on the knowledge level of school-aged children about proper hand washing in Elementary School 2 Pemecutan (p-value < 0.001). Conclusion : The demonstration of hand washing dance effectively increases the knowledge level of school-aged children about proper hand washing at Elementary School 2 Pemecutan. Hence, the school is expected to improve the health information provision, especially regarding proper hand washing through various health education methods, therefore, school-aged children are happy and not bored in following it.Keywords: Knowledge Level, Hand Washing, Hand Washing Dance
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA TENTANG KEKERASAN PADA ANAK DI KELURAHAN RENON, DENPASAR SELATAN Kadek Vira Praftini; Made Rismawan; Nadya Treesna Wulansari
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1710.962 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.332

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Anak yang mengalami kekerasan saat ini terbilang cukup tinggi. Kekerasan pada anak menjadi fenomena gunung es karena banyak kasus yang terjadi di masyarakat tetapi tidak dilaporkan. Pengetahuan dan sikap orang tua menjadi faktor utama dalam pencegahan kekerasan pada anak. Tujuan Penelitian: Mengidentifikasi pengetahuan dan sikap orang tua tentang kekerasan pada anak di Kelurahan Renon, Denpasar Selatan.Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional ini dilaksanakan pada bulan Pebruari sampai April 2021. Sampel pada penelitian ini berjumlah 350 responden yaitu orang tua dengan anak berusia ≤19 tahun yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan sikap orang tua. Analisa data menggunakan analisa data dekriptif dalam frekuensi dan persentase.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap responden tertinggi adalah baik yaitu sebanyak 343 responden (98%) dan 228 responden (65,1%).Kesimpulan: Pengetahuan dan sikap responden tentang kekerasan pada anak sudah baik. Hal ini dapat menjadi modal awal untuk mencegah kejadian kekerasan pada anak khususnya di Kelurahan Renon.Kata kunci: Pengetahuan Orang Tua, Sikap Orang Tua, Kekerasan Pada Anak. ABSTRACT Background: Children who experience violence today are quite high. Violence against children is an iceberg phenomenon because many cases occur in the community but are not reported. Knowledge and attitudes of parents are the main factors in preventing violence against children.Purpose: To identify knowledge and attitudes of parents toward violence against children in Renon Village, South of Denpasar.Methods: This descriptive study with a cross sectional approach was carried out from February to April 2021. The sample in this study amounted to 350 respondents, namely parents with children aged ≤19 years who were selected using stratified random sampling technique. Data collection tools used in the form of a questionnaire of knowledge and attitudes of parents. Data analysis used descriptive data analysis in frequency and percentage.Results: The results showed that the knowledge and attitudes of the highest respondents were good, as many as 343 respondents (98%) and 228 respondents (65.1%).Conclusion: Respondents' knowledge and attitudes about violence against children are good. This can be an initial resource to prevent violence against children, especially in Renon Village.Keywords: Parental Knowledge, Parental Attitude, Child Violence.
The Effectiveness Probiotic Drink of Salak Bali (Salacca zalacca) in Inhibiting Growth of Escherichia coli Nadya Treesna Wulansari; A.A. Istri Mas Padmiswari; Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Biologi Tropis Vol. 22 No. 3 (2022): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v22i3.3515

Abstract

Salak bali (Salacca zalacca) is one of the local fruit varieties cultivated in Bali. This fruit contains antioxidants, so that it is potential to be used as a probiotic drink. Probiotic drinks containing live microbes can inhibit the growth of pathogenic microbes and balance the microbes in the intestines so that they can affect the health of those who consume them. This study aimed to determine the effectiveness of the probiotic drink of salak bali fruit juice (Salacca zalacca) in inhibiting the growth of Escherichia coli. The study employed experimental with a completely randomized design. Salak juice was fermented for 18 days and harvested every 3 days, then an antibacterial test was carried out. The data were analyzed by using analysis of variance (ANOVA) followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The finding showed that probiotic drink of salak bali fruit juice effective to inhibiting the growth of Escherichia coli. Optimal antibacterial growth was seen on the 15th day of fermentation with an inhibition zone of 8.13 ± 0.40 mm. The presence of inhibition caused by the phytochemical content found in salak fruit, SCOBY contained in drinks, and the length of the fermentation process.
Antimicrobial Activity of Gotu Kola (Centella asiatica) Leaf Extract as an Alternative to Herbal Beverage Nadya Treesna Wulansari; A.A.Istri Mas Padmiswari; Kadek Buja Harditya
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i2.4817

Abstract

Pathogenic microorganisms include Aspergillus sp., Escherichia coli and Staphylococcus aureus. Antibiotic administration during the treatment of contagious illnesses may cause bacterial resistance. Treatment with herbal medicine, made from natural ingredients, is an option to prepare for this. A plant known as gotu kola (Centella asiatica) has the capacity to become a herbal beverage. The intention of this research was to discover whether gotu kola leaves, a herbal beverage, had any antimicrobial properties. This study was categorized as an experimental study with an entirely random approach. This study performing an analysis of variance on the data, the Duncan's Multiple Range Test was conducted. The findings demonstrated that Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria could not grow when exposed to gotu kola leaf extract. Gotu kola leaf preparation has the ability to stop Staphylococcus aureus and Escherichia coli from growing. The greatest average hindrance of 9.67 ± 0.36 mm and 10.12 ± 1.12 mm against Escherichia coli and Staphylococcus aureus bacteria was obtained by 100% concentrated infusion from the leaves of gotu kola. Alkaloids, flavonoids, and tannins are examples of the gotu kola leaf extract's metabolite components that can increase the inhibitory power of the herb. However, the Aspergillus sp. in this research was not inhibited by the gotu kola extract. The body structure of the Aspergillus sp. and length of storing of the gotu kola extract are probable causes for there was not inhibitory effect.
Penyuluhan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini; I Gede Putu Darma Suyasa; Nadya Treesna Wulansari; I Gusti Ayu Puja Astuti Dewi; Made Rismawan
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.862 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.318

Abstract

ABSTRAKKecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian nomor tiga yang membutuhkan penangananserius. Kematian dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan dan kemampuan dalammelakukan pertolongan pertama pre hospital. Untuk itu, peningkatan pengetahuan khususnyauntuk masyarakat awam dalam upaya pemberian pertolongan pertama pre hospital perludilakukan. Data diperkuat oleh keterangan tenaga medis pada salah satu rumah sakit di kotaDenpasar, kebanyakan pasien yang dibawa ke rumah sakit belum mendapatkan penangananawal dan dengan cara transportasi yang kebanyakan menyalahi aturan yang semestinya.  Untukitu solusi yang ditawarkan adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar(BHD) untuk masyarakat awam dalam hal ini siswa SMAN 5 Denpasar. Target luaran yangdiharapkan dari mitra dengan menggunakan metode ini adalah: 1) Siswa mampu memahamimateri penyuluhan tentang BHD, 2) Adanya peningkatan pengetahuan antara sebelum dansetelah diberikan penyuluhan, 3) Siswa mampu mempraktikan BHD dengan benar, 4) Siswamampu mengaplikasikan bantuan hidup dasar dalam memberikan pertolongan pre hospital, 5)Siswa mampu menyebarluaskan informasi yang telah didapat kepada orang-orang terdekat.Hasil dari kegiatan ini adalah: 1) Siswa memahami materi penyuluhan tentang BHD, 2)Pemberian penyuluhan mengenai bantuan hidup dasar berpengaruh signifikan terhadap tingkatpengetahuan siswa, 3) Siswa mampu mempraktikan BHD dengan benar, 4) Siswa mampumengaplikasikan BHD pre hospital, dan 5) Siswa mampu menyebarluaskan informasi kepadaorang terdekat. Kata Kunci : Penyuluhan, Pelatihan, Bantuan Hidup DasarABSTRACTTraffic accident is one of three numbers of death causes which requires serious attention. Deathcan occur due to lack of knowledge and first aid ability in pre-hospital. Therefore, improvingthe knowledge of the society of an effort to pre-hospital first aid provision is needed to be done.The data was reinforced by the testimony of medical personnels in a hospital in Denpasar city,most of the patients who were taken to hospital have not received proper early treatment andthe means of transport that most violate the rules it should be. Thus, an education and trainingof Basic Life Support (BLS) was offered as the solution to this problem, it was offered to thesociety, in this case they were the students of SMAN 5 Denpasar. There are some targetoutcomes expected from partners by using this method; 1) The students are able to understandthe material of BLS, 2) An improvement of students’  knowledge before and after they are giveninformation, 3) The students are able to practice BLS properly, 4) The students are able toapply basic life support in providing first aid of pre-hospital, 5) The students are able todisseminate information which has been obtained to those nearby. The results of this projectwere: 1) The students had good understanding of BLS, 2) Providing education about basic lifesupport had significant effect on the level of students' knowledge, 3) The students were able topractice BLS properly, 4) The students were able to apply BLS in pre-hospital, and 5) Thestudents were able to disseminate information to people nearby.Keywords: Education, Training, Basic Life Support
Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis Berbasis Fisik, Psikologi dan Budaya di Dusun Selat Desa Perean Tengah Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan I Gede Putu Darma Suyasa; IGA Rai Rahayuni; Sri Ariani; Kadek Buja Harditya; Asthadi Mahendra Bhandesa; Komang Rosa Tri Anggaraeni; Nadya Treesna Wulansari; Ida Ayu Suptika Strisanti; Made Rismawan
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.37 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.326

Abstract

ABSTRAK Desa Perean Tengah yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Baturiti. Masalah kesehatan padalansia yang banyak dihadapi di desa Perean Tengah saat ini antara lain adalah Rheumatik, Batuk,Hipertensi dan Gangguan penglihatan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakanberdasarkan surat permohonan dari Bendesa Adat tentang permohonan melaksanakan pelayananpemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis untuk menjaga kesehatan krama Dusun Selat dalamrangka pelaksanaan piodalan di Pura Dalem Kayangan Tiga Dusun Selat. Solusi untuk menanganimasalah tersebut yaitu melaksanakan pemeriksaan serta pengobatan gratis melalui program P2MSTIKES Bali. Target dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat DusunSelat, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Luaran dari kegiatan iniadalah meningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam upaya menjaga kesehatannya.Kapasitas pelayanan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kami batasi untuk 100 peserta yangdidistribusikan secara merata di wilayah Dusun Selat, Desa Perean Tengah. Pada hasil pemeriksaanditemukan 29 orang yang memiliki tekanan darah tinggi, 2 orang yang memiliki kadar gula darahyang tinggi dan 99 orang memiliki asam urat melebihi batas normal. Kesimpulan dari pelaksanaankegiatan abdimas secara umum berjalan dengan lancar dan masalah kesehatan pada lansia palingbanyak adalah asam urat. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan abdimas ini kesadaranmasyarakat khususnya lansia tentang kesehatan dapat meningkat untuk meningkatkan derajatkesehatan yang optimal.Kata Kunci : Perean, Baturiti, Lansia, Pemeriksaan kesehatan ABSTRACTPerean Tengah villages included Baturiti District. Elderly’s health problems in Perean Tengahvillages today are rheumatic, cough, hypertension and impaired of vision. Implementation ofcommunity services is based on request letter from Head of Village about the request to doing health screening and free treatment to maintain healthy people of the Selat, Perean Tengahvillages in the implementation of piodalan ceremony in Dalem Kayangan Temple. Problem solvingis carry out the health screening and free treatment witch is a program P2M by STIKES Bali.Target of community service are the community of Selat, Perean Tengah villages, Baturiti District,Tabanan Regency. Outcome of these activities is to increase community awareness and knowledgein an effort to maintain their health. Capacity of community service activities are limited to 100participants spread evenly at Selat, Perean Tengah villages. Result of health screening showed 29people who have high blood pressure, two people who have high blood sugar levels and 99 people have gout exceed normal limits. It can be concluded generally the implementation of communityservices was fluent and commonly the health problem in elderly was gout. Therefore it is expected through community services the awareness of people especially elderly about the health can beimproved to increase the degree of optimal health.Keywords: Perean, Baturiti, Elderly, Health screening
Pemeriksaan Golongan Darah dan Rhesus pada Anak Kelas 4,5, dan 6 Sekolah Dasar di Desa Tribuana Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem I Gede Putu Darma Suyasa; Nadya Treesna Wulansari; Ni Putu Kamaryati; Gst Ayu Dwina Mastryagung; Ni Kadek Sutini; Made Rismawan
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.596 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.327

Abstract

ABSTRAK Desa Tribuana merupakan salah satu desa yang terletak  di Kecamatan Abang. KabupatenKarangasem, Bali, Indonesia. Sampai saat ini, penyuluhan dan pemeriksaan dini jenis golongandarah pada anak sekolah dasar di Desa Tribuana, Kecamatan Abang Karangasem belum pernahdilakukan. Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan beberapareaksi transfusi imunologis dan aspek klinis seperti ketidakcocokan pada sistem golongan darahABO dan Rhesus. Luaran dari pelaksanaan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuanmengenai jenis golongan darah sistem ABO dan Rhesus di kalangan masyarakat. Sampelkegiatan ini adalah siswa-siswi kelas 4,5, dan 6 Sekolah Dasar Negeri 2 Tribuana Tahun Ajaran2016/2017. Metode pelaksanaan meliputi persiapan ijin, koordinasi intern pihak STIKES Balidengan mahasiswa serta alat dan bahan yang digunakan. Pemeriksaan meliputi pemeriksaangolongan darah sistem ABO dan Rhesus. Hasil pemeriksaan golongan darah diperoleh dari 63orang yang terdiri dari 35 orang laki-laki dan 28 orang perempuan dengan rincian golongandarah A+, B+, AB+, dan O+ berturut-turut berjumlah 15, 24, 2 dan 22 orang. Kata kunci : Golongan darah, ABO, Rhesus, SDN 2 Tribunana, Abang, Karangasem ABSTRACTTribuana is a village which is located at Abang district, Karangasem regency, Bali, Indonesia.Counseling and early examination of blood type to the group of elementary students atTribuana village, Abang district, Karangasem regency has not been done before. Bloodtransfusion from incompatible types can cause an immunological transfusion reactions andclinical aspects such as the incompatibility of the blood type systems ABO and Rhesus. The aimof this activity was to improve the community knowledge about blood type systems ABO andRhesus. This examination followed by elementary students at grade 4,5 dan 6  of ElementarySchool number 2 Tribuana in academic year 2016/2017. The Actions method consisted ofpermits, internal coordination between Stikes Bali and students also tools and materials used.The examination included blood type systems ABO and rhesus. The test result showed that from63 students, there were 35 male students and 28 were female students. There were 24 studentswho have B blood type, 22 students with O blood type, 15 students with A blood type and only 2students have AB blood type. All students have a positive Rhesus (Rh+).Key words : blood type, ABO, Rhesus, Elementary School 2 Tribuana, Abang, Karangasem
Chemical characteristics during the fermentation process of siam kintamani orange peel (Citrus nobilis) probiotic drink Nadya Treesna Wulansari; A.A Istri Mas Padmiswari; Putu Rima Sintyadewi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 18 No. 5 (2023): September 2023
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v18i5.5613

Abstract

Functional foods containing bacteria that may improve digestive function are called probiotic beverages. The fruit is rich in vitamins, minerals, antioxidants, and bioactive substances that benefit the body's health. Therefore, it can be used to make non-dairy probiotic drinks. Kintamani is a province in Bali that produces fruit, namely Siam oranges. In 2021, citrus fruit production in Kintamani, Bangli, is the second highest, at 104,528 per ton. However, there are still damaged fruits due to poor post-harvest processing and management. Orange peel is one of the citrus wastes that is not utilized, but this waste can still be processed into food with good nutritional value. The skin of Siam oranges contains secondary metabolites composed mainly of flavonoids, phenols, steroids, and triterpenoids. Furthermore, the Kintamani orange peel has better antioxidant potential than its seeds. Metabolites derived from Siam Kintamani orange peel have the potential to be used as probiotic beverages. A SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeasts) starter produces Siam orange peel probiotic drink. SCOBY is a gel layer formed from a mixture of bacteria and yeast. The desired outcome of this study was to assess the total acid, degree of acidity, pH, vitamin C, and total reducing sugar of Siam Kintamani orange peel as a result of fermented probiotic drinks. This is an experimental study with an entirely randomized approach. The treatment in this study was a variation in fermentation length, including several days (0, 3, 6, 9, 12, 15, and 18 days), with 4 repetitions. ANOVA was used to analyze the data, followed by a multiple-range test based on Duncan's equation, the fermentation time had a substantial impact on the total acid, pH, vitamin C, and total flavonoids of the Siam Kintamani orange peel probiotic drink (Citrus nobilis) (p<0.05). The time of the fermentation process influences the entire amount of acid, pH, vitamin C levels, and quantity of flavonoids in the Siam Kintamani orange peel probiotic drink. The longer the fermentation process, the more the total acid value increases while the pH decreases. The highest content of vitamin C and total flavonoids was produced on the ninth day of fermentation, at 70455.33 mg/100 ml and 25.46 mg QE/100 g, respectively.
Co-Authors A A Istri Mas Padwismari A.A Istri Mas Padmiswari A.A. Istri Mas, Padmiswari A.A.Istri Mas Padmiswari AA Istri Mas Padmiswari Adiana, I Nengah Agustini, Ni Komang Tri Anak Agung Istri Mas Padmiswari Anak Agung, Padmiswari Aristadewi, Ida Ayu Mas Artha, I Wayan Oktapratama Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Ayu, Ni Kadek Dwieka Jayanthi Buntari, Ni Luh Putu Inca Agustini Dewi, Ni Putu Dita Ariani Sukma Dharmapatni , Ni Wayan Kesari Dira, Made Asmarani Gandamayu, Ida Bagus Maha Gede Surya Indrawan Gede, Surya Indrawan Gst Ayu Dwina Mastryagung I GEDE PUTU DARMA SUYASA I Gusti Ayu Puja Astuti Dewi I Putu Agus Endra Susanta I Putu Gede Sutrisna . Ida Ayu Ary Widnyani, Ida Ayu Ary Ida Ayu Manik Damayanti Ida Ayu Purnama Bestari Ida Ayu Putu Ary Widnyani Ida Ayu Suptika Strisanti Ida Ayu Suptika Strisanti Ida Bagus Separsa Kusuma IGA Rai Rahayuni IGN Made Kusuma Negara Kusuma Negara Indrayani, Ni Luh Dwi Israfil, Israfil Istri Mas Padmiswari Anak Agung Januraheni, Ni Luh Putu Juli Marjati Kadek Buja Harditya Kadek Maya Cyntia Dewi Kadek Vira Praftini Kamaryati, Ni Luh Putu Komang Rosa Tri Anggaraeni Komang Sri Ariani Lestari, Ni Komang Mei Kumala Dewi Luh Ami Yuliantika Luh Yenny Armayanti Made Rismawan Meitini Proborini Wahyuni Negara , IGN Made Kusuma Negara, IGN Made Kusuma Nelson, Warongrong Ni Kadek Sintyadewi Ni Kadek Sutini Ni Komang Mei Kumala Dewi Lestari Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini Ni Made Raningsih Ni Putu Kamaryati Ni Wayan Desi Bintari Ni Wayan Kesari Dharmapatni Ni Wayan Sukma Antari Ni Wayan Sukma Antari, Ni Wayan Sukma Antari Padmiswari, A.A Istri Mas Padmiswari, A.A. Istri Mas Parut, Anselmus Aristo Praftini, Kadek Vira Pratiwi, Ni Made Srinanda Hiranya Purnama Dewi, Sagung Mirah Purwahyuni, Ni Made Putra, Anak Agung Ngurah Dwi Ariesta Wijaya Putu Indrayoni Putu Rima Sintyadewi Rabani, I Gusti Agung Yogi Raningsih, Ni Made Sanjiwani, Ni Made Gita Ayu Septianingsih, Ni Luh Rika Sri Ariani Sri Dewi Megayanti Strisanti, Ida Ayu Suptika Suarnadi, Ni Komang Suryati, Ni Wayan Novi Susanta, I Putu Agus Endra Sutrisna, Putu Gede Suweca, I Gede Swari, Ni Putu Widya Candra Wicaksana, IGA Tresna Widiatmaja, Gusti Panji Widiatmaja, I Gusti Bagus Panji Widnyani, Ida Ayu Putu Ary Widyas Pranata, Gst. Kade Adi Wijaya Putra, A.A. Ngurah Dwi Ariesta Yan Ramona