Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PELAYANAN PRIMA BERBASIS INOVASI KLAMPID NEW GENERATION (KNG): (Studi di Kantor Kelurahan Pakal Kecamatan Pakal Kota Surabaya) Julian Irvanda Wijaya Putra; Radjikan Radjikan; Indah Murti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 04 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In order to facilitate the process of population needs related to population administration, the Department of Population and Civil Registration of course continues to innovate. One of the innovations to carry out their duties in serving government affairs and public services, the Surabaya City Population and Civil Registry Office created the Klampid New Generation (KNG) innovation. Through sub-districts and sub-districts, this study aims to evaluate the implementation of KNG-based excellent service at the Pakal Village Office. This study uses a qualitative descriptive approach by collecting data through interviews, observation, and documentation. The focus of research on the implementation of KNG-based excellent service at the Pakal Kelurahan Office in Surabaya City is based on the Barata theory indicators of Capability, Attitude, Appearance, Attention, Action, and Responsibility. The results of this research regarding the new generation of Klampid innovation services are (1) The community is satisfied with the service in terms of attitude, attention, action and responsibility of the Kelurahan service staff in providing population administration services, namely friendly, good and clear in providing information. (2) Lack of capacity due to limited human resources in the Kelurahan results in delays in service delivery. (3) People are sometimes confused about where to go when they are in the kelurahan due to office renovations and some services being diverted to the local RW Hall.
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI MINI MALL PELAYANAN PUBLIK (MMPP) KECAMATAN SUKODONO KABUPATEN SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR Siti Lia Anggraeni; Endang Indartuti; Indah Murti
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 4 No 2: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v4i2.2677

Abstract

Pelayanan publik yang baik di Indonesia adalah dengan menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang baik. Seperti Mini Mall Pelayanan Publik (MMPP) Kecamatan Sukodono yang diresmikan untuk menanggulangi masalah yang ada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo. Satu-satunya Kecamatan di Indonesia dengan Mall Pelayanan Publik yang diresmikan oleh MENPANRB adalah Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo. Mini Mall Pelayanan Publik Kecamatan Sukodono ini memiliki 10 jenis dengan berbagai macam pelayanan yaitu, Dispendukcapil, Bank Jatim, Pelayanan Pajak Pratama Sidoarjo Barat, Pos Indonesia, BPJS Kesehatan, KUA, DPMPTSP, BPPD, BPJS Ketenagakerjaan, BPR Delta Artha, Samsat. Akan tetapi pada pelaksanaannya masih ditemui adanya masalah dan keluhan dari masyarakat pengguna layanan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan kualitas pelayanan publik di Mini Mall Pelayanan Publik (MMPP) Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jwa Timur. Penelitian ini juga menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil yang didapatkan peneliti ialah pada Mini Mall Pelayanan Publik (MMPP) Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur ini terbilang sudah cukup dikatakan kualitas namun harus terus melakukan perbaikan pada dimensi reliability, responsiviness, assurance, empathy. Kesimpulannya adalah Mini Mall Pelayanan Publik (MMPP) Kecamatan Sukodono sapat dikatakan cukup berkualitas, hanya saja dalam pelaksanaanya masih terdapat beberapa kendala yang meyebabkan terhambatnya pelayanan yang diberikan kepada masyarakat
STRATEGI INOVASI LAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KELURAHAN NGAGEL REJO KOTA SURABAYA Ajeng Dinda Wulansari; Endang Indartuti; Indah Murti
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 4 No 2: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v4i2.2679

Abstract

Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik adalah dengan mengusung sebuah inovasi pada pelayanan administrasi kependudukan. Inovasi tersebut adalah “Pelayanan Sayang Warga” yang dilaksanakan oleh setiap instansi Kelurahan di seluruh Kota Surabaya. Inovasi “Pelayanan Sayang Warga” terbentuk karena berlatar belakang bahwa pemerintah Kota Surabaya ingin mendekatkan pelayanan publik kepada warga sebagai bentuk peningkatan mutu pelayanan. Namun, pada pelaksanaan inovasi tersebut tidak banyak mendapatkan antusiasme warga Ngagel Rejo. Selanjutnya penulis melakukan analisis secara mendalam untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman (SWOT) dalam implementasi program “Pelayanan Sayang Warga” terhadap kualitas layanan administrasi kependudukan serta menemukan kesenjangan antara kebutuhan masyarakat dengan inovasi yang telah diterapkan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis strategi dalam konteks untuk menemukan strategi inovasi terbaru yang mampu memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Kelurahan Ngagel Rejo dan diharapkan pula dapat meminimalisir kelemahan dalam suatu instansi serta mampu menekan ancaman yang timbul. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik wawancara dilakukan untuk mendapatkan data primer berupa pernyataan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman menganai inovasi “Pelayanan Sayang Warga”. Selanjutnya dilakukan perhitungan dari matriks IFAS EFAS dan diagram SWOT, maka diperoleh posisi strategi pada kuadran 1 yakni strategi agresif yang dapat diterapkan pada pengembangan inovasi Pelayanan Sayang Warga di Kelurahan Ngagel Rejo. Strategi agresif yang dimaksud adalah sebuah strategi yang sangat menguntungkan, yang berarti bahwa Kelurahan Ngagel Rejo memiliki peluang dan kekuatan yang dapat dimaksimalkan sebaik mungkin. Adapun strategi yang dapat diterapkan sebagai berikut; (1) Mempertahankan kualitas pelayanan untuk menarik antusiasme warga melalui informasi yang disebarluaskan; (2) Menetapkan rancangan pengembangan inovasi dengan memanfaatkan ketersediaan fasilitas yang sudah memadai; (3) Meningkatkan skala penyebaran informasi agar seluruh warga khususnya warga lansia dapat mengetahui adanya pelayanan yang lebih dekat di balai RW; (4) Menarik antusiasme warga dengan menginformasikan bahwa pelayanan balai RW dapat dilakukan cepat tanpa antrian yang panjang
STRATEGI INOVASI LAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KELURAHAN NGAGEL REJO KOTA SURABAYA Ajeng Dinda Wulansari; Endang Indartuti; Indah Murti
JIA: Jurnal Ilmiah Administrasi Vol 11 No 2 (2023): Agustus
Publisher : FISIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jia.v11i2.965

Abstract

Seiring dengan berkembangnya zaman, permintaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik juga semakin meningkat. Sesuai dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 30 Tahun 2014 tentang Inovasi Pelayanan Publik maka berbagai instansi pemerintah baik pada tingkat pusat atau daerah diharapkan untuk gencar menciptakan inovasi dalam pelayanan. Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik adalah dengan mengusung sebuah inovasi pada pelayanan administrasi kependudukan. Inovasi tersebut adalah “Pelayanan Sayang Warga” yang dilaksanakan oleh setiap instansi Kelurahan di seluruh Kota Surabaya. Inovasi “Pelayanan Sayang Warga” terbentuk karena berlatar belakang bahwa pemerintah Kota Surabaya ingin mendekatkan pelayanan publik kepada warga sebagai bentuk peningkatan mutu pelayanan. Namun, pada pelaksanaan inovasi tersebut tidak banyak mendapatkan antusiasme warga Ngagel Rejo. Selanjutnya penulis melakukan analisis secara mendalam untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman (SWOT) dalam implementasi program “Pelayanan Sayang Warga” terhadap kualitas layanan administrasi kependudukan serta menemukan kesenjangan antara kebutuhan masyarakat dengan inovasi yang telah diterapkan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis strategi dalam konteks untuk menemukan strategi inovasi terbaru yang mampu memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Kelurahan Ngagel Rejo dan diharapkan pula dapat meminimalisir kelemahan dalam suatu instansi serta mampu menekan ancaman yang timbul. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik wawancara dilakukan untuk mendapatkan data primer berupa pernyataan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman menganai inovasi “Pelayanan Sayang Warga”. Selanjutnya dilakukan perhitungan dari matriks IFAS EFAS dan diagram SWOT, maka diperoleh posisi strategi pada kuadran 1 yakni strategi agresif yang dapat diterapkan pada pengembangan inovasi Pelayanan Sayang Warga di Kelurahan Ngagel Rejo. Strategi agresif yang dimaksud adalah sebuah strategi yang sangat menguntungkan, yang berarti bahwa Kelurahan Ngagel Rejo memiliki peluang dan kekuatan yang dapat dimaksimalkan sebaik mungkin. Adapun strategi yang dapat diterapkan sebagai berikut; (1) Mempertahankan kualitas pelayanan untuk menarik antusiasme warga melalui informasi yang disebarluaskan; (2) Menetapkan rancangan pengembangan inovasi dengan memanfaatkan ketersediaan fasilitas yang sudah memadai; (3) Meningkatkan skala penyebaran informasi agar seluruh warga khususnya warga lansia dapat mengetahui adanya pelayanan yang lebih dekat di balai RW; (4) Menarik antusiasme warga dengan menginformasikan bahwa pelayanan balai RW dapat dilakukan cepat tanpa antrian yang panjang.
Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Objek Wisata Bernah De Vallei di Desa Kembangbelor Kabupaten Mojokerto Alvianty Diana Putri; Rachmawati Novaria; Indah Murti
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 2 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i2.7114

Abstract

Otono0mi daerah sangat penting perannya dalam pembangunan pariwisata dalam Negeri  Ada beberapa aktor yang berperan penting dalam pembangunan sector public ini. Untuk memajukan industry pariwisata di setiap wilayah, pemeritah masyarakat dan investor merupakan actor yang berperan dalam pengembangan industri pariwisata. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah memiliki peran yang signifikan dalam mengembangkan potensi pariwisata. Menurut Pitana dan Gayatri pemerintah daerah memiliki peran sebagai motivator, fasilitator, dan dinasmitator. Penelitian inu menggunkan metode kualitatif dengan tipe deskriptif dan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah dalam pengembangan objek wisata Bernah De Vallei sudah berjalan namun masih belum optimal dalam melakukan perannya sebgaai fasilitator, dan dinamistator. Ditemukan juga faktor pengahambat pengembangan objek wisata ini terletak pada yaitu kurangnya pemberian layanan kepada pengunjung karena pengaruh kualitas SDM yang masih rendah.
EVALUASI PROGRAM PERMAKANAN BAGI LANJUT USIA MISKIN DI KELUARAHAN WONOREJO SURABAYA Geiska Rievy Lupe Pinthor; Indah Murti; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pedoman pemberian permakanan di kota Surabaya, peraturan walikota ini dimaksudkan untuk memberikan pedoman dalam pengelolaan kegiatan pelaksanaan pemberian permakanan. Peraturan walikota ini bertujuan agar kegiatan pelaksanaan pemberian permakanan yang bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) dapat dikelola secara, tertib, efektif, dan efisien serta dapat tepat sasaran. Penerima manfaat pelaksanaan pemberian permakanan adalah penduduk kota Surabaya yang termasuk golongan keluarga miskin yang terdiri dari orang lanjut usia, anak yatim/ piatu, dan penyandang cacat. Bahwa peneliti berfokus pada penerima bantuan permakanan dengan kriteria lanjut usia. Istilah evaluasi mempunyai arti yang berhubungan, masing-masing menunjuk pada nilai terhadap hasil kebijakan dan program. Secara umum istilah evaluasi dapat disamakan dengan penaksiran, pemberian angka, dan penilaian. Dalam arti spesifik evaluasi berkenaan dengan produksi informasi mengenai nilai atau manfaat hasil kebijakan, ketika hasil kebijakan pada kenyataan mempunyai nilai, hal ini karena hasil tersebut mempunyai sumbangan pada tujuan atau sasaran. Dalam lokasi penelitian ialah tempat dimana dapat mengungkapkan keadaan yang sebenarnya dari obyek yang ingin diteliti. Sedangkan situs penelitian adalah letak atau tempat penelitian yang memgungkapkan keadaan sebenarnya dari keadaan yang diteliti. Penelitian ini mengambil lokasi pada warga sekitar di daerah Kelurahan Wonorejo Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya.
PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA KEPUASAN NASABAH DI SEKTOR PELAYANAN PUBLIK (BANK JATIM CABANG BANGKALAN) Achmad Muzayyin; Radjikan Radjikan; Indah Murti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi sekarang ini persaingan bisnis sangat tajam yang ditandai dengan kemajuan perekonomian global yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis pada sektor jasa. Perbankan merupakan salah satu industri jasa yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia karena perbankan telah menjadi industri jasa yang memberikan sumbangan terhadap pendapatan nasional dan berfungsi sebagai lembaga perantara untuk menampung dana masyarakat dan menyalurkan kembali kepada kegiatan perekonomian yang bersifat produktif. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui teknologi informasi berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan nasabah. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatn kuantitatif. Jenis data yang digunakan ialah data kuantitatif yang diperoleh dari jawaban kuesioner yang telah disebar oleh peneliti kepada sejumlah responden yang dijadikan sebagai sampel mengenai masalah IT dan kualitas pelayanan yang dapat mempengaruhi kepuasan Nasabah Bank Jatim Cabang Bangkalan yang akan menjadi data primer dari penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengaruh teknologi informasi terhadap kepuasan nasabah Bank Jatim . Dari tabel coefficients dapat diketahui bahwa nilai t hitung teknologi informasi sebesar 7,302 dengan nilai sig. sebesar 0,000 0,05 yang berarti Ho ditolak, maka teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah Bank Jatim . Dalam hal ini menunjukkan bahwa teknologi informasi mampu meningkatkan kepuasan nasabah. Berdasarkan hasil uji t terkait pengaruh variabel teknologi informasi (X1) terhadap kepuasan nasabah (Y) diketahui bahwa teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah. Jadi dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, artinya teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah.
PENYULUHAN, PENDAMPINGAN DAN PEMBERDAYAAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA BIDANG PELAYANAN PUBLIK DI DESA SAMBI KEREP KEC. REJOSO, KAB. NGANJUK Arif Darmawan; Adi Soesiantoro; Indah Murti
ABDIMAS Vol 3 No 04 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan pemerintah dengan Masyarakat dalam suatu negara sangatlah penting karena syarat berdirinya suatu negara adalah adanya rakyat atau Masyarakat. Begitupun dengan adanya suatu wilayah. Dalam tata hubungan pemerintah dengan Masyarakat dikenal Hukum pelayanan publik mengatur hak dan kewajiban penyelenggara pelayanan publik. Pelayanan publik memiliki sifat memaksa, mengikat dan mengatur hubungan Masyarakat sebagai penerima manfaat pelayanan publik dengan pelaksana dan penyelenggara pelayanan publik. Reformasi pelayanan publik menyatakan bahwa pelayanan publik adalah pemenuhan keinginan dan kebutuhan Masyarakat oleh penyelenggara negara. Negara didirikan oleh publik dengan tujuan agar dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat. Warga negara berharap pelayanan publik dapat melayani dengan kejujuran dan pengelolaan secara tepat. Sedangkan menurut UU Nomor 25 Tahun 2009 menyatakan bahwa kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa dan/atau pelayanan administrative yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BEKASI Putri Liana Lutfia; Endang Indartuti; Indah Murti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kualitas pelayanan administrasi kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi berdasarkan Paradigma New Publik Service. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, kedua data tersebut digunakan untuk pengumpulan data penelitian. Data primer diperoleh langsung dari sumbernya, diamati, dan dicatat untuk pertama kalinya sedangkan data sekunder dikumpulkan dari berbagai sumber yang sudah ada, kemudian dianalisis dalam beberapa tahap: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi belum sepenuhnya dapat dikatakan baik, untuk indikator yang sudah dapat dikatakan baik seperti Reability (kehandalan), Responsiviness (ketanggapan), dan Assurance (Jaminan) sangat perlu dipertahankan atau lebih ditingkatkan lagi mutu pelayanannya. Tetapi selain 2 indikator tersebut yaitu Tangible (Bukti Fisik) dan Emphaty (Empati) masih perlu diperhatikan dan diperbaiki agar sesuai dengan yang diharapkan masyarakat. Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi juga telah menerapkan prinsip-prinsip New Public Service serta indikator-indikator yang sesuai untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Dalam proses pelayanan masyarakat sangat puas karena segala keluhan dan permasalahan dapat ditangani dengan baik dan cepat tanggap. Secara Keseluruhan bahwa pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi diatas rata-rata dan sudah dapat dikatakan baik.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NO 5 TAHUN 2020 TENTANG PEMENUHAN HAK PENYANDANG DISABILLITAS DI KABUPATEN NGADA NUSA TENGGARA TIMUR Sherlinda Uge; Indah Murti; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempunayi tujuan yakni untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang pengimplementasian Peraturan Daerah Ngada nomor 5 tahun 2020 tentang pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan penelitian atau observasi lapangan di lakukan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Hasil dari penelitian ini di ambil dengan cara peneliti melakukan observasi dan wawancara secara langsung terhadap narasumber yang berkaitan. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini yakni pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Ngada hingga saat ini masih belum merata dalam arti ada sebagian masyarakat penyandang disabilitas yang sama sekali tidak mendapatkan bantuan, baik itu bantuan berupa dana, makanan maupun dalam bentuk pelatihan. Melalui hasil wawancara yang di lakukan oleh peneliti ada beberapa hal yang menjadi faktor penghambat dalam mengimplementasikan Peraturan Daerah ini yakni masih ada beberapa proposal yang belum di jawab oleh pemerintah pusat dan keterbatasan fiskal apalagi 3 tahun terakhir ini dengan adanya virus Covid-19 jadi semua dana di alihkan menjadi dana Covid-19.
Co-Authors Achluddin Ibnu Rochim Achluddin Ibnu Rochim Achluddin Ibnu Rochim, Achluddin Ibnu Achludin Ibnu Rochim Achmad Muzayyin Adi Soesiantoro Ajeng Dinda Wulansari Alvianty Diana Putri Amalia, Rezki Andre Saputra, Septian Anggraeny Puspaningtyas Anggraeny Puspaningtyas Anisa Anisa Anngaraeny Puspaningtyas Arif Darmawan Arif Darmawan Arya Wibisono Awin Mulyati Ayun Maduwinarti Ayun Maduwinarti Bambang Kusbandrijo Basofi, Achmad Bella, Vivtania Salsa Berliana Setiajati, Wahyu Cintya Hanum Pramudita Dida Rahmadanik Elisa Dwi Rahmawati Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti, Endang Endro Tjahjono Erlanda, Yola Erny Kusumawati Eviana Febby Ayu Olivia Febrianto Febrianto Feri Fikri, M. Ali Fikri Firmansyah, Dimas Kurnia Fransiskus Ari Nugraha Geiska Rievy Lupe Pinthor Hartono, Supri Haryana, David Hasan Ismail Husin, Muhammad Husin Rifa'i Ian Daksana, Kumara Adyatma Idam Ragil Widianto Atmojo Ika Fadilah, Putri Ilman, Ghulam Maulana Ilvia Nurrohmah Maulida Intan Pratiwi, Ananda Ismarda Abdianti Isnatul Huda Istantyo Yuwono Jauhari, Hamdan Mukhlis Julian Irvanda Wijaya Putra Jupriono D Khoir, Syaifudin Kornelius Ferland Saputra Waru Kristina Andriyani, Louisa Kurniawan, Ilham Yusuf Kusnan Kusnan Luluk Nafilatur Rizqi Makhrita Mufidah Marsianto Putra, Muhammad Dwi Muhammad Roisul Basyar Muhammad Roisul Basyar Muzayyin, Achmad Nabilah Amellia Putri Nadhifah Dwi Lestari Natal Merry Tekege, Natal Merry Nia Eka Safitri Niko Kalvin Bahresi Novalia Yudha Aji Pamungkas Novaria, Rachmawati Novia Silam Sari Nunki Bias Nirwani Nurul Ika Mardiyanti Nurul Islamiyah Pekuwali, Pelipus Pesona Bunga Mawar Puspaningtyas , Anggraeny Putra Dinata, Rafael Putra, Muhamad Bimantoko Mahendra Putri Liana Lutfia Putri Tri Buana Dewi Putri, Falindra Syahla Putri, Nanda Helmalia Rachmawati Novaria Rachmawati Novaria Radjikan Radjikan Radjikan Radjikan Radjikan, Radjikan Ramadhani, Diva Zahira Ramadhani, Muhammad Rizky Rayhan Arya Yananuraga Rhega Huda, Rhega Huda Firmansyah Ricky Satya Panjalu Rini Puji Lestari, Rini Puji Roman Nama, Edisusanto Sahri, Rosalina Berliana Permata Sajiyo Sajiyo Saptaningtyas Dwi Pertiwi Sartyka, Magdalena Satyo Putra, Septiyan Sherlinda Uge Siti Lia Anggraeni Sri Andayani Syahronny, Muhammad Tjahjono, Endro Tri Wahyuni, Aprilia Vikri Aditya Suryansyah WAHYUDI Widiyanto, Kendry Yunisar, Devani Marlia Yusuf Hariyoko Yusuf Hariyoko