Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI PROGRAM KAMPUNG ZERO WASTE SEBAGAI UPAYA PENURUNAN TIMBULAN SAMPAH DI KOTA SURABAYA: STUDI: RW 08 KELURAHAN KEDURUS, KECAMATAN KARANG PILANG, KOTA SURABAYA Nadia Rensi Ramadhina; Indah Murti; Adi Susiantoro
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 6 No. 03 (2026): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v6i03.2829

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi tantangan utama di Kota Surabaya yang memiliki tingkat timbulan sampah cukup tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya mengembangkan Program Kampung Zero Waste sebagai upaya pengurangan sampah berbasis masyarakat melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Kampung Zero Waste sebagai upaya penurunan timbulan sampah di RW 08 Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karang Pilang, Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada enam indikator evaluasi kebijakan menurut William N. Dunn, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Ketua RW, Kader Surabaya Hebat (KSH), serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah memberikan dampak positif. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa belum meratanya partisipasi masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan kegiatan tertentu, serta masih kurangnya pemerataan sarana pendukung pengelolaan sampah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan partisipasi masyarakat, penguatan pendampingan, serta pemerataan sarana dan prasarana untuk mengoptimalkan keberhasilan program.
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) SEBAGAI LANGKAH PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KELURAHAN SIDOTOPO, KECAMATAN SEMAMPIR, KOTA SURABAYA Erdianzah Dicky Pramudia; Indah Murti; Adi Soesiantoro
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 6 No. 03 (2026): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v6i03.2871

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2025), jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2025 mencapai 23,36 juta jiwa atau 8,25 persen dari total penduduk. Sebagai upaya penanggulangan kemiskinan, pemerintah melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH) yang diatur dalam Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan fokus analisis berdasarkan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra), koordinator PKH, pendamping sosial PKH, dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PKH di Kelurahan Sidotopo secara umum telah berjalan cukup baik. Dimensi komunikasi didukung oleh penyampaian informasi yang berjenjang dan konsisten, meskipun masih terdapat kendala komunikasi pada sebagian KPM. Dimensi sumber daya didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang memadai, namun masih terdapat keterbatasan anggaran operasional. Dimensi disposisi menunjukkan adanya komitmen, integritas, dan responsivitas pelaksana dalam menjalankan program. Sementara itu, dimensi struktur birokrasi didukung oleh pembagian tugas yang jelas dan koordinasi yang berjalan dengan baik. Faktor pendukung implementasi meliputi komunikasi yang terstruktur, ketersediaan sumber daya manusia, komitmen pelaksana, dan struktur birokrasi yang mendukung, sedangkan faktor penghambatnya adalah kendala komunikasi dengan sebagian KPM dan keterbatasan anggaran operasional. Dengan demikian, implementasi PKH di Kelurahan Sidotopo telah berjalan cukup baik, meskipun masih diperlukan peningkatan efektivitas komunikasi dan dukungan anggaran untuk mengoptimalkan pelaksanaan program.
Evaluasi Kebijakan Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Provinsi Jawa Timur Anita Evilia; Indah Murti; Supri Hartono
Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2026): Juni: Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kajian.v3i2.1089

Abstract

This study aims to identify and analyze the evaluation of policies concerning the protection of Indonesian Migrant Workers (PMI) in East Java Province. The research employs William N. Dunn’s policy evaluation theory, which consists of five key indicators: effectiveness, efficiency, adequacy, equity, and responsiveness. A descriptive qualitative approach was used in this study, with data collected through observation, interviews, and documentation techniques. The data were analyzed through several stages, including data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of the Indonesian Migrant Worker Protection Policy at the UPT P2TK of East Java Province has generally been successful and has achieved positive outcomes. These achievements can be seen in terms of policy effectiveness in reaching its objectives, efficiency in utilizing available resources, adequacy of services provided to migrant workers, equitable access to protection services, and responsiveness to the needs and concerns of migrant workers. Nevertheless, several technical challenges remain and require further improvement, including the integration of One-Stop Integrated Service Centers (LTSA), the readiness of protection facilities, and the enhancement of rapid response mechanisms. Therefore, efforts are needed to strengthen service digitalization, expand village-based outreach programs, increase human resources capacity, develop migrant worker empowerment programs, strengthen international cooperation, optimize shelter services, and conduct regular policy evaluations to improve the quality and sustainability of migrant worker protection in East Java.
PERAN BIDANG KBKK DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI DINAS P3AKB KABUPATEN SIDOARJO Rodiyah, Siti Nur; Murti, Indah
Aktivasi: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STISIPOL Candradimuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37858/aktivasi.v8i1.702

Abstract

The Family Planning (KB) Program is one of the government's strategic policies to control population growth while improving family quality. This article aims to analyze the role of the Family Planning and Family Resilience (KBKK) Division in supporting the implementation of the KB program at the Women's Empowerment, Child Protection, and Family Planning Office (DP3AKB) of Sidoarjo Regency. The methods used in this article are observation, activity implementation, and documentation during the activities. The results of this community service activity indicate that the KBKK Division plays a significant role in supporting the program's implementation. Activities such as the Development Planning Deliberation (Musrenbang) and Main Ideas (Pokir) are important means of conveying program information to the public. However, there are still obstacles in data management and coordination between units that are not optimal. Therefore, it is necessary to improve the administration system, data integrity, and strengthen human resource capacity to support the success of the KB program more effectively and sustainably.
EVALUASI PROGRAM SEKOLAH ORANG TUA HEBAT DI KELURAHAN SIDOTOPO KECAMATAN SEMMAPIR KOTA SURABAYA JAWA TIMUR Aprilia Tri Wahyuni; Yusuf Hariyoko; Indah Murti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 5 No. 04 (2025): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v5i04.2283

Abstract

Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) merupakan salah satu upaya strategis Pemerintah Kota Surabaya dalam menanggulangi permasalahan stunting yang masih menjadi isu kesehatan masyarakat prioritas. Program ini dirancang sebagai bentuk intervensi edukatif berbasis keluarga dengan tujuan utama meningkatkan kapasitas orang tua, khususnya ibu, dalam hal pengasuhan anak balita secara holistik dan berbasis pada prinsip-prinsip tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program SOTH di Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Surabaya, dengan menggunakan pendekatan evaluasi kebijakan publik berdasarkan enam indikator dari William N. Dunn, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Penelitian dilakukan secara kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap sejumlah informan dari berbagai elemen pelaksana dan peserta program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas merupakan indikator yang paling dominan, tercermin dari peningkatan pengetahuan orang tua mengenai gizi anak, pola asuh yang sehat, pentingnya stimulasi dini, serta perilaku hidup bersih dan sehat. Meskipun demikian, beberapa tantangan masih ditemukan dalam pelaksanaan program, di antaranya keterbatasan jumlah fasilitator, kurang meratanya penyebaran informasi, serta ketidaktepatan sasaran peserta. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan strategi komunikasi publik, penyempurnaan kurikulum pelatihan, serta pengembangan sistem monitoring dan evaluasi partisipatif. Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pembuat kebijakan dan pelaksana program dalam meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program SOTH di masa depan.
ANALISIS STANDAR PELAYANAN PENGADUAN PELANGGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM SURYA SEMBADA KOTA SURABAYA Diva Zahira Ramadhani; Yusuf Hariyoko; Indah Murti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 5 No. 04 (2025): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v5i04.2290

Abstract

Pelayanan publik merupakan aspek penting dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam penyelenggaraan pelayanan publik, aparatur pemerintah bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam rangka menciptakan kesejahteraan masyarakat. Layanan air minum merupakan salah satu bagian penting dari infrastruktur pelayanan publik yang wajib disediakan oleh pemerintah yang bertujuan untuk menyediakan air bersih yang layak konsumsi bagi masyarakat. PDAM Surya Sembada Surabaya yang juga sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan distribusi air yang merata dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Standar Pelayanan Pengaduan Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDAM Surya Sembada Kota Surabaya telah menyusun dan menerapkan standar pelayanan pengaduan pelanggan dengan cukup baik, mencakup aspek ketepatan waktu, kemudahan akses, perbaikan, permintaan maaf, kredibilitas, dan perhatian. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal keterlambatan penanganan dan perlunya pendekatan yang lebih inklusif terhadap kebutuhan pelanggan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kualitas pelayanan pengaduan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya serta informasi mengenai standar pelayanan yang diterapkan, dan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan layanan kepada pelanggan.
EVALUASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM PENURUNAN KEMISKINAN KELURAHAN SIDOTOPO KOTA SURABAYA Devani Marlia Yunisar; Indah Murti; Supri Hartono
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 5 No. 04 (2025): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v5i04.2291

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan sosial yang kompleks dan terus menjadi perhatian utama dalam pembangunan nasional. Sebagai kondisi di mana individu atau kelompok tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka secara layak, kemiskinan mencerminkan adanya kesenjangan sosial dan ekonomi yang masih belum teratasi sepenuhnya. Dalam konteks Indonesia, kesejahteraan sosial telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, yang menjadi dasar dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai program sosial. Undang-undang ini menyatakan bahwa kesejahteraan sosial adalah suatu kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya Pemerintah secara aktif merancang berbagai program dan kebijakan untuk menanggulangi kemiskinan, seperti bantuan sosial, Namun, implementasi program-program tersebut sering kali menghadapi berbagai tantangan, seperti ketidaktepatan sasaran, keterbatasan anggaran, serta efektivitas yang masih perlu ditingkatkan. Kemiskinan memiliki dampak yang luas terhadap berbagai aspek kehidupan, terutama dalam bidang sosial dan ekonomi. Salah satu sektor yang paling terdampak adalah layanan Kesehatan. Dimana setiap individu sebenarnya memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses terhadap fasilitas kesehatan yang memadai. Prinsip kesetaraan dalam pelayanan kesehatan menegaskan bahwa seluruh masyarakat, tanpa memandang latar belakang ekonomi, berhak mendapatkan perawatan medis yang layak dan berkualitas.
ANALISIS KERENTANAN DAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR MELALUI PARTISIPASI MASYARAKAT DI KABUPATEN GRESIK Hamdan Mukhlis Jauhari; Indah Murti; Supri Hartono
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 5 No. 04 (2025): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v5i04.2296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerentanan dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Kabupaten Gresik dengan menekankan peran partisipasi masyarakat. Kabupaten Gresik merupakan salah satu wilayah di Jawa Timur yang rawan terhadap banjir tahunan, khususnya akibat meluapnya Sungai Kali Lamong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap masyarakat terdampak serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya kerentanan masyarakat disebabkan oleh buruknya sistem drainase, penggunaan lahan yang tidak terkendali, serta minimnya kesadaran lingkungan. Di sisi lain, kapasitas masyarakat untuk bertahan dan pulih dari bencana masih terbatas, namun menunjukkan potensi penguatan melalui partisipasi aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program mitigasi. Partisipasi masyarakat terbukti berkontribusi dalam mengurangi risiko dan memperkuat ketangguhan komunitas lokal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan strategi pemberdayaan berbasis partisipasi, perbaikan infrastruktur, dan penguatan koordinasi antar lembaga sebagai langkah mitigatif yang berkelanjutan.
DAMPAK PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT “GRESIK SEHATI” DALAM ASPEK SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT: Studi Kasus di Desa Slempit Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Jawa Timur David Haryana; Indah Murti; Radjikan
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 5 No. 06 (2025): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v5i06.2541

Abstract

Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Gresik Sehati di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, merupakan bentuk pemenuhan akses kesehatan dan bagian dari program prioritas pemerintah daerah. Kehadiran rumah sakit ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga memunculkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dampak pembangunan rumah sakit tersebut terhadap masyarakat Desa Slempit, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan rumah sakit memberikan dampak individu berupa peningkatan rasa aman, ketenangan psikologis, peluang kerja, dan perubahan perilaku kesehatan masyarakat. Dampak lingkungan terlihat melalui perubahan fisik kawasan dan meningkatnya aktivitas sosial-ekonomi di sekitar rumah sakit. Dampak organisasional tercermin dari terjalinnya kolaborasi antara rumah sakit dengan organisasi masyarakat desa, meskipun intensitasnya belum optimal. Dampak masyarakat terlihat dari meningkatnya mobilitas ekonomi, bertambahnya UMKM baru, serta meningkatnya akses layanan kesehatan. Sementara itu, dampak terhadap sistem sosial menunjukkan adanya peningkatan keterbukaan masyarakat terhadap perubahan serta penguatan kepercayaan terhadap lembaga publik. Faktor pendukung meliputi lokasi strategis, kebutuhan kesehatan masyarakat yang tinggi, dan dukungan pemerintah desa. Adapun faktor penghambat meliputi masih terbatasnya sosialisasi, persaingan usaha, serta belum meratanya manfaat ekonomi bagi seluruh warga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan Rumah Sakit Gresik Sehati memberikan dampak sosial-ekonomi yang mayoritas positif, namun masih memerlukan optimalisasi agar manfaatnya lebih merata dan berkelanjutan.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN POTENSI DAERAH MENGGUNAKAN PENDEKATAN LOCAL ECONOMIC DEVELOPMENT DI KABUPATEN SIDOARJO Rezki Amalia; Indah Murti; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 6 No. 01 (2026): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v6i01.2605

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan pengembangan potensi daerah menggunakan pendekatan Local Economic Development (LED) di Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada empat indikator LED menurut Edward J. Blakely (1989): lokalitas, model berbasis ekonomi, sumber daya ketenagakerjaan, dan sumber daya komunitas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci dari Bappeda, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DPMPTSP, PT. Kerta Rajasa Raya, dan masyarakat, serta observasi dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman (1994) meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan komponen lokalitas mencerminkan konsep lama LED dengan penekanan pada keunggulan lokasi fisik strategis; komponen bisnis dan basis ekonomi menunjukkan transformasi menuju klaster industri terintegrasi dengan dominasi sektor industri pengolahan (48,54% PDRB) yang berorientasi ekspor; komponen sumber daya ketenagakerjaan menghadapi kesenjangan antara program pelatihan dengan kebutuhan industri modern meskipun memiliki bonus demografi 67,42% usia produktif; serta komponen sumber daya komunitas menunjukkan kemitraan kolaboratif multipihak melalui APINDO, Export Coaching Program, dan musrenbang, meskipun koordinasi antar-stakeholder masih perlu diperkuat untuk menciptakan pembangunan ekonomi yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.
Co-Authors Achluddin Ibnu Rochim Achluddin Ibnu Rochim Achluddin Ibnu Rochim, Achluddin Ibnu Achludin Ibnu Rochim Achmad Muzayyin Adi Soesiantoro Adi Susiantoro Ajeng Dinda Wulansari Alvianty Diana Putri Andre Saputra, Septian Anggraeny Puspaningtyas Anisa Anisa Anita Evilia Anngaraeny Puspaningtyas Aprilia Tri Wahyuni Arif Darmawan Arif Darmawan Arya Wibisono Awin Mulyati Ayun Maduwinarti Ayun Maduwinarti Bambang Kusbandrijo Basofi, Achmad Bella, Vivtania Salsa Berliana Setiajati, Wahyu Cintya Hanum Pramudita David Haryana Devani Marlia Yunisar Dewi, Putri Tri Buana Dida Rahmadanik Diva Zahira Ramadhani Elisa Dwi Rahmawati Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti Endro Tjahjono Erdianzah Dicky Pramudia Erlanda, Yola Erny Kusumawati Eviana Falindra Syahla Putri Febby Ayu Olivia Febrianto Febrianto Feri Fikri, M. Ali Fikri Firmansyah, Dimas Kurnia Fransiskus Ari Nugraha Geiska Rievy Lupe Pinthor Hamdan Mukhlis Jauhari Hani Alviana Putri Hartono, Supri Hasan Ismail Husin, Muhammad Husin Rifa'i Ian Daksana, Kumara Adyatma Idam Ragil Widianto Atmojo Ika Fadilah, Putri Ilman, Ghulam Maulana Ilvia Nurrohmah Maulida Intan Pratiwi, Ananda Ismarda Abdianti Isnatul Huda Istantyo Yuwono, Istantyo Julian Irvanda Wijaya Putra Jupriono D Khoir, Syaifudin Kornelius Ferland Saputra Waru Kristina Andriyani, Louisa Kurniawan, Ilham Yusuf Kusnan Kusnan Luluk Nafilatur Rizqi Makhrita Mufidah Marshanda Widya Adinda Marsianto Putra, Muhammad Dwi Muhammad Roisul Basyar Muhammad Roisul Basyar Muzayyin, Achmad Nabilah Amellia Putri Nadhifah Dwi Lestari Nadia Rensi Ramadhina Nanda Silfi Diyah Ayu Sulistiyowati Natal Merry Tekege, Natal Merry Nia Eka Safitri Niko Kalvin Bahresi Novaria, Rachmawati Novia Silam Sari Nunki Bias Nirwani Nurul Ika Mardiyanti Nurul Islamiyah Pamungkas, Novalia Yudha Aji Pekuwali, Pelipus Pesona Bunga Mawar Putra Dinata, Rafael Putra, Muhamad Bimantoko Mahendra Putri Liana Lutfia Putri, Nanda Helmalia Rachmawati Novaria Rachmawati Novaria Radjikan Radjikan Radjikan Radjikan Radjikan, Radjikan Ramadhani, Muhammad Rizky Rayhan Arya Yananuraga Rezki Amalia Rhega Huda, Rhega Huda Firmansyah Ricky Satya Panjalu Rini Puji Lestari, Rini Puji Rodiyah, Siti Nur Roman Nama, Edisusanto Sahri, Rosalina Berliana Permata Sajiyo Sajiyo Saptaningtyas Dwi Pertiwi Sartyka, Magdalena Satyo Putra, Septiyan Sherlinda Uge Siti Lia Anggraeni Sri Andayani Sri Astutik Syahronny, Muhammad Tjahjono, Endro Vikri Aditya Suryansyah WAHYUDI Widiyanto, Kendry Yusuf Hariyoko Yusuf Hariyoko Yusuf Hariyoko