Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Kontribusi Mahasiswa Program Asistensi Mengajar Mandiri Dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Peserta Didik di SMPN 17 Mataram Febriani, Indah; Mustari, Mohammad; Basariah, Basariah; Zubair, Muh
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5425

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kontribusi mahasiswa program asistensi mengajar mandiri dalam mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di SMPN 17 Mataram, serta faktor pendukung dan tantangan mahasiswa program asistensi mengajar mandiri dalam mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di SMPN 17 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data model Miles Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi yang dilakukan mahasiswa program asistensi mengajar mandiri melalui kegiatan intrakurikuler, esktrakurikuler, supervisi, wawasan wiyata mandala, dan program kerja tambahan mampu mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di SMPN 17 yang dilihat dari data data Rapor Pendidikan SMPN 17 Mataram. Pada data Rapor Pendidikan SMPN 17 Mataram Tahun 2023 yaitu sebelum adanya mahasiswa program asistensi mengajar mandiri, presentasi kemampuan literasi peserta didik mencapai 38,64% presentasi kemampuan numerasi peserta didik mencapai 35,56%. Kemudian setelah adanya mahasiswa program asistensi mengajar mandiri angkatan 2 dan mahasiswa program asistensi mengajar mandiri angkatan 3 terjadi peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di SMPN 17 Mataram yang mencapai 44,44% dan presentasi kemampuan numerasi peserta didik mencapai 46,67%. Kemudian faktor pendukung mahasiswa program asistensi mengajar mandiri dalam mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di SMPN 17 adalah komposisi dan kerja sama rekan tim, lingkungan sekolah, bimbingan dari guru pamong dan dosen pembimbing lapangan yang aktif, program studi yang memfasilitasi, serta peserta didik yang antusias. Sedangkan tantangan yang menjadi kelemahan bagi mahasiswa program asistensi mengajar mandiri 7 yaitu adanya tenaga pendidik yang kurang mengerti tugas mahasiswa, komunikasi antaranggota tim kelompok, peserta didik yang hiperaktif dan program studi yang kurang memfasilitasi konversi nilai mahasiswa.
Strategi Guru Penggerak Dalam Mengembangkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMPN 2 Kota Bima Aulia, Oktavia Putri; Mustari, Mohammad; Basariah, Basariah; Kurniawansyah, Edy
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v13i2.31623

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi guru penggerak, implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila serta faktor pendukung dan penghambat guru penggerak dalam mengembangkan proyek penguatan profil pelajar pancasila di SMPN 2 Kota Bima. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu dengan teknik analisis data Model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru penggerak dalam mengembangkan projek penguatan profil pelajar pancasila di SMPN 2 Kota Bima dilakukan melalui beberapa perencanaan yaitu; 1) perencanaan projek, 2) fasilitator, 3) pembimbing, dengan menggunakan metode kolaboratif dan partisipasif. Hal ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam setiap tahapan projek, memperkuat karakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, serta mendorong terciptanya budaya belajar yang reflektif, inklusif, dan kontekstual di lingkungan sekolah. Kemudian faktor pendukung guru penggerak dalam mengembangkan P5 di SMPN 2 Kota Bima adalah dukungan teman sejawat, adanya buku panduan P5, dukungan dari sarana dan prasarana sekolah. Sedangkan faktor penghambat guru peggerak dalam mengambangkan P5 di SMPN 2 Kota Bima adalah karakter siswa yang berbed-beda dan kurangnya dukungan orang tua.The aim of this research is to find out the strategies of driving teachers, the implementation of the Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students as well as the supporting and inhibiting factors for teachers in developing the project for strengthening the profile of Pancasila students at SMPN 2 Kota Bima. This research uses a qualitative approach with a case study type of research. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation techniques. The data analysis technique used is the Miles and Huberman Model data analysis technique, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this research show that the driving teacher strategy in developing a project to strengthen the profile of Pancasila students at SMPN 2 Kota Bima was carried out through several plans, namely; 1) project planning, 2) facilitator, 3) supervisor, using collaborative and participatory methods. This is able to increase active student involvement in every stage of the project, strengthen character in accordance with Pancasila values, and encourage the creation of a reflective, inclusive and contextual learning culture in the school environment. Then the supporting factors for driving teachers in developing P5 at SMPN 2 Bima City are the support of colleagues, the existence of a P5 guidebook, support from school facilities and infrastructure. Meanwhile, the inhibiting factors for driving teachers in developing P5 at SMPN 2 Kota Bima are the different characters of students and the lack of parental support.
Penguatan Kearifan Lokal (Local Wisdom) dan Watak Kewarganegaraan (Civic Disposition) Melalui Sabtu Budaya di SMP Negeri Se-Kota Mataram Sawaludin, Sawaludin; Zubair, Muh.; Tripayana, I Nengah Agus; Basariah, Basariah; Artina, Fitriah; Auvia, Sirrul; Khanim, Khairil
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sabtu Budaya dalam memperkuat kearifan lokal (local wisdom) dan membentuk watak kewarganegaraan (civic disposition) siswa SMP Negeri di Kota Mataram. Urgensi penelitian ini berangkat dari kebutuhan pendidikan di Indonesia untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual, holistik, dan berakar pada nilai budaya lokal, sekaligus memperkuat karakter kebangsaan di tengah arus globalisasi dan perubahan sosial yang cepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus (case study design). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan kepala sekolah, serta dokumentasi kegiatan Sabtu Budaya di beberapa sekolah negeri di Kota Mataram. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles & Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sabtu Budaya berfungsi sebagai media pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman (experiential learning) yang efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Sasambo ke dalam pendidikan karakter dan kewarganegaraan. Kegiatan seperti begibung, pertunjukan seni, dan permainan tradisional menumbuhkan rasa kebanggaan budaya, kedisiplinan, tanggung jawab sosial, gotong royong, serta toleransi di kalangan siswa. Lebih jauh, praktik ini memperkuat civic disposition melalui keterlibatan aktif dan refleksi sosial budaya yang menumbuhkan sikap partisipatif, empati, dan kesadaran demokratis. Implementasi Sabtu Budaya juga memperlihatkan keterpaduan antara nilai lokal dan visi Global Citizenship Education, di mana siswa belajar menjadi warga global tanpa kehilangan akar budaya lokalnya. Meskipun dihadapkan pada keterbatasan fasilitas dan variasi dukungan kebijakan, kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan komunitas budaya mampu menjaga keberlanjutan program. Dengan demikian, Sabtu Budaya menjadi model pembelajaran transformatif yang tidak hanya melestarikan tradisi Sasambo, tetapi juga membentuk generasi muda yang kritis, kreatif, toleran, dan berkarakter Pancasila.
Local Wisdom Masyarakat Adat Sebagai Upaya Pengembangan Pendidikan Civic Tolerance (Studi Pada Masyarakat Adat Desa Lingsar Lombok Barat) Zubair, Muhammad; Rispawati, Rispawati; Alqadri, Bagdawansyah; Basariah, Basariah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4124

Abstract

Local wisdom atau yang dikenal dengan kearifan lokal merupakan sekumpulan pandangan dan pengetahuan hidup masyarakat lokal yang mengandung nilai kebijaksanaan dan diwariskan secara turun temurun. Local wisdom yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sangat beragaman hal ini tentunya dipengaruhi oleh beragamnya agama, ras, suku, budaya dan adat istiadat masyarakat Indonesia. Kearifan lokal ini akan menjadi pemersatu bangsa apabila dapat dijadikan sebagai upaya dalam mengembangkan pendidikan civic tolerance salah satunya bagi masyarakat adat Desa Lingsar Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif desktiptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa civic tolerance pada masyarakat Desa Lingsar terimplentasikan pada berbagai kearifan lokal yang terdiri dari Pura Lingsar, Upacara Perang Topat, Nilai Gotong Royong, Harmoni Sosial, serta Pendidikan dan Pemahaman Toleransi. Kearifan lokal tersebut dapat dikembangkan menjadi sumber belajar dalam pendidikan civic tolerance dalam beberapa langkah yaitu 1) pengembangan kurikulum pendidikan civic tolerance berbasis kearifan lokal, 2) penentuan kompetensi dasar dan capaian pembelajaran, 3) identifikasi materi pembelajaran, 4) menentukan sumber belajar, dan 5) menentukan jenis penilaian.
PENGEMBANGAN MATERI DAN PEMBELAJARAN SISTEM HUKUM DAN PERADILAN NASIONAL DALAM LINGKUP NKRI (Pendampingan Pada Guru PPKn di SMAN 9 Mataram ) Yuliatin; Rispawati; Muhammad Mabrur Haslan; basariah; Yuliatin, Yuliatin; Rispawati, Rispawati; Haslan, Muhammad Mabrur; Basariah, Basariah
Jurnal Pepadu Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i1.3610

Abstract

Guru PPKn di SMAN 9 Mataram belum mengembangkan materi dan pembelajaran Sisitem hukum dan peradilan nasional dalam lingkup NKRI. Materi dan pembelajaran yang digunakan salama ini adalah materi dan pembelajaran yang berbais pada buku teks yang berlaku secara nasional. Hal ini menjadikan materi dan pembelajaran kurang kontekstual sehingga kurang menarik dan sulit dipahami. Oleh karena itulah kegiatan pengabdian yang diusulkan ini sangat penting dilakukan guna memberikan pendampingan pada guru PPKn di SMAN 9 Mataram untuk mengembangkan materi dan pembelajaran sistem hukum dan peradilan nasional dalam lingkup NKRI, agar kontekstual dan menarik. Kegiatan pengabdian in akan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn, khususnya tentang materi sistem hukum dan peradilan nasional dalam lingkup NKRI. Target luaran kegiatan pengabdian ini adalah artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional ber-ISSN. Pendekatan/metode yang akan diguanakan adalah pendampingan dengan tahapan kegiatan: (1) penyampaian materi dan diskusi (2) pendampingan, (3) evaluasi. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan dengan lancer dan mencapai hasil sebagaimana diharapkan, yaitu tersususunnya materi ajar, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, media pembelajaran, dan LKP.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROJECT: SOSIALISASI DI MA BUSTANUL WA'IZHIN NW JANGGAWANA Basariah, Basariah; Ismail, Mohammad; Herianto, Edy; Sawaludin, Sawaludin; Hadi, Samsul; Edi, Maria Grace Putri
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.6054

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek Project-Based Learning (PjBL) merupakan pendekatan inovatif dalam proses belajar-mengajar yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21 seperti kolaborasi, berpikir kritis, dan keterampilan komunikasi. Artikel ini bertujuan untuk melaporkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi pembelajaran berbasis proyek kepada guru-guru MA Bustanul Wa'izin NW Janggawana. Kegiatan ini meliputi pelatihan, workshop, dan pendampingan implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru-guru mampu memahami konsep dasar PjBL merancang proyek pembelajaran, serta mengimplementasikannya di kelas. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang guru yang menjadi peserta kegiatan sosialisasi. Dari hasil kegiatan penelitian ini menunjukkan setelah dilakukan kegiatan sosialisasi, pemahaman guru pemahaman terkait dengan pembelajaran berbasis project pada kurikulum merdeka menjadi meningkat. Dari hasil posttest yang dilakukan setelah kegiatan, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman dari sebelumnya dari pretest. Sekitar 80% guru mengaku memiliki pemahaman yang baik setelah mengikuti kegiatan. Selain itu, dengan pemahaman yang baik, 80% guru memiliki komitmen untuk dapat melaksanakan pembelajaran berbasis project di kelas mereka. Tentunya hal ini disesuaikan dengan materi pembelajaran mereka dan diwujudkan juga dalam bentuk RPP.
The Effect of Implementing the Team Games Tournament Learning Model Assisted by PowerPoint Media on the Learning Outcomes of PPKn Class VII at SMPN 11 Mataram Herosita, Herosita; Ismail, M.; Basariah, Basariah; Haryanto, Edy
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 10 No. 1 (2025): Januari
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v10i1.13427

Abstract

The purpose of this study was to determine whether or not there was an effect of the application of the Team Games Tournament learning model assisted by PowerPoint media on the learning outcomes of class VII students in PPKn lessons. The research method used was a quantitative approach in the form of Nonequivalent Control Group Design. While the sampling used was Purposive Sampling and data collection used observation techniques and multiple choice tests. Based on the results of the data analysis, the average value of the pre-test results in the experimental class was 54.33 and in the control class it was 50.58. While the average value data for the post-test results in the experimental class was 82.66 and the control class was 76.16. So that the calculation of the t-test with the polled variance formula shows the results𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔= 15,520 and𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙= 2.0738. Thus𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔>𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙then Ha is accepted and Ho is rejected, which means that there is an influence of the Team Games Tournament learning model assisted by PowerPoint media on the learning outcomes of class VII students in PPKn lessons at SMPN 11 Mataram. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PORTOFOLIO BERBANTUAN MEDIA CANVA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKn DI SMP NEGERI 6 MATARAM HASANAH, MAWAIZOTIL; ISMAIL, M.; BASARIAH, BASARIAH; HERIANTO, EDY
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i2.3134

Abstract

The aim of this research is to find out how student learning outcomes in Civics subjects at SMPN 6 Mataram are influenced by the Canva media-assisted portfolio learning model. The research sample consisted of two classes, Class VII B (Experimental Class) and Class VII C (Control Class), which were selected using a purposive sampling technique. The quantitative approach used is a type of Quasi Experiment and design Nonequivalent Control Group Design. The instruments used are observation and a written test in the form of multiple choices. Data analysis techniques were carried out using SPSS version 25. To test the analysis requirements, the Shapiro-Wilk normality test and the Levene homogeneity test were used. Hypothesis testing is carried out using the t-test. The research results show that the sig (2-tailed) value is 0.000 < 0.05, so Ho is rejected and Ha is accepted. This means that there is a significant influence from using the portfolio learning model assisted by Canva media on student learning outcomes in Civics subjects at SMP Negeri 6 Mataram. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMPN 6 Mataram dipengaruhi oleh model pembelajaran portofolio berbantuan media Canva. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, Kelas VII B (Kelas Eksperimen) dan Kelas VII C (Kelas Kontrol), yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pendekatan kuantitatif yang digunakan adalah jenis Quasi Eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Instrumen yang digunakan berupa observasi dan tes tertulis berbentuk pilihan ganda. Teknik analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 25. Untuk uji persyaratan analisis, digunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan model pembelajaran portofolio berbantuan media Canva terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 6 Mataram.
DAMPAK IMPLEMENTASI PENDEKATAN DIFERENSIAL BERBASIS PROJEK TERHADAP BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK AGUSTINA, WAHYUNI ARIDA; HERIANTO, EDY; BASARIAH, BASARIAH; ISMAIL, M.
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3349

Abstract

Finding out how SMAN 1 Gunungsari students' creative thinking changed after implementing the project-based differentiated approach was the main goal of this research. A quasi-experimental design with a posttest-only control was used in the investigation. Research samples were identified using a number of preset criteria, and there were two classes: experimental (XIIF) and control (XII B). Valid, trustworthy, degree of difficulty, and discrimination-compliant testing tools were used to gather data. The t-test was used for the hypothesis test since the study data was homogenous and regularly distributed. Compared to the t table, the computed t value was higher (2.432>1.67109), according to the findings. Accordingly, the project-based differentiated approach has a notable impact on SMAN 1 Gunungsari students' capacity for original thought.. ABSTRAKMengetahui bagaimana pemikiran kreatif siswa SMAN 1 Gunungsari berubah setelah menerapkan pendekatan diferensiasi berbasis proyek merupakan tujuan utama penelitian ini. Desain kuasi-eksperimental dengan kontrol posttest-only digunakan dalam investigasi ini. Sampel penelitian diidentifikasi menggunakan sejumlah kriteria yang telah ditetapkan, dan ada dua kelas: eksperimen (XIIF) dan kontrol (XII B). Alat uji yang valid, dapat dipercaya, tingkat kesulitan, dan sesuai diskriminasi digunakan untuk mengumpulkan data. Uji-t digunakan untuk uji hipotesis karena data penelitian homogen dan terdistribusi secara teratur. Dibandingkan dengan tabel t, nilai t yang dihitung lebih tinggi (2,432> 1,67109), menurut temuan tersebut. Dengan demikian, pendekatan diferensiasi berbasis proyek memiliki dampak yang nyata pada kapasitas siswa SMAN 1 Gunungsari untuk berpikir orisinal.
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI KEWARGANEGARAAN BERBANTUAN MEDIA VIDEO DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PPKn AQYUN, SITI MEILINA QURRATA; HERIANTO, EDY; BASARIAH, BASARIAH; SUMARDI, LALU
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i4.3425

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the civic literacy movement assisted by video media on the critical thinking skills of students at SMAN 1 Gunungsari. The type of research used was a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. There were experimental classes (XII-C) and control classes (XII-D) which were the research samples determined purposively using several predetermined criteria. Data were collected using test instruments that had met the prerequisites. The research data had met the prerequisites of being homogeneous and normally distributed, so the hypothesis test used the t-test. The results showed that the calculated t was greater than the t table (5, 122 > 1.66827), meaning that there was a significant effect of the implementation of the civic literacy movement assisted by video media on the critical thinking skills of students at SMAN 1 Gunungsari. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gerakan literasi kewarganegaraan berbantuan media video terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik di SMAN 1 Gunungsari. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan desain nonequivalent control group design. Terdapat kelas eksperimen (XII-C) dan kelas kontrol (XII-D) yang menjadi sampel penelitian yang ditentukan secara purposive dengan menggunakan beberapa kriteria yang sudah ditentukan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes yang telah memenuhi prasyarat. Data penelitian telah memenuhi prasyarat homogen dan berdistribusi normal, maka uji hipótesis menggunakan uji-t. Hasilnya menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel (5,122 > 1,66827), artinya terdapat pengaruh yang signifikan implementasi gerakan literasi kewarganegaraan berbantuan media video terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik di SMAN 1 Gunungsari.