p-Index From 2021 - 2026
10.635
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya BASASTRA BAHASTRA J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KEMBARA WARTA Jurnal Varidika Jurnal Penelitian Humaniora Kajian Linguistik dan Sastra Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan LEKSIKA International Journal of Elementary Education SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Buletin KKN Pendidikan Buletin Literasi Budaya Sekolah Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Prosiding University Research Colloquium KOHESI: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Widyaparwa Warta LPM BAHASTRA Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Indonesian Language Education and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

The role of Special Assistant Teacher (SET) in differentiated learning for students with Dysgraphia in Indonesia language subjects: Analysis of scaffolding in the Zone of Proximal Development (ZPD) Utami, Pramudya Ashya Novika; Rahmawati, Laili Etika; Sufanti, Main
BAHASTRA Vol. 46 No. 1 (2026): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v46i1.1934

Abstract

The urgency of this study is aligned with the fourth goal of the Sustainable Development Goals (SDG) and the fourth mission of Asta Cita Indonesia, which emphasize inclusive and equitable quality education. This study aims to: (1) describe the role of the special assistant teacher (SET) in differentiated learning for dysgraphic students in Indonesian language subjects; (2) explain the function of SET in implementing differentiated learning; and (3) analyze the collaboration between the Indonesian language teacher and SET in supporting dysgraphic students’ learning development. This qualitative study employed participatory observation in class 11 Social Studies at Al-Firdaus High School, Surakarta. Data were collected through classroom observation and interviews with the SET, the Indonesian language teacher, and dysgraphic students. Using scaffolding theory within the zone of proximal development (ZPD) as the analytical framework, the findings show that: (1) SET acts as a “more capable peer” by providing individual mentoring and simplifying instructions to enhance comprehension; (2) SET functions to maintain students’ focus, reduce task complexity, and provide guided examples tailored to students’ needs; and (3) effective collaboration includes joint planning, material and assessment adjustments, and coordinated assistance during learning. The study concludes that scaffolding within the ZPD supports dysgraphic students’ participation and that structured collaboration between SET and subject teachers strengthens inclusive differentiated learning practices.
Development of LINOSIAPPS as teaching materials to enhance information literacy of elementary school students based on Pantura local wisdom Setiawaty, Rani; Nugraheni, Luthfa; Sufanti, Main; Purnomo, Eko; Cris Alonso T. Elle, Jude
BAHASTRA Vol. 46 No. 1 (2026): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v46i1.1768

Abstract

This study aims to develop LINOSIAPPS teaching materials to enhance information literacy of elementary school students based on Pantura local wisdom. The method used is Research and Development with the ADDIE model, including analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects were fourth-grade students of SD 1 Kesambi as the experiment and SD 2 Kesambi as the control, each with 22 students. The research instruments included expert validated questionnaires, teacher and student practicality questionnaires, and information literacy tests. The validation results showed that LINOSIAPPS was a very valid media (the average percentage of media expert validity was 90% and material expert 86.6%). The practicality test showed 96.5% student responses and 93.3% teacher responses, a very practical category. The effectiveness test using an independent t-test showed a significant difference (Sig. 0.000 <0.05) between the experimental and control groups, so LINOSIAPPS was effective in improving students' information literacy skills. The advantage of this media lies in the integration of e-module materials, interactive assessments, learning videos, and educational games that highlight the local wisdom of the Pantura area of Kudus, Pati, and Rembang. LINOSIAPPS supports contextual, engaging, and responsive Indonesian language learning to meet students' needs, while fostering local cultural awareness. Thus, LINOSIAPPS has proven valid, practical, and effective as an innovative teaching materials for strengthening information literacy in elementary school students.  
Pergeseran Watak dan Pesan Moral Cerita Bawang Merah dan Bawang Putih Pada Era Digital (Shifting Character and Moral Message of Bawang Merah and Bawang Putih Stories in the Digital Age) Ubaidillah Amin Nurrohman; Devi Rafiyana; Main Sufanti
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.10059

Abstract

This study describes the shift in character and morals of Bawang Putih and Bawang Merah stories in the Digital Age. Data were collected by reading and listening to stories and recording the required data. The data were validated by triangulation theory and the accuracy of the researchers. Furthermore, the data were analyzed using a comparative technique, namely comparing the character and moral messages in traditional stories with characters and moral messages in digital stories. The results showed that (1) the character of Bawang Putih in the old era was honest, kind, polite and obedient to parents, while in the digital era there was a shift that was hypocritical, cunning, and arrogant; (2) the character of Bawang Merah in the old era was greedy, arbitrarily, angry, and arbitrarily at will, while in the digital era there has been a shift in character to be persistent, not greedy, devoted, and respectful; (3) there is no shift in moral messages and old stories and digital stories. The moral message is to keep doing good even though it is not appreciated.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pergeseran watak tokoh dan moral Cerita Bawang Putih dan Bawang Merah pada Era Digital. Data-data dikumpulkan dengan membaca dan menyimak cerita dan mencatat data yang dibutuhkan. Data-data divalidasi dengan triangulasi teori dan kecermatan peneliti. Selanjutnya, data dianalisis dengan teknik komparasi yaitu membandingkan watak dan pesan moral pada cerita tradisional dengan watak dan pesan moral pada cerita digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tokoh Bawang Putih di era lama berwatak jujur, baik hati, sopan dan patuh pada orang tua, sedangkan di era digital mengalami pergeseran yang berwatak munafik, licik, dan sombong; (2) tokoh Bawang Merah di era lama berwatak serakah, semena-mena, pemarah, dan semaunya sendiri, sedangk di era digital mengalami pergeseran berwatak gigih, tidak serakah, berbakti, dan menghormati; (3) tidak ada pergeseran pesan moral dan cerita lama dan cerita digital. Pesan moralnya adalah tetaplah berbuat baik meskipun tidak dihargai
Analisis Kesalahan Berbahasa pada Media Cetak Komplek Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya Lulu Ramadhani; Main Sufanti
Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran 2024: Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bppp.v6i2.7266

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguraikan kesalahan berbahasa yang terdapat pada poster umum yang terletak di komplek pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa poster atau media cetak luar ruang yang bersumber dari bangunan SD, SMP, dan SMA di komplek pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya. Pengumpulan data menggunakna metode dokumentasi dan teknik simak catat. Analisis data dilakukan dengan metode agih dan divalidasi dengan teknik triangulasi. Hasil dari analisis ini yaitu temuan kesalahan berbahasa Indonesia pada bidang fonologi, yang meliputi kesalahan penulisan huruf kapital, kesalahan penulisan tanda baca, kesalahan penulisan angka, dan kesalahan pelesapan fonem. Pada bidang sintaksis meliputi kesalahan yang ditemukan meliputi kesalahan penulisan kalimat tidak jelas, penggunaan kata tidak baku, penggunaan kata serapan, kesalahan pemilihan diksi, dan kesalahan penggunaan kata mubazir. Sedangkan pada bidang morfologi, kesalahan yang ditemukan meliputi kesalahan penulisan reduplikasi atau kata ulang dan kesalahan penggunaan kata ulang di-.
Integrating Buya Hamka’s social criticism into anecdotal text writing instruction Kurniati Ayu Ningsih; Main Sufanti
Leksika: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya Vol. 20 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/lks.v20i2.30554

Abstract

This study aims to analyze the forms of social criticism presented in the novel Buya Hamka by Ahmad Fuadi and to describe how such criticism can be utilized as instructional material for teaching anecdotal text writing at the senior high school level. This research employs a qualitative approach using content analysis. The data consist of words, sentences, and discourses in the novel Buya Hamka that reflect elements of social criticism, as well as information related to the development of anecdotal text teaching materials. The primary data sources are the novel Buya Hamka, published in 2023, and Indonesian language teachers. Data were collected through reading, observation, and note-taking techniques, while data validity was ensured through persistent observation and literature review. Data analysis was conducted using content analysis through heuristic and hermeneutic reading methods. The findings reveal that the novel contains several forms of social criticism: (1) criticism of social injustice reflecting power dominance that does not favor the public; (2) criticism of colonialism as a form of intellectual resistance to oppressive systems; (3) criticism of traditional educational systems, aligned with critical education theory that rejects rote-based learning; and (4) criticism of gender inequality highlighting the importance of equal access to education. These findings indicate that social criticism not only serves as a reflection of social reality but can also be effectively utilized as teaching material for writing anecdotal texts by transforming social issues into short narratives containing humor and satire. Therefore, social criticism in literary works can help students develop critical thinking skills as well as their ability to write anecdotal texts.
Women’s marginalization in the novel Racun Puan and its relevance to critical literacy in Indonesian language learning at senior high school Ananda Nur Aprilia Ika Widyaningsih; Ali Imron Al-Ma'ruf; Main Sufanti
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v8i1.24026

Abstract

This research was conducted because Ni Nyoman Ayu Suciartini's novel Racun Puan presents the issue of gender inequality. In addition, there has been no study related to the marginalization of women in the novel. The purpose of this study is to describe the forms of marginalization of women in the novel and to provide teaching materials to strengthen critical literacy in Indonesian language learning. The method used in this study is qualitative descriptive. The data used consists of quotes that reflect the marginalization of women, with the data sources taken from the novel Racun Puan by Ni Nyoman Ayu Suciartini. Data in the form of information about the use of marginalization in the novel as teaching materials for critical literacy, with data sources from peers and teachers at SMA N 1 Jatinom. Data collection techniques included literature study, questionnaires, and interviews. Data analysis, using semiotic reading methods and interactive models. The results of the study were (1) forms of marginalization of women in the form of control over their right to express their opinions, their movements, and their social relationships (2) as teaching materials for strengthening critical literacy in Indonesian language learning.
PEMANFAATAN MAJAS DAN CITRAAN DALAM LAGU MENJELMA CAHAYA KARYA PUSAKATA SEBAGAI BAHAN AJAR MENULIS PUISI Rizqi Oktavianto; Main Sufanti
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2026): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v14i1.110750

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan majas dan citraan dalam karya sastra sebagai sarana menumbuhkan kreativitas, kepekaan estetis, dan kemampuan ekspresif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk majas dalam lagu Menjelma Cahaya karya Pusakata, mengidentifikasi jenis-jenis citraan yang digunakan untuk memperkuat makna dan emosi dalam lirik lagu, serta mendeskripsikan pemanfaatannya sebagai bahan ajar dalam pembelajaran menulis puisi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa lirik lagu Menjelma Cahaya yang diperoleh melalui platform Spotify, serta diskusi dengan guru Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat untuk menemukan unsur majas dan citraan, serta Focus Group Discussion (FGD) untuk memperdalam hasil interpretasi. Keabsahan data diperoleh melalui peer review, dengan melibatkan rekan sejawat dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majas yang ditemukan dalam lirik lagu Menjelma Cahaya meliputi majas perbandingan (metafora, personifikasi, alegori, simbolik), majas pertentangan (paradoks, hiperbola), majas sindiran (ironi, sinisme), dan majas penegasan (pleonasme, tautologi, antiklimaks). Citraan yang ditemukan mencakup citraan penglihatan, pendengaran, rabaan, pencecapan, pikiran, dan gerak, serta lirik lagu dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar menulis puisi yang kreatif dan reflektif.
Pendampingan Pemanfaatan Fitur Audio dan Audiovisual pada Powerpoint untuk Presentasi Interaktif Olivia Septiana Setyo Wijayanti; Main Sufanti
SINAR SANG SURYA Vol 9 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4261

Abstract

Keterampilan siswa dalam membuat presentasi masih kurang optimal, sehingga berdasarkan latar belakang tersebut maka tujuan dari penelitian yaitu untuk mengevaluasi dan mengeksplorasi tingkat pemahaman siswa dalam menggunakan fitur audio dan fitur audiovisual pada aplikasi PowerPoint untuk membuat presentasi interaktif pada materi teks deskripsi. Metode penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Data berupa hasil post-test, pre-test siswa, serta hasil wawancara guru Bahasa Indonesia di SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura. Sumber data yaitu 17 siswa kelas XI-2 dan guru Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, post-test, pre-test, dokumentasi dan wawancara. Proses pengumpulan data berupa introduksi, induksi, evaluasi, dan keberlanjutan. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskripsi kualitatif dengan mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, kemudian menarik kesimpulan. Validasi data menggunakan teknik triangulasi teknik. Pemanfaatan fitur audio dan audiovisual pada PowerPoint dalam materi teks deskripsi terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman fitur audio yang semula 59% menjadi 88%, dan pemahaman terhadap fitur audiovisual meningkat dari 24% setelah terlaksananya kegiatan menjadi 94%.
PENGUATAN KOMPETENSI MENULIS CERITA ANAK BERMEDIA TEKNOLOGI INFORMASI BAGI GURU TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH DI KARTASURA Main Sufanti; Aulia Sofia Nur Fadilah; Mellyonisa Athariq Samsulhadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah : (1) meningkatkan motivasi guru dalam menulis cerita dengan media digital, (2) meningkatkan kemampuan guru memanfaatkan media digital, dan (3) meningkatkan kemampuan guru dalam menulis cerita anak. Kegiatan ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan perizinan, analisis kebutuhan, workshop, evaluasi, dan pendampingan tindak lanjut. Kegiatan ini bekerja sama dengan IGABA Kartasura. Kegiatan ini dilakukan selama empat bulan mulai dari bulan April sampai Agustus 2022. Hasil pengabdian masyarakat sebagai berikut. (1) Peningkatan motivasi guru dalam memanfaatkan laptop, menulis cerita, menelusuri cerita anak di internet. (2) Peningkatan guru dalam memanfaatkan media yaitu menelusuri laman yang mengandung cerita, memilih cerita, mengunduh cerita, dan menyalin cerita ke dalam microsoft word. (3) Peningkatan kemampuan guru dalam menulis cerita dengan metode ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi). Dengan metode ini, guru dapat membuat cerita berdasarkan cerita yang sudah ada dengan memodifikasi tokoh, latar, sudut pandang, konflik, alur, pesan moral, ilustrasi, dan judul sehingga menjadi cerita baru. Guru-guru Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal yang tergabung dalam IGABA Kartasura kurang menguasai teknologi informasi dan menulis cerita. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru tersebut. Kata Kunci: Guru Taman Kanak-Kanak, Menulis Cerita, Teknologi Informasi
PENGGUNAAN CANVA SEBAGAI MEDIA DALAM PEMBELAJARAN TEKS ARGUMENTASI Bimo Ramadhani Samudra; Iva Ihza Halizha; Main Sufanti
KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2025): KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/kohesi.v6i1.3731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penggunaan Canva sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia pada materi teks argumentasi siswa kelas XI di SMAN 1 Kartasura. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu siswa dan objek pada penelitian ini yaitu poster berisi argumentasi buatan siswa. Adapun data pada penelitian ini berupa deskripsi informasi proses penggunaan Canva sebagai media teks argumentasi dalam bentuk poster. Sumber data pada penelitian ini yaitu siswa yang menjadi pelaku implementasi. Penelitian ini dilakukan dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi proses pembelajaran, dokumentasi hasil kerja siswa, dan catatan mengenai tantangan yang dihadapi selama penggunaan Canva. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif melalui idenifikasi pola penggunaan Canva dalam pembelajaran, respon dan juga motivasi siswa, serta kendala-kendala yang dihadapi oleh siswa dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Canva sebagai media pembelajaran mendapat respon positif dari siswa. Meskipun demikian dalam implementasinya terdapat kendala-kendala yang dialami siswa, misalnya (1) keterbatasan akses internet, (2) keterbatasan fitur aplikasi versi gratis, (3) kesenjangan kemampuan siswa dalam menggunakan aplikasi.
Co-Authors Aan Sofyan Abdul Ngalim Aditya, Mansyur Rohmat Agus Budi Wahyudi Agus Nuryatin Ahmad Ahmad Aida Fitriani, Aida Aisyah Nur Fadhilah Al Ma’ruf, Ali Imran Alfafa, Janatin Alfiya, Nisa Ali Imron Al-Ma’ruf Ananda Nur Aprilia Ika Widyaningsih Andi Haris Prabawa Anis Oktaviani An’Nisya Amelia Divani Atiqa Sabardila Aulia Sofia Nur Fadilah Ayu Setyowati, Putri Aziza Riangsari Bagiya Bagiya Beti Kurniawati Bimo Ramadhani Samudra Cahyati, Jeni Nur Cita Raras Nindya Pangesti Cris Alonso T. Elle, Jude Danang Tri Atmojo Danang Tri Atmojo, Danang Tri Devi Rafiyana Devita Dwi Ramawati DEWI SARTIKA Dian Lukiana Dini Restiyanti Pratiwi Dipa Nugraha Divani, An'Nisya Amelia Edi Sunjayanto Masykuri Eko Purnomo Ermira Nilansari Putri Fadlilah, Muhammad Surya Fadlullah, Shandy Yusril Fathur Rohman Fatimah, Nur'aini Febriyanti, Rifiana Firman Fajar Asrori Fitri Puji Rahmawati Fitria Sukma Jannati Frida Nur Aini Gallant Karunia Assidik Hafiza Sana Mansoor Herman J. Waluyo Huda, Miftakul Indah Prihatin Iva Ihza Halizha Jeni Nur Cahyati Jeni Nur Cahyati Jeni Nur Cahyati Kautsari, Diva Akmalita Khabib Sholeh Khabib Sholeh Kurniati Ayu Ningsih Kusmanto, Hari Laili Etika Rahmawati Lukiana, Dian Lulu Ramadhani Luqmanul Hakim Mandasari, Yunita Mansoor, Hafiza Sana Markhamah Markhamah, NFN Maryam Sri Muhaimini Mega Fatimah Rosana Melati Beauty Mellyonisa Athariq Samsulhadi Miftah Asyrofi Muhtar Miftakhul Huda NFN Winarni Ningrum, Fitri Wahyu Noviafitri, Kartika Satya Noviana, Sinta Tri Nugraheni, Luthfa Nugraheni, Sekar Nur'aini Fatimah Nur'aini, Sa'diyah Nuraini Fatimah Nuraini Fatimah Nuraini Fatimah, Nuraini Nurheni, Awalia Nuskhatul Huwaida Umi Astutik Olivia Septiana Setyo Wijayanti Panca Dewi Purwati, Panca Prihatin, Indah Putri , Ermira Nilansari Putri, Ermira Nilansari Rani Setiawaty Reska Luckiyanti Reska Luckiyanti, Reska Riangsari, Aziza Rifa, Sabrina Khoir Rifiana Febriyanti Rini Dwi Haryati Rini Nur hanifah Rizqi Oktavianto Rohmadi Rohmadi Rumiyanto, Hedonal Sa&#039;diyah Nur&#039;aini Salsabila Nur Azzahra Sekar Nugraheni SenoTaji, Achmad Dwi Sinta Tri Noviana Siti Hastutik Ubaidillah Amin Nurrohman Umami, Siti Aulia Umi Fadlilah, Umi Utami, Pramudya Ashya Novika Utomo, Ammar Faqih Vitri, Kartika Satya Novia Vrisca Putri Nur Sholekhah Waluyo, Herman J. Wijayanti, Olivia Septiana Setyo Winarni Winarni Winarni, nfn Windanty, Tyara Hastu Sekar Yeyen Syafitri Yogi Arga Jalu Pratama Yulianti, Nanda Zurisa Evana