Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EKSISTENSI MASYARAKAT ADAT DALAM KERANGKA NEGARA HUKUM DI INDONESIA Agus, Andi Aco
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.105 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3147

Abstract

Konsep negara hukum (Rechstaat atau rule of law) adalah konsep yang menempatkan hukum sebagai supremasi tertinggi dalam pelaksanaan kehidupan berbangsa bernegara, bertujuan menyelenggarakan ketertiban hukum. Sedangkan ciri-ciri negara hukum yaitu ketertundukan semua aturan hukum beserta segala interpretasinya dibawah prinsip-prinsip dasar keadilan, perlindungan terhadap hak-hak dan kebebasan individu, adanya pemajuan HAM masyarakat (social human right). Adanya perlindungan atas hak-hak komunitas, institusi peradilan yang merdeka, adanya keberadaan lembaga-lembaga lainnya yang bertugas menjaga elemen-elemn negara hukum. Ditegaskan pada Undang-Undang Pokok Agraria Pasal 67 menyebutkan masyarakat hukum adat sepanjang menurut kenyataannya masih ada dan diakui keberadaannya berhak : 1. Melakukan pemungutan hasil hutan untuk pemenuhan hidup sehari-hari masyarakat adat yang bersangkutan, 2. Melakukan kegiatan pengelolaan hutan berdasarkan hukum adat yang berlaku dan tidak bertentangan dengan Undang-undang, 3. Mendapatkan pemberdayaan dalam rangka peningkatan kesejahteraan. Demikian pula diatur pada Undang-Undang No. 4 Tahun 1999 tentang kehutanan Pasal 4 ayat 3 menegaskan : Penguasaan hutan oleh negara tetap memperhatikan hak masyarakat hukum adat, sepanjang kenyataannya masih ada dan diakui keberadaannya serta tidak bertentangan dengan kepentingan nasional.Kata Kunci: Eksistensi, adat
PERAN KOMITE PEMANTAU LEGISLATIF (KOPEL) DALAM MENDORONG KINERJA LEGISLASI DPRD KOTA MAKASSAR Agus, Andi Aco; Randiawan, Randiawan
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 1, Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i3.19952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui dan memperoleh data empiris peran komite pemantau legislatif dalam mendorong kinerja legislasi DPRD Kota Makassar. (2) Mengetahui dan menilai tingkat keberhasilan komite pemantau legislatif dalam mendorong kinerja legislasi DPRD Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan fokus pada fenomena, kejadian, perilaku. sikap, khusus dalam penelitian sosial. Teknik pengumpulan data yang digunanakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, yang digunakan untuk memperoleh data secara konkret yang berkaitan dengan permasalahan dalam penelitian ini. Data yang diperoleh dalam penelitian ini di analisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1). Peran komite pemantau legislatif (KOPEL) dalam mendorong kinerja legislasi DPRD Kota Makassar : a) Advokasi kebijakan pemerintah daerah meliputi: Sekolah parlemen KOPEL Indonesia, Workshop, Training Legal drafting. b) Riset dan pengembangan kinerja DPRD Kota Makassar meliputi Publik hearing, Menyiapkan draf analisis, rapat dengar pendapat. c) Pendampingan masyarakat sipil. (2). Tingkat keberhasilan komite pemantau legislatif (KOPEL) dalam mendorong kinerja legislasi DPRD Kota Makassar diantaranya: a) Peningkatan pemahaman dalam menyusun peraturan, b) Peningkatan transparansi kapasitas kinerja sekretariat DPRD Kota Makassar, c) Memperkuat transparansi dukungan penerimaan aspirasi masyarakat, d) Memperkuat transparansi dengan fasilitas e-parlement kopel Sulawesi, e) Membangun keahlian legal drafting. 
Andil Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dalam Mencegah Perundungan Sartika, Sartika; Agus, Andi Aco; Suyitno, Imam
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.75728

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Perencanaan, pelaksanaan, evaluasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (2) Bentuk-bentuk perundungan yang terjadi di SMP Islam Terpadu Wahdah Islamiyah Makassar (3) Andil projek penguatan profil pelajar Pancasila dalam mencegah perundungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sumber informan peneliti adalah 5 orang guru dan 10 orang siswa SMP Islam Terpadu Wahdah Islamiyah Makassar. Hasil ini menunjukkan bahwa : (1) Perencanaan proyek P5 melalui beberapa tahapan yaitu merencanakan alokasi waktu dan profil dimensi, membentuk tim fasilitator, menentukan tema. Eksekusi proyek P5 menggunakan empat alur yaitu orientasi, kontekstualisasi, aksi, refleksi dan tindak lanjut. Evaluasi proyek P5 dilakukan secara formatif dan partisipatif, proses penekanan dan keterlibatan siswa dalam membentuk sikap positif serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. (2) Bentuk-bentuk perundungan yang ditemukan di sekolah meliputi perundungan verbal, relasional, dan digital (cyberbullying). (3) Projek P5 ikut andil dan penting dalam mencegah perundungan melalui penanaman nilai-nilai empati, gotong royong, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.
Pembentukan Nilai Karakter Pada Santri Putri Di Pesantren Pondok Madinah Kota Makassar Ervina, Yuni; Agus, Andi Aco; Bakhtiar, Bakhtiar
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 3 November 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.76647

Abstract

Krisis akhlak yang menimpa kalangan peserta didik terlihat dari banyaknya perilaku menyimpang  dari  ajaran  agama,  seperti penyalahgunaan  narkoba,  miras,  seks  bebas  hingga  tawuran mendorong   berbagai   pihak   mempertanyakan   efektivitas pelaksanaan   pendidikan,   khususnya Pendidikan Agama Islam di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembentukan nilai karakter pada santri putri di Pesantren Pondok Madinah Kota Makassar. Pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Nilai karakter yang dibentuk pada santri putri yaitu religius, mandiri dan disiplin. (2) Proses pembentukan nilai karakter pada santri putri dilakukan melalui tiga metode, yaitu ceramah, pembiasaan dan keteladanan. (3) Faktor yang memengaruhi pembentukan nilai karakter pada santri putri terbagi menjadi dua, yaitu internal dan eksternal. Faktor internal yaitu kesadaran pada diri santri putri yang muncul karena dorongan untuk membanggakan orang tua dengan menjadi santri yang berakhlak mulia, sedangkan faktor eksternal yaitu peran pembina, pengaruh teman sebaya, peran orang tua serta pengaruh teknologi.