Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Arsitektur Analogi pada Perancangan Islamic Center Leppangang di Kabupaten Pinrang Bastian, Alif; Abdullah, Ashari; Rohana, Nana; Idrus, Irnawaty; Latif, Sahabuddin; Paddiyatu, Nurhikma
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14089

Abstract

Islamic Center Lepanggang bertujuan untuk memberikan wadah fisik bagi masyarakat di Kabupaten Pinrang dalam rangka menigkatkan kegiatan ke Islaman dengan pelatihan dan pengembangan manusia atas dasar ajaran agama Islam yang meliputi; ibadah, muamalah, takwa dan dakwa. Perancangan Islamic Center ini menggunakan pendekatan Analogi, memberikan pandangan atau cara menyampaikan pesan agar suatu konsep menjadi lebih mudah untuk diterima akal. Masalah dan pemecahan masalah adalah objek nonreal yang dianalogikan untuk memahami konsep dan definisinya. Perancangan Islamic Center di Kabupaten Pinrang yang terletak di Leppangang Kecamatan Patampanua, dengan luas lahan 60.000m² (6 hektar) dapat menampung 1.500 hingga 2.000 jamaah. Islamic Center Leppagang Ini terletak di tengah-tengah Kabupaten Pinrang. Pendekatan analogi yang digunakan adalah konsep dari kisah Nabi Nuh tentang membuat bahtera besar yang mampu menampung makhluk hidup sehingga selamat dari banjir besar.
Pendekatan Arsitektur Biophilic Pada Perancangan Sea World di Makassar Tammeng, Supardi Jaya; Abdullah, Ashari; A Amin, Siti Fuadillah; Syarif, Muhammad; Latif, Sahabuddin; Yusri, Andi; Amal, Citra Amalia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14107

Abstract

Sea World merupakan lembaga konservasi dalam bentuk taman satwa. Dengan tujuan sebagai sebuah sarana yang mengandung nilai rekreasi, informasi dan edukasi serta mengkonservasi biota laut ke dalam tangka akuarium atau wadah pamer yang ditampilkan secara alami kepada pengunjung. Penggunaan kata Sea World sendiri merupakan sebuah istilah pada sebuah Kawasan yang menampilkan pesona biota laut dengan media akuarium. Sea World diharapkan dapat memberikan edukasi untuk membantu masyarakat dan wisatawan memahami apa yang ada di laut, serta meningkatkan pengembangan pariwisata dan pendapatan ekonomi kota Makassar dan mata uang negara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyusun konsep dan perancangan arsitektur biofilik pada pertancangan Sea World Kota Makassar. Konsep Arsitektur biophilic adalah desain yang memberikan kesempatan bagi manusia untuk hidup dan bekerja di tempat yang sehat, meminimalkan tingkat stres, serta menyedakan kehidupan yang sejahtera dengan cara mengintegrasikan desain dengan alam. Dari hasil perancangan, Sea World berlokasi di Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Total luas tapak sebesar 28.000 m2 dan luas lahan terbangun sebesar 8.400 m2. Bentuk bangunan mengadopsi bentuk likan pari. Siteplan terdiri dari bangunan utama, bangunan penunjang, ruang parkir, bangunan servis, halte, jalan, dan taman. Pusat daur ulang sampah plastik menerapkan empat prinsip arsitektur biophilic yaitu pencahayaan alami pada ruangan, halaman dalam , dinding tamu atau atap hijau , dan bentuk massa yang terinspirasi dari alam.
Pendekatan Smart Building pada Perancangan PSM Training Center di Kota Makassar Renaldi, Aldhy; Syarif, Muhammad; Yusri, Andi; Latif, Sahabuddin; Abdullah, Ashari; Idrus, Irnawaty
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14171

Abstract

 Industri sepak bola memegang peranan penting dalam perkembangan ekonomi Indonesia, sepak bola juga merupakan olahraga yang banyak diminati oleh semua kalangan di seluruh dunia, hal ini membuat banyak klub sepak bola di Indonesia berlomba untuk meningkatkan kualitas pemain yang dimiliki. Makassar merupakan ibu Kota Sulawesi selatan, yang memiliki klub sepak bola kebanggaan yaitu PSM Makassar. PSM Makassar juga merupakan salah satu klub yang cukup terkenal dan menjadi klub sepak bola tertua di Indonesia yang berdiri pada 12 November 1915. Namun masalah yang dialami PSM Makassar saat ini adalah minimnya sarana dan prasarana latihan yang dimiliki oleh klub. Dengan hal tersebut merancang PSM Training Center dengan pendekatan smart building di Kota Makassar selain dapat memenuhi segala keperluan dan kebutuhan klub serta pemain juga memberikan kenyamanan dengan penerapan konsep smart building. Adapun metode perancangan yang digunakan yaitu melalui pengumpulan data primer dan data sekunder kemudian dari data survey dan observasi serta data dari instansi selanjutnya melakukan analisis data diantaranya yaitu analisis tapak, analisis fungsi dan program ruang, analisis bentuk dan material, analisis tema perancangan dan analisis sistem bangunan . Lokasi perancangan PSM Training Center berada di Kecamatan Mariso, Kelurahan panambungan Kota Makassar, dengan luas lahan 6,2 Ha. Hasil dari rancangan PSM Training Center berfungsi sebagai wadah bagi pemain dan klub untuk meningkatkan kualitas tim serta dapat menjadi wisata. Pada site plan terdiri dari bangunan utama, asrama, musholla, area parkir, dan beberapa fasilitas servis lainnya. Bentuk banguna merupakan metafora dari bentuk kapal pinisi yang kemudian dijadikan dasar ide desain.
Pendekatan Ekologi pada Perancangan Kawasn Wisata Permandian Alam di Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto Sofyan, Muhammad; Idrus, Irnawaty; paddiyatu, Nurhikmah; Latif, Sahabuddin; Rohana, Nana; A Amin, Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14221

Abstract

Pengembangan Pariwisata Kabupaten Jeneponto dapat menjadi referensi bagi seluruh pemangku kepentingan industri pariwisata dan memberikan arah pengembangan yang jelas untuk memposisikan pariwisata Kabupaten Jeneponto di tingkat provinsi dan nasional, yang sama pentingnya untuk mencapai sinergi positif dan menghindari konflik di antara keduanya.Selain itu Pembinaan Pariwisata Kabupaten Jeneponto dapat memberikan tatanan yang jelas dalam pelaksanaan pembangunan kepariwisataan di bidangnya, antara lain mekanisme kerjasama berbagai pemangku kepentingan, siapa yang melakukan apa, baik di instansi pemerintah provinsi maupun kabupaten, dan keterkaitan antar industri dan alangkah baik jika pemangku jabatan lebih memperhatikan tempat wisata di jeneponto yang sebenarnya banyak,tidak kalah dengan destinasi wisata yang ada di Indonesia hanya saja kurangya perhatian dari pemerintah setempat.Dan ini juga salasatu peluang besar untuk Jenenponto bahwasanya Jeneponto bisa bersaing di skala nasional bahkan skala internasional dalam keparawisataan Jika dapat perhatian dari pemerintah setempat.Di samping itu hal -hal tersebut di atas, juga mempertimbangkan perubahan paradigma pembangunan yang sebelumnya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi menjadi pembangunan yang berkelanjutan.Pembangunan berkelanjutan adalah suatu proses pembangunan yang mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam dengan menyelaraskan sumber daya manusia dalam Pembangunan.Untuk bisa merancang Kawasan wisata alam tentunya harus sesuai dengan apa yang ada di lapangan, maka dari itu untuk pengumpulan data bagian menjadi dua yaitu yang pertama:metode opservasi:Dengan melaukan pengamatan langsung terhadap tapak untuk emperoleh informasih dan kondisi tapak dan yang ke dua:metode literatur: metode dengan menkaji data litearatur yang saya Memperoleh dari sumber-sumber tentang kawsan di rumbia untuk mendukung desain dan perancanaan
Pendekatan Arsitektur Islam pada Perancangan Islamic Education Park di Kota Makassar Musa, Reski Vendi; Latif, Sahabuddin; paddiyatu, Nurhikmah; Dollah, Aris Sakkar; Idrus, Irnawaty; A Amin, Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14322

Abstract

Taman belajar atau taman pendidikan adalah suatu konsep yang menggabungkan pendidikan informal, rekreasi dan kreativitas dalam suatu wadah yang terbuka. Konsep ini memungkinkan masyarakat untuk belajar, dan berinteraksi dengan lingkungan serta mengembangkan kreativitas. Aktivitas yang dilakukan di taman belajar dapat melipuiti berbagai hal seperti, membaca buku, mengaji, diskusi dan berbagai kegiatan interaktif lainnya yang bermanfaat. Taman belajar memberikan peluang bagi Masyarakat untuk bersantai, mengeksplorasi minat mereka, dan belajar sambal bermain. Taman belajar juga berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan interaksi social, Orang dapat berinteraksi dengan sesame pengunjung, berbagi pengetahuan, dan belajar dari pengalaman oranglain. Secara keseluruhan, konsep taman belajar menghubungkan Pendidikan, rekreasi dan kreativitas dalam lingkungan non formal dan santai. Pada rancangan tapak Islamic education Park berada di jalan urip sumohardjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Pada rancangan tapak tersebut terdapat beberapa bagian yaitu bangunan utama, parkiran, food court, taman baca, taman olahraga, ruang terbuka hijau, Gedung serbaguna dan food court. Semua bangunan ini secara keseluruhan berfungsi untuk menfasilitasi kegiatan dan kenyaman pengunjung.
Kajian Prinsip Ekologi pada Perancangan Pusat Olahraga Bulutangkis di Kota Makassar Ramadhan, Afif Alfatwa; Syarif, Muhammad; Yusri, Andi; Latif, Sahabuddin; Abdullah, Ashari; Idrus, Irnawaty
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i3.16079

Abstract

Kajian ini meneliti penerapan prinsip-prinsip ekologi dalam Perancangan Pusat Olahraga Bulutangkis Di Kota Makassar untuk menciptakan bangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen desain yang mendukung prinsip ekologi seperti pemanfaatan potensi iklim, penyediaan ruang terbuka hijau, dan kenyamanan desain. Adapun metode penelitian yang digunakan yakni studi literatur, dan analisis studi kasus perancangan pusat olahraga bulutangkis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip ekologi yaitu pemanfaatan potensi iklim dimana pengelolahan tata massa bangunan agar mendapatkan penghawaan alami dan juga pencahayaan alami guna meminimalisir penggunaan energi listrik, kemudian penerapan prinsip penyediaan ruang terbuka hijau untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar tapak agar dapat membuat rasa nyaman, aman dan tentram, dan juga penerapan prinsip kenyamanan desain dimana memberikan rasa kenyamanan desain pada tapak maupun bangunan untuk para pengguna atau pengunjung seperti kenyamanan sirkulasi, kenyamanan termal dan menghadirkan fasilitas refresing bagi pengunjung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perencana dan peneliti di bidang ekologi dalam merancang fasilitas olahraga yang berkelanjutan.
Pendekatan Prinsip Nature in Space pada Perancangan Terminal Pelabuhan Fery di Desa Appatana Kabupaten Kepulauan Selayar Asriadi, Asriadi; Amin, Siti Fuadillah A.; Abdullah, Ashari; Latif, Sahabuddin; Yusri, Andi; Syarif, Muhammad
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16082

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep Arsitektur Biofilik pada perancangan Terminal Pelabuhan Fery di desa Appatana Kabupaten kepulauan Selayar. Arsitektur Biofilik berfokus pada integrasi elemen alam ke dalam desain bangunan dalam tiga parameter desain, yakni Nature In Space Patters, Natural Analogues Patterns dan  Nature Of  The Space Patterns. Pada penelitian ini khusus mengindentifikasi strategi desain yang mengintegrasikan elemen alam ke dalam ruang terminal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kajian literatur dan analisis studi kasus terminal pelabuhan fery yang menerapkan prinsip Arsitektur Biofilik, khususnya pada aspek Nature In Space. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perancangan terminal fery, dari tujuh indikator aspek Nature In Space, menerapkan Visual connection with nature, Non-visual connection with nature,. Non-ryhthmic sensory Stimuli, Thermal & airflow Variabillty Penelitian, Presence of water. ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perancang dalam menciptakan fasilitas publik yang selaras dengan alam.
Pendekatan Konsep Arsitektur Tropis pada Perancangan Panti Geriatri di Kabupaten Gowa Hasra, Mila Karmila; Latif, Sahabuddin; Idrus, Irnawaty; Amal, Citra Amalia; Syahruddin, A. Syahriyunita; Amin, Siti Fuadillah A.
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16093

Abstract

Perancangan panti geriatri memerlukan pendekatan khusus yang memperhatikan kebutuhan fisik dan psikologis para lansia. Artikel ini mengkaji penerapan konsep arsitektur tropis dalam perancangan panti Geriatri di Kabupaten Gowa, yang memiliki iklim tropis dengan suhu dan kelembaban tinggi. Pendekatan arsitektur tropis berfokus pada optimalisasi kenyamanan termal dan kualitas ruang melalui pemanfaatan ventilasi alami, pencahayaan alami, serta material yang sesuai dengan kondisi iklim setempat. Studi ini menggabungkan analisis tapak, studi literature, dan perbandingan dengan proyek sejenis yang mengimplementasikan prinsip arsitektur tropis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan arsitektur tropis tidak hanya meningkatkan kenyamanan penghuni, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan bangunan. Dengan demikian, konsep arsitektur tropis merupakan solusi yang tepat dalam mendesain panti geriatri yang responsive terhadap iklim dan kebutuhan lansia di Kabupaten Gowa.
Penerapan Konsep Arsitektur Inklusif pada Perancangan Kampung Susun di Kota Makassar Ibrahim, Ismail; Amal, Citra Amalia; Amalia, Andi Annisa; Syarif, Muhammad; Latif, Sahabuddin; Idrus, Irnawaty
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16134

Abstract

Kampung susun merupakan transformasi dari kampung horizontal menjadi bentuk vertikal tanpa menghilangkan karakter lokal, kekayaan bentuk, warna, material, volume, garis langit (skyline, potensi ekonomi, kreativitas warga, dan lain sebagainya. Suatu kampung susun seharusnya dapat diakses dan digunakan oleh semua kelompok masyarakat, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan konsep arsitektur inklusif pada Perancangan Kampung Susun di Kota Makassar, dengan penekanan pada aksesibilitas, fleksibilitas, dan kesederhanaan. Penelitian ini menggunakan metode survey dan studi preseden. terhadap kampung susun di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan arsitektur inklusif di kampung susun belum sepenuhnya menerapkan konsep inklusif. Kampung susun ini lebih fokus mengutamakan penerapan pada bangunan utama yaitu hunian, sedangkan untuk bangunan penunjang menerapkan konsep inklusif namun tidak selengkap bangunan utama. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian yang lebih responsif terhadap kebutuhan penghuni dan beragam kondisi fisik dan sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi para perencana dan peneliti dalam mewujudkan kampung susun yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Makassar.
Identifikasi Penerapan Arsitektur Biofilik dengan Prinsip Desain Nature In Space pada Perancangan Gedung Olahraga Voli Mutiah, Uryun; Idrus, Irnawaty; Amin, Siti Fuadillah A.; Latif, Sahabuddin; Abdullah, Ashari; Amal, Citra Amalia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan Arsitektur Biofilik dengan prinsip desain Nature in Space pada perancangan Gedung Olahraga Voli di Kabupaten Luwu Utara. Arsitektur Biofilik mengintegrasikan elemen alam ke dalam desain bangunan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, sehat, dan terhubung dengan alam. Prinsip Nature in Space menciptakan hubungan langsung antara pengguna dan elemen alam seperti pencahayaan alami, ventilasi, vegetasi dan pemandangan luar. Metode penelitian yang digunakan meliputi kajian literatur, analisis desain Gedung Olahraga Voli, serta studi kasus bangunan yang telah menerapkan konsep Biofilik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip desain Nature in Space pada Perancangan Gedung Olahraga Voli di Kabupaten Luwu Utara menerapkan semua prinsip Nature in Space. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Arsitektur Biofilik dengan prinsip Nature in Space pada Gedung Olahraga Voli tidak hanya mendukung kenyamanan dan kesehatan pengguna tetapi juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi energi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan pada perancangan fasilitas olahraga yang berkelanjutan
Co-Authors A. Amin, Siti Fuadillah A. Syahriyunita Syahruddin A., Siti Fadillah A.Amin, Siti Fuadillah Abdullah, Ashari Ade Mawardi Syamsuddin Adriani Ahmad Ahmad Ahmad Syukur Ahmad, Andi Firman Ahmad, Asman Ahmad, Imelda Aisyah Ayu Andira Alkatiri Akbar, Muhammad Fauzan Aldhy Renaldi Alif Bastian Alma Widiyanti Amal, Citra Amalia Amalia, Andi Annisa Amelia, Yuyun Amin, Siti Faudillah Alhumairah Andi Annisa Amalia Andi Sulfajri Andi Syahriyunita Andi Syahriyunita Syahruddin Andi Syahriyunita Syahruddin Andi Syahruyinita Andi Yusri Andi Yusri andi Yusri Andi Yusri Anti, Suriyanti Aris Sakkar Dollah Ashari Abdullah Ashari Abdullah Asriadi Asriadi Ayuda, Andi Rezky Baharsin, Syamsir Aman Baharuddin Hamzah Baharuddin Hamzah Bastian, Alif Cinnong, Ahmad A. Cinta Dwi Andayu Dollah, Aris Sakkar Fahmi, Ridwan Fahrul, Ahmad Fath, Raja Fauzan Hamdi, Fauzan Hamid, Hamza Hamzah Yunus Hasra, Mila Karmila Ibrahim Salam Idrus, Irnawaty Ihsan Ihsan Ihsan Ihsan Imam Rusydi Yulyadiputra Imelda Ahmad Irlan Nurasyid Irwandi Irwandi Irwandi Irwandi Ismail Ibrahim Julianto Widayat Kadir, Sania Ramadhani Khilda Wildana Nur Khilda Wildana Nur Lateko, Andi Halik Mansyur, Taufik Muh. Arif Muh. Arif Muh. Ilmiansah Muh. Rizal Syahdan Muhammad Aldi Muhammad Aldi, Muhammad Muhammad Ardi Bennu Muhammad Artha Tiranda Muhammad Fikri Muhammad Ilham Muhammad Ilham Muhammad Sofyan Muhammad Sofyan Muhammad Syarif Muhammad Syarif, Muhammad Mursyid Mustafa Musa, Reski Vendi Mustafa, Mursyid Mutiah, Uryun Nabilah Arbia Nana Rohana, Nana Nini Apriani Rumata Nur Hikmah Paddiyatu NUR, KHILDA WILDANA Nurhikma Paddiyatu Nurhikmah Paddiyatu Nurhikmah Paddiyatu Nurleha Syam Paddiyatu, Nurhikma Paddiyatu, Nurhikmah R. Rusli Rahmah, Berkah Fadhila Rahmat Sopianto Raja Fath Ramadhan, Afif Alfatwa Ramadhan, Moh. Faried Ramli Rahim Rasma Warni Rasmawarni Rasmawarni Rasmawarni, Rasmawarni Renaldi, Aldhy Reski Vendi Musa Ridwan Fahmi Rohana Rohana Rohana ROHANA ROHANA Rosady Mulyadi Rosady Mulyadi Rosady Mulyadi Rosady Mulyadi Rusli Rusli Salam, Ibrahim Salmiah Zainuddin Sari, Nirma Mawar Sembiring, Rinawati Siti Fadillah A. Sopianto, Rahmat Sri Wahyuni Suaib, Muhammad Sulfajri, Andi Sumarni Baking Supardi Jaya Tammeng Suriyanti Anti Syaharuddin, A. Syahriyunita Syahdan, Muh. Rizal Syahriyunita, Andi Syahruddin, A. Syahriyunita Syahruddin, Andi Syahriyunita Syahruyinita, Andi Syam, Nurleha Syukur, Ahmad Tajuddin, Hafizh Tammeng, Supardi Jaya taufik, opi Tiranda, Muhammad Artha Warni, Rasma Widiyanti, Alma Wiwi Herawati Wiwik Wahidah Osman Wiwik Wahidah Osman Yulyadiputra, Imam Rusydi Yunus, Hamzah Yusri, Andi Yusriadi Yusriadi Yusriadi Yusriadi Zainuddin, Salmiah