Claim Missing Document
Check
Articles

Peran BUMDes Wibawa Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Di Desa Tangkil sopiullah, muhamad ega; Sarbini, Ahmad; Aziz, Rohmanur
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 9, No 2 (2024): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v9i2.24872

Abstract

Setiap desa memiliki Badan Usaha Milik Desa masing-masing. BUMDes tentunya mempunyai peran penting, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat maupun Desa. Salah satu BUMDes yang ada di Indonesia adalah BUMDes Wibawa yang berada di Desa Tangkil Kecamatan Cidahu Sukabumi. Tujuan dari peneltian ini yaitu untuk mengetahui latar belakang berdirinya BUMDes Wibawa Desa Tangkil, dan untuk mengetahui peran BUMDes Wibawa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa latar belakang BUMDes Wibawa hadir di Desa Tangkil dikarenakan mengikuti anjuran dari pemerintah pusat bahwa setiap desa mendirikan BUMDes untuk meningkatkan pendapatan ekonomi desa dan masyarakat. Peran BUMDes Wibawa dalam mensejahterakan masyarakat, BUMDes Wibawa melakukan pemberdayaan masyarakat, seperti pemberdayaan pemuda, pemberdayaan petani, pemberdayaan usaha mikro masyarakat, serta BUMDes Wibawa memiliki unit-unit usaha untuk meningkatkan pendapatan desa dan masyarakat seperti unit usaha penyewaan alat acara hajatan dan penyewaan alat pembangunan.
Contextualization of Classical Text Teaching in Traditional and Modern Pesantren Rasyid, Hilman; Masruri, G. Ginanjar; Nugraha, Heru; Sarbini, Ahmad
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol 6 No 3 (2024): Geographical Coverage: Indonesia
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v6i3.6743

Abstract

This study aims to analyze the contextualization of classical text teaching in both traditional and modern pesantren through a socio-cultural approach, focusing on adapting teaching methods and their relevance in addressing the changes of the times. A qualitative approach with descriptive-analytical methods was employed to investigate the contextualization of classical text instruction in modern pesantren (Pesantren Persis 67 Benda) and traditional pesantren (Pesantren Miftahul Huda) in Tasikmalaya. Data collection techniques included passive participant observation, structured interviews, and documentation studies, with data analysis based on the Miles and Huberman model conducted before, during, and after fieldwork. Triangulation, extended observations, and enhanced rigor were applied to ensure data credibility. The findings indicate that traditional pesantren maintain classical methods such as sorogan and bandongan, while modern pesantren adopt integrative approaches that combine Islamic traditions with technology-based and contemporary scientific learning methods. Both models successfully preserve the relevance of classical texts in shaping the character of students through strong spiritual and ethical values. In conclusion, the contextualization of classical text teaching in pesantren not only serves as a strategy to preserve the intellectual heritage of Islam but also as an educational paradigm that adapts to global challenges, ensuring that pesantren remains relevant as leading educational institutions in the modern era.
Arab Descendant Identity in Media: A Discourse Analysis of Suara al-Irsyad Madihah, Madihah; Sarbini, Ahmad; Muhyiddin, Asep; Wibisono, M. Yusuf
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 8 No. 1 (2025): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v8i1.44702

Abstract

This study examines the representation of Arab descendants’ identity in Indonesia through the community-based media Suara Al-Irsyad (MSA). Media play a crucial role in shaping and preserving community identity, particularly within diasporic groups facing globalization and social transformation. This research aims to explore how MSA contributes to maintaining Arab descendants’ cultural identity and the strategies employed to remain relevant in the digital era. Employing a qualitative approach with a descriptive-analytical method, data were collected through direct observation, in-depth interviews with MSA administrators, and document analysis of its publications. Data analysis followed the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that MSA functions not only as an information platform but also as a medium for cultural preservation. Beyond reporting news and Islamic education, MSA constructs an inclusive narrative that highlights the contributions of Arab descendants to national development. To address digital challenges, MSA has implemented modernization strategies by leveraging social media platforms to engage younger audiences. Despite declining interest in community-based media and increasing competition from mainstream platforms, MSA sustains its relevance by balancing traditional values with technological innovation. This research contributes to media and identity studies by demonstrating the critical role of community media in constructing minority group representations in the public sphere. It enriches the discourse on diaspora identity dynamics in the context of media, particularly in navigating globalization and social change. Moreover, the study provides practical implications for media practitioners, scholars, and policymakers in formulating sustainable strategies for ethnic-based media in the digital era.
Strategi Radio Kandaga 100.8 FM Dalam Melestarikan Budaya Sunda Nurbiansyah, Deden Adrian; Sarbini, Ahmad; Wibawa, Darajat
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 5 No. 3 (2020): ANNABA: Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v5i3.20637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan yang dilakukan Radio Kandaga pada program Ngarepot, eksekusi yang dilakukan Radio Kandaga pada program Ngarepot, serta pengawasan dan evaluasi yang dilakukan Radio Kandaga pada program Ngarepot. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan perencanaan dilakukan dengan memerhatikan konsep acara, target audiens, waktu siaran, dan penyiar. Eksekusi siaran dilakukan dengan merujuk pada perencanaan yang telah dilakukan serta menyesuaikan dengan karakteristik dan kebiasaan orang sunda. Pengawasan dan evaluasi dilakukan terhadap penyiar, isi konten, dan teknis pelaksanaan/peralatan.
Implementasi Fungsi Manajemen dalam Meningkatkan Pelayanan Kepada Calon Jamaah Haji Mirawati, Mirawati; Sarbini, Ahmad; Sadiah, Dewi; Soleh, Soleh
Mabrur: Academic Journal of Hajj and Umra Vol. 1 No. 1 (2022): Mabrur: Academic Journal of Hajj and Umra
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/mjhu.v1i1.17522

Abstract

This study aims to determine the implementation of management functions in the form of planning, organizing, mobilizing, and monitoring carried out at the Integrated Hajj and Umrah Service Center (PLHUT) Bekasi Regency in improving services to prospective pilgrims. The method used in this study is a descriptive method with a qualitative approach which aims to describe and provide an explanation of the implementation of management functions in improving services. Data obtained through observation, interviews, and documentation studies. From the exposure of the research results, it can be seen that in improving services to prospective pilgrims at PLHUT Bekasi Regency, they have implemented work principles based on management functions which include planning, organizing, mobilizing, and supervising, but in the implementation there are still obstacles that occur both from internal and external
Manajemen Strategik Bimbingan Manasik Haji dalam Meningkatkan Kualitas Jemaah Nurfadillah, Ni’mah; Sarbini, Ahmad; Herman, Herman
Mabrur: Academic Journal of Hajj and Umra Vol. 1 No. 2 (2022): Mabrur:Academic Journal of Hajj and Umra
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/mjhu.v1i2.26447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen strategik Bimbingan Manasik Haji KBIHU Masjid Raya Bandung melalui tahapan perumusan strategi, pelaksanaan strategi dan evaluasi strategi untuk meningkatkan kualitas jemaah calon haji. Agar didapatkan data yang valid penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data  wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategik Bimbingan Manasik Haji di KBIHU Masjid Raya Bandung yaitu melakukan pengembangan visi, misi dan tujuan untuk menjadikan jemaah haji yang mandiri, dengan melakukan Bimsik Haji yang memfokuskan terhadap teori dan praktik. Pada pelaksanaan strategi, bimsik dilakukan semaksimal mungkin oleh para pembimbing yang ahli di bidangnya. Prosedur yang dijalankan oleh KBIHU Masjid Raya Bandung dimulai dari pendaftaran sampai dengan pelaksanaan ibadah haji (bimbingan di tanah air, di Arab Saudi dan pasca ibadah haji yang dikumpulkan melalui wadah Jamiatul Hujjaj). Tahapan manajemen strategik dilakukan untuk membantu KBIHU menjadikan jemaah haji berkualitas.
Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency Sopian, Asep; Ruswandi, Uus; Sarbini, Ahmad; Hafid, Hafid
International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sj.v4i1.471

Abstract

Problems surrounding child discrimination are increasingly emerging in society's social life. The rise in cases of immorality, violence and bullying against children is a strong reason for the importance of protecting children's rights. This is because the presence of children often becomes an outlet for violence, whether at home, school or in the environment. The aim of this research is to determine the implementation of learning organizations in creating child-friendly madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency. The approach to this research uses a qualitative approach. The research method used in this research is a qualitative descriptive method. This data analysis activity refers to theoretical references related to research problems, namely by taking the same information from various informants who are known to have an honest and open nature to reveal data related to the implementation of learning organizations in realizing child-friendly madrasas. The research results show that the implementation of Learning Organization (LO) at MAN 1 Bandung and MAN 2 Bandung has had a significant impact in realizing child-friendly madrasas. Through the Learning Organization (LO), the two madrasas can create a culture of sustainable learning, where all elements of the madrasah community, teachers, students, staff, parents and the community, are actively involved in the learning, evaluation and improvement process.
Peran Yayasan Baitul Mal PLN Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat sulastri, sri; Sarbini, Ahmad; Herdiana, Dedi
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v10i2.46098

Abstract

Masalah kemiskinan merupakan masalah yang sangat kompleks, dalam inisiatif pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu strategi untuk mengatasi kemiskinan YBM PLN UID Jabar merupakan lembaga amil zakat di berbagai wilayah yang kemudian memiliki peran yang sangat penting dalam melaksanakan proses pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui program , implementasi program dan mengetahui hasil dari program serta peran yang diperoleh YBM PLN UID Jabar dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Landasan pemikiran penelitian ini menggunakan pendekatan teori peran, pemberdayaan, ekonomi masyarakat. Kemudian  menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya YBM PLN berperan sebagai agen perubahan dan pemimpin atau mentor dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kata Kunci : Peran; YBM PLN;  Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Peran Muhammadiyah Dalam Pelayanan Jemaah Haji Indonesia Pada Masa Kolonial (1912 – 1945) Lukman, Dikdik Dahlan; Ahmad Sarbini; Ajid Thohir; Asep Achmad Hidayat
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.11243

Abstract

Ibadah haji sejak masa kolonial memiliki arti penting bagi umat Islam di Nusantara, namun penyelenggaraannya kerap terhambat oleh kebijakan represif Belanda. Muhammadiyah, sejak berdirinya pada 1912, menunjukkan kepedulian terhadap pelayanan haji dengan mengusulkan perbaikan kepada pemerintah kolonial. Inisiatif ini mencerminkan komitmen Muhammadiyah dalam membela kepentingan umat, bahkan di tengah keterbatasan masa penjajahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan, kontribusi, proses pelayanan, dan tantangan yang dihadapi Muhammadiyah dalam melayani jemaah haji Indonesia pada masa kolonial (1912–1945), serta mengungkap dampaknya terhadap penyelenggaraan ibadah haji secara historis. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan tahapan utama meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data dikumpulkan melalui sumber primer seperti dokumen kolonial, arsip Muhammadiyah, serta artikel surat kabar dan majalah periode 1912–1945, dan dilengkapi dengan sumber sekunder seperti buku, jurnal, dan laporan ilmiah. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Muhammadiyah memandang penting keterlibatannya dalam pelayanan jemaah haji karena menyaksikan ketimpangan dan ketidakadilan yang dialami umat Islam pribumi dalam menjalankan ibadah haji pada masa kolonial, seperti kurangnya bimbingan, lemahnya perlindungan, serta eksploitasi oleh para makelar. (2) Sebagai gerakan dakwah dan pembaruan, Muhammadiyah menunjukkan kontribusinya melalui berbagai inisiatif seperti usulan resmi kepada pemerintah kolonial, pembentukan Bagian Penolong Haji, penyelenggaraan manasik yang sistematis, dan pendampingan administrasi dan spiritual.
Manajemen Strategi Bimbingan Manasik Haji dalam Meningkatkan Kualitas Ibadah Haji Jamaah Pahmiyatul Ilmi, Diki; Sarbini, Ahmad; Rosyadi, Imron
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 9 No 1 (2015): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guidance on Hajj rituals is an important part of organizing the pilgrimage as mandated by Law No. 8 of 2019 which aims to provide guidance, service and protection for pilgrims so that they can carry out their worship in accordance with the provisions of the Shari'a and realize the independence and resilience of pilgrims. Guidance on Hajj rituals is carried out by three institutions, namely Kemenag, KUA, and KBIH. The research method used is a comparative descriptive method with a qualitative approach. This study aims to determine the implementation of guidance on pilgrimage rituals at the Ministry of Religion, KUA, and KBIH in an effort to realize the independence of pilgrims. The results of the study show that from a comparison of the Hajj ritual guidance carried out by the Ministry of Religion, KUA, and KBIH it is known: First, the formulation of the strategy shows that the Ministry of Religion and KUA are government agencies while KBIH is the government's partner in guiding Hajj rituals, the challenge for the guidance of the Ministry of Religion and KUA comes from KBIH while KBIH challenges come from other KBIH. Second, the implementation of the strategy shows that the Ministry of Religion carries out guidance with a mass system while the KUA and KBIH use a group system, the Ministry of Religion and KUA are guided by the Kepdirjen PHU No 146 of 2022, KBIH is in accordance with the Kepdirjen PHU No D/799 of 2013, the cost of hajj guidance for the Ministry of Religion and KUA budget-based while KBIH is based on congregation costs. Third, the evaluation of the strategy shows that KBIH's guidance on Hajj rituals is seen as more important than government guidance, the guidance resource person lacks guidance techniques and the timing of implementation of the guidance from the Ministry of Religion and KUA is too close to departure, different from KBIH.