Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Penyuluhan dengan Media Audiovisual Memengaruhi Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Kebutuhan Dasar Ibu Hamil Hadijah, Sitti; Hidayati, Hidayati; Indriani, Indriani; Amin, Wirawati
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 2 No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/b.v2i2.458

Abstract

Efforts to accelerate the reduction of the Maternal Mortality Rate (MMR) can be carried out by ensuring that every mother is able to access quality maternal health services. Audiovisual media is one of the extension media that stimulates the senses of sight and hearing so as to increase mother's knowledge about the basic needs of pregnant women. This study aims to determine the effect of counseling with audiovisual media on the level of knowledge of mothers about the basic needs of pregnant women. The type of research used is a quasi-experimental research design non equivalent control group design. The sampling technique in this study used a consecutive sampling technique, as many as 32 respondents in the experimental group and 32 respondents in the control group. The statistical test used was the Wilcoxon test and the Mann Withney U-Test. From the results of the Wicoxon test in the two treatment groups, it was found that the p value (Asymp. Sig 2-tailed) was 0.000<0.05 so it could be concluded that there were significant differences in the extension group with audiovisual media and the extension group with leaflet media. The results of the analysis of the Mann Withney U-Test showed the largest p-value of 0.003<0.05 so it can be concluded that audiovisual counseling is more effectively used to increase mother's knowledge about the basic needs of pregnant women compared to leaflet media.
Pembinaan Masyarakat Pesisir Melalui Program Integrasi Berbasis Ecosmarthealth Preneurship di Desa Tamasaju Kabupaten Takalar Hadijah, Sitti; Amin, Andi Husnul Khatimah; Putra, Dian Pramana
Jurnal IPMAS Vol. 1 No. 3 (2021): September - Desember
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.1.3.2021.96

Abstract

Desa Tamasaju merupakan salah satu Desa yang berada di wilayah kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. Posisi Desa Tamasaju yang bersentuhan langsung dengan selat makassar menjadikan Desa Tamasaju merupakan daerah pesisir yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Desa Tamasaju Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar memiliki potensi yang menjanjikan antara lain hasil laut yang melimpah, hasil laut ini sudah dikelola dan dimanfaatkan sejak dahulu oleh masyarakat. Akan tetapi, kekayaan atau potensi alam di Desa Tamasaju tidak semuanya dikelola dengan baik oleh masyarakat dan pemerintah setempat. Keunggulan yang dimiliki seharusnya bisa membuat kesejahteraan mitra sudah lebih baik. Metode yang digunakan yaitu metode kerja kolaborasi antara Masyarakat, nelayan, guru, mahasiswa dari lembaga LKIM-PENA, pihak kampus, dosen pendamping dan pemerintah setempat serta mitra yang yang berkaitan dengan kegiatan. Jenis kegiatan yang telah dilaksanakan oleh tim PHP2D dari Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) kepada kelompok masyarakat pesisir yaitu kegiatan sosialisasi, kegiatan focus group discussion (fgd), kegiatan workshop media pembelajaran, kegiatan pemberian materi & aplikasi media pembelajaran, kegiatan workshop digital marketing, kegiatan penyuluhan kesehatan, kegiatan pelatihan pembuatan alat pengering ikan, kegiatan pembuatan abon ikan tuna, kegiatan workshop branding produc dan pengurusan PIRT. Keberlanjutan pasca pelaksanaan program telah kami rancang tidak hanya berakhir pada kegiatan pelatihan, namun tim mendampingi masyarakat dalam mengembangkan usaha ikan kering dan abon ikan tuna. Kami berharap usaha ini dapat berkembang dan membantu perekonomian masyarakat desa.
Strategi Diversifikasi sebagai Mekanisme Ketahanan UMKM: Systematic Literature Review Tahun 2020–2025 Hadijah, Sitti; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4620

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun pada saat yang sama menghadapi tingkat kerentanan yang tinggi terhadap guncangan eksternal, khususnya pada periode pandemi dan pascapandemi COVID-19. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi adaptif yang mampu meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan UMKM. Salah satu strategi yang banyak dibahas dalam literatur adalah strategi diversifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren penelitian, tema dominan, serta sintesis temuan empiris terkait strategi diversifikasi sebagai mekanisme ketahanan UMKM pada periode 2020–2025. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 67 artikel jurnal nasional terakreditasi SINTA. Proses kajian dilakukan melalui tahapan pencarian literatur, seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, serta analisis deskriptif dan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian strategi diversifikasi UMKM mengalami peningkatan signifikan pada masa krisis dan pemulihan ekonomi, dengan tema dominan meliputi inovasi produk, ekspansi pasar, diversifikasi saluran berbasis digital, serta kolaborasi dan kemitraan. Secara umum, literatur menunjukkan kecenderungan hubungan positif antara strategi diversifikasi dan ketahanan serta kinerja UMKM, terutama ketika didukung oleh digitalisasi dan kapasitas manajerial yang memadai. Namun demikian, efektivitas diversifikasi bersifat kontekstual dan sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan menyajikan peta penelitian diversifikasi UMKM kontemporer serta implikasi praktis bagi pelaku UMKM dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi diversifikasi yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Hypoglycemic Effect of Ethanol Extract of Snake Fruits Skin (Salacca edulis R.) in Rats (Rattus novergicus) Wistar Induced By Alloxan Mahulauw, Muhammad Azril Hardiman; Mewar, Djulfikri; Ibrahim, Marisa Anggia; Lihi, Maryam; Tukiman, Suryanti; Fajri, Muh. Danial; Hadijah, Sitti
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i2.874

Abstract

Objective: This study was conducted to determine the effect of reducing blood sugar levels from ethanolic extract of snake fruit peel on male Wistar rats induced by alloxan with fasting blood glucose (FBS) parameters. Method: A total of 30 male Wistar rats were divided into 6 groups (N = 5). Group I (normal control) was not given any treatment. Group II (negative control) was only induced by alloxan 150 mg/kgBW of rats i.p. Group III (positive control) was induced by alloxan 150 mg/kgBW of rats then treated with glibenclamide 0.9 mg/200gBW. Groups IV; V; VI were induced by alloxan 150 mg/kgBW of rats then treated with ethanolic extract of snake fruit peel 2.88 mg/200gBW and 5.76 mg/200gBW; and 11.52 mg/200gBW. Snake fruit peel extract was given from the 4th day to the 27th day. Fasting blood glucose levels were measured on day 0, day 4, day 11, and day 28. Results: The results of qualitative research showed that snake fruit skin contains flavonoid and terpenoid compounds. This study also showed that male Wistar rats experienced a decrease in blood glucose but had not reached normal levels after being given extract doses I, II, and III with each final fasting glucose level of 347.98 mg/dL, 364.68 mg/dL, and 308.18 mg/dL. The final results of the study showed that there was normal fasting blood glucose levels in the positive group while the other groups did not. Conclusion: The dose of 11.52 mg/200gBW when compared to the negative group, doses I and II provided a significant effect of lowering blood glucose but were not yet able to lower blood glucose levels to normal.
Pengaruh Temperatur Terhadap Sifat Optik pada Lapisan Tipis Berbahan Kulit Singkong Sebagai Alternatif Praktikum Materi Zat Padat Hadijah, Sitti; Muslimin, Muslimin; Werdhiana, I Komang; Isti Ratnaningtyas, Delthawati
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 3 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i3.5055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur terhadap sifat optik, khususnya nilai absorbansi, pada lapisan tipis berbahan kulit singkong serta menilai kelayakannya sebagai alternatif praktikum fisika zat padat. Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan metode sintesis ekstrak kulit singkong yang dipanaskan pada variasi temperatur 40°C hingga 100°C. Uji absorbansi dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada rentang panjang gelombang 440–600 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi temperatur berpengaruh terhadap nilai absorbansi lapisan tipis. Peningkatan temperatur optimum diperoleh pada 70°C, di mana terjadi perubahan struktur material yang berdampak pada peningkatan daya serap cahaya. Hal ini mengindikasikan bahwa perlakuan panas dapat memodifikasi sifat optik material sehingga berpotensi dimanfaatkan dalam konteks pembelajaran fisika modern. Selain itu, validasi terhadap Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) dan penuntun praktikum menunjukkan kategori “Sangat Baik”, serta respon mahasiswa memperoleh rata-rata sebesar 3,37 dengan kategori “Sangat Setuju”. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memperlihatkan potensi kulit singkong sebagai bahan lapisan tipis yang ramah lingkungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan media praktikum fisika yang aplikatif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan.