Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pertumbuhan Streptococcus spp. pada Mulut Penderita Diabetes Melitus Rafika, Rafika; Pratama, Ridho; Hadijah, Sitti; Murtaji, Mutiara Ramadani; Nasir, Muhammad
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v11i2.3397

Abstract

Infeksi bakteri, jamur maupun virus dapat terjadi pada seorang penderita diabetes melitus. Penderita dengan metabolisme yang buruk lebih rentan terhadap infeksi bakteri yang berulang. Kerusakan gigi dapat terjadi pada penderita diabetes melitus sebab adanya peningkatan kadar glukosa dalam cairan salivanya, terkhusus pada penderita yang tidak memperhatikan kebersihan gigi dan mulut sehingga memicu pola bakteri. Tujuan penelitian ini adalah  untuk melihat gambaran pertumbuhan Streptococcus spp. pada mulut penderita diabetes melitus di kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan melakukan observasi langsung secara laboratorik dengan 24 sampel penelitian yang merupakan penderita diabetes melitus di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar, Rumah Perawatan Etn Center Indonesia, dan Klinik Azka Nadhifah. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei –  Juni Tahun 2022 di Laboratorium Mikrobiologi Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Makassar dengan teknik pengambilan sampel secara Consecutive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan dari 24 sampel terdapat 15 sampel teridentifikasi Streptococcus spp., 2 sampel teridentifikasi Pseudomonas spp., dan 7 sampel teridentifikasi Enterobacter spp.,. Disimpulkan terdapat pertumbuhan Streptococcus spp  pada mulut penderita diabetes melitus. 
Analisis Kemampuan Mahasiswa dalam Berkomunikasi secara Lisan pada Tes Simulasi IELTS (International English Language Testing System) Hadijah, Sitti; Shalawati, Shalawati; Idayani, Andi
GERAM: Gerakan Aktif Menulis Vol. 6 No. 2 (2018): GERAM: Gerakan Aktif Menulis
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2018.vol6(2).2194

Abstract

IELTS (International English Language Testing System) merupakan salah satu tes kemahiran berbahasa Inggris yang megukur 4 keterampilan berbahasa Inggris seseorang. Terkait dengan adanya beberapa keterampilan berbahasa Inggris yang diukur di IELTS, penelitian ini berfokus pada penelitian berbicara (speaking) yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris pada IELTS Simulation Test untuk menganalisa kemampuan mahasiswa dalam melakukan tes keterampilan berbicara, serta menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan menjadi penghambat dalam melakukan tes simulasi yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterampilan mahasiswa dalam melakukan tes simulasi IELTS untuk keterampilan berbicara perlu untuk ditingkatkan lagi karena sebahagian besar mahasiswa masih berada pada rentang nilai 4-6. Sehingga, dapat dimaknai bahwa tingkat keterampilann mahasiswa dalam melakuan tes simulasi EITLS Speaking (Berbicara) sudah menunjukkan keterampilan yang cukup baik karena ada beberapa mahasiswa yang mampu meraih rentang nilai 7, dan sebahagian besar peserta tes juga sudah berada pada rentang 5-6, hanya beberapa mahasiswa yang berada pada rentang 4-4,5. Faktor latihan merupakan faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan peserta tes untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam berbicara Bahasa Inggris, namun seluruh mahasiswa yang diinterview mengemukakan bahwa mereka tidak melakukan persiapan khusus ketika mereka akan melakukan tes, sehinggan hasil yang mereka peroleh masih perlu untuk ditingkatkan. Selain itu, kecemasan pada saat melakukan tes berbicara mempengaruhi keterampilan peserta tes dalam menjawab pertanyaan yang diberikan, selain itu kesulitan peserta tes dalam memahami beberapa makna kata yang dituturkan oleh penguji menimbulkan kesulitan bagi peserta tes untuk merepon pertanyaan yang diajukan, namun mengetahui tips dan trik dalam melaukan tes IELTS Speaking dapat meminimalisir hal-hal yang dapat mengganggu selama pelaksanaan tes. Kata Kunci : Berbicara, Tes Simulasi IELTS
TEACHERS’ TECHNIQUES IN TEACHING SPEAKING SKILL FOR X-GRADE STUDENTS AT SMA YPVDP BONTANG IN THE ACADEMIC YEAR 2022/2023 Destari, Dina; Hadijah, Sitti; Afendi, Achmad Ruslan; Wijayanti, Dwi Wahyu; Deliyani, Adinda
Tolis Ilmiah : Jurnal Penelitian Vol 5 No 2: November
Publisher : LPPM Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jti.v5i2.504

Abstract

Speaking, one of the four skills in English is seen as the most essential skill for English learners to master. Most people’s success in learning can be seen by how well they can talk and communicate. Teachers must have techniques in place to support the learning process and achieve specific characteristics in the teaching and learning process. This research aims to discover the techniques used by English teachers in teaching speaking skills to eighth-grade students at SMA YPVDP Bontang in the academic year 2022-2023. The qualitative descriptive method was employed in this study. An English instructor at SMA YPVDP Bontang, who taught class X, was the focus of this investigation. Interviews and observation were used to gather data, which was subsequently analyzed utilizing interactive, and condensation data models—utilizing data triangulation for data validation. The researcher found that teacher use three techniques, namely role play, small group discussions, and debates, to teach speaking skills.
Penerapan Metode Ta’zir dalam Sistem Perjanjian Utang Piutang Pata’gal Lita pada Suku Mandar Sulawesi Barat Amri, Ulil; Hadijah, Sitti; Rufaida, Erty Rospyana
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 8, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v8i2.16014

Abstract

Ta’zir, yang berasal dari kata "ta’dib" (memberi pelajaran), secara konseptual mencakup larangan, pencegahan, teguran, hukuman, dan tindakan disiplin. Dalam hukum Islam, denda adalah bentuk hukuman yang melibatkan pembayaran uang. Penelitian ini belum ada yang membahas penggunaan ta’zir dalam konteks utang-piutang, meskipun banyak orang meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Di Sulawesi Barat, khususnya di suku Mandar, praktik gadai tanah (pata’gal lita) sering dilakukan tanpa melibatkan lembaga resmi. Penelitian ini, berjudul *Penerapan Metode Ta'zir dalam Sistem Perjanjian Utang Piutang Pata'gal Lita pada Suku Mandar*, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, dan mengumpulkan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dua bentuk perlakuan terhadap denda di masyarakat Mandar: pertama, tidak ada denda saat jatuh tempo dan utang hanya diperpanjang; kedua, denda dikenakan sebagai persentase bunga dari pokok pinjaman dan diakui sebagai pendapatan oleh pihak peminjam. Metode kedua bertentangan dengan prinsip akuntansi syariah menurut Fatwa MUI No. 17/DSN-MUI/IX/2000.
Analisis Metode Pengukuran Pendapatan pata’gal lita Perspektif Akuntansi Syariah di Masyarakat Suku Mandar Sulawesi Barat Nurhaliza, Nurhaliza; Hadijah, Sitti; Rufaida , Erty Rospyana
Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syariah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah
Publisher : Islamic Family Law Department, STAI Syekh Abdur Rauf Aceh Singkil, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58824/mediasas.v7i2.166

Abstract

Islam regulates pawn laws based on the teachings of the Qur'an, Hadith, and consensus of scholars. Pawn, or rahn, is considered a voluntary contract (tabarru’) aimed at helping others in distress without seeking profit. However, land pawn practices still contain elements of usury that are not in line with Sharia accounting standards, such as those outlined in PSAK Sharia 107, which only allows income from administrative fees, deposit fees, and maintenance costs. This study aims to analyze the income measurement method in the practice of pata’gal lita within the Mandar community in West Sulawesi from the perspective of Sharia accounting. The research uses a qualitative method with a descriptive qualitative research design. Data collection was conducted using two methods: interviews and documentation. The results of this study found that in pata’gal lita, the borrower receives income from the harvest, which is shared with the lender, or from the marhun (pledged asset) managed by the lender, where the harvest is fully taken by them. This practice also involves the charging of interest based on the amount of the loan, but this system contains elements of riba qardh and riba jahiliyyah, which are in conflict with the principles of Sharia accounting. [Islam mengatur hukum gadai berdasarkan ajaran Al-Qur'an, Hadis, dan kesepakatan ulama. Gadai atau rahn dianggap sebagai akad tabarru’ (sukarela) yang bertujuan untuk membantu orang lain dalam kesulitan tanpa mencari keuntungan. Namun, praktik gadai lahan masih mengandung unsur ribawi yang tidak sesuai dengan PSAK Syariah, seperti yang diatur dalam PSAK Syariah 107 yang hanya mengizinkan pendapatan dari biaya administrasi, biaya titip, dan biaya pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pengukuran pendapatan dalam praktik pata’gal lita di masyarakat Suku Mandar, Sulawesi Barat berdasarkan perspektif akuntansi syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengggunakan dua metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa dalam pata’gal lita, peminjam menerima pendapatan dari hasil panen yang dibagi dengan sipemberi pinjaman atau dari marhun yang dikelola oleh sipemberi pinjaman dengan hasil panen diambil sepenuhnya oleh mereka. Praktik ini juga melibatkan pemberian bunga berdasarkan jumlah pinjaman, namun sistem tersebut mengandung unsur riba qardh dan riba jahiliyyah, yang bertentangan dengan prinsip-prinsip akuntansi syariah].
The Ongoing Struggle for Agrarian Reform As an Unfinished Agenda? Lessons From Mekarsari Village Abeng, Andi Tenri; Winoto, Joyo; Soetarto, Endriatmo; Asnawi, Yudha Heryawan; Hadijah, Sitti; Sita, Rai
BHUMI: Jurnal Agraria dan Pertanahan Vol. 9 No. 2 (2023): Bhumi: Jurnal Agraria dan Pertanahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31292/bhumi.v9i2.797

Abstract

Abstract: Agrarian reform without interaction between the state and society only addresses temporary issues. The implementation of agrarian reform in Indonesia has been overly focused on achieving outputs based on easily measurable quantities, leaving social problems unaddressed. The aim of this research is to elaborate the implementation of agrarian reform, particularly in the management of assets in the Mekarsari Agrarian Reform Village. The method used is a quantitative approach using questionnaires and in-depth interviews with 50 respondents who are beneficiaries of agrarian reform. The data were then analyzed using descriptive statistics method. The results of the study indicate that the implementation of management at the planning, implementation, and monitoring and evaluation stages shows that the interaction between the responsibility of state actors and community participation is low. As a result, the implementation of agrarian reform is still one-way, limited to completing the output targets of land redistribution and granting access decided by the organizers. Without meaningful community participation, it will be difficult for the community to take control to decide on the appropriate use of resources. For this reason, the implementation of agrarian reform in Mekarsari Village still needs to be contested. Keywords: Agrarian reform, Contested, State-society interaction
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN UTAMA MAKASSAR Hadijah, Sitti; Idris, Muhammad; Azhari, Azlan
Nobel Management Review Vol. 5 No. 1 (2024): Nobel Management Review
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian pada Masyarakat ITB Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/nmar.v5i1.4998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) Untuk menganalisis pengaruh Lingkungan kerja, kompetensi dan motivasi secara parsial terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar 2) Untuk menganalisis pengaruh Lingkungan kerja, kompetensi dan motivasi secara simultan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar 3) Untuk menganalisis variabel manakah yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar. Penelitian ini dilakukan pada Pegawai Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar. Penentuan sampel menggunakan pendapat Arikunto dalam Saban, dengan ketentuan sebesar 22% x 233 populasi = 55,6 dibulatkan menjadi 57 orang pegawai pada Pegawai Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar. Metode pengumpulan data yang diguanakan adalah angket dan studi dokumen. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: secara parsial Lingkungan kerja, Kompetensi dan Motivasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar. Ini berarti bahwa Lingkungan kerja, Kompetensi dan Motivasi mampu meningkatkan Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar. Secara simultan Lingkungan kerja, Kompetensi dan Motivasi berpengaruh secara positif dan signifikan Terhadap Pegawai Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar. Secara parsial menunjukkan bahwa variabel Kompetensi berpengaruh dominan Terhadap Pegawai Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, hal ini menunjukkan bahwa semakin baik Kompetensi akan semakin meningkatkan Pegawai Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar.
Anticipatory Risk Planning at PT Telkom Indonesia Yusran, Muhammad; Hadijah, Sitti; Jumardi, Jumardi; Ilham, Bahrul Ulum
International Journal of Economics (IJEC) Vol. 4 No. 1 (2025): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijec.v4i1.1221

Abstract

This study examines the anticipatory risk management strategies implemented by PT Telkom Indonesia to address potential crises, including pandemics. This research aims to explore how a company can proactively identify, analyze, and manage risks to maintain service stability. Employing the Narrative Literature Review (NLR) approach, this study gathers and analyzes secondary data from various risk-management-related literature, focusing on the telecommunications sector. The findings reveal that although PT Telkom Indonesia has established risk strategies, several areas require further development, particularly in terms of long-term risk anticipation. This study recommends strengthening a more comprehensive and adaptive risk-management system to enhance corporate resilience. The originality of this research lies in its specific focus on PT Telkom Indonesia as a case study, highlighting the unique challenges and opportunities faced by a leading telecommunications company to address uncertainties and future crises. Additionally, this study contributes to the existing body of literature by providing insights into the application of anticipatory risk management in the telecommunications sector, particularly in the context of future pandemics.
Implementasi Aspek Keprilakuan Penyusunan Anggaran Alokasi Dana Desa di Desa Lekopa’dis Kabupaten Polewali Mandar M, Nuraeni; Hadijah, Sitti
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 2 No. 1 (2019): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi aspek keprilakuan dalam penyusunan anggaran alokasi dana desa di Desa Lekopa’dis Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aspek keprilakuan dalam penyusunan anggaran alokasi dana desa, di Desa Lekopa’dis Kabupaten Polewali Mandar telah diterapkan dan dilaksanakan dengan baik tetapi masih perlu adanya penerapan secara sempurna sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Investigating the Problems of English Speaking of the Students of Islamic Boarding School Program at STAIN Samarinda Hadijah, Sitti
Dinamika Ilmu Vol 14 No 2 (2014): Dinamika Ilmu, 14(2), December 2014
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.204 KB) | DOI: 10.21093/di.v14i2.16

Abstract

This study investigated the students’ ability, the problems and their reasons why they faced problems on English speaking. The triangulation of mixed methods was used in this study. The quantitative data gathered from the speaking test result by involving 130 students of Islamic Boarding School Program and the qualitative data gathered from the questionnaire and interview results from the selected students who meet the criteria. The findings showed that the students’ ability was categorized low (62.93); the students have problems on grammar (42.20%), pronunciation (36.60%), vocabulary (35.20%), fluency (36%) and comprehension (34.40%); the students’ reason in facing the problems on English speaking English were not only having limited knowledge on the components of speaking skills including pronunciation, grammar, vocabulary, fluency and comprehension but also they have own personal reasons, such as shy to perform speaking, lack of self confidence, lack of speaking practice, limited time given for preparation on English speaking test, the difficulties at using and understanding the speaking material found in the English textbook, the environment (dormitory) did not support them to acquire and use English as a medium daily interaction and they preferred to study the Islamic knowledge and Arabic than English. This study indicated that the students’ ability should be increased by giving motivation and taught them with the suitable and interested English speaking materials.