Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Strategi Pengembangan Usaha Peternakan Ayam Ras Pedaging (Broiler) di Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur Rusmiyati, Rusmiyati
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 1 Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i1.143

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah biaya, dan pendapatan usaha peternakan ayam ras pedaging di Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur serta mencari R/C rasio dan strategi pengembangannya usaha ayam ras pedaging di Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 5 peternak ayam broiler. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa total produksi selama periode bulan Mei 2017 adalah 51.336,25 kilogram dengan panen rata-rata 10267,25 kilogram. Bonus mortalitas 5% tidak dihitung dalam penerimaan karena peternak sulit untuk mengejar angka tersebut. Harga jual Rp.18.000, -/kg. Total penerimaan bulan Mei 2017 adalah Rp.924.052.500,- dengan rata-rata penerimaan Rp.184.810.500,-. Penerimaan yang lain adalah dari hasil pupuk kandang sebesar Rp. 12.550.000,-, sehingga total penerimaan menjadi Rp.936.602.500,-.Total biaya yang dikeluarkan dalam bisnis ayam broiler adalah sebesar Rp.848.813.312,- atau rata rata biaya 169.762.662,-, sehingga total pendapatan sebesar Rp.87.789.312,- dan rata-rata pendapatan peternak adalah sebesar Rp. 17.557.838,- .Nilai Cost Ratio (RCR) dari bisnis ayam broiler di Kecamatan Teluk Pandan adalah 1,101 yang artinya bahwa setiap Rp 1,- uang yang digunakan dalam bisnis akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp.1,101, - dan laba sebesar Rp.0,1011. Berdasarkan analisis SWOT, bahwa strategi alternatif yang dapat diterapkan dalam pengembangan bisnis ayam broiler di Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur adalah sebagai berikut: 1) Memanfaatkan kerjasama ketersediaan DOC dan pakan untuk mengembangkan usaha yang telah ada agar dapat memenuhi tingginya permintaan ayam ras pedaging; 2) Meningkatkan kerjasama kemitraan dengan perusahaan peternakan dalam hal penentuan harga produk; 3) Meningkatkan kualitas produk dan menata kembali skala usaha untuk menghadapi persaingan dan menghindari penurunan daya beli; 4) Meningkatkan pola kemitraan dalam permodalan untuk memperbaiki sarana dan persiapan bahan baku produksi agar dapat bersaing.
Strategi Pemasaran Agroindustri Tempe di Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur Rusmiyati, Rusmiyati; Bustomi, Muhamad Yazid
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VII Nomor 2 Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v7i2.201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang dihadapi dalam pemasaran agroindustri tempe usaha tahu bintang, dan merumuskan strategi pemasaran agroindustri tempe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian terhadap pemasaran tempe di Kecamatan Sangatta Utara menunjukkan bahwa Strengths yang dimiliki adalah pengusaha memiliki pengalaman yang cukup lama, produk tempe memiliki tampilan yang lebih putih dan bersih, produk cukup diminati semua kalangan penggemar tempe dan biasa diterima di-semua kalangan, serta pemasaran produk sudah sampai ke Kota lain. Weaknesses – nya antara lain kemasan menggunakan pembungkus yang sederhana, promosi yang masih terbatas, dan promosi yang dilakukan hanya melalui penjualan pribadi. Opportunities-nya adalah produk sudah cukup dikenal, produk yang mampu bersaing dengan produk sejenis, pasar masih terbuka luas untuk pemasaran tempe dari Usaha Tahu Bintang. Treats-nya adalah banyak pesaing dari produk sejenis dan keterbatasan informasi pasar. Strategi pemasaran tempe yang dapat dilakukan adalah mempertahankan pasar yang sudah ada dan mencari pasar yang baru, mempertahankan mutu agar konsumen tetap memilih produk, serta mencari alternatif saluran pemasaran.
Tingkat Keuntungan Dan Break Event Point Pembesaran Ikan Lele Sangkuriang (Clarias Gariepinus) Di Kecamatan Sangatta Utara Rusmiyati, Rusmiyati; Dewi, Indah Novita; Putra, Christian Pratama; Rahmawati, Ratna
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XII Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v12i1.521

Abstract

Tujuan penelitian terutama mengetahui Break Event Point (BEP) dan tingkat keuntungan usaha tahapan pembesaran Ikan Lele Sangkuriang di Kecamatan Sangatta Utara serta penerimaan dan pendapatan usaha tersebut. Metode survey digunakan dengan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan penerimaan yang diperoleh usaha pembesaran Ikan Lele Sangkuriang di Kecamatan Sangatta Utara adalah sebesar Rp16.300.000,00; pendapatan yang diterima sebesar Rp10.961.763,80; tingkat Keuntungan usaha tersebut di Kecamatan Sangatta Utara adalah sebesar 3,1 Hal ini mengindikasikan usaha tersebut menguntungkan untuk dikembangkan; dan BEP atas dasar jumlah produksi Ikan Lele Sangkuriang di Kecamatan Sangatta Utara adalah sebesar 70,8 kg. Sedangkan, BEP atas dasar penjualan produk di Kecamatan Sangatta Utara adalah sebesar Rp1.560.132,90.
Transforming vision into action: exploring collaborative governance strategies in the development of the Nusantara New Capital City Rusmiyati, Rusmiyati; Rahmadany, Andi Fitri
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 14 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ojip.v14i1.13764

Abstract

The research purpose to examine collaborative governance, the potential and opportunities for the Nusantara New Capital City. The research design utilizes a qualitative exploratory method, where collected data is then analyzed using descriptive techniques. The results showed that the realization of collaborative governance in the development of Nusantara New Capital City has not been optimized due to less intensive and sustainable communication.; low levels of trust among local stakeholders; failure to build ownership and lack of transparency in achievements; lack of shared vision, mission, and perspective on resolving common issues; suboptimal realization of common values in the development of Nusantara New Capital City; achievement of only 38.1% completion progress in development; and the realization of strategic planning being less accelerated. The model for the collaborative governance optimization of Nusantara New Capital City is developed as a model emphasizing the empowerment of equality and proportional aspects of local stakeholders supported by accommodated regulation. The model can be applied to various collaborative governance objects and in other regions because it is developed according to the flexibility, conditionality, actuality, and factual nature of the issues
Strengthening Local Wisdom-Based Work Culture in Improving the Quality of Education in Madrasah Rusmiyati, Rusmiyati; Z, Wan Jamaludin; Akmansyah, Muhammad; Hadiati, Eti
JURNAL AL-TANZIM Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.562 KB) | DOI: 10.33650/al-tanzim.v6i3.3508

Abstract

This study aimed to improve the quality of madrasah education by strengthening the work culture of Madrasah Aliyah teachers in the western region of the Central Lampung district. This research uses a qualitative case study approach. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses Miles and Huberman's interactive analysis, which includes; the process of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that improving the quality of madrasah education through strengthening the work culture of Madrasah Aliyah teachers was carried out through the implementation of work culture in planning, work culture in organizing, work culture in performance, and work culture in supervision, work culture in evaluation. This research has implications for the importance of a work culture that must be managed in such a way as to achieve the desired goals.
Implementasi Program Mindful Parenting sebagai Upaya Pendampingan Perkembangan Bahasa pada Anak Speech Delay Rusmiyati, Rusmiyati; Patilima, Hamid
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 9 No. 2 (2025): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v9i2.1400

Abstract

This study aims to describe parents' understanding of the concept of mindful parenting in parenting, program implementation, its impact on interactions with children, to obstacles and supporting factors in its implementation. This study uses a qualitative method with a single case study type. The research participants consisted of 3 parents, 3 speech delay students, the principal and teachers. Data collection by observation, interviews, and document studies. After participating in the mindful parenting program, parents recognized that full presence, patience, and emotional regulation are essential in supporting children's communication development. The parents’ level of understanding of the program reached an average score of 80%, categorized as “Good”, obtained through the analysis of observation results using a 1-5 rating scale instrument. The program was implemented through: (a) parenting seminars, (b) haflah akhirussanah, (c) psychological tests, (d) home visits, and (e) additional study hours after school for students with speech delay. The findings indicate that the mindful parenting program has a positive impact on parental involvement and the development of communication in children with speech delay. The implication is that early childhood teachers and family counselors are encouraged to apply mindfulness-based interventions to strengthen collaboration with parents in supporting children’s language development.
Analisis Peran, Tujuan, dan Komponen Layanan Bimbingan Konseling pada Pendidikan Sekolah Dasar Zahroh, Fatimatus; Avivah, Evi Nur; Anggara, Fera Septi; Aulia, Fitria Nurul; Wahyuda, Bima; Rusmiyati, Rusmiyati
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 7 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i7.4461

Abstract

This study discusses the role, objectives, and components of Guidance and Counseling (BK) services in elementary schools. BK functions to help students develop their potential, character, and social and academic abilities. The service objectives include addressing personal, social, academic, and career planning issues in a targeted manner. This study uses a qualitative literature review approach. Data sources were obtained from scientific journals, books, and official documents accessed through Google Scholar, Garuda, and DOAJ. Data were collected using a systematic literature search and snowballing techniques, then analyzed using content analysis to identify key themes related to the implementation of Guidance and Counseling services. Based on the literature analysis, Guidance and Counseling services in elementary schools are implemented through four main components: basic services, responsive services, individual planning, and system support. These four components support each other to create holistic student development. These findings emphasize the importance of collaboration between teachers, principals, and parents to build a conducive learning environment and support the successful implementation of BK.
Representasi Tokoh Ibu dalam Novel Bila Esok Ibu Tiada Karya Nuy Nagiga serta Pemanfaatannya dalam Pembelajaran Dumarista, Evi Yesifina; Rusmiyati, Rusmiyati
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 3 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i3.1714

Abstract

The purpose of this research is to describe the forms of representation of the character of Mother in this era through the novel. The object of this research is the character of Mother, focusing the analysis on the role, function, forms of representation, and its utilization in learning. This analysis uses Charles Sanders Peirce's semiotic theory, namely representamen, object, and interpretant. This research method uses descriptive qualitative and data analysis techniques in the form of reading and writing. Meanwhile, the credibility and dependability techniques use quotations of words, phrases, or sentences in the novel "Bila Esok Ibu Tiada" by Nuy Nagiga. The results of the research conclude that the novel "Bila Esok Ibu Tiada" by Nuy Nagiga can show the functions, roles, and findings of representamen, object, and interpretant. Thus, Charles Sanders Peirce's semiotic theory analysis can be used to analyze popular novels and represent the character of Mother. The results of the utilization of this research can be used as teaching materials, modules, or learning media in the Indonesian Language and Literature Skills course or the Indonesian Language II. AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk representasi tokoh Ibu pada zaman ini melalui novel. Objek kajian penelitian ini adalah tokoh Ibu dengan memfokuskan analisis pada peran, fungsi, bentuk-bentuk representasi, dan pemanfaatannya dalam pembelajaran. Analisis ini menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce yaitu representamen, objek, dan interpretan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan teknik analisis data berupa baca tulis. Sedangkan teknik kredibilitas dan dependabilitas menggunakan kutipan-kutipan kata, frasa, atau kalimat di dalam novel Bila Esok Ibu Tiada karya Nuy Nagiga. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa novel Bila Esok Ibu Tiada karya Nuy Nagiga dapat menunjukkan fungsi, peran, dan temuan-temuan representamen, objek, dan interpretan. Dengan demikian, analisis teori semiotika Charles Sanders Peirce dapat digunakan untuk menganalisis novel populer dan merepresentasikan tokoh Ibu. Hasil pemanfaatan penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan ajar, modul, atau media pembelajaran dalam mata kuliah Keterampilan Berbahasa dan Bersastra Indonesia atau mata kuliah Bahasa Indonesia II.