Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan smokless burn barrel untuk pengelolaan sampah ramah lingkungan di Desa Ploso Kabupaten Kediri Elmi, Dentina Nurhayati; Hidayat, Muhammad Budi; Arsanti, Talitha Leila; A’yunin, Qurrota; Lestari, Laela Dwi; Romli, Dimas Yasin; Ridwanulloh, M. Ubaidillah; Surur, Agus Miftakus
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): November
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i1.628

Abstract

Pengelolaan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, menjadi salah satu tantangan utama yang perlu mendapatkan perhatian serius. Di masyarakat, penanganan sampah rumah tangga dan dedaunan kering umumnya masih dilakukan melalui pembakaran terbuka, yang telah menjadi kebiasaan sehari-hari. Praktik ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta kualitas hidup warga. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan Smokeless Burn Barrel sebagai solusi inovatif dalam pengelolaan dan pembakaran sampah rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan observasi, identifikasi masalah, dan tindakan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penggunaan Smokeless Burn Barrel mampu mempercepat proses pembakaran dengan waktu rata-rata 14,75 menit, atau terjadi peningkatan efisiensi sebesar 49,17% dibandingkan metode konvensional. Suhu pembakaran juga meningkat secara signifikan, mencapai rata-rata 351°C, atau naik 63,94%, yang menghasilkan proses pembakaran lebih sempurna dengan asap hitam dan putih yang jauh lebih sedikit serta sisa abu yang minim. Dengan demikian, metode Smokeless Burn Barrel terbukti efektif dalam mengurangi jumlah sampah residu, meningkatkan efisiensi energi selama proses pembakaran, serta memberikan dampak positif terhadap pengelolaan lingkungan di tingkat rumah tangga.
Optimizing Industrial Policy: Predicting Population Growth in Kediri Regency Using Mathematical Equations Surur, Agus Miftakus; Diana, Dinda Fatikhatut; Fahma, Farisa Aina; Laili, Eva Alvi Nur; Anggraini, Atika; Arifin, Syamsul; Chuquin, Ector Geovanny Pupiales
Square : Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to predict the population of Kediri Regency in the year 2030. Kediri Regency was selected because the region hosts an industry with national and international scale. The research method employed in this study is a literature-based approach utilizing population data obtained from the official website of the Government of Kediri Regency. The modeling approach applied is based on differential equations, specifically the Bernoulli growth model. The result of this study shows that the predicted population of Kediri Regency in 2030 is 1,590,753 people. When compared to the population in 2020, this result indicates a decrease of 44,541 people. Nevertheless, the predicted population remains relatively high, so when linked to government policy, several adjustments are required, similar to those implemented during the period from 2010 to 2020. The results of this study are important for the regency government as a basis for formulating policies, particularly in the industrial sector. Regions that develop as industrial areas require data-based planning, so the results of mathematical equation calculations can be used as objective references. Through appropriate policies, it is expected that local communities, especially local residents, can work and build their careers within their own region. Thus, the potential of local human resources can be maintained and utilized optimally. In addition, this study can also be applied by researchers or local governments in other regions to predict population size and adjust policies according to the conditions of their communities.
An Integrative Model of Music Royalty Determination: Mathematical and Sharia Economic Perspectives Surur, Agus Miftakus; Günerhan, Hatıra; Muzaiyin, Alwi Musa; Rais, Pandi; Subandono, Agus; Pujilestari, Sri
Fenomena Vol 24 No 2 (2025): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v24i2.593

Abstract

Music royalties remain a crucial yet often debated issue in Indonesia's café and restaurant sector, especially in Muslim-majority regions where legal obligations intersect with Sharia economic principles. Previous studies tend to address royalty disputes from either a legal or religious angle, leaving a gap for an integrated approach. This study seeks to fill that gap by combining a quantitative revenue estimation model with fiqh muamalah analysis to determine royalty obligations. Using Strong Coffee café as a case study, the research applies a descriptive–quantitative method. Data collection is based on operational assumptions, including average spending per customer, turnover rate, adequate seating capacity, and the applicable royalty tariff. Revenue is estimated by calculating monthly income derived from seat capacity and daily utilization, followed by a proportional royalty assessment. Findings indicate that with 69 seats, a three-time daily turnover, and an average spending of IDR 11,000, the café's monthly revenue reaches approximately IDR 31.7 million, resulting in a royalty payment of IDR 345,000. The study presents a novel perspective: royalty compliance constitutes not only a legal requirement but also a moral and religious duty under Sharia, thereby reinforcing business ethics and consumer trust. The paper concludes with recommendations for regular internal audits and Sharia-based outreach programs for policymakers. Royalti musik tetap menjadi isu penting sekaligus diperdebatkan dalam industri kafe dan restoran di Indonesia, terutama di wilayah mayoritas Muslim di mana kewajiban hukum beririsan dengan prinsip ekonomi syariah. Studi terdahulu umumnya membahas persoalan royalti dari sisi hukum atau agama secara terpisah, sehingga menyisakan celah bagi pendekatan terpadu. Penelitian ini bertujuan mengisi celah tersebut dengan mengombinasikan model estimasi pendapatan kuantitatif dan analisis fikih muamalah untuk menentukan kewajiban royalti. Studi kasus dilakukan di kafe Strong Coffee dengan menggunakan metode deskriptif–kuantitatif. Data dianalisis berdasarkan asumsi operasional meliputi rata-rata belanja per pelanggan, tingkat perputaran kursi, kapasitas efektif tempat duduk, serta tarif royalti yang berlaku. Perhitungan dimulai dari pendapatan bulanan hasil pemanfaatan kapasitas kursi, kemudian diturunkan ke jumlah kewajiban royalti. Hasil menunjukkan bahwa dengan 69 kursi, tiga kali perputaran harian, dan rata-rata belanja Rp 11.000, pendapatan bulanan mencapai sekitar Rp 31,7 juta dengan kewajiban royalti sebesar Rp 345.000. Temuan ini menegaskan kebaruan perspektif: kepatuhan royalti bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga tanggung jawab moral-religius dalam syariah, sehingga memperkuat etika bisnis dan kepercayaan konsumen. Penelitian menyarankan audit internal rutin bagi pelaku usaha serta sosialisasi berbasis syariah bagi pembuat kebijakan.
Co-Authors Akhyar, M. Khoiril Andini, Nova Anggraini, Atika Arsanti, Talitha Leila Arum, Sevi Wulan Asrori, Khozinatul Asrori, Khozinatul AZIZAH, LATIFATUL Azizah, Latifatul ‘Arif, M. Machrus A’yunin, Qurrota Budi Cahyono Cholifah, Kharisma Nur Cholifah, Kharisma Nur Chuquin, Ector Geovanny Pupiales Dedi Kuswandi Dewanti, Checylya Kharisma Dewi, Aisyah Susmita Diana, Dinda Fatikhatut Diantik, Dini Nur Eka Resti Wulan Eka Sulistyawati Eko Prasetiyo, Andika Elmi, Dentina Nurhayati Fahma, Farisa Aina Farica, Putri Fu’ad, Sofi Nuril Günerhan, Hatira Hada, Kharisma Lisa Hamidah, Dewi Hasnah Binti , Mohamed Hidayat, Muhammad Budi Huda, Rizkiana Putri Rohmatul Imam Sujarwo Inayah, Zulfa Mufidatul Iskandar Tsani, Iskandar Istiqomah, Nur Wachidatul Juliansyah, Muhammad Farhan Kawakib, M. Sultan Almustafa Laili, Eva Alvi Nur Laili, Ummiy Fauziyah Lestari, Alifia Putri Lestari, Laela Dwi M. Syahrul Munir, M. Syahrul Mahendra, M Anggi Mahendra, M. Anggi Maslahah, Hanum Mir'atul Maulida, Fitriana Ika Mohamed, Hasnah Binti Mr. Sugiyanto, Mr. Munawaroh, Fajerin Munir, Muhammad Syahrul Muzaiyin, Alwi Musa Nabilah, Jihan Rona Noven Indra Prasetya Oktafiani, Triya Prakoso, Tahta Egit Prasetia, Yanuar Adi Prasetia, Yanuar Adi Pujilestari, Sri Rais, Pandi Ramadhani, Muji Indah Rahayu Ridhwan, Mokhamad Ridwanulloh, M. Ubaidillah Ristanti, Aditya Putri Rofiah, Tutik Dinur Romli, Dimas Yasin Rosyidi, Abdul Hafid Rosyidi, Abdul Hafid S. Auna, Hariyanto Saida Ulfa Sajidah, Hanah Dewi Salleh , Shaharuddin Md Saputra, Nisvu Nanda Sari, Nur Safitri Ninda Setiawan, Sahrul SITI MAHMUDAH Siti Nur Hamidah Sri Harini Subandono, Agus Suhana, Khoivatus Syamsul Arifin Triani, Dewi Agus Uswah, Ali Huriya Harimatul Vitriani, Laily Wahdani, Lutfi Wahida, Anisatul Farhanil Wahyu, Hesti Afrilia Dwi Wahyudi, Moch. Erwin Wulandari, Ratna Wahyu Wulandari, Refi Yerry Soepriyanto Yudi Ari Adi, Yudi Ari Yulianti Yusal, Yulianti Yulita, Nourma