Claim Missing Document
Check
Articles

INTEGRATION OF SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) IN SOCIAL ENTREPRENEURSHIP PRACTICES IN MAROS REGENCY Hidayat, Rahmat; Hakim, Noor Hasana; Muh Syata, Wahyu
Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Vol 5 No 1 (2026): hal
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61912/jeinsa.v5i1.352

Abstract

Penelitian ini menganalisis integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam praktik kewirausahaan sosial serta pengaruhnya terhadap kinerja keberlanjutan di Kabupaten Maros. Kewirausahaan sosial semakin dipandang sebagai instrumen strategis pembangunan daerah, namun bukti empiris mengenai operasionalisasi SDGs pada level kabupaten masih terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan pengumpulan data melalui survei kepada pelaku usaha sosial dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi SDGs berpengaruh signifikan terhadap kinerja keberlanjutan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui orientasi inovasi sebagai variabel mediasi parsial. Pelaku usaha yang menginternalisasi prinsip SDGs terutama pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, pengurangan ketimpangan, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab menunjukkan kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan yang lebih kuat. Orientasi inovasi berperan penting dalam menerjemahkan komitmen normatif SDGs menjadi capaian kinerja yang terukur. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model empiris integrasi SDGs dalam kewirausahaan sosial berbasis konteks lokal serta menegaskan pentingnya dukungan kebijakan dan ekosistem inovasi untuk memperkuat pembangunan daerah berkelanjutan.
PERAN PENDIDIKAN EKONOMI DALAM MEMBENTUK GENERASI EKONOMI YANG BERKELANJUTAN Lewa, Muhammad Juwantho; Syata, Wahyu Muh.; Ahiri, Yuniyarti; Sakka, Gjoshpink Putra Umar; Harjun, Harjun; Hubaib, Ilhamurrrahan M
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9450

Abstract

ABSTRACT This study analyzes the role of economic education in shaping a sustainability-oriented generation and formulates strategies for its strengthening in the modern era. The study is motivated by increasing economic inequality, environmental degradation, and the low level of economic and financial literacy among young generations. This research employed a literature review method examining 22 relevant sources published between 2021 and 2026, including indexed journal articles and academic books related to economic education, financial literacy, business ethics, and sustainable development. The analysis was conducted using a thematic synthesis approach through stages of identification, categorization, critical evaluation, and conceptual pattern development. The findings reveal three main patterns. First, the integration of financial literacy and sustainability values into the curriculum significantly contributes to improving responsible economic decision-making skills. Second, contextual and problem-based learning approaches are more effective in fostering awareness of social and environmental impacts than purely theoretical instruction. Third, strengthening business ethics at the secondary education level serves as a key factor in developing long-term sustainable economic orientation. These findings emphasize that adaptive, integrative, and value-oriented economic education should be prioritized within the curriculum as a foundation for sustainable development. ABSTRAK Penelitian ini menganalisis peran pendidikan ekonomi dalam membentuk generasi berorientasi keberlanjutan serta merumuskan strategi penguatannya di era modern. Kajian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ketimpangan ekonomi, degradasi lingkungan, serta rendahnya literasi ekonomi dan keuangan generasi muda. Penelitian menggunakan metode studi literatur terhadap 22 sumber relevan yang terbit dalam rentang 2021–2026, meliputi artikel jurnal terindeks dan buku akademik terkait pendidikan ekonomi, literasi keuangan, etika bisnis, dan pembangunan berkelanjutan. Analisis dilakukan melalui pendekatan sintesis tematik dengan tahap identifikasi, kategorisasi, evaluasi kritis, dan penarikan pola konseptual. Hasil kajian menunjukkan tiga pola utama. Pertama, integrasi literasi keuangan dan nilai keberlanjutan dalam kurikulum berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kemampuan pengambilan keputusan ekonomi yang bertanggung jawab. Kedua, pendekatan pembelajaran kontekstual dan berbasis masalah lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran dampak sosial dan lingkungan dibandingkan pendekatan teoritis semata. Ketiga, penguatan etika bisnis sejak jenjang pendidikan menengah menjadi faktor kunci dalam membangun orientasi ekonomi jangka panjang yang berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan ekonomi yang adaptif, integratif, dan berbasis nilai perlu diprioritaskan dalam kurikulum sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Pelatihan Pemasaran Digital Untuk UMKM Di Kota Kendari Harjun, Harjun; Ahiri , Yuniarti; Jumatin, Jumatin; Lewa, Juwantho; Muh. Syata, Wahyu; M Hubaib, Ilhamurrahman; Karina, Putu; Fajar, Sayful
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/cc1qw966

Abstract

Pengabdian ini berupa Pelatihan Pemasaran Digital untuk UMKM di Kota Kendari. Sasaran kegiatan pelatihan ini di tunjukan kepada Sebelas (11) pelaku usaha UMKM dengan jenis usaha yang sama atau berbeda, yang diharapkan untuk bisa mengembangkan usahanya setelah mengikutu pelatihan ini. Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 03 november 2025.             Kegiatan pelatihan pemasaran digital yang telah dilaksanakan menunjukkan hasil yang cukup positif bagi para pelaku UMKM. Sebanyak 11 UMKM berhasil menyusun dan memiliki katalog digital sebagai sarana untuk menampilkan produk mereka secara lebih profesional dan menarik. Katalog digital ini dapat digunakan sebagai media promosi yang memudahkan konsumen dalam mengenal produk secara detail. Selain itu, sebanyak 5 UMKM telah mulai aktif mengunggah foto produk ke media sosial dan platform digital sebagai langkah awal dalam memanfaatkan teknologi pemasaran digital. Aktivitas ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran UMKM terhadap pentingnya promosi secara online. Tidak hanya itu, para peserta juga telah memahami dasar-dasar branding, seperti pentingnya logo, kemasan, serta identitas produk. Pemahaman ini menjadi bekal awal bagi UMKM untuk membangun citra usaha yang lebih kuat dan terpercaya di mata konsumen