Febry Maghfirah
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman

Published : 31 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Metode Pembelajaran Eksperimen Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun Puspita, Sandra; Satriana, Malpaleni; Maghfirah, Febry
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 2 (2025): May-Agustus 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1305

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan faktor yang sangatlah fundamental dan perlu mengalami perkembangan pada anak usia dini, karena dengan kemampuan berpikir kritis sehingga anak mampu mengidentifikasi masalah, menyampaikan pendapat, serta mengevaluasi kegiatan secara logis. Penelitian memiliki tujuan yaitu menganalisis pengaruh metode pembelajaran eksperimen sebelum dan sesudah pelaksanaan terhadap kemampuan berpikir kritis anak. Penelitian akan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui desain pra-eksperimen yaitu One-Group Pretest and Posttest Design. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, serta dokumentasi. Teknik analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas instrumen, normalitas, homogenitas, analisis statistik deskriptif, serta hipotesis menggunakan uji-T, subjek penelitian ini ialah sebanyak 23 anak usia 5-6 tahun. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwasanya metode pembelajaran eksperimen memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis. Analisis paired samples t-test memperlihatkan nilai signifikansi 0,00<0,05, yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan. Dengan demikian, metode pembelajaran eksperimen memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun.
The JENAKA Game: Stimulating Gross and Fine Motor Development in Early Childhood Kartika, Wilda Isna; Maghfirah, Febry; Azzahra, Vira; Hasnur, Reyzia Anggriani; Pertiwi, Adharina Dian
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.103-07

Abstract

Problems of motor development delays in early childhood remain prevalent, often linked to decreasing levels of physical activity and the rising use of digital gadgets. This study aimed to investigate the effect of the interactive game JENAKA (Jelajah Fauna Kalimantan/Exploring Kalimantan’s Fauna) in stimulating motor development in children aged 5–6 years. A quantitative approach was employed using a pre-experimental design with a One Group Pretest–Posttest structure. The participants consisted of 18 children selected through saturated sampling, and the intervention was conducted over ten sessions between July and October 2024. Data were collected through structured observation using a motor skills instrument adapted from established measures, comprising 17 items across two domains: gross motor skills and fine motor skills. Expert validation confirmed content appropriateness, and the instrument demonstrated acceptable reliability. Data analysis involved tests of normality and homogeneity, followed by paired samples t-test using SPSS. Results revealed a significant improvement in motor skills after the intervention, with a significance value of .001, well below the .05 threshold. These findings indicate that JENAKA effectively enhanced both gross and fine motor skills, demonstrating its potential as an innovative learning medium in early childhood education. The novelty of this study lies in integrating local cultural and ecological elements, particularly Kalimantan’s fauna, into interactive play, thereby fostering not only physical development but also environmental awareness. The research highlights the importance of culturally grounded, play-based interventions and provides practical implications for curriculum design, suggesting that interactive cultural games can serve as engaging and holistic tools for stimulating early childhood development.
Pengaruh Kegiatan Kolase dengan bahan loose part terhadap kemampuan menempel anak usia 5-6 tahun di TK Al Raudah Samarinda tia, Siti Mutia Tasyah; Satriana, Malpaleni; Maghfirah, Febry
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4732

Abstract

Kemampuan menempel menjadi suatu faktor yang penting untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak. Tujuan dilangsungkannya studi ini yakni untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase dengan bahan loose part terhadap kemampuan menempel anak. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui jenis studi pra-eksperimen yang menerapkan desain one grup pre-test and post-test dan menerapkan sampel yakni sejumlah 19 anak di TK Al Raudah Samarinda. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas instrumen, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, analisis statistik deskriptif, dan uji hipotesis mengunakan uji T. merujuk pada temuan studi ini, kemampuan menempel sebelum diberi perlakuan pre-test adalah 21.16 dan sesudah perlakuan post-test 58,53 sehingga kemampuan menempel anak meningkat 37,37 dan berpengaruh signifikan terbukti bahwa skor Sig. = 0,000 < 0,05. Dengan ini dapat dilihat bahwa ada pengaruh kegiatan kolase dengan bahan loose part terhadap kemampuan menempel anak usia 5-6 tahun.
Parents' Habits in Instilling Empathy Behaviors in Children Aged 4-6 Years Christina, Nova Christina; Ivarianti, Krisna; Kamilla, Khairunnisa Nazwa; Alifia, Nayla Aura; Yolandha, Mayang Rezha; Maghfirah, Febry
Al Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 9 No 1 (2025): IJECIE
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v9i1.981

Abstract

This research discusses the importance of the role of parents in instilling values of empathy and helping behavior in children from an early age through habits formed in the family environment. The aim of this research is to understand how parental involvement affects the development of children's empathy in daily life. The research was conducted using a qualitative approach with a case study method, employing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The results show that the research subjects, Ananda M and X, have a high level of empathy, especially in helping behavior. This is influenced by the habits and role models consistently provided by parents at home. The discussion of the results indicates that a warm, emotionally supportive family environment that provides real examples of empathetic behavior plays a crucial role in shaping a child's caring and loving character.
Pengaruh Media Audiovisual terhadap Kemampuan Pengukuran pada Anak Usia Dini Satriana, Malpaleni; Maghfirah, Febry; Sopia, Sopia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5379

Abstract

Pengukuran adalah kemampuan matematika yang menyertakan angka untuk mengetahui ukuran suatu benda, sehingga benda tersebut dapat dibandingan dengan benda yang berbeda ataupun sejenis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media audiovisual terhadap kemampuan pengukuran anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen menggunakan desain one grup pre-test ang post-test dengan sampel sebanyak 18 anak. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik menggunakan uji Liliefors, Levene dan Paired Sampel T test. Berdasarkan hasil perhitungan kemampuan pengukuran anak sebelum diberi perlakuan adalah 48,8 % masih ditingkat belum berkembang, kemudian setelah diberi perlakuan meningkat hingga 38,7 % menjadi 87,5% dan sudah ditingkat berkembang sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media audiovisual memberikan pengaruh terhadap kemampuan pengukuran anak usia 5-6 tahun.
Pengaruh Media E-book terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini: Studi Eksperimental Mustikhatul, Annisa; Maghfirah, Febry; Azainil, Azainil
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7130

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini. Kurangnya kemampuan berpikir kritis dapat menyebabkan permasalahan dalam pembelajaran anak. Masa pertumbuhan anak merupakan fase yang krusial untuk pemberian stimulasi yang sesuai guna mengoptimalkan segala aspek perkembangan terutama kognitif. Penggunaan media pembelajaran juga membantu dalam mengoptimalkan kognitifitas anak usia dini salah satu media yang dapat digunakan adalah e-book.  Tujuan dari kajian ini melihat apakah pemberian stimulasi berupa media e-book dapat memberikan dampak terhadap pengetahuan berpikir kritis anak usia dini. Metode yang digunakan ialah kuantitatif dengan desain one grup pretest and posttest. Hasil penelitian kajian ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terkait pengetahuan berpikir kritis anak usia dini setelah diberikan stimulasi dengan media e-book. Analisis yang dilakukan juga menunjukkan hasil uji signifikansi (2-tailed) ialah 0,001 dimana lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditentukan yaito 0,005. Sehingga hipotesis awal ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Adanya peningkatan yang signifikan setelah diberikan stimulasi berupa e-book terhadap pengetahuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun, oleh karena itu e-book menjadi salah satu cara lain atau alternatif media dalam mengoptimalisasi pengetahuan berpikir kritis anak usia dini
Pengaruh Flashcard Terhadap Kemampuan Regulasi Emosi AnaK Usia 5-6 Tahun Lestari, Wanda; Maghfirah, Febry
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1462

Abstract

Regulasi emosi anak usia dini penting untuk mendukung interaksi antar sosial, bagaimana cara suatu individu dapat mengendalikan emosi dan mengekspresikan di waktu tertentu. Oleh sebab itu, diperlukannya media pembelajaran yang tepat. Sesuai dengan kebutuhan anak usia dini. Salah satunya adalah media Flashcard. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Flashcard terhadap peningkatan kemampuan regulasi emosi anak. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan desain One Grup Pretest-Posttest, melibatkan 15 anak sebagai subjek. Teknik analisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank. Instrument berupa lembar observasi regulasi anak yang disusun berdasarkan indikator regulasi emosi yang telah diuji validitas serta reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata regulasi emosi dari 20,00 menjadi 30,93 serta nilai signifikansi p<0,05. Dengan demikian, media Flashcard berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi anak. Implementasi pada penelitian ini bahwasanya media Flashcard merupakan alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan regulasi emosi khususnya pada anak usia dini.
Tantangan Penggunaan Teknologi Pembelajaran pada Guru TK di Kalimantan Timur Afifah, Dhita; Maghfirah, Febry
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.8084

Abstract

Penggunaan teknologi digital dalam pendidikan anak usia dini mempunyai potensi menambah kualitas pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Namun, penerapannya di taman kanak-kanak masih menghadapi beragam tantangan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis tantangan penggunaan teknologi pembelajaran pada guru taman kanak-kanak di Kalimantan Timur. Penelitian memanfaatkan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang diselenggarakan di dua taman kanak-kanak, masing-masing berlokasi di Kota Samarinda dan Kabupaten Bengkulu Selatan. Pengumpulan data dilaksanakan lewat pengamatan, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis memanfaatkan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan tantangan penting pada penggunaan teknologi pembelajaran mencakup keterbatasan fasilitas teknologi, kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi, serta pengaruh lingkungan daerah sekitar. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan integrasi teknologi pada pembelajaran anak usia dini memerlukan dukungan infrastruktur memadai, peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, serta keterlibatan lingkungan dan orang tua. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian mengenai implementasi teknologi dalam konteks PAUD, sementara secara praktis dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dan pengelola taman kanak-kanak dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi yang efektif dan berkelanjutan.
Perilaku Disruptif dan Kesulitan Regulasi Emosi pada Anak Usia Dini di Samarinda Imah, Manzilatunna; Kartika, Wilda Isna; Maghfirah, Febry; Pertiwi, Adharina Dian
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8278

Abstract

Perilaku disruptif pada anak usia dini seperti tantrum, penolakan terhadap instruksi, dan tindakan agresif sering muncul sebagai akibat dari kesulitan anak dalam meregulasi emosi di lingkungan prasekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku disruptif yang berkaitan dengan kesulitan regulasi emosi pada anak usia dini di lingkungan prasekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus terhadap seorang anak berusia 5 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku disruptif muncul secara berulang dan berkaitan dengan kesulitan dalam mengendalikan emosi serta menunda keinginan. Strategi guru bersifat reaktif dan hanya efektif dalam jangka pendek. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa guru perlu menreapkan strategi pembelajaran yang mendukung perkembangan regulasi emosi anak serta menjalin kerja sama yang konsisten dengan orang tua dalam menangani perilaku disruptif.
Pengaruh Kesukuan Orang Tua terhadap Kemampuan Berbahasa Daerah pada Anak Usia Dini Salsabila Firdausi, Indah; Dian Pertiwi, Adharina; Maghfirah, Febry; Isna Kartika, Wilda; Anjarwati, Fitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1969

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latar belakang kesukuan orang tua terhadap kemampuan berbahasa daerah Kutai pada anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pretest–posttest pada tiga kelompok anak: dua orang tua Kutai, satu orang tua Kutai, dan non-Kutai. Anak diberikan intervensi berupa video animasi berbasis budaya Kutai, kemudian perkembangan bahasa diukur melalui lima indikator: menyimak, menceritakan kembali, kosakata, keaksaraan, dan pemahaman arti kata. Data yang diperoleh dari observasi kemudian diubah menjadi skor dan dihitung nilai rata-ratanya untuk masing-masing indikator. Analisis dilakukan menggunakan deskriptif kuantitatif, yaitu teknik analisis yang bertujuan menggambarkan hasil penelitian melalui angka-angka dasar seperti rata-rata dan persentase peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan seluruh kelompok mengalami peningkatan setelah intervensi, dengan capaian tertinggi pada kelompok anak dengan dua orang tua Kutai. Media animasi terbukti efektif memperkuat kemampuan bahasa reseptif dan produktif melalui visualisasi, pengulangan kosakata, serta konteks budaya yang familiar. Temuan ini menegaskan bahwa paparan bahasa dalam keluarga berpengaruh signifikan, namun pembelajaran berbasis budaya tetap mampu meningkatkan kemampuan berbahasa bahkan pada anak tanpa latar belakang suku Kutai.