p-Index From 2021 - 2026
4.142
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Jurnal Manajemen dan Organisasi Jurnal Manajemen dan Agribisnis Signifikan : Jurnal Ilmu Ekonomi ETIKONOMI JURNAL ECONOMIA Economic Journal of Emerging Markets Jurnal Veteriner Jurnal Ilmu Lingkungan JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN KEHUTANAN Jurnal Agro Ekonomi Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Konversi Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Jurnal Ilmu Ternak Veteriner Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture Journal of Indonesian Economy and Business Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) REKAYASA Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) E-Journal Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Jurnal Tataloka Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Jurnal Bisnis dan Manajemen JURNAL KONVERSI Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Informatika Pertanian Agregat: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Journal of Regional and Rural Development Planning Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Journal of Socioeconomics and Development Jurnal Penelitian Kelapa Sawit JRB-Jurnal Riset Bisnis International Journal of Social Science and Business JURNAL AGRICA JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan) International Journal of Zakat (IJAZ) Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Buletin Palma Jurnal Agro Ekonomi Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan AL-FALAH : Journal of Islamic Economics BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi Jurnal Ekonomi MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi IIJSE Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Journal of Economic Empowerment Strategy (JEES) JOURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI BUDIDAYA PERAIRAN (SINTASAN)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMISKINAN PERKOTAAN, SUBURBAN, DAN PERDESAAN PADA AWAL PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN KENDAL Widada, Rasyid; Barus, Baba; Juanda, Bambang; Mulatsih, Sri
Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22212/jekp.v14i1.3705

Abstract

In 2020, during the early stages of the Covid-19 pandemic, Kendal Regency witnessed an increase in poverty rates as both national and global levels. Urban areas in Kendal Regency experienced a higher surge of 4.42 percent in low-income families compared to rural areas, which saw only a 0.43 percent increase. Suburbanization played a significant role due to Kendal Regency's proximity to Semarang City, the capital of Central Java Province. Interestingly, poverty-related issues were more prevalent in suburban areas. Consequently, a study was conducted to analyze poverty in urban, suburban, and rural areas in Kendal Regency. The research aimed to achieve two objectives: (1) establish spatial zoning in Kendal Regency based on the three categories, and (2) analyze the increase in poverty during the early period of the pandemic in each category. Spatial zoning was performed using the K-Means Clustering technique, while descriptive quantitative techniques and spatial analysis with the Moran Index and Local Indicators of Spatial Autocorrelation (LISA) were used for analysis. The results indicated that the Covid-19 pandemic affected the composition of poor households differently across urban, suburban, and rural areas. Additionally, the analysis revealed that poverty tended to cluster in suburban areas of Kendal Regency.Keywords: poverty, urban, suburban, rural, Covid-19AbstrakPada tahap awal pandemi Covid-19 di tahun 2020, Kabupaten Kendal mengalami peningkatan angka kemiskinan sebagaimana terjadi di lingkup nasional maupun global. Daerah perkotaan di Kabupaten Kendal mengalami lonjakan yang lebih tinggi sebesar 4,42 persen pada keluarga miskin dibandingkan dengan daerah perdesaan yang hanya mengalami peningkatan sebesar 0,43 persen. Suburbanisasi memainkan peran penting karena kedekatan Kabupaten Kendal dengan Kota Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah. Menariknya, isu-isu terkait kemiskinan lebih banyak terjadi di daerah suburban. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk menganalisis kemiskinan di perkotaan, suburban, dan perdesaan di Kabupaten Kendal. Penelitian ini bertujuan untuk mencapai dua tujuan: (1) menetapkan zonasi tata ruang di Kabupaten Kendal berdasarkan ketiga kategori tersebut, dan (2) menganalisis peningkatan kemiskinan pada periode awal pandemi di setiap kategori. Zonasi spasial dilakukan dengan menggunakan teknik K-Means Clustering, sedangkan teknik deskriptif kuantitatif dan analisis spasial dengan Moran Index dan Local Indicators of Spatial Autocorrelation (LISA) digunakan untuk analisis. Hasilnya menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 memengaruhi komposisi rumah tangga miskin secara berbeda di perkotaan, suburban, dan perdesaan. Selain itu, analisis mengungkapkan bahwa kemiskinan cenderung mengelompok di daerah suburban Kabupaten Kendal.Kata kunci: kemiskinan, perkotaan, suburban, perdesaan, Covid-19
Exploring the Potential of Omega-3 Enriched Egg Industry in Indonesia: Production, Consumer Demand, and Competitiveness S. Mulatsih; I. R. H. Soesanto; Y. Retnani; A. Yani; R. Mutia; A. Tanti
Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan
Publisher : Department of Animal Production and Technology, Faculty of Animal Science, IPB University in associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jipthp.12.2.75-81

Abstract

People are worried about the health impacts of the cholesterol contained in egg. Various studies show that adding omega-3 to laying feed or drinking water will produce omega-3 eggs that are low in cholesterol. This research aims to determine the potential for developing the omega-3 egg industryin Indonesia. Secondary data (from BPS and related literature), and primary data (from interviewed with sample farmers) were analyzed using revenue cost (R/C) ratio, willingness to Pay (WTP) and descriptives analysis. The findings showed that farmer produced omega-3 eggs from small scale (100 birds) to large scale (50,000 birds). Farmer introduce omega-3 through feed in the form of (1) a mixture of salmon oil with vegetable oil, (2) maggots (Hermetia illucens), and (3) processed fish waste. Each provided R/C ratios of 1.10, 1.34, and 1.52. The competitiveness of the omega-3 egg industry in Indonesia is quite strong, supported by (1) abundant sources of omega-3 supplement feed, (2) increasing demand for omega-3 eggs, (3) supported by feed and the pullet industry (4) low competition of omega-3 eggs producer, and (5) support for stunting reduction programs through protein consumption.
Regional Analysis of Sheep Business in Banjarnegara Regency E. Gustia; S. Mulatsih; A. Gunawan
Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan
Publisher : Department of Animal Production and Technology, Faculty of Animal Science, IPB University in associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jipthp.12.2.105-111

Abstract

Banjarnegara Regency is home to the local Batur sheep, known for their significant body weight. The community has been raising Batur sheep for generations, aiming to develop them into a regional economic driver. This study aims to analyze potential areas for sheep livestock development in Banjarnegara Regency. The data used came from the farm statistics of the Directorate-General for Farm and Animal Health in 2021. The location quotient (LQ), localization index (LI), and specialization index (SI) method were used to perform regional analysis of sheep business. The results of the survey showed that the base area of sheep farming in Banjarnegara district is distributed in the districts of Karangkobar, Pejawaran, Batur, and Wanayasa. The localization and specialization index showed that sheep farming is spread evenly throughout the district of Banjaregara, not concentrated in a particular region.
The Effectiveness of Village Funds in Alleviating Rural Poverty: A Case Study of Belitung Regency Hariyanto, Asep; Juanda, Bambang; Rustiadi, Ernan; Mulatsih, Sri
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 39, No. 1, (June 2023) [Accredited Sinta 2, No 10/E/KPT/2019]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v39i1.2309

Abstract

Poverty is always synonymous with disadvantaged people in rural and urban areas. According to the OECD (2016) three billion people in developing countries, including Indonesia, live in rural areas, and the majority are poor. The government has made various efforts in Indonesia to alleviate poverty, including through the concept of "building from the periphery" by allocating considerable funds to strengthen rural development. This study aims to measure the effectiveness of village funds in alleviating poverty in rural areas (case study: Belitung Regency) using the Moran's Index Analysis and Geographically Weighted Regression (GWR) analysis methods. Based on the results of Moran's Index analysis on poverty levels in 42 villages in Belitung Regency, it can be seen that the distribution pattern of poverty in each village is random or unpredictable. At the same time, the effect on poverty shows that village funds in the field of government administration have not influenced poverty alleviation. Meanwhile, the fields of development implementation, community development, community empowerment, disaster management, and emergencies, and urgency affect poverty alleviation as indicated by a "negative" regression coefficient.
Covid- 19 dan Disparitas Harga Daging Sapi Indonesia Hasibuan , Almanico Islamy; Sahara; Mulatsih, Sri
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 4 No 1 (2022): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0401.175-178

Abstract

Harga daging sapi di Indonesia mengalami fluktuasi dengan besaran yang berbeda antar provinsi. Hal ini diakibatkan oleh permintaan yang tidak dapat dipenuhi oleh produksi domestik terutama saat periode masa pandemi Covid 19 yang sedang terjadi di Indonesia. Kenaikan ini salah satunya disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang sedang terjadi di dunia terutama di Indonesia. Letak pusat produksi dan konsumsi yang berbeda cenderung menyebabkan masalah distribusi daging sapi. Biaya transportasi yang tinggi menyebabkan harga di provinsi provinsi-provinsi yang jauh dari pusat produksi daging sapi di Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat mengalami peningkatan. Pembatasan yang bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang diselenggarakan oleh pemerintah juga memperparah permasalahan distribusi daging sapi yang kemudian berujung pada fluktuasi dan disparitas harga daging sapi.
Influence Of Local Government Integrity On The APBD And Its Implications For Development Indra Jaya; Sri Mulatsih; Mohammad Iqbal Irfany
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 03 (2024): Jurnal Ekonomi, Edition July -September 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Regional development involves the utilization of available resources to significantly improve the welfare of the community, including in financial aspects. One of the benchmarks for successful regional development can be measured by the Gross Regional Domestic Product (PDRB) data of each region. PDRB can show the trend of economic growth from year to year, provide information on the economic resource capabilities of a region, and more. In measuring regional development based on PDRB, the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) also plays a key role in the planning and implementation of development programs. In government institutions with high integrity, public employees are expected to perform their duties with professionalism, avoid conflicts of interest, and report any ethical or legal violations they encounter. The aim of this study is to analyze the influence of the level of local government integrity on APBD management and its implications for the quality of regional development in Indonesia. The data used in this study are secondary data sourced from the Central Statistics Agency (BPS) for APBD and PDRB data, and from the Corruption Prevention Network (JAGA) website for SPI data. The data used includes PDRB, SPI, and APBD for cities and regencies in Indonesia in 2022. The results of the study show that higher local government integrity can improve the management of their APBD; conversely, lower integrity can decrease it. The influence of local government integrity on APBD is relatively small, as the success of APBD management is also influenced by other factors beyond the scope of this study. However, in essence, APBD management requires a high commitment to integrity from the local government, as the APBD management process can be exploited as a means for certain funds' disbursement. Integrity in government institutions can reduce the risk of corruption. Higher integrity is predicted to improve APBD. Thus, local government integrity plays a key role in ensuring the success and sustainability of regional finances and provides a broad positive impact on development and community welfare
Designing a Sustainable Business Model for Cattle Manure-Based Organic Fertilizer Rizky Oktavian; Sri Mulatsih; Supriyanto Supriyanto
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 2 (2025): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i2.6835

Abstract

The cattle farming industry in Indonesia has experienced significant growth, with the population increasing from 14.8 million head (2014) to 18.8 million head (2023). This industry generates approximately 137.2 million tons of waste annually, yet only 30% is processed into value-added products. This research aims to design a sustainable business model for converting cattle farm waste into organic fertilizer. The study employs a qualitative approach with case studies across three scales of cattle farming operations in Bogor and Cianjur Regencies. Analysis was conducted using the Business Model Canvas (BMC), Value Chain Analysis, and PESTEL framework. Results identify four key driving factors in the cattle waste processing business: infrastructure and technology (GM=4.64-5.00), HR management (GM=4.00-5.00), procurement (GM=4.47-5.00), and inbound logistics (GM=4.47-5.00). A Central Processing Unit (CPU) model was designed with a capacity of 25 tons of cattle waste per day. Feasibility analysis indicates an investment requirement of IDR 11.5 billion, yielding a 12-month payback period, NPV of IDR 59.39 billion, and IRR of 100.3%. The model demonstrates economic sustainability through multiple revenue streams with projected annual revenue of IDR 21.24 billion, positive environmental impact through 60% emission reduction, and social contribution by creating 23-25 new jobs.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG TOMAT (Solanum lycopersicum) DAN TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata D.) PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KECERAHAN WARNA IKAN KOI (Cyprinus carpio) Firman Syarif Ibrohim; Suyono; Sri Mulatsih
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 2 No 2 (2024): Volume 2 No.2 2024
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v2i2.65

Abstract

Estetika warna yang dimiliki oleh ikan koi (Cyprinus carpio) menjadi daya tarik utama bagi para penghobi ikan koi. Harga jual ikan koi cenderung tinggi karena keindahan warna yang melekat padanya. Upaya untuk meningkatkan kejelasan warna pada ikan ini dapat dilakukan melalui pemberian karotenoid sebagai suplemen pakan. Salah satu jenis karotenoid yang dianggap paling efektif adalah tepung tomat dan labu kuning, dikarenakan kandungan ßkaroten sebagai sumber yang mampu merangsang pertumbuhan dan meningkatkan kejelasan warna ikan koi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak pemberian tepung tomat dan tepung labu terhadap pertumbuhan dan kejelasan warna pada ikan koi (Cyprinus carpio). Rancangan penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kelompok perlakuan (dosis tepung tomat 20%, dosis tepung labu 20%, dosis tepung tomat dan labu 40%) yang diulang sebanyak tiga kali. Ikan koi yang digunakan memiliki ukuran awal 8 cm dan berat 11 gr, ditempatkan dalam akuarium berukuran 50 x 25 x 25 cm dengan kepadatan 10 ekor per akuarium. Parameter yang diamati mencakup skor warna ikan koi menggunakan kertas Toca Colour Finder (TCF), laju pertumbuhan harian, laju pertumbuhan mutlak, tingkat kelangsungan hidup, rasio konversi pakan, efisiensi pakan, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dari pemberian tepung tomat dan labu terhadap kejelasan warna ikan koi. Perlakuan terbaik tercapai melalui pemberian tepung tomat dan labu dengan dosis 40%, yang menghasilkan peningkatan satu skor kejelasan warna lebih cepat pada minggu ketiga penelitian. Meskipun demikian, pemberian tepung tomat 20%, tepung labu kuning 20% dan tepung tomat dan labu kuning 40% tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan bobot dan panjang ikan koi (Cyprinus carpio). Parameter kualitas air selama penelitian berada dalam rentang toleransi yang dapat diterima.
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS VITAMIN C TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) DI BALAI PEMBENIHAN AIR TAWAR SUPM LEBAKSIU, TEGAL Mutsaqqoful Fikri; Nurjanah; Sri Mulatsih
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 2 No 2 (2024): Volume 2 No.2 2024
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v2i2.68

Abstract

Ikan Nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia yang mempunyai potensi pertumbuhan untuk mendukung ketahanan pangan dan perekonomian nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya dalam meningkatkan produksi ikan nila adalah diberi pakan buatan yang bergizi tinggi, Campuran pakan dapat menggunakan bahan yang bervariatif, salah satunya adalah Vitamin C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik pemberian Vitamin C dengan dosis berbeda terhadap laju pertumbuhan ikan nila serta mengetahui keefektivitasan penambahan dosis Vitamin C dengan dosis berbeda terhadap sintasan hidup ikan nila. Pengukuran kualitas air harian yaitu suhu, oksigen terlarut dan derajat keasaman, sedangkan untuk pengukuran mingguan yaitu pengukuran NHɜ. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan kontrol dengan 3 kali ulangan. Pada penelitian ini dosis vitamin C yang digunakan yakni perlakuan A (388 mg/Kg), perlakuan B (500 mg/Kg), dan perlakuan C (555 mg/Kg) dengan kontrol (0 mg/Kg). Analisis data menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Anova, dan Uji Duncan. Hasil Uji Penelitian Perlakuan C merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan bobot mutlak sebesar 8,5 gr diikuti oleh B 7,0 gr, A 6,4 gr dan control 5,0 gr. Laju pertumbuhan harian terbaik pelakuan C dengan rata-rata 0,27, B rata-rata 0,21, A 0,18, dan kontrol 0,15. FCR terbaik perlakuan C (555 mg/Kg) 1,2 diikuti oleh B (500 mg/Kg) 1,4 ; A (388 mg/Kg) 1,6; kemudian K (0 mg/Kg) 2. Efisiensi Pakan (EP) tertinggi terdapat pada perlakuan C (555 mg/Kg) 0,83 ; B (500 mg/Kg) 0,69 ; dan A (388 mg/Kg) 0,62 ; kemudian K (0 mg/Kg) 0,48. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran yang layak untuk kehidupan ikan nila.
Regional Development Based on Leading Agricultural Commodities of Food Crop in Cianjur Regency, West Java Province, Indonesia Gabrielle Khaledea Salimi; Sri Mulatsih; Andrea Emma Pravitasari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.11293

Abstract

In preparing the direction of the regional development plan, it is necessary to pay attention to determining the main focus of development. One of the strategies that can be used in Cianjur Regency is to develop areas based on leading agricultural commodities. This study aims to provide direction for regional development plan based on leading agricultural commodities of food crop in Cianjur Regency. The area that became the object of research consisted of 32 sub-districts. The data used in this study is harvest area of each comodities in 2019 - 2023. In determining the sub-district's leading commodities using Location Quotient, Differential Shift-Share analysis, and use Scalogram analysis to determining regional hierarchy. The results showed that paddy is the leading commodities on 15 sub-district’s or 47% of the total sub-districts in Cianjur, followed by cassava 28%, soybean 25%, corn and sweet potatoes 22%, and peanuts 19%.    7 (seven) sub-districts are included in hierarchy I, other 7 (seven) sub-districts are included in hierarchy II, and other 18 (eighteen) sub-districts are included in hierarchy III. Priority direction for regional development in Cianjur Regency is leading commodities in sub-districts with hierarchy I as the main regional development or in hierarchy II as the supporting regional development. The result of this study can also serve as a resource for contextual science education in the region, strengthening local scientific literacy and planning capacity
Co-Authors -, Fransisco A. Faroby Falatehan A. GUNAWAN A. Tanti A. Yani Achmad Adhi Wiyono Adrian Tri Sasongko Akhmad Fauzi Alla Asmara Alvina Syafira Fauzia Amalia Diena Listyanti Andrea Emma Pravitasari, Andrea Emma Anita Ristianingrum Annazah, Nur Siti April H. Wardhana Arif Naldi Arini Hardjanto Artino, Adi Asep Hariyanto Ayu, Sakuntala Devi Baba Barus Bambang Juanda Bambang Pramudya Noorachmat, Bambang Pramudya Bayu Agung Prasetyo Budi Kurniawan Budi Kurniawan Cece Sumantri D Sonny Priyarsono Dea Amanda Dear Rahmatullah Ramadhan Dedi Budiman Hakim Dian Verawati Panjaitan Dini Widyasmarani Suherman Dion Sanaha Dominicus Savio Priyarsono Dwi Rachmina Dwi Suprastyo DWI SURYANTO Dyah Tjahyandari Suryaningtyas Dyah Tjahyandari Suryaningtyas E. B. Laconi, E. B. E. Gustia Edwin Aldrianto Efi Yuliati Yovi Eka Puspitawati Ely Nurhayati Ely Nurhayati Ernan Rustiadi Estu Sri Luhur F. T. Farda, F. T. Fachriyan Hasmi Pasaribu Fariyanti, Anna Fathya Nirmala Hanoum Findi Alexandi Firman Syarif Ibrohim Gabrielle Khaledea Salimi Hadi Susilo Arifin Hadisti Nur Aini Hania Rahma Hariyadi Hariyadi Hariyadi, nfn Hartoyo Hartoyo Hasibuan , Almanico Islamy Hasnawati Hasnawati Hastuti Hendra Andy Mulia Panjaitan Henny Nuraini Hermanto Siregar I. R. H. Soesanto Ibnu Hidayat Ida Nur Istina, Ida Nur Idqan Fahmi Indra Jaya Indrayansyah Nur Iqbal Firdaus Irzaman, Irzaman Iskandar Ahmaddien Khalifah Muhamad Ali Komariah . Kusumawati, Sri Ambar Lailan Syaufina LUCAS SOARES Lukytawati Anggraeni M A Chozin Machfud Machfud Meida Yuliani Meidiza Dwi Orchidea Meti Ekayani Mia Ayu Wardani Mia Ayu Wardani Mimik Nurjanti Mira Marina Mohammad Iqbal Irfany Mohammad Reza Fauzi Muhamad Tulodo Adisono Muhammad Akbar, Wahyu Muhammad Asep Surachman muhammad Firdaus Muhammad Mu’min Fahimuddin Mutsaqqoful Fikri Nandha Rizki Awalia Nur Siti Annazah Nurita Nurita Nurjanah Nurkhayat, Ahmad Omo Rusdiana Panikkai, Sumarni Patria Kusumadiya Pipin Noviati Sadikin Pipin Noviati Sadikin Purwati, Handewi Puspita Octaria Putri Irina Mayang Sari R. Mutia Raden Sonny Suroyo Junior Rahmat Hidayat Ratna Anita Carolina Retno D. Soejoedono Reza Maulana Saragih Rita Nurmalina Rita S. Dewi Rizky Oktavian Rully Caesario Sahara Sahara Sahara Sarah Nita Hasibuan Siti khamila dewi Sri Hartoyo Sri Nurdiati Sri Retno Wahyu Nugraheni Suci, Stannia Cahaya Sudirman Yahya Sugiyanta Sukanto Sukanto Supriyanto Supriyanto Suryaningsih, Widiani Suwarto Suwarto SUYONO Talida Salma Khairunnisa Tanti Novianti Totok Junari Ulul Hidayah Valdya Hartati Lestari Widada, Rasyid Widya Nadira Nasution Wiwiek Rindayati Y. Retnani YETI L. PURNAMADEWI Yeti Lis Purnamadewi Yufita Listiana Yuliana Susanti Yusman Syaukat yuyun yunardi Zaki Abdullah Zulfi Prima Sani Nasution