p-Index From 2021 - 2026
3.555
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Jurnal Manajemen dan Organisasi Jurnal Manajemen dan Agribisnis Signifikan : Jurnal Ilmu Ekonomi ETIKONOMI JURNAL ECONOMIA Economic Journal of Emerging Markets Jurnal Veteriner Jurnal Ilmu Lingkungan JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN KEHUTANAN Jurnal Agro Ekonomi Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Konversi Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Jurnal Ilmu Ternak Veteriner Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture Journal of Indonesian Economy and Business Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) REKAYASA Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) E-Journal Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Jurnal Tataloka Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Jurnal Bisnis dan Manajemen JURNAL KONVERSI Informatika Pertanian Agregat: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Journal of Regional and Rural Development Planning Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Journal of Socioeconomics and Development Jurnal Penelitian Kelapa Sawit JRB-Jurnal Riset Bisnis International Journal of Social Science and Business JURNAL AGRICA JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan) International Journal of Zakat (IJAZ) Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Buletin Palma Jurnal Agro Ekonomi Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan AL-FALAH : Journal of Islamic Economics BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi Jurnal Ekonomi MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Journal of Economic Empowerment Strategy (JEES)
Claim Missing Document
Check
Articles

Local Goverment Fiscal Risk Monitoring: Case Study In Bogor and Merauke Districts A Faroby Falatehan; Yusman Syaukat; Dedi Budiman Hakim; D Sonny Priyarsono; Sri Mulatsih; Dwi Rachmina; Hastuti; Dea Amanda
JRB-Jurnal Riset Bisnis Vol 5 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jrb.v5i2.3417

Abstract

Some problems often faced by local governments in financing development are the gaps between regional needs that are not balanced with the fiscal capacity of the region so that a fiscal gap arises. Efforts are needed to carry out risk management through fiscal risks monitoring. This study was aimed to analyze and evaluate indicators of risks in regions that can affect local goverment fiscal. This study used various sub-indicators derived from five fiscal risk indicators, namely economic, financial, institutional, social and environmental indicators. Of the several indicators, the variables that pose a risk in Bogor District are water connection problem from water company (PDAM) that are still low (social indicators), budget allocation for the environment and unemployment issue, while in Merauke District, some problem that need to be considered are Infrastructure expenditure (economic indicators), local own-source revenue (PAD), fluctuated unemployment issue (economic indicators), regional independence ratios (financial indicators), social indicators particularly for water connection problems and budget allocation for the living environment.
DETERMINANTS OF FDI INFLOWS IN SIX ASEAN COUNTRIES IN 1998-2016 Iqbal Firdaus; Sri Mulatsih; Iskandar Ahmaddien
JEES: Journal of Economic Empowerment Strategy Vol. 2 No. 1 (2019): Volume 2 Number 1, February 2019
Publisher : Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jess.v2i1.4831

Abstract

Investment is an important element of the growth and the development of economic. Foreign DirectInvestment (FDI) is one of the investment sources as an alternative to the Domestic Investment thatmight be difficult to be fulfilled by a country itself. The increased numbers of FDI inflows toASEAN countries turns out were not evenly distributed to each country. This research is importantto determine the development and determinants of FDI inflows in six ASEAN countries in the periodof 1998-2016. From the panel data regression analysis, it can be concluded that the variable levelsof corruption negatively affect the FDI inflows, while the level of economic freedom and incomeper capita has a positive effect on FDI inflows in six ASEAN countries in 1998-2016.
Pemodelan Ensemble Prediksi Distribusi Ekologis Padi (Oryza sativa) di Provinsi Kalimatan Utara Patria Kusumadiya; Omo Rusdiana; Sri Mulatsih
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 2 (2024): March 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.2.313-325

Abstract

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berusaha mencapai ketahanan pangan dengan prinsip kemandirian pangan melalui perluasan lahan pertanian. Penilaian kesesuaian lahan pertanian, terutama untuk padi, dilakukan menggunakan pendekatan pemodelan ensemble yang melibatkan lima algoritma pembelajaran mesin. Model-model ini dibangun menggunakan paket species distribution modeling (SDM) di RStudio dengan pembagian data pelatihan dan pengujian 70:30 serta pengaturan parameter termasuk bootstrapping dan tiga kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan variasi dalam respons variabel prediktor antara algoritma. Variabel NDVI memiliki pengaruh tertinggi pada SVM dan BRT (masing-masing 48,1% dan 36,6%), sementara variabel jarak dari jalan paling berpengaruh pada GLM, MARS, dan RF (masing-masing 44,6%, 27,6%, dan 26,5%). Distribusi padi (sawah) bervariasi antara model, dengan RF memiliki persentase tertinggi (6,34%). Evaluasi kinerja model-model ini menunjukkan bahwa model RF memiliki akurasi terbaik, sementara GLM memiliki akurasi buruk dalam nilai Kappa Cohen. Model ensemble memperoleh akurasi yang dapat diterima dengan nilai masing-masing 0,96; 0,70; dan 0,71 untuk AUC, TSS, dan Kappa. Dengan demikian, pendekatan pemodelan multi-algoritma dengan model ensemble memungkinkan penilaian yang lebih baik terhadap variabilitas dalam kinerja algoritma dan menghasilkan peta kesesuaian distribusi padi yang lebih baik daripada algoritma tunggal.
Pengaruh Pembangunan Jalan Tol terhadap Perubahan Tata Guna Lahan dan Luas Lahan Sawah di Kabupaten Brebes Suryaningsih, Widiani; Siregar, Hermanto; Mulatsih, Sri
TATALOKA Vol 26, No 3 (2024): Volume 26 No. 3 August 2024
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.26.3.154-164

Abstract

Kabupaten Brebes merupakan salah satu wilayah yang terkena dampak pembangunan Tol Trans Jawa. Pembangunan infrastruktur jalan (jalan tol) mendorong terjadinya perubahan tata guna lahan dari satu peruntukan ke peruntukan lainnya. Diantara perubahan tersebut adalah adanya penyempitan lahan sawah karena terkonversi menjadi peruntukan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan tata guna lahan dan luas lahan sawah di kabupaten Brebes sebagai pengaruh pembangunan jalan tol pada tiga titik tahun yaitu tahun 2011, 2016, dan 2019. Penelitian ini menggunakan Analisis Spasial (Overlay) ArcGIS 10.4, menggunakan data peta land use 2011 dari BPN, peta land use 2016 dari Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Kabupaten Brebes, dan peta land use 2019 hasil digitasi menggunakan Google Earth dan Sentinel. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya perubahan tata guna lahan termasuk didalamnya terjadi konversi lahan sawah ke peruntukkan lainnya. Perubahan tata guna lahan pada rentang tahun 2011-2019 didominasi dengan pengurangan luas lahan sawah dan hutan. Luas lahan sawah di kabupaten Brebes pada tahun 2011 adalah 79.245,41 ha, sedangkan pada tahun 2016 menjadi 68.312,28 ha, atau mengalami konversi seluas 10.933,12 ha (13,80%) dan pada tahun 2019 menjadi  63.496,65 ha atau mengalami konversi seluas 4.815,64 ha (7,05%). Di sisi lain terjadi pula penambahan luas kawasan permukiman dan tegalan/ladang. Luas permukiman pada tahun 2011 yaitu 12.321,58 ha, pada 2016 menjadi 21.487,62 ha atau bertambah seluas 9.166,04 ha (74,39%), dan pada tahun 2019 menjadi 24.062,54 ha atau bertambah seluas 2.574,92 ha(28,09%). Luas tegalan pada 2011 yaitu 1.556,28 ha, pada 2016 menjadi 6.923,,42 ha atau bertambah seluas 5.367,14 ha (344,87%) dan pada tahun 2019 menjadi 10.977,37 ha atau bertambah seluas 4.053,95 ha (75,53%).
PENINGKATAN KEMISKINAN PERKOTAAN, SUBURBAN, DAN PERDESAAN PADA AWAL PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN KENDAL Widada, Rasyid; Barus, Baba; Juanda, Bambang; Mulatsih, Sri
Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22212/jekp.v14i1.3705

Abstract

In 2020, during the early stages of the Covid-19 pandemic, Kendal Regency witnessed an increase in poverty rates as both national and global levels. Urban areas in Kendal Regency experienced a higher surge of 4.42 percent in low-income families compared to rural areas, which saw only a 0.43 percent increase. Suburbanization played a significant role due to Kendal Regency's proximity to Semarang City, the capital of Central Java Province. Interestingly, poverty-related issues were more prevalent in suburban areas. Consequently, a study was conducted to analyze poverty in urban, suburban, and rural areas in Kendal Regency. The research aimed to achieve two objectives: (1) establish spatial zoning in Kendal Regency based on the three categories, and (2) analyze the increase in poverty during the early period of the pandemic in each category. Spatial zoning was performed using the K-Means Clustering technique, while descriptive quantitative techniques and spatial analysis with the Moran Index and Local Indicators of Spatial Autocorrelation (LISA) were used for analysis. The results indicated that the Covid-19 pandemic affected the composition of poor households differently across urban, suburban, and rural areas. Additionally, the analysis revealed that poverty tended to cluster in suburban areas of Kendal Regency.Keywords: poverty, urban, suburban, rural, Covid-19AbstrakPada tahap awal pandemi Covid-19 di tahun 2020, Kabupaten Kendal mengalami peningkatan angka kemiskinan sebagaimana terjadi di lingkup nasional maupun global. Daerah perkotaan di Kabupaten Kendal mengalami lonjakan yang lebih tinggi sebesar 4,42 persen pada keluarga miskin dibandingkan dengan daerah perdesaan yang hanya mengalami peningkatan sebesar 0,43 persen. Suburbanisasi memainkan peran penting karena kedekatan Kabupaten Kendal dengan Kota Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah. Menariknya, isu-isu terkait kemiskinan lebih banyak terjadi di daerah suburban. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk menganalisis kemiskinan di perkotaan, suburban, dan perdesaan di Kabupaten Kendal. Penelitian ini bertujuan untuk mencapai dua tujuan: (1) menetapkan zonasi tata ruang di Kabupaten Kendal berdasarkan ketiga kategori tersebut, dan (2) menganalisis peningkatan kemiskinan pada periode awal pandemi di setiap kategori. Zonasi spasial dilakukan dengan menggunakan teknik K-Means Clustering, sedangkan teknik deskriptif kuantitatif dan analisis spasial dengan Moran Index dan Local Indicators of Spatial Autocorrelation (LISA) digunakan untuk analisis. Hasilnya menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 memengaruhi komposisi rumah tangga miskin secara berbeda di perkotaan, suburban, dan perdesaan. Selain itu, analisis mengungkapkan bahwa kemiskinan cenderung mengelompok di daerah suburban Kabupaten Kendal.Kata kunci: kemiskinan, perkotaan, suburban, perdesaan, Covid-19
Exploring the Potential of Omega-3 Enriched Egg Industry in Indonesia: Production, Consumer Demand, and Competitiveness S. Mulatsih; I. R. H. Soesanto; Y. Retnani; A. Yani; R. Mutia; A. Tanti
Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan
Publisher : Department of Animal Production and Technology, Faculty of Animal Science, IPB University in associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jipthp.12.2.75-81

Abstract

People are worried about the health impacts of the cholesterol contained in egg. Various studies show that adding omega-3 to laying feed or drinking water will produce omega-3 eggs that are low in cholesterol. This research aims to determine the potential for developing the omega-3 egg industryin Indonesia. Secondary data (from BPS and related literature), and primary data (from interviewed with sample farmers) were analyzed using revenue cost (R/C) ratio, willingness to Pay (WTP) and descriptives analysis. The findings showed that farmer produced omega-3 eggs from small scale (100 birds) to large scale (50,000 birds). Farmer introduce omega-3 through feed in the form of (1) a mixture of salmon oil with vegetable oil, (2) maggots (Hermetia illucens), and (3) processed fish waste. Each provided R/C ratios of 1.10, 1.34, and 1.52. The competitiveness of the omega-3 egg industry in Indonesia is quite strong, supported by (1) abundant sources of omega-3 supplement feed, (2) increasing demand for omega-3 eggs, (3) supported by feed and the pullet industry (4) low competition of omega-3 eggs producer, and (5) support for stunting reduction programs through protein consumption.
Regional Analysis of Sheep Business in Banjarnegara Regency E. Gustia; S. Mulatsih; A. Gunawan
Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan
Publisher : Department of Animal Production and Technology, Faculty of Animal Science, IPB University in associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jipthp.12.2.105-111

Abstract

Banjarnegara Regency is home to the local Batur sheep, known for their significant body weight. The community has been raising Batur sheep for generations, aiming to develop them into a regional economic driver. This study aims to analyze potential areas for sheep livestock development in Banjarnegara Regency. The data used came from the farm statistics of the Directorate-General for Farm and Animal Health in 2021. The location quotient (LQ), localization index (LI), and specialization index (SI) method were used to perform regional analysis of sheep business. The results of the survey showed that the base area of sheep farming in Banjarnegara district is distributed in the districts of Karangkobar, Pejawaran, Batur, and Wanayasa. The localization and specialization index showed that sheep farming is spread evenly throughout the district of Banjaregara, not concentrated in a particular region.
The Effectiveness of Village Funds in Alleviating Rural Poverty: A Case Study of Belitung Regency Hariyanto, Asep; Juanda, Bambang; Rustiadi, Ernan; Mulatsih, Sri
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 39, No. 1, (June 2023) [Accredited Sinta 2, No 10/E/KPT/2019]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v39i1.2309

Abstract

Poverty is always synonymous with disadvantaged people in rural and urban areas. According to the OECD (2016) three billion people in developing countries, including Indonesia, live in rural areas, and the majority are poor. The government has made various efforts in Indonesia to alleviate poverty, including through the concept of "building from the periphery" by allocating considerable funds to strengthen rural development. This study aims to measure the effectiveness of village funds in alleviating poverty in rural areas (case study: Belitung Regency) using the Moran's Index Analysis and Geographically Weighted Regression (GWR) analysis methods. Based on the results of Moran's Index analysis on poverty levels in 42 villages in Belitung Regency, it can be seen that the distribution pattern of poverty in each village is random or unpredictable. At the same time, the effect on poverty shows that village funds in the field of government administration have not influenced poverty alleviation. Meanwhile, the fields of development implementation, community development, community empowerment, disaster management, and emergencies, and urgency affect poverty alleviation as indicated by a "negative" regression coefficient.
Covid- 19 dan Disparitas Harga Daging Sapi Indonesia Hasibuan , Almanico Islamy; Sahara; Mulatsih, Sri
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 4 No 1 (2022): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0401.175-178

Abstract

Harga daging sapi di Indonesia mengalami fluktuasi dengan besaran yang berbeda antar provinsi. Hal ini diakibatkan oleh permintaan yang tidak dapat dipenuhi oleh produksi domestik terutama saat periode masa pandemi Covid 19 yang sedang terjadi di Indonesia. Kenaikan ini salah satunya disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang sedang terjadi di dunia terutama di Indonesia. Letak pusat produksi dan konsumsi yang berbeda cenderung menyebabkan masalah distribusi daging sapi. Biaya transportasi yang tinggi menyebabkan harga di provinsi provinsi-provinsi yang jauh dari pusat produksi daging sapi di Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat mengalami peningkatan. Pembatasan yang bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang diselenggarakan oleh pemerintah juga memperparah permasalahan distribusi daging sapi yang kemudian berujung pada fluktuasi dan disparitas harga daging sapi.
Influence Of Local Government Integrity On The APBD And Its Implications For Development Indra Jaya; Sri Mulatsih; Mohammad Iqbal Irfany
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 03 (2024): Jurnal Ekonomi, Edition July -September 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Regional development involves the utilization of available resources to significantly improve the welfare of the community, including in financial aspects. One of the benchmarks for successful regional development can be measured by the Gross Regional Domestic Product (PDRB) data of each region. PDRB can show the trend of economic growth from year to year, provide information on the economic resource capabilities of a region, and more. In measuring regional development based on PDRB, the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) also plays a key role in the planning and implementation of development programs. In government institutions with high integrity, public employees are expected to perform their duties with professionalism, avoid conflicts of interest, and report any ethical or legal violations they encounter. The aim of this study is to analyze the influence of the level of local government integrity on APBD management and its implications for the quality of regional development in Indonesia. The data used in this study are secondary data sourced from the Central Statistics Agency (BPS) for APBD and PDRB data, and from the Corruption Prevention Network (JAGA) website for SPI data. The data used includes PDRB, SPI, and APBD for cities and regencies in Indonesia in 2022. The results of the study show that higher local government integrity can improve the management of their APBD; conversely, lower integrity can decrease it. The influence of local government integrity on APBD is relatively small, as the success of APBD management is also influenced by other factors beyond the scope of this study. However, in essence, APBD management requires a high commitment to integrity from the local government, as the APBD management process can be exploited as a means for certain funds' disbursement. Integrity in government institutions can reduce the risk of corruption. Higher integrity is predicted to improve APBD. Thus, local government integrity plays a key role in ensuring the success and sustainability of regional finances and provides a broad positive impact on development and community welfare
Co-Authors -, Fransisco A. Faroby Falatehan A. GUNAWAN A. Tanti A. Yani Achmad Adhi Wiyono Adi Widyanto Adrian Tri Sasongko Ahmad Yani Akhmad Fauzi Alla Asmara Alvina Syafira Fauzia Amalia Diena Listyanti Anita Ristianingrum Annazah, Nur Siti April H. Wardhana Arif Naldi Arini Hardjanto Artino, Adi Asep Hariyanto Ayu, Sakuntala Devi Baba Barus Bambang Juanda Bambang Pramudya Noorachmat, Bambang Pramudya Bayu Agung Prasetyo Budi Kurniawan Budi Kurniawan Carolin Lulik Tafsia Cece Sumantri D Sonny Priyarsono Dea Amanda Dear Rahmatullah Ramadhan Dedi Budiman Hakim Dian Verawati Panjaitan Dini Widyasmarani Suherman Dion Sanaha Dominicus Savio Priyarsono Dwi Rachmina Dwi Suprastyo DWI SURYANTO Dyah Tjahyandari Suryaningtyas E. B. Laconi, E. B. E. Gustia Edwin Aldrianto Eka Puspitawati Ely Nurhayati Ely Nurhayati Ernan Rustiadi Estu Sri Luhur F. T. Farda, F. T. Fachriyan Hasmi Pasaribu Fariyanti, Anna Fathya Nirmala Hanoum Findi Alexandi Hadi Susilo Arifin Hadisti Nur Aini Hania Rahma Hariyadi Hariyadi Hariyadi, nfn Hartoyo Hartoyo Hasibuan , Almanico Islamy Hasnawati Hasnawati Hastuti Hendra Andy Mulia Panjaitan Henny Nuraini Hermanto Siregar I. R. H. Soesanto Ibnu Hidayat Ida Nur Istina, Ida Nur Idqan Fahmi Iman Rahayu Hidayati Soesanto Indra Jaya Indrayansyah Nur Iqbal Firdaus Irzaman, Irzaman Iskandar Ahmaddien Khalifah Muhamad Ali Komariah . Kusumawati, Sri Ambar Lailan Syaufina Lina Karlinasari LUCAS SOARES Lukytawati Anggraeni M A Chozin Machfud Machfud Meida Yuliani Meidiza Dwi Orchidea Meti Ekayani Mia Ayu Wardani Mia Ayu Wardani Mimik Nurjanti Mira Marina Mohammad Iqbal Irfany Mohammad Reza Fauzi Muhamad Tulodo Adisono Muhammad Akbar, Wahyu Muhammad Asep Surachman muhammad Firdaus Muhammad Mu’min Fahimuddin Nandha Rizki Awalia Nur Siti Annazah Nurita Nurita Nurkhayat, Ahmad Omo Rusdiana Panikkai, Sumarni Patria Kusumadiya Pipin Noviati Sadikin Pipin Noviati Sadikin Purwati, Handewi Puspita Octaria Putri Irina Mayang Sari R. Mutia Raden Sonny Suroyo Junior Rahmat Hidayat Ratna Anita Carolina Retno D. Soejoedono Reza Maulana Saragih Rika Setiabudi Santoso Rita Mutia Rita Nurmalina Rita S. Dewi Rully Caesario Sahara Sahara Sahara Sarah Nita Hasibuan Siti khamila dewi Sri Hartoyo Sri Nurdiati Sri Retno Wahyu Nugraheni Suci, Stannia Cahaya Sudirman Yahya Sugiyanta Sukanto Sukanto Sumardjo Suryaningsih, Widiani Suwarto Suwarto Tanti Novianti Totok Junari Ulul Hidayah Widada, Rasyid Widya Nadira Nasution Wiwiek Rindayati Y. Retnani YETI L. PURNAMADEWI Yeti Lis Purnamadewi Yudi Setiawan Yufita Listiana Yuli Retnani Yuliana Susanti Yusman Syaukat yuyun yunardi Zaki Abdullah Zulfi Prima Sani Nasution