Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Dashboard Analisis Untuk Optimalisasi Pemantauan KPI Perusahaan Pada Rumah BUMN Makassar ashdaq, muhammad; alam, syamsu; Maqmah, Ryasqim Immunan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4149

Abstract

Key performance indicators (KPI) adalah alat penting dalam manajemen organisasi yang digunakan untuk mengukur dan menilai keberhasilan pencapaian tujuan bisnis tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dashboard analisis KPI untuk Rumah BUMN Makassar guna mempermudah dan meningkatkan efektivitas pemantauan kinerja perusahaan secara transparan dan berbasis data. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumen bulanan, serta pengembangan dashboard dengan Power BI melalui tahap perencanaan, analisis, desain, dan implementasi. Dashboard ini menampilkan data pencapaian UMKM baru, skoring, pelatihan, dan digitalisasi berdasarkan kategori, waktu, dan wilayah. Hasil penelitian, berdasarkan pemantauan KPI menunjukkan perlunya dirancang tema pelatihan yang bersifat bisnis umum pada Rumah BUMN seperti personal branding, business model canvas, peta jalan wirausaha, marketing mix dan hukum bisnis untuk meningkatkan jumlah UMKM yang terlibat. Selain itu juga terlihat bahwa jadwal pelatihan yang konsisten dan komunikasi yang efektif juga dapat meningkatkan ketertarikan UMKM untuk mengikuti pelatihan pada Rumah BUMN. Berdasakan hal tersebut terlihat bahwa dashboard dapat meningkatkan efektivitas pemantauan, memudahkan evaluasi target, dan mendukung transparansi pelaporan. Implementasi kebijakan menunjukkan peningkatan signifikan pada indikator UMKM baru yang terdigitalisasi, meskipun indikator Pelatihan perlu perhatian lebih baik. Dashboard juga membantu mengidentifikasi tren kekurangan dan keunggulan untuk menyesuaikan strategi pengembangan. Rekomendasi meliputi investasi berkelanjutan pada teknologi, penyederhanaan tampilan, dan pemilihan indikator yang relevan untuk pengelolaan KPI di masa depan.
PREFERENSI PRIORITAS SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS SULAWESI BARAT DALAM PEMILIHAN PERGURUAN TINGGI Nur Fitriayu Mandasari; Rahmat Hasanuddin; Muhammad Ashdaq
Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 13 No 1 (2025): Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/procuratio.v13i1.4718

Abstract

The aim of this study was to identify the priority factors influencing Senior High School (SMA) students in West Sulawesi Province when selecting a university. The research focused on several attributes, including the university's accreditation status, the availability of study programs, tuition financing options, campus location, facilities, and references. A quantitative approach was employed, utilizing the conjoint analysis method with the assistance of SPSS version 23. The study population comprised high school students in West Sulawesi Province, with a sample of 244 Grade XII students, selected proportionally based on the student distribution across various regencies. The findings revealed the following order of importance: References (21.83%), Accreditation (21.26%), Financing (18.02%), Choice of Study Programs (14.82%), Location (13.03%), and Facilities (11.04%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prioritas siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Sulawesi Barat dalam memilih Perguruan Tinggi. Atribut penelitian yang digunakan diantaranya status akreditasi Perguruan Tinggi, pilihan Program Studi, skema pembiayaan perkuliahan, lokasi kampus, fasilitas kampus, dan referensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode analisis konjoin dengan bantuan program SPSS 23. Populasi penelitian adalah siswa SMA di Prov. Sulawesi Barat dengan sample penelitian sebanyak 244 orang siswa tingkat XII yang ditentukan secara proporsional berdasarkan presentasi siswa di setiap Kabupaten. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepentingan terbesar hingga terkecil yaitu Referensi (21.83%), Akreditasi (21.26%), Pembiayaan (18.02%), Pilihan Program Studi (14.82%), Lokasi (13.03%), dan Fasilitas (11.04%).
Optimization Of Social Media Marketing For MSMEs In Makassar City muhammad, ashdaq; Ahmad, Nur Isra'; Asmirani, Sri
Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor1, Oktober 2025
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jepa.v8i1.5454

Abstract

This study aims to analyze and optimize the implementation of social media marketing at Mammiri MSMEs in Makassar City, a medium-sized enterprise specializing in passion fruit beverages marketed to the general public and distributed to souvenir shops across the city. The research is significant because Mammiri MSMEs have encountered challenges in enhancing their social media marketing strategies, which they perceive as having limited impact on sales performance. An action research approach was employed, following the P-Process model, wherein the researchers were actively involved in evaluating the effectiveness of social media platforms in improving brand awareness, customer engagement, and sales. The intervention focused on strengthening visual identity, integrating various social media platforms, utilizing platform-specific features, and designing 14 pieces of content published on the enterprise's Instagram and Facebook accounts to optimize digital marketing performance. The findings indicate that the implementation period from February to July 2025 resulted in a 22.54% increase in Instagram followers and a 7.83% increase on Facebook. Instagram engagement rose by 27.78%, while Facebook engagement increased by 7.43%. Moreover, sales grew by 49.34%, and repeat orders increased by 53.06%. These results are expected to provide valuable insights for optimizing the future social media marketing strategies of Mammiri MSMEs.
Analisis Optimalisasi Pemasaran Media Sosial pada PT Cahaya Mario Ayu, Putri; Syam, Agus; ashdaq, muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4668

Abstract

Teknik pemasaran melalui media sosial dewasa ini telah dimanfaatkan secara luas oleh hampir seluruh sektor industri, termasuk industri perdagangan ritel dan produk peternakan. Perkembangan teknologi digital serta perubahan perilaku konsumen mendorong perusahaan untuk mengoptimalkan media sosial sebagai sarana komunikasi pemasaran yang efektif, efisien, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi serta tingkat optimalisasi pemasaran melalui media sosial yang diterapkan oleh PT. Cahaya Mario, sebuah perusahaan produk peternakan yang berlokasi di Desa Mario, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengkaji efektivitas pemanfaatan platform Facebook, Instagram, dan WhatsApp dalam meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), interaksi pelanggan (customer engagement), serta peningkatan penjualan. Analisis difokuskan pada kesesuaian konten, pemilihan segmen pasar, intensitas interaksi, dan pemanfaatan fitur media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pemasaran melalui media sosial yang didukung oleh riset segmen pasar serta penyesuaian konten dan fitur platform mampu meningkatkan kinerja pemasaran PT. Cahaya Mario, khususnya dalam memperluas jangkauan pasar dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Namun demikian, perusahaan masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan dalam pengelolaan konten yang konsisten, kurangnya perencanaan strategi jangka panjang, serta belum optimalnya pemanfaatan fitur-fitur media sosial berbayar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pemasaran media sosial yang terencana, terukur, dan berkelanjutan berpotensi meningkatkan efektivitas pemasaran digital serta daya saing PT. Cahaya Mario di pasar lokal maupun skala yang lebih luas.
Implementasi Algoritma Analisis Hotspot dengan Kernel Density Estimation (KDE) untuk Visualisasi Bisnis UMKM Kuliner Berbasis WebGIS (Studi Kasus: Kota Makassar) Trianjani, Mega Puspita; Alam, syamsu; Ashdaq, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4949

Abstract

Penelitian ini mengatasi tantangan krusial dalam pemetaan potensi ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kota Makassar yang selama ini belum terintegrasi secara spasial, meskipun sektor ini menjadi penggerak utama ekonomi kota. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan sistem visualisasi WebGIS interaktif guna mengidentifikasi pola aglomerasi bisnis serta mengukur tingkat digitalisasi usaha secara presisi. Menggunakan pendekatan metode Research and Development (R&D), penelitian ini mengakuisisi data geospasial melalui teknik scraping pada OpenStreetMap (OSM) yang kemudian dianalisis secara mendalam menggunakan algoritma Kernel Density Estimation (KDE). Hasil analisis spasial berhasil memvisualisasikan zona konsentrasi bisnis (hotspot) utama yang berpusat di Kecamatan Panakkukang, Rappocini, dan Tamalate, yang terbukti berkorelasi kuat dengan sebaran pusat aktivitas komersial dan kawasan pendidikan. Temuan paling signifikan dan kritis dari studi ini adalah terungkapnya kesenjangan digital (digital gap) yang masif, di mana 94,4% UMKM yang terdata secara administratif pemerintah ternyata tidak memiliki visibilitas di peta digital, menciptakan fenomena invisible economy. Fakta ini mengindikasikan rendahnya literasi spasial digital di kalangan pelaku usaha. Oleh karena itu, platform WebGIS yang dikembangkan tidak hanya berfungsi sebagai alat analisis potensi pasar bagi investor, tetapi juga berperan vital sebagai instrumen diagnostik strategis bagi pemerintah kota untuk merancang program digitalisasi yang lebih presisi, terarah, dan berbasis lokasi demi meningkatkan daya saing ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Deepfakes, Public Trust, and Online Discourse: Sentiment Analysis of Responses to the “Guru Beban Negara” Hoax Clarification on Social Media Ashdaq, Muhammad; Jannah, Ummul Radiatul; Yourike, Yourike; Putri, Rezky Amalia; Mandasari, Nur Fitriayu
Journal of Sustainable Innovation Engineering Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/sustainable.v1i3.22

Abstract

The rapid advancement of artificial intelligence technologies has introduced a new form of digital threat in the form of deepfakes, which have the potential to accelerate the spread of hoaxes and undermine public trust in official information. One notable and controversial example is the “Guru Beban Negara” hoax, which generated diverse and polarized reactions on social media platforms, despite the issuance of an official clarification by the authorities. This phenomenon suggests that institutional responses do not always succeed in mitigating negative public perceptions once misinformation has circulated widely. This study aims to examine public sentiment toward the official clarification by analyzing user comments on YouTube using the Naïve Bayes Classifier algorithm. Data were collected through web scraping techniques and subsequently processed through several preprocessing stages, including cleansing, normalization, tokenization, and stemming, to ensure data quality and analytical reliability. The findings reveal a strong predominance of negative sentiment among the 2,252 comments analyzed. The sentiment classification model achieved an accuracy rate of 73%, with the distribution indicating that most users expressed negative reactions, while only a small proportion conveyed positive sentiment. These results indicate that official clarifications have not been fully effective in alleviating negative public perceptions associated with deepfake-based hoaxes, particularly within the context of social media discourse.
Perancangan Website Sistem Informasi Petani (Siptani.com) Dalam Menyediakan Informasi Pertanian Digital Di Kabupaten Bulukumba A. Hendra Al Qadri; Agus Syam; Muhammad Ashdaq
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4263

Abstract

Kabupaten Bulukumba yang memiliki kekayaan sumber daya pertanian dan potensi pangan yang melimpah, namun belum adanya fasilitas pendukung yang dapat menjadi sumber atau media digital informasi yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Fasilitas pendukung tersebut bisa berupa website sebagai arena ideal yang dapat digunakan untuk mengkaji sejauh mana digitalisasi dapat memberikan kontribusi positif pada tingkat lokal. Metodologi pengembangan website yang digunakan adalah metode waterfall pertama kali diperkenalkan oleh Winston Royce sekitar tahun 1970 sehingga sering dianggap kuno, tetapi merupakan model yang paling banyak dipakai di dalam Software Engineering (SE). Perancangan website sistem informasi (siptani.com) di Kabupaten Bulukumba dengan menggunakan platform wordpres (CMS) dimana penelitian ini melakukan identifikasi kebutuhan pengguna dengan berbagai teknik pengumpulan data seperti observasi dan wawancara langsung ke petani dan staf dinas terkait. Dengan adanya penelitian ini diharapkan sistem informasi dan pelayanan yang tersedia di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba akan memberikan peran penting dalam penyediaan informasi dan layanan terkait pertanian serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.
Improving Digital Literacy to Prevent Hoaxes in the Visually Impaired Valentino Aris; Syamsu Alam; Muhammad Ashdaq; Muhammad Taufik; Andi Ruslan; Muhammad Jamil
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): August
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i5.2424

Abstract

This Community Service Activity was carried out at the Yapti Makassar Special School (SLB-A Yapti Makassar) by the Digital Business Study Program Service Team, FEB-Makassar State University. Some of the problems faced by partners include a lack of literacy for blind people so that hoaxes spread easily and a lack of independence for blind people in accessing information from various sources. The service method used is the implementation of outreach activities to increase the spirit of digital literacy among the visually impaired so that the spread of hoaxes can be prevented. The activity participants were twelve people with visual disabilities who were currently studying at SLB-A Yapti Makassar. The results achieved from this activity include (1) increased enthusiasm for digital literacy among the visually impaired, (2) increased independence in accessing literacy around them, (3) the ability to distinguish between hoaxes and information and data.
Training on Digital Marketing Techniques to Increase the Entrepreneurial Spirit of High School Students Nur Fitriayu Mandasari; Rahmat Hasanuddin; Muhammad Ashdaq
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): October
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2432

Abstract

This Community Service Activity was carried out at UPT SMUN 2 Campalagian, Polewali Mandar Regency by the Community Service Team of the Faculty of Economics, West Sulawesi University. Some of the problems faced by partners include the suboptimal utilization of Computer Laboratory facilities by Students, digital entrepreneurship training has never been carried out for Students, training in the use of digital technology for business has never been carried out for Students, and digital marketing technique training has never been carried out for Students. The community service method used is the implementation of training activities to increase the spirit of entrepreneurship and digital literacy for students who help manage family businesses. The participants of the activity consisted of thirty-five students who were representatives of three grade levels at SMUN 2 Campalagian. The results of this community service activity include (1) increasing the spirit of entrepreneurship and digital literacy among students at SMUN 2 Campalagian, Polewali Mandar Regency, (2) increasing understanding of the use of digital technology in supporting business activities, (3) the ability to carry out product marketing techniques through digital media.
Enhancing Social Media Content Management in a Public Service Institution through Collaborative Community Service Muhammad Ashdaq; Nur Fitriayu Mandasari; Valentino Aris; Muhammad Taufik; Andi Ruslan
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2025): August
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v2i5.2531

Abstract

This community engagement initiative was carried out through collaboration between a religious service organization responsible for pilgrimage operations and faculty members from a digital business study program at a public university. The program was motivated by the organization’s challenges in managing its social media content, which included unstructured information flow, inconsistent distribution, and suboptimal visual design. The intervention involved a structured mentoring process covering content documentation, content creation, and news script development. The results demonstrated a noticeable improvement in social media engagement, reflected in higher interaction and responsiveness from the audience. Indirectly, the activity also enhanced the quality of service delivery by ensuring that information for the families of pilgrims was communicated more quickly, clearly, and reliably. These outcomes highlight the value of collaborative capacity-building in digital communication for public and religious service organizations. The study contributes practical insights into how community-based interventions can strengthen digital media strategies to support transparency, trust, and service quality in the era of digital information.