p-Index From 2021 - 2026
4.749
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ADMINISTRASI BISNIS Prosiding SNATIF JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism Hasanuddin Economics and Business Review Jurnal Bisnis dan Pembangunan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Kordinat : Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Chronologia An Nahdhoh Jurnal Kajian Islam Aswaja Az Zarqa': Jurnal Hukum Bisnis Islam Satwika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Hurriyah : Jurnal Hukum Islam Historiography Jurnal Pendidikan Islam HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesian Research Journal on Education Paradigma: Junal Kalam dan Filsafat Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Qismul Arab: Journal of Arabic Education Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Madrasah : Jurnal Pendidikan Madrasah International Conference on Islamic Studies Journal of Islamic Economics Studies and Practices (JIESP). PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Al-Irfan: Journal Of Arabic Literature and Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

FILSAFAT ILMU DALAM ISLAM: SEBAGAI BASIS INTEGRASI Humaidi, Humaidi
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 8 No. 1 June 2022
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v8i1.24266

Abstract

The main issues of the philosophy of science are, first, to examine science itself and its aspects like the meaning and nature of science, its form and kinds, objects, sources and method of obtaining, the relationship between subject and object, and the benefits and objective of science. The second issues is the study of the methodological aspects. This field has a significant role in determining and measuring the validity and truth of human knowledge. In addition, the philosophy of science functions as a liaison, integrate, and harmonize between one science and another. Therefore, it can be said that there is no integration and harmony between various branches of knowledge without a philosophy of science. This conclusion can be true and valid if it is based on the principle of the philosophy of science in Islam. The conclusion will be different if the teaching of philosophy of science is based in the perspective of secular philosophy. The purpose of this study is to analyze the role, position, and function of philosophy in studying science in terms of sources, object, benefits, methods of obtaining, and the relation between one knowledge and another. This type of research is qualitative based on library sources using a deductive rational analysis and approach. 
Analisis Pengaruh Pasang Surut terhadap Pengendalian Banjir ti Sungai Lamong Ruas Desa Jono Humaidi, Humaidi; Hazmi, Miftah; Rizqy, Muhammad Arief; Natakusumah, Dantje Kardana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1488

Abstract

Daerah hilir Sungai Lamong sebagian besar merupakan dataran rendah dan datar, dengan lebih dari 60% kemiringan lereng hilir kurang dari 8%. Pada penelitian ini, geometri memanjang Sungai Lamong dari Desa Jono menuju bagian hilir di Muara Sungai Lamong + 12 Km. Memahami penyebab banjir ini memerlukan analisa fluktuasi pasang surut air laut karena Sungai Lamong Hilir bermuara langsung menuju Selat madura. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak pasang surut air laut terhadap Sungai Lamong. Metodologinya melibatkan pengumpulan data primer dan sekunder, yang berfungsi sebagai masukan untuk pemodelan hidraulika pengaruh pasang surut menggunakan aplikasi HEC-RAS. Dengan menggunakan metode L-Square, analisis data pasang surut menunjukkan HWL 1.39 meter, MSL 0.00 meter, dan LWL 1.38 meter. Setelah itu, analisis hidrologi dengan memanfaatkan data curah hujan dan debit menghasilkan debit rencana Q2 sebesar 402.4301 m3/s dan Q10 sebesar 545.9304 m3/s. Pemodelan dilakukan dengan 6 skenario: debit Q2 dan Q10 pada saat HWL, MSL dan LWL. Hasil pemodelan menunjukkan tidak adanya pengaruh pasang surut pada debit banjir Q2 dan Q10. Sehingga debit Q2 dan Q10 mengalir menuju Selat Madura.
Penilaian Pembelajaran PAI Berbasis Google Forms, Quizizz, dan Grade Scope:: Strategi dan Implementasi Efektif di MA Zainul Hasan 1 Genggong Ilahi, Dewi Shinta Kurnia; Zaini, Fina Magfirah; Muhammad, Begi; Humaidi, Humaidi; Zakiyullah, Azkalakum; Sofa, Ainur Rofiq
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2308

Abstract

Penilaian pembelajaran merupakan aspek penting dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berfungsi untuk mengukur pemahaman, keterampilan, dan perkembangan siswa. Seiring dengan perkembangan teknologi, berbagai platform digital seperti Google Forms, Quizizz, dan GradeScope telah diintegrasikan dalam sistem penilaian guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi ketiga platform tersebut di MA Zainul Hasan 1 Genggong, dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Google Forms memungkinkan guru menyusun soal dan menilai hasil ujian secara otomatis, namun masih terdapat tantangan terkait keterbatasan akses internet dan potensi kecurangan siswa. Quizizz memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan melalui konsep gamifikasi, tetapi juga menghadapi kendala seperti ketergantungan pada koneksi internet dan kecenderungan siswa lebih fokus pada kompetisi dibandingkan pemahaman materi. Sementara itu, GradeScope membantu meningkatkan objektivitas dan efisiensi dalam penilaian tugas esai dengan fitur pengelompokan jawaban dan penerapan rubrik digital, meskipun adaptasi terhadap platform ini masih menjadi tantangan bagi guru dan siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan teknologi dalam penilaian PAI dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran jika didukung oleh strategi implementasi yang tepat, seperti pelatihan guru, peningkatan infrastruktur, dan pengawasan dalam evaluasi daring.
Religious Moderation in the Perspective of Muslim Philosopher: Theory and Practice Humaidi, Humaidi
Jurnal Fuaduna : Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 6 No. 1 (2022): January - June 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/fuaduna.v6i1.5279

Abstract

One of the teachings and the difference between philosophy and other sciences is the importance of rational and objective thinking. The implication of this teaching is the birth of an open-minded, inclusive view and acceptance o the truth from wherever it comes, including from different religions and cultures. Openness and acceptance of differences are the indicators of religious moderation. Therefore, there is an inherent relationship between openness and religious moderation. Without an inclusive view, there is no religious moderation. Likewise, a person's inclusive and moderate view will be present only if he thinks rationally and objectively. This article aims to analyze the meaning of religious moderation from the perspective of Muslim philosophers and its implementation in history, either in the global or Indonesian context. This research answers and seeks an alternate solution to the problem of extremism and radicalism in the name of religion. The method used is philosophical and historical-hermeneutic. In addition to library data, the research sources also use field data obtained through observation and interviews with students, alumni, and lecturers of Aqidah and Islamic Philosophy (AFI) in Indonesia.
Muammar Khadafi: Kepemimpinannya Dari Awal Kudeta Tak Berdarah Hingga Revolusi Berdarah Di Libya (1969-2011) Afriyenti, Adinda; Humaidi, Humaidi
PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol. 1 No. 1 (2019): PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/periode.011.4

Abstract

Muammar Gaddafi is a figure destined to become the highest leader in Libya who comes from the descendants of the Qadaddfa tribe. Initially Gaddafi's political career began when he became Brotherly Leader of Jamahiriyah through a bloodless coup against monarch King Idris Sanusi's government on September 1, 1969 which later led Khadafi to become number one leader in Libya. During his leadership Gaddafi managed to make Libya an independent country without relying on other countries. However, the country he leads for 42 years is famous for Radical countries and shunned by other countries. The authoritarian nature of his leadership, invites the pros and cons of bringing his people against and undermining his leadership in 2011. Muammar Khadafi adalah sosok yang ditakdirkan untuk menjadi pemimpin tertinggi di Libya yang berasal dari keturunan suku Qadaddfa. Awalnya karir politik Khadafi dimulai ketika ia menjadi Brotherly Leader of Jamahiriyah melalui Kudeta tak berdarah terhadap pemerintahan monarki Raja Idris Sanusi pada 1 September 1969 yang kemudian mengantarkan Khadafi menjadi sosok pemimpin nomer satu di Libya. Selama kepemimpinannya Khadafi berhasil menjadikan Libya sebagai negara yang mandiri tanpa bergantung ke negara lain. Namun, negara yang dipimpinnya selama 42 tahun terkenal dengan negara Radikal dan dijauhi oleh negara lain. Sifat kepemimpinannya yang otoriter, mengundang pro dan kontra membawa rakyatnya menentang dan meruntuhkan kepemimpinannya pada tahun 2011.
Deliar Noer: Sebuah Biografi Politik, 1951-1999 Maskur, Abu; Humaidi, Humaidi; Ibrahim, Nurzengky
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v6i1.4655

Abstract

In contemporary Indonesian politics in Islamic thought history, Deliar Noer cannot be passed over. He is a figure in Muslim Student Association (HMI), Masyumi, Academician, and a political figure who is a substantial thinker as well, proved by his academic works. As a political figure, his intellectuality is not only seen in his writings. Nevertheless, he attempted to make it through an established political party named Partai Ummat Islam. This study aims to examine the political role of Deliar Noer in political dynamics in Indonesia from 1951 to 1999. This study implied four stages of historical research methods. Those methods are heuristic, verification, interpretation, and historiography. The results of this study convey that Deliar Noer began his political experience when he took charge as the chief of the Muslim Student Association (HMI). Furthermore, he became a political observer, defended democracy, and established a political party.Dalam perpolitikan Indonesia kontemporer dalam sejarah pemikiran Islam, Deliar Noer tidak bisa dilewatkan begitu saja. Ia adalah tokoh Himpunan Mahasiswa Muslim (HMI), Masyumi, Akademisi, dan tokoh politik yang juga pemikir yang substansial, dibuktikan dengan karya-karya akademisnya. Sebagai seorang tokoh politik, intelektualitasnya tidak hanya terlihat pada tulisan-tulisannya. Meski demikian, ia berusaha melalui partai politik mapan bernama Partai Ummat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran politik Deliar Noer dalam dinamika politik di Indonesia dari tahun 1951-1999. Penelitian ini mengimplikasikan empat tahapan metode penelitian sejarah. Metode-metode tersebut adalah heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menyampaikan bahwa Deliar Noer memulai pengalaman politiknya saat menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Selanjutnya, ia menjadi pengamat politik, membela demokrasi, dan mendirikan partai politik.
Nasionalisme dalam Al-Qur'an : (Analisis Kontektual Abdullah Saeed) Najib , Faizin Ainun; Humaidi, Humaidi
Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 1 (2020): March 2020
Publisher : LPPPM STAI Darul Hikmah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35309/alinsyiroh.v6i1.167

Abstract

This article discusses about the identity of nationalism in Indonesia, the author's efforts to find the relationship in the Qur'an. While, the meaning of nationalism is still reaping the debate. Call it like HTI (read: history). The difference is caused there are different meanings to the Qur'an and a different understanding to the Qur'an.This study uses Abdullah Saeed's contextual theory. Abdullah Saeed offers a contextual interpretation system which includes, firstly, linguistic analysis and study of asbabu an-nuzul micro-macro. Secondly, the interpretation of scholars from generation to generation. Third, contextualization, namely nationalism in the Indonesian context.
HUBUNGAN HARMONIS ANTARA SAINS DAN AGAMA DALAM PEMIKIRAN AL-FARABI DAN IKHWAN AL-SHAFA Humaidi, Humaidi
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v17i1.8106

Abstract

Hubungan Harmonis Antara Sains dan Agama Dalam Pemikiran Al-Farabi dan Ikhwan Al-Shafa. Sains dalam pandangan modern selalu terpisah dengan agama. Sains sebagai satu-satunya ilmu yang ilmiah, sedangkan agama non-ilmiah. implikasi dari pandangan tersebut adalah munculnya pemahaman yang disintegratif, yaitu pemisahan antara agama dan sain. Penelitian ini menjelaskan tentang hubungan harmonis antara sains dan agama dalam kerangka pemikiran al-Farabi dan Ikhwan al-Shafa yang tumbuh dan berkembang pada sekitar abad ke-10 masehi. Pemikiran al-Farabi dan Ikhwan al-Shafa membuktikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan selalu sejalan dengan agama, karena keduanya berasal dari sumber yang satu, yaitu Tuhan Yang Maha Esa.
Daya-Daya Jiwa Manusia Perspektif Ibn Sina Majid, M. Fakhri Abdul; Humaidi, Humaidi
Paradigma: Jurnal Kalam dan Filsafat Vol. 6 No. 01 (2024): Paradigma: Jurnal Kalam dan Filsafat
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/paradigma.v6i01.34516

Abstract

Abstrak: Manusia adalah makhluk yang memiliki kelebihan dan kekurangan. Puncak kelebihannya bisa lebih mulia dari malaikat, dan titik terendah kekurangannya lebih hina dari binatang. Tetapi dibalik kelebihan dan kekurangannya itu, manusia adalah makhluk yang penuh misteri. Tidaklah mengherankan jika kemudian muncul begitu banyak kajian, penelitian ataupun pemikiran tentang manusia dalam segala aspeknya. Salah satunya adalah tentang jiwa. Jiwa merupakan salah satu topik yang sangat menarik perhatian para ilmuwan barat. Tidak sedikit dari mereka yang menghabiskan waktunya untuk mengkaji masalah ini. namun, kajian mereka tidak dilandasi dengan agama. Berbeda dengan ilmuwan muslim yang menjadikan agama sebagai pijakannya. Salah seorang ilmuwan muslim yang membahas tentang jiwa manusia adalah Ibn Sîna. Ibn Sîna mengemukakan bahwa jiwa manusia terdiri dari tiga bagian, diantaranya yaitu: jiwa tumbuh-tumbuhan (al-nafs al-nabatiyah), jiwa binatang (al-nafs al-hayawaniyah), dan jiwa manusia (al-nafs al-insaniyah). Jiwa tumbuh-tumbuhan memiliki tiga fakultas, yaitu daya makan (al-quwwah al-ghadziyah), daya tumbuh (al-quwwah al-munammiyah), dan daya reproduksi (al-quwwah al-muwallidah). Jiwa binatang memiliki dua daya, yaitu daya penggerak (al-quwwah al-muharrikah), dan daya persepsi (al-quwwah al-mudrikah). Jiwa manusia mempunyai daya berfikir yang disebut dengan al-aql. Dan manusia juga memiliki tiga sekaligus jiwa tersebut. Abstract:Humans are beings that have strengths and weaknesses. The peak of its virtues can be more noble than that of angels, and the lowest point of its shortcomings can be more despicable than that of animals. But behind its strengths and weaknesses, humans are creatures full of mystery. It is not surprising that so many studies, research, or thoughts about humans in all their aspects have emerged.  One of them is about the soul. The soul is one of the topics that has captured the attention of Western scientists. Many of them spend their time studying this issue. However, their study is not based on religion. Unlike Muslim scientists who use religion as their foundation. One of the Muslim scholars who discussed the human soul is Ibn Sîna. Ibn Sîna proposed that the human soul consists of three parts, namely: the vegetative soul (al-nafs al-nabatiyah), the animal soul (al-nafs al-hayawaniyah), and the human soul (al-nafs al-insaniyah). The vegetative soul has three faculties, which are the nutritive power (al-quwwah al-ghadziyah), the growth power (al-quwwah al-munammiyah), and the reproductive power (al-quwwah al-muwallidah). The animal soul has two powers, which are the motive power (al-quwwah al-muharrikah) and the perceptive power. (al-quwwah al-mudrikah). The human soul has a thinking capacity known as al-aql. And humans also possess three of these souls simultaneously.
PELATIHAN AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG BAGI MAHASISWA PRODI HES FAI UNIVERSITAS HASYIM ASY’ARI TEBUIRENG JOMBANG Ari Pertiwi, Dwi; Agustina, Rachma; Ardiana, Meta; humaidi, Humaidi; Rodliyah, Iesyah; Sa’adah, Nihayatus; Rosyadi Rosyadi, M. Syam’un
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4466-4473

Abstract

Restrukturisasi kurikulum Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang pada tahun 2020, ketika Kurikulum Merdeka belajar kampus merdeka diberlakukan di Universitas Hasyim Asy’ari, maka ada 2 sks mata kuliah akuntansi yang di hapus. Mata kuliah ini merupakan dasar dalam mempelajari mata kuliah akuntansi syariah. Melihat dari profil  lulusan prodi hukum ekonomi syariah adalah yaitu menjadi praktisi hukum, dewan pengawas syariah, ahli ekonomi islam, analisis keuangan, maka akuntansi sangat penting sekali untuk dipelajari. Selain itu  survey yang dilakukan pada stakeholder, diperoleh hasil bahwa alumni lulusan prodi belum tidak paham dengan akuntansi. Dengan adanya permasalahan tersebut maka diperlukan pelatihan akuntansi sebagai salah satu Solusi dalam menyelesaikan masalah. Pelatihan ini merupakan bentuk pengabdian yang merupakan keberlanjutan dari pengabdian tahun selanjutnya. Pelatihan ini mengambil tema pelatihan akuntansi Perusahaan dagang pada mahasiswa prodi HES FAI Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang
Co-Authors ., Hairudinor A’Yunnisa, Qurrota Abrar Abrar Abrar Abu Maskur Afif Muhammad, Afif Afriyenti, Adinda Agustina, Rachma Ainur Rofiq Sofa Akbar, M. Zulqifli Anam, Ahmad Gautsul Ardiana, Meta Ari Pertiwi, Dwi Asyrafy Yacobi, Muhammad Abrar Burhani, Nasih Dantje Kardana Natakusumah Datti, Vegaisyah Mutia Dwi Ari Pertiwi Dwi Arman Prasetya Emy Rahmawati Fahrullah, Moh. Fakhruddin, M. Firdaus, Rahim Haryanti, Peni Hidayati, Athi’ Hilmiyatusoliha, Hilmiyatusoliha Hindun, Hindun Husaeni, Fahri Ibansari, Judhit Ibrahim, Nurzengky Iftitaahul Mufarrihah Ilahi, Dewi Shinta Kurnia ilmiah, Nurul Khikmatul Irwansyah Irwansyah Islaha, Zurida Ismahan, Ismahan Jeki Saputra Khairunnisa Khairunnisa Khoiriyah, Siti Nur Lailatussiam, Salma M. Husni Mahalil, Rahmatia N Majid, M. Fakhri Abdul Marta, Nuraeni Martha, Nur'aeni Maulana, A. Ridho Maulana, Diki Maulida, Sri Mauliddan, Mauliddan Meilynda, Rossa Miftah Hazmi Muhammad, Begi Muhtarudin Muhtarudin Munawwir, Ridha Musdalifah, Kiki Mutmainah Mutmainah Najib , Faizin Ainun Nasbey, Hady Nikma, Fifi Lailatun Pakata, Ahmad Syawal Senong Patoni, Intan Ranti Permatasari Qohar, Abd. Rahma Fadilla, Nessa Rahmawati, Riska Maulidia Rizqiana, Sista Rizqy, Muhammad Arief Rodliyah, Iesyah Rohman, Sofwatur Rosyadi Rosyadi, M. Syam’un Saifulloh, Alif Hadi Sairi, Muhammad Santosa, Firdaus Hadi Sauqi, Robit Haris Sa’adah, Nihayatus Sholikah, Mar'atus Sri Martini Swasono Rahardjo Syafrizal Syafrizal Syukur, Abdus Tamam, M Badrun Tio, Yuansen Umasih Umasih Utomo, Setio Vina Serevina Wahid Wahid, Wahid Wardani, Devi Juni Wardhana, Annas Eka Wibowo, Erik Wisnubroto, R. Yanuardi, M. Hasmi Zaini, Fina Magfirah Zakiyullah, Azkalakum