Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Literatur: Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Implementasi Workplace Learning Imanah, Syafira Anindya; Lestari, Windah; Amilina, Dwi; Wardhana, Mada Aditia
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam lingkungan kerja modern yang dinamis, workplace learning (WL) menjadi kunci adaptasi dan kinerja organisasi jangka panjang. Budaya organisasi (BO) diakui sebagai penentu utama efektivitas implementasi WL. Kajian literatur naratif ini bertujuan menganalisis peran BO dalam implementasi WL, dengan fokus menjawab: (1) bagaimana BO memfasilitasi atau menghambat WL, dan (2) elemen budaya apa yang paling kritis dalam mendukungnya. Metode kajian menerapkan lima tahap sistematis (perencanaan, pencarian, seleksi, analisis tematik, dan sintesis) terhadap 20 studi empiris dan konseptual. Hasil sintesis menunjukkan bahwa BO berperan secara dualistik. Budaya yang adaptif, berorientasi pembelajaran (learning culture), dan mendukung keamanan psikologis memfasilitasi WL melalui peningkatan regulasi diri (self-regulated learning), inisiatif proaktif, dan kolaborasi. Sebaliknya, budaya yang kaku, hierarkis, dan birokratis menghambat WL dengan membatasi eksperimen dan otonomi. Tiga elemen budaya yang paling kritis teridentifikasi: dukungan terhadap otonomi dan inisiatif; nilai kolaborasi, inovasi, dan keterbukaan; serta dukungan relasional dan sosial dari manajer dan rekan kerja. Implikasinya, organisasi perlu secara sadar merancang dan mengelola budaya yang menekankan elemen-elemen kritis ini, melampaui sekadar program pelatihan formal. Kajian ini menegaskan BO sebagai sarana strategis aktif yang membentuk efektivitas pembelajaran di tempat kerja.
Integrasi Teknologi dalam Transformasi SDM dan Analisis Data Karyawan Hairul Hairul; Maulana Jauhari; Rifky Gismanyan; Irfan Hafidz Muhyiddin; Mada Aditia Wardhana
Jurnal Manuhara : Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/manuhara.v4i1.2471

Abstract

This study examines the integration of technology in the process of Human Resource (HR) transformation through the perspective of employee data analytics as a strategic approach to modern HR management. The primary focus of the study is to analyze the impact of the simultaneous integration of digital HR systems and organizational digital transformation on improving the efficiency of HR functions, with organizational agility positioned as a moderating variable that strengthens this relationship. In addition, the study explores the potential optimization of Artificial Intelligence (AI) technologies and predictive analytics methods, such as Bayesian Optimization, in predicting workforce dynamics, including employee attrition risk and competency development needs, while also bridging the analytical skills gap among HR practitioners. The research method employed is a systematic literature review of relevant scientific publications from 2021 to 2025, selecting sources that address digital HR transformation, HR analytics, and the application of AI in organizational contexts. The findings indicate that digital HR systems have a strong and significant effect on enhancing operational efficiency and the quality of HR decision-making, and this effect becomes more optimal when supported by a high level of organizational agility. Furthermore, AI and predictive analytics are proven to generate more accurate predictions and simplify technical complexity, making them easier for HR practitioners to adopt. This study concludes that the success of HR transformation requires a holistic approach that aligns the use of advanced technologies with organizational capabilities, human resource readiness, and ethical considerations to create sustainable organizational value.
Integrasi Human Resource (HR) Analytics sebagai Strategi dalam Meningkatkan Pengalaman Karyawan Azmil Indillah Suwandi; Imariana Nur Mutiara; Qoonita Nurhasanah; Afrian Bintang Putra; Mada Aditia Wardhana
Jurnal Manuhara : Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/manuhara.v4i1.2456

Abstract

This study aims to analyze the integration of Human Resource (HR) Analytics as a strategic approach to enhancing employee experience in organizational settings. The growing complexity of the business environment and the increasing demand for data-driven decision-making have encouraged organizations to utilize HR Analytics in managing human resources more effectively. This research employs an integrative literature review method to synthesize findings from previous empirical and conceptual studies published between 2014 and 2024. The review process was conducted systematically through article identification, selection, thematic analysis, and synthesis of findings. The results indicate that HR Analytics contributes positively to employee experience by improving employee engagement, performance management, and retention strategies. Furthermore, organizational culture, leadership commitment, and technological readiness are identified as key moderating factors influencing the successful implementation of HR Analytics. This study provides theoretical contributions by strengthening the conceptual relationship between HR Analytics and employee experience, as well as practical implications for organizations seeking to design data-driven human resource management strategies.
STUDI KASUS METODE FIFO (First In First Out) DAN FEFO (First Expired First Out) PENGELOLAAN OBAT GENERIK TABLET DAN KAPSUL DALAM PENGGUNAAN BPJS KLINIK X BALIKPAPAN Nur Hasanah; Eka Kumala Retno; Wiwi Erwina; Mada Aditia Wardhana
PHARMACIA Vol. 2 No. 2 (2024): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan stok obat di fasilitas pelayanan kesehatan merupakan aspek krusial dalam menjamin keberlangsungan terapi pasien serta efisiensi penggunaan anggaran obat. Penggunaan metode FIFO (First In First Out) dan FEFO (First Expired First Out) merupakan strategi umum dalam manajemen persediaan obat. FIFO menekankan penggunaan stok yang pertama kali masuk, sementara FEFO memprioritaskan penggunaan obat yang memiliki tanggal kedaluwarsa paling dekat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kedua metode tersebut terhadap efektivitas dan efisiensi pengelolaan obat generik tablet dan kapsul di Klinik X Balikpapan dengan studi khusus pada dua jenis obat, yaitu cetirizine dan ranitidine. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi dan analisis data statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas batch berada pada kategori rata-rata dalam hal perputaran stok dan lama masa kedaluwarsa, meskipun ditemukan beberapa batch yang memiliki performa distribusi di bawah rata-rata. Hal ini menunjukkan perlunya penguatan sistem monitoring dan digitalisasi manajemen stok guna mendukung penerapan metode FIFO dan FEFO secara optimal.
LITERATURE REVIEW: HOSPITAL PHARMACY DIGITALIZATION Clara Pinky Natasya; Revalin Dianomo; Nabila Putri Bakri; Micen Jessica Beby Listiyo Budi; Mada Aditia Wardhana
PHARMACIA 2026: Edisi Khusus : Manajemen Farmasi
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi farmasi rumah sakit merupakan langkah krusial untuk meningkatkan kualitas layanan klinis, efisiensi operasional, dan peran apoteker yang berorientasi pada pasien. Kajian artikel ini bertujuan memetakan hambatan dan faktor pendorong implementasi serta interoperabilitas sistem digital seperti CPOE dan EMR, serta menganalisis peran kepemimpinan dan kebijakan institusional dalam strategi integrasi alur kerja digital. Metodologi yang digunakan adalah kajian sistematis dengan pencarian di platform Taylor & Francis Online pada periode 2021–2025, yang menghasilkan 40 artikel paling relevan setelah proses seleksi bertahap. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem digital telah terbukti mendukung fungsi kritis seperti pemantauan terapi obat dan dokumentasi intervensi klinis. Namun, tantangan utama meliputi interoperabilitas yang terbatas, kurangnya kebijakan pendukung, dan ketergantungan berkelanjutan pada proses manual untuk pengumpulan data. Di sisi lain, contoh keberhasilan seperti implementasi "Pharmacy Medication Access Referral order" melalui EMR menunjukkan potensi kolaborasi antaprofesi. Simpulan kajian menegaskan bahwa kepemimpinan farmasi dan kebijakan institusional yang menerapkan pendekatan seimbang antara arahan top-down dan inovasi kolaboratif, serta fokus pada standarisasi, otomatisasi data, dan penyediaan infrastruktur, sangat diperlukan untuk mencapai integrasi sistem yang menyeluruh dan mendukung transformasi layanan farmasi yang berpusat pada pasien.
LITERATURE REVIEW: ANALISIS PERKEMBANGAN PENELITIAN PHARMACEUTICAL DIGITAL MARKETING OVER TIME Della Aulia Sasikirana; Nabila Kurnia Ramadhan; Essa Stella Cicilia; Mada Aditia Wardhana; Syahratu Agatha Putri; Sintya Putri Devi Indriyani
PHARMACIA 2026: Edisi Khusus : Manajemen Farmasi
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tinjauan literatur ini menganalisis perkembangan penelitian mengenai pemasaran digital farmasi selama satu dekade terakhir (2015-2025) melalui kajian sistematis terhadap 40 artikel terpilih. Hasil kajian menunjukkan bahwa fokus penelitian telah berevolusi secara signifikan dari eksplorasi awal mengenai pemasaran langsung konsumen (DTC) dan isu etika digital, menuju adopsi sistemik teknologi seperti blockchain dan Digital Control Tower untuk ketahanan rantai pasok, serta hingga tata kelola kecerdasan buatan generatif. Sepanjang perjalanan ini, penelitian secara dinamis merespons tantangan yang muncul, termasuk integritas produk, ageism dalam periklanan, dan variasi regulasi, dengan mengembangkan solusi teknis dan rekomendasi kebijakan. Meskipun transformasi digital telah terbukti menciptakan nilai ekonomi korporat yang nyata, kajian ini mengidentifikasi celah kritis, yaitu belum adanya kerangka kerja terpadu yang mengoperasionalkan analitik Marketing 4.0 khusus untuk konteks pemasaran bisnis-ke-bisnis (B2B) di sektor farmasi. Oleh karena itu, penelitian ke depan perlu memprioritaskan pengembangan roadmap strategis yang menjembatani data operasional dengan pengambilan keputusan pemasaran yang prediktif, sekaligus memperkuat kapabilitas organisasi untuk memastikan keberlanjutan inovasi digital.
MANAJEMEN MUTU FARMASI Nadiatussholikha; Devia Nurdiana Putri; Ranum Tri Respati Ningrum; Rizka Agusti Maharcania; Mada Aditia Wardhana; Regy Dwi Aulia
PHARMACIA 2026: Edisi Khusus : Manajemen Farmasi
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen mutu farmasi berfokus pada pencegahan masalah dan pemeliharaan kualitas yang konsisten selama proses desain dan kreasi, menjadikannya krusial bagi reputasi dan profitabilitas sektor manufaktur, dengan praktik Total Quality Management (TQM) yang sering diterapkan di industri ini. Bukti implementasi manajemen mutu dalam layanan kesehatan mencakup Sistem Manajemen Mutu Laboratorium (LQMS) untuk menjamin keakuratan hasil pengujian, dan model '6S' yang terbukti secara signifikan meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas instrumen bedah di pusat sterilisasi dan suplai (CSSD). Perkembangan saat ini mengarah pada Quality 5.0, yang memperluas kepuasan pelanggan menjadi kepuasan masyarakat (societal satisfaction), mengintegrasikan aspek keberlanjutan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Evolusi ini sejalan dengan adopsi teknologi Quality 4.0, di mana industri farmasi dinilai paling siap di Argentina dalam mengadopsi digitalisasi berbasis data seperti Big Data Analytics dan IoT untuk pengendalian kualitas real-time. Meskipun fondasi praktik sudah kokoh, penelitian mengidentifikasi dua kesenjangan utama: pertama, kesulitan dalam menerjemahkan konsep makro Kepuasan Masyarakat menjadi praktik operasional dan metrik terukur; dan kedua, hambatan implementasi Quality 4.0 yang berakar pada tantangan perilaku organisasi (misalnya, Kepemimpinan yang lemah dan resistensi terhadap perubahan) dan tata kelola TI (Keamanan siber). Penelitian ini mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk mengatasi tantangan struktural ini dan mengembangkan model kerangka kerja yang didorong oleh tujuan yang lebih tinggi (higher purpose) dan menerapkan perspektif sistem untuk mencapai integrasi penuh Quality 5.0 di seluruh siklus hidup nilai farmasi.
Studi Kajian: Workplace Communication Skills Davina Meta Mutiara; Diandri Nadja; Syakila Putri Alysva; Shafa Salsabila; Mada Aditia Wardhana
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/y57fnz04

Abstract

Workplace Communication Skills (WCS) are proven to be a critical foundation for a company's competitive advantage in the context of a dynamic global market. This study successfully conceptualizes a map of WCS that integrates fundamental social competencies—from verbal, non-verbal, written, and electronic communication to interpersonal skills, negotiation, presentation, and digital rhetoric—with the demands of the Fourth Industrial Revolution. Through a systematic analysis of 44 selected articles from the DOAJ, this study identifies the causal mechanisms through which WCS mastery shapes corporate excellence via three main pathways: enhancing operational efficiency through effective team collaboration, strengthening market orientation through the ability to present value, and preventing organizational issues such as psychological workplace violence. The findings confirm that the integration of digital technology in WCS development not only facilitates innovative training and assessment methods but also directly supports the creation of a workforce that is competent both technically and socially. Therefore, strategic investment in WCS is a prerequisite for building superior human capital capable of delivering sustainable profits and long-term competitive strength for organizations.
Literature Review: Business Communication In The Workplace Sabilia Agustina; Rai Arial Alexandra; Adellia Agung Budi Pangestu; Nabila Suci Ramadani; Mada Aditia Wardhana
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/r4bxyp07

Abstract

Komunikasi bisnis yang efektif merupakan fondasi kritis bagi kinerja dan keberlanjutan organisasi, terutama dalam konteks transformasi digital dan lingkungan kerja global yang dinamis. Kajian literatur naratif ini bertujuan untuk menganalisis dampak transisi ke media komunikasi digital terhadap kualitas pesan dan produktivitas, serta mengeksplorasi peran manajerial dalam mengelola jaringan komunikasi dan tantangan kompleks seperti kompetensi lintas budaya dan penyampaian pesan negatif. Berdasarkan tinjauan sistematis terhadap literatur terkini, hasil kajian mengungkapkan bahwa meskipun media digital seperti email dan platform chat meningkatkan efisiensi, mereka juga berpotensi mengikis kualitas pesan, termasuk akurasi, keringkasan, dan nada profesional, yang justru dapat mempengaruhi hubungan kerja dan hasil finansial. Di sisi lain, peran manajer dalam membina dialog dan mengakui jaringan informal terbukti penting untuk membangun komitmen dan motivasi karyawan. Tantangan komunikasi lintas budaya dan pesan negatif memerlukan pendekatan strategis melalui kompetensi budaya dan komunikasi asertif. Simpulan kajian menegaskan bahwa keunggulan kompetitif organisasi di era digital sangat bergantung pada investasi dalam pelatihan komunikasi yang terstruktur bagi karyawan dan manajer, guna mengoptimalkan alat digital dan menguasai dinamika komunikasi bisnis yang kompleks.
Work-Life Balance Sebagai Strategi Pengembangan Sdm Untuk Meningkatkan Employee Performance Muh Jusman; Ghina Attikah; Rinda Syaharani; May Syaroh; Mada Aditia Wardhana
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/gwhkxz85

Abstract

Work-Life Balance (WLB) diakui sebagai strategi penting dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) untuk meningkatkan Kinerja Karyawan (Employee Performance/EP). Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan menganalisis peran Employee Engagement (EE) sebagai mediator dan Work Interference with Personal Life (WIPL) sebagai moderator dalam hubungan antara inisiatif WLB dan EP. Metode yang digunakan adalah penelusuran sistematis artikel pada database Taylor & Francis (2021-2025) dengan kata kunci utama “work-life balance,” “HR development,” dan “employee performance.” Dari 42 artikel yang terpilih, hasil kajian menunjukkan bahwa inisiatif WLB yang suportif seperti fleksibilitas kerja dan dukungan organisasi dapat meningkatkan EE melalui mekanisme pertukaran sosial, yang selanjutnya memperkuat motivasi, komitmen, dan kinerja. Namun, dalam konteks kerja digital yang menuntut, WIPL berperan sebagai moderator negatif yang melemahkan hubungan antara fleksibilitas kerja dan EP karena memicu kelelahan emosional dan mengaburkan batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Kajian ini juga mengidentifikasi kesenjangan penelitian, yakni kurangnya eksplorasi terhadap transfer pengayaan dari domain non-kerja (misalnya hobi) sebagai sumber daya pengembangan SDM, serta perlunya memposisikan WLB secara eksplisit sebagai strategi PSDM yang sistematis. Implikasinya, organisasi perlu merancang kebijakan WLB yang tidak hanya berfokus pada kesejahteraan, tetapi juga mengintegrasikan sumber daya non-kerja untuk mendukung peningkatan kompetensi dan kinerja karyawan secara terukur.
Co-Authors Abiem Bagas Saputra Achmad Yusuf Adzzu Hary Adelia Adelina Adyaloka Rizky Aulia Adellia Agung Budi Pangestu Afila Fitriah Afrian Bintang Putra Agustina, Putri Salwa Ahmad, Alisha Alfarialda, Elda Riska Alika Nur Halisa Alliyah Puteri Selyndra Almaeda, Lazilla Alsuci Qoniliyah Alyssa Ayunda Ningtyas Amalia Amalia Nur Halisa Amelia Putri Amilina, Dwi Andi Mawar Andi Muhammad Farhat Andika Andika Andini Dwi Lestari Angga Jibrilda Syahrial Anindya Azzahra Anisa Bahar Anisa Purnama Sari Annisa Annisa Annissa Aprillia Ariska Amelia Velanda Ashyfa Aulia Albina Rahman Athika, Riskania Audina Fatihah Syakila Aura Belina Sabat Ayla Azzahra Azmil Indillah Suwandi Bintang Taufik Bisri Bunga Bunga Chonita Din Christina Angel Purnomo Clara Claudia Clara Pinky Natasya Damayanti, Dika Davina Meta Mutiara Della Aulia Sasikirana Destri Natania Ruben Deswita Maharani Devia Nurdiana Putri Devin Lolo Padang Dewi Sindu Astriningtias Deya Piana Lorensa Dhika Pramesthi, Dyah Ayu Dhio Gusti Miranda Diandri Nadja Divara Sasyabilla Nur Eka Kumala Retno Elsaana Tau Endah Lestari Endah Lestari Essa Stella Cicilia Eva Mirandha Evan Moreno Farah Khadijah Fathia Sefiyola Fenesia Evelin Fileny Zahwa Filerisia Finda Dwi Restiani Fiora Therinne Gloria Fitri Trisnawati Fitria Nur Nilamsari Ghina Attikah Hairul Hairul Hanif Dwi Azizah Hasna Risa Hastina Ramadhani Hety Devita Imanah, Syafira Anindya Imariana Nur Mutiara Indi Mandaratu Ineez Alex Sangkaropi Irfan Hafidz Muhyiddin Jihan Amanda Salsabila Kayla Naveeza Putri Kayla Zibandani Khairun Najwa Khatimah, Khusnul Kurniasih, Raesya Lailatul Badriyah Lestari, Windah Lula Khalishah Azka Ramadhani M Aziz Ramadhani Marsyahira Putri Maulida Maulana Jauhari May Syaroh Meliwati Meylania Chelsea Aghatta Micen Jessica Beby Listiyo Budi Mitrayani Timoty Muh Jusman Muh Naufal Mahfuuzhoh Muhamad Davy Kemalludin Muhammad Riski Murteza Ahmadinejad Musilatin Nikmah Musilatin Nikmah Musilatin Nikmah Mustamin Mutiah Nabawiya Nabila Khairunnisya Nabila Kurnia Ramadhan Nabila Naswa Rahmadani Nabila Putri Bakri Nabila Suci Ramadani Nadia Putri Salby Nadiatussholikha Nadila Maulida Mahmud Nadya Putri Regita Nafis, Zerin Elvira Nailah Bassama Nasywa Natasya Az Zahra Natasya Priskilla Singal Nayla Ayudhia Lestari Nazhira Harghea Zalianti Nazwa Amanda Az'zahra Neva Sabilla Hutamal Nikmah, Musilatin Nilam, Nur Nindy Aulia Putri Nindy Syera Fortuna Nita Vitriana Novita Angreini Novita Sari Novri Obaja Pratama Nur Afiah Basir Nur Aysah Nur Azizah Salsabila Nur Eka Zahra Nur Hasanah Nurhidaya Nurul Hidayatul Jannah Olivitia Grancia Hesron Pinkan Ade Sefiana Pudjiati, Pudjiati Pujinanda, Rizki Aditya Putri Amanah Putri Andriani Putri Damia Desiavera Putri Rahmadani Qelby Nitara Anggarini Qoonita Nurhasanah Raaja Bayu Prasasti Rahma, Pina Aulia Rai Arial Alexandra Ranum Tri Respati Ningrum Raudattul Munawwarah Raudhatul Noer Apriyanti Regy Dwi Aulia Retno Dwi Apriliana Revalin Dianomo Rifky Gismanyan Rina Pramudya Yolanda Rinda Syaharani Risnawati Eka Deuyanti Rizka Agusti Maharcania Rizma Ayu Pratama Sabilia Agustina Salsa Suci Nurzanah Saputri, Selvira Julita Sarita Diva Aulia Sem Janwar Tampang Shafa Salsabila Sherlly Oktavia Lifat Tufen Sifa Malinda Sintya Putri Devi Indriyani Siti Nur Fatimah Sofiatus Sak Kiyah Soraya Rahmadhani Sri Dia Sari Syahratu Agatha Putri Syakila Putri Alysva Syarifah Nur Azzahra Tri Cintia Bella Triyana, Tamam Devi Ulandari, Novy Dian Tri Vaneshia Auryen Vanessa Koroh Vania Darlene Pella Vera Anatasya Winda Mukhrimatul Hasanah Wiwi Erwina WULANDARI, VIKA Yuniarta Permatahati Widyanti Zahra, Nabilah Zalfaa Aadilah