Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi tentang E-sport pada Mahasiswa S1 Penjaskesrek Universitas Binadarma Palembang sebagai Peluang Bisnis Digital Masa Depan Rif'iy Qomarrullah; Selvi Atesya Kesumawati; Suratni Suratni; Usman Pakasi; Tri Setyo Guntoro; Lestari Wulandari S
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JAMSI - Juli 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.428

Abstract

E-sport sebagai cabang olahraga baru saat ini sangat berkembang pesat utamanya dikalangan anak muda milenial. Namun, dibalik pesatnya perkembangan tersebut muncul permasalahan dalam prose pembinaan atlet dan turnamen e-sport diantaranya adalah dar generasi tua yang menganggap negatif olahraga tersebut. Hal inilah yang membuat kegiatan ini perlu untuk dilakukan yakni dengan tujuan bahwa melalui sosialisasi ini meningkatkan pengetahuan dan memberikan keterampilan pada mahasiswa sebagai generasi milenal untuk mengenal, perkembangan, dan memiliki pengalaman baru tentang pelung dan tantangan e-sport. Metode pelaksanaan kegiatan sendiri menggunakan teknik sosialisasi dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab terkait penggunaan aplikasi. Kemudian data dianalisis menggunakan rumus persentase untuk menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil dan pembahasn kegiatan sosialisasi yang telah dilaksanakan menunjukkan tingkat persentase yakni sebesar 91,67%, hal tersebut berarti secara kisaran data berada di atas 81,26%. Oleh sebab itu kegiatan PkM tersebut termasuk kategori sangat baik, sehingga dapat dijustifikasi kegiatan PkM tersebut adalah berhasil.
PELATIHAN PERMAINAN OLAHRAGA MODIFIKASI BAGI GURU PENJASORKES SEKOLAH DASAR DI KOTA JAYAPURA Tri Setyo Guntoro; Rif’iy Qomarrullah
ABDIMAS UNWAHAS Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v5i2.3716

Abstract

Olahraga rekreasi telah menjadi bagian hidup yang terkadang sulit atau tidak bisa dilupakan atau ditinggalkan oleh pelakunya. Salah satu jenis permainan yang sangat cocok saat ini bagi kaum milenial yang minim aktivitas adalah tonnis. Permainan ini merupakan gabungan antara bulu tangkis dan tenis, namun dimainkan pada ukuran lapangan bulu tangkis sehingga sangat mudah dimainkan. Tujuan program PPM (Community Outreach) dilaksanakan sebagai tugas tri dharma perguruan tinggi dan upaya peningkatan kompetensi guru penjas sekolah dasar di Kota Jayapura. Pelaksanaan PPM dilakukan pada Juni 2019, diikuti oleh 20 peserta pelatihan. Metode yang diterapkan dalam pelatihan ini adalah: ceramah, demonstrasi dan pelatihan/praktik (drill). Hasil dari pelatihan tonis ini adalah peningkatan kompetensi pedagogik bagi para guru penjas khususnya sekolah dasar dalam memahami permainan tonis sehingga dapat menyebarkan ilmu dan keterampilan yang didapat kepada rekan dan siswanya. Kata kunci: Pendidikan jasmani, permainan, guru
Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Bermain Petanque: Sosialisasi pada Guru Olahraga Miftah Fariz Prima Putra; Tri Setyo Guntoro
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2022): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v5i2.2429

Abstract

Belum banyak masyarakat yang mengetahui tentang olahraga patanque merupakan problem di tengah semangat untuk mempopulerkan dan mengembangkan olahraga tersebut. Di Papua, olahraga ini cenderung dikenal di lingkungan perguruan tinggi saja. Oleh sebab itu, pengabdian ini memiliki tujuan untuk memasyarakatkan olahraga petanque pada guru olahraga yang ada di Kabupaten Keerom, Papua. Metode pengabdian yang dilakukan meliputi dua tahapan, yaitu tahap pendidikan dan tahap latihan. Kegiatan pengabdian dilakukan di MI N Model Jaifuri Keerom. Terdapat 34 guru olahraga yang mengikuti kegiatan tersebut. Data kegiatan pengabdian diambil melalui observasi dan wawancara. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta kegiatan pengabdian yang terdiri dari guru olahraga merasa senang, aktif, dan semangat mengikuti setiap tahapan kegiatan yang dilakukan. Pada tahap pendidikan, peserta sangat aktif bertanya dan diskusi berkaitan dengan peraturan serta teknik bermain petanque. Pada tahap latihan atau praktik di lapangan peserta kegiatan pengabdian dapat memainkan olahraga tersebut dengan cukup baik.
Sikap ilmiah, konsep diri akademik, dan capaian pembelajaran mahasiswa olahraga Tri Setyo Guntoro
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 1 (2023): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i1.14698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap (1) sikap ilmiah, konsep diri akademik, dan capaian pembelajaran mahasiswa olahraga (2) perbedaan sikap ilmiah, konsep diri akademik, dan capaian pembelajaran ditinjau dari jenis kelamin, (3) pengaruh sikap ilmiah, konsep diri akademik terhadap capaian pembelajaran mahasiswa olahraga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif desain ex post facto. Subjek penelitian dalam penelitian ini yaitu mahasiswa olahraga di prodi ilmu keolahragaan dan penjaskesrek, yang terdiri atas 59 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan Kuesioner Sikap Ilmiah (KSI), Skala Konsep Diri Akademik (SKDA), dan dokumentasi untuk mengetahui capaian pembelajaran mahasiswa yang dilihat berdasarkan IPK. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif, anova dua jalur dan analisis jalur menggunakan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini yaitu (1) sikap ilmiah dan konsep diri akademik mahasiswa memiliki nilai rata-ratai tinggi; (2) tidak terdapat perbedaan sikap ilmiah, konsep diri akademik dan capaian pembelajaran ditinjau dari jenis kelamin; (3) terdapat pengaruh sikap ilmiah dan konsep diri akademik terhadap capaian pembelajaran mahasiswa olahraga.
Mengolahragakan Masyarakat Melalui Optimalisasi Permenpora No. 18 Tahun 2017 Tentang Gerakan Ayo Olahraga Sutoro Sutoro; Tri Setyo Guntoro; Welly Lokollo; Evi Sinaga; Yos Wandik; Daniel Womsiwor; Remuz Maurens Bertho Kmurawak; Junalia Muhammad; Miftah Fariz Prima Putra
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 3, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v3i2.13921

Abstract

Adanya lahan terbuka olahraga terbengkalai menjadi ironi di tengah upaya untuk mengelorakan dan membudayakan olahraga di masyarakat. Oleh karena itu, pengabdian ini memiliki tujuan untuk (1) melalukan optimlasisasi Permenpora No. 18 tahun 2017 tentang “gerakan ayo olahraga” dengan cara memfungsikan lahan terbuka untuk digunakan sebagai sarana olahraga masyarakat, dan (2) menjadikan olahraga sebagai gaya hidup dengan cara memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan tersebut adalah edukasi, pendampingan, dan pemberian bantuan berupa peralatan olahraga. Hasil kegiatan menemukan (1) Optimlasisasi permenpora No. 18 tahun 2017 tentang “gerakan ayo olahraga” dengan cara memfungsikan lahan terbuka untuk digunakan sebagai sarana olahraga masyarakat telah berjalan dengan cukup baik, (2) olahraga rutin belum menjadi gaya hidup meskipun telah dilakukan kegiatan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.
PON XX Papua: Bagaimana persepsi masyarakat terhadap dampak yang ditimbulkan? Tri Setyo Guntoro; Evi Sinaga; Miftah Fariz Prima Putra; Friska Sari Gracia Sinaga; Rodhi Rusdiyanto Hidayat
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.48580

Abstract

Dalam olahraga, Indonesia memiliki event yang sangat bergensi, yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON). Edisi PON ke-XX tahun 2021 menjadi momen bersejarah bagi Papua karena untuk pertama kalinya Papua ditetapkan sebagai tuan rumah. Hingga saat ini terdapat keterbatasan informasi (knowledge gap) terkait dengan kajian pada event olahraga terbesar nasional (PON). Padahal, untuk menyelenggarakan event tersebut membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini ialah mengetahui persepsi masyarakat mengenai dampak yang ditimbulkan dari penyelenggaraan PON XX Papua 2021. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan mengadopsi Kuesioner Dampak Event Olahraga Pada Masyarakat (KDEOPM). Terdapat 10 item KDEOPM yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu 4 item dalam faktor ekonomi, 3 item dalam faktor psiko-sosial, dan 3 item dalam faktor infrastruktur. Penelitian dilakukan di empat cluster yang menjadi tuan rumah PON XX Papua, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Mimika. Total sample yang terlibat sabanyak 675 responden warga Provinsi Papua, pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dengan memadukan (blended) dua cara, yaitu online dan offline. Hasil penelitian menemukan persepsi positif masyarakat mengenai dampak penyelenggaraan PON XX Papua dari sektor ekonomi, psiko-sosial dan infrastruktur, meskipun terdapat masyarakat yang memberikan persepsi negatif. Penyelenggaraan PON ke-XX di Papua dipersepsikan oleh masyarakat memberikan lebih banyak dampak secara ekonomi (37.59%), disusul infrastruktur (31.45%) dan kemudian pisko-sosial (30,95%). Pemberdayaan sektor ekonomi kreatif perlu terus dilanjutkan agar dampak ekonomi tetap dirasakan masyarakat. Infrastruktur seperti venues olahraga yang sudah dibangun perlu dikelola dengan baik agar masalah terbengkalainya venues olahraga tidak muncul di Papua.
Hubungan Antara Power Otot Tungkai dan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Ketepatan Smash pada Siswa Ekstrakulikuler Bulutangkis SMP Negeri 2 Merauke Anisah Anisah; Tri Setyo Guntoro
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v18i2.53849

Abstract

Tujuan Penelitian ini mengetahui hubungan power otot tungkai dan kekuatan otot lengan terhadap ketepatan smash bulutangkis pada siswa ekstrakulikuler bulutangkis SMP Negeri 2 Merauke. Metode penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Metode yang digunakan adalah survey, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan ketepatan smash dalam permainan bulutangkis peserta ektrakulikuler di SMP Negeri 2 Merauke sebesar r hitung 0.779 0.334. 2) terdapat hubungan yang signifikan antara power otot lengan dengan ketepatan smash bulutangkis peserta ektrakulikuler di SMP Negeri 2 Merauke sebesar r hitung 1.857 0.344. 3) ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dan power otot lengan secara bersama-sama terhadap ketepatan smash dalam permainan bulutangkis di ektrakulikuler di SMP Negeri 2 Merauke dengan nilai f hitung lebih keecil -13.75 yang disandingkan dengan f tabel 1.72. Nilai F hitung -13,75 F tabel pada taraf signifikansi 5%.The purpose of this study was to determine the relationship between leg muscle power and arm muscle strength to the accuracy of badminton smash in badminton extracurricular students at SMP Negeri 2 Merauke. This research method is correlational research. The method used is a survey, with data collection techniques using tests and measurements. The results showed that, 1) there was a significant relationship between leg muscle strength and smash accuracy in the badminton game of extracurricular participants at SMP Negeri 2 Merauke with r count 0.779 0.334. 2) there is a significant relationship between arm muscle power and the accuracy of the badminton smash of extracurricular participants at SMP Negeri 2 Merauke for r count 1.857 0.344. 3) there is a significant relationship between leg muscle strength and arm muscle power together with smash accuracy in extracurricular badminton games at SMP Negeri 2 Merauke with a smaller f arithmetic value of -13.75 which is compared to f table 1.72. The calculated F value is -13.75 F table at a significance level of 5%.
Bagaimana Kepuasaan Masyarakat terhadap Penyelenggaraan Event Olahraga? Studi pada PON ke-XX Papua Guntoro, Tri Setyo; Putra, Miftah Fariz Prima; Mashud, Mashud; Sinaga, Evi; Sinaga, Friska Sari Gracia; Hidayat, Rodhi Rusdianto
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 7 No 1 (2022): The Inspiring Role for Better Sport Coaching
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v7i1.56173

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan PON ke-XX di Papua. Sampel penelian adalah masyarakat yang menyaksikan atau datang di tempat pertandingan atau perlombaan PON XX Papua. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dengan memadukan (blended) dua cara, yaitu online dan offline. Ketika calon responden bersedia menjadi sampel penelitian maka yang bersangkutan diminta untuk menulis biodata diri seperti nama, jenis kelamin, asal daerah, dan nomor handphone. Berdasarkan infromasi tersebut, enumerator kemudian mengirim pesan yang berisi tautan penelitian pada responden. Pengambilan data dilaksanakan mulai tanggal 4–30 Oktober 2021. Berdasarkan teknik tersebut, didapat 609 responden dengan usia minimum 15 tahun, maksimum 57 tahun (M = 24,01; SD = 6,72). Instrumen penelitian menggunakan Skala Kepuasan Penonton Olahraga (SKPO) yang terdiri dari 11 item dengan alternatif jawaban berbentuk skala likert, mulai dari sangat tidak puas (1) hingga sangat puas (5). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif seperti nilai rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menemukan sebanyak 68,23% responden menyatakan puas dengan penyelenggaraan PON XX di Papua, dan hanya 19,06% yang menyatakan tidak puas, sedangkan sisanya netral. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa masyarakat cenderung menilai penyelenggaraan PON ke-XX di Papua memuaskan
ATMOSFER PERHELATAN PON XX PAPUA, BAGAIMANA SUASANA DI DALAM DAN SEKITAR VENUES? Guntoro, Tri Setyo; HIDAYAT, RODHI RUSDIANTO; Putra, Miftah Fariz Prima; Sinaga, Evi; Sinaga, Friska Sari Gracia
Journal of Sport Science and Fitness Vol 8 No 2 (2022): Journal of Sport Science and Fitness
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v8i2.58012

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengungkap respon masyarakat terhadap suasana di dalam dan sekitar venues PON ke-XX Papua. Metode survai dengan kueisoner sebagai instrumen utama digunakan dalam studi ini. Terdapat dua instrumen yang digunakan untuk mengungkap suasana (atmosfir) di dalam dan di sekitar venues PON, yaitu Stadium Environment Scale (SEC) dan Stadium Atmosphere Scale (SAS). Pengambilan data dilaksanakan mulai tanggal 4–30 Oktober 2021 dengan menggunakan accidental sampling. Berdasarkan teknik tersebut, didapat 466 responden dengan usia minimum 16 tahun, maksimum 56 tahun, dan rata-rata usia responden 23,41 tahun dengan SD = 5,88. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif, seperti mean, standar deviasi, dan persentase. Hasil penelitin pada aspek suasana di sekitar venues menemukan bahwa aspek tempat parkir, kebersihan, dan sistem keamanan mendapat penilai yang paling tinggi dari masyarakat dibanding tiga aspek lainnya, yaitu yang berkaitan dengan makanan dan minuman, ukuran venus, serta senang berlama-lama di venus. Untuk variabel atmosfir di dalam venues, masyarakat menilai dimensi kesenangan dan sosialisasi mendapat respon yang paling tinggi dibanding aspek dekorasi dan rambu-tambu di dalam venues. Abstract The purpose of this study was to reveal public response to the stadium atmosphere and environment of the PON XX Papua. This was a survey that used a questionnaire as the main instrument. We used two instruments to reveal the indoor and outdoor atmosphere in Venues, including Stadium Environment Scale (SEC) and Stadium Atmosphere Scale (SAS). Data collection was conducted between 4-30 October 2021, using the accidental sampling method. Based on the sampling technique, we included 466 respondents aged between 16 - 56 years, and the mean was 23.41 years (SD = 5.88). Data analysis used descriptive, such as mean, standard deviation, and percentages. The results show that parking lot, cleanliness and security system had the highest scores from the public compared to the other three aspects, including food and beverage, venues size and comfiness also sociable aspect were reported a higher response compared to venues decoration and signs at the venues.
E-Learning in Practical Coures of Physical Education and Sports During Pandemic Rif'iy Qomarrullah; Milcha H. Tammubua; Rivaldhy N. Muhammad; Suratni; Lestari Wulandari S; Tri Setyo Guntoro; Jonni Siahaan
Journal of Education Technology Vol. 7 No. 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v7i1.52720

Abstract

Physical education and sports can be a means of learning in encouraging students' physical and mental knowledge, appreciation, and reasoning. The main goal to be achieved in this research is to examine and describe the effectiveness of e-learning in physical education and sports education courses. This research is in the form of a quantitative survey with 33 samples using a total sampling technique. Data collection techniques using observation, questionnaires, field notes, and documentation. Data analysis used a quantitative descriptive method with a percentage scale. The results of this study indicate that there are two essential elements that lecture activities using online media have been implemented effectively. In the opinion of students as students, the implementation has been carried out according to the provisions. However, there are still some obstacles and obstacles, especially the internet network. Therefore, things still a barrier, such as signals and devices used during lectures, can be worked around with the group study method and determining an excellent point to get an internet network.
Co-Authors . Mujadi Abdul Jabbar Amar Adi Sucipto, Adi Agus Zainuri Alimuddin Anhar Anisah Anisah Ansar CS Ansar CS Asri, Astini Astini Asri CS, Ansar Daniel Womsiwor Dewi Nurhidayah EVA SINAGA Eva Sinaga Eva Sinaga Evi Sinaga Ewendi M Mangolo Fonataba, Billy Smith Friska Sari Gracia Sinaga Friska Sari Gracia Sinaga Friska Sari Gracia Sinaga Gandinni, Nanda Gandinni, Nanda Aprilia Gerdha Kristina Ivony Numberi Gunawan Gunawan Hamzah Han Hidayat Mamoribo Hasan, Baharuddin I Putu Eka Wijaya Putra I Putu Eka Wijaya Putra Ibrahim Ibrahim Idrus Sahar Muhammad Ikhsan Ikhsan Ipa Sari Kardi Japhet Ndayisenga Jelita, Skolastika Jonni Siahaan Junalia Muhammad Kaitana, Yunita Kapitarauw, Ayub Permenas Konsub Kurdi Kurdi Kurdi Kurdi Larung, Ermelinda Yersin Putri Lestari Wulandari S Lestari Wulandari S Lewar, Markus Wahyu Moat Natin Logo, Yermia Mandosir, Yohanis M. Mangolo, Ewendi W. Mantiri, Grace Janice Martha Mashud Miftah Fariz Prima Putra Miftah Fariz Putra Milcha H. Tammubua Muh Syaiful Syam Muhammad Jufri Mulait, Carles Sari Nasruddin Nasruddin Oman Unju Subandi Pahabol, Nomia Pigome, Ami Cristina Remuz MB Kmurawak Rif'iy Qomarrullah Rif’iy Qomarrullah Rivaldhy N. Muhammad Rodhi Rusdianto Hidayat Saharuddin Ita Selvi Atesya Kesumawati Semuel Piter Irab Sinaga, Dewi Oktavia Soleh Solahuddin Soleh Solahuddin Suratni Suratni Suratni Suratni Suratni Sutoro . Sutoro Sutoro Syahruddin Syahruddin Syamsul Arifin Tandipayung, Ricard Tery Wanena Usman Pakasi Wafiq Zakiah Rismawati Al-Habsy Wahyu Indra Bayu Watiningsih, Rita Welly Lokollo Yohanis Manfred Mandosir Yos Wandik Yudistira, Indra Yuliance Adii