Claim Missing Document
Check
Articles

Pemikiran Imam Al-Ghazali dengan Surat Al-Luqman ayat 12-19 dalam Pendidikan Anak Qudsi, Ishtifaiyyatul; Masfufah, Masfufah
AL -ALLAM Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/jurnalpendidikan.v5i1.7439

Abstract

Penulisan ini membahas pemikiran Imam Al-Ghazali tentang pendidikan anak dalam Al-Qur'an surat Al-Luqman ayat 12-19. Penulisan ini mencakup biografi dan pemikiran Imam Al-Ghazali serta uraian tentang pendidikan anak dalam Al-Qur'an surat Al-Luqman ayat 12-19. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemikiran pendidikan Imam Al-Ghazali dikonstruksi kembali. Manfaatnya adalah pemerintah dan pendidik dapat menggunakan pemikiran pendidikan al-Ghazali sebagai inspirasi untuk memastikan bahwa pendidikan di Indonesia memiliki standar yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif library reseacrh. Menurut tulisan ini, struktur pemikiran pendidikan al-Ghazali bersifat religius-etis. Menurut Al-Ghazali, tujuan pendidikan terdiri dari tiga komponen: aspek kognitif, aspek apektif, dan aspek psikomotorik
Penanaman Nilai Toleransi Beragama Melalui Pembelajaran Ahlus Sunnah Walajama’ah di Kelas XII Madrasah Aliyah Hasyim Asy’ari Bangsri Sukodono Sidoarjo Masfufah, Masfufah; Juli Amaliya Nasucha
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran guru aswaja dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) di Madrasah Aliyah Hasyim Asy’ari Bangsri Sukodono. Selain itu, juga untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian kualitatif berjenis field research ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam pengumpulan data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Ahlussunah Wal Jamaah An-Nahdliyah yang ditanamkan oleh guru Aswaja kepada siswa meliputi tawassuth, tawazzun, tasamuh dan i'tidal. Sebagai konservator, guru Aswaja berperan memberikan arahan berupa materi terkait dengan Toleransi Beragama yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari seperti berbuat baik kepada sesama,dan menghormati pendapat orang lain. Guru Aswaja juga selaku inovator yang memiliki ide-ide baru dalam menanamkan nilai Ahlussunah Wal Jamaah An-Nahdliyah. Selaku transmitor,guru Aswaja memanfaatkan metode ceramah dan dakwah untuk menanamkan Nilai Ahlussunah Waljamaah An-Nahdliyah. Aspek latar belakang pendidikan guru Aswaja menjadi faktor pendukung penanaman nilai Ahlussunnah Waljama’ah An-Nahdliyyah, di samping juga factor kedewasan berpikir siswa. Fasilitas dan lingkungan sekolah juga menambah daya dukung penanaman nilai-nilai tersebut. Pada sisi yang lain, adanya guru yang linearitas kesarjanaannya kurang sesuai menjadi faktor penghambat penanaman nilai Aswaja An-Nahdliyyah.
Implementasi Pembelajaran P5 dalam Membentuk Karakter Bangsa di Era Society 5.0: Implementation of P5 Learning in Forming National Character in Era Society 5.0 Badriyah, Laila; Masfufah, Masfufah; Rodiyah, Kholidatur; Chasanah, Abidatul; Abdillah, Moh Arifudin
Absorbent Mind Vol. 1 No. 2 (2021): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v1i02.3638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pelaksanaan program profil pelajar Pancasila yang ada di kurikulum merdeka, juga ingin mengetahui apakah berdampak terhadap pembentukan karakter siswa di sekolah. Pendidikan karakter dibutuhkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan sosial. Society 5.0 merupakan konsep masyarakat yang melek teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Beberapa keterampilan yang perlu dikuasai siswa meliputi: kreativitas, inovasi, pemikiran kritis, komunikasi, dan kolaborasi. Pendidikan karakter yang ditingkatkan juga perlu dicapai dengan tujuan membentuk watak (karakter) moral yang memberikan nilai moralitas tersendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dan cara memperkuat pendidikan karakter siswa. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan bagaimana idealnya pendidikan karakter dalam menghadapi era masyarakat 5.0. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter memang penting untuk bekal siswa di masa yang akan datang. Pendidikan karakter dilakukan dengan cara memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia, sehingga tidak hanya akhlak saja yang terbentuk, melainkan penguasaan keahlian bidang TIK, berpikir kreatif inovatif dapat dicapai oleh siswa dalam menghadapi era masyarakat 5.0.
Penerapan Model Pembelajaran Somatic, Audiotory, Visualisation, Intelectually (Savi) dalam Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa: Implementation of Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually (Savi) Learning Models in Improving Student Learning Creativity Masfufah, Masfufah; Badriyah, Laila; Anggrain, Nunuk; Ahmad, Lutfillah Jamaluddin; Al Asror, Ilham
Absorbent Mind Vol. 2 No. 1 (2022): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v2i01.3639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy (SAVI) dalam meningkatkan kreativitas belajara siswa. Model pembelajaran SAVI yang dialami oleh siswa adaah munculnya semangat kreatif yang berakar pada rasa keingintahuan dan keterbukaan alamiah siswa, karena dalam model pembelajaran SAVI menekankan pada aktivitas pembelajaran dengan melibatan alat indra sebanyak mungkin yang mengakibatkan fisik dan pikiran aktif dalam pembelajaran sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman belajar secara langsung. Karena kegiatan model SAVI akan menciptakan suasana belajar yang bermakna. Hubungan gur dan siswa terjalin interaksi secara langsung antara siswa dan lingkungan belajarnya sehingga dapat mengaktifkan siswa dalam pembelajaran yang berdampak pada optimalnya hasil belajar. Pembelajaran SAVI adalah pembelajaran yang menekankan bahwa belajar haruslah memanfaatkan semua alat indera yang dimiliki siswa. Kemampuan berpikir kreatif siswa dapat difasilitasi melalui penerapan model pembelajaran SAVI di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan/library reserch. Kemampuan berpikir secara kreatif dapat dipahami sebagai kemampuan menghasilkan ide yang baru dan berguna; dan memaksimalkan usaha kreatifnya dengan cara mengelaborasi, memperbaiki, menganalisis, dan mengevaluasi idenya sendiri.
INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: PERSPEKTIF PEDAGOGIS DAN BUDAYA Yuliastutik, Yuliastutik; Darmawan, Didit; Aliyah, Nelud Darajaatul; Issalillah, Fayola; Vitrianingsih, Yeni; Safira, Mirza Elmy; Masfufah, Masfufah; Masithoh , Nurul
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital menghadapi tantangan dan peluang besar untuk memastikan relevansinya terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran PAI berbasis teknologi melalui pendekatan tinjauan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi, seperti flipped classroom dan platform digital, dapat meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Namun, validitas konten digital, literasi teknologi pendidik, dan kesenjangan infrastruktur menjadi tantangan utama yang harus diatasi. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan sensitif budaya untuk memastikan penerimaan masyarakat terhadap teknologi dalam pembelajaran agama. Dengan strategi yang tepat, integrasi teknologi dalam PAI dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam tanpa mengorbankan esensi nilai-nilai spiritual. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan literasi digital bagi pendidik, pengembangan platform digital khusus PAI, dan penyediaan infrastruktur yang merata sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan teknologi dalam pembelajaran PAI
Innovating Kille Snack Sticks by Substituting Soybean Flour and Adding Catfish: Inovasi Camilan Stik Kille Dengan Substitusi Tepung Kacang Kedelai Dan Penambahan Ikan Lele Citra Lestari, Siti Ayu; Masfufah, Masfufah; Nurdiana, Nurdiana
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.295

Abstract

Camilan merupakan bagian penting dalam pola makan sehari-hari, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Camilan yang sehat dapat berkontribusi pada asupan gizi yang seimbang dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan yang optimal. Salah satu jenis camilan yang populer adalah stik, yang dikenal karena rasa gurih dan teksturnya yang renyah. Namun, seringkali camilan stik yang beredar di pasaran mengandung tinggi lemak jenuh dan rendah nutrisi, sehingga kurang mendukung kebutuhan gizi yang baik. Untuk mengatasi hal ini, peneliti mengembangkan stik Kille, dengan menambahkan tepung kacang kedelai dan ikan lele pada resep camilan stik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh kandungan gizi serta daya terima Stik Kille. Penelitian eksperimental dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)  dengan subtitusi tepung kacang kedelai pada tiga formula, yaitu F1 17%, F2 33%, F3 50% dan masing-masing ditambahkan ikan lele 50 gram. Daya terima dilakukan oleh 30 panelis agak terlatih. Data dianalisis menggunakan Kruskal Wallis untuk daya terima dan Anova untuk kandungan gizi (protein, lemak dan karbohidrat), dengan nilai signifikansi p<0,05. Daya terima dan kandungan gizi dengan rerata tertinggi adalah F3 (16,13±3,71) dan (122,84±10,675). Ada pengaruh substitusi tepung kacang kedelai dan penambahan ikan lele terhadap daya terima aroma, rasa, dan tekstur (p=0,010; p=0,019; dan p=0,009), kecuali warna (p=0,104). Tidak ada pengaruh substitusi tepung kacang kedelai dan penambahan ikan lele terhadap kandungan gizi protein dan karbohidrat (p=0,341 dan p=0,176), kecuali lemak (p=0,001). Substitusi tepung kacang kedelai dan penambahan ikan lele  berpengaruh terhadap daya terima, kecuali warna serta tidak berpengaruh tehadap kandungan gizi, kecuali lemak. Diharapkan dapat dikembangkan dengan penambahan sumber serat seperti sayuran atau buah-buahan agar menjadi camilan sehat yang tinggi protein dan kaya serat serta bergizi seimbang.
Proses berfikir kreatif siswa kelas viii dalam memecahkan masalah berdasarkan teori hayes ditinjau dari gaya kognitif dan jenis kelamin Masfufah, Masfufah; Iffah , Jauhara Dian Nurul; Nurwiani, Nurwiani
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v9i2.21096

Abstract

The aim of this research is to describe the creative thinking process of male and female students with field dependent (FD) and field independent (FI) cognitive styles in solving mathematical problems based on Hayes' theory. This research is a descriptive study with the subjects being two male and two female students in class VIII MTs Darul Ulum Bandung, each of whom has FD and FI cognitive styles. The results of the research show that male FD students' creative thinking is based on flexibility, visible steps in planning solutions, being able to explain the various strategies used, originality, visible steps in implementing plans, determining new strategies in solving problems according to their own opinion, elaboration, visible steps in evaluating plans and evaluating results. , provide an assessment of problem solving planning. The results of the research show that the creative thinking of female FD students, namely originality, shows the steps in implementing the plan, and can determine new strategies in solving problems according to their own opinion. elaboration There are steps to evaluate plans and evaluate solutions, provide assessments on problem solving plans so that ideas are more detailed and provide assessments of problem solving results. The results of the research show that male FI students think creatively in all aspects, namely the fluency aspect, the flexibility aspect, the originality aspect, Elaboration aspect. The research results show that students think creatively Women's FI, namely in all aspects, namely the fluency aspect, flexibility aspect, originality aspect, elaboration aspect
PELATIHAN AMĀNĀH FINANCE DI LINGKUNGAN MUSLIMAH HIDAYATULLAH Latifah, Luluk; Kunainah, Kunainah; Mu'arofah, Mu'arofah; Utami, Retno Setyo; Masfufah, Masfufah; Masruroh, Masruroh
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup konsumerisme dan jauh dari efisiensi saat ini sedang melanda sebagian besar rumah tangga. Fenomena ini menyebabkan terjadinya ketimpangan pendapatan dan pengeluaran rumah tangga sehingga terjadi besar pasak dari pada tiang atau besar pengeluaran dari pada pendapatan. Ketimpangan ini bila terus berlanjut akan berbahaya terhadap kondisi Kesehatan rumah tangga sehingga rawan terjadinya perpecahan atau perselisihan di dalam rumah tangga. Sehingga diperlukan pengelolaan keuangan yang tepat dan benar. Amānāh Finance adalah pengelolaan keuangan rumah tangga berdasarkan nilai-nilai Amānāh dalam rangka mewujudkan keberkahan keluarga. Nilai-nilai Amānāh adalah, tanggung jawab, terjadwal, terencana, proporsional, komunikatif, transparansi, filantropi Islam dan efisiensi. Dengan pengelolaan keuangan berdasarkan nilai-nilai Amānāh tersebut, keberkahan finansial akan terwujud berupa ketenangan pikiran, kesehatan, kesejahteraan dan rezeki yang cukup, sehingga jauh dari kekhawatiran. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman di lingkungan Muslimah Hidayatullah terhadap materi pengelolaan keuangan dengan nilai-nilai Amānāh. Hal ini terlihat dari hasil pre-test dan post-test para Ummahat yang mengalami peningkatan. Selama pre-test pertanyaan yang diberikan, nilai rata-rata kebenaran yang diperoleh sebesar 9,35 dan setelah diberikan materi dan diadakan post-test, nilainya meningkat menjadi 9,46. Mengalami kenaikan sebesar 12%.
Gerakan Bersih Sungai oleh Mahasiswa sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan yang Asri dan Berkelanjutan Mardikaningsih, Rahayu; Nabila, Widelia Putri; Hariani, Mila; Issalillah, Fayola; Masfufah, Masfufah
Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/nuras.v6i1.1054

Abstract

River clean-up activities represent a collaborative effort involving students and the community aimed at reducing environmental pollution, improving river ecosystem quality, and fostering sustainable ecological awareness. This program was implemented using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, which focuses on maximizing local potential such as active community participation, support from local government, and the availability of cleaning facilities and equipment. The implementation of the activity included preparation stages, manual cleaning along riverbanks, and the use of heavy equipment to remove large quantities of weeds and waste. The results indicate an improvement in river cleanliness and an increased level of community awareness regarding environmental conservation efforts. These findings are consistent with previous studies emphasizing the importance of community involvement in maintaining the sustainability of river ecosystems. Overall, this activity contributes to the formation of a healthier environmental culture, encourages sustained participation, strengthens stakeholder synergy, and is expected to become a routine community-based program with long-term impacts for communities living around river areas.
Penguatan Kurikulum, Sistem Pendukung, dan Lingkungan Sosial Sekolah dalam Menumbuhkan Tradisi Toleransi dan Penghargaan Identitas Peserta Didik Masfufah, Masfufah; Darmawan, Didit
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.4918

Abstract

This study aims to analyze the understanding and commitment of educational stakeholders, namely teachers, school management, and the community, to implementing multicultural education as a response to the issue of intolerance. The research data sources come from national and international scientific journals, research articles, reference books, and relevant educational policy documents and publications published in the last two decades. Data collection techniques from relevant and credible literature, with data analysis techniques using content analysis methods to identify patterns, supporting factors, and challenges in the process of internalizing tolerance values, this study found that the main factors supporting the success of multicultural education are responsive curriculum updates, practice-based teacher training, the formation of inclusive teams, strengthening social networks, and the integration of digital media as a learning medium. Constructive collaboration between parties within the school environment, as well as family and community involvement, has proven vital to realizing the internalization of values of tolerance and respect for different identities among students. These findings underscore the importance of synergy across educational elements and the need for policies that are responsive and adaptive to global social and technological dynamics.
Co-Authors Abdillah, Moh Arifudin Abdul Majid, Amir Bandar Adelia Rahayu, Misye Afifah Kusumadara Ahmad, Lutfillah Jamaluddin Al Asror, Ilham Aliyah, Nelud Darajaatul Alwy Alhadad, Abdulloh Andi Ichsan Mahardika Andri Yanti, Novi Anggrain, Nunuk Apsari, Angelina Cahya Dwi Arfiani, Irfa Ashari, Riyan atik, nur sri Badriyah, Laila Bobihu, Dewi Anggita H. Chasanah, Abidatul Citra Lestari, Siti Ayu Darajaatul Aliyah, Nelud Dewi Murniati Didit Darmawan Eli Masnawati Fitriyatus Sholichah, Laila Haq, Muhammad Izzul Hariani, Mila Hayati, Zahratul Hikma, Anisa Nurul Hikmah, Luthfiyah Hidayatul Husna, Nazhifatul Iffah , Jauhara Dian Nurul Imansari, Adillah Indriani, Ririn Issalillah, Fayola Jeanette T. Momongan Juli Amaliya Nasucha Kariani, Ni Ketut Karianti, Ni Ketut Khartini Kaluku Kholidatur Rodiyah, Siti Kunainah, Kunainah Kusumawardani, Emi Latifah, Luluk M, Amir Bandar Abdul Majid, Amir Bandar Abdul Masithoh , Nurul Masruroh MASRUROH Meitris, Indriana Mellyani, Jhein Mu'arofah, Mu'arofah Muhammad Iqbal Nabila, Widelia Putri Naufal Al-Farochi, Mohammad Ni Ketut Kariani Nurdiana Nurdiana Nurwiani, Nurwiani Putra, Muhammad Alamsyah Putriana, Armenia Eka Qudsi, Ishtifaiyyatul Ragil, Bimo Rahayu Mardikaningsih Rahma Rahma Rahmawati, ajeng ganda Ramadhani Zalsanudin, Virgie Risma Risma, Risma Rizkiyah, Alfiyatur Rodiyah, Kholidatur Sabbu, Halima Putri Safika S, Safika Safira, Mirza Elmy Salsabilah, Nadifa Sendra, Eny Simuru, Meldy Indriani Aurora Solikhah, Lilik Sofiatus Sri Rezeki Pettalolo Utami, Retno Setyo Vitrianingsih, Yeni Wardani, Endah Kusuma Wulan Purnama, Wulan Yenny Eta Widyanti Yuliastutik, Yuliastutik Zalsanudin, Virgie Ramadhani Zami, Muhammad Syifa Fairus Zam