Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian Edukasi dengan Video Animasi terhadap Motivasi dan Sikap Ibu dalam Pemberian ASI Ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Toaya Risma, Risma; Masfufah, Masfufah; Nurdiana, Nurdiana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31599

Abstract

ASI eksklusif adalah pemberian air susu ibu (ASI) yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, tanpa menambahkan atau mengganti dengan makanan atau minuman lain. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis pengaruh pemberian edukasi dengan media video animasi terhadap motivasi dan sikap ibu dalam pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Toaya. Penelitian kuantitatif dengan rancangan one group pretest-post test design. Sampel ibu yang menyusui bayi yang berusia 0-6 bulan di desa toaya sebanyak 37 responden, di tentukan dengan teknik random sampling. Analisis penelitian menggunakan uji Shapiro-wilk karena jumlah sampel penelitian ini < 50 dan menggunakan nilai kemaknaan p > 0,05. Uji yang dilakukan pada penelitian ini untuk melihat perbedaan motivasi dan sikap ibu sebelum dan setelah diberikan intervensi (Pemberian Edukasi Dengan Medium Video Animasi) dengan menggunakan uji-t berpasangan (paired t-test) jika data berdistribusi normal, tetapi jika data berdistribusi tidak normal maka dapat menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 95% (α 0,05).. Ada pengaruh positif edukasi menggunakan medium video animasi terhadap motivasi dan sikap ibu dalam pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Pskesmas Toaya dengan p value 0,000 (p value < 0.05). Pihak puskesmas diharapkan dapat bekerja sama dengan organisasi masyarakat dan pemerintahan setempat untuk membentuk kader peningkatan Cakupan ASI Eksklusif agar dapat menjangkau masyarakat dalam memberikan informasi dan edukasi sehingga para ibu menyusui atau anggota keluarga dapat memiliki motivasi dan sikap terhadap pemberian ASI Eksklusif.
The Relationship between Driving School Programs and Student Learning Achievement in Islamic Religious Education Subjects Rahmawati, ajeng ganda; Masfufah, Masfufah
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i4.6057

Abstract

Penelitian ini bertugas untuk mengetahui apakah ada pengaruh kurikulum sekolah penggerak terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Islam Perlaungan Waru Sidoarjo ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Teknik pengumpulan data berupa Observasi, dokumentasi, dan wawancara, Berdasarkan hasil penelitian pengaruh sekolah penggerak terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Perlaungan Waru Sidoarjo dari bab 1 -4 bahwa sekolah penggerak dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa di SMA Islam Perlaungan Waru Sidoarjo. Hal ini dapat dilihat dari hasil rhitung lebih besar dari r tabel dalam taraf signifisikan 5% (3,1007 1,6735) , dengan demikian hipotesis diterima. Semakin siswa aktif mengikuti progam sekolah penggerak maka prestasi yang dihasilkan oleh siswa semakin baik.. Bagi Sekolah Kepada pihak sekolah hendaknya lebih intensif dalam memberikan motivasi dan bimbingan kepada para guru untuk bisa mengikuti beberapa kegiatan program-program yang diadakan oleh pemerintah karena hal tersebut sangat penting untuk kemajuan sekolah baik untuk guru maupun peserta didik dilingkungan sekolah
Pemikiran Imam Al-Ghazali dengan Surat Al-Luqman ayat 12-19 dalam Pendidikan Anak Qudsi, Ishtifaiyyatul; Masfufah, Masfufah
AL -ALLAM Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/jurnalpendidikan.v5i1.7439

Abstract

Penulisan ini membahas pemikiran Imam Al-Ghazali tentang pendidikan anak dalam Al-Qur'an surat Al-Luqman ayat 12-19. Penulisan ini mencakup biografi dan pemikiran Imam Al-Ghazali serta uraian tentang pendidikan anak dalam Al-Qur'an surat Al-Luqman ayat 12-19. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemikiran pendidikan Imam Al-Ghazali dikonstruksi kembali. Manfaatnya adalah pemerintah dan pendidik dapat menggunakan pemikiran pendidikan al-Ghazali sebagai inspirasi untuk memastikan bahwa pendidikan di Indonesia memiliki standar yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif library reseacrh. Menurut tulisan ini, struktur pemikiran pendidikan al-Ghazali bersifat religius-etis. Menurut Al-Ghazali, tujuan pendidikan terdiri dari tiga komponen: aspek kognitif, aspek apektif, dan aspek psikomotorik
Implementasi Kompetensi Guru PAI dalam Membentuk Karakter Siswa di SMA Wahid Hasyim II Taman Sidoarjo Iqbal, Muhammad; Masfufah, Masfufah; Majid, Amir Bandar Abdul
YASIN Vol 5 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i3.5560

Abstract

Education aims to enhance the quality of individual lives and provide an understanding of the meaning of life. Studying the reasons and strategies for living a good life makes education a means for individuals to fulfill their responsibilities as stewards on earth. Character education encompasses the application of character values that include aspects of knowledge, will, awareness, and action. The presence of teachers, particularly Islamic Religious Education (PAI) teachers, significantly influences the success of character formation in students at school. This research aims to determine the implementation of competencies of PAI teachers in shaping student character and the supporting and inhibiting factors in this process. The type of research conducted is qualitative descriptive, with the research subjects consisting of three students, one Guidance and Counseling (BK) teacher, and two PAI teachers at SMA Wahid Hasyim II Taman Sidoarjo. The data collection techniques used include observation, interviews, and documentation, with instruments in the form of observation sheets and interview sheets. In data analysis, the researcher performed data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the analysis indicate that PAI teachers at SMA Wahid Hasyim II Taman Sidoarjo have implemented four competencies, namely pedagogical competence, personality competence, social competence, and professional competence. In addition, there are two factors that influence the formation of students' religious character and discipline, namely internal factors (will, customs/habits, and personality of the students) and external factors (education and environment). This research is expected to serve as a reference for future researchers interested in analyzing the role of teachers in the formation of student character.
Pengaruh Komunikasi Asertif dan Kompetensi Pedagogik Guru PAI terhadap Hasil Belajar Siswa di SMA Jati Agung Taman Sidoarjo 1 Hikmah, Luthfiyah Hidayatul; Masfufah, Masfufah; Abdul Majid, Amir Bandar
YASIN Vol 5 No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i4.5834

Abstract

This study examines the influence of assertive communication and the pedagogical competence of Islamic Religious Education teachers on student learning outcomes. Assertive communication is defined as the ability to express desires, expectations, thoughts, and feelings honestly and clearly, while still respecting others’ preferences. Meanwhile, pedagogical competence encompasses a teacher’s knowledge, skills, and attitudes in designing and implementing effective instruction. This research used a quantitative approach with a population of 65 students at SMA Jati Agung Taman Sidoarjo. Data were collected using questionnaires, and data analysis involved instrument testing, classical assumption testing, and hypothesis testing using SPSS version 26. The results show that the pedagogical competence of Islamic Religious Education teachers has a significant effect on student learning outcomes (significance value 0.000). However, the assertive communication variable did not show a significant effect (significance value 0.472). The conclusion of this study is that enhancing teachers’ pedagogical competence directly contributes positively to students’ academic achievement, whereas assertive communication has not been shown to have a significant impact in this context. The implications of these findings point to the importance of strengthening teachers’ pedagogical capacities and suggest the need for further studies to explore the relationship between communication styles and learning success in the classroom.
Penanaman Nilai Toleransi Beragama Melalui Pembelajaran Ahlus Sunnah Walajama’ah di Kelas XII Madrasah Aliyah Hasyim Asy’ari Bangsri Sukodono Sidoarjo Masfufah, Masfufah; Juli Amaliya Nasucha
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran guru aswaja dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) di Madrasah Aliyah Hasyim Asy’ari Bangsri Sukodono. Selain itu, juga untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian kualitatif berjenis field research ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam pengumpulan data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Ahlussunah Wal Jamaah An-Nahdliyah yang ditanamkan oleh guru Aswaja kepada siswa meliputi tawassuth, tawazzun, tasamuh dan i'tidal. Sebagai konservator, guru Aswaja berperan memberikan arahan berupa materi terkait dengan Toleransi Beragama yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari seperti berbuat baik kepada sesama,dan menghormati pendapat orang lain. Guru Aswaja juga selaku inovator yang memiliki ide-ide baru dalam menanamkan nilai Ahlussunah Wal Jamaah An-Nahdliyah. Selaku transmitor,guru Aswaja memanfaatkan metode ceramah dan dakwah untuk menanamkan Nilai Ahlussunah Waljamaah An-Nahdliyah. Aspek latar belakang pendidikan guru Aswaja menjadi faktor pendukung penanaman nilai Ahlussunnah Waljama’ah An-Nahdliyyah, di samping juga factor kedewasan berpikir siswa. Fasilitas dan lingkungan sekolah juga menambah daya dukung penanaman nilai-nilai tersebut. Pada sisi yang lain, adanya guru yang linearitas kesarjanaannya kurang sesuai menjadi faktor penghambat penanaman nilai Aswaja An-Nahdliyyah.
Implementasi Pembelajaran P5 dalam Membentuk Karakter Bangsa di Era Society 5.0: Implementation of P5 Learning in Forming National Character in Era Society 5.0 Badriyah, Laila; Masfufah, Masfufah; Rodiyah, Kholidatur; Chasanah, Abidatul; Abdillah, Moh Arifudin
Absorbent Mind Vol. 1 No. 2 (2021): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v1i02.3638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pelaksanaan program profil pelajar Pancasila yang ada di kurikulum merdeka, juga ingin mengetahui apakah berdampak terhadap pembentukan karakter siswa di sekolah. Pendidikan karakter dibutuhkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan sosial. Society 5.0 merupakan konsep masyarakat yang melek teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Beberapa keterampilan yang perlu dikuasai siswa meliputi: kreativitas, inovasi, pemikiran kritis, komunikasi, dan kolaborasi. Pendidikan karakter yang ditingkatkan juga perlu dicapai dengan tujuan membentuk watak (karakter) moral yang memberikan nilai moralitas tersendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dan cara memperkuat pendidikan karakter siswa. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan bagaimana idealnya pendidikan karakter dalam menghadapi era masyarakat 5.0. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter memang penting untuk bekal siswa di masa yang akan datang. Pendidikan karakter dilakukan dengan cara memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia, sehingga tidak hanya akhlak saja yang terbentuk, melainkan penguasaan keahlian bidang TIK, berpikir kreatif inovatif dapat dicapai oleh siswa dalam menghadapi era masyarakat 5.0.
Penerapan Model Pembelajaran Somatic, Audiotory, Visualisation, Intelectually (Savi) dalam Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa: Implementation of Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually (Savi) Learning Models in Improving Student Learning Creativity Masfufah, Masfufah; Badriyah, Laila; Anggrain, Nunuk; Ahmad, Lutfillah Jamaluddin; Al Asror, Ilham
Absorbent Mind Vol. 2 No. 1 (2022): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v2i01.3639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy (SAVI) dalam meningkatkan kreativitas belajara siswa. Model pembelajaran SAVI yang dialami oleh siswa adaah munculnya semangat kreatif yang berakar pada rasa keingintahuan dan keterbukaan alamiah siswa, karena dalam model pembelajaran SAVI menekankan pada aktivitas pembelajaran dengan melibatan alat indra sebanyak mungkin yang mengakibatkan fisik dan pikiran aktif dalam pembelajaran sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman belajar secara langsung. Karena kegiatan model SAVI akan menciptakan suasana belajar yang bermakna. Hubungan gur dan siswa terjalin interaksi secara langsung antara siswa dan lingkungan belajarnya sehingga dapat mengaktifkan siswa dalam pembelajaran yang berdampak pada optimalnya hasil belajar. Pembelajaran SAVI adalah pembelajaran yang menekankan bahwa belajar haruslah memanfaatkan semua alat indera yang dimiliki siswa. Kemampuan berpikir kreatif siswa dapat difasilitasi melalui penerapan model pembelajaran SAVI di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan/library reserch. Kemampuan berpikir secara kreatif dapat dipahami sebagai kemampuan menghasilkan ide yang baru dan berguna; dan memaksimalkan usaha kreatifnya dengan cara mengelaborasi, memperbaiki, menganalisis, dan mengevaluasi idenya sendiri.
INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: PERSPEKTIF PEDAGOGIS DAN BUDAYA Yuliastutik, Yuliastutik; Darmawan, Didit; Aliyah, Nelud Darajaatul; Issalillah, Fayola; Vitrianingsih, Yeni; Safira, Mirza Elmy; Masfufah, Masfufah; Masithoh , Nurul
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital menghadapi tantangan dan peluang besar untuk memastikan relevansinya terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran PAI berbasis teknologi melalui pendekatan tinjauan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi, seperti flipped classroom dan platform digital, dapat meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Namun, validitas konten digital, literasi teknologi pendidik, dan kesenjangan infrastruktur menjadi tantangan utama yang harus diatasi. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan sensitif budaya untuk memastikan penerimaan masyarakat terhadap teknologi dalam pembelajaran agama. Dengan strategi yang tepat, integrasi teknologi dalam PAI dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam tanpa mengorbankan esensi nilai-nilai spiritual. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan literasi digital bagi pendidik, pengembangan platform digital khusus PAI, dan penyediaan infrastruktur yang merata sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan teknologi dalam pembelajaran PAI
Innovating Kille Snack Sticks by Substituting Soybean Flour and Adding Catfish: Inovasi Camilan Stik Kille Dengan Substitusi Tepung Kacang Kedelai Dan Penambahan Ikan Lele Citra Lestari, Siti Ayu; Masfufah, Masfufah; Nurdiana, Nurdiana
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.295

Abstract

Camilan merupakan bagian penting dalam pola makan sehari-hari, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Camilan yang sehat dapat berkontribusi pada asupan gizi yang seimbang dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan yang optimal. Salah satu jenis camilan yang populer adalah stik, yang dikenal karena rasa gurih dan teksturnya yang renyah. Namun, seringkali camilan stik yang beredar di pasaran mengandung tinggi lemak jenuh dan rendah nutrisi, sehingga kurang mendukung kebutuhan gizi yang baik. Untuk mengatasi hal ini, peneliti mengembangkan stik Kille, dengan menambahkan tepung kacang kedelai dan ikan lele pada resep camilan stik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh kandungan gizi serta daya terima Stik Kille. Penelitian eksperimental dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)  dengan subtitusi tepung kacang kedelai pada tiga formula, yaitu F1 17%, F2 33%, F3 50% dan masing-masing ditambahkan ikan lele 50 gram. Daya terima dilakukan oleh 30 panelis agak terlatih. Data dianalisis menggunakan Kruskal Wallis untuk daya terima dan Anova untuk kandungan gizi (protein, lemak dan karbohidrat), dengan nilai signifikansi p<0,05. Daya terima dan kandungan gizi dengan rerata tertinggi adalah F3 (16,13±3,71) dan (122,84±10,675). Ada pengaruh substitusi tepung kacang kedelai dan penambahan ikan lele terhadap daya terima aroma, rasa, dan tekstur (p=0,010; p=0,019; dan p=0,009), kecuali warna (p=0,104). Tidak ada pengaruh substitusi tepung kacang kedelai dan penambahan ikan lele terhadap kandungan gizi protein dan karbohidrat (p=0,341 dan p=0,176), kecuali lemak (p=0,001). Substitusi tepung kacang kedelai dan penambahan ikan lele  berpengaruh terhadap daya terima, kecuali warna serta tidak berpengaruh tehadap kandungan gizi, kecuali lemak. Diharapkan dapat dikembangkan dengan penambahan sumber serat seperti sayuran atau buah-buahan agar menjadi camilan sehat yang tinggi protein dan kaya serat serta bergizi seimbang.
Co-Authors Abdillah, Moh Arifudin Abdul Majid, Amir Bandar Adelia Rahayu, Misye Afifah Kusumadara Ahmad, Lutfillah Jamaluddin Al Asror, Ilham Aliyah, Nelud Darajaatul Alwy Alhadad, Abdulloh Andi Ichsan Mahardika Andri Yanti, Novi Anggrain, Nunuk Arfiani, Irfa Ashari, Riyan atik, nur sri Badriyah, Laila Bandar Abdul Majid, Amir Bobihu, Dewi Anggita H. Chasanah, Abidatul Citra Lestari, Siti Ayu Darajaatul Aliyah, Nelud Dewi Murniati Didit Darmawan Eli Masnawati Fitriyatus Sholichah, Laila Haq, Muhammad Izzul Hariani, Mila Hayati, Zahratul Hikma, Anisa Nurul Hikmah, Luthfiyah Hidayatul Husna, Nazhifatul Iffah , Jauhara Dian Nurul Imansari, Adillah Indriani, Ririn Issalillah, Fayola Jeanette T. Momongan Juli Amaliya Nasucha Kariani, Ni Ketut Karianti, Ni Ketut Khartini Kaluku Kusumawardani, Emi M, Amir Bandar Abdul Maimanah, Mir'atul Majid, Amir Bandar Abdul Masithoh , Nurul Meitris, Indriana Mellyani, Jhein Muhammad Iqbal Naufal Al-Farochi, Mohammad Ni Ketut Kariani Nurdiana Nurdiana Nurwiani, Nurwiani Putra, Muhammad Alamsyah Putriana, Armenia Eka Qudsi, Ishtifaiyyatul Rahayu Mardikaningsih Rahma Rahma Rahmawati, ajeng ganda Risma Risma, Risma Rizkiyah, Alfiyatur Rodiyah, Kholidatur Sabbu, Halima Putri Safika S, Safika Safira, Mirza Elmy Salsabilah, Nadifa Sendra, Eny Simuru, Meldy Indriani Aurora Solikhah, Lilik Sofiatus Sri Rezeki Pettalolo Vitrianingsih, Yeni Wardani, Endah Kusuma Wulan Purnama, Wulan Yenny Eta Widyanti Yuliastutik, Yuliastutik Zalsanudin, Virgie Ramadhani Zami, Muhammad Syifa Fairus Zam