Claim Missing Document
Check
Articles

DESCRIPTION OF STIGMA FOR STUNTING CHILDREN Agung Widiastuti; Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Fakhrudin Nasrul Sani; Anisa Yuli Kartikasari
Proceeding of International Conference on Science, Health, And Technology Proceeding of the 3rd International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v3i1.2182

Abstract

Stunting experienced by children will have a serious impact on the health of children's growth and development. Children with stunting will experience both cognitive and motor disorders which will have an impact until adulthood, one of which is the impact of productivity. The aim is to describe the stigma associated with children with stunting. Research method: This study is a descriptive study, the number of samples as many as 113 respondents sampling technique with purposive sampling probability. Results: The results showed that most stunting children received negative stigma. Stunting children tend to get less favorable treatment from their friends. Conclusion: Stunting children who get negative stigma are at greater risk of experiencing low self-esteem and having an emotional attitude
Stigma pada Anak Stunting Beresiko terhadap Kesehatan Mental Agung Widiastuti; Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Fakhrudin Nasrul Sani
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.144 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i4.514

Abstract

Masalah kesehatan mental memang masih menjadi masalah utama dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tidak terlepas dari faktor-faktor yang mempengaruhi anak yang mengalami gangguan kesehatan mental, salah satunya pada kasus anak yang mengalami stunting. Stunting pada balita harus mendapatkan perhatian khusus karena selain menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan mental serta status kesehatan anak. Anak yang mengalami stunting secara fisik mempunyai postur tubuh yang pendek, hal ini yang menjadi penyebab utama anak tersebut beresiko mendapatkan stigma negatif baik dari teman ataupun masyarakat disekitarnya. Dengan kondisi tersebut dikhawatirkan memberikan dampak pada kesehatan mental pada anak yang mengalami stunting karena anak merasa kurang percaya diri terhadap kondisi badan yang tidak sama dengan teman seumurannya. Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara stigma pada anak stunting terhadap status kesehatan mental. Penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan crosssectional, jumlah sampel sebanyak 113 responden teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling probability. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan dianalisis menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma pada anak stunting berhubungan dengan kesehatan mental dengan nilai p-value 0,001.
Gambaran Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Melitus Fakhrudin Nasrul Sani; Agung Widiastuti; Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Nur Azma Amin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1708

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis akibat meningkatnya jumlah kadar gula dalam darah (hiperglikemi) yang disebabkan karena kelainan sekresi pada insulin atau kerja insulin, bahkan keduanya. DM merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, karena beban gejala yang tinggi dan komplikasi jangka panjang, sehingga beresiko mempengaruhi kualtas hidup pasien. Kualitas hidup pasien DM dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya faktor demografi yang meliputi usia dan status pernikahan, faktor medis yaitu lama menderita, komplikasi yang dialami dan faktor psikologis yang terdiri dari depresi dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pada pasien diabetes melitus di wilayah Puskesmas Gatak Sukoharjo. Metode penelitian menggunakan deskriptif eksploratif. Populasi dalam penelitian ini semua pasien penyandang diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Gatak sebanyak 944 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling, dengan jumlah responden 95. Kualitas hidup responden menggunakan kuesioner DQLCTQ (Diabetes Quality of Life Clinical Trial Questioner). Analisis data dengan distribusi frekuensi. Hasil dalam penelitian ini menunjukan karakteristik responden sebagian berusia 60-70 tahun, mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, mayoritas responden menderita diabetes melitus antara 1-5 tahun, tingkat pendidikan responden mayoritas sekolah dasar dan sebagian besar responden tidak mengalami komplikasi. Responden sebagian besar memilik kualitas hidup yang rendah yaitu 56,82%.
THEORY OF PLANNED BEHAVIOR APPLI THEORY OF PLANNED BEHAVIOR APPLICATION TO IDENTIFY PATIENT BEHAVIOR IN PERFORMING HEALTH EXAMINATIONS IN PRIMARY HEALTH CARE FACILITIES: A CASE STUDY IN PUSKESMAS: THEORY OF PLANNED BEHAVIOR APPLICATION TO IDENTIFY PATIENT BEHAVIOR IN PERFORMING HEALTH EXAMINATIONS IN PRIMARY HEALTH CARE FACILITIES: A CASE STUDY IN PUSKESMAS Ady Irawan; Anggie Pradana Putri; Eric Santosa; Muzaroah Ermawati Ulkhasanah
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v7i2.1550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh sikap, norma subjektif, kontrol perilaku terhadap niat berobat serta dampaknya terhadap perilaku pasien berobat di Puskesmas Klaten Selatan dengan menggunakan Theory Of Planned Behaviour. Kerangka teori ini diuji serta dibangun untuk menguji pengaruh positif antar konstruk penelitian, pemahaman pengaruh sikap, norma subjektif, kontrol perilaku, niat berobat dan perilaku berobat. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan quesioner kepada 105 responden yang berobat ke Puskesmas Klaten Selatan, Jawa Tengah, Indonesia; tetapihanya 100 kuesioner dinyatakan valid. Data dianalisis dengan menggunakan uji T kemudian variabel-variabel yang ditetapakan dianalisis dengan Uji Regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap (sig. 0,006), norma subjektif (sig 0,002), kontrol perilaku(0,012); berpengaruh positif terhadap niat berobat (0,00) serta dampaknya (0,00) positif terhadap perilaku pasien yang berobat di Puskemas Klaten Selatan. Hasil penelitian ini sejalan dengan Theory Of Planned Behaviour.
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI YOGYAKARTA: THE RELATIONSHIP BETWEEN EXCLUSIVE BREASTFEEDING AND SMOOTH MOTOR SKILLS DEVELOPMENT IN CHILDREN AGED 3-5 YEARS IN YOGYAKARTA Wiwi Kustio Priliana; Muzaroah Ermawati Ulkhasanah
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pamenang ( JIP )
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v5i2.184

Abstract

Abstrak  Periode lima tahun pertama kehidupan merupakan masa penting tumbuh kembang anak dimana di sebut “masa keemasan”, masa ini akan menentukan masa kehidupan anak yang akan datang. Masa ini akan terjadi jendela kesempatan (window of opportunity) dan masa ktitis. Anak Balita akan mengalami perkembangan berbahasa, kreativitas, kesadaran sosial, emosional dan intelegensia yang berjalan sangat cepat dan yang merupakan dasar dari perkembangan berikutnya. Untuk mencapai perkembangan yang optimal anak membutuhan nutrisi yang cukup ,kasih sayang dan stimulasi yang adekuat dari orang tua atau orang dewasa yang merawatnya. Nutrisi yang baik pada anak pada masa bayi yaitu ASI Esklusif selama 0 sampai 6 bulan. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI ekslusif dengan motorik halus pada anak usia 3-5 tahun di Puskesmas Gamping 2 Sleman Yogyakarta, Desain studi ini menggunakan  pendekatan cross sectional. Study ini menggunakan responden  balita berumur 3-5 sebanyak 66 anak di Yogyakarta. Hasilnya adalah anak yang perkembangan motorik halus  normal yang mendapatkan ASI Eklusif sebanyak 29 anak (72.50 %) dan perkembangan nya terlambat sebanyak 11 anak ( 27.50 %). Anak yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif maka perkembangan motorik halusnya  normal sebanyak 12 anak ( 46.15 %) dan tidak normal sebanyak 14 anak ( 53, 85%),  nilai p value 0.0311 (95 % CI 1.098913  -  8.608766 ). Anak yang tidak mendapatkan ASI Ekslusif mempunyai resiko perkembangan motorik halus terlambat  sebesar 4,65  kali daripada anak yang di berikan ASI Ekslusif. Kesimpulannya adalah Ada hubungan antara pemberian Asi Ekslusif dengan perkembangan motorik halus pada anak usia 3-5 tahun di Puskesmas Gamping 2 Sleman Yogyakarta sehingga tenaga kesehatan perlu meningkatkan edukasi tentang ASI Eksklusif di masyarakat. Keywords: ASI Eksklusif. Motorik halus , balita Abstract  The period of the first five years of life is an important period of child growth and development which is called the "golden period".this will determine the future period of the child's life. This period will occur a window of opportunity, and a critical period. Toddlers will experience language, creativity, social awareness, emotional and intelligence development which runs very quickly and which is the basis for subsequent development. To achieve optimal development, children need adequate nutrition, affection and adequate stimulation from parents or adults who care for them. Good nutrition for children during infancy is exclusive breastfeeding for 0 to 6 month.The purpose of this study was to determine the relationship between exclusive breastfeeding and smooth motor skills in children aged 3-5 years at Puskesmas Gamping 2 Sleman Yogyakarta, The design of this study used a cross sectional approach. This study used respondents aged 3-5 as many as 66 children in Yogyakarta. The result was children with normal smooth motor development who received exclusive breastfeeding as many as 29 children (72.50%) and late development as many as 11 children (27.50%). and late development as many as 11 children (27.50%). Children who did not get exclusive breastfeeding then smooth motor development was normal as many as 12 children (46.15%) and abnormal as many as 14 children (53, 85%), p value 0.0311 (95% CI 1.098913 - 8.608766). Children who do not get exclusive breastfeeding have a risk of delayed smooth motor development by 4.65 times than children who are given exclusive breastfeeding. The conclusion is that there is a relationship between exclusive breastfeeding and smooth motor development in children aged 3-5 years at Puskesmas Gamping 2 Sleman Yogyakarta so health workers need to increase education about exclusive breastfeeding in the community.  Keywords : Exclusive breastfeeding. Smooth motor , toddler
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI YOGYAKARTA Priliana, Wiwi Kustio; Sumardino, Sumardino; Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati
coba Vol 12 No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v12i2.679

Abstract

Pendahuluan: Masa balita merupakan masa yang mengalami kehidupan yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan seorang anak. Masa ini pun anak akan mengalami masa kritis dimana akan mengalami perkembangan bahasa,sosial,emosional dan kecerdasan yang dalam perkembanganya sangat cepat dan hal ini merupakan pondasi dari perkembangan balita selanjutnya. Selama masa perkembangan dan pertumbuhan balita memerlukan nutrisi yang baik, pola asuh yang baik, kasih sayang yang besar dan suatu tindakan stimulasi yang cukup adekuat dari orang tua atau orang dewasa yang mengasuhnya. Nutrisi yang baik pada anak usia 0 sampai 6 bulan yaitu dengan ASI Eksklusif karena memiliki kandungan gizi yang adekuat untuk pertumbuhan bayi. Anak yang nutrisinya tercukupi akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang optimal sehingga mampu untuk melaksakana beberapa tugas perkembangan selanjutnya. Metodologi: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. responden yang di gunakan adalah balita usia 3-5 tahun sebanyak 66 anak di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ASI ekslusif dengan motorik kasar pada anak usia 3-5 tahun di Yogyakarta. Hasil: Ada hubungan antara pemberian ASI Ekslusif dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 3-5 tahun yang di buktikan dengan hasil p value sebesar 0.0142 (95 % CI 1.125606 - 11.6129 ). Anak balita yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif mempunyai resiko keterlambatan dalam perkembangan motorik kasarnya sebesar 6.02 kali lebih besar daripada anak balita yang di berikan ASI Eksklusif. Diskusi : Berdasarkan besarnya resiko keterlambatan perkembangan motorik kasar pada anak balita yang tidak di beri ASI Eksklusif yaitu sebesar 6.02 kali maka di harapkan tenaga kesehatan lebih meningkatkan edukasi tentang manfaat ASI Eksklusif di masyarakat Kata Kunci: ASI Eksklusif,Balita ,Motorik Kasar
The Effect of Giving Warm Water Foot bath Mixed with Salt on Blood Pressure in Elderly People with Hypertension Palupi, Dwi Lestari Mukti; Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati; Widiastuti, Agung; Marni, Marni; Sani, Fakhrudin Nasrul
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 5 No 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v5i1.2964

Abstract

The definition of hypertension is an increase in systolic blood pressure greater than 140 mmHg and diastolic blood pressure greater than 90 mmHg when tested twice every minute with sufficient rest time or in a calm state. Pharmacological and non-pharmacological therapy are two elements of hypertension management. Pharmacological therapy often involves antihypertensive drugs, while non-pharmacological therapy includes traditional or complementary alternative medicine. One of them is soaking feet using salt. The purpose of this study was to determine the effect of soaking feet using salt water in lowering blood pressure values. Methods: This is an experimental study with a one group preposttest design. Results: The average value of the respondent's blood pressure before the intervention was around 160/100 mmHg, after the intervention the blood pressure value decreased on average around 145/90 mmHg. Conclusion: Soaking feet in salt water has a large impact on blood pressure before and after the intervention is given, with a p value of 0.000.
Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Kelompok Lansia melalui Edukasi Penyakit Kardiovaskuler dan Senam Jantung di Posyandu Menur X Makam Haji Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati; Palupi, Dwi Lestari Mukti; Sani, Fakhrudin Nasrul
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.4108

Abstract

Penyakit kardiovaskuler menjadi penyebab kematian didunia dengan prevalensi meningkat seiring dengan usia. Pengabdian kepada masyarakt bertujuan meningkatkan pengetahuan dan cara pencegahan salah satunya pelaksanaan senam jantung. Peserta yang mengikuti Pendidikan kesehatan merupakan lansia aktif sebanyak 68 peserta di posyandu Menur X Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura. Hasil pelaksanaan kegiatan Pendidikan kesehatan menujukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penyakit kardiovaskuler hingga pencegahan dan penatalaksanaan yang dilakukan. Hasil pengabdian Masyarakat dibuktikan dengan terdapat peningkatan pengetahuan pada kategori pengetahuan tinggi dari 22.0% menjadi 54,41% setelah diberikan eduksi dan pelaksanaan senam jantung.
Pengaruh pengetahuan perilaku personal hygine dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) terhadap kejadian penyakit Scabies Pratama, Dika; Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati; Marni , Marni
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1377

Abstract

Latarbelakang: Penyakit kulit yang sering menjangkit semua usia baik anak maupun orang remaja pondok bahkan jika belum mengalami penyakit ini tidak diakui sebagai santri di pondok tersebut salah satunya penyakit Scabies. Tujuan adanya pengaruh pengetahuan personal hygiene dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dengan kejadian scabies pada remaja Pondok Pesantren.Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggukan metode kuantitatif dengan desain penelitian observasional pendekatan cross sectional, dengan rancangan one group pretes-posttes. Responden santriwan dan santriwati yang terjakngkit scabies maupun tidak terjangkit scabies berjumlah 500 santri. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan random sampling dilakukan dengan metode acak seperti pengundian.Hasil: Adanya pengaruh pengetahuan personal hygine dan phbs terhadap kejadian scabies di pondok pesantren dnegan nilai p value 0,000.Kesimpulan: Pengaruh pengetahuan personal hygine dan phbs terhadap kejadian scabies di pondok pesantren juga mendapatkan hasil data penelitian yang signifikan dibuktikan dengan adanya p value 0,000.
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Pencegahan dan Perawatan Hipertensi Melalui Terapi Foot Refleksiologi (TEFOGI) Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati; Widiastuti, Agung
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4932

Abstract

Masalah kesehatan Masyarakat khususnya yang diakibatkan oleh penyakit tidak menular sampai saat ini masih menjadi perhatian bagi pemerintah. Penyakit hipertensi menjadi salah satu kasus yang banyak terjadi di Masyarakat dan dapat menyebabkan komplikasi jika tidak dikontrol dengan baik, juga beresiko terhadap kerusakan organ hingga terjadi kematian. Pentingnya perhatian dan penanganan secara komprehensif pada penderita hipertensi dalam upaya mengontrol tekanan darah meliputi terapi konvensional dan terapi non konvensional. Pengabdian kepada Masyarakat merupakan Langkah preventif dan kuratif melalui penyuluhan yang diberikan kepada Masyarakat kelompok lansia dengan hipertensi di Posyandu Aster I Munyung 2 Kewarasan yang diikuti 53 lansia. Metode pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat meliputi penyuluhan, diskusi dan demonstrasi teknik Foot Reflexology. Hasil pengabdian kepada Masyarakat dibuktikan terdapat peningkatan pengetahuan peserta mengenai penatalaksanaan dan pencegahan penyakit hipertensi juga kemampuan dalam melakukan teknik Foot Reflexology pada kategori pengetahuan Tingkat tinggi dari 11.32% menjadi 52%.
Co-Authors Ady Irawan Ady Irawan Ady Irawan AM Agostinha Morais Assis Belo Agung Widiastuti Agung Widiastuti Agung Widiastuti Agung Widiastuti Agung Widiastuti Agung Widyastuti Amik Muladi Anggie Pradana Putri Anisa Yuli Kartikasari Annisa Cindy Nurul Afni Annisa Yuli Kartikasari Astuti, Andriani Mei Azizah, Aisyah Nur Budiati, Dhiani Devina Ayuningtyas Dewi, Febrianti Shinta Dewi, Nur Anita Kurnia Dika Pratama Diva Agustinaningrum Diva Fitri Handayani Dwi Lestari Mukti Palupi Endrat Kartiko Utomo Eric Santosa Fakhrudin Nasrul Sani Fani Catur Agustin Fina Putri Ansari Fitria Eka Resti Wijayanti Francisca, Widya Hilwa Safitri, Zalika Isnan, Tifana Elinda Jasita Salma Dellila Kristina, Sela Meri Kurniawan, Brian Adi Lestari, Tita Marni Marni , Marni Marni Marni, Marni Maulina, Nadila Eka Mita Agustina Mufarohah Mufarrohah, Mufarrohah Muhammad Syaiful Anam Mursudarinah Mursudarinah Mursudarinah Mustain Niken Ayu Safitri Niya Nurmawati Noor Sari Aditiya Nur Azma Amin Nur Hikmah NURUL AZIZAH Oktavia Nurcahyani Paulina de Jesus pereira Prakoso, Adi Buyu Pratama, Dika Priliana, Wiwi Kustio Rahmasari, Ikrima Riko Bayu Satria Putra Risnawati, Hani Rosida Ajeng Titisari Rosida, Umi Rr. Sri Endang Pujiastuti Rr. Sri Endang Pujiastuti Safitri, Niken Ayu Saputro, Sutiyo Dani Siti Nur Indah Suharyo Hadisaputro Suharyo Hadisaputro Suharyo Hadisaputro Sumardino Sumardino Susanto, Bela Novita Amaris Susanto, Nindita Clourisa Amaris Titisari, Rosida Ajeng Tito Angelito Correia Tsuluts Taufiq Hidayat Widiastuti, Agung Witriyani, Witriyani Wiwi Kustio Priliana Wiwi Kustio Priliana Wulan, Agus Lina Yuli Kartikasari, Annisa Yulia Susanti