Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Guru Matematika

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Ruhama, Mustafa A.H.; Bani, Asmar; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i3.9346

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kombinasi (mixed method). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa berdasarkan tingkat kemampuan  pemecahan masalah siswa, yaitu kategori tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa berkategori tinggi pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar, menuliskan apa yang diketahui dengan benar tidak menuliskan apa yang ditanyakan, serta tidak menuliskan apa yang diketahui dan menuliskan apa yang ditanyakan dengan benar. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  menyusun model matematika dengan benar dan menyusun model matematika tetapi hanya sebagian benar. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian dengan cara/metode eliminasi dan subtitusi dengan benar dan menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian dengan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi tetapi hanya sebagian benar. Pada indikator memeriksa kembali hasil, melakukan pemeriksaan kembali jawaban (benar) dan tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkategori sedang pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar dan menuliskan apa yang diketahui dengan benar namun tidak menuliskan apa yang ditanyakan. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  menyusun model matematika tetapi hanya sebagian benar dan tidak menyusun model matematika. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian menggunakan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi dengan benar dan menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian tetapi salah. Pada indikator memeriksa kembali hasil, tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkategori rendah pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar dan tidak menjawab atau hanya menuliskan kalimat apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  tidak menyusun model matematika. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian menggunakan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi dengan benar dan tidak menjwab. Pada indikator memeriksa kembali hasil, tidak melakukan pemeriksaan kembali.
Studi Literatur: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dai Tahapan van Hiele Ruhama, Mustafa A.H.; Hamid, Hasan; Ardiana, Ardiana; Bani, Asmar
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 5, No 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v5i2.9931

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menjelaskan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari tahapan Van Hiele. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kepustakaan (library reserch) dimana peneliti mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat, dan mengolah bahan penelitian dengan teknik analisis data dengan cara menelaah, mengeksplorasi, membandingkan, menggabungkan, berbagai informasi yang didapat baik melalui jurnal, buku, dan prosiding yang dianggap sesuai atau relevan dengan penelitian sehingga dapat dibuat kesimpulan. Tahap-tahap berpikir Van Hiele tidak bergantung pada usia sebagaimana yang dipahami dalam tahap perkembangan Piaget. Usia siswa jelas terkait dengan banyaknya pengalaman geometri dan jenis-jenis pengalaman geometri. Pengalaman geometri siswa merupakan faktor tunggal atau dominan yang mempengaruhi kemajuan untuk melewati tahap-tahap berpikir Van Hiele. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari tahapan Van Hiele sangat bergantung pada tahap berpikir yang dicapai siswa dalam mempelajari geometri. Semakin tinggi tingkat tahap berpikir Van Hiele siswa semakin tinggi atau baik pula kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Ricosre Bebantuan E-LKPD Tehadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Dilihat dari Gaya Belajar Yusuf, Siti Hajar; Ardiana, Ardiana; Abdullah, In Hi
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 5, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v5i3.10747

Abstract

Pengaruh model pembelajaran RICOSRE berbantuan E-LKPD merupakan suatu proses yang memiliki dampak positif dalam pembelajaran. Model ini, berbasis pada pemecahan masalah, dapat juga meningkatkan kemampuan berpikir tinggkat tinggi peserta didik. Dan memudahkan keterlibatan siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA pada materi turunan fungsi trigonometri melalui penerapan model RICOSRE berbantuan E-LKPD ditinjau dari gaya belajar ; dan pengaruh interaksi antara pembelajaran dan gaya belajar terhadap pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan msalah matematis siswa. Jenis penelitian true exsperimental ini menjadikan 48 siswa yang diambil secara purposive sampling sebagai sampel dan diklasifikasi atas kelas eksperimen dan kontrol. Data kemampuan pemecahan masalah matematis dan gaya belajar siswa diperoleh menggunakan instrumen yaitu instrumen tes disusun berdasarkan indikator dan telah memenuhi syarat validitas. Data kemampuan pemecahan masalah matematis dan gaya belajar siswa yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptuf untuk mengungkapkan pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari gaya belajar. Analisis inferensial untuk menguji pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah diterapkan pembelajaran RICOSRE berbantuan E-LKPD ditinjau dari gaya belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diterapkan model RICOSRE berbantuan E-LKPD terdapat 16,66% siswa dalam kualifikasi memuaskan, 83,33% dalam kualifikasi baik serta yang diterapkan pembelajaran konvensional terdapat 25% dalam kualifikasi baik dan 75% dalam kualifikasi cukup; (2) ditinjau dari gaya belajar visual terdapat 25% siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis dalam kualifikasi memuaskan, 75% dalam kualifikasi baik setelah diterapkan model RICOSRE berbantuan E-LKPD  serta siswa yang diterapkan PK terdapat 37,5% dalam kualifikasi baik dan 62,5% dalam kualifikasi cukup; (3) ditinjau dari gaya belajar audiotorik 100% siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis dalam kualifikasi baik setelah diterapkan model RICOSRE berbantuan E-LKPD serta setelah diterapkan PK terdapat 12,5% siswa dalam kualifikasi baik dan 87,5% dalam kualifikasi cukup; (3) ditinjau dari gaya belajar kinestetik terdapat 25% dalam kualifikasi memuaskan 75% dalam kategori cukup; (4) pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajran RICOSRE berbantuan E-LKPD lebih tinggi daripada siswa yang memperoleh PK baik ditinjau dari gaya belajar maupun secara keseluruhan; dan (5) tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dan gaya belajar terhadap pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi turunan fungsi trigonometri.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Program Linear Saputri, Diar; Suharna, Hery; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 5, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v5i1.9511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi program linear siswa kelas XI IPA SMA Al-Khairaat Kota Ternate. Teknik pengumpulan data kesulitan siswa menggunakan teknik observasi, tes dan wawancara. Instrument tes yang digunakan adalah soal uraian yang berjumlah 1 butir soal yang telah divalidasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan cara mereduksi, penyajian data. Triangulasi dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Al-Khairaat Kota Ternate sebanyak 20 siswa. Kemudian dipiih 6 siswa sebagai perwakilan subjek penelitian berdasarkan kategori kesulitan berlajar (Tinggi, sedang dan rendah) untuk dianalisis dan diwawancarai sebagai bentuk triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas XI IPA SMA Al-Khairaat Kota Ternate masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita pada materi program linear, yaitu 2 siswa masih mengalami kesulitan rendah, 5 siswa masih kesulitan sedang dan 13 siswa masih kesulitan tinggi.  Siswa dengan tingkat kesulitan rendah masih mengalami kesulitan konsep dan kesulitan prinsip, siswa dengan tingkat kesulitan sedang masih mengalami kesulitan konsep, prinsip dan menyelesaikan masalah verbal dan siswa dengan tingkat kesulitan tinggi cenderung mengalami kesulitan konsep, prinsip dan menyelesaikan masalah verbal.
Pembelajaran Inklusif Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus: Sebuah Tinjauan Literatur Ishak, Hasriani; Suratno, Joko; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i2.7946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan literatur terhadap pembelajaran inklusif bagi siswa yang berkebutuhan khusus. Dengan fokus pada berbagai metode, pendekatan, dan strategi yang telah digunakan dalam konteks pendidikan inklusif, penelitian ini menyelidiki literatur terkait untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang mendukung pembelajaran yang efektif bagi siswa berkebutuhan khusus. Melalui analisis terhadap sejumlah studi dan artikel ilmiah, penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang tantangan, peluang, dan implikasi praktis dalam mengimplementasikan pembelajaran inklusif.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Ruhama, Mustafa A.H.; Bani, Asmar; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i3.9346

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kombinasi (mixed method). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa berdasarkan tingkat kemampuan  pemecahan masalah siswa, yaitu kategori tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa berkategori tinggi pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar, menuliskan apa yang diketahui dengan benar tidak menuliskan apa yang ditanyakan, serta tidak menuliskan apa yang diketahui dan menuliskan apa yang ditanyakan dengan benar. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  menyusun model matematika dengan benar dan menyusun model matematika tetapi hanya sebagian benar. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian dengan cara/metode eliminasi dan subtitusi dengan benar dan menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian dengan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi tetapi hanya sebagian benar. Pada indikator memeriksa kembali hasil, melakukan pemeriksaan kembali jawaban (benar) dan tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkategori sedang pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar dan menuliskan apa yang diketahui dengan benar namun tidak menuliskan apa yang ditanyakan. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  menyusun model matematika tetapi hanya sebagian benar dan tidak menyusun model matematika. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian menggunakan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi dengan benar dan menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian tetapi salah. Pada indikator memeriksa kembali hasil, tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkategori rendah pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar dan tidak menjawab atau hanya menuliskan kalimat apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  tidak menyusun model matematika. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian menggunakan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi dengan benar dan tidak menjwab. Pada indikator memeriksa kembali hasil, tidak melakukan pemeriksaan kembali.
Desain Flipped Classroom Berbasis Teknologi Sebagai Suatu Alternatif dalam Pembelajaran Secara Online Ishak, Hasriani; Suratno, Joko; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i1.7278

Abstract

Artikel ini merupakan study literatur  untuk meneliti tentang masalah pembelajaran matematika   secara online . Hal ini merupakan suatu langkah yang diambil guna mencari suatu alternatif model pembelajaran Matematika secara online  yang meyenangkan bagi siswa . Dalam hal ini dibutuhkan suatu sistem pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membutuhkan waktu tatap muka yang lama. Beberapa pemanfaatan teknologi yang dianggap penting dalam pembelajaran online, terutama dalam bidang matematika adalah diantaranya sistem pembelajaran dengan menggunakan video visual dalam penyampaian materi pada proses pembelajaran dan penggunaan aplikasi matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif  dengan bentuk studi literatur. Dari beberapa artikel penelitian sebelumnya diperoleh kesimpulan bahwa  penyampaian materi dengan metode Flipped classroom menggunakan video  atau  menggunakan aplikasi dalam pembelajaran matematika, dapat membantu  siswa dalam memahami  materi matematika secara online.
Penggunaan Software Matematika Dinamis GeoGebra dalam Pembelajaran Matematika Suratno, Joko; Abdullah, In Hi; Angkotasan, Nurma; Bani, Asmar; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i2.7943

Abstract

Tujuan tulisan artikel ini adalah mendiskripsikan salah satu perangkat lunak matematika dinamis, yaitu GeoGebra. Tulisan ini diawali dengan pembahasan tentang GeoGebra dan sejarah pengembangannya. Setelah itu, membahas GeoGebra dan perangkat lunak sejenisnya. Dilanjutkan dengan pembahasan tentang alasan penggunaan GeoGebra. Bagian akhir pembahasan tentang pembelajaran matematika dengan GeoGebra.
Keefektifan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Ditinjau dari Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa SMP Bulawa, Djarifa; Angkotasan, Nurma; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i3.6590

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan  adalah Penelitian eksperimen. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: (1). Motivasi belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. (2). Hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model  pembelajaran kooperatif tipe STAD .(3). Pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif ditinjau dari motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dengan rancangan two groups pretest-posttest design. Instrument yang digunakan berupa soal tes dan angket siswa. Sampel yang diambil adalah siswa  kelas VII-1 berjumlah 24 siswa dan VII-2 berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara melihat skor yang diperoleh dari masing-masing kelas. Analisis data menggunakan Analisis deskriptif Pedoman Acuan Patokan (PAP) skala 5 dan analisis inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa, motivasi belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terdapat 11 siswa yang berkriteria tinggi dan 13 siswa berkriteria sedang. Hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terdapat 7 siswa yang berkualifikasi memuaskan, 9 siswa berkualifikasi baik, dan 8 siswa berkualifikasi cukup. Sedangkan hasil analisis inferensial menunjukan bahwa uji normalitas motivasi belajar siswa berdistribusi normal dan hasil belajar siswa tidak berdistribusi normal. Pengujian hipotesis motivasi belajar siswa mengunakan uji independent sampel t test sedangkan hasil belajar siswa mengunakan uji non parametrik yaitu uji tanda. Hasil independent sampel t test, diperoleh thitung = 3,70 pada taraf signifikan 0,05 dan dk 23. ttabel = 3,01 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak artinya pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif ditinjau dari motivasi belajar siswa. Hasil uji tanda diperoleh Zh = 22,04 dan Zt = 3,84, sehingga Ho ditolak dan H1 diterima, artinya Pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif pada hasil belajar siswa. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif ditinjau dari motivasi dan hasil belajar siswa.
Keefektifan Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Literasi Statistik Siswa Pada Materi Statistika Amilia, Charisma; Angkotasan, Nurma; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v5i3.10730

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi statistik siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi statistika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model discovery learning efektif terhadap kemampuan literasi statistik siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 5 Kota Ternate. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitaif dengan pendekatan pre-eksperimental desaign dan desain one grup pretest-posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, sedangkan analisis data meliputi analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penlitian menunjukkan bahwa terjadi pengingkatan signifikan pada nilai rata-rata kemampuan literasi statistik siswa dari 63,05 (pretest) menjadi 85,63 (posttest). Selain itu kategori kemampuan literasi statistik siswa berpindah dari kategori rendah menjadi kategori tinggi setelah diterapkan model Discovery Learning. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model discovery learning efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi statistik siswa.