Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : JSES

KEMAMPUAN MENGUCAPKAN KOSA KATA UMUM PADA ANAK USIA DINI Jafarudin J; Chairan Zibar Parisu; Waode Eti Hardiyanti
Jurnal Sultra Elementary School Volume 1 Nomor 2 2020
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v1i2.22

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan mengucapkan kosakata umum pada anak usia dini di TK Putri Ananda. Jenis penelitian yaitu deskripsi kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu murid TK Putri Ananda yang berjumlah 34 anak yang terdiri atas 18 laki-laki dan 16 perempuan. Instrumen penelitian yaitu berbentuk observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data deskripsi kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian tentang kemampuan mengucapkan kosakata umum pada anak usia dini di TK Putri Ananda dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengucapkan kosakata umum pada anak perempuan lebih tinggi dibandingkan kemampuan mengucapkan kosakata umum pada anak laki-laki. Kemampuan mengucapkan kosakata umum pada anak usia dini di TK Putri Ananda terdapat 2 orang anak yang belum dapat mengucapkan kosakata umum secara sempurna.Kata Kunci: kemampuan, kosakata, usia, dini 
MENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS PADA MATERI IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DIKELAS IV SDN 3 MOTUI KABUPATEN KONAWE UTARA Ika Purnaningsih; Arna Juwairiyah; Chairan Zibar L. Parisu
Jurnal Sultra Elementary School Volume 2 Nomor 1 2021
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v2i1.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkaan kemampuan literasi sains siswa pada materi bunyi melaui model pembelajaran koperatif tipe Numbered heads together. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan memberikan tindakan dalam dua siklus pembelajaran terdiri dari dua kali pertemuan, Data hasil pengamatan aktivitas guru diperoleh persentase keterlaksanaan pada siklus I dari 73,33%  menjadi 86,67%  sedangkan persentase keterlaksanaan pada siklus II menjadi 93,33% . berdasarkan analisis data hasil pengamatan aktivitas peserta didik  diperoleh persentase keterlaksanaan pada siklus I dari 53,33% menjadi 73,33% sedangkan persentase keterlaksanaan  pada siklus II dari 73,33% menjadi 86,67%. Berdasarkan hasil penelitian, terjadi peningkatan literasi sains peserta didik dari siklus I ke silus II. Pada siklus I dari 15 peserta didik hanya 9 peserta didik yang tuntas dengan persentase ketuntasan 68% dengan rata-rata 68,88. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu dari 15 peserta didik hanya 13 peserta didik yang tuntas dengan persentase ketuntasan 86% dengan rata-rata 76,88 telah mencapai standar KKM.Kata Kunci: Kemampuan Literasi Sains, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT
PEMILIH PEMULA DALAM PEMILU 2024 Beniman Beniman; Mursin Mursin; Ikbar Ikbar; Chairan Zibar LParisu
Jurnal Sultra Elementary School Volume 3 Nomor 2 2022
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v3i2.90

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilu 2024 dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilu 2024. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah Pemilu Serentak akan kembali menjadi warna baru di Indonesia, terlebih bagi Pemilih Pemula yang tentu menjadi pengalaman pertama dalam menyalurkan hak suara, untuk menentukan siapa Calon Presiden dan Anggota Legislatif Daerah hingga Pusat yang menjadi pilihannya. Pemilu serentak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2019 dan segara akan dilksanakan pada tahun 2024 mendatang, sedangkan untuk Pemilu pertama itu sendiri, diselenggarakan perdana pada tahun 1955 yang diikuti oleh lebih dari 30 Partai Politik, 100 calon kumpulan dan perseorangan. Dalam Pemilu tersebut diadakan dua kali yakni :  29 September 1955 untuk memilih anggota DPR dan yang kedua 15 Desember 1955 untuk memilih Dewan Konstituente dan pada saat itulah menjadi dasar Pemilu yang digelar di Indonesia kemudian mengalami perkembangan menjadi Pemilu Serentak. Dalam Prosesi Pemilu 2024 kedepan merupakan Wahana Demokrasi bagi Pemilih Pemula yakni mereka yang baru beranjak usia Wajib Pilih ataupun sudah memasuki usia wajib Pilih sehari setelah pemilu serentak 2019, dalam hal ini minimal telah berusia 17 tahun. Kesimpulan Pemilu serentak 2024 adalah langkah awal menentukan masa depan Pemilu selanjutnya dan membina pemilih pemula seluruh Indonesia sebagai penerus penyelenggaran pemilu nantinya. Olehnya itu para pemilih pemula harus diberikan tontotonan demokrasi yang edukatif, menggembirakan serta penyelenggaraan yang memiliki daya tarik. Kemudian, untuk menarik partisipasi pemilih pemula, tentu harus ada pemetaan khusus agar lebih muda memberi mereka pengarahan tidak pasiv dalam perhelatan demokrasi. Aplikasi media sosial harus dimanfaatkan sebagai media kampanye Penyelenggara dan Peserta Politik untuk mempengaruhi pemilh  pemula agar dapat menyalurkan hak sauranya demi masa depan Bangsa dan Negara.Kata Kunci: Pemilih Pemula, Pemilu 2024
Pedagogic Competency and Readiness of Primary School Teachers in the Implementation of Curriculum 2013 La Sisi; La Sarimu; Chairan Zibar L.Parisu
Jurnal Sultra Elementary School Volume 1 Nomor 1 2020
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v1i1.3

Abstract

Abstract: Pedagogical Competence and Readiness of Primary School Teachers in Implementation of 2013 Curriculum, this study aims to analyze (1) elementary teacher pedagogic competencies in the implementation of the 2013 curriculum; (2) readiness of elementary school teachers in the implementation of the 2013 curriculum; (3) readiness of facilities and infrastructure to support learning; (4) 2013 learning planning curriculum developed by elementary school teachers; (5) implementation of 2013 curriculum learning by elementary teachers; and (6) 2013 curriculum level by elementary school teachers. This type of research is descriptive research. The type of data used in this study is quantitative and qualitative descriptive. The sample of this study was class I and IV teachers who studied 40 teachers. The sampling technique in this study used purposive sampling. The instruments used were written tests, questionnaires, observation sheets and documentation.               The results of the study show that (1) pedagogical competencies are based on test results with an average value of 56.25 according to sufficient categories; (2) teacher competence based on teacher questionnaires with an average score of 73.48 in good categories; (3) teacher preparedness based on a questionnaire with an average value of 62.85 included in the sufficient category; (4) readiness of learning facilities and infrastructure according to the observation guidelines with an average value of 79.3 in the good category; (5) learning plan based on learning outcomes with an average score of 73.42 in good categories; and (6) implementation of learning based on observation regulations with an average value of 69.57 in accordance with sufficient categories; 7) The value of the questionnaire based on the teacher with an average score of 63.75 is in the sufficient category. Keywords: Pedagogics, Competence, Readiness, Implementation, Curriculum
IMPROVING THE SCIENTIFIC LEARNING OUTCOMES OF STUDENTS THROUGH APPLICATIONQUANTUM LESSON LEARNING METHODS IN CLASS VWATU-WATU STATE ELEMENTARY SCHOOL, BOMBANA REGENCY Sumarni Sumarni; Chairan Zibar L.Parisu; Ashari Usman
Jurnal Sultra Elementary School Volume 2 Nomor 2 2021
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v2i2.43

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa dengan Menerapkan Metode Pembelajaran Quantum Teaching di Kelas V SD Negeri Watu-Watu Kabupaten Bombana? Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui bagaimana meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa dengan menerapkan Metode Pembelajaran Quantum Teaching di Kelas V SD Negeri Watu-Watu Kabupaten Bombana. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh: (1) siswa banyak bermain ketika proses belajar mengajar sedang berlangsung, (2) minat dan hasil belajar siswa rendah, (3) guru belum menerapkan model pembelajaran yang dapat menumbuhkan minat siswa untuk belajar, (4) kurangnya kreasi guru di dalam pembelajaran, (5) belum terlibatnya siswa di saat proses pembelajaran. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaborasi yang dilaksanakan dalam dua siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas V SD Negeri Watu-Watu Kabupaten Bomana berjumlah 23 orang, 12 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki. Hasil penelitian ini adalah: (1) rata-rata hasil belajar siswa siklus I adalah 76.40 meningkat menjadi 82.61 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I adalah 60.87% (14 Siswa Tuntas dan 9 Siswa Belum Tuntas) meningkat pada siklus II menjadi 86.96% (20 Siswa Tuntas dan 3 Siswa Belum Tuntas). (2) Persentase keberhasilan aktivitas mengajar guru Siklus I pertemuan pertama adalah 81.58% meningkat menjadi 88.16% pada pertemuan kedua. Pada siklus II pertemuan pertama sebesar 90.79%, meningkat menjadi 97.37% pada pertemuan kedua. (3) Persentase keberhasilan aktivitas belajar siswa Siklus I pertemuan pertama adalah 76.32% meningkat menjadi 85.53% pada pertemuan kedua. Pada siklus II pertemuan pertama sebesar 92.11%, meningkat menjadi 96.05% pada pertemuan kedua. Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Negeri Watu-Watu Kabupaten Bombana dapat ditingkatkan dengan menerapkan Metode Pembelajaran Quantum Teaching. Kata Kunci:   Hasil Belajar IPA, Metode Pembelajaran Quantum Teaching
KETELADANAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER JUJUR DAN DISIPLIN PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI 6 LANGGIKIMA Chairan Zibar L.Parisu
Jurnal Sultra Elementary School Volume 3 Nomor 2 2022
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v3i2.91

Abstract

Keteladanan guru sangat dibutuhkan sebagai upaya dalam menanamkan serta membentuk karakter jujur dan disiplin peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk keteladanan guru dalam menanamkan pembentukan karakter jujur peserta didik kelas V SD Negeri 6 Langgikima, 2) Untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk keteladanan guru dalam menanamkan pembentukan karakter disiplin peserta didik kelas V SD Negeri 6 Langgikima, dan 3) Untuk mendeskripsikan hambatan dan solusi dalam menanamkan karakter jujur dan disiplin peserta didik kelas V SD Negeri 6 Langgikima. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) bentuk keteladanan guru dalam menanamkan karakter jujur peserta didik kelas V dengan cara pengadaan kantin kejujuran, 2) bentuk keteladanan guru dalam menenamkan karakter disiplin peserta didik dengan cara pembiasaan, 3) masih terdapat faktor penghambat dari lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat, 4) solusi untuk meminimalisir faktor penghambat dalam menanamkan pembentukan karakter jujur dan disiplin dengan cara pendekatan dan pembiasaan.Kata Kunci: Keteladanan Guru, pembentukan karakter jujur dan disiplin
MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK PADA MATERI SENI RUPA MELALUI TEKNIK MONTASE DI TK PUTRI ANANDA KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI Rosnawati Rosnawati; Aris Suziman; Chairan Zibar L.Parisu
Jurnal Sultra Elementary School Volume 1 Nomor 1 2020
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v1i1.4

Abstract

Abstract: The purposes of this study were to increase children’s creativity in fine arts material through the use of montage technique at TK Putri Ananda, increase teacher’s instructional effectiveness in teaching fine arts material through the use of montage technique at TK Putri Ananda, and to increase children’s learning activities in fine arts material through the use of montage technique at TK Putri Ananda.Results of the study showed that, after conducting treatments in two cycles with four meetings to remedy learning, it was found that the use of montage technique could increase the children’s creativity, as indicated by results of evaluation using an assessment guideline (BSB + BSH), which was 68.75% in cycle I and 87.5 in cycle II. These results suggested that the children’s creativity at TK Putri Ananda has increased as a result of using montage technique in the teaching of fine arts material. The study was concluded after cycle II since the minimum target of learning completeness set by the school, which was 85%, had been met. In terms of the learning completeness, the implementation of lesson scenario by the teacher reached 90%, which meant that it had been well done. Finally, the children’s activities in their learning of montage successfully increased to 87.5%. Keywords: Creativity, Fine Arts, Montage
PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI 36 MATAOLEO KABUPATEN BOMBANA Yeyen Sofiana; La Sisi; Chairan Zibar L. Parisu
Jurnal Sultra Elementary School Volume 2 Nomor 1 2021
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v2i1.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik kelas IV mata pelajaran IPA pada materi energi menggunakan model pembelajaran discovery learning dan model pembelajaran inkuiri terbimbing di SD Negeri 36 Mataoleo. Penelitian ini merupakan jenis peneitian Quasi eksperimen yang menggunakan desain treatment by level 2x2. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan random sampling dengan kelas IVA sebagai kelas discovery learning dan IVB sebagai kelas inkuiri terbimbing . Teknik pengambilan data menggunakan tes pilihan ganda. teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan Uji hipotesis.Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran Discovery Learning, Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing.
PERAN KOMIK DIGITAL SEBAGAI MEDIA VISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS NARASI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Erwin Eka Saputra; Chairan Zibar L. Parisu
Jurnal Sultra Elementary School Volume 5 Nomor 1 2024 : Juni
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v5i1.126

Abstract

This study aims to explore the role of digital comics as a visual medium in improving elementary school students' narrative writing skills. Through a qualitative-descriptive approach, this study examines the benefits, challenges, and effectiveness of using digital comics in learning. The findings show that digital comics make a positive contribution in helping students understand narrative structures, increasing learning motivation, and encouraging creativity. However, its implementation requires adequate technological support and training for teachers.
THE EFFECT OF THE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) MODEL USING POSTER MEDIA ON IPA LEARNING OUTCOMES IN CLASS V SD NEGERI 12 KONDA VILLAGE, POMBULAA JAYA, KONDA DISTRICT, KONSEL Titin Muliatin; Nikolaus Pasassung; Chairan Zibar L.Parisu
Jurnal Sultra Elementary School Volume 2 Nomor 2 2021
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v2i2.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan media poster terhadap hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi eksperimen). Temuan penelitian menunjukkan rata-rata nilai petest siswa yaitu 36,75 dengan skor minimal 25 dan nilai maksimal 50.  Sementara itu, nilai rata-rata posttes siswa adalah 77,00 dengan skor minimal 70 dan skor maksimal 95. Selain itu, hasil uji statistik menunjukkan nilai t-hitung t-tabel (23,406 1,6759). Hal ini berarti terdapat perbedaan rata-rata yang sangat tinggi (40,25) dan signifikan dari hasil belajar siswa sebelum diajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan media poster dan sesudah digunakannya model pembelajaran tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar IPA siswa kelas V SD. Keywords: Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT), Media, Media Poster, Hasil belajar IPS Siswa