Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Growth Performances and Carcass of KUB Chicken Fed on A Diet Containing Different Levels of Fermented Mixture of Rice Bran and Protein from Slaughtered House Ade Akmaludin; Asnawi; Vebera Maslami; I Ketut Gede Wiryawan
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 1 (2023): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i1.6176

Abstract

Rice bran is a common poultry feed ingredients. However, its use is limited due to its high fiber content and low phosphorus content. This study aimed to evaluate the effects of feeding a fermented mixture of rice bran and PSW (RPSW) on the growth performances and carcass of KUB chicken. A mixture of two parts of rice bran and one part of PSH was fermented using rumen liquor for 5 days. Two hundred two-week-old KUB chickens were randomly allocated into four dietary treatments with different levels of fermented RPSW i.e.; 0, 10, 20, and 30% for treatments 1, 2, 3, and 4 respectively. Feed was provided ad libitum for ten-week observation period, and drinking water was always available. At the end of the feeding trial, chickens were slaughtered to measure carcasses and their components. The results showed that there were no significant differences in feed consumption and carcass percentage between treatments, but the final body weight, body weight gain, carcass weight, and organ weight of chickens fed rations containing 20 and 30% fermented RPSH were lower than those fed rations containing 20 and 30% fermented RPSH. 30% fermented RPSH. The control or ration was fed a ration containing 10% fermented RPSH. The results indicate that a fermented blend of rice bran and protein from slaughtered house waste incubated with rumen liquor for 5 days can be included in the KUB chicken diet up to 10%.
Characterization of Protein-Based Edible film: A Study on Thickness, Gelation Time, and Microstructure with the Addition of Polyethylene Glycol Fahrullah; Febryanti, Farah; Anita, Cis; Basriani; Fitri; Noersidiq, Azhary; Maslami, vebera
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Ani
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v10i2.213

Abstract

Edible film berbasis protein memiliki potensi untuk menjadi alternatif yang ramah lingkungan untuk plastik konvensional dalam kemasan makanan. Edible film ini dapat memperpanjang umur simpan produk makanan melalui cara alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi edible film berbasis protein dengan penambahan polietilen glikol sebagai pemlastis, dengan fokus pada tiga aspek utama: yaitu ketebalan, waktu gelasi dan struktur mikro. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari tiga perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri dari penggunaan berbagai konsentrasi polietilen glikol, yang ditetapkan sebagai P1 (35%), P2 (40%), dan P3 (45%). Tidak ada perbedaan yang signifikan (P>0,05) yang diamati antara perlakuan dalam hal nilai ketebalan dan waktu gelasi. Edible film berbasis protein menunjukkan nilai ketebalan yang berkisar antara 0,075 hingga 0,124 mm, yang menunjukkan kepatuhan terhadap Standar Industri Jepang (JIS). Waktu gelasi yang diperlukan untuk film berkisar antara 13,67 hingga 16,33 menit. Struktur mikro dari edible film whey-gelatin dengan konsentrasi polietilen glikol yang tinggi menunjukkan ketidakteraturan pada permukaan film, yang ditandai dengan adanya area berpori dan retakan kecil. Ketidakteraturan ini mengakibatkan melemahnya ikatan antar molekul protein, yang menyebabkan struktur mikro yang lebih longgar dan kurang padat selama proses pengeringan, yang pada gilirannya menyebabkan pembentukan pori-pori dan retakan. Perlakuan yang optimal, seperti yang ditentukan oleh penelitian ini, adalah penggunaan polietilen glikol pada konsentrasi 35% dengan nilai ketebalan 0,075 mm, waktu gelasi 13,67 menit, dan menghasilkan struktur mikro yang lebih seragam dan halus.
Effect of Lignin Reduction in Ammoniated Corn Stover on In-Vitro Digestibility of Dry Matter and Organic Matter Noersidiq, Azhary; Fahrullah; Maslami, Vebera; Putra, Ryan Aryadin; Oscar Yanuarianto; Arjuna Anggara Putra Susanto
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Ani
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v10i2.215

Abstract

Jerami jagung merupakan limbah pertanian yang memiliki potensi sebagai pakan ternak ruminansia, namun pemanfaatannya sering terbatas oleh kandungan serat kasar, terutama lignin, yang menghambat kecernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek dari penurunan kandungan lignin jerami jagung dari pengaruh proses amoniasi dengan penambahan urea terhadap kecernaan bahan kering (KcBK) dan bahan organik (KcBO). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat dosis urea (0%, 2%, 4%, 6%) dan empat ulangan, serta dilakukan analisis in-vitro untuk mengukur nilai kecernaan bahan kering dan bahan organik. Analisis data menggunakan aplikasi SAS (Statistical Analysis System). Hasil penelitian menunjukkan bahwa amoniasi efektif dalam menurunkan kadar lignin dari 8,61% pada kontrol (T1) menjadi 3,31% pada perlakuan dengan dosis urea tertinggi (T4). Kecernaan bahan kering dan bahan organik juga meningkat, dengan nilai tertinggi diperoleh pada perlakuan 4% urea (T3), yaitu KcBK sebesar 60,26% dan KcBO sebesar 65,47%. Penurunan lignin yang signifikan memfasilitasi peningkatan kecernaan karena ikatan lignoselulosa yang lebih longgar, memungkinkan mikroba rumen mencerna serat lebih efisien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Efek kandungan lignin yang semakin menurun akibat dari penambahan urea dengan level berbeda (0-6%) dalam proses amoniasi jerami jagung dari kadar lignin 8,61% menjadi 3,31%, hal tersebut berpengaruh terhadap peningkatan kecernaan bahan kering dan bahan organik masing-masing (KcBK: 45,87% - 60,26% dan KcBO: 52,53% - 65,47%). Kandungan lignin 3,58% akibat perlakuan amoniasi 4% memberikan hasil kecernaan terbaik dan tertinggi yaitu KcBK: 60,26% dan KcBO: 65,47%). Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampaknya terhadap karakteristik fermentasi dalam rumen akibat perlakuan ini.
Pengaruh Dosis Inokulum dan Lama Fermentasi Eceng Gondok dengan Neurospora Crassa Sebagai Bahan Pakan Sumber Energi Maslami, Vebera; Purnamasari, Dwi Kusuma; Wiryawan, K. G.; Erwan, Erwan; Syamsuhaidi, Syamsuhaidi; Noersidiq, Azhary; Fahrullah, Fahrullah; Hidayah, Hidayatul
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 26, No 3 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.26.3.138-146.2024

Abstract

Eceng gondok (Eichhornia crassipes) adalah tanaman air yang melimpah namun sering dianggap sebagai gulma dan potensi sebagai pakan alternatif untuk unggas karena kandungan nutrisinya yang baik.Namun, tingginya kandungan serat kasar menjadi kendala utama dalam pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis inokulum dan lama inkubasi terhadap kandungan energi, bahan organik (BO) dan pH eceng gondok yang difermentasi menggunakan Neurospora crassa. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial dengan variasi dosis inokulum (1%, 2%, 3%) dan lama inkubasi (5 dan 7 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi eceng gondok pada dosis 1% dan lama fermentasi 7 hari  dapat menurunkan kandungan serat kasar. Kesimpulan dari penelitan ini adalah dosis inokulum 1% dengan lama fermentasi 5 hari dapat menurunkan kandungan  serat kasar 23,57%, dengan kandungan energi 3753,38 Kkal/kg, kandungan bahan organik 89,77% dan pH 7,47.
Uji Biologis Berbagai Formula Pakan Ayam Petelur Menggunakan Maggot BSF Purnamasari, Dwi Kusuma; Wiryawan, I.K.G.; Sumiati, Sumiati; Erwan, Erwan; Maslami, Vebera; Ramadhan, I.P.; Islam, L. Azan
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v10i3.747

Abstract

Research on using maggots as a feed ingredient for laying hens is one solution to the problem of increasing feed prices and BSF maggots also have the potential to overcome environmental problems caused by the accumulation of organic waste. The research was carried out in 3 stages, namely: Stage 1. Macronutrient chemical testing of all ingredients to be used in the feed formula for laying hens. Stage 2. Preparation of 3 feed formulas using bran, corn, concentrate, and maggot according to the needs of layer phase laying hens. Stage 3. Biological testing of 3 feed formulas for 120 chickens divided into 3 treatments and 4 replications consisting of 10 chickens, according to a Completely Randomized Design. The parameters observed were feed consumption, egg weight, egg production, FCR, and egg quality both external and internal. The collected data will be tabulated and Analysis of Variance (ANOVA) and Duncan’s Multiple Range Advanced Test will be carried out. This research shows that giving up to 30% maggot was not able to produce better feed consumption, egg weight, egg production, and feed conversion compared to the control. However, based on an analysis of the internal quality of the eggs, the treatment with 30% maggot was able to produce eggs with a high yolk score (9.70±0.66) and was significant compared to the control (8.30±0.75). The conclusion from this research is that maggots have the potential to be used as feed for laying hens up to a level of 30%.
Sosialisasi penggunaan aplikasi QR & barcode scanner guna evaluasi kecukupan nutrisi ternak ruminansia pada kelompok tani di Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang-Sumbawa Noersidiq, Azhary; Dilaga, Syamsul Hidayat; Dahlanuddin, Dahlanuddin; Amin, Muhamad; Yanuarianto, Oscar; Putra, Ryan Aryadin; Fahrulllah, Fahrullah; Maslami, Vebera
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27003

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2024 yang berlokasi di Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa-NTB. Mitra kelompok tani ternak bernama “Putra Ano Siup” yang berdiri pada tanggal 3 Mei 2023 dan beranggotakan 10 orang dan pada saat hari kegiatan diikuti oleh 20 orang peserta. Permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya tingkat produktivitas ternak yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan peternak dalam hal manajemen pemberian pakan, terutama dalam hal kecukupan nutrisi. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan aplikasi QR&Barcode Scanner yang dapat membantu peternak dalam mengevaluasi kualitas dan kecukupan nutrisi pakan secara mudah dan akurat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung produktivitas dan kesejahteraan ternak mereka. Dengan demikian, diharapkan produktivitas ternak di desa ini akan meningkat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Metode kegiatan meliputi sosialisasi tentang pentingnya manajemen pemberian pakan yang baik dan benar bagi ternak ruminasisa khususnya dalam hal kecukupan nutrisi serta dikemas dengan pengenalan terhadap aplikasi QR&Barcode Scanner tersebut. Disimpulkan bahwa secara mayoritas, tingkat pemahaman peternak terhadap cara evaluasi kecukupan nutrisi ternak dan pemanfaatan aplikasi tersebut setelah dilaksanakan kegiatan sosialisasi bekisar 80%-90%. Hal ini dapat digunakan sebagai indikasi bahwa kegiatan telah berhasil dan mendapat respon yang baik dari peternak dan sebanyak 75% peserta bersedia menerapkan hal tersebut. Kata kunci: sosialisasi; QR code; evaluasi nutrisi; teluk santong. Abstract The partner organisation engaged in community service activities is the Livestock Farmer Group, designated as 'Putra Ano Siup', situated in Teluk Santong Village, Plampang District, Sumbawa Regency-NTB. The issue at hand is the low level of livestock productivity, which is a consequence of the lack of knowledge among farmers with regard to feeding management, particularly in terms of nutritional adequacy. One potential solution is the utilisation of QR and barcode scanner applications, which could assist farmers in the evaluation of feed quality and nutritional adequacy in a convenient and accurate manner. The objective of this activity is to enhance the knowledge and capabilities of farmers in leveraging digital technology to enhance the productivity and well-being of their livestock. It is therefore anticipated that there will be an increase in livestock productivity in this village, which will in turn lead to an improvement in the economic welfare of the local community. The activity method comprises a socialisation session on the importance of good and correct feeding management for ruminants, with a particular focus on nutritional adequacy. This is complemented by an introduction to the QR&Barcode Scanner application. It was determined that the majority of farmers demonstrated an understanding of the evaluation of livestock nutritional adequacy and the utilisation of the application following the socialisation activity, with a level of comprehension ranging from 80% to 90%. This can be considered an indicator of the activity's efficacy and the positive response it received from farmers, with as many as 75% of participants expressing a willingness to implement it. Keywords: socialisation; QR Code; nutrition evaluation; teluksantong.
Efek kondisi pH asam dan basa terhadap sifat mekanis film berbasis whey-konnyaku Fahrullah Fahrullah; Azhary Noersidiq; Hasma Hasma; Vebera Maslami
AGROINTEK Vol 18, No 3 (2024)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v18i3.17729

Abstract

Edible film has considerable potential as a food coating material for enhancing freshness, safety, and storage of different food products. Its advantages make it a suitable replacement for synthetic plastic packaging and a possible alternative for biodegradable materials. The research aims to observe the effect of acidic and alkaline pH on the mechanical properties of the whey-konjac film. The mechanical properties of the whey-konjac film were investigated using an experimental method. The research was conducted in a acompletely randomized design with three treatments, The treatment used different pH (P1: Control; P2: acidic condition/pH4 and P3: alkaline condition/pH 10). The values of thickness and water vapor transmission rate did not give a significant value (P0,05), value of elongation and tensile strength gave a significant value (P0,05). The mechanical properties of whey-konjac film showed that thickness was at 0,0343-0,0357 mm; the elongation was at 47,88-62,68%; the tensile strength was at 6,86-11,16 N; the water vapor transmission rate was at 6,99-7,47 g/mm-2.day-1. Films in acidic conditions can improve an excellent  cross-sectional structure of the film (flat surface and homogeneous), and films in alkaline conditions can improve thickness, elongation, and reasonable water vapor transmission rates.
PENYULUHAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN TERNAK SAPI KELOMPOK TERNAK IYE GATI DI DESA SUKADANA, KECAMATAN PUJUT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Aminurrahman, Aminurrahman; Depamede, Sulaiman Ngongu; Suhardiani, Roro Agustien; Purnamasari, Dwi Kusuma; Noersidiq, Azhary; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Musanip, Musanip; Fahrullah, Fahrullah; Muhsinin, Muhammad; Maslami, Vebera; Gifari, Zaid Al
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6720

Abstract

Penyuluhan manajemen ternak sapi diberikan kepada kelompok ternak Iye Gati diDesa Sukadana Kecamatan Pujut Lombok Tengah untuk meningkatkan keterampilan dalampemeliharaan, perkandangan, kesehatan, dan reproduksi sapi potong. Keberhasilanpeternakan bergantung pada pembibitan, pakan, dan manajemen pemeliharaan, denganfaktor non-genetik berkontribusi besar terhadap efisiensi reproduksi. Pengabdian inibertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapiyang dilakukan di Kelompok Ternak Iye Gati di Desa Sukadana Kecamatan PujutKabupaten Lombok Tengah. Kurangnya pengetahuan peternak dalam pemeliharaanmenjadi tantangan utama. Penyuluhan dan pelatihan berperan penting dalam meningkatkanwawasan peternak serta mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan (SDGspoin 2). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui survei, wawancara,observasi, pemaparan materi, dan diskusi untuk meningkatkan produktivitas peternakan diDesa Sukadana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan berhasilmeningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam aspek manajemenpemeliharaan. Peternak yang mengikuti penyuluhan secara aktif menunjukkan peningkatansignifikan dalam praktik beternak yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, hasilevaluasi juga mengungkapkan bahwa penyuluhan membantu mengatasi beberapa masalahyang dihadapi peternak, seperti kekurangan pakan dan penyakit ternak. Kesimpulannya,penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapi di Kelompok Ternak Desa Sukadana telahmemberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraanpeternak. Rekomendasi untuk penyuluhan selanjutnya adalah peningkatan frekuensi danvariasi materi penyuluhan, serta pengembangan program pelatihan yang lebih komprehensifuntuk menjawab kebutuhan spesifik peternak di wilayah tersebut.
Production Performance of Joper Chickens Fed with BSF (Black Soldier Fly) Maggots Cultivated in Different Media Aprisansoni, Amar; Wiryawan, I Ketut Gede; Maslami, Vebera; Erwan, Erwan; Indarsih, Budi
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 2 (2025): April-Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i2.9102

Abstract

The unstable price of animal feed is then carried out to find alternative feed. The purpose of this study was to evaluate the effect of giving maggots raised in different media on the production performance of Joper chickens. Maggots were raised with three different feed media. P1 25% blood, 50% bran, 25% market waste; P2 is the same as P1 24% market waste and 1% rice bran fried foods, and P3 is the same as P1 23% market waste and 2% fried food waste. Experiment Feeding 200 two week-old Joper chickens was done randomly in four treatments. P0 was given self-mixing feed, while P1, P2, and P3 were given additional feed 20% maggot flour in self-mixing feed maggot research results First. The results of the maggot research show that the best media for treatment P2 was BK 95.18%, ash 10.69%, KA 5.1%, LK 17.54%, SK 16.32% and PK 54.35%. The use of 20% maggots in Joper chicken feed has no significant effect on the production performance and percentage of Joper chicken carcasses, but there are tendency on the weight of P2 chicken carcass containing 1% fried waste. It is recommended to use 20% in the second research ration.
Penyuluhan Manajemen Pakan Ternak dalam Menanggulangi Perubahan Iklim di Desa Sukadana Lombok Tengah: Livestock Feed Management Counseling in Tackling Climate Change in Sukadana Village, Central Lombok Septian, I Gede Nano; Noersidiq, Azhari; Muhsinin, Muhammad; Aminurrahman, Aminurrahman; Hasma, Hasma; Haryani, Ni Ketut Dewi; Taqiuddin, Moh; Gifari, Zaid Al; Fahrullah, Fahrullah; Maslami, Vebera; Karni, Ine; Amalyadi, Rezki
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 5: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7412

Abstract

Desa Sukadana terletak tidak jauh dari Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, yaitu di Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Sebagian besar penduduk di desa ini beprofesi sebagai peternak sapi. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Sukadana tentang dampak perubahan iklim terhadap sektor peternakan sapi dan bagaimana cara-cara yang dapat diterapkan untuk meningkatkan ketahanan iklim pada ternak sapi di daerah tersebut. Metode Pelaksanaan dilaksanakan dengan ceramah dan diskusi tanya jawab. Hasil dari pelaksanaan ini adalah beberapa teknologi yang dapat dilakukan dalam rangka ketahanan iklim untuk menanggulangi perubahan musim yang terjadi di lokasi mitra.
Co-Authors Ade Akmaludin Aditya Wahyu Nugraha Aminurrahman Aminurrahman, Aminurrahman Anita, Cis Aprisansoni, Amar Arjuna Anggara Putra Susanto Asnawi Azhary Noersidiq Baiq Rani Dewi Wulandani Basriani Budi Indarsih, Budi Bulkaini (Bulkaini) Dahlanuddin Dahlanuddin, Dahlanuddin Dewi, Endang Purnama Djoko Kisworo Djoko Kisworo Dwi K. Purnamasari Dwi Kusuma Purnamasari Dwi Kusuma Purnamasari Dwi Kusuma Purnamasari, Dwi Kusuma Ely Ermawati Endo Pebri Dani Putra Erwan Erwan Erwan Erwan Erwan Erwan, Erwan Fahrullah Fahrullah Fahrullah, Fahrullah Fauzia Agustin Febryanti, Farah Fitri Gifari, Zaid Al Haryanto Haryanto Haryanto Haryanto Hasma Hasma Hasma Hasma Hidayah, Hidayatul I Ketut Gde Wiryawan I Ketut Gede Wiryawan I.K.G. Wiryawan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ine Karni Irmanuddin Islam, L. Azan Jayawarsa, A.A. Ketut K. G. Wiryawan K.G. Wiryawan K.G.Wiryawan Karni, Ine Kartika Kartika Kurniyati Lisdayana, Nurmalisa M. Wahyu Mardiati Zain Mirnawati Mirnawati Muhamad Amin Muhamad Amin Muhsinin, Muhammad Musanip, Musanip Ni Ketut Dewi Haryani, Ni Ketut Dewi Ni Made Ayu Yowana Noersidiq, Azhari Oscar Yanuarianto Oscar Yanuarianto, Oscar Praseptiawan, Mugi Putra, Ryan Aryadin Rahmawati, Lilik Ramadhan, I.P. Rezki Amalyadi Rohima, BQ. Nahya Rosyadi, Muhammad Amri Salsabila, G. Samsul Mahrip Sase Nogyran Andry Lia Septian, I Gede Nano Shafan Nur, Yuliaty Shafan Suhardiani, Roro Agustien Suhubdy Suhubdy Suhubdy Suhubdy Sulaiman Ngongu Depamede Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Syamsuhaidi Syamsuhaidi Syamsuhaidi Syamsuhaidi Syamsuhaidi Syamsuhaidi Syamsuhaidi, Syamsuhaidi Syamsul Hidayat Dilaga, Syamsul Hidayat Taqiuddin, Moh Ulkiyah, Kalisom Wahid Yulianto Wiryawan, I Ketut Gede Wiryawan, I.K.G. Wulandani, Baiq Rani Dewi Yetti Marlida Yulianto, Wahid Yuliaty Shan Nur Zaid Al Gifari