Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Kesulitan Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPAS Kurikulum Merdeka Kelas IV Utama, Tara Dika; Qumariah, Afifah; Alwis, Joni; Oktiara, Yuvela; Pramawati, Titi Selvia; Sugianto, Nopiar; Badeni, Badeni
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.13375

Abstract

Kesulitan belajar adalah suatu kondisi di mana peserta didik tidak dapat berhasil belajar karena mengalami ancaman, hambatan, atau gangguan lain dalam belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS dalam kurikulum merdeka, memperjelas penyebabnya, dan mengetahui upaya apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik dan guru dalam memecahkan masalah agar diperoleh hasil belajar yang optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan format deskriptif kualitatif melalui penelitian lapangan. Penelitian ini memperoleh data melalui observasi dan wawancara terhadap 10 peserta didik dan satu guru di Bengkulu Selatan. Kesulitan belajar peserta didik disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain karakteristik seperti gaya belajar, motivasi belajar, dan minat belajar. Peserta didik yang kesulitan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi cenderung tidak dapat berkonsentrasi pada proses pembelajaran di kelas karena kurangnya minat belajar. Upaya guru untuk membangkitkan minat dan motivasi belajar pada peserta didik tersebut antara lain dengan melakukan diversifikasi pembelajaran terutama melalui permainan dan sesi tanya jawab, serta pemberian hadiah kepada peserta didik yang menjawab pertanyaan dengan baik. Hal ini terbukti dapat meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik. Kata Kunci: Kesulitan belajar, IPAS, Kurikulum Merdeka.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Elektronik Bahan Ajar Berbasis Model LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi dan Refleksi) untuk Siswa Sekolah Dasar Lorenza, Sovia; Badeni, Badeni; Winarni, Endang Widi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107461

Abstract

Integrating technology is very important to carry out learning in this era. In addition, literacy improvement continues to be encouraged to improve students' literacy skills, including through social studies learning in the classroom. This study aims to describe the presentation of social studies books for class V which is reviewed from the aspects of the literacy model, orientation, collaboration and reflection stages. In addition, it also reviews aspects of integrating technology through the learning process presented in the book. This study uses a qualitative descriptive method with key instruments, namely the researcher with an analysis guideline. The research was carried out with an analysis sheet through a qualitative descriptive approach with data analysis techniques in the form of content analysis. Data collection was carried out using document analysis with stages of data reduction, presentation and conclusion drawn. The results of the study show that there is no integration of technology presented in the IPAS book of social studies materials, and the lack of specific stages of the LOK-R (Literacy, Orientation, Collaboration and Reflection) model that can help students develop their literacy, so it can be concluded that it is very important to carry out the electronic development of teaching materials based on the LOK-R model for elementary school students.Pengintegrasian teknologi begitu penting untuk menyelenggarakan pembelajaran di era ini. Selain itu, peningkatan literasi terus digalakkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berliterasi termasuk melalui pembelajaran IPS di kelas. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendeskripsikan sajian buku IPAS materi IPS kelas V yang ditinjau dari aspek tahapan model literasi, orientasi, kolaborasi dan refleksi. Selain itu juga meninjau terkait aspek pengintegrasian teknologi melalui proses pembelajaran yang disajikan dalam buku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan instrumen kunci yaitu peneliti dengan lembar pedoman analisis. Penelitian dilakukan dengan lembar analisis melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data berupa analisis isi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan analisis dokumen dengan tahapan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya pengintegrasian teknologi yang disajikan dalam buku IPAS materi IPS, dan minimnya tahapan model LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi dan Refleksi) secara spesifik yang dapat membantu siswa mengembangkan literasinya, sehingga dapat disimpulkan sangat penting untuk dilakukan pengembangan elektronik bahan ajar berbasis model LOK-R untuk siswa sekolah dasar.