Runi Asmaranto
Unknown Affiliation

Published : 50 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Karakteristik Tanah di Sub DAS Lesti dan Spoilbank Waduk Sengguruh Muhammad Al Muzakki Wiam Althaf; Runi Asmaranto; Andre Primantyo Hendrawan
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan membandingkan karakteristik fisik, kimia, dan mekanik tanah di Sub DAS Lesti (Hulu, Tengah, dan Hilir) serta material Spoilbank C. Hasil pengujian menunjukkan tanah Sub DAS Lesti didominasi fraksi pasir (72–77%, Loamy Sand), sedangkan Spoilbank C memiliki fraksi halus lebih tinggi (lanau 40,8%, lempung 4,4%, Sandy Loam). Mineral lempung mengalami transisi dari Ilit di bagian Hulu menjadi Montmorilonit yang bersifat ekspansif di bagian Tengah, Hilir, dan Spoilbank C. Sifat mekanik tanah menunjukkan variasi nilai kepadatan kering maksimum (1,244–1,704 g/cm3) dan kadar air optimum (18,38–31,60%), serta parameter kuat geser dengan kohesi 0,008–0,163 kg/cm2. Upaya pengelolaan difokuskan pada konservasi vegetatif dan mekanis di area DAS serta pemanfaatan sirkular tanah disposal sebagai pembenah tanah atau material bangunan.
Analisa Laju Erosi dan Arahan Konservasi Lahan Menggunakan Model SWAT Pada Sub DAS Kali Konto Ariani, Intan Febri; Runi Asmaranto; Sebrian Mirdeklis Beselly Putra
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sub DAS Kali Konto merupakan bagian dari DAS Brantas yang rawan erosi akibat topografi curam dan mengalami perubahan tata guna lahan, ditandai dengan banjir besar pada tahun 2021. Penelitian ini menganalisis laju erosi dan sedimentasi menggunakan model SWAT+ berbasis SIG, menghitung Indeks Bahaya Erosi (IBE), serta merumuskan arahan konservasi lahan dan rancangan anggaran biaya bangunan pengendali sedimen. Hasil simulasi menunjukkan rerata laju erosi di 2023 sebesar 167,37 ton per ha pertahun (11,95 mm/tahun), dengan 63% dari total luas DAS (24.277,36 ha) berkategori IBE sangat tinggi. Arahan konservasi yang diusulkan berupa kombinasi metode mekanis berupa tiga bangunan check dam pada titik strategis, dan metode non-struktural berupa reboisasi serta terasering pada subbasin lainnya. Total rancangan anggaran biaya pembangunan tiga check dam tersebut diperkirakan sebesar Rp13.946.780.000. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pengelolaan DAS Kali Konto yang lebih berkelanjutan.
Pemetaan Spasial Hujan Rancangan Menggunakan Data SatelitGPM di Wilayah Administrasi Pasuruan Ana Nurkhalisha; Donny Harisuseno; Runi Asmaranto
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah administrasi Pasuruan memiliki topografi beragam sehingga distribusi hujan menunjukkan variasi spasial. Keterbatasan jumlah dan persebaran stasiun hujan menyebabkan representasi spasial hujan rancangan belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja data curah hujan satelit Global Precipitation Measurement (GPM) terkalibrasi dan menentukan distribusi spasial hujan rancangan. Kalibrasi GPM dilakukan menggunakan metode Linear Scaling dan dievaluasi berdasarkan NSE, koefisien korelasi (r), dan RSR. Hujan rancangan dihitung menggunakan distribusi GEV maksimum untuk kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Data GPM terkalibrasi menunjukkan kinerja baik dengan nilai NSE 0,85 dan 0,79, nilai r 0,88 dan 0,66, serta nilai RSR 0,39 dan 0,46. Curah hujan rancangan meningkat seiring bertambahnya kala ulang dengan kisaran 47,95–346,58 mm. Dengan demikian, kombinasi data observasi dan GPM mampu meningkatkan representasi spasial hujan rancangan untuk mendukung analisis hidrologi dalam perhitungan debit banjir rencana.
Pemetaan Spasial Hujan Rancangan Berbasis Data Satelit GPM di Sub DAS Ngrowo, Kabupaten Tulungagung Clara Monicha; Donny Harisuseno; Runi Asmaranto
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir berulang di Sub DAS Ngrowo, Kabupaten Tulungagung, memerlukan informasi hidrologi akurat sebagai dasar penentuan hujan dan debit banjir rancangan guna mendukung perencanaan infrastruktur sumber daya air. Keterbatasan data hujan observasi mendorong pemanfaatan data satelit Global Precipitation Measurement (GPM) sebagai sumber data alternatif. Studi ini bertujuan mengevaluasi akurasi data GPM setelah kalibrasi, menghitung hujan rancangan berbagai kala ulang, serta menghasilkan peta spasial hujan rancangan di Sub DAS Ngrowo menggunakan data observasi dan GPM periode 2005–2024. Kalibrasi dilakukan dengan metode Linear Scaling, sedangkan hujan rancangan dihitung menggunakan distribusi Generalized Extreme Value (GEV) untuk kala ulang 2 hingga 100 tahun. Peta hujan rancangan dibuat menggunakan metode interpolasi Inverse Distance Weighting (IDW) dan Kriging, lalu divalidasi menggunakan NSE, RSR, koefisien korelasi, dan kesalahan relatif terhadap peta Kementerian PU. Hasil menunjukkan metode IDW memiliki performa lebih baik dibandingkan Kriging, dengan kesalahan lebih kecil dan pola distribusi lebih representatif.
Distribusi Ukuran Butir dan Karakteristik Sedimen Dasar pada Kawasan Clungup Mangrove Conservation (CMC) Tiga Warna Kabupaten Malang Bilan Ayu Ardita; Runi Asmaranto; Sebrian Mirdeklis Beselly Putra
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Clungup Mangrove Conservation (CMC) Tiga Warna merupakan ekosistem pesisir yang dipengaruhi oleh gelombang, arus, dan vegetasi mangrove sehingga membentuk karakteristik sedimen yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi ukuran sedimen dasar di kawasan CMC berdasarkan komposisi ukuran butir dan parameter statistik sedimen. Sampel sedimen diambil pada 38 titik pengamatan dan dianalisis menggunakan sieve analysis, kemudian diklasifikasikan berdasarkan klasifikasi tekstur sedimen dan parameter statistik ukuran butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedimen dasar didominasi oleh fraksi pasir sebesar 74.33–99.63%, dengan tekstur utama Gravelly Sand (52.63%) dan Slightly Gravelly Sand (36.84%). Nilai mean grain size berkisar 0.25–1.77 mm dan D50 sebesar 0.20–1.77 mm, yang menunjukkan dominasi pasir halus hingga pasir sangat kasar. Nilai sorting berkisar 1.320–4.701, skewness −0.428 hingga 0.326, dan kurtosis 0.672–1.977. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kawasan CMC dipengaruhi oleh lingkungan berenergi sedang hingga tinggi dengan proses transpor dan deposisi sedimen yang bervariasi secara spasial akibat pengaruh gelombang, arus pesisir, dan vegetasi mangrove.
Pemodelan Numerik Transport Sedimen di Pantai Clungup dengan Delft3D-FM Shareef Abdurrahim Yulianto; Runi Asmaranto; M Amar Sajali
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem mangrove di Pantai Clungup, Kabupaten Malang, berperan penting dalam meredam energi gelombang dan mengontrol transpor sedimen pesisir. Namun, dinamika pertukaran pasang surut serta interaksi arus, gelombang, dan struktur vegetasi terhadap pola erosi-deposisi belum terkuantifikasi secara presisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pasang surut, mengkuantifikasi pengaruh pengaitan aktif dua arah antara aliran dan gelombang terhadap fluks sedimen, serta memetakan pola spasial erosi-deposisi. Pemodelan numerik dilakukan menggunakan perangkat lunak Delft3D Flexible Mesh dengan parameterisasi vegetasi berbasis formula Baptist dan formulasi sedimen Van Rijn - Partheniades-Krone. Hasil penelitian menunjukkan tipe pasang surut di Pantai Clungup adalah Campuran Condong ke Harian Ganda dengan Bilangan Formzahl 0,358 hingga 0,363 dan volume prisma pasut 2,24 juta meter kubik. Aktivasi pengaitan gelombang-arus meningkatkan tegangan geser dasar gabungan sebesar 78,8 persen, memicu resuspensi masif dan memutarbalikkan sistem dari pengimpor sedimen bersih 120 ton pada skenario aliran murni menjadi pengekspor sedimen bersih 85 ton pada skenario terkopel. Terbentuk tiga zona morfodinamika: Zona Erosi Aktif di mulut teluk luar dengan pengikisan maksimum 199,7 milimeter, Zona Deposisi Tinggi di interior mangrove dengan sedimentasi maksimum 199,9 milimeter, dan Zona Transisi Dinamis. Vegetasi mangrove efektif meredam kecepatan arus hingga lebih dari 90 persen dan bertindak sebagai perangkap sedimen alami yang menjaga stabilitas garis pantai.
Penilaian Perilaku Penurunan Vertikal Timbunan Inti Kedap Menggunakan Multilayer Settlement Meter Studi Kasus Bendungan Meninting, Lombok Barat Muhammad Ashil Septian Alrichsyah; Runi Asmaranto; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendungan Meninting sebagai bendungan urugan berinti kedap memerlukan pemantauan deformasi vertikal selama konstruksi untuk menjamin stabilitas dan keamanan struktur. Penelitian ini bertujuan mengetahui prosedur pemasangan dan pembacaan Multilayer Settlement Meter (MSM), karakteristik instrumen yang terpasang, serta besarnya deformasi vertikal pada timbunan inti kedap berdasarkan data monitoring lapangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan monitoring instrumentasi geoteknik melalui pembacaan berkala MSM pada zona inti kedap selama konstruksi. Data diperoleh dari hasil pengukuran lapangan, spesifikasi instrumen, dan dokumentasi teknis proyek. Hasil penelitian menunjukkan deformasi vertikal meningkat secara bertahap seiring bertambahnya beban timbunan. Deformasi terbesar tercatat pada titik IM.2-7 di STA 0+326 sebesar 1.096 mm, sedangkan deformasi pada bagian bawah dan atas timbunan masing-masing sebesar 109 mm dan 622 mm. Pola deformasi menunjukkan penurunan terbesar terjadi pada zona tengah inti kedap akibat akumulasi beban. Secara keseluruhan, deformasi masih terkendali dan tidak menunjukkan indikasi gangguan terhadap stabilitas bendungan. MSM efektif digunakan untuk memantau deformasi vertikal selama konstruksi.
Studi Perbaikan Pondasi Tapak Bendungan Menggunakan Secant Pile dan Grouting Pada Main Dam Bendungan Bagong Kabupaten Trenggalek Retsa Eka Nofitasari; Runi Asmaranto; Evi Nur Cahya; Bambang Sugeng
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi geologi menjadi salah satu tantangan tersendiri dalam pembangunan konstruksi bendungan. Berdasarkan hasil pemetaan geologi permukaan pada pondasi Bendungan Bagong dari Sta 0+000 hingga Sta 0+691 memiliki jenis batuan yang sangat beragam. Bervariasinya kondisi litologi memicu potensi terjadinya rembesan. Berdasarkan hasil investigasi geologi dan test lugeon memiliki rata-rata nilai Lu > 3, sehingga diperlukan perbaikan pondasi yang bertujuan untuk mengurangi debit rembesan yang terjadi pada pondasi Bendungan Bagong. Pada penelitian ini perbaikan pondasi dilakukan menggunakan 3 alternatif, yaitu Alternatif 1 (secant pile), Alternatif 2 (secant pile dan blanket grouting), dan Alternatif 3 (curtain grouting, sub curtain grouting, dan blanket grouting) yang kemudian di analisis menggunakan SEEP/W untuk menunjukkan besaran debit rembesan dan SIGMA/W untuk mengetahui deformasi/penurunan yang terjadi. Perencanaan perbaikan pondasi kemudian dihitung volume perkerjaan sebagai dasar penyusunan RAB dengan mengacu pada analisis AHSP (Analisis Harga Satuan Pekerjaan). Hasil analisis ini diharapkan dapat menjadi dasar menentukan alternatif perbaikan pondasi yang paling efektif dan efisien.
Perencanaan Jaringan Distribusji Air Bersih Menggunakan Potensi Debit Air Tanah di Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo Abrori Dwi Restuaji; Runi Asmaranto; Dian Chandrasasi; Amelia Kusuma Indriastuti
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu wilayah yang rawan mengalami krisis air bersih pada musim kemarau akibat menyusutnya ketersediaan air permukaan. Salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah ini adalah dengan memanfaatkan potensi debit air tanah. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi debit air tanah, memproyeksikan kebutuhan air bersih hingga tahun 2044, serta merencanakan sistem jaringan distribusi air bersih di Desa Maron. Metode yang digunakan meliputi analisis data geolistrik pada tiga titik duga dengan pendekatan Hukum Darcy untuk mengetahui potensi debit air tanah, proyeksi jumlah penduduk dengan metode Geometrik, Aritmetika, dan Eksponensial yang diuji kesesuaiannya menggunakan standar deviasi dan koefisien korelasi, serta simulasi jaringan perpipaan menggunakan program WaterCAD V8i. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi debit air tanah pada titik duga terbaik (Maron-3) berkisar antara 1,553-5,826 liter/detik. Proyeksi penduduk terpilih menggunakan metode Aritmetika menghasilkan jumlah penduduk sebesar 2.350 jiwa pada tahun 2044, dengan kebutuhan air pada jam puncak sebesar 5,388 liter/detik, yang masih dapat dipenuhi oleh potensi debit air tanah yang tersedia. Perencanaan sistem jaringan distribusi menghasilkan 1 unit pompa submersible Grundfos SP 30-7 dengan head total 88,09 m dan 1 unit tandon berkapasitas efektif 750 m³ pada elevasi +112 mdpl. Hasil simulasi WaterCAD V8i menunjukkan seluruh parameter teknis berupa kecepatan aliran, headloss gradient, dan tekanan pada titik simpul telah memenuhi kriteria Peraturan Menteri PUPR No. 18 Tahun 2007.
Studi Evaluasi dan Penanganan Genangan Menggunakan Aplikasi SWMM 5.1 pada Sistem Drainase Kelurahan Bareng Kota Malang Arnold Felix Anwar; Runi Asmaranto; Mohammad Bisri
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah aliran drainase Bareng berada di Kota Malang dan mengalami permasalahan genangan akibat perubahan tata guna lahan, keterbatasan kapasitas saluran, sedimentasi, sampah, serta belum optimalnya sistem pengaliran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas sistem drainase eksisting di Kelurahan Bareng menggunakan SWMM 5.1, mengidentifikasi saluran yang mengalami luapan pada hujan rancangan kala ulang 5 tahun, merancang alternatif penanganan genangan, serta menghitung kebutuhan biaya konstruksi. Analisis hidrologi menggunakan data hujan maksimum tahunan Stasiun Sukun dan Stasiun Universitas Brawijaya tahun 2012-2021. Curah hujan rancangan terpilih menggunakan Distribusi Log Pearson III dengan kala ulang 5 tahun sebesar 91,80 mm. Model dikalibrasi menggunakan Root Mean Square Error (RMSE) pada saluran C68 dengan nilai 0,000975 berdasarkan 13 data waktu pengamatan satu kejadian hujan. Hasil simulasi menunjukkan 14 saluran berada pada kondisi meluap atau mencapai kapasitas maksimum, yaitu C14, C16, C20, C22, C25, C36, C39, C40, C41, C47, C68, C69, C70, dan C71. Penanganan utama dilakukan melalui perbaikan dimensi saluran prioritas, disertai arahan pemeliharaan sedimentasi dan sampah, peningkatan fungsi inlet, serta penyelesaian sistem jacking. Total biaya perbaikan dimensi saluran sebesar Rp6.309.021.650.  
Co-Authors -, Muhammad Shiddiq Khadafi Abiyyu Putra, Adin Fath Abrori Dwi Restuaji Achmad Arrafi Ramadhansyah Achmad, Firjatullah Beryl Alvianto, Hanindyatama Gusti Amelia Kusuma Indriastuti Ana Nurkhalisha Andaru Rahman Putra Andre Primantyo H Andre Primantyo Hendrawan Andre Primantyo Hermawan Anggara Wiyono Wit Saputra Arfandy, Reyna Salsabila Ariani, Intan Febri Arnold Felix Anwar Azalea Widya Marseila Badriyah, Aurelia Putri Bambang Sugeng Bilan Ayu Ardita Cahyo Trilaksono Clara Monicha Dian Candrasasi Dian Chandrasasi Dian Sisinggih Dimas Dhaifullah Ghanim Donny Harisuseno Early Cathleya Amellidhia Puspareyna Emma Yuliani Evi Nur Cahya Fadhlurrahman, Yafie Suryadany Faizah, Nasya Shafa' Gozali, Bayu Achmad Gymnastiar, Andhika Heri Suprijanto Ihsan, Baihaqi Ilyas, Muhammad Nashiruddin Isna Dinul Muiz Jadfan Sidqi Fidari Kalimatu Haqqin, Sarah Linda Prasetyorini Luiz Agusta Musa Pradana M Amar Sajali M. Amar Sajali Mario Thadeus Moh. Sholichin Mohammad Bisri Muhammad Al Muzakki Wiam Althaf Muhammad Alfahmi Sudarso Muhammad Ashil Septian Alrichsyah Muhammad, Muhammad Ammar Zhafran Fauzi Nuhana, Shafia Farhan Nur Hanifa Nur Hanifa Rachmawati Partarini, Ni Made Candra Pitojo Tri Juwojo Pitojo Tri Juwono Pradoko Indra Purwanto Pramesti, Mutiara Yavza Rekso, Budi Sampurno Retsa Eka Nofitasari Riska Karunia Ellanda Riyanto Haribowo Rizal Affandi Satria, Radifa Satria Pratama Sebrian Mirdeklis Beselly Putra Shareef Abdurrahim Yulianto Simanjuntak, Yoel Alberto Siswoko, Bintang Subagio, Fajar Ramdan Sumiadi, Sumiadi Tinambunan, Calvin Orniel Ussy Andawayanti Utrujjah, Syifa Allifa Very Dermawan vindha bagus devianto Yehezkiel Christian Purnomo