Claim Missing Document
Check
Articles

Intervensi Supportive Educative Terhadap Selfcare Management Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Rizkaningsih Rizkaningsih; Fajrillah Kolomboy; Ismunandar Wahyu Kindang; Andi Fatmawati Syamsu
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32119

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling sering terjadi dan merupakan faktor risiko utama kematian. Penyakit ini dapat diatasi melalui manajemen diri yang efektif, tetapi banyak pasien yang tidak dapat melakukan ini dengan baik. Intervensi supportive educative dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan self-care management pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh intervensi supportive educative terhadap self-care management pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan metode pretest posttest with control group design. Sampel pada penelitian terdiri dari 60 orang yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan sebanyak 30 orang yang diberikan intervensi supportive educative dan kelompok kontrol sebanyak 30 orang yang diberikan edukasi leaflet tentang penyakit hipertensi Instrument yang digunnakan pada penelitian ini yaitu menggunakan Hypertension Self Management Behavior Quetionnaire (HSMBQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi supportive educative efektif dalam meningkatkan self-care management pada penderita hipertensi. Setelah intervensi, skor self-care management pada kelompok intervensi lebih tinggi dengan rerata (120,03) dibandingkan dengan kelompok control dengan rerata (91,47). Hasil ini didukung oleh uji wilxocon yang menunjukkan p-value = 0.000, < 0.05 bahwa perbedaan antara kedua kelompok sangat signifikan. Intervensi supportive educative sangat efektif dalam meningkatkan self-care management pada penderita hipertensi. Intervensi ini dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kemandirian perawatan diri pada penderita hipertensi, yang pada gilirannya dapat mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Kata Kunci: Hipertensi, Supportive educative, selfcare management
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA REMAJA DI SMK AL KHAIRAAT PALU Sofyah, Sofyah Alhusnah; Kindang, Ismunandar Wahyu; Sringati, Sringati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54674

Abstract

Penggunaan media sosial TikTok di kalangan remaja semakin meluas dengan potensi dampak negatif pada kesehatan mental emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial TikTok terhadap gangguan mental emosional pada remaja di SMK Al Khairaat Palu. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel terdiri dari 83 siswa kelas X, XI dan XII yang dipilih secara Proporsional Random Sampling. Kuesioner digunakan untuk mengukur penggunaan TikTok dan kondisi gangguan mental emosional. Data dianalisis dengan uji Monte Carlo untuk melihat hubungan antara kedua variabel. Hasil menunjukkan bahwa 50,6% responden menggunakan TikTok dalam kategori tinggi, 42,2% sedang, dan 7,2% rendah. Gangguan mental emosional dalam kategori normal 41% dan tidak normal 59%. Uji Monte Carlo menunjukkan hubungan signifikan antara penggunaan media sosial TikTok dan gangguan mental emosional (p=0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial TikTok dengan gangguan mental emosional pada remaja, sehingga diperlukan perhatian lebih dari keluarga dan sekolah dalam mengelola penggunaan media sosial.
HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DOSEN DAN MAHASISWA DENGAN PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA TINGKAT II PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN UNIVERSITAS WIDYA NUSANTARA Hidayat, Saipul; Kindang, Ismunandar Wahyu; Prapto, Hendra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54975

Abstract

Prestasi akademik menjadi isu sentral dalam pendidikan karena mencerminkan kualitas dan kuantitas pengetahuan yang dimiliki mahasiswa. Komunikasi efektif memungkinkan pertukaran informasi mengenai keinginan, kebutuhan, dan nilai-nilai pribadi, serta pengembangan gaya komunikasi yang saling sesuai. Komunikasi efektif memerlukan kepekaan dan keterampilan yang terasah melalui pengalaman dan kesadaran diri dalam berinteraksi. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis hubungan komunikasi interpersonal dosen dan mahasiswa dengan prestasi akademik pada mahasiswa tingkat II program studi S1 Keperawatan Universitas Widya Nusantara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan mengunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa (i) tingkat II S1 keperawatan Universitas Widya Nusantara yang berjumlah 197 responden dengan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel 66 responden. Hasil penelitian dari 66 responden menunjukan bahwa sebagian besar komunikasi interpersonal berada pada kategori baik 49 responden (74,2 %) dan untuk prestasi akademik sebagian besar berada pada ketegori pujian 52 responden (78,8 %). Hasil penelitian mengunakan uji spearman rho dengan nilai p value 0,000. Ada hubungan antara komunikasi interpersonal dosen dan mahasiswa dengan prestasi akademik pada mahasiswa tingkat II program studi S1 Keperawatan Universitas Widya Nusantara.
HUBUNGAN SELF CARE MANAGEMENT DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) DI RUANG HEMODIALISA RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH Anisa A. Paba; Sisilia Rammang; Ismunandar Wahyu Kindang
Medical Studies and Health Journal (SEHAT) Vol. 2 No. 4 (2025): Medical Studies and Health Journal (SEHAT)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/xsnfgz98

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversible, sehingga pasien memerlukan terapi hemodialisa seumur hidup. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga mempengaruhi aspek psikologis, sosial, dan spiritual pasien. Oleh karena itu, self care management menjadi komponen penting dalam membantu pasien mengelola penyakit, mencegah terjadinya komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self care management dengan kualitas hidup pasien CKD yang menjalani hemodialisa di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 117 pasien CKD yang menjalani hemodialisa, dengan sampel sebanyak 54 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Self Care of CKD Index dan WHOQOL-BREF. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki self care management yang rendah (37%) dan kualitas hidup yang buruk (63%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self care management dengan kualitas hidup pasien CKD, dengan nilai p = 0,001. Terdapat hubungan yang bermakna antara self care management dengan kualitas hidup pasien CKD. Peningkatan kemampuan perawatan diri melalui edukasi yang berkelanjutan serta dukungan keluarga sangat diperlukan agar pasien lebih mandiri dan kualitas hidupnya dapat meningkat.
Penanganan Sampah Pada Masyarakat Di Dusun II Desa Uwemanje Kecamatan Kinovaro Ismunandar Wahyu Kindang; Moh.Dur Sule; Moh. Faturrifad R
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan suatu yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Apabila tidak terdapat kemampuan masyarakat menangani sampah, dapat menimbulkan permasalahan lingkungan. Sampah yang tidak di kelola sebagaimana mestinya terbukti sering menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan pada manusia. Antara lain dari masalah estetika, terjadinya pencemaran lingkungan, hingga meningkatnya penyakit-penyakit yang di tularkan melalui vektor. Berdasarkan hasil pengkajian yang didapatkan dari data bahwa masalah penanganan sampah juga terjadi di dusun II Desa Uwemanje, dalam hal ini upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efektifitas penanganan sampah maka program kerja yang dapat dibuat yaitu bakti sosial, pembuatan tempat sampah dan penyuluhan tentang pengaruh sampah pada kesehatan.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN HIPERTENSI DENGAN SENAM LANSIA DI DESA MANGU RW 06/RT 11 Moh Malikul Mulki; Ismunandar Wahyu Kindang; Suaib
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Hipertensi/tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi masalah kesehatan yang sangat serius saat ini. Hipertensi merupakan penyebab utama penyakit kardiovaskular, penyebab utama kematian di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan banyak masalah hipertensi di desa Mangu RW 06/RT 11, karena itu upaya pencegahan dan pengendalian merupakan bagian dari program penanggulangan penyakit kronis. Kegiatan ini bertujuan untuk berkontribusi dalam pencegahan hipertensi pada lansia melalui penyuluhan dan senam lansia di desa Mangu RW 06/RT 11, karena itu upaya pencegahan dan pengendalian merupakan salah satu program pengelolaan penyakit kronis. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mencegah dan mengendalikan hipertensi pada lansia melalui penyuluhan dan senam lansia di desa mangu RW 06/RT 11, capaian dalam kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan lansia tentang upaya peningkatan pengetahuan dalam pencegahan hipertensi dan latihan senam lansia secara rutin di desa mangu RW 06/RT 11 agar lansia mampu melakukan kegiatan senam secara mandiri di rumah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pembagian leaflet dan tanya jawab tentang hipertensi pada lansia dan senam lansia. Setelah selesai kegiatan pengabdian ini diharapkan masyarakat khususnya lansia dapat memahami materi tentang hipertensi dan senam lansia serta dapat menerapkan pola hidup sehat dan senam lansia yang terbukti sehat. Kata kunci : Hipertensi, Senam lansia, Upaya peningkatan.
Edukasi Kepatuhan Minum Obat Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Posyandu Lansia Desa Baliase Ismunandar Wahyu Kindang; Moh. Malikul Mulki; Rahmat Doko; Ni Nyoman Elfiyunai
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 : Januari (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non-compliancewith taking antihypertensive drugs is a major problem for people with hypertension. This is what triggers the progesivity of hypertension in other organs such as the heart and kidneys. Non-adherence to antihypertensive medication can affect up to 80% of the progression of hypertensive disease and become a major problem in controlling blood pressure. Low adherence to hypertension treatment correlates with increased blood pressure prognosis of hypertensive disease. ISH (International Society of Hypertension) recommends the importance of adherence to antihypertensive treatment globally in order to control optimal blood pressure. Hypertension cannot be cured but can be controlled through routine health control, and taking medication regularly to reduce the risk of complications. The success of hypertension treatment cannot be separated from the knowledge, attitude and adherence of someone taking drugs. One effective action to prevent the occurrence of complications of hypertension is education. Education on adherence to taking drugs like this is sought to be a continuous activity so that it can increase public knowledge regarding the importance of adherence levels in taking antihypertensive drugs so that the outcome of treatment therapy can be achieved, besides that after educating hypertensive patients are able to apply a healthy lifestyle and can also utilize materials from nature to treat hypertension.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DESA RANTELEDA DALAM PEMBUATAN MAKAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) Ismunandar Wahyu Kindang; Matius Paundanan; Ade Wanda Eka Triana; Aldila Kerinci; Agreti Yosua Gumolung; Atirca Lelly Supriastuti; Aqila Syaobil Alfiyrah; Fikha Senja; Fitria Irsadi; Ni Wayan Dewinda Arianti; Opin Hardiyanti; Resmayanti Oktafiani; Yeyen Novlien
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.35678

Abstract

Sebagai komponen mendasar dari siklus hidup manusia, nutrisi sangat penting bagi bayi dan anak kecil, yang merupakan pemimpin masa depan masyarakat. Nutrisi sangat memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan individu. Salah satu pendekatan strategis untuk meningkatkan status gizi anak adalah dengan memberdayakan kader posyandu, program pengabdian masyarakat yang berfokus pada pelatihan pemberdayaan dilaksanakan di balai desa Ranteleda, yang terletak di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Program ini menggunakan teknik lokakarya yang memadukan sosialisasi dan instruksi. Awalnya, peserta diberi tahu tentang manfaat dan kandungan gizi bubur makanan pendamping, diikuti dengan pelatihan langsung dalam persiapannya. Acara ini menarik perhatian dua puluh kader posyandu dan ibu-ibu yang memiliki anak kecil, yang diperkenalkan kepada tim layanan dari Universitas Widya Nusantara Palu di awal sesi. Akhirnya, ibu-ibu yang memiliki bayi dapat mencicipi bubur yang disiapkan menggunakan makanan pendamping. Hasil dari intervensi ini, termasuk kekuatan, kelemahan, dan potensi perbaikan di masa mendatang yang teridentifikasi, akan dibahas secara komprehensif dalam kesimpulan. Penilaian pascaintervensi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap peserta, yang mencerminkan efektivitas pelatihan gizi tambahan berbasis pangan lokal. Untuk memastikan bahwa para kader diperlengkapi secara menyeluruh untuk mempromosikan gizi keluarga, dukungan berkelanjutan diperlukan untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka, khususnya mengenai gizi seimbang. Ke depannya, ada rencana untuk mengembangkan program yang ditujukan untuk menciptakan produk berbasis pangan lokal untuk bayi sebagai bagian dari inisiatif layanan masyarakat mendatang di Desa Ranteleda.
Hubungan Kepatuhan Perawat dalam Pelaksanaan Standar Prosedur Operasional Pemasangan Infus dengan Kejadian Plebitis di RSUD Anutapura Palu: Penelitian Regita Cahyani Putri; Djuwartini; Ismunandar Wahyu Kindang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5302

Abstract

Plebitis merupakan salah satu bentuk infeksi nosokomial yang kerap terjadi dan dapat menyebabkan peningkatan lama perawatan pasien, bertambahnya biaya pelayanan kesehatan, serta menurunnya kualitas pelayanan di rumah sakit. Salah satu faktor yang berperan penting dalam terjadinya plebitis adalah rendahnya tingkat kepatuhan perawat terhadap standar prosedur operasional dalam pemasangan infus. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan perawat dalam menerapkan standar prosedur operasional pemasangan infus dengan kejadian plebitis di RSUD Anutapura Palu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 350 perawat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan metode cluster random sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan klaster. Jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 78 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian, dari total 78 responden terdapat 23 perawat (29,5%) yang tidak patuh dalam pelaksanaan standar prosedur operasional pemasangan infus, dan jumlah responden yang mengalami plebitis juga sebanyak 23 orang (29,5%). Analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kepatuhan perawat dalam melaksanakan standar prosedur operasional pemasangan infus dengan kejadian plebitis, dengan nilai p sebesar 0,001. Terdapat hubungan yang bermakna antara kepatuhan perawat dalam menerapkan standar prosedur operasional pemasangan infus dengan kejadian plebitis di RSUD Anutapura Palu, dengan nilai p sebesar 0,001 (p<0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin rendah tingkat kepatuhan perawat terhadap pelaksanaan SPO pemasangan infus, maka risiko terjadinya plebitis semakin meningkat. Dengan demikian, penerapan SPO pemasangan infus secara konsisten dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan plebitis
Hubungan Pola Makan dan Konsumsi Kopi dengan Kejadian Gastritis pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sintuvu Roso Labuan: Penelitian Nur Faridha Rifai; Ismunandar Wahyu Kindang; Ni Nyoman Elfiyunai
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5576

Abstract

Gastritis merupakan gangguan kesehatan yang kerap terjadi pada kelompok lanjut usia, yang umumnya dipicu oleh ketidakteraturan pola makan serta kebiasaan mengonsumsi kopi secara berlebihan. Hasil survei awal di Puskesmas Sintuvu Roso Labuan menunjukkan bahwa kasus gastritis pada lansia cenderung meningkat setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara pola makan dan konsumsi kopi dengan kejadian gastritis pada lansia. Penelitian ini menerapkan rancangan deskriptif analitik dengan metode cross sectional. Populasi mencakup seluruh lansia di Desa Labuan Induk sebanyak 324 orang, dengan 76 lansia sebagai sampel yang dipilih secara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, lalu dianalisis menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05. Sebagian besar lansia memiliki pola makan baik (52,6%), dan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola makan dan gastritis (p = 0,005). Kebiasaan konsumsi kopi juga berhubungan signifikan dengan kejadian gastritis, dengan nilai p = 0,010. Terdapat hubungan bermakna antara pola makan dan konsumsi kopi dengan kejadian gastritis pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sintuvu Roso Labuan.
Co-Authors ., Djuwartini Ade Wanda Eka Triana Adya Pebrian Afrina Januarista Agnes Erlita Distriani Patade Agreti Yosua Gumolung Ahmil Ahmil Aldila Kerinci Amanda Amanda Anastasya Kue Andi Fatmawati Syamsu Anisa A. Paba Anisa A. Paba Aprilya, Dina Aqila Syaobil Alfiyrah Arfiah Arniawan Astrid Resky Hijria Atirca Lelly Supriastuti Baiq Emy Nurmalisa Basri Basri Damayanti, Dewi Debiana Fransiska Dewi Deis Natalia Dira Nabila Djamin, Faisal Akbar Djuwartini Elfiyunai, Ni Nyoman Elin Hidayat Fadhilla, Intan Fahri Reza Fajrillah Kolomboy Fikha Senja Fitria Irsadi Hidayat, Saipul Indriyani Irmawati Irmawati Juwita Melda Sari Tebisi Kurniawan, Bayu Eka Lasanuda, Novita D. Lian Setiawati D. Rahmatola Ma'uzatul Hasanah Ahlan Magfirawati Mahmud, Moh. Rifki MANTO, SRILIANI S Manto, Sriliani S. Marnianti Irnawan, Sri Matius Paundanan Matius Paundanan Moh Fajri Moh Malikul Mulki Moh. Faturrifad R Moh. Malikul Mulki Moh.Dur Sule Mohamad Fikriyanto H. Kilo Mola, Ronaldus Muh Fardiansyah Mulungan, Ilham S Ni Kadek Sari Savitri Anjani Ni Komang Juliari Ni Luh Putri Aprilianti Ni Luh Putu Sintia Dewi Ni Nyoman Elfiyuna Ni Nyoman Elfiyunai Ni Wayan Dewinda Arianti Niken Ruth Stefany Pagoray Nur Anisa Nur Asiah Nur Faridha Rifai Nur Sakinah Opin Hardiyanti Pasau, Sinta Astuti Paudanan, Matius Prapto, Hendra Pratiwi, Sri Desi Rahma Putri Septiani Rahmat Doko Rahmayanti, Elifa Ihda Regita Cahyani Putri Resmayanti Oktafiani Revalina, Revalina Risnawati Pabe Rizkaningsih Rizkaningsih Rizkaningsih Rukiyan Savira, Niluh Nita sidiki, nurfajrina Sigitro Kedo Sintong H Hutabarat Siregar, Hasbunsyah Sisilia Rammang Siti Yartin Sofyah, Sofyah Alhusnah Sri Wahyuni Sringati Sringati Sringati, Sringati Suaib Suaib Suci Maharani Sulistriani, Sulistriani Umabaihi, Nurita Vidya Urbaningrum Urbaningrum Waode Fitrah Sari Wulandari Wulandari Saeng Yeyen Novlien Yuliana, Helmi