Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Hubungan Pengalaman Rawat Inap dengan Tingkat Depresi Pasien yang Menjalani Perawatan di Ruang Icvcu RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Penelitian Rukiyan; Afrina Januarista; Ismunandar Wahyu Kindang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5683

Abstract

Penyakit jantung koroner menjadi penyebab kematian utama secara global, dengan prevalensi depresi 20-30% pada pasien tersebut yang memperburuk prognosis. Pengalaman rawat inap berulang memicu stresor psikososial seperti kecemasan dan depresi, terutama di ruang intensif seperti ICVCU. Data RSUD Undata menunjukkan peningkatan pasien dari 496 (2023) menjadi 587 (2024). Tujuan dari penelitian ini adalah melihat apakah ada hubungan antara pengalaman rawat inap dengan tingkat depresi pasien ICVCU. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif analitik pendekatan cross-sectional, populasi 130 pasien, sampel diperoleh melalui rumus slovin sebanyak 56 responden dengan teknik (purposive sampling). Instrumen: kuesioner PREM dan BDI-II menggunakan Uji gamma. Sebagian besar responden berusia 45-55 tahun (42,9%), perempuan (66,1%). Pengalaman rawat inap rendah (37,5%), sedang (33,9%), tinggi (28,6%). Tingkat depresi ringan (41,1%), sedang (33,9%), normal (25%), tidak ada berat. Uji Gamma menunjukkan hubungan signifikan (p=0,001). Terdapat hubungan antara pengalaman rawat inap dengan tingkat depresi pasien ICVCU. Mencakup peningkatan skrining depresi dan dukungan psikososial di rumah sakit
Hubungan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Tingkat Akhir Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar VIII Adya Pebrian; Ismunandar Wahyu Kindang; Sisilia Rammang
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1390

Abstract

Stres merupakan keadaan dimana seseorang merasakan tekanan dan ancaman. Stres menjadi salah satu kondisi yang sulit untuk diatasi. Salah satu sumber yang mengakibatkan mahasiswi megalami stres yaitu akademik. Stres yang dialami mahasiswi dapat menyebabkan berbagai masalah salah salah satunya adalah pada masalah siklus menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan tingkat stres dengan siklus menstriasi pada mahasiswi tingkat akhir prodi pendidikan guru sekolah dasar Universitas Tadulako. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 77 responden menggunakan Teknik random sampling. Untuk menganalisis hubungan antara stres dan siklus menstruasi, digunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil uji statistik chi-square didapatkan hasil p-value = 0,013 < 0,05 yang berarti ada hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir prodi pendidikan guru sekolah dasar Universitas Tadulako. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir prodi pendidikan guru sekolah dasar Universitas Tadulako.
HUBUNGAN BULLYING VERBAL TEMAN SEBAYA TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA DI LINGKUNGAN SMP NEGERI 2 PALU Ma'uzatul Hasanah Ahlan; Ismunandar Wahyu Kindang; Sintong H Hutabarat
KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/kewinus.v2i1.18

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja adalah sebuah periode transisi yang penting dari kanak-kanak menuju dewasa. Pada tahun 2019, (KPAI) menerima 24.974 laporan perundungan (2016-2020), dengan 480 kasus bullying di sekolah. Berdasarkan wawancara, 15 siswa kelas 8 mengaku mengalami bullying verbal, seperti penghinaan, ejekan, tuduhan, dan komentar negatif, yang mengganggu dan berdampak pada kepercayaan diri mereka. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Hubungan Bullying Verbal Teman Sebaya Terhadap Kepercayaan Diri Pada Remaja Di Lingkungan SMP Negeri 2 Palu Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 372 responden di SMP Negeri 2 Palu.Sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin sehingga terdapat 79 responden yang ditentukan proporsinya menggunakan metode simple random sampling. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar responden mengalami Bullyng verbal dalam kategori sedang dan tinggi dengan nilai yang sama sebesar (38,0%), dan sebagian besar kepercayaan diri responden dalam kategori baik (51,9%). Sedangkan hasil uji analisis bivariat dengan Pearson Chi Square diperoleh nilai P value adalah 0,008. Simpulan: Terdapat hubungan bullying verbal terhadap kepercayaan diri pada remaja di SMP Negeri 2 Palu. Kata Kunci: Bullying Verbal, Kepercayaan Diri
The Effect Of Warm Water Compress On Pain In Phlebitis Ni Komang Juliari; Ismunandar Wahyu Kindang; Ni Nyoman Elfiyuna
KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/kewinus.v2i2.49

Abstract

Phlebitis is an inflammation of the vein caused by chemical irritation or improper needle insertion, resulting in pain and discomfort for patients. Warm compress application can facilitate vasodilation by improving blood circulation in the affected vein. This study aimed to analyze the effect of warm compresses on pain among inpatients with phlebitis at Anutapura Hospital, Palu. The research employed a pre-experimental design with a one-group pretest posttest approach. The study population consisted of all patients diagnosed with phlebitis from January to December 2024, totaling 40 individuals, with a sample of 7 respondents selected using Respondent-Driven Sampling. The results showed that prior to the intervention, most respondents experienced severe pain, whereas after receiving warm compresses, the majority reported a reduction to mild pain. The Wilcoxon test revealed an Asymp. Sig. (2 tailed) value of 0.015 (p < 0.05), indicating a significant effect of warm compresses on pain reduction in patients with phlebitis. These findings highlight that warm compresses can serve as a simple and effective non-pharmacological intervention to alleviate pain in phlebitis patients.
Hubungan Self-Efficacy dalam Melakukan Aktivitas Fisik pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Talise: Penelitian Nur Sakinah; Ismunandar Wahyu Kindang; Basri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5281

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang, salah satunya melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur. Namun, tidak semua pasien mampu mempertahankan aktivitas fisik secara konsisten, sehingga diperlukan faktor psikologis pendukung seperti self-efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self-efficacy dengan aktivitas fisik pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Talise. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan desain analitik korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Talise sebanyak 232 orang, dengan teknik purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner self-efficacy dan kuesioner aktivitas fisik. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki self-efficacy kategori sedang sebanyak 45 responden (64,3%) dan aktivitas fisik kategori tinggi sebanyak 42 responden (60,0%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,045 (p < 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan aktivitas fisik pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Talise. Disimpulkan bahwa self-efficacy berperan penting dalam meningkatkan aktivitas fisik pasien diabetes melitus sehingga perlu ditingkatkan melalui edukasi dan pendampingan oleh tenaga kesehatan.
Hubungan Peran Keluarga dengan Personal Hygiene pada Lansia di Kelurahan Mamboro Barat: Penelitian Wulandari Saeng; Suaib; Ismunandar Wahyu Kindang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5487

Abstract

Semakin bertambahnya usia, menyebabkan semakin tinggi ketergantuan seseorang dalam menjaga personal hygiene. Pemenuhan kebutuhan personal hygiene bagi lansia sangat membutuhkan peran dari anggota kelaurga lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan personal hygiene pada lansia di Keluarahan Mamboro Barat Penelitian ini menggunakan penelitian observasi analitik dengan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 186 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, dengan menggunakan rumus slovin sehingga sampel yang didapatkan berjumlah 65 orang. Uji statistik yang digunakan pada analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil Uji Chi-Square dengan Nilai p-value 0,000 atau p < 0,05 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara peran keluarga dengan personal hygiene lansia Peran Keluarga di Kelurahan Mamboro Barat didapatkan sebagian besar memiliki kategori kurang sebanyak 27 responden (41,5%). Personal hygiene di kelurahan mamboro barat didapatkan memiliki kategori baik sebanyak 34 (52,3%). Terdapat Hubungan peran keluarga dengan personal hygiene pada lansia dikelurhan mamboro barat dengan nilai uji statistik chi square p velue = 0,000. Bagi Keluarga di kelurahan Mamboro Barat, penulis berharap dapat melakukan peran keluarga dalam kebersihan diri, jika mendapatkan dukungan keluaga yang diberikan secara optimal maka lansia terdorong untuk melakukan kebersihan diri sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatannya.
Pengaruh Pemberian Hidroterapi Rendam Kaki Menggunakan Air Jahe Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Dengan Hipertensi di Panti Tresna Werdha Al-Kautsar Palu: Penelitian Indriyani; Mohamad Fikriyanto H. Kilo; Ismunandar Wahyu Kindang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5673

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Selain terapi farmakologis, diperlukan upaya nonfarmakologis yang aman, mudah, dan efektif untuk membantu menurunkan tekanan darah. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan adalah hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Panti Tresna Werdha Al-Kautsar Palu. Jenis penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest design. Populasi penelitian berjumlah 100 lansia dengan sampel berjumlah 12 lansia dengan hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah pemberian hidroterapi menggunkan air jahe hangat. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat pada lansia dengan hipertensi memiliki hipertensi kategori sedang 50,0% kemudian adanya penurunan setelah diberikan hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat pada lansia dengan hipertensi berada pada kategori hipertensi ringan 58,3% dengan rata-rata pretest 164,17 dan posttest 149,08 dimana P Value = 0,000 (P<0,05). Terdapat pengaruh pemberian hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Panti Tresna Werdha Al-Kautsar Palu.Hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat disarankan untuk diterapkan di Panti Tresna Werdha Al-kautsar Palu secara rutin sebagai terapi nonfarmakologis pendamping dalam pengelolaan hipertensi pada lansia karena mudah dilakukan, aman, dan ekonomis.
Hubungan Bullying Verbal Teman Sebaya Terhadap Kepercayaan Diri Pada Remaja Di Lingkungan SMP Negeri 2 Palu Ma'uzatul Hasanah Ahlan; Ismunandar Wahyu Kindang; Sintong H Hutabarat
KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/kewinus.v2i1.18

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja adalah sebuah periode transisi yang penting dari kanak-kanak menuju dewasa. Pada tahun 2019, (KPAI) menerima 24.974 laporan perundungan (2016-2020), dengan 480 kasus bullying di sekolah. Berdasarkan wawancara, 15 siswa kelas 8 mengaku mengalami bullying verbal, seperti penghinaan, ejekan, tuduhan, dan komentar negatif, yang mengganggu dan berdampak pada kepercayaan diri mereka. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Hubungan Bullying Verbal Teman Sebaya Terhadap Kepercayaan Diri Pada Remaja Di Lingkungan SMP Negeri 2 Palu Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 372 responden di SMP Negeri 2 Palu.Sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin sehingga terdapat 79 responden yang ditentukan proporsinya menggunakan metode simple random sampling. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar responden mengalami Bullyng verbal dalam kategori sedang dan tinggi dengan nilai yang sama sebesar (38,0%), dan sebagian besar kepercayaan diri responden dalam kategori baik (51,9%). Sedangkan hasil uji analisis bivariat dengan Pearson Chi Square diperoleh nilai P value adalah 0,008. Simpulan: Terdapat hubungan bullying verbal terhadap kepercayaan diri pada remaja di SMP Negeri 2 Palu. Kata Kunci: Bullying Verbal, Kepercayaan Diri
Hubungan Pengetahuan dan Self-Efficacy dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisa RSUD Undata Prov. Sulawesi Tengah Ismunandar Wahyu Kindang; Sisilia Rammang; Siti Yartin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61677

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan masalah kesehatan global yang mengharuskan pasien menjalani hemodialisis seumur hidup dan mematuhi pembatasan diet yang ketat. Kepatuhan diet dipengaruhi oleh faktor psikologis internal, terutama pengetahuan dan self-efficacy yang berlandaskan teori perilaku kesehatan dan teori self-efficacy. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan self-efficacy dengan kepatuhan diet pada pasien GGK di Ruang Hemodialisa RSUD Undata Prov. Sulawesi Tengah. Desain cross-sectional analitik digunakan dengan 55 responden dipilih melalui purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: pengetahuan Baik (60,0%), self-efficacy Yakin (60,0%), patuh diet (70,9%). Terdapat hubungan bermakna pengetahuan–kepatuhan (χ²=34,117; p=0,000) dan self-efficacy–kepatuhan (χ²=33,846; p=0,000; Fisher Exact p=0,000). Intervensi keperawatan berbasis self-efficacy direkomendasikan sebagai strategi utama meningkatkan kepatuhan diet pasien hemodialisis.