Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Dinamika Kelompok Peternak Sapi Potong Di Desa Leunklot Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka (Studi Kasus Kelompok Tani Intan Permai) Seran, Matilde Hoar; Simamora, Ture; Sahala, Josua
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9009

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk menganalisis tingkat karakteristik peternak, dukungan penyuluhan  dan dinamika kelompok. 2) Untuk menganalisis pengaruh karakteristik peternak, dukungan penyuluhan terhadap dinamika kelompok. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juli sampai  agustus 2023 di Kelompok Tani Intan Permai, Desa leunklot, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka. Penelitian ini adalah semua peternak sapi potong yang terdapat di Kelompok Tani Intan Permai sebanyak 50 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik peternak berdasarkan umur dominasi oleh kategori umur di dominasi oleh usia  yang sudah tidak muda lagi yaitu lebih dari 56 tahun sebanyak 22 orang, sedangakan pada kategori tingkat pendidikan peternak terbilang rendah karena rata-rata peternak hanya bersekolah sampai tngkat SMP, lama beternak para peternak sapi potong di kelompok tani intan permai  sudah sangat berpengalaman dalam mengolah usaha peternak sapi potong dangan lama beternak lebih dari 10 tahun sebanyak 33 orang. Tingkat dukungan penyuluh  kelompok tani Intan Permai di desa Leunklot dan tingkat dinamika kelompok tani Intan Permai sangat baik dan  tinggi dengan masing-masing persentase 100% dari 50 responden. Faktor karakteristik peternak dan dukungan penyuluh berpengaruh terhadap dinamika kelompok pada kelompok  tani Intan Permai di desa Leunklot dengan pengaruh sebesar 47%. Dan variabel yang berpengaruh signiifikan adalah  kesesuaian materi dengan tingkat signiifikan 0.000<0.05. Hal ini menunjukan bahwa materi  yang disampaikan oleh penyuluh diterima baik oleh peternak maupun orang lain.
Analisis Bibliometrik tentang Tantangan dan Peluang dalam Penelitian Pertanian Organik Dalam Mewujudkan Keberlanjutan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat Sahala, Josua; Jamin, Fitriah Suryani; Mokoginta, Meity Melani
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 04 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i04.1106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis bibliometrik tentang tantangan dan peluang dalam penelitian pertanian organik, dengan fokus pada dampaknya terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pertanian organik telah menjadi sorotan utama dalam upaya mencapai keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat, sebagai respons terhadap kekhawatiran akan dampak negatif pertanian konvensional. Namun, meskipun peningkatan minat dan praktik pertanian organik, masih banyak tantangan yang perlu diatasi untuk memastikan keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat di masa depan. Melalui pendekatan analisis bibliometrik, penelitian ini mengidentifikasi tren penelitian, fokus penelitian, dan perkembangan ilmiah dalam domain pertanian organik, serta memberikan wawasan tentang peluang-peluang baru untuk meningkatkan keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat melalui pendekatan pertanian organik.
EDUKASI PENERAPAN INSEMINASI BUATAN PADA TERNAK BABI DI LINO FARM DESA MAUBESI Stella Atok, Yohana; Pasi, Maria Selfiana; Sahala, Josua; Dethan, Agustinus Agung; Ture Simamora; Kapitan, Maria Magdalena
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5796

Abstract

Protein merupakan makromolekul paling melimpah di dalam sel dan menyumbang lebih dari separuh berat kering pada hampir semua organisme hidup. Senyawa ini tersusun atas asam amino sebagai unit penyusunnya, yang saling terhubung melalui ikatan peptida membentuk rantai polipeptida panjang. Struktur protein yang kompleks menjadikannya komponen esensial dalam tubuh makhluk hidup, berperan tidak hanya sebagai sumber energi tetapi juga sebagai zat pembangun jaringan dan pengatur berbagai proses biologis. Ternak yang berkontribusi besar terhadap penyediaan protein tersebut adalah babi. Salah satu contoh pengembangan peternakan babi dapat ditemukan di Lino Farm di Desa Maubesi yang memiliki potensi besar untuk pengembangan usaha ternak babi. Salah satu teknologi yang terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas ternak adalah inseminasi buatan (IB). Penerapan teknologi IB di Desa Maubesi bertujuan untuk mempercepat laju pertumbuhan ternak babi, meningkatkan efisiensi konversi pakan, menghasilkan keturunan yang lebih unggul, serta memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai manfaat teknologi reproduksi ini dalam menunjang perekonomian lokal. Proses inseminasi buatan pada babi dilakukan dengan cara memasukkan kateter ke dalam saluran reproduksi induk babi betina. Kateter diputar perlahan berlawanan arah jarum jam hingga melewati bagian serviks, kemudian semen segar disemprotkan secara perlahan sampai habis. Setelah proses selesai, kateter dikeluarkan kembali dengan hati-hati searah jarum jam. Pengamatan terhadap hasil IB biasanya dilakukan sekitar 21 hari setelah proses pelaksanaan, untuk memantau tanda-tanda kebuntingan pada induk babi. Berdasarkan hasil pelaksanaan di Lino Farm, penerapan inseminasi buatan terbukti memberikan hasil yang positif, ditandai dengan meningkatnya produktivitas ternak, lahirnya keturunan yang lebih unggul, serta meningkatnya pendapatan masyarakat setempat. Dengan demikian, penerapan teknologi inseminasi buatan dapat dianggap sebagai solusi berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas ternak babi, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di Desa Maubesi.
Income, economic efficiency and strategic analysis of smallholder buffalo farming in Biboki Anleu District Josua Sahala; Marselinus Banu; Wolfhardus Vinansius Feka; Febrya Christin Handayani Buan; Achmad Nur Chamdi
Agriekonomika Vol 15, No 2: October 2026 In Progress
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v15i2.33811

Abstract

Smallholder buffalo farming plays an important role in supporting rural livelihoods in Biboki Anleu District, North Central Timor Regency, particularly as a source of household income, traditional asset, and socio-cultural exchange in local communities. This study aims to analyze farmers’ income, economic efficiency, factors affecting income, and strategic development of smallholder buffalo farming. A survey was conducted involving 37 buffalo farmers selected through a census approach. Data were analyzed using income analysis, Return Cost Ratio, multiple linear regression, and SWOT analysis. The results show that buffalo farming generated an average annual income of IDR 108,127,975.60 per farmer, with an R/C ratio of 5.754, indicating that the business is economically feasible and efficient. Feed cost and farming experience significantly influenced farmers’ income. The high efficiency was supported by the use of local feed resources and agricultural by-products, such as sago, rice straw, and kabesak leaves, which reduced cash production costs. The study concludes that smallholder buffalo farming has strong economic potential when supported by local resource-based feed management, improved market information, breeding services, and farmer training. Strategic development should prioritize feed processing, institutional support, and population sustainability.
Preferensi Peternak terhadap Bangsa Ternak Babi Rakyat: Studi Kasus di Desa Tasinifu Kecamatan Mutis Kabupaten Timor Tengah Utara Hoar, Fransiska; Sahala, Josua; Feka, Wolfhardus Vinansius; Banu, Marselinus; Magdalena Kapitan, Maria; Wilfrida Kolo, Maria; Deasni Seran, Vianey
JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI Vol. 5 No. 1 (2026): April : JURRIH: JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrih.v5i1.8645

Abstract

As an agricultural country, Indonesia is able to meet the demand for animal protein in the form of meat. Pigs are a potential business opportunity for some people because they are a promising livestock business. The study aims to determine the characteristics of livestock farmers and preferences for pig livestock in Tasinifu Village, Mutis District, North Central Timor Regency. This study was designed using a survey method. The technique for determining the research location used a purposive technique (intentionally) because Tasinifu Village is a village that has the highest pig population in Mutis District, TTU Regency. Data analysis was done using a quantitative descriptive method. The results of the study showed that livestock farmers were aged 18-40 years (31.67%), female farmers (55%), the highest level of education was elementary school (61.67%), the highest number of family dependents was 4-6 people (23.33%), livestock experience was 2-10 years (95%), dominant livestock ownership was 2-5 pigs with the majority of farmers working as farmers (97%), with land area owned 0-025/ha (66.67%). Pigs aged 5-7 months (41.67%), the most commonly raised breed is the Timor pig (75%), with female Calamine (58.33%), black skin (55%), and medium body weight (80%). The livestock raising sistem is intensive (80%), and the use of feed and agricultural waste (62%).
Preferensi Peternak terhadap Bangsa Ternak Sapi Potong Rakyat: Studi Kasus di Desa Benus Kecamatan Naibenu Kabupaten Timor Tengah Utara Seran, Maria Metriana; Sahala, Josua; Banu, Marselinus; Neonnub, Jefrianus; Mau, Sisilia Fransiska; Bria, Delfan Amelia; Sikone, Alexander
JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI Vol. 5 No. 1 (2026): April : JURRIH: JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrih.v5i1.8698

Abstract

The purpose of this study was to determine the characteristics of livestock farmers and analyze livestock farmers' preferences for the breed of beef cattle raised in Benus Village, Naibenu District, TTU Regency. This study employed a survey method. The research location determination technique used a purposive technique (intentionally) with Benus Village as the village with the highest beef cattle population in Benus District, North Central Timor Regency. The sample of livestock farmers consisted of 60 farmers. The research data consisted of primary and secondary data. Data analysis was descriptive quantitative. The results of the study showed that the majority of livestock farmers were 18-64 years old (83%), male farmers (56.67%), the highest level of education was elementary school (55%), all farmers had their own livestock ownership status (100%), the dominant livestock ownership was 1-4 heads, with the majority of farmers also working as farmers (57%), 90% of farmers had livestock farming experience of more than 1-10 years, the largest number of family dependents was 4-6 people (61.67). The type of beef cattle raised is Bali cattle (100%), breeders prefer female cattle (68%), the age of adult female cattle is 2-4 years (40%), the dominant coat color is brick red and white (76.67%), and the body weight is medium (61.67%). The conclusion of this study is that there is a need for improvements in the characteristics of breeders in the form of training and breeder preferences can be used as a guideline in increasing the number of beef cattle populations.
Macro Nutrient Content Of Combined Vermicompost Fertilizer And Tofu Drainage Waste Using Lumbricus Rubellus Worm Marselinus Banu; Josua Sahala; Wolfhardhus Vinansius Feka; Jefrianus Neonnub; Agustinus Agung Dethan; Ernanda Sofi; Maria Selfiana Pasi; Maria Magdalena Kapitan; Maria Metriana Seran
Poltanesa Vol 27 No 1 (2026): June 2026
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v27i1.3735

Abstract

This research was conducted to identify the macro-nutrient levels contained in vermicompost produced from a combination of Bio-slurry and tofu waste processed with Lumbricus rubellus. The study applied a single-factor experimental design focusing on the proportion of Bio-slurry mixed with tofu dregs, which served as an additional energy supply for the worms during vermicomposting. The experiment was carried out from June to July 2025 at the Animal Husbandry Laboratory, Faculty of Agriculture, Science, and Health, Timor University, Sasi Village, Kefamenanu. A Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments and four replications was used, totaling 16 experimental units. The treatments included: P0 = 5 kg Bio-slurry + 250 g worms; P1 = 5 kg Bio-slurry + 200 g tofu dregs + 250 g worms; P2 = 5 kg Bio-slurry + 400 g tofu dregs + 250 g worms; and P3 = 5 kg Bio-slurry + 600 g tofu dregs + 250 g worms. The results revealed significant differences (P < 0.05) in Nitrogen, Phosphorus, and Potassium contents. Treatment P3 showed the highest levels of Nitrogen (2.15%), Phosphorus (0.95%), and Potassium (0.93%). Based on these findings, adding 600 g of tofu dregs produced the most optimal macro-nutrient composition in the resulting vermicompost.
PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN BERAS MENJADI TEPUNG BERAS SEBAGAI BAHAN PANGAN OLAHAN ANEKA KUE DI KECAMATAN BIKOMI UTARA KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Mardit Nikodemus Nalle; Meri Helsiana Mata; Febrya Christin Handayani Buan; Josua Sahala
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6820

Abstract

The concept of Entrepreneurship is needed for the community to increase farmers' income for the community so that a strong push is needed for the community to seize opportunities in the border areas of Indonesia and Timor Leste. The Melati Women Farmers Group of Haumeni Village became a threshing area in an effort to mobilize group members in developing Entrepreneurship through training in processing local products made from rice flour into other local foods to be made into local specialties which can later become regional souvenirs. For this reason, strong training is needed both from processing methods, how to utilize the technology used and how to manage the business in order to increase income and in the future can expand the scale of the business. The problem approach that will be formulated in developing Farmer Empowerment activities in North Bikomi District for the Haumeni Women Farmers Group is: Socialization, Scheduling and Training and Programs. The conclusion of the farmer group can increase knowledge in processing raw materials into processed foods that have high added value. Local processed food products have high economic value in increasing the profits of farmers and women's farmer groups from the production results which can later be sold either at their own outlets or through collaboration with shops or other kiosks
Pelatihan Penampungan Semen Menggunakan Metode Massage pada Ternak Babi Duroc dan Landrace di Lino Farm Desa Maubesi Paskuela Gisala Luruk; Ernanda Sofi; Maria Magdalena Kapitan; Veronika Yuneriati Beyleto; Oktovianus Rafael Nahak; Stefanus Sio; Agustinus Agung Dethan; Josua Sahala; Maria Sefliana Pasi; Aristo Kurniawan Sio
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i3.1140

Abstract

Praktek kerja Lapangan (PKL) memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa agar mampu mengintegrasikan pengetahuan teoritis dengan praktik lapangan di bidang peternakan, serta membentuk sikap profesional, etika kerja, dan keterampilan teknis sesuai kebutuhan dunia kerja. Saat raktek mahasiswa menemukan berbagai masalah peternakan berkaitan dengan perkawinan inseminasi Buatan (IB) penampungan semen sehingga perlu pelatihan kepada masyrakata. Penampungan semen merupakan bagian penting dalam manajemen reproduksi pejantan babi untuk menyediakan sumber genetik yang berkualitas. Pengabdian ini dilakukan untuk mengambarkan proses penampungan semen menggunakan metode massage pada pejantan babi duroc dan landrace di Lino farm, Desa Maubesi. Pengamatan di fokuskan pada tahapan Persiapan alat, penanganan pejantan, teknik pemijatan, dan karakteristik fisik semen diperoleh. Hasil menunjukan bahwa metode massage menghasilkan semen dengan volume 100-200ml, warna putih krem, aroma normal, dan konsitensi jernih. Faktor kebersihan, kondisi pejantan dan teknik operator menjadi aspek utama yang memengaruhi keberhasilan. Secara umum, metode ini efektif diterapkan pada peternakan rakyat karena sederhana, muda dipelajari, dan tidak memerlukan peralatan khusus.
Co-Authors Achmad Nur Chamdi Achmad Nur Chamdi Afdhal Chatra Agustina Viktoria Tae Agustinus Agung Dethan Agustinus Palmarius Tae Abi Agustinus Yoseph Leu Aldianus Bria Ananda, Febryandhie Andi Sabirin Baso Aristo Kurniawan Sio Aristo Kurniawan Sio Atok, Marsiana Damaris Bernadina Metboki, Bernadina Bete, Odilia Bimolo, Maria Yohana Bria, Delfan Amelia Chamdi, Achmad Nur Chrisinta, Debora Christofel John Bernhard Sendow Dan, Gregoriana Deasni Seran, Vianey Dhewa Kadju, Fransiskus Yulius Dian Artanti Arubusman Edhie Budi Setiawan, Edhie Budi Ernanda Sofi Ernanda Sofi Febrya Christin Handayani Buan Febrya Christin Handayani Buan Fek, Wolfhardus Vinansius Feka, Wolfhardus V. Feka, Wolfhardus Vinansius Fitriah S. Jamin Frans Sudirjo Frans Sudirjo Fransiskus Yulius Dhewa Kadju Hembi, Yulius Hoar, Fransiska Hutubessy, Aditya Ida Lawi, Martina imamora, Ture S Indra Budaya, Indra Januario Resky A. Sekab Jumansyah, L.M. Risman Dwi Kadju, F. Y.D. Kadju, Fransiskus Y.D. Kosat, Aloysius Kristian Kristoforus Wilson Kia Lukas Pardosi Manalu, Adelya I Manek, Humbelina Fega Maneno, Regolinda Mardit Nikodemus Nalle Margareta Mamuit Ninu Maria Ernalinda Seran Maria Magdalena Kapitan Maria Metriana Seran Maria Metriana Seran Maria Sefliana Pasi Marselinus Banu Mata, Meri Helsiana Matoneng, Ody Wolfrit Mau, Sisilia Fransiska Mokoginta, Meity M Muhammad Yusuf Nahak, Adrianus Nailape, Merliana Kolo Naisau, Angela Cristina Neonnub, Jefrianus Nugroho Noto Diharjo Obe, Leonardus Frengky Oktovianus Rafael Nahak Pasi, Maria Selfiana Paskuela Gisala Luruk Rahma Saiyed Rahmat Gusri Rani Eka Arini Rival Pahrijal Sainul Hamid Sekab, Januario Resky Alexandro Seran, Lorensia Seran, Maria Metriana Seran, Matilde Hoar Sikone, Alexander Simamora, T. Simamora, Ture Simarmata, Justin Eduardo Stefanus Sio Stella Atok, Yohana Thaal, Maria Elisa Tuas, Maria Angelina Tulus Martua Sihombing Ture Simamora Usboko, Nofriana Usboko, Novriana Venantius Oskar Nahak Veronika Yuneriati Beyleto Veronika Yuneriati Beyleto Wilfrida Kolo, Maria Wolfhardus Vinansius Feka Yos Bobi A. Olla Yuliana Kolo Zaenal Abidin Zainal Abidin