Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pemberian Jahe dan Gula Aren terhadap Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Klari Jusmawati, Jusmawati; Sriwidianingsih, Teti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i2.16671

Abstract

ABSTRACT In the first trimester of pregnancy, problems are usually encountered that are often experienced by pregnant women, namely nausea and vomiting. However, nausea and vomiting that is quite severe is called hyperemesis gravidarum. Hyperemesis usually begins to occur at the 4th to 6th week of pregnancy, then the severity increases from the 8th to the 12th week, and usually ends at the 20th week or in the first to second trimester. The design of this research is a descriptive Quasy Experiment, with a two group only pre-post test design. The research was conducted in the Klari Community Health Center work area in June-July 2024. The population in this study was 74 pregnant women. Sample adequacy in this study used the Mann Whitney U-table. Wilcoxon test data analysis. The mean value of the pretest results for the group given the palm sugar ginger brew was 2.00, while the mean value of the posttest results was 1.25. The Wilcoxon test results have a significant p-value of 0.000 < 0.05. The mean value of the pretest results for the group that gave the ginger brew was 2.10, while the mean value of the posttest results was 1.55. The Wilcoxon test results have a significant p-value of 0.001 < 0.05. Mann Whitney test results obtained a significant p-value of 0.002 < 0.05. This means that there is a difference between giving palm sugar ginger tea and ginger tea, although both can affect the frequency of emesis gravidarum in pregnant women in the first trimester, but there are still differences. Keywords: Emesis Gravidarum, Ginger, Palm Sugar  ABSTRAK Pada kehamilan trimester I, biasanya ditemui gangguan yang sering dialami oleh ibu hamil, yaitu mual dan muntah. Namun, mual dan muntah yang cukup parah disebut hiperemesis gravidarum. Hiperemesis biasanya mulai terjadi pada usia kehamilan minggu ke 4 sampai minggu ke 6, kemudian tingkat keparahannya meningkat pada minggu ke 8 sampai minggu ke 12, dan biasanya berakhir pada minggu ke 20 atau pada trimester pertama sampai trimester kedua. Desain penelitian ini adalah deskriptif Quasy Eksperimen, dengan desain two group only pre-post test desain.Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Klari dilaksanakan bulan Juni-Juli 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 74 orang ibu hamil. Adekuatitas sampel dalam penelitian ini menggunakan tabel-U Mann Whitney. Analisis data uji Wilcoxon. Nilai mean hasil pretest kelompok pemberian seduhan jahe gula aren adalah 2.00 sedangkan nilai mean hasil posttest adalah 1.25. Pada hasil uji Wilcoxon signifikan p-value 0,000 < 0,05. nilai mean hasil pretest kelompok pemberian seduhan jahe adalah 2.10 sedangkan nilai mean hasil posttest adalah 1.55. Pada hasil uji Wilcoxon  signifikan p-value 0,001 < 0,05. hasil uji Mann Whitney diperoleh angka significan p-value 0.002 < 0,05. Artinya ada perbedaan pemberian seduhan jahe gula aren dengan pemberian seduhan jahe walaupun sama-sama dapat mempengaruhi frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 namun tetap terdapat perbedaan. Kata Kunci: Emesis Gravidarum, Jahe, Gula Aren
Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Terjadi Kegagalan ASI Eksklusif pada Ibu Menyusui di TPMB Mudrikah Tahun 2024 Mudrikah, Mudrikah; Jusmawati, Jusmawati
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i2.16685

Abstract

 ABSTRACT The Central Statistics Agency (BPS) report shows that the percentage of babies under 6 months of age in Indonesia who receive exclusive breast milk (ASI) will reach 73.9% in 2023. The percentage for five consecutive years is the percentage of breastfed babies National exclusives in the country in 2023 will increase by 2.68% compared to the previous year's 72.04%. To determine the factors that influence the failure of exclusive breastfeeding in breastfeeding mothers at TPMB Mudrikah in 2024. The independent variables in this study were age, parity, occupation, pregnancy spacing and the dependent variable was failure to exclusively breastfeed. The sample size in this study used the total side, namely breastfeeding mothers who had babies aged 3-6 months in the work area at TPMB Mudrikah. Data analysis used the chy square test. there is a relationship between parity, occupation, distance between pregnancies and failure to provide exclusive breastfeeding with a P-value <0.05 and there is no relationship between age and failure to provide exclusive breastfeeding with a P-value > 0.05 Conclusions and Suggestions: It is hoped that the results of this research can be developed with different variables so that they can be developed in future research. Keywords: Age, Occupation, Parity, Pregnancy Distance, Exclusive Breastfeeding Failure  ABSTRAK Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan presentase bayi berusia di bawah usia 6 bulan di Indonesia yang mendapat air susu ibu (ASI) Ekskusif mencapai 73,9 % pada tahun 2023. Persentase selama lima tahun berturut- turut yaitu presentase bayi ASI Eksklusif nasional di dalam negri pada 2023 naik 2,68% disbanding tahun sebelumnya 72,04%. Untuk Mengetahui Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Terjadi Kegagalan  ASI Eksklusif  Pada Ibu Menyusui di TPMB Mudrikah Tahun 2024. Variabel independen dalam penelitian ini adalah usia, paritas, pekerjaan, jarak kehamilan dan variabel dependennya adalah kegagalan ASI Eksklusif. Besar sampel dalam penelitian ini menggunakan total samping yaitu  ibu  menyusui yang mempunyai bayi usia 3-6 bulan di wilayah kerja di TPMB Mudrikah, Analisa data menggunakan uji chy square. terdapat hubungan paritas, pekerjaan, jarak kehamilan dengan kegagalan pemberian ASI Eksklusif dengan P-value <0,05 dan tidak terdapat hubungan usia dengan kegagalan pemberian ASI Eksklusif dengan P- value > 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan dapat di kembangkan dengam variable yang berbeda agar dapat di kembangkan pada penelitan yang akan datang Kata Kunci: Usia, Pekerjaan, Paritas, Jarak Kehamilan, Kegagalan ASI Eksklusif
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT KULIT HEWAN PELIHARAAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN DEMPSTER-SHAFER Sah, Andrian; Septilia, Tiara Indah; Rasna, Rasna; Nurhayati, Siti; Jusmawati, Jusmawati; Tonggiroh, Mursalim; Widiyantoro, Muh. Riandi; Hakim, Jamaludin
Insan Pembangunan Sistem Informasi dan Komputer (IPSIKOM) Vol 12, No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v12i2.316

Abstract

Penyakit kulit pada hewan peliharaan merupakan permasalahan yang kompleks dengan berbagai jenis dan gejala yang sering kali sulit didiagnosis secara manual. Tantangan seperti kemiripan gejala antar penyakit, ketidakpastian data, dan biaya pengobatan yang tinggi menjadi hambatan bagi pemilik hewan dalam memberikan perawatan yang tepat. Oleh karena itu, tujuannya penelitian ini dilakukan yaitu mengembangkan sistem pakar berbasis metode Dempster-Shafer yang dirancang untuk menangani ketidakpastian dalam proses diagnosis. Sistem ini memungkinkan penggabungan informasi dari berbagai gejala yang diinput oleh pengguna untuk menghasilkan tingkat keyakinan yang akurat terhadap jenis penyakit tertentu. Sistem pakar yang dikembangkan berbasis website sehingga mudah diakses kapan saja dan di mana saja oleh pengguna. Sistem ini dirancang untuk membantu pemilik hewan mengenali gejala penyakit, mempercepat proses konsultasi, serta memberikan panduan awal terkait langkah perawatan yang diperlukan. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode black box testing, seluruh fitur sistem berfungsi sesuai dengan spesifikasi yang dirancang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan hasil diagnosis, serta rekomendasi perawatan yang relevan, sehingga layak digunakan sebagai alat bantu dalam mendiagnosis penyakit kulit pada hewan peliharaan.
Islam Law Review About Applications of Contraception Vasetomy and Tubectomy Methods to Muslim Community in West Sumatera Dahlan, Dasrizal; Jusmawati, Jusmawati
Alhurriyah Vol 7 No 1 (2022): January - June 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/alhurriyah.v7i1.5368

Abstract

The population of Indonesia, the majority of whom are Muslims, automatically become participants in the Family Planning Program. The Family Planning Program has offered various contraceptives, some of which are allowed to be used by Muslims and those that are not. Contraceptive devices for Muslim women are IUD, Pills, Injectable Drugs, Implants, and other traditional methods, while those that are not allowed for Muslim women are Menstrual Regulation, Abortion, Ligasituba which binds the oviduct sac, and tubectomy, namely lifting the ovum place called the sterilization. Men can use condoms and vasectomy. Sterilization for both men (vasectomy) and women (Tubectomy) according to Islam is haram (forbidden) because it causes permanent infertility. Sterilization can be done if the family planning participant is at risk if using other contraceptive methods or other contraceptive methods fail to regulate birth. Based on the problems above, this study wants to reveal how the application of contraception devices for vasectomy and tubectomy by acceptors to the Muslim community of West Sumatra. Data was collected using documentation and interview techniques, while data analysis was carried out using qualitative descriptive techniques. The results of the study revealed that the use of vasectomy and tubectomy contraceptives was generally based on considerations of the wife's health and adjusted to the doctor's recommendations.Penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam dengan sendirinya menjadi peserta program Keluarga Berencana Program Keluarga Berencana telah menawarkan bermacam-macam alat kontrasepsi, yang boleh dipakai oleh umat Islam ada pula yang tidak boleh. Alat kontrasepsi untuk wanita Islam adalah, IUD, Pil, Obat Suntik, Susuk dan cara-cara tradisional lainnya, sedangkan yang tidak boleh untuk wanita Islam adalah Menstrual Regulation, Abortus, Ligasituba yang mengikat saluran kantong ovum dan tubektomi yakni mengangkat tempat ovum yang disebut dengan sterilisasi. Laki-laki dapat memakai kontap kondom dan vasektomi. Sterilisasi baik untuk laki-laki (Vasektomi) maupun untuk wanita (Tubektomi) menurut Islam pada dasarnya haram (dilarang) karena mengakibatkan kemandulan yang tetap. Sterilisasi dapat dilakukan jika peserta KB beresiko jika memakai alat kontrasepsi lainnya atau alat kontrasepsi lain itu gagal mengatur kelahiran. Berdasarkan permasalahan di atas maka penelitian ini ingin mengungkap bagaimana penerapan alat kontrasepsi KB Vasektomi dan Tubektomi oleh aseptor pada komunitas Muslim Sumatera Barat.  Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan wawancara, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pemakaian alat kontrasepsi vasektomi dan tubektomi secara umum didasarkan pada pertimbangan kesehatan istri dan disesuaikan dengan rekomendasi dokter.
Penentuan Koperasi Berprestasi Menggunakan Metode Multi-Objective Optimization By Ratio Analysis : Optimization by Ratio Analysis Determining High-Performing Cooperatives Using The Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis Method Nurhayati, Siti; Tonggiroh, Mursalim; Hakim, Jamaludin; Jusmawati, Jusmawati; Bumi, Kalbu Pandu
Jurnal Sains Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Sains Komputer dan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsakti.v7i2.9893

Abstract

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura secara rutin memberikan reward kepada koperasi-koperasi yang dinilai berprestasi setiap tahunnya. Namun, proses seleksi koperasi penerima reward masih dilakukan secara manual, yang memerlukan waktu dan sumber daya yang cukup besar serta berpotensi menimbulkan ketidakefisienan dalam pengambilan keputusan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan penerapan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang mampu mendukung proses seleksi secara lebih sistematis dan objektif. Penelitian ini mengusulkan penggunaan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA), yang merupakan metode pengambilan keputusan multikriteria dan efektif dalam menyelesaikan permasalahan yang kompleks. Dalam konteks ini, proses evaluasi dilakukan berdasarkan tujuh kriteria, yaitu saldo awal, saldo akhir, pembukuan harian, pembukuan bulanan, tingkat keaktifan koperasi, pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT), dan jumlah nasabah, dengan sepuluh alternatif koperasi yang dinilai. Hasil dari implementasi SPK dengan metode MOORA diharapkan dapat menghasilkan alternatif keputusan yang tepat dalam menentukan koperasi penerima reward secara adil, terukur, dan transparan di lingkungan Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura.
PROFIL KEMAMPUAN PEMBUKTIAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN METODE INDUKSI MATEMATIK SISWA KELAS XI SMAN 5 MODEL PALU DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Jusmawati, Jusmawati; Paloloang, Baharuddin; Rochaminah, Sutji; Hasbi, Muh.
Aksioma Vol. 14 No. 2 (2025): AKSIOMA
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v14i2.5311

Abstract

This study aims to describe the ability of mathematical proof using mathematical induction method of students who have visual, auditorial and kinesthetic learning styles. The subjects of this research are 3 students who are representatives of each learning style, namely 1 student who has a visual learning style, 1 student who has an auditory learning style and 1 student who has a kinesthetic learning style. This research is a descriptive research that describes students' mathematical proof ability using mathematical induction method adapted to visual, auditory and kinesthetic learning styles. The results showed that students with visual and auditorial learning styles were able to perform mathematical proof using mathematical induction in the basic steps and induction steps but only up to the correct assumption for n = k while students with kinesthetic learning styles could not apply the principle of mathematical induction correctly, in th basic steps students substituted n = 1 and n = 2 into the statement and ther were error in arithmetic operations.
Implementasi Model Pembelajaran METRIK-STEAM untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Suradi, Suradi; Upu, Hamzah; Djam’an, Nurwati; Jusmawati, Jusmawati
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini merupakan Riset dan Pengembangan (R&D) yang bertujuan menghasilkan dan menguji kevalidan, kepraktisan, serta keefektifan model pembelajaran METRIK-STEAM (Metaphorical Thinking berorientasi kemampuan berpikir reflektif matematis) di kelas VII SMPN 24 Makassar pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik cluster random sampling dengan mengambil acak dari populasi yang homogen 1 kelas VII dengan 30 siswa dan 1 Guru Mata Pelajaran Matematika. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, observasi keterlaksanaan, angket respon siswa dan guru, serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif-kuantitatif. Produk yang dihasilkan mencakup buku model, RPS/RPP, modul ajar, LKPD, dan instrumen penelitian dengan sintaks empat fase: Kontekstualisasi, Eksplorasi, Aplikasi, dan Evaluasi yang memadukan unsur STEAM. Hasil validasi menunjukkan kategori valid dan sangat valid pada seluruh komponen (pengelolaan pembelajaran 3,80; buku model 3,55; LKPD 3,61). Keefektifan tercermin dari peningkatan capaian belajar: mean pretest ke posttest: 29,04 (SD=11,25) menjadi 79,54 (SD=2,77) dengan uji t satu sampel signifikan (t_pretest=−22,4; t_posttest=8,96; p<0,001), N-gain rata-rata 0,65 (SD=0,18; t=10,6; p<0,001), serta ketuntasan klasikal naik dari 30% menjadi 73,33%. Rata-rata keterlaksanaan pembelajaran sangat baik (90%), aktivitas siswa sangat aktif (87,96%), serta respon siswa dan guru sangat positif. Temuan ini menunjukkan bahwa METRIK-STEAM valid, praktis, dan efektif meningkatkan hasil belajar matematika serta keterlibatan siswa. Kata Kunci: METRIK-STEAM, berpikir reflektif, STEAM, matematika, pengembangan model
PENINGKATAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SFAE PADA KELAS IV SD INPRES BANGKALA III MAKASSAR Jusmawati, Jusmawati; HS, Eka Fitriana
Media Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v7i1.1551

Abstract

Teachers and students activity are important things in learning process. This research aimed to know the improving of mathematics learning to the fourth grade students of SD Inpres Bangkala III Makassar by using  SFAE learning model. Method of research was classroom action research in which this research applied mix method. This research was an assesment of some learning activity through four stages, namely planning, implementing, observing and reflecting. These stages were combine into each cycle. The subject of research was the fourth grade students of SD Inpres Bangkala III Makassar as 31 students including 12 male students and 19 female students. The observation of teachers and students was analyzed  by using descriptive quantitatve statistically. The result of research showed that teachers and students activity did not fulfill criteria in cycle I. Whereas cycle II showed that there was a good criteria classically.
Efektifitas Pijat Bayi Terhadap Perubahan Kualitas Tidur dan Berat Badan Pada Bayi Lahir Prematur di Klinik Pratama Mitra Subang Jusmawati, Jusmawati; Widiastuti, Dewi Ayu; Selviyana, Linda
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19784

Abstract

ABSTRACT The growth and development of premature babies is different from that of full-term babies. The growth and development of premature babies is influenced by various factors including sleep quality and body weight. Massage on the baby will provide stimulation to the body in a sustainable manner, providing a sense of security and comfort to the baby. Babies become relaxed, comfortable, calm, gain weight and sleep well so as to stimulate their growth and development. To analyse the effectiveness of infant massage on changes in sleep quality and weight of premature born babies at Pratama Mitra Subang Clinic. This study used a pre-experimental method with a research design of one group pretes-posttest design involving 60 respondents divided into two groups 30 groups of sleep quality of infants aged 0-6 months and 30 groups of baby weight aged 0-6 months. The research instrument used BISQ questionnaire to measure sleep quality and baby scale (which has been calibrated) for measuring baby weight. Theresults showed that infant massage was effective on changes in sleep quality and changes in body weight of premature infants. The quality of sleep of infants before the majority was sufficient as many as 20 infants (66.7%) after the majority was good as many as 23 infants (76.7%) (p=0.000), while the weight of infants before reat-average 6230 grams and after the average weight of infants 6530 grams (p=0.000). Infant massage is effective in improving the quality of infant sleep and weight gain of infants born prematurely. Keywords: Preterm Infants, Infant Weight Gain, Sleep Quality, Infant Massage.  ABSTRAK Pertumbuhan dan perkembangan bayi prematur berbeda dengan bayi cukup bulan. Pertumbuhan dan perkembangan bayi lahir premature dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya kualitas tidur dan berat badan. Pijat pada bayi akan memberikan rangsangan pada tubuh secara berkelanjutan, memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Bayi menjadi rileks, nyaman, tenang, berat badan naik dan tidur pulas sehingga mampu menstimulasi tumbuh kembangnya.Untuk menganalisis efektivitas pijat bayi terhadap perubahan kulaitas tidur dan berat badan bayi lahir prematur di Klinik Pratama Mitra Subang. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen dengan desain penelitian one group pretes-posttest design dengan melibatkan 60 responden terbagi dalam dua kelompok 30 kelompok kualitas tidur bayi usia 0-6 bulan dan 30 kelompok berat badan bayi usia 0-6 bulan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner BISQ untuk mengukur kualitas tidur dan timbangan baby scale (yang sudah di kalibrasi) untuk pengukuran berat badan bayi.Hasil menunjukkan bahwa pijat bayi terbukti efektif terhadap perubahan kualitas tidur dan perubahan berat badan bayi prematur. Kualitas tidur bayi sebelum mayoritas cukup sebanyak 20 bayi (66,7%) sesudah mayoritas baik sebanyak 23 bayi (76,7%) (p=0,000), sedangkan berat badan bayi sebelum reat-rata 6230 gram dan sesudah ata-rata berat badan bayi 6530 gram (p=0,000).Pijat bayi efektif  terhadap peningkatan kualitas tidur bayi dan kenaikan berat badan bayi lahir prematur. Kata Kunci: Bayi Prematur, Berat Badan Bayi, Kualitas Tidur, Pijat Bayi
Efektifitas Pijat Bayi terhadap Perubahan Kualitas Tidur dan Berat Badan pada Bayi Lahir Prematur di Klinik Pratama Mitra Subang Jusmawati, Jusmawati; Widiastuti, Dewi Ayu; Selviyana, Linda
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19884

Abstract

ABSTRACT The growth and development of premature babies is different from that of full-term babies. The growth and development of premature babies is influenced by various factors including sleep quality and body weight. Massage on the baby will provide stimulation to the body in a sustainable manner, providing a sense of security and comfort to the baby. Babies become relaxed, comfortable, calm, gain weight and sleep well so as to stimulate their growth and development. To analyse the effectiveness of infant massage on changes in sleep quality and weight of premature born babies at Pratama Mitra Subang Clinic. This study used a pre-experimental method with a research design of one group pretes-posttest design involving 60 respondents divided into two groups 30 groups of sleep quality of infants aged 0-6 months and 30 groups of baby weight aged 0-6 months. The research instrument used BISQ questionnaire to measure sleep quality and baby scale (which has been calibrated) for measuring baby weight. Theresults showed that infant massage was effective on changes in sleep quality and changes in body weight of premature infants. The quality of sleep of infants before the majority was sufficient as many as 20 infants (66.7%) after the majority was good as many as 23 infants (76.7%) (p=0.000), while the weight of infants before reat-average 6230 grams and after the average weight of infants 6530 grams (p=0.000). Infant massage is effective in improving the quality of infant sleep and weight gain of infants born prematurely. Keywords: Preterm Infants, Infant Weight Gain, Sleep Quality, Infant Massage.  ABSTRAK Pertumbuhan dan perkembangan bayi prematur berbeda dengan bayi cukup bulan. Pertumbuhan dan perkembangan bayi lahir premature dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya kualitas tidur dan berat badan. Pijat pada bayi akan memberikan rangsangan pada tubuh secara berkelanjutan, memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Bayi menjadi rileks, nyaman, tenang, berat badan naik dan tidur pulas sehingga mampu menstimulasi tumbuh kembangnya.Untuk menganalisis efektivitas pijat bayi terhadap perubahan kulaitas tidur dan berat badan bayi lahir prematur di Klinik Pratama Mitra Subang. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen dengan desain penelitian one group pretes-posttest design dengan melibatkan 60 responden terbagi dalam dua kelompok 30 kelompok kualitas tidur bayi usia 0-6 bulan dan 30 kelompok berat badan bayi usia 0-6 bulan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner BISQ untuk mengukur kualitas tidur dan timbangan baby scale (yang sudah di kalibrasi) untuk pengukuran berat badan bayi.Hasil menunjukkan bahwa pijat bayi terbukti efektif terhadap perubahan kualitas tidur dan perubahan berat badan bayi prematur. Kualitas tidur bayi sebelum mayoritas cukup sebanyak 20 bayi (66,7%) sesudah mayoritas baik sebanyak 23 bayi (76,7%) (p=0,000), sedangkan berat badan bayi sebelum reat-rata 6230 gram dan sesudah ata-rata berat badan bayi 6530 gram (p=0,000).Pijat bayi efektif  terhadap peningkatan kualitas tidur bayi dan kenaikan berat badan bayi lahir prematur. Kata Kunci: Bayi Prematur, Berat Badan Bayi, Kualitas Tidur, Pijat Bayi
Co-Authors ., Rusliyawati Abdul Latif Abdul Malik Iskandar Abdul Rahman Absar, Nur Fasbir Rusaji Aidawayati, Aidawayati Aisyah Trees Sandy Alam, Rizqy Iftitah Alamsyah, Dedy Ali Nur Hidayat, Muhammad Aminuyati Anggraini, Afra Salimah Anwar, Andi M. Aprilia, Inul Apriyana, Diyanti Nur Arpianti, Devi Asa, Fransiska Falentina Asli, Kartika Azwar Annas, Azwar B., Hasmawati Baharuddin Paloloang Bili, Tresia Asna Bimantoro, Shidiq Warisqi Bumi, Kalbu Pandu Cayati, Cayati Claudia Putri Muwa, Maria Dahlan, Dasrizal Djam’an, Nurwati Dwi Lestari Edy Saputra Rusdi Eliza Eliza Elvianti, Nova Fitriana HS, Eka Hafid, Baharuddin Hakim, Jamaludin Hamzah Upu Hartinah, Asniah Hasrida Hasrida, Hasrida HS, Eka Fitriana HS, Eka Fitriana Indah Wulandari Jafar, Muhammad Basri Jufri, Moh Kasbawati Kasbawati Khalisa, Selvi Nur Kisman Salija, Kisman Lestari, Kristin Matdoan, Irjii Matdoan, Moh. Rahmat Irjii Mudrikah, Mudrikah Muh. Hasbi Muhamad Taher Jufri Muhammad Aksha Wahda Muhammad Riandi Widiyantoro Muldaniyah, Muldaniyah Mutmainna, Mutmainna Naimah Aris Nemi, Nemi Nur Erawaty Nur Hidayat, M. Ali Nurdin Arsyad, Nurdin Nurhadifah Amaliyah Nurhayati Nurhayati Nursalam, Muhammad Perawati Bte Abustang Pongnupa, Yulmianthi Pranata, Aldy Syuryo Putra, Yandika R, Imran R, Irman. Rahim, Irman Rahima Zakia Rahmadi Rahmadi Rasna, Rasna Ratnawati, Endang Rifki, Muhamad Rizqiyah, Zahra Rosarin, Priska Vivinda Sabillah, Bellona Mardhatillah Sah, Andrian Sahlan M Saleh Sahriman, Sitti Saifuddin Salmawati Salmawati, Salmawati Santika, Firda Saputri, Resti Dona Satriawati Satriawati, Satriawati Selviyana, Linda Septilia, Tiara Indah Setiawati, Mila Sirajang, Nasrah Siti Maria Ulfa Siti Nurhayati Sodri, Ria Pratiwi Sri Wahyuni Sriwahyuningsih, Ade Sriwidianingsih, Teti Sunardi Sunardi Supardi, R. Suradi Suradi Suryo Sasono, Damar Sutji Rochaminah Sya'bin, Nurul Syamsul Alam, Syamsul Tamrin, Sopian Taqiyah, Yusrah Tenrisau, Muhammad Akhsan Thoha, Syamsuddin Tonggiroh, Mursalim Waddi Fatimah Widiantoro, Muh Riandi Widiastuti, Dewi Ayu Widiyantoro, Muh. Riandi Zulhipni Reno Saputra Elsi