Articles
Studi Komparasi Marital Conflict Response pada Pasangan Suami-Istri Di Kota Makassar (Ditinjau dari Model Exit, Voice, Loyalty, dan Neglect)
Fikri, Aldinel;
Kadiyono, Anissa Lestari
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (355.774 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i5.2685
Respon pasangan suami-istri dalam menanggapi konflik memegang peranan penting bagi stabilitas dan keberlangsungan pernikahan. Respon konstruktif dapat mempromosikan peningkatan evaluasi subjektif pasangan terkait kualitas hidup dalam konteks hubungan pernikahan. Sementara itu, respon destruktif mempromosikan kecenderungan penurunan evaluasi kualitas hidup secara personal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparasi, dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan respon antara suami dan istri ketika menanggapi konflik pernikahan yang ditinjau dari 4 tipe respon yakni konstruktif-aktif (voice), konstruktif-pasif (loyalty), destruktif-aktif (exit), destruktif-pasif (neglect). Sampel yang digunakan pada prosedur kuantitatif adalah pasangan suami-istri yang berdomisili di Kota Makassar dengan rentang usia 20 – 59 tahun (n=350). Instrumen yang digunakan pada prosedur kuantitatif adalah instrumen EVLN diadaptasi dan dimodifikasi untuk keperluan penelitian khususnya kesesuaian budaya. Teknik analisis data yang digunakan adalaah uji komparasi/uji beda independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kelompok laki-laki secara umum cenderung merespon konflik dengan tipe respon voice sementara kelompok perempuan cenderung merespon konflik dengan tipe respon loyalty. Meskipun tidak ditemukan adanya perbedaan yang signifikan antara tipe respon exit dan neglect pada kedua kelompok pengukuran, namun secara umum dapat dilihat bahwa kelompok laki-laki memiliki nilai pengukuran yang lebih tinggi dari pada kelompok perempuan pada pengukuran tipe respon destruktif-aktif (exit). Sebaliknya, pada tipe respon destruktif-pasif (loyalty), rerata nilai pengukuran yang diperoleh oleh kelompok perempuan lebih tinggi dibandingkan kelompok laki-laki. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, terdapat perbedaan bentuk pelibatan diri antara laki-laki dan perempuan ketika merespon konflik.
Hubungan Antara Work Family Integration dan Meaningful Work pada Remote Worker
Wirawati, Feby Satya;
Kadiyono, Anissa Lestari
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.795 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i5.2687
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui hubungan antara work family integration dan meaningfull work. Work family integration akan membuat keseimbangan antara peran kerja serta peran keluarga sehingga pekerja remote worker dapat merasakan keseimbangan dalam hidupnya serta merasakan kebermaknaan dalam pekerjaannya. Jumlah partisipan pada penelitian ini sebanyak 30 orang dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Integration-Segmentation Preferences Supplies (Kreiner, 2000) dan The Work and Meaning Inventory (Steger, 2012). Berdasarkan hasil uji somer’s d didapatkan hasil p=0.032 (p<0.05) dengan d=0.885, kendall’s tau p=0.033 (p<0.05) dengan τ=0.887 dan spearman rank 0.014 (p<0.05) dengan rs=0.967. Hal tersebut mengindikasikan terdapat hubungan antara work family integration dan meaningfull work.
Figur Pemimpin Autentik dalam Menunjang Kreativitas Pekerja Media Di Industri Televisi
Subandrio, Chindy Y;
Kadiyono, Anissa Lestari
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (80.827 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i5.2732
Kepemimpinan autentik dapat menghasilkan kesadaran diri yang lebih besar, mendorong perilaku positif, serta mendorong perkembangan diri yang positif pada pegawai dalam suatu setting organisasi. Autentisitas pemimpin merupakan manifestasi dari dimensi kesadaran diri, transparansi hubungan, pemrosesan informasi berimbang, dan internalisasi perspektif moral. Autentisitas pemimpin dapat menumbuhkan perilaku positif dari Sumber Daya Manusia, salah satunya adalah kreativitas. Kreativitas merupakan suatu proses untuk menumbuhkan atau menghasilkan atau mengonstruksikan suatu ide, gagasan, ataupun solusi yang memiliki nilai kebaharuan dan bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kepemimpinan autentik dengan kreativitas pegawai yang bekerja di kantor media televisi X. Kepemimpinan autentik merupakan gaya kepemimpinan yang belum banyak di teliti di Indonesia. Dari dimensi yang terkandung didalamnya, figur kepemimpinan autentik diperlukan sebagai faktor penunjang kreativitas para pekerja media. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel total (total sampling). Terdapat 30 partisipan penelitian yang terdiri dari pegawai organik dan kontributor yang terafilisasi dengan kantor media TV X di Jawa Barat. Kepemimpinan autentik diukur dengan menggunakan Authentic Leadership Questionnaire. Kreativitas pegawai diukur dengan menggunakan skala kreativitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hasil korelasi positif yang signifikan antara tipe kepemimpinan autentik dengan kreativitas pegawai.
Studi Komparatif Kematangan Karir pada Mahasiswa Rumpun Sains & Teknologi (Saintek) dan Sosial Humaniora (Soshum)
Ismeralda Putri Hasiani;
Anissa Lestari Kadiyono;
Erna Susiati
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pembelajar.v4i2.13460
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kematangan karir antara mahasiswa tingkat akhir rumpun Saintek dan Soshum. Penelitian ini menggunakan pendekatan non-eksperimental kuantitatif dengan metode studi komparatif. Penelitian dilakukan pada 408 responden yang terdiri dari 210 mahasiswa tingkat akhir rumpun Saintek dan 198 mahasiswa tingkat akhir rumpun Soshum di Universitas Negeri di Jawa Barat dengan teknik proportionate sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner online, di mana kematangan karir diukur menggunakan alat ukur Career Development Inventory (CDI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tidak terdapat perbedaan; tingkat kematangan karir pada mahasiswa tingkat akhir rumpun Saintek dan Soshum; (2) tingkat kematangan karir yang dimiliki mayoritas berada pada kategori sedang/moderat. (3) dari dimensi pembentuknya, ditemukan terdapat perbedaan pada dimensi perencanaan karir antara mahasiswa tingkat akhir rumpun Saintek dan Soshum di Universitas Padjadjaran, dimana mahasiswa tingkat akhir rumpun Saintek memiliki perencanaan karir yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa tingkat akhir rumpun Soshum; (4) asal fakultas, usia, jenis kelamin, serta semester perkuliahan bukan merupakan faktor pembeda kematangan karir mahasiswa tingkat akhir rumpun Saintek dan Soshum.
Pengembangan Konseling Spiritual Dalam Pengaturan Tempat Kerja Digital
Endang Yuniarti Parmoredjo;
Maya Rosmayanti Ardiwinata;
Anissa Lestari Kadiyono
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 7 No. 1 (2023): Volume 7 Number 1, May 2023
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/bikotetik.v7n1.p41-55
Penelitian ini memberikan gambaran bagaimana organisasi yang telah melakukan praktik spirituality-at-work yang menghargai kehidupan batiniah karyawannya mengelola konseling untuk karyawannya, termasuk konseling karir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan dan menyusun panduan konseling dengan pendekatan spiritual yang dapat digunakan dalam lingkungan kerja, termasuk kepada karyawan yang bekerja pada digital workplace (working-from-anywhere) dimana permintaan dan sesi pelaksanaan layanan konseling dapat dilakukan melalui layanan dalam jaringan, video conference dan smartphone. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan in-depth interview dan kajian dokumen. Dari hasil analisa, peneliti menyajikan model konseling spiritual yang komprehensif dengan mempertimbangkan faktor kompetensi konselor dan faktor pelayanan konseling jarak jauh (daring). Kata kunci: Konseling Spiritual, Lingkungan Kerja
PENGEMBANGAN DESA WISATA KAMPUNG CIREUNDEU CIMAHI SEBAGAI DESTINASI EKOWISATA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI LOKAL
Anissa Lestari Kadiyono;
Shafa Jasmine Khoirunnisaa;
Wahyu Anoegrah Nur Aprizal;
Galih Aldiansyah;
Hesti Puspitasari;
Bagus Bagaskara
The Center for Sustainable Development Studies Journal (Jurnal CSDS) Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Faculty of Engineering, Darma Cendika Catholic University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (384.055 KB)
|
DOI: 10.37477/csds.v1i2.411
Kampung Cireundeu adalah salah satu daya tarik wisata di Kota Cimahi Jawa Barat berupa kampung adat yang menerapkan konsep desa wisata. Ciri khas dari kampung ini adalah warganya yang masih memegang teguh adat dan budaya leluhurnya, pola pangan yang khas dengan tidak bergantung pada beras, dan objek ekowisatanya yang asri. Dengan potensi yang ada tersebut dapat digunakan menjadi dasar pengembangan desa wisata lestari dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi warganya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini terintegrasi dengan Kuliah Kerja Nyata yang diselenggarakan oleh Universitas Padjadjaran. Tujuan utama pelaksanaan kegiatan ini adalah guna memperkenalkan dan mempromosikan objek ekowisata di Kampung Cireundeu Kota Cimahi kepada masyarakat luas. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan menggunakan metode partisipatif dengan mengadakan kunjungan lapangan untuk observasi yang hasilnya akan dibuatkan video promosi yang kemudian akan diunggah melalui media sosial. Komponen pengembangan ekowisata berupa atraksi, aksestabilitas, amenitas, dan kelembagaan pariwisata sudah terpenuhi di Kampung Cireundeu serta dengan adanya potensi pengembangan diharapkan pengembangan Kampung Cireundeu dapat terealisasikan dengan baik.
Teknik Yoga Sebagai Intervensi dalam Melakukan Anger Management pada Wanita Dewasa Awal
Anissa Lestari Kadiyono;
Febbyros Anmarlina
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 8 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol8.iss2.art3
The purpose of this study is to examine the effect of yoga technique to improve anger management. The design of this study is a quasi-experimental method. The study compared two groups: group with yoga (n= 60) and no yoga (n = 60). Respondents aged between 20-40 years (M = 46.15, SD = 7.017). Data processing was performed with the Mann-Whitney U test on two groups of test criteria reject H0 if the pvalue <0.05. The results showed a p-value of 0.000, which means there was a difference anger management in women with yoga than those women without yoga. This research showed that yoga techniques becomes alternative way to manage angry emotions. Yoga helped anger management,calmminds, reduce stress, provide improved awareness and alertness of the body.Keyword : anger management, young adult, yoga techniques
Gambaran Work-Life Balance pada Anggota TNI yang Menjalani Studi Magister Profesi Psikologi: Studi Kualitatif
Nadine Silvana Chairiza Yaqin;
Anissa Lestari Kadiyono;
Zainal Abidin
Jurnal Penelitian Kualitatif Ilmu Perilaku Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59428/jpkip.v4i2.68
Dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota TNI, para anggota dituntut untuk menjalani pendidikan magister guna kelangsungan karirnya. Di sisi lain, para anggota juga memiliki keluarga dan hobi dalam kehidupan pribadinya. Perannya sebagai anggota dan mahasiswa dalam aspek kehidupan kerjanya menuntut keseimbangan dengan perannya di rumah sebagai orang tua dan suami dalam aspek kehidupan pribadinya. Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi atau work-life balance diperlukan agar seseorang dapat menyeimbangkan pekerjaan dan aktivitas lain di luar pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang keseimbangan para anggota TNI yang tengah menempuh pendidikan jenjang magister yang ditinjau melalui konsep work-life balance. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan empat orang anggota TNI-AD dengan pangkat berbeda. Data diperoleh dengan menggunakan wawancara mendalam dan semi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat dimensi work-life balance, salah satunya menunjukkan belum tercapainya keseimbangan. Dimensi yang belum seimbang adalah work interference with personal life, khususnya akibat kegiatan perkuliahan. Dengan demikian, partisipan cukup optimal dalam mengembangkan work-life balance pada dirinya.
Penerapan Self Determination Theory: Peran Dukungan Orangtua Terhadap Academic Buoyancy Siswa Menjalani Pembelajaran Jarak Jauh
Meilani Rohinsa;
Gianti Gunawan;
Anissa Lestari Kadiyono
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2021): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33367/psi.v6i2.1806
The Covid-19 pandemic has made students unable to carry out the teaching and learning process as usual. There are restrictions on physical meetings and the implementation of the emergency curriculum. It creates challenges and learning problems for students. It takes the ability to overcome it or what is known as academic buoyancy. The study aims to examine the role of parents in the academic buoyancy of students undergoing distance learning from the point of view of self-determination theory. Participants in this study were 215 students aged 12-15 years. The measuring tools in this study were the Parents as Social Context Questionnaire and the Academic Buoyancy Scale. The results show that each dimension of parental support and the three dimensions simultaneously have a role in shaping the ability to overcome academic barriers or academic buoyancy in children. The results of this study imply the importance of support from parents in the form of autonomy support, structure and involvement in shaping children's abilities to overcome academic barriers or academic buoyancy.
Adaptation and Psychometric Analysis of the Workaholism Scale for Workers in Indonesia
Asmi, Tri Wira Gustari;
Kadiyono, Anissa Lestari
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 13, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/gdn.v13i4.8773
This study aimed to adapt the workaholism measure instrument and examine the psychometric results to be tested on employees and workers in Indonesia. This measure has been tested and applies to workers in various occupational fields in the United States. The workaholism measurement instrument was developed by Clark, Smith, and Haynes (2020) and has never been adapted for the population in Indonesia. The process of adapting this measuring instrument refers to the International Test Commission. The participants in this study were 102 workers in Indonesia using the incidental sampling technique. The adapted scale is reliable, with a Cronbach's alpha of .931. In the Confirmatory Factor Analysis (CFA) results, the fit model is acceptable (RMSEA = .70, CFI = .96), which indicates that the data are consistent with the research hypothesis. The results of adapting the workaholism scale into Indonesian have a different number of items from the original measuring instrument, namely 13. Evidence through confirmatory factor analysis shows that the workaholism measurement model can be represented in the Indonesian population from four dimensions: motivational, cognitive, emotional, and behavioral.