Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN KONSEP ECOPRENEURSHIP PADA MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KEMAMPUAN KREATIVITAS DALAM BERWIRAUSAHA MAHASISWA PENDIDIKAN IPA ULM Dayanti, Frisilla Rahmah; Putri, Rizky Febriyani; Khairunnisa, Yasmine
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan konsep ecopreneurship pada mata kuliah kewirausahaan terhadap kemampuan kreativitas mahasiswa Pendidikan IPA Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Jenis penelitian ini adalah kuasi-eksperimen dengan desain one group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa Pendidikan IPA ULM, dengan sampel penelitian berjumlah 33 orang mahasiswa Pendidikan IPA angkatan 2022 yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Model pembelajaran berbasis proyek digunakan sebagai pendekatan untuk mengintegrasikan konsep ecopreneurship kedalam pembelajaran kewirausahaan. Penelitian ini menghasilkan peningkatan yang signifikan pada indikator kelancaran, keluwesan, keaslian, penguraian, dan kepekaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep ecopreneurship meningkatkan kreativitas mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan konsep ecopreneurship secara signifikan, dengan sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 dan penerapan konsep ecopreneurship berpengaruh positif terhadap kemampuan kreativitas mahasiswa dengan nilai sig (2-tailed) korelasinya sebesar 0,048.
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Quizizz Mode Kertas untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VII Pada Materi Kalor di SMPN 31 Banjarmasin Norema Ariani; Ratna Yulinda; Yasmine Khairunnisa
Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan | E-ISSN : 3031-7983 Vol. 2 No. 3 (2025): Juli - September
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this investigation is to examine the extent to which the use of the paper-based Quizizz platform impacts the learning process in improving students’ academic achievement and critical thinking skills. This research employed a pre-experimental approach utilizing a one-group pretest-posttest design. The sample was randomly selected from one of the seventh-grade classes. Data were collected through pretest and posttest instruments to assess learning outcomes, along with a critical thinking test. The analysis revealed an average N-Gain score of 0.82, which falls into the high category. Statistical testing using the Paired Sample T-Test yielded a significance value of 0.00, indicating a statistically significant improvement in learning outcomes. A separate One Sample T-Test also revealed a significance level of 0.00 for critical thinking, confirming a significant enhancement in students’ critical thinking abilities. Further analysis of each test item demonstrated that all questions were effective in measuring various aspects of critical thinking, including interpretation, analysis, evaluation, and drawing conclusions. These findings suggest that implementing paper-based Quizizz as a learning tool can effectively foster comprehensive critical thinking and deepen students’ understanding of the subject matter.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) Berbasis Praktikum Terhadap Keterampilan Kerja Ilmiah Siswa di SMP Global Islamic Boarding School Rosyda, Laila; Ratna Yulinda; Yasmine Khairunnisa
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/0x5x2970

Abstract

Pendidikan sangat penting untuk mengembangkan potensi siswa, terutama dalam keterampilan kerja ilmiah di bidang Ilmu Pengetahuan Alam. Namun, siswa di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan keterampilan tersebut, seperti yang tercermin dari hasil asesmen PISA. Oleh karena itu, penelitian difokuskan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis praktikum terhadap keterampilan kerja ilmiah siswa. Desain yang dipilih pada penelitian ini adalah Quasi Experimental Design, subjek dibagi dalam dua kelompok yaitu: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data diperoleh melalui tes keterampilan kerja ilmiah dan observasi selama praktikum. Analisis hipotesis diukur menggunakan independent sample t-test dan uji korelasi bivariate pearson dengan bantuan SPSS 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa adanya pengaruh signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis praktikum terhadap peningkatan keterampilan kerja ilmiah siswa, dengan nilai signifikansi 0,015. Lebih lanjut, terdapat hubungan positif yang cukup kuat antara model pembelajaran dengan keterampilan kerja ilmiah siswa, yakni nilai koefisien korelasi sebesar 0,488. Observasi menunjukkan peningkatan pada hampir semua indikator keterampilan kerja ilmiah, terutama dalam mengkomunikasikan data dan merancang percobaan. Kesimpulan penelitian menegaskan keefektifan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis praktikum, menjadikannya opsi pembelajaran IPA yang inovatif dan menarik.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PROJECT BASED LEARNING KURIKULUM MERDEKA PADA MATERI EKOLOGI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 24 BANJARMASIN Meyda Aulia; Yasmine Khairunnisa; Mella Mutika Sari
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 7: Maret 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama proyek ini adalah untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis proyek siklus mandiri untuk siswa IPA di SMP Negeri 24 Banjarmasin, dengan penekanan pada keanekaragaman hayati dan ekologi di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan kelayakan, efisiensi, dan kegunaan modul yang dimaksudkan. Teknik pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation) digunakan dalam penelitian ini. Siswa kelas VII SMP Negeri 24 Banjarmasin dijadikan sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini antara lain: survei respon siswa, penilaian hasil belajar, dan formulir validasi modul. Validasi modul pasca pembelajaran dengan skor 3,33 menunjukkan bahwa alat validasi ketiga memberikan baseline yang valid. Ujian hasil belajar modul juga dinilai asli dengan nilai 3,10. Temuan kepraktisan modul menghasilkan skor 82,24% dengan kriteria sangat praktis. Dengan n-gain 0,75 dan kriteria tinggi, modul IPA berbasis Project Based Learning juga dinilai efektif. Berdasarkan kelayakan yang dicanangkan dan validitas temuan pengujian, maka dapat disimpulkan bahwa modul ilmiah yang dibangun tentang keberlanjutan tanah dan kehidupan melalui Project Based Learning dapat diterapkan sebagai konten terbuka.
Pengembangan Modul Pembelajaran IPABerbasis STEM Pjbl Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Pada Materi Usaha, Energi Dan Pesawat Sederhana Laily Diva Az Zahra; Yasmine Khairunnisa; Mella Mutika Sari
Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan | E-ISSN : 3031-7983 Vol. 3 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop a STEM-based science learning module using the Project-Based Learning (PjBL) approach to improve students' problem-solving skills. The research design follows the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. A total of 31 students from a single class participated in the learning process using the developed module. The data collected included pretest and posttest scores, as well as student response questionnaires regarding the module. The analysis results indicate that the STEM-based PjBL science learning module is highly valid, with a score of 0.80 based on Aiken's V calculation. Additionally, there was a significant improvement in students' problem-solving abilities, as shown by the increase in average pretest scores from 57.65 to 79.61 after using the module. This suggests that the developed module is effective in enhancing students' problem-solving skills. Furthermore, student feedback on the module was positive, with a total score of 85%, indicating that it is very practical and beneficial for the learning process. This research makes a significant contribution to the development of innovative and effective teaching methods.
The Role of Integrated Science Learning Modules in Training Teaching Skills for Prospective Teachers Sauqina Sauqina; Yasmine Khairunnisa; Ellyna Hafizah; Ratna Yulinda; Mella Mutika Sari; Muhammad Fuad Sya&#039;ban
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 16, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v16i2.20976

Abstract

Integrated science education requires prospective teachers to incorporate various educational elements into their teaching practices. Students in the Science Education Program at FKIP ULM encounter challenges when planning science lessons that blend different concepts, contexts, and skills into a cohesive learning experience. To tackle this challenge, the researcher created a teaching module that provides guidance on integrating science education using two of Robin Fogarty's curriculum integration models: the connected model and the nest model. This study seeks to examine the module's role in developing teaching skills. It employs a qualitative methodology with case study approach, focusing on the experiences of sixth-semester science education students during their teaching. Data were gathered through semi-structured interviews, utilizing theoretical sampling until saturation was reached. The analysis was conducted using Charmaz’s grounded theory approach and then discussed from the perspective of Teaching Mastery Framework (TMF). The findings indicate that the developed integrated science education module can support prospective teachers in planning of teaching practice, especially in teachers pedagogical content knowledge (PCK) and developing lesson plan