Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pemahaman Literasi Digital Guru dan Implikasinya dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Nurhidayah, Wida; Rakhmat Riyadi, Arie; Maulidah, Neni
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 8 No. 1 (2025): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/jfqz5e96

Abstract

This study aims to explore elementary school teachers’ understanding of digital literacy and its implications for differentiated instruction. Digital literacy is considered an essential competency in addressing the challenges of 21st-century education, particularly in developing learning that responds to students' individual needs. This research employed a literature review method using a descriptive analysis approach by examining scholarly articles, academic books, and relevant research reports. The findings reveal that teachers’ digital literacy encompasses not only technical skills in using technology but also cognitive and pedagogical aspects, such as critically evaluating digital information and designing adaptive technology-based instruction. Teachers with high digital literacy are more capable of developing flexible and varied learning strategies tailored to students’ learning profiles. Conversely, limited digital literacy hinders the implementation of effective differentiated instruction. This study recommends continuous professional development and supportive educational policies to enhance teachers' digital competencies, thereby fostering inclusive and technology-relevant learning environments.
Efektivitas Supervisi Klinis Oleh Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru SD Pada Implementasi Kurikulum Merdeka El-Fadhil, Balqis Maharani; Riyadi, Arie Rakhmat; Maulidah, Neni
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 8 No. 1 (2025): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/hbsn8s17

Abstract

Transformasi pendidikan melalui implementasi Kurikulum Merdeka menempatkan guru sebagai agen utama perubahan, sehingga menuntut penguatan kompetensi pedagogik secara sistematis dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, supervisi klinis oleh kepala sekolah berperan penting sebagai strategi pembinaan profesional yang berfokus pada pengamatan langsung, umpan balik reflektif, dan kolaborasi dalam merancang pembelajaran yang berpihak pada kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas supervisi klinis dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru sekolah dasar melalui metode kajian literatur terhadap berbagai hasil penelitian terkini. Hasil telaah menunjukkan bahwa supervisi klinis mampu memperkuat kemampuan guru dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi, melaksanakan strategi belajar aktif, serta memanfaatkan asesmen formatif secara efektif. Supervisi yang dilakukan secara reflektif dan dialogis juga meningkatkan efikasi diri guru dan menciptakan budaya kolaboratif di lingkungan sekolah. Meskipun demikian, efektivitasnya seringkali terhambat oleh keterbatasan waktu, pendekatan birokratis, serta minimnya pelatihan kepala sekolah dalam aspek observasi instruksional. Oleh karena itu, disarankan agar kebijakan pendidikan memberi perhatian lebih pada penguatan kapasitas kepala sekolah sebagai supervisor akademik. Supervisi klinis yang dijalankan secara konsisten, adaptif, dan berbasis kebutuhan nyata guru berpotensi menjadi katalisator dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka.  
Identitas Profesional Guru Sekolah Dasar Berdasarkan Pengalaman Mengajar: Tinjauan Filosofis, Teoritis dan Praktis Siti Resmi Sahara; Arie Rakhmat Riyadi; Neni Maulidah
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 8 No. 1 (2025): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/91f1ve88

Abstract

The professional identity of elementary school teachers is a dynamic construction formed through the interaction between knowledge, values, teaching experience, and self-reflection. This article aims to examine how the teaching experience of teachers, both novice and senior, contributes to the formation of their professional identity. This study uses a qualitative approach with a literature study method analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The results of the study indicate that novice teachers tend to rely on theory and idealism, while senior teachers are more pragmatic and rely on phronesis in their practice. The professional identity of teachers is formed through the integration of pedagogical, social, personality, and professional competencies, and is influenced by the philosophy of education, social interaction, professional ethics, and adaptation to technology. This article emphasizes the importance of supporting continuous professional development to strengthen the professional identity of teachers in facing the dynamics of today's education.
Hubungan Self-Efficacy Dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Fase C Sekolah Dasar Fajriyah; Arie Rakhmat Riyadi; Andhin Dyas Fitriani
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih terbatasnya kajian yang fokus pada hubungan self-efficacy dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di sekolah dasar, padahal kajian ini memiliki dampak signifikan terhadap proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa fase C sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis korelasi dengan desain ex-post facto. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas V di salah satu sekolah di kabupaten Garut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa fase C sekolah dasar yang didukung dengan hasil uji korelasi yang memperoleh nilai sig. < 0,05 pada koefisien korelasi sebesar 0,674 menunjukan bahwa hubungan tersebut berada pada kategori kuat. Selain itu, diperoleh nilai t hitung (4,995) > t tabel (2,042) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima dengan uji koefisien determinasi sebesar 43.6%.
EKSPLORASI PRAKTIK REFLEKTIF GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Prisilia, Sindi Regina; Arie Rakhmat Riyadi, Neni Maulidah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27969

Abstract

This study aims to explore reflective practices carried out by elementary school teachers in an effort to improve the quality of learning. This study uses a qualitative approach with a phenomenological method. The subjects of the study were grade III and IV teachers at SD Negeri 128 Haurpancuh who had routinely implemented reflective practices. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews and classroom observations. The results of the study showed that teachers reflected individually and collaboratively, both through teaching journals and discussions with colleagues. Reflective practices have an impact on improving learning planning, more adaptive classroom management, and increasing student engagement. Reflection also helps teachers understand students' learning needs and improve professional competence sustainably.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PECAHAN KELAS II SEKOLAH DASAR Halimah, Nina Nur; Riyadi, Arie Rakhmat
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.200-208

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan. Peneliti menemukan salah satu alternatif pemecahan masalah melalui penerapan model Problem Based Learning pada pembelajaran yang diasumsikan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Perencanaan pembelajaran dengan menerapkan model Problem Based Learning; 2) Pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model Problem Based Learning; 3) Peningkatan hasil belajar model Problem Based Learning. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan MC Taggart sebanyak 3 siklus digunakan untuk mendapatkan data penelitian di SD yang berada di Kecamatan Coblong Kota Bandung. Aktivitas peserta didik meningkat disetiap siklusnya yaitu peserta didik lebih memahami tahap menyelesaikan operasi hitung pecahan dan lebih percaya diri dalam mengkomunikasikan hasil diskusi. Hasil belajar siswa pada siklus I mencapai nilai rata-rata kelas 80,21. Siklus II mencapai nilai rata-rata kelas 88,95. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem based learning pada materi operasi hitung pecahan dapat meningkatkan hasil belajar siswa .
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Tutiareni, Teni; Riyadi, Arie Rakhmat; Nugrahaeni, Renny
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.209-218

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi model pembelajaran Project Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar pada materi bangun ruang. Metode penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam proses berdaur/ siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 031 Pelesiran yang terdiri dari 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Penggunaan model pembelajaran PjBL (Project Based Learning) dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini ditunjukkan dalam nilai rata-rata pada siklus 1 adalah 74,6% dan pada siklus 2 adalah 80%. Maka dari data di atas dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan dari siklus satu ke siklus berikutnya, artinya pembelajaran dengan menggunakan model PjBL yang sudah dilakukan meningkat dalam kategori sangat tinggi.
ANALYSIS OF THE ROLE OF SCHOOL ENVIRONMENT IN ENHANCING SELF-CONFIDENCE OF 4TH-GRADE STUDENTS AT SDIT AT-TAQWA Muslimah, Revi; Riyadi, Arie Rakhmat; Giwangsa, Sendi Fauzi
JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 11, No 2 (2025): JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar)
Publisher : Department of Primary education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpsd.v11i2.35311

Abstract

This research examines the impact of the school environment on the self-confidence of 4th-grade students at SDIT At-Taqwa. Using a qualitative case study approach, it explores social dynamics within elementary education. Data were collected through participatory observation and in-depth interviews with the principal, homeroom teachers, subject teachers, and students. Documentation reviewed included activity photographs, school records, and program archives. Data analysis followed Miles and Huberman’s interactive model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. Results indicate that the school’s social environment substantially enhances self-confidence, with 82% of students exhibiting improvement. Contributing factors include positive teacher feedback, practical homeroom guidance, strong peer relationships, and structured programs such as Ta’lim that foster public-speaking skills. Supportive physical spaces, interactive classrooms, and participatory curricula further contribute to this development. Students engaged in extracurricular activities and competitions show marked growth. The findings suggest that a supportive and well-structured school environment fosters self-confidence and offers practical guidance for collaborative character-building initiatives. Future research should explore the influence of the school environment on additional character traits, including leadership, responsibility, empathy, and communication skills.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAYTERHADAP PEMAHAMAN NILAI-NILAI PANCASILA PADA PESERTADIDIK FASE C SEKOLAH DASAR Rahayu, Tiara Tri; Riyadi, Arie Rakhmat; Murron, Faisal Sadam
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 8 No. 2: OKTOBER (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/xg3pgc54

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik fase C terhadap nilai-nilai Pancasila yang hanya bersifat hafalan dan belum terinternalisasi dalam perilaku sehari-hari. Model pembelajaran kooperatif two stay two stray dipandang efektif karena dapat menciptakan suasana belajar yang interaktif, kolaboratif, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran awal pemahaman peserta didik, peningkatan pemahaman setelah penerapan model two stay two stray, serta pengaruh signifikan model tersebut terhadap pemahaman nilai-nilai Pancasila. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experiment tipe Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas 40 peserta didik kelas V di salah satu sekolah dasar di Kota Bandung, yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda dan uraian dengan indikator yang disesuaikan dengan capaian pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemahaman awal peserta didik pada kedua kelas berada pada kategori rendah; (2) terdapat peningkatan signifikan pada pemahaman nilai-nilai Pancasila di kelas eksperimen setelah diterapkannya model two stay two stray; dan (3) model pembelajaran two stay two stray memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pemahaman peserta didik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Temuan ini memberikan saran bagi guru untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif two stay two stray dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila guna menumbuhkan pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif.                                                                                                                       Kata Kunci: Model Two Stay Two Stray, Pemahaman, Nilai-Nilai Pancasila, Pendidikan Pancasila, Sekolah Dasar.
Desain Didaktis Perkalian Bilangan Cacah dalam Pembelajaran Berbasis Permainan di Sekolah Dasar Latifah, Alief Ya Nur; Riyadi, Arie Rakhmat; Maulida, Neni
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v7i3.2801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hambatan belajar yang dialami oleh peserta didik kelas dua Sekolah Dasar dalam materi perkalian bilangan cacah, mengembangkan desain didaktis yang dapat meminimalisir hambatan tersebut, serta mendeskripsikan implementasi desain dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan design research dengan model Didactical Design Research (DDR). Data dikumpulkan melalui wawancara untuk mengetahui proses pembelajaran perkalian di kelas 2 SD dan mengidentifikasi kendala yang dialami peserta didik, observasi dilakukan untuk melihat proses implementasi dari desain didaktis, studi dokumentasi dilakukan melalui analisis respons peserta didik terhadap soal perkalian dan angket skala sikap untuk mengetahui hambatan belajar yang dialami peserta didik, desain didaktis. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami empat tipe hambatan belajar, diantaranya (1) Ketidakmampuan menentukan konsep perkalian sesuai dengan langkah hitung yang benar; (2) Ketidakmampuan membedakan arti perkalian dengan hasil perkalian dari bilangan yang sama; (3) Ketidakmampuan melengkapi hasil kali dengan menggunakan daftar perkalian dan tabel perkalian; dan (4) Ketidakmampuan memecahkan soal non-rutin mengenai perkalian melalui high order thinking skilss. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan desain didaktis berupa modul ajar dan LKPD berbasis Game Based Learning (GBL). Implementasi desain menunjukkan peningkatan dalam keterlibatan peserta didik dan pemahaman terhadap konsep perkalian.