Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas dan Kelemahan Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 Pada Mata Pelajaran Geografi di Kelas XII IPS SMA Wisuda Pontianak Norsidi, Norsidi; Suwarno, Agus
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.25728

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keefektifan dan keterbatasan pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 pada pembelajaran geografi kelas XII IPS SMA Wisuda Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan kuesioner sebagai alat mengumpulkan data. Informasi dikumpulkan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena atau variabel tertentu dalam populasi tertentu. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik persentase. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) efektifitas pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 masuk dalam kategori tergolong sangat baik, artinya penggunaan teknologi ini efektif dalam mengelola dan meningkatkan efektivitas pembelajaran, serta mampu menarik minat belajar siswa. Teknologi Articulate Storyline 3 mampu menampilkan konten pembelajaran dengan menarik dan interaktif; 2) berdasarkan hasil penelitian ini kelemahan pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 yaitu guru tidak sepenuhnya menguasai semua fitur layanan dalam pembelajaran berbasis Articulate Storyline 3 ini dikarenakan guru kesulitan untuk menyesuaikan metode pengajaran tradisional dengan elemen-elemen interaktif.
Pengenalan Alat Praktek Geografi Kepada Peserta Didik di Madrasah Aliyah Walisongo Kota Pontianak Mustiah; Sariani, Novita; Norsidi; Suwarno, Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i2.632

Abstract

The importance of introducing geographic practical tools such as GPS, stereoscopes and aerial photographs in schools for various reasons. Practical tools are tools that can be absorbed by the eyes and ears with the aim of helping educators to make the learning process more effective and efficient. The ones that will be used are GPS, stereoscopes and aerial photographs. The problem that occurs is not all schools can visit the laboratory of the geography education study program at Universitas PGRI Pontianak. This is because of time constraints due to the density of academic and non-academic activities and extra supervision in conducting visits outside the school environment. The method of community service with socialization activities for the introduction of practical tools that begin with theory then continue with direct practice using laboratory equipment. Presenting practical tools in real terms will provide variation in the learning process. Socialization activities are carried out in the school environment with time and participant agreements with the parties. Participants in the socialization activity are all students of class X of MA Walisongo, Pontianak City. The results obtained from the introduction of these geographic practical tools are: can increase students' abilities in using tools; provide variation in the learning process; ongoing cooperation between the geography education study program and the school.
Sistem Informasi Pembayaran Gaji Karyawan Menggunakan Rapid Application Development (RAD) Berbasis Website pada CV. Handoyo Prabowo, Yohanes Fernando Anom; Sasongko, Ananto Tri; Romli, Ikhsan; Suwarno, Agus; Mardiyana, Mohamad
Jurnal SIGMA Vol 16 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/sigma.v16i1.6050

Abstract

Gaji merupakan bentuk kompensasi yang diberikan kepada karyawan yang bekerja di suatu perusahaan, dan pengelolaannya memiliki peran penting dalam menjaga semangat kerja karyawan. Di CV. Handoyo, proses penggajian sebelumnya dilakukan menggunakan Microsoft Excel, yang memiliki keterbatasan dalam hal efisiensi dan akurasi. Penelitian ini menganalisis sistem pengolahan data gaji yang ada dan mengusulkan pengembangan aplikasi penggajian menggunakan framework CODEIGNITER dan basis data MySQL. Aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dengan menyederhanakan proses penggajian dan pelaporan. Aplikasi ini diimplementasikan sebagai sistem berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL, sehingga secara signifikan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk perhitungan gaji dan pembuatan laporan, serta meningkatkan efisiensi operasional
Implementasi Sistem Monitoring Berbasis Web untuk Menurunkan Masalah Critical Part Pada Mesin Sand Blasting di PT. XYZ Sukamto, Lapit; Suwarno, Agus; Maulidani, Bagas Caesar; Syahrir, Azhar
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 5 No. 02 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : NOVEMBER 2024
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v5i02.5326

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi sistem monitoring berbasis web untuk mengatasi permasalahan critical part pada mesin sand blasting di PT. XYZ. Sebelum implementasi, perusahaan menghadapi tantangan serius dengan rata-rata 8-10 kejadian kerusakan per bulan yang mengakibatkan downtime 4-6 jam per kejadian, penurunan produktivitas hingga 25%, dan peningkatan biaya maintenance yang tidak terduga. Penelitian implementasi ini dilakukan selama periode tiga bulan dengan menerapkan sistem monitoring berbasis web yang mengintegrasikan teknologi IoT, sensor pintar, dan algoritma machine learning. Hasil implementasi menunjukkan penurunan signifikan dalam frekuensi kerusakan menjadi 2-3 kasus per bulan dengan pengurangan waktu downtime menjadi 1-2 jam per kejadian. Sistem ini juga berhasil menurunkan tingkat reject produk sebesar 35%, mengurangi biaya perbaikan emergency hingga 45%, dan meningkatkan Overall Equipment Effectiveness (OEE) sebesar 28%. Pemanfaatan dashboard web terintegrasi dan sistem peringatan dini berbasis machine learning telah mengubah pendekatan maintenance dari reaktif menjadi proaktif, memungkinkan pemantauan real-time terhadap kondisi critical part, dan mengoptimalkan jadwal maintenance preventif. Implementasi sistem monitoring berbasis web ini telah mencapai target pengurangan masalah critical part sebesar 75% dan terbukti menjadi solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi operasional dan reliability mesin sand blasting di PT. XYZ.
Development of Predictive Maintenance Framework Using IoT-Enabled Sensor Networks to Minimize Energy Losses in Manufacturing Plants Agus Suwarno; Wiyanto Wiyanto; Agung Nugroho
Green Engineering: International Journal of Engineering and Applied Science Vol. 1 No. 4 (2024): October: Green Engineering: International Journal of Engineering and Applied Sc
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greenengineering.v1i4.252

Abstract

Energy efficiency has become a critical focus in manufacturing plants due to rising operational costs and increasing environmental concerns. The growing importance of energy management is driven by the need to reduce energy consumption, lower emissions, and enhance overall operational efficiency. Traditional maintenance practices, such as reactive and preventive maintenance, often lead to unnecessary downtime, high repair costs, and inefficient energy usage. In contrast, predictive maintenance (PdM), supported by Internet of Things (IoT)-enabled sensor networks, offers a proactive approach to minimizing energy waste by predicting equipment failures before they occur. This study develops a predictive maintenance framework using IoT-based sensor networks to optimize energy usage and reduce energy losses in manufacturing plants. The research begins with an overview of IoT sensor network architectures and their applications in industrial automation, including sensors such as temperature, vibration, and pressure sensors. It explores predictive analytics techniques, such as machine learning and artificial intelligence, used for failure prediction, which are key to enhancing energy efficiency. The study emphasizes how predictive maintenance contributes to industrial sustainability by reducing carbon footprints and optimizing energy consumption. The research methodology involves the installation of IoT sensors in critical machinery, real-time data analysis using machine learning algorithms for failure prediction, and energy consumption measurement before and after implementing IoT-based interventions. The results show significant improvements in energy consumption efficiency and operational productivity. Predictive maintenance led to reduced unplanned downtime, increased equipment reliability, and a more sustainable manufacturing process. However, challenges such as sensor integration, initial setup costs, and data security concerns were identified. The study concludes with recommendations for integrating IoT-based predictive maintenance systems into manufacturing plants to further optimize energy usage and promote sustainability.
Edukasi dan Penerapan Deep Learning Sebagai Strategi Modernisasi Pendidikan di Yayasan Imam Asy-Syafi’i Al Islamy Bekasi Suwarno, Agus; Fauziah, Sifa; Edora, Edora; Wiyanto, Wiyanto
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : VINICHO MEDIA PUBLISINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61946/vidheas.v3i2.155

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan memaksa lembaga pendidikan untuk beradaptasi melalui inovasi dalam pembelajaran berbasis teknologi. Deep Learning, yang merupakan bagian dari Kecerdasan Buatan, memiliki potensi besar dalam mendukung pembelajaran yang adaptif, personalisasi materi ajar, serta peningkatan efektivitas evaluasi pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan pendidik dalam menerapkan konsep Deep Learning sebagai strategi modernisasi pendidikan di Yayasan Imam Asy-Syafi’i Al Islamy Bekasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan program, edukasi dan pelatihan, pendampingan implementasi, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan pendidik, yang ditandai dengan penurunan kategori pemahaman kurang dan peningkatan kategori pemahaman baik setelah kegiatan dilaksanakan. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran pendidik akan pentingnya modernisasi pendidikan berbasis teknologi tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, edukasi dan penerapan Deep Learning melalui program PKM terbukti efektif sebagai langkah awal dalam mendukung transformasi dan peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan pendidikan Islam
Analisis Keandalan dan Strategi Pemeliharaan Mesin Press Menggunakan Pendekatan OEE dan RCM di PT. XYZ Satrio, Fabyan Hijri; Suwarno, Agus; Syahliantina, Annisa
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 9 No. 2 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v9i2.56395

Abstract

This study was motivated by recurring failures of the EP-28 press machine that potentially reduced system reliability and operational effectiveness despite a relatively high OEE value. The objective was to analyze machine reliability and effectiveness and to develop a maintenance strategy based on Reliability Centered Maintenance (RCM). This quantitative study used downtime data from April to September 2025 as the research sample. Reliability parameters, including MTBF, MTTR, availability, and OEE, were calculated, and FMEA was applied to identify critical components and root causes of failure. The results indicate an MTBF of 5,169.44 minutes, MTTR of 207.22 minutes, availability of 96.15%, and OEE of 87.94%. The most critical components were the motor drive and cylinder. The proposed strategy emphasizes condition-based maintenance and adjustment of time-based maintenance intervals to improve failure risk control and sustain machine performance.
Sampan Bidar di Kabupaten Sambas : Profil Teknologi Tradisional, Nilai Budaya, dan Upaya Pelestarian Warisan Tradisional Boisandi Boisandi; Superman Superman; Agus Suwarno; Danar Santoso; Diah Sri Mulyati; Derangga Aray Abimayu
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara (April - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpkn.v4i2.3391

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah: 1) Mendokumentasikan pengetahuan dan teknologi tradisional secara komprehensif dan ilmiah. 2) Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai budaya dalam Sampan Bidar. Penelitian dilakukan dikabupaten sambas, kalimantan barat pada desember 2025 hingga april 2026. Metodologi yang digunakan dalam dokumentasi sampan bidar Melayu Sambas dilakukan secara sistematis dan partisipatif. Langkah-langkahnya penelitian yaitu : Penentuan Fokus dan Objek Sampan bidar, pengumpulan data lapangan, dan analisis data. Hasil yang dipeoleh yaitu : 1) Pada tahapan identifikasi pengetahuan sampan bidar tradisional yang masih eksis maupun mulai punah diperoleh beberapa informasi tentang, pengrajina muda dan pengrajin tua atau sesepuh sampan bidar dikabupaten sambas yaitu di daerah tumok mangis dan sendoyan kabupaten sambas, Kalimantan barat. 2) Secara historis perkembangan sampan bidar dimulai dari jaman kerajaan di kabupaten sambas, awalnya bernama perahu penjajap/penjajap. Sampan bidar memiliki karakteristik dengan gerakan yang lincah dalam bermanuver sehingga efektif digunakan untuk pergerakan cepat. 3) Secara umum pembuatan sampan bidar pada saat ini tidak dilakukan secara turun temurun melainkan bakat pengrajin dengan cara melihat dan pengembangan diri secara otodidak. 4) Perkembangan saat ini sampan bidar masih tetap terjaga kelestariannya. Perlombaan sampan bidar tidak hanya upacara tahunan, namun juga hampir dilaksanakan setiap bulan di kabupaten sambas, Kalimantan barat.
Penguatan Kesadaran Spasial dan Literasi Pesisir: Siswa SMAN 1 Siantan Belajar Dinamika Abrasi dan Akresi Pantai Mempawah Novita Sariani; Mustofa; Wiwik Cahyaningrum; Suherdiyanto; Norsidi; Ivan Veriansyah; Agus Suwarno; Ihsan Nurhakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i2.882

Abstract

Coastal areas are dynamic environments that are highly susceptible to changes caused by geomorphological processes, particularly coastal abrasion and accretion. Limited coastal literacy and students' spatial awareness of coastal dynamics often constrain understanding of shoreline changes and the importance of sustainable coastal environmental management. This condition served as the basis for implementing a Community Service Program (PKM) aimed at strengthening coastal literacy and enhancing students' spatial awareness through field-based geography learning on the dynamics of coastal abrasion and accretion at Mempawah Beach. The learning activities employed interactive lectures, group discussions, field observations, identification of abrasion and accretion landforms, shoreline change observations, and the completion of student worksheets (LKPD). The program was evaluated descriptively through field observations, group discussions, and an analysis of students' worksheet responses without employing pre-test or post-test assessments. The results indicate that the participants were able to recognize the characteristics of coastal abrasion and accretion based on geomorphological features observed in the field, identify factors influencing shoreline changes, and explain the relationship between natural processes and human activities in shaping coastal dynamics. Furthermore, the field-based learning activities provided meaningful contextual learning experiences that promoted the development of coastal literacy, spatial thinking skills, and environmental awareness regarding coastal conservation and mitigation efforts. Therefore, field-based geography learning can be considered an effective approach to strengthening students' coastal literacy and spatial awareness through direct interaction with real-world coastal environments, thereby fostering long-term environmental stewardship and sustainable coastal conservation attitudes.
Geography Interactive Learning Media Based on the Articulate Storyline 3 Application to Improve Learning Outcomes in Senior High School Norsidi Norsidi; Agus Suwarno; Afzal Sayed Munna
JAMBURA GEO EDUCATION JOURNAL Volume 5, Issue 1 (2024): Jambura Geo Education Journal (JGEJ)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jgej.v5i1.23164

Abstract

The use of interactive learning media is increasingly demanded in Geography learning. However, the availability of interactive geography learning media that meets eligibility standards is still limited. This research aims to produce interactive Articulate Storyline 3 media that meets feasibility standards and is validated. Media development refers to the Borg and Gall model. The data collection techniques used were observation, interviews, indirect communication and documentary studies. The data collection tools used were observation guides, interview guides, validation sheets, and documentation. Product trials were carried out in class X of SMA Negeri 2 Simpang Hilir. The data analysis techniques in this research are needs analysis techniques, qualitative and quantitative. The results of the research show that, namely, 1) producing interactive learning media based on Articulate Storyline 3 is suitable for use in the learning process in geography subjects regarding geosphere phenomena; 2) Interactive learning media based on Articulate Storyline 3 is included in the criteria of being very valid and very suitable for use in the learning process which is observed through evaluation by media experts and material experts as well as product trials and usage trials; 3) there are differences in learning outcomes for class XA students at SMA Negeri 2 Simpang Hilir before and after being given interactive learning media based on Articulate Storyline 3, so it is very effective in improving student learning outcomes