p-Index From 2021 - 2026
9.469
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sains dan Teknologi AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JOIV : International Journal on Informatics Visualization ZERO : Jurnal Sains, Matematika dan Terapan BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Zero : Jurnal Sains, Matematika, dan Terapan JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Journal on Education MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika SAP (Susunan Artikel Pendidikan) JCRS (Journal of Community Research and Service) AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Eduscience (JES) Indonesian Journal of Education and Mathematical Science G-Tech : Jurnal Teknologi Terapan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Didactic Mathematics Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Indo-MathEdu Intellectuals Journal Journal of Mathematics and Scientific Computing With Applications Journal of Information Systems and Technology Research Jurnal MathEducation Nusantara Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Majalah Ilmiah METHODA Jurnal Penelitian Pendidikan MIPA Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Pendidikan Matematika Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

SEIRS MATHEMATICAL MODEL FOR ANALYZING THE SPREAD AND PERSISTENCE OF GADGET ADDICTION IN ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN Panjaitan, Dedy Juliandri; Siregar, Annisa Fadhillah Putri; Sapta, Andy; Aprilia, Rima
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 20 No 1 (2026): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/barekengvol20iss1pp0585-0602

Abstract

Gadget addiction among elementary school-aged children has become a serious concern, especially with the increasing screen time that potentially disrupts learning focus, social interaction, and emotional development. Despite various efforts to control gadget usage, many schools and parents struggle to monitor and predict addiction trends effectively. This gap highlights the need for a structured approach to analyze and predict the spread of gadget addiction. Therefore, this study aims to model the dynamics of gadget addiction using the SEIRS (Susceptible-Exposed-Infected-Recovered-Susceptible) mathematical model. Data were collected through questionnaires to categorize individuals into susceptible (S), exposed (E), addicted (I), and recovered (R) groups. The model was numerically solved using the 5th-order Runge-Kutta method in MATLAB. Simulation results show a decrease in the susceptible group over time, an initial increase and eventual decline in exposed and addicted individuals, and a steady increase in the recovered group, with possible relapse into susceptibility. The analysis reveals that gadget addiction is likely to persist when the basic reproduction number exceeds a critical threshold, signifying the potential for long-term behavioral entrenchment. Sensitivity analysis indicates that the dynamics of gadget addiction are strongly influenced by the rate of peer interaction and the speed at which exposure leads to addiction, whereas higher recovery rates play a significant role in reducing its prevalence. The numerical analysis contributes by offering a reliable and accurate method for simulating real-world addiction patterns. This model provides a quantitative basis for designing more effective intervention strategies. However, this study is limited by the absence of real-time observational data and relies on parameter estimation from survey-based responses.
The Impact of Polyya's Problem-Solving Technique on Mathematical Problem-Solving Ability Elvi Syahara Lubis; Dedy Juliandri Panjaitan
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v9i2.8956

Abstract

This development research generally aims to develop valid, practical and effective problem-based learning devices, specifically the objectives are to: 1) Produce valid, practical and effective problem-based learning device development products in improving students' mathematical problem-solving abilities and independence. 2) Analyze the improvement of students' mathematical problem-solving abilities in the application of problem-based learning devices. 3) Analyze the level of student learning independence in the application of learning devices. The researcher gave pretest questions to students to see the students' initial abilities before being given the developed learning devices. Data obtained from the pretest and posttest results were analyzed to determine how much increase in students' independent learning abilities occurred. The assessment instrument trial was conducted at the beginning (pretest) and at the end (posttest) of the meeting. This learning device was developed using a development model referring to Plomp's theory, which consists of five phases, namely the initial investigation research phase, design phase, design, assessment phase and implementation phase (trial). LKPD is another device developed with a problem-based learning model for the problem-solving abilities and independent learning abilities of participants. This can be said to be effective, valid and practical.
Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Melalui Realistic Mathematics Education (RME) Di Sumatera Utara Anggi Sapana Br Tarigan; Dedy Juliandri Panjaitan; Cut Latifah Zahari
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.6313

Abstract

Pelaksanaan ini bertujuan untuk menjelaskan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills /HOTS) siswa melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dalam pembelajaran matematika di Sumatera Utara. Latar belakang Pelaksanaan ini didasarkan pada tuntutan pendidikan abad ke-21 yang menekankan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan reflektif, serta masih rendahnya penguasaan HOTS siswa dalam pembelajaran matematika. Metode Pelaksanaan yang digunakan adalah studi literatur observasi terhadap 26 permasalahan nasional dan internasional yang terbit pada periode 2015–2024. Analisis difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu efektivitas RME dalam meningkatkan HOTS, bentuk dan indikator HOTS yang berkembang melalui penerapan RME, serta kondisi empiris implementasi RME di sekolah-sekolah Sumatera Utara. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan RME efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, khususnya kemampuan analisis sebesar 27–35%, kemampuan evaluasi sebesar 19–28%, serta kemampuan kreativitas dan pemecahan masalah matematis sebesar 21–33%. Peningkatan tersebut didukung oleh karakteristik RME yang menekankan penggunaan konteks nyata, proses matematisasi horizontal dan vertikal, serta diskusi reflektif yang melibatkan siswa secara aktif. Studi empiris di wilayah Medan, Binjai, dan Deli Serdang menunjukkan bahwa penerapan RME berdampak positif terhadap kemampuan pemecahan masalah dan penalaran matematis siswa, meskipun implementasinya masih terbatas. Kendala utama meliputi rendahnya pemahaman guru terhadap konsep RME, keterbatasan bahan ajar kontekstual berbasis budaya lokal, serta kurangnya pelatihan berkelanjutan. Secara keseluruhan, RME berpotensi menjadi pendekatan efektif dalam mengembangkan HOTS siswa apabila didukung oleh penguatan kompetensi guru dan integrasi penilaian HOTS dalam pembelajaran matematika.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PENDEKATAN RME DI WILAYAH PESISIR PANTAI Sri Wardaniyah; Dedy Juliandri Panjaitan; Cut Latifah Zahari
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.6314

Abstract

Pembelajaran matematika pada materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) sering dianggap abstrak oleh siswa, terutama di wilayah pesisir yang kesehariannya dekat dengan aktivitas konkret seperti jual beli ikan, pembagian hasil tangkapan, dan penggunaan modal nelayan. Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dipandang mampu menghubungkan konsep aljabar dengan pengalaman nyata siswa sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan minat belajar mereka. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran PLSV berbasis konteks pesisir menggunakan pendekatan RME. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek tiga guru matematika dari SMPN 1 dan SMPN 2 Talawi yang telah menerapkan pembelajaran kontekstual berbasis RME. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis dengan model Miles dan Huberman, mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai perancang konteks autentik, fasilitator proses matematisasi, dan motivator pembelajaran. Penggunaan konteks pesisir seperti jual beli ikan, berat tangkapan, dan pembagian hasil laut terbukti membantu siswa memahami variabel dan persamaan dengan lebih konkret, meningkatkan aktivitas bertanya, serta memperkuat minat belajar. Siswa juga lebih mampu menuliskan model matematis karena memahami hubungan antara cerita dan simbol matematis. Meskipun guru menghadapi tantangan seperti keterbatasan media dan waktu, penerapan RME dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan konteks lokal dalam desain pembelajaran matematika, khususnya di wilayah pesisir, serta perlunya pelatihan bagi guru untuk memperluas variasi konteks dan media pembelajaran berbasis RME.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATEMATHICS EDUCATION DI SUMATERA UTARA Anurni Lestari Daeli; Dedy Juliandri Panjaitan; Cut Latifah Zahari
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.6315

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika. Namun, berbagai temuan di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih tergolong rendah, khususnya dalam memahami masalah kontekstual dan merancang strategi penyelesaian. Pelaksanaan Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) di Sumatera Utara. Pelaksanaan Kegiatan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi analisis, melibatkan siswa sekolah menengah sebagai subjek Pelaksanaan Kegiatan. Teknik pengumpulan data meliputi tes pemecahan masalah matematis, observasi proses pembelajaran, dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Pelaksanaan Kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pendekatan RME mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami masalah, merancang strategi penyelesaian, melaksanakan perhitungan, serta melakukan refleksi terhadap solusi yang diperoleh. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan aktif dalam pembelajaran dan mampu mengaitkan konsep matematika dengan situasi nyata. Dengan demikian, pendekatan RME efektif digunakan untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna.
KEMAMPUAN MENGKONSTRUKSI BUKTI MATEMATIS MELALUI REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION DI SUMATERA UTARA Mariadi; Dedy Juliandri Panjaitan; Cut Latifah Zahari
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.6316

Abstract

Kemampuan mengonstruksi bukti matematis merupakan salah satu kompetensi berpikir tingkat tinggi yang penting dalam pembelajaran matematika, namun masih menjadi kesulitan bagi banyak siswa. Kesulitan tersebut ditandai dengan lemahnya kemampuan siswa dalam menyusun argumen logis, menghubungkan definisi, teorema, dan fakta matematika secara sistematis. Pelaksanaan Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam mengonstruksi bukti matematis melalui penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) di Sumatera Utara. Pelaksanaan Kegiatan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa tingkat menengah yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan konstruksi bukti matematis, observasi proses pembelajaran, dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Pelaksanaan Kegiatan menunjukkan bahwa penerapan RME mampu membantu siswa dalam memahami konsep matematika secara kontekstual, mengembangkan penalaran logis, serta meningkatkan kemampuan menyusun bukti matematis secara bertahap dan terstruktur. Siswa lebih mampu mengaitkan permasalahan kontekstual dengan konsep formal, menyusun argumen berdasarkan alasan yang jelas, serta menarik kesimpulan secara logis. Dengan demikian, pendekatan RME memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan kemampuan mengonstruksi bukti matematis siswa. Pelaksanaan Kegiatan ini merekomendasikan penggunaan RME sebagai alternatif pendekatan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, khususnya dalam pengembangan kemampuan pembuktian matematis.
KEMAMPUAN MATEMATIS VISUAL SISWA MELALUI REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION DI SUMATERA UTARA Santi Oktafenti; Dedy Juliandri Panjaitan; Cut Latifah Zahari
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.6317

Abstract

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan visual matematis siswa sekolah dasar pada materi pecahan serta mengkaji efektivitas pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan kemampuan representasi visual siswa. Kajian dilakukan melalui telaah literatur terhadap berbagai sumber nasional dan regional yang relevan, termasuk kajian yang dilaksanakan di wilayah Sumatra Utara. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan visual matematis siswa masih berada pada kategori rendah hingga sedang. Kondisi ini ditandai dengan kesulitan menggambar pecahan secara proporsional, ketidaksesuaian antara simbol dan representasi visual, kesalahan dalam mengidentifikasi pecahan senilai, serta kecenderungan siswa mengabaikan tahap visualisasi dalam penyelesaian soal kontekstual. Berbagai miskonsepsi juga ditemukan, seperti anggapan bahwa penyebut yang lebih besar menunjukkan nilai pecahan yang lebih besar serta penggunaan prosedur algoritmik tanpa dasar visual. Hal ini menunjukkan lemahnya pemahaman konseptual siswa yang dipengaruhi oleh pembelajaran konvensional yang minim penggunaan media konkret. Kajian ini juga menunjukkan bahwa pendekatan RME memberikan dampak positif terhadap pengembangan kemampuan representasi visual siswa melalui penggunaan konteks nyata, manipulasi benda konkret, serta model visual bertahap sebelum beralih ke simbol formal. Pelaksanaan kegiatan di Sumatra Utara memperkuat efektivitas RME, terutama ketika konteks budaya lokal diintegrasikan dalam pembelajaran pecahan. Secara teoretis, keberhasilan RME dijelaskan melalui proses matematisasi horizontal dan vertikal yang membantu siswa menghubungkan pengalaman konkret dengan konsep abstrak. Namun, pengukuran kemampuan visual secara spesifik masih terbatas sehingga pengembangan instrumen dan asesmen lanjutan diperlukan.
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS MELALUI RME PADA MATERI PENGUKURAN PANJANG, BERAT DAN WAKTU DI SUMATERA UTARA Jamilah Rambe; Dedy Juliandri Panjaitan; Cut Latifah Zahari
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.6318

Abstract

Kemampuan literasi matematis merupakan kompetensi esensial yang memungkinkan siswa memahami, menggunakan, dan menginterpretasikan matematika dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. Namun, kemampuan literasi matematis siswa pada materi pengukuran panjang, berat, dan waktu di Sumatera Utara masih tergolong rendah, terutama dalam mengaitkan konsep matematika dengan situasi kontekstual. Pelaksanaan Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematis siswa melalui penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) pada materi pengukuran. Pelaksanaan Kegiatan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Subjek Pelaksanaan Kegiatan adalah siswa sekolah dasar di Sumatera Utara yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen Pelaksanaan Kegiatan berupa tes kemampuan literasi matematis yang mencakup indikator merumuskan masalah kontekstual, menggunakan konsep dan prosedur matematika, serta menafsirkan dan mengevaluasi hasil penyelesaian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil Pelaksanaan Kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pendekatan RME mampu meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa secara signifikan, khususnya dalam memahami masalah kontekstual, merepresentasikan situasi nyata ke dalam model matematika, serta menarik kesimpulan secara logis. Dengan demikian, pendekatan RME efektif digunakan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa pada materi pengukuran panjang, berat, dan waktu.
KEMAMPUAN PENALARAN SISWA PROPORSIONAL MELALUI RME TOPIK PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL Sezi Oktavia Simarmata; Dedy Juliandri Panjaitan; Cut Latifah Zahari
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.6319

Abstract

Kemampuan penalaran proporsional merupakan salah satu kemampuan berpikir matematis yang esensial dalam memahami konsep aljabar, khususnya pada topik persamaan linear satu variabel. Namun, hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih belum berkembang secara optimal karena pembelajaran cenderung berorientasi prosedural dan kurang mengaitkan konsep matematika dengan konteks nyata. Pelaksanaan Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran proporsional siswa melalui penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) pada materi persamaan linear satu variabel. Pelaksanaan Kegiatan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Subjek Pelaksanaan Kegiatan terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok pembelajaran berbasis RME dan kelompok konvensional. Instrumen Pelaksanaan Kegiatan berupa tes kemampuan penalaran proporsional yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil Pelaksanaan Kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan penalaran proporsional siswa pada kelompok RME lebih tinggi dibandingkan kelompok konvensional. Selain itu, peningkatan kemampuan penalaran proporsional siswa pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang hingga tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan RME efektif dalam mengembangkan kemampuan penalaran proporsional siswa pada topik persamaan linear satu variabel. Oleh karena itu, pendekatan RME direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang kontekstual dan bermakna dalam pembelajaran matematika
DEVELOPMENT OF MATHEMATICS LEARNING USING BATAK CULTURE- BASED MEDIA IN INDONESIA Panjaitan, Dedy Juliandri; Firmansyah, Firmansyah; Sapta, Andy; Aprilia, Rima; Siregar, Annisa Fadhillah Putri
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 9 No. 3 (2025): Volume 9, Nomor 3, September 2025
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v9i3.43196

Abstract

This study aims to develop Batak culture-based domino card learning media to enhance students’ interest and academic achievement in three challenging mathematics topics: trigonometry, integer operations, and logarithms. The research explores how local cultural values, specifically the Batak kinship philosophy Dalihan Na Tolu, can be meaningfully integrated into mathematics instruction. Employing a design-based research (DBR) approach, the study was conducted in seven schools across North Sumatra Province, Indonesia. The development process encompassed media design, expert validation, classroom implementation, and iterative refinement. Instruments utilized included teacher interviews, classroom observations, student questionnaires, and achievement tests. The findings indicate that integrating Dalihan Na Tolu values into game- based learning media provides culturally resonant analogies that enhance students’ understanding of abstract mathematical concepts. In trigonometry, visual and cultural representations helped students distinguish among triangle elements and apply ratio concepts in problem-solving. In the context of integer operations, the domino gameplay facilitated students’ comprehension of signed numbers through contextual scenarios such as altitude and temperature changes. For logarithms, visual simulations and matching exercises supported students in grasping the inverse relationship between exponents and logarithmic expressions. The application of culturally contextualized game-based media not only improved students’ comprehension across all three mathematical topics but also significantly increased their engagement and interest in learning. These findings suggest that incorporating local cultural values into instructional tools can offer an innovative and effective model for advancing mathematics education, particularly in culturally diverse contexts.
Co-Authors Adinda Kinanti Alistraja Dison Silalahi Anggi Sapana Br Tarigan Anjeli, Sarifah Anjelia Tarigan Anurni Lestari Daeli Aprilia, Rima Atika Erlina Nasution Azmi Arief Sinaga Batu, Siti Sadar Sulastri Lumban Batubara, Nuriman Astuti Br Damanik, Mahyuni Br Tarigan, Dinda Renita Carissa Ghaniya Azzahra Carissa Ghaniya Azzahra Dahlia Dahlia Dahlia Dahlia Darmiati Darmiati Desi Syahfitri Dewi Fitria Dewi Nur Hasanah Elsadday Br Manalu Elvi Syahara Lubis Evi Julyana Nasution Fahri, Muhammad Iqbal Fayed, Heba A. Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Francisca, Onatri Gultom, Anastasya L. Hari Munandar Haryati Ahda Nasution Hasanah Hasanah Hasibuan, Nurleli Hema Pebria Rollingka Hidayat Hidayat Hilza Karyawati Indriani Husna, Wilia Indah Widya Hanzani Ismail Husein, Ismail Jamilah Rambe Kartolo, Rahmad Kristina Intan Parulian Panjaitan Kusyani, Diah Liza, Tasya Dwi Lubis, Lailan Syafira Putri Madyunus Salayan Madyunus Salayan, Madyunus Mariadi Marisa, - Mega Putri yani Muhammad Iqbal Fahri Muhammad Ridwan Muhammad Ridwan Naibaho, Mesni Harianty Nasution, Amanda Syahri Neni Triana, Neni Nisa Khairani Nurdalilah Nurdalilah Nurdalilah Nurdalilah Nurdiono Nurdiono Nurhafni Siregar Nurhalizah, Siti Nurlela Nurlela Nurmairina Pesta Rut Cahaya Sitanggang Putri, Annisa Fadhillah Rakhmawati , Fibri Rakhmawati, Fibri Ramadhani Ramadhani Rangkuti, Sakdiah Aini Rennika Irfenti Seprina Simorangkir Resti Yolanda Rima Aprilia Rima Aprilia Rina Filia Sari Rina Filia Sari, Rina Filia Rina Widyasari Rina Widyasari Risnawati, Erna Rita Destini Rizki Rahmadani Rizki Rahmadani Siregar Sagala, Pehulysa Saiful Bahri Saiful Bahri Santi Oktafenti Sapta, Andy Saragih, Agung Evansiyus Saragih, Jenri Hamonangan Sari, Della Arsita Sari, Dwi Novita Sekar Ayu Irawan Sezi Oktavia Simarmata Silalahi, Alistraja Dison Simbolon, Nurarfah H Sipahutar, Tuti Sumyati Siregar, Aisyah Siregar, Annisa Fadhillah Putri Siti Aisyah Sri Ulfa Rahayu Sri Wardaniyah Sudirman Sudirman Sukmana, Eko Akbar Syahara Lubis, Elvi Syahfitri, Ellysa Syahfitri, Lely Tarigan, Anjelia Taripar R Sihaloho Uliya Khoirun Nisa Waruwu, Nove Susanti Yessy Novalia Yovita Ningtias Yuki Indayanti Yuniar, Nana Yusnita, Nora Zahari, Cut Latifah Zebua, Mesra Belinda