p-Index From 2021 - 2026
5.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia BAHAS Jurnal Teknologi Pendidikan KEMBARA JCRS (Journal of Community Research and Service) Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Randwick International of Education and Linguistics Inovasi Kurikulum Kode : Jurnal Bahasa Journal of Social Research JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Jurnal Masyarakat Indonesia Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Jurnal Sastra Indonesia JS (Jurnal Sekolah) JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya Jurnal Ilmiah Nusantara Jurnal Pendidikan Indonesia Argopuro : Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Soko Guru: Jurnal Ilmu Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) MELALUI DESIGN PEMBELAJARAN SASTRA BERBASIS HOTS LITERACY Nasution, Rizki Fadila; Ritonga, Mara Untung
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60280

Abstract

praktis pembelajaran sastra dan adanya kesalahpahaman guru mengenai konsep HOTS. Pengembangan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS) merupakan program yang dikembangkan sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan peningkatan kualitas lulusan. Program ini dikembangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan pada tahun 2018 yang telah terintegrasi dengan Penguatan Pendidikan Karakter yang menekankan konsep pendidikan abad ke-21 (21st century skills) yaitu, pendekatan saintifik (scientific approach), dan penilaian autentik (authentic assesment). Untuk itu, pembelajaran harus merujuk pada empat karakter belajar abad 21, yaitu berpikir kriris dan pemecahan masalah, kreatif dan inovasi, kolaborasi, dan komunikasi atau yang dikenal dengan 4C (critical thinking dan problem solving, creative and innovation, collaboration, and communication). Penelitian ini merancang pembelajaran sastra berbasis hots literasi dengan penerapan model Reading to Learn (R2L) dan pendekatan scientific, project base learning dan problem base learning. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Swasta PAB 2 Helvetia  dan meningkat daya literasi dan daya berpikiri aras tinggi. Kata Kunci: pembelajaran sastra, HOTS Literacy, model R2L.8 Abstract: This study is motivated by the lack of integration of HOTS alphabetization dimension in literature learning practice and the lack of good understanding of HOTS concept by students. The development of higher order thinking competency (HOTS)-oriented learning is a program developed with the aim of improving the quality of learning and the quality of diplomas. The program was developed by the Ministry of Education and Culture and, in 2018, it has been integrated into the "Strengthening character education" program which emphasizes on the concept of 21st century education (21st century competencies), to understand the scientific approach and authentic evaluation. Therefore, the internship should refer to the four characters of the 21st century internship, namely to know critical thinking and problem solving, creativity and innovation, collaboration and communication, or 4C (critical thinking and problem solving, creativity and innovation, collaboration and communication). This research covers reading and writing learning based on key points in alphabetization with the application of Reading to Learn (R2L) model and scientific approach, learning through projects, and learning through problems. The results of this study are expected to improve the learning outcomes of sixth grade elementary school students at Helvetia PAB 2 private school and improve reading and writing skills. Keywords: literacy training, HOTS literacy, R2L model.8
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) MELALUI DESIGN PEMBELAJARAN SASTRA BERBASIS HOTS LITERACY Nasution, Rizki Fadila; Ritonga, Mara Untung
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60280

Abstract

praktis pembelajaran sastra dan adanya kesalahpahaman guru mengenai konsep HOTS. Pengembangan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS) merupakan program yang dikembangkan sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan peningkatan kualitas lulusan. Program ini dikembangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan pada tahun 2018 yang telah terintegrasi dengan Penguatan Pendidikan Karakter yang menekankan konsep pendidikan abad ke-21 (21st century skills) yaitu, pendekatan saintifik (scientific approach), dan penilaian autentik (authentic assesment). Untuk itu, pembelajaran harus merujuk pada empat karakter belajar abad 21, yaitu berpikir kriris dan pemecahan masalah, kreatif dan inovasi, kolaborasi, dan komunikasi atau yang dikenal dengan 4C (critical thinking dan problem solving, creative and innovation, collaboration, and communication). Penelitian ini merancang pembelajaran sastra berbasis hots literasi dengan penerapan model Reading to Learn (R2L) dan pendekatan scientific, project base learning dan problem base learning. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Swasta PAB 2 Helvetia  dan meningkat daya literasi dan daya berpikiri aras tinggi. Kata Kunci: pembelajaran sastra, HOTS Literacy, model R2L.8 Abstract: This study is motivated by the lack of integration of HOTS alphabetization dimension in literature learning practice and the lack of good understanding of HOTS concept by students. The development of higher order thinking competency (HOTS)-oriented learning is a program developed with the aim of improving the quality of learning and the quality of diplomas. The program was developed by the Ministry of Education and Culture and, in 2018, it has been integrated into the "Strengthening character education" program which emphasizes on the concept of 21st century education (21st century competencies), to understand the scientific approach and authentic evaluation. Therefore, the internship should refer to the four characters of the 21st century internship, namely to know critical thinking and problem solving, creativity and innovation, collaboration and communication, or 4C (critical thinking and problem solving, creativity and innovation, collaboration and communication). This research covers reading and writing learning based on key points in alphabetization with the application of Reading to Learn (R2L) model and scientific approach, learning through projects, and learning through problems. The results of this study are expected to improve the learning outcomes of sixth grade elementary school students at Helvetia PAB 2 private school and improve reading and writing skills. Keywords: literacy training, HOTS literacy, R2L model.8
PERANCANGAN SISTEM PENILAIAN DIGITAL TERINTEGRASI AKREDITASI JURNAL NASIONAL UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENULIS ILMIAH MAHASISWA STMIK PELITA NUSANTARA Nasution, Rizki Fadila; Hasugian, Penda Sudarto; Ritonga, Mara Untung
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v12i1.67299

Abstract

Kemampuan menulis artikel ilmiah merupakan bagian penting dalam pengembangan kompetensi akademik mahasiswa. Di era digital dan pendidikan berbasis outcome, keterampilan menulis tidak hanya menjadi alat ekspresi ilmiah, tetapi juga menjadi indikator kualitas berpikir kritis dan literasi mahasiswa. Namun, dalam praktiknya, proses pembelajaran dan penilaian terhadap tulisan ilmiah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti subjektivitas dalam penilaian, keterbatasan waktu dosen, dan kurangnya standar yang konsisten. Model penilaian Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) yang digunakan oleh Kemenristek/BRIN untuk menilai kualitas jurnal ilmiah nasional telah terbukti sebagai instrumen evaluasi yang sistematis dan komprehensif. Rubrik ARJUNA mencakup aspek substansi, gaya penulisan, sistematika, penggunaan pustaka, dan kebahasaan—unsur-unsur penting yang juga seharusnya menjadi perhatian dalam pembelajaran menulis ilmiah di tingkat mahasiswa. Sayangnya, rubrik ini belum banyak dimanfaatkan dalam konteks pendidikan vokasi secara digital dan sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem penilaian digital yang terintegrasi dengan rubrik ARJUNA, sehingga dosen dan mahasiswa dapat melakukan evaluasi tulisan ilmiah secara lebih akurat, objektif, efisien, dan berbasis teknologi.
Co-Authors Abdurahman Adisaputera Abdurahman Adisaputra Abdurahman Adisaputra Adi Sutopo Aigadilla Anugrah Ambarsari, Zukhruf Anita Mardiana Barus Anna Juliana Br Tarigan Anzza Fellda Kasvita Auliyana Rahmah Harahap Bangun, Yoga Irwansyah Br Sinuhaji, Veronika Chira Br Tarigan, Seviyana Christ Mulia Solomasi Laoli Christopher Goldwin Millardo Dahlia Pasaribu Debi Servinta Br Perangin angin Desy Novita Berutu Dian Kartika Sari Dinda Rizky Ramadhani Elly Prihasti W Elly Prihasti Wuriyani Fadillah, Arys Ferdi Hutabarat Geovanny Tambun Saribu Haganta, Arjun Devan Hasugian, Penda Sudarto Hidayatul Husna Harahap Icah Juriah Irawan, Citra Jeni Pebrianti Rambe Joharis, M Kesuma, Siti Khovifah Khairil Ansari, Khairil Khalisa Hrp, Azzuhratul Lestari, Asdini Indah Lumban Gaol, Ricky Alan Grey Maharani Ritonga Mariani Saragi, Riris May Syarah Maysaroh Meta Ika Gulo Meta Ika Gulo Mirza, Diya Muhammad Kalkautsar Muhammad Surif Nadia Bismi Hafifah Nafilah, Nida Nainggolan, Fauziah Ahmad Zain Nasution, Rizki Fadila Nurhayani nurhayani Pamungkas Purba, Marlon Pangeran Siagian Pulungan, Fadlin Rabiatul Adawiyah Rahmadany, Savitri Rahmayani, Ulina Rijal Sianturi Rizki Fadila, Rizki Roida Gultom Ruth Zelena Simanjuntak Sadrah Mesak Manik Salsabila Adnin Daulay Siburian, Susen Simbolon, Rumintan G. Siti Putri Ardiyanti Pasaribu Syarifah Syarifah Syifaushudur Harefa Tinambunan, Gio Turnip, Juan Attar Muda Vidiani Sembiring Wisman Hadi Wuryani, Elly Prihasti Yehezkiel Hasiholan Butar-butar Yesi Okta Hutagalung Zukhruf Ambarsari Zulfachrinal Tanjung, Surya Zulkifli Matondang