Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN PENGETAHUAN PERTANIAN MELALUI PROGRAM PENYULUHAN UNTUK PETANI WANITA DI DESA RAWAPANJANG Juan Ardiansyah, Agi; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Budiarto, Tri; Furqoni, Hafith; Wiraguna, Edi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5241-5246

Abstract

Pembangunan pertanian di Indonesia sangat penting untuk ketahanan pangan, terutama di daerah padat penduduk seperti Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), memberikan penyuluhan tentang budidaya tanaman hortikultura, dan mengevaluasi peningkatan pengetahuan mereka. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan Focus Group Discussions (FGD), serta pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil FGD mengidentifikasi tantangan utama seperti kurangnya pengetahuan budidaya, frekuensi pertemuan yang rendah, dan keterbatasan lahan. Penyuluhan dilaksanakan pada 30 Juli 2024 dan melibatkan 11 anggota KWT, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 69% pada pre-test menjadi 87% pada post-test, dengan signifikansi P=0,02. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam merancang program penyuluhan yang lebih efektif di masa mendatang
PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI MELALUI PENYULUHAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BERBAHAN BONGGOL PISANG DI KWT POKCOY UTAMI, BANYUMAS Setara Bulan, Bening; Wiraguna, Edi; Dharmawan, Leonard
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4415-4420

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor utama yang mendukung kehidupan masyarakat dan menjadi sumber mata pencaharian bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Namun, pelaksanaan pertanian organik masih menghadapi berbagai kendala, terutama karena kurangnya pengetahuan teknis dalam budidaya berbasis organik, seperti penggunaan pupuk organik. Menanggapi permasalahan ini, muncul gagasan untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang Mikroorganisme Lokal (MOL). Pengabdian masyarakat tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan, terutama bagi para petani dalam memanfaatkan pupuk organik yang mudah dibuat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat tersebut meliputi pengumpulan data melalui observasi, FGD, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengabdian masyarakat tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan petani tentang MOL sebelum dan sesudah kegiatan, yang dipengaruhi oleh faktor karakteristik petani, sikap positif petani, serta pengalaman dan usia produktif petani
PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI DUSUN SILIMAPULUH MELALUI PENYULUHAN MIKROORGANISME LOKAL DARI BONGGOL PISANG DAN ALAT EMPOSAN Saputra, Sandi; Dharmawan, Leonard; Wiraguna, Edi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.4099-4106

Abstract

Permasalahan utama di Dusun Silimapuluh mencakup pertumbuhan tanaman yang kurang optimal akibat serangan hama tikus serta penurunan kesuburan tanah yang disebabkan oleh penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan tanpa disertai penggunaan pupuk organik. Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan, melaksanakan sosialisasi terkait penyuluhan, serta mengukur peningkatan pengetahuan petani Dusun Silimapuluh tentang Mikroorganisme Lokal (MOL) dan alat emposan. Data diperoleh melalui metode Focus Group Discussion (FGD), pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa masalah utama petani adalah ketidakseimbangan dalam penggunaan pupuk anorganik dan organik, serta serangan hama tikus. Solusi yang diusulkan adalah sosialisasi dan penyuluhan mengenai penggunaan MOL dan alat emposan. Materi disampaikan melalui metode ceramah dengan media cetak berupa leaflet. Pengetahuan petani terkait MOL meningkat signifikan dari kategori buruk (36%) sebelum penyuluhan menjadi kategori baik (93%) setelahnya. Sementara itu, pengetahuan petani tentang alat emposan juga mengalami peningkatan dari kategori buruk (29%) menjadi kategori baik (95%).
PENGUATAN KELEMBAGAAN PETANI ORGANIK DI KELURAHAN MULYAHARJA, KOTA BOGOR Budiarto, Tri; Fitriani, Syahayyunur; Sulaeman, Revalina; Azkyah, Sylvina; Surya Aditama, Galih; Azzahra, Fauziah; Julio Pratama, Agief; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Wiraguna, Edi; Dharmawan, Leonard; Hasian Situmeang, Widya; Sekar Mardisiwi, Ririh; Puji Mumpuni, Restu; Kemala Dewi, Ratih; Kasmanhadi Saputra, Henri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.340-349

Abstract

Penguatan kelembagaan petani organik di Kelurahan Mulyaharja, khususnya bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Ciharashas, merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan usaha tani organik. Kegiatan ini mencakup serangkaian aktivitas seperti Focus Group Discussion (FGD), pelatihan pembuatan pestisida nabati, pemaparan analisis usaha tani, serta monitoring dan evaluasi untuk menilai perkembangan dan dampak program. FGD bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi anggota kelompok, sementara pelatihan pestisida nabati memberikan pengetahuan praktis dalam mengelola hama tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Pemaparan analisis usaha tani membantu petani memahami aspek keuangan dan peluang usaha tani organik, sedangkan monitoring dan evaluasi memastikan implementasi yang efektif serta memberikan umpan balik untuk perbaikan program. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas kelembagaan KWT Ciharashas dalam mendukung pertanian organik yang berkelanjutan.
Efektivitas Fungisida dalam Pengendalian Penyakit Bercak Daun pada Pembibitan Kelapa Sawit Tarigan, Arie Ananta; Wiraguna, Edi
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5160

Abstract

Pembibitan kelapa sawit merupakan tahap kritis dalam budidaya tanaman. Tujuan dari penelitian tersebut adalah unutk  mengevaluasi strategi pengendalian penyakit bercak daun yang disebabkan oleh Curvularia sp. pada fase pembibitan utama (Main Nursery) di PT Buluh Cawang Plantation, Sumatera Selatan. Penelitian dilakukan dari September hingga November 2023 dengan fokus pada efektivitas fungisida dalam mengatasi penyakit dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit. Penelitian ini membandingkan dua jenis fungisida: Azoxystrobin 120 + Tebuconazole 200 SC dan Propineb 70%. Pengamatan dilakukan terhadap intensitas serangan penyakit pada bibit berumur 4-8 bulan, serta pertumbuhan tinggi, diameter batang, dan jumlah helai daun. Hasil pengataman menunjukkan bahwa bibit berumur 6 bulan mencatatkan intensitas serangan tertinggi, mencapai 33%, menandakan pentingnya pengendalian efektif pada usia tersebut. Analisis data menunjukkan bahwa perlakuan dengan Propineb 70% memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan Azoxystrobin 120 + Tebuconazole 200 SC dalam hal pertumbuhan tinggi, diameter batang, dan jumlah helai daun. Propineb 70% menunjukkan peningkatan yang signifikan pada semua parameter tersebut, menyarankan bahwa fungisida tersebut lebih efektif dalam mengendalikan penyakit dan mempromosikan pertumbuhan bibit kelapa sawit.
Pengaruh Jenis dan Dosis Pupuk Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Prastuti, Alifia Kinanti; Wiraguna, Edi
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5157

Abstract

Pembibitan kopi Arabika merupakan tahapan penting dalam produksi kopi karena mempengaruhi kondisi dan produktivitas tanaman dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis dan dosis pupuk terhadap pertumbuhan bibit kopi Arabika varietas USDA di Kebun Kayumas, PT Perkebunan Nusantara XII, Situbondo, Jawa Timur. Metode penelitian menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan dua faktor utama: jenis (urea dan NPK) dan dosis (3, 5, dan 7 gram) pupuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian urea dengan dosis 5 gram memberikan tinggi tanaman bibit tertinggi pada MST 8 (10,23 cm), dibanding dosis 3 gram (9,52 cm) dan 7 gram (9,33 cm). Sedangkan pupuk NPK menunjukkan hasil serupa dengan tinggi rata-rata sekitar 9 cm untuk setiap dosisnya. Pengamatan terhadap jumlah daun menunjukkan bahwa dosis 5 gram pada kedua jenis pupuk memberikan pertumbuhan daun terbaik. Sementara itu, pengamatan diameter batang menunjukkan bahwa pupuk NPK memberikan hasil lebih baik dibanding urea pada akhir percobaan (MST 8). Meskipun demikian, tidak ada interaksi signifikan antara jenis dan dosis pupuk terhadap ketiga parameter pertumbuhan bibit kopi tersebut. Hasil ini mengindikasikan bahwa pemilihan dosis dan jenis pupuk yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan pertumbuhan awal bibit kopi Arabika, yang dapat berdampak langsung pada pertumbuhan bibit tanaman kopi Arabika.
KETERTARIKAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK UNTUK MENGATASI PEMBATASAN PUPUK SUBSIDI DI KELOMPOK TANI SUBUR MAKMUR DESA CIHERANG KECAMATAN DRAMAGA KABUPATEN BOGOR Warohmah, Nisa; Budiarto, Tri; Wiraguna, Edi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2831-2840

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik petani terhadap penggunaan pupuk organik untuk mengatasi pembatasan pupuk subsidi, memperkenalkan pupuk organik melalui sosialisasi, mengukur ketertarikan petani dan mengidentifikasi hubungan antara karakteristik petani di Desa Ciherang dengan ketertarikan petani terhadap penggunaan pupuk organik. Metode penelitian menggunakan mixed method, yang menggabungkan pendekatan kualitatif (wawancara dan observasi) dan kuantitatif (kuesioner skala likert). Data dianalisis menggunakan teknik persentase dan uji korelasi Pearson dengan bantuan R-studio. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan di Kelompok Tani Subur Makmur, Desa Ciherang. Sosialisasi pupuk organik diadakan pada 12 Maret 2024, meliputi pemaparan materi, diskusi, tanya jawab dan pengisian kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas petani berada dalam usia produktif (70%), mayoritas perempuan (57%), berpendidikan dasar (70%), memiliki pengalaman bertani sedang (50%) dan memiliki lahan sempit (<0,5 hektar) sebanyak 97%. Analisis kuesioner menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap pupuk organik dengan persentase skor 90%. Hubungan antara karakteristik petani dan ketertarikan terhadap pupuk organik menunjukkan bahwa pengalaman bertani dan luas lahan memiliki hubungan positif signifikan (0,38*), sementara usia menunjukkan hubungan negatif. Petani yang lebih muda dan memiliki lahan lebih luas cenderung lebih tertarik menggunakan pupuk organik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi efektif meningkatkan pengetahuan dan minat petani terhadap penggunaan pupuk organik.
STRATEGI PENURUNAN EMISI METANA PADA PADI SAWAH ORGANIK SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PERTANIAN BERKELANJUTAN Mumpuni, Restu Puji; Pratama, Agief Julio; Nurulhaq, Muhammad Iqbal; Dewi, Ratih Kemala; Wiraguna, Edi; Situmeang, Widya Hasian; Budiarto, Tri; Mardisiwi, Ririh Sekar
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.60733

Abstract

Sektor pertanian terutama padi sawah merupakan penyumbang emisi gas rumah kaca terutama gas metana. Gas metana dihasilkan dari proses dekomposisi bahan organik secara anaerobik di sekitar perakaran tanaman padi, terutama yang terus digenangi. Penambahan bahan organik pada padi organik juga merupakan penyumbang gas metana. Strategi untuk menurunkan emisi metana pada budidaya padi sawah organik perlu dilakukan, apalagi saat ini produk beras organik memiliki nilai tambah ekonomi dan daya saing yang lebih baik terutama dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk yang sehat dan ramah lingkungan. Beberapa upaya untuk menurunkan emisi metana antara lain irigasi padi secara intermiten, pemilihan varietas padi yang lebih tahan terhadap genangan air dan berumur pendek, perlunya mengelola sisa-sisa tanaman secara tepat dengan mengomposkannya dan cermat dalam menggunakan pupuk organik yang dapat membantu mengurangi emisi metana. Kombinasi berbagai strategi budidaya yang menekan produksi emisi metana di atas diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan sistem padi sawah organik dan mendukung program pertanian cerdas iklim.
Analisis Efisiensi Metode Panen Manual dan Mekanisasi pada Produksi Kelapa Sawit Hermanto Manurung; Edi Wiraguna
Botani : Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis Vol. 2 No. 2 (2025): Mei: Botani: Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/botani.v2i2.288

Abstract

Harvesting is a crucial stage in the palm oil production process that impacts the efficiency and productivity of the plantation. Choosing the right harvesting method can increase the effectiveness of time and labor. This study compares harvesting efficiency using manual and mechanized methods by measuring the duration of fruit harvest and transportation time to the collection point (TPH). This study was conducted in November–December 2024 at PT. Kencana Sawit Indonesia, located in Talao Sungai Kunyit, South Solok, West Sumatra. The equipment used included stationery, a stopwatch, and data related to working time and harvest results. Data were collected through direct observation. The analysis was carried out using the t-student statistical test to evaluate the difference in working time between the manual and mechanized methods. The results showed that harvesting with mechanization was more efficient than the manual method. The difference in harvest time reached 12 seconds per bunch with a P value of 0.0002, while the transportation time to the TPH was 23.48 minutes faster per ton with a P value <0.0001. Monthly production with mechanization averaged 48.69 tons, while the manual method only produced 38.13 tons per month. Thus, the use of mechanized harvesting methods has proven to be faster in the harvesting process, fruit transportation, and increasing monthly production results. The implementation of mechanization can be a strategic step to increase operational efficiency and productivity of oil palm plantations.
Akses Layanan Publik untuk Kawasan dan Transportasi Desa di Situgede Kota Bogor (ALPUKAT DESA) Ilham Januar Pratama; Dela Watic Suyatno; Nurcahyo Ramadhan; Salma Tri Ambarsari; Aprilia Viola Wulandari; Adinda Maharani Hidayat; Muhamad Mulya Azhar; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Tri Budiarto; Widya Hasian Situmeang; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/harmoni.v2i2.1501

Abstract

Situ Gede Sub-district in Bogor City has the potential to develop tourism, yet still faces challenges in promoting tourist destinations and in operating administrative systems that have not adopted digital technology. To address these issues, a mixed-method approach was used by combining qualitative and quantitative methods through interviews and questionnaires involving local residents and village officials. The results showed that the majority of respondents gave positive responses to digital innovation and expressed their willingness to use an online platform. As a result, a village website was developed to serve as a digital platform facilitating the management of population documents and tourism information. The website is designed to improve the effectiveness of public services and strengthen the promotion of the village’s potential. This digital solution serves as an innovative approach to deliver fast, accessible, and community-oriented public services by leveraging technology.
Co-Authors Abdul Munir Adam Anom Jati Adinda Maharani Hidayat Agief Julio Pratama Agnia, Arba Wildan Agung Prayudha Hidayat Aidil Azhar AIDIL AZHAR Ajeng Dwi Rahayu Akbar , Rizal Alamsyah, Muhammad Yusuf Aliana Bekti Fajarwati Andi Razan Ramiro Anggia Kamila Maharani Anisa Dwi Ariani Anna Sabrina Aprilia Viola Wulandari Ardiansyah, Agi Juan Arina Destyana Arya Dwi Praja Usman Astri Muliasari, Ade Aulia, Dhiva Luthfi Aura Nurkhalis Azhar, Aidil Azkyah, Sylvina Azzahra, Fauziah Bima Yeremia Hutahaean Bonar Tua Sihite Budiarto, Tri Bunga Fariza Hamid Butarbutar, Pesalmen Daniel March Stephen Nainggolan Dany Boy Surbakti Dardanella, Derry Darmawan, Leonard Deden Satria Asih Supriyadi Dela Watic Suyatno Dema Mariska Destriana Nur Devica, Flora Dewi, Ratih Kemala Dheanita, Ismi Dimas Yudha Prasetio Ega Maulana Eidelweis Restu Elchio Fajar Hisra Elsa Ramadhan Fahlan Khuluq Fairuz Syifa Hidayat Faizatul Ulya Farora, Alya Yasmin Fayyadh Fadillah Fitriani, Syahayyunur Flora Devica Furqoni, Hafith Galih Surya Aditama Grace Happy Hotmauli Simbolon Haekal, Muhammad Haekal, Muhammad Haekal Hari Yati Nur Hermanto Manurung Hilmia Salsabila Ilham Januar Pratama Imam Hanif Aqeela Intan Kusuma, Zefania Intan Latifah Intan Sari, Sekar Jasir, Ilham Naufal Jonathan Sitohang Juan Ardiansyah, Agi Kasmanhadi Saputra, Henri Kayla Devina Azzahra Kenji Faiz Kusuma Leonard Dharmawan Lidya Hawila Sallo Lili Dahliani Lisma Aulia Rohmah Lutfi Shihab M. Agung Zaim Adzkiya M. Iqbal Nurulhaq M. Iqbal Nurulhaq Maharani Dinda Zakiyah Mahda Aryo Firdaus Mangasih, Yessy Octavia Rungkat Tuani Mardisiwi, Ririh Sekar Maulana, Galih Melia Ari Santi Meliala, Merry Gloria Merry Gloria Meliala Mohamad Damar Purnama Muallifah Shofiatun Muhamad Bagus Jatmiko Muhamad Mulya Azhar Muhammad Adlan Muhammad Fadhlan Restu Muhammad Fauzan Lazwar Muhammad Sidiq Haryadi Sutisna Muhammad Wildan Azzamuddin Muliarasi, Ade Astri Mumpuni, Restu Puji Murod, Ma’mun Murod, Ma’mun Muthmainnah, Muthiah Mutohar, Nabil Ahmad Nadya Tendra Sikki Najmah Shabah Nico Dwi Saputro Nike Nurindah RSB Noviana Yuliawati Nurcahyo Ramadhan Nurshadrina Alifah Sajidah Nurulhaq, M. Iqbal Nurulhaq, Muhammad Iqbal Pesalmen Butarbutar Prananda, Intan Prastuti, Alifia Kinanti Purnamawati, Iis Putri Nurul Hidayah Qisti, Hanifah Zul Ravael Nariyan Revalina Sulaeman Rhynanda, Hafiz Septio Ribka Wahyuni Simarmata Rina Octavia Hasanah Rizal Akbar Rizha Nur Irawan Rochmah, Hidayati Fatchur Russianzi, Wanda Salma Ghaziyah Adhwa Salma Rizqiany Lubis Salma Tri Ambarsari Salsa Nabila Safitri Sandi Saputra Setara Bulan, Bening Shena Wahyu Wulandari, Antika Sholihah, Istiqomatush Siti Fitriah Siti Zahra Levina Sulaeman, Revalina Sury, Shella Afifah Surya Aditama, Galih Syahayyunur Fitriani Syifa Khoirunnisa Tandungan, Wempy Sem Tarigan, Arie Ananta Taufik Hidayat Timo, Elfianny Adelina Tri Budiarto Uli Abshor Vemita Joselfyn Warohmah, Nisa Waskitho Aji Wijoyo Widya Hasian Situmeang Yoshua Putrawan Simanjuntak Yuza, Feimas Beringin Zahara Aini Kesuma Zahra, Alvita Zefania Intan Kusuma