Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN PENGETAHUAN PERTANIAN MELALUI PROGRAM PENYULUHAN UNTUK PETANI WANITA DI DESA RAWAPANJANG Juan Ardiansyah, Agi; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Budiarto, Tri; Furqoni, Hafith; Wiraguna, Edi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5241-5246

Abstract

Pembangunan pertanian di Indonesia sangat penting untuk ketahanan pangan, terutama di daerah padat penduduk seperti Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), memberikan penyuluhan tentang budidaya tanaman hortikultura, dan mengevaluasi peningkatan pengetahuan mereka. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan Focus Group Discussions (FGD), serta pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil FGD mengidentifikasi tantangan utama seperti kurangnya pengetahuan budidaya, frekuensi pertemuan yang rendah, dan keterbatasan lahan. Penyuluhan dilaksanakan pada 30 Juli 2024 dan melibatkan 11 anggota KWT, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 69% pada pre-test menjadi 87% pada post-test, dengan signifikansi P=0,02. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam merancang program penyuluhan yang lebih efektif di masa mendatang
PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI MELALUI PENYULUHAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BERBAHAN BONGGOL PISANG DI KWT POKCOY UTAMI, BANYUMAS Setara Bulan, Bening; Wiraguna, Edi; Dharmawan, Leonard
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4415-4420

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor utama yang mendukung kehidupan masyarakat dan menjadi sumber mata pencaharian bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Namun, pelaksanaan pertanian organik masih menghadapi berbagai kendala, terutama karena kurangnya pengetahuan teknis dalam budidaya berbasis organik, seperti penggunaan pupuk organik. Menanggapi permasalahan ini, muncul gagasan untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang Mikroorganisme Lokal (MOL). Pengabdian masyarakat tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan, terutama bagi para petani dalam memanfaatkan pupuk organik yang mudah dibuat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat tersebut meliputi pengumpulan data melalui observasi, FGD, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengabdian masyarakat tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan petani tentang MOL sebelum dan sesudah kegiatan, yang dipengaruhi oleh faktor karakteristik petani, sikap positif petani, serta pengalaman dan usia produktif petani
PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI DUSUN SILIMAPULUH MELALUI PENYULUHAN MIKROORGANISME LOKAL DARI BONGGOL PISANG DAN ALAT EMPOSAN Saputra, Sandi; Dharmawan, Leonard; Wiraguna, Edi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.4099-4106

Abstract

Permasalahan utama di Dusun Silimapuluh mencakup pertumbuhan tanaman yang kurang optimal akibat serangan hama tikus serta penurunan kesuburan tanah yang disebabkan oleh penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan tanpa disertai penggunaan pupuk organik. Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan, melaksanakan sosialisasi terkait penyuluhan, serta mengukur peningkatan pengetahuan petani Dusun Silimapuluh tentang Mikroorganisme Lokal (MOL) dan alat emposan. Data diperoleh melalui metode Focus Group Discussion (FGD), pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa masalah utama petani adalah ketidakseimbangan dalam penggunaan pupuk anorganik dan organik, serta serangan hama tikus. Solusi yang diusulkan adalah sosialisasi dan penyuluhan mengenai penggunaan MOL dan alat emposan. Materi disampaikan melalui metode ceramah dengan media cetak berupa leaflet. Pengetahuan petani terkait MOL meningkat signifikan dari kategori buruk (36%) sebelum penyuluhan menjadi kategori baik (93%) setelahnya. Sementara itu, pengetahuan petani tentang alat emposan juga mengalami peningkatan dari kategori buruk (29%) menjadi kategori baik (95%).
PENGUATAN KELEMBAGAAN PETANI ORGANIK DI KELURAHAN MULYAHARJA, KOTA BOGOR Budiarto, Tri; Fitriani, Syahayyunur; Sulaeman, Revalina; Azkyah, Sylvina; Surya Aditama, Galih; Azzahra, Fauziah; Julio Pratama, Agief; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Wiraguna, Edi; Dharmawan, Leonard; Hasian Situmeang, Widya; Sekar Mardisiwi, Ririh; Puji Mumpuni, Restu; Kemala Dewi, Ratih; Kasmanhadi Saputra, Henri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.340-349

Abstract

Penguatan kelembagaan petani organik di Kelurahan Mulyaharja, khususnya bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Ciharashas, merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan usaha tani organik. Kegiatan ini mencakup serangkaian aktivitas seperti Focus Group Discussion (FGD), pelatihan pembuatan pestisida nabati, pemaparan analisis usaha tani, serta monitoring dan evaluasi untuk menilai perkembangan dan dampak program. FGD bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi anggota kelompok, sementara pelatihan pestisida nabati memberikan pengetahuan praktis dalam mengelola hama tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Pemaparan analisis usaha tani membantu petani memahami aspek keuangan dan peluang usaha tani organik, sedangkan monitoring dan evaluasi memastikan implementasi yang efektif serta memberikan umpan balik untuk perbaikan program. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas kelembagaan KWT Ciharashas dalam mendukung pertanian organik yang berkelanjutan.
KETERTARIKAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK UNTUK MENGATASI PEMBATASAN PUPUK SUBSIDI DI KELOMPOK TANI SUBUR MAKMUR DESA CIHERANG KECAMATAN DRAMAGA KABUPATEN BOGOR Warohmah, Nisa; Budiarto, Tri; Wiraguna, Edi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2831-2840

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik petani terhadap penggunaan pupuk organik untuk mengatasi pembatasan pupuk subsidi, memperkenalkan pupuk organik melalui sosialisasi, mengukur ketertarikan petani dan mengidentifikasi hubungan antara karakteristik petani di Desa Ciherang dengan ketertarikan petani terhadap penggunaan pupuk organik. Metode penelitian menggunakan mixed method, yang menggabungkan pendekatan kualitatif (wawancara dan observasi) dan kuantitatif (kuesioner skala likert). Data dianalisis menggunakan teknik persentase dan uji korelasi Pearson dengan bantuan R-studio. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan di Kelompok Tani Subur Makmur, Desa Ciherang. Sosialisasi pupuk organik diadakan pada 12 Maret 2024, meliputi pemaparan materi, diskusi, tanya jawab dan pengisian kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas petani berada dalam usia produktif (70%), mayoritas perempuan (57%), berpendidikan dasar (70%), memiliki pengalaman bertani sedang (50%) dan memiliki lahan sempit (<0,5 hektar) sebanyak 97%. Analisis kuesioner menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap pupuk organik dengan persentase skor 90%. Hubungan antara karakteristik petani dan ketertarikan terhadap pupuk organik menunjukkan bahwa pengalaman bertani dan luas lahan memiliki hubungan positif signifikan (0,38*), sementara usia menunjukkan hubungan negatif. Petani yang lebih muda dan memiliki lahan lebih luas cenderung lebih tertarik menggunakan pupuk organik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi efektif meningkatkan pengetahuan dan minat petani terhadap penggunaan pupuk organik.
STRATEGI PENURUNAN EMISI METANA PADA PADI SAWAH ORGANIK SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PERTANIAN BERKELANJUTAN Mumpuni, Restu Puji; Pratama, Agief Julio; Nurulhaq, Muhammad Iqbal; Dewi, Ratih Kemala; Wiraguna, Edi; Situmeang, Widya Hasian; Budiarto, Tri; Mardisiwi, Ririh Sekar
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.60733

Abstract

Sektor pertanian terutama padi sawah merupakan penyumbang emisi gas rumah kaca terutama gas metana. Gas metana dihasilkan dari proses dekomposisi bahan organik secara anaerobik di sekitar perakaran tanaman padi, terutama yang terus digenangi. Penambahan bahan organik pada padi organik juga merupakan penyumbang gas metana. Strategi untuk menurunkan emisi metana pada budidaya padi sawah organik perlu dilakukan, apalagi saat ini produk beras organik memiliki nilai tambah ekonomi dan daya saing yang lebih baik terutama dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk yang sehat dan ramah lingkungan. Beberapa upaya untuk menurunkan emisi metana antara lain irigasi padi secara intermiten, pemilihan varietas padi yang lebih tahan terhadap genangan air dan berumur pendek, perlunya mengelola sisa-sisa tanaman secara tepat dengan mengomposkannya dan cermat dalam menggunakan pupuk organik yang dapat membantu mengurangi emisi metana. Kombinasi berbagai strategi budidaya yang menekan produksi emisi metana di atas diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan sistem padi sawah organik dan mendukung program pertanian cerdas iklim.
Analisis Efisiensi Metode Panen Manual dan Mekanisasi pada Produksi Kelapa Sawit Hermanto Manurung; Edi Wiraguna
Botani : Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis Vol. 2 No. 2 (2025): Mei : Botani : Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/botani.v2i2.288

Abstract

Harvesting is a crucial stage in the palm oil production process that impacts the efficiency and productivity of the plantation. Choosing the right harvesting method can increase the effectiveness of time and labor. This study compares harvesting efficiency using manual and mechanized methods by measuring the duration of fruit harvest and transportation time to the collection point (TPH). This study was conducted in November–December 2024 at PT. Kencana Sawit Indonesia, located in Talao Sungai Kunyit, South Solok, West Sumatra. The equipment used included stationery, a stopwatch, and data related to working time and harvest results. Data were collected through direct observation. The analysis was carried out using the t-student statistical test to evaluate the difference in working time between the manual and mechanized methods. The results showed that harvesting with mechanization was more efficient than the manual method. The difference in harvest time reached 12 seconds per bunch with a P value of 0.0002, while the transportation time to the TPH was 23.48 minutes faster per ton with a P value <0.0001. Monthly production with mechanization averaged 48.69 tons, while the manual method only produced 38.13 tons per month. Thus, the use of mechanized harvesting methods has proven to be faster in the harvesting process, fruit transportation, and increasing monthly production results. The implementation of mechanization can be a strategic step to increase operational efficiency and productivity of oil palm plantations.
Akses Layanan Publik untuk Kawasan dan Transportasi Desa di Situgede Kota Bogor (ALPUKAT DESA) Ilham Januar Pratama; Dela Watic Suyatno; Nurcahyo Ramadhan; Salma Tri Ambarsari; Aprilia Viola Wulandari; Adinda Maharani Hidayat; Muhamad Mulya Azhar; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Tri Budiarto; Widya Hasian Situmeang; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): April : Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/harmoni.v2i2.1501

Abstract

Situ Gede Sub-district in Bogor City has the potential to develop tourism, yet still faces challenges in promoting tourist destinations and in operating administrative systems that have not adopted digital technology. To address these issues, a mixed-method approach was used by combining qualitative and quantitative methods through interviews and questionnaires involving local residents and village officials. The results showed that the majority of respondents gave positive responses to digital innovation and expressed their willingness to use an online platform. As a result, a village website was developed to serve as a digital platform facilitating the management of population documents and tourism information. The website is designed to improve the effectiveness of public services and strengthen the promotion of the village’s potential. This digital solution serves as an innovative approach to deliver fast, accessible, and community-oriented public services by leveraging technology.
Pemberdayaan UMKM Cihil Food melalui Inovasi QR Code Maharani Dinda Zakiyah; Faizatul Ulya; Dany Boy Surbakti; Deden Satria Asih Supriyadi; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Tri Budiarto; Widya Hasian Situmeang; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): April : Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/harmoni.v2i2.1502

Abstract

UMKM are one form of micro, small, and medium enterprises that are formed because of someone's personal desire. UMKM actors must strive to increase competitive advantage, UMKM must increase adaptation to currently developing technology, increase the ability to use social media and digital marketing, increase product innovation, and expand the market are some of the right steps that are worthy of being taken by UMKM actors. This is worthy of being implemented in order to increase the selling value of UMKM, especially in order to be able to compete with foreign products that are increasingly flooding the national market, considering that UMKM are an economic sector that is able to reduce unemployment (Sudaryanto. 2011). UMKM through digital marketing development can help the community increase income so that they can follow the development of entrepreneurship. The method in implementing UMKM empowerment activities is carried out using observation, surveys, questionnaires, and interviews. The results of this empowerment are that this activity was attended by UMKM Cihil Food which has 10 members, socialization of social media and digital marketing through the creation of a special website for UMKM Cihil Food which is combined with Barcode (QR) innovation. Based on this activity, it was found that in improving the welfare of UMKM, what must be done is to make maximum use of technology, improve the community economy, and improve human resources.
Analisis Kemajuan Berbagai UMKM dalam Pemasaran di Desa Tegalwaru, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Arya Dwi Praja Usman; Syifa Khoirunnisa; Siti Fitriah; Muhamad Bagus Jatmiko; Bonar Tua Sihite; Nike Nurindah RSB; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Tri Budiarto; Widya Hasian Situmeang; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): April : Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/harmoni.v2i2.1505

Abstract

Tegalwaru Village in Ciampea District, Bogor Regency, possesses substantial potential for sustainable Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) development, yet faces challenges in marketing and digital adoption. This study aims to analyze the progress of MSMEs in Tegalwaru, focusing on production, marketing strategies, and ecotourism integration to enhance economic growth. Using a qualitative descriptive approach, data was collected through in-depth interviews with MSME actors, field observations, and document analysis. Findings indicate that while MSMEs have advanced in product diversification and production capacity, their growth is hindered by limited digital marketing skills and inadequate access to capital. Conversely, the village’s rich natural and cultural resources present significant opportunities for ecotourism, which could synergize with MSMEs to boost local income sustainably. The study highlights the need for targeted interventions, including digital literacy training, improved financing access, and collaborative efforts among MSMEs, local government, and tourism stakeholders. By strengthening these aspects, Tegalwaru can achieve holistic MSME development, fostering economic resilience and community welfare. The research underscores the importance of integrating MSMEs with ecotourism as a strategy for inclusive and sustainable rural development.
Co-Authors Aannisa Suhaila Abdul Munir Adam Anom Jati Adiba Azzahra Adinda Aulia Dinasta Adinda Maharani Hidayat Adinda Regita Wardani Agi Juan Ardiansyah Agief Julio Pratama Agnia, Arba Wildan Agung Prayudha Hidayat Ahmad Fauzi Inu Kertopati AIDIL AZHAR Aidil Azhar Ajeng Dwi Rahayu Akbar , Rizal Alamsyah, Muhammad Yusuf Aliana Bekti Fajarwati Alifia Kinanti Prastuti Alleta Aurel Kanayla Andi Razan Ramiro Anggia Kamila Maharani Anindya Putri Inayaah Anisa Dwi Ariani Anna Sabrina Annisa Rezki Amanda Aprilia Viola Wulandari Ardiansyah, Agi Juan Arie Ananta Tarigan Arina Destyana Arya Dwi Praja Usman Astri Muliasari, Ade Aulia, Dhiva Luthfi Aura Nurkhalis Ayesha Ayu Naura Azhar, Aidil Azkyah, Sylvina Azzahra Putri Nathasya Azzahra, Fauziah Bima Yeremia Hutahaean Bonar Tua Sihite Budiarto, Tri Bunga Fariza Hamid Butarbutar, Pesalmen Cindona Aura Ramadhan Daniel March Stephen Nainggolan Danis Syah Nabil Dany Boy Surbakti Dardanella, Derry Darmawan, Leonard Davina Marsha Fadina Deden Satria Asih Supriyadi Dela Watic Suyatno Dema Mariska Desta Fauziah Setiawan Destriana Nur Dewi Ismul Latif Dewi, Ratih Kemala Dheanita, Ismi Dimas Yudha Prasetio Dwi Kartika Andini Ega Maulana Eidelweis Restu Elchio Fajar Hisra Ellisa Umami Elsa Ramadhan Fahlan Khuluq Fairuz Syifa Hidayat Faizatul Ulya Farora, Alya Yasmin Fayyadh Fadillah Fitriani, Syahayyunur Flora Devica Flora Devica Frida Mutia Sari Frita Zulfira Furqoni, Hafith Galih Surya Aditama Grace Happy Hotmauli Simbolon Haekal, Muhammad Haekal, Muhammad Haekal Hafith Furqoni Hafiz Reyhan Hafizha Novrilia Azzahra Haidar Dhiya Razzan Hanaa Hafizhah Hari Yati Nur Hermanto Manurung Hilmia Salsabila Ihza Fadlan Izzuddin Ilham Januar Pratama Imam Hanif Aqeela Intan Kusuma, Zefania Intan Latifah Intan Sari, Sekar Iva Iryana Kaban Jasir, Ilham Naufal Jonathan Sitohang Juan Ardiansyah, Agi Kasmanhadi Saputra, Henri Kayla Devina Azzahra Keisha Aulia Tsani Susanto Putri Kenji Faiz Kusuma Leonard Dharmawan Lidya Hawila Sallo Lili Dahliani Lisma Aulia Rohmah Lulu Dwi Ghania Lutfi Shihab M. Agung Zaim Adzkiya M. Iqbal Nurulhaq M. Iqbal Nurulhaq Maharani Dinda Zakiyah Mahda Aryo Firdaus Mangasih, Yessy Octavia Rungkat Tuani Mardisiwi, Ririh Sekar Maulana, Galih Melia Ari Santi Meliala, Merry Gloria Merry Gloria Meliala Mohamad Damar Purnama Muallifah Shofiatun Muhamad Bagus Jatmiko Muhamad Fadhilah Yahya Muhamad Mulya Azhar Muhammad Adlan Muhammad Fadhlan Restu Muhammad Farrel Raya Syamsuddin Muhammad Fauzan Lazwar Muhammad Raihan Yahya Muhammad Sidiq Haryadi Sutisna Muhammad Wildan Azzamuddin Muliarasi, Ade Astri Mumpuni, Restu Puji Murod, Ma’mun Murod, Ma’mun Muthmainnah, Muthiah Mutohar, Nabil Ahmad Nabila Intan Fadiyah Nadya Ayu Narasanti Nadya Tendra Sikki Najla Natasha Nisrina Ridwan Najmah Shabah Nasywa Nurayudya Irawan Navez Azzam Martana Nazwa Mirandes Neila Maulidya Nico Dwi Saputro Nike Nurindah RSB Nishtu Nur Holisah Nisrina Aprilda Conita Nisrina Hamidah Nisrina Nasila Anbarwati Noerisma Addawiyah Alqadri Noviana Yuliawati Nurcahyo Ramadhan Nurshadrina Alifah Sajidah Nurulhaq, M. Iqbal Nurulhaq, Muhammad Iqbal Padly Rachmat Hanansyah Pesalmen Butarbutar Prananda, Intan Purnamawati, Iis Putri Nurul Hidayah Putri Salwa Zanjambila Qisti, Hanifah Zul Rabbani Gadhah Kun Atha Ravael Nariyan Requelme Citra Purnama Revalina Sulaeman Rhynanda, Hafiz Septio Ribka Wahyuni Simarmata Rifki Awaludin Rina Octavia Hasanah Ririh Sekar Mardisiwi Rizal Akbar Rizha Nur Irawan Rochmah, Hidayati Fatchur Russianzi, Wanda Salma Ghaziyah Adhwa Salma Rizqiany Lubis Salma Tri Ambarsari Salsa Nabila Safitri Sandi Saputra Sayyida Shalikha Asy Syamsi Setara Bulan, Bening Shena Wahyu Wulandari, Antika Sholihah, Istiqomatush Siti Fitriah Siti Zahra Levina Sulaeman, Revalina Sury, Shella Afifah Surya Aditama, Galih Syahayyunur Fitriani Syifa Khoirunnisa Syifa Maharani Tandungan, Wempy Sem Taufik Hidayat Tesyahtul Senni Khairiyah Tiara Levana Timo, Elfianny Adelina Tri Budiarto Uli Abshor Vemita Joselfyn Warohmah, Nisa Waskitho Aji Wijoyo Widya Hasian Situmeang Yoshua Putrawan Simanjuntak Yuza, Feimas Beringin Zahara Aini Kesuma Zahra, Alvita Zaskia Citra Izati Zefania Intan Kusuma