Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DALAM TAHAP KESIAPSIAGAAN ( Studi Pada Kantor BPBD Kota Batu) Aurellia Chintia Deby; Yaqub Cikusin; Roni Pindahanto Widodo
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.222 KB)

Abstract

Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki wilayah yang luas dan terletak di garis khatulistiwa pada posisi silang antara dua benua dan dua samudra dengan kondisi alam yang memiliki berbagai keunggulan, namun di pihak lain posisinya berada dalam wilayah yang memiliki kondisi gegrafis, geologis, hidrologis dan demografis yang rawan terhadap terjadinya bencana dengan frekuensi yang cukup tinggi, sehingga memerlukan penanganan yang sistematis, terpadu dan terkoordinasi. Indonesia adalah Negara yang rawan terhadap berbagai macam bencana.Hal ini disebabkan letak geografis wilayah Indonesia terletak di daerah rawan  bencana, Indonesia dilewati cincin api (Ring Of Fire), serta terdapat lempeng Eurosia dan Indorustralia. Bencana di Indonesia yang sering terjadi adalah bencana alam seperti gempa  bumi, erupsi gunung berapi, tsunami, badai tropis, banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Bencana non alam seperti ledakan hama, wabah penyakit, kejadian luar biasa kesiapsiagaan suatu daerah atau kota di butuhkan untuk mengantisipasi bencana yang terjadi.Kota Batu merupakan daerah rawan bencana dan bencana dapat terjadi disebabkan oleh alam maupun non alam. Hal ini terbukti telah terjadi berbagai bencana di Kota Batu seperti banjir bandang, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, angin puting beliung, kekeringan, kegagalan teknologi, kecelakaan transportasi, wabah/hama penyakit, serta konflik sosial. Akibat dari bencana-bencana dimaksud berdampak pada rusaknya lingkungan, permukiman penduduk, sarana prasarana vital dan membawa kerugian harta benda dan penderitaan serta korban jiwa manusia. Selain itu, bencana-bencana dimaksud juga berdampak pada terjadinya pengungsian yang disebabkan oleh rumah tinggalnya rusak atau ancaman lainya dan memaksa mereka mencari tempat lain yang lebih aman.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, teknik analisis menggunakan model analisi dan interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1994). Untuk mewujudkan kota Batu yang tangguh terhadap bencana maka perlu diawali dengan pembentukan desa/kelurahan tangguh bencana sebagai satuan terkecil dari Kota. Sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi dan kesiapsiagaan  dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang tepat, terarah, dan terpadu. Adapun yang dilakukan oleh BPBD tidak lepas dari faktor penghambat dan faktor pendukung. Berkaitan dengan hasil penelitian, maka saran yang dapat diberikan oleh penulis adalah meningkatkan kesadaran akan potensi bencana dan dampak bencana dengan mendukung BPBD dalam pembentukan desa tangguh bencana yang diharapkan memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana.  Kata Kunci : Kesiapsiagaan Bencana ; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Manajemen dan Inovasi Pelayanan Perpustakaan Umum Kota Malang terhadap Kepuasan Pengguna Jasa Layanan pada Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang Resti Ramadani; Yaqub Cikusin; Retno Wulan
Respon Publik Vol 13, No 4 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.201 KB)

Abstract

Manajemen pelayanan merupakan suatu proses yang terdiri planning, organizing, actuanting, dan controlling pada pelayanan yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh suatu instansi. Sedangkan inovasi pelayanan adalah ide-ide atau gagasan baru dalam pelayanan, upaya yang dirasakan atau dinanti sebagai hal yang baru dari suatu kelompok atau instansi yang digunakan untuk mencapai tujuan atau memecahkan masalah.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen dan inovasi pelayanan Perpustakaan Umum Kota Malang terhadap kepuasan pengguna jasa layanan dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendorong dan penghambat kepuasan pengguna jasa layanan Perpustakaan Umum Kota Malang.Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian kualitatif yang dimaksud adalah untuk mengetahui fenomena-fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian, dan penelitian deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta atau kejadian-kejadian secara sistematis dan akurat, mengenai sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) manajemen pelayanan Perpustakaan Umum Kota Malang sudah sesuai dengan alur yang ditetapkan oleh perpustakaan, seperti pelayanan baca ditempat, layanan peminjaman dan pengembalian. 2) inovasi pelayanan Perpustakaan Umum Kota Malang yang seperti layanan jam buka hingga malam hari dan layanan informasi berbasis digital. 3) kepuasan pengguna jasa layanan Perpustakaan Umum Kota Malang dua pengguna merasa belum puas dan satu pengguna merasa sudah puas. 4) faktor pendukung manajemen dan inovasi pelayanan perpustakaan yaitu diantaranya fasilitas dan lingkungan, user atau pengguna perpustakaan, kemampuan petugas yang mumpuni. 5) faktor penghambat manajemen dan inovasi pelayanan perpustakaan yaitu diantaranya kurangnya sumber daya manusia atau petugas, minimnya kotak kritik dan saran, kurangnya koleksi bahan pustaka dan ketidaksesuaian informasi bahan pustaka pada katalog perpustakaan.Kata Kunci: Manajemen pelayanan, Inovasi Pelayanan, Kepuasan pengguna, Perpustakaan
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KOTA BATU Citra Ayu Rahmanda; Yaqub Cikusin; Afifuddin Afifuddin
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.604 KB)

Abstract

Salah satu masalah utama pembangunan di Indonesia saat ini adalah masih besarnya jumlah penduduk miskin dan pengangguran. Dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial bagi keluarga rumah tangga sangat miskin (RTSM), pemerintah mengeluarkan sebuah Program Keluarga Harapan yaitu sebuah bantuan bersyarat sebagai jaminan sosial untuk mengakses kesehatan dan pendidikan yang mencakup kesehatan balita, ibu hamil dan nifas, dan lanjut usia serta pendidikan bagi anak usia pendidikan dasar hingga sekolah menengah tingkat atas. Program Keluarga Harapan (PKH) dimaksudkan untuk membangun sistem perlindungan sosial kepada masyarakat miskin. Pelaksanaan di Kota Batu diharapkan akan membantu penduduk termiskin, bagian masyarakat yang paling membutuhkan uluran tangan dari siapapun juga. Implementasi Program Keluarga Harapan di Kota Batu adalah suatu keadaan yang menunjukkan kegiatan pelaksanaan bantuan dana Program PKH untuk pencapaian tujuan ke masyarakat RTSM di 3 (tiga) Kecamatan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Dengan kata lain kata proses implementasi yang merupakan sejauh mana PKH melaksanakan tugas pokoknya atau sudah mencapai semua sasarannya. Mendeskripsikan implementasi Program Keluarga Harapan di Kota Batu, Menganalisa faktor-faktor apa yang mempengaruhi kebijakan Program Keluarga Harapan di Kota Batu dan Melihat hasil pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara kepada informan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian melalui wawancara dan pengamatan menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Batu ini sudah berjalan dengan cukup baik. Ini dapat dilihat dari setiap tahapan proses pelaksanaannya yang berjalan lancar. Apabila diihat dari keadaan penerima bantuan PKH tersebut mereka menggunakannya untuk membantu kondisi sosial dan pendidikan anak-anak Rumah Tangga Sangat Miskin, membantu biaya kesehatan serta gizi ibu hamil dan nifas, lansia dan anak di bawah 6 tahun dari Rumah Tangga Sangat Miskin, serta menyadarkan peserta PKH akan pentingnya layanan Pendidikan dan Kesehatan.
IMPLEMENTASI PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM BPJS KESEHATAN (Studi Pada Puskesmas Kedungkandang Kota Malang) Hasrillah Hasrillah; Yaqub Cikusin; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 15, No 8 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.494 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan pelaksanaan BPJS Kesehatan di Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Pentingnya penelitian ini untuk mengetahui bagaiamana pengimplementasian program BPJS Kesehatan  sehingga bisa mengetahui , faktor pendukung dan penghambat untuk kedepanya bagi instansi dijadikan acuan untuk melakukan evaluasi program lebih baik lagi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui faktor-faktor yang menghambat dan pendukung pengimplementasian program BPJS kesehatan di Puskesmas Kedungkandang, serta ingin mengetahui bagaimana implementasi program BPJS Kesehatan di Puskesmas Kedungkandang.Penelitian ini menggunakan  beberapa teori, yaitu Kebijakan Publik, , Kebijakan Pelayanan Kesehatan, Implementasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di wilayah Kota Malang, tempatnya di Puskesmas Kedungkandang, Dinas Kesehatan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari penelitian yang dilakukan bedasarkan studi lapangan dalam bentuk observasi dan wawancara, peneliti menemukan bahwa proses implementasi di Puskesmas Kedungkandang sudah berjalan cukup baik, walau masih ada beberapa kendala yang dihadipi, namun pihak Puskesmas Kedungkandang dan Dinas kesehatan terus membenahi kekurangan-kekurangan yang ada dalam proses implementasi program BPJS dapat berjalan dengan baik.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Program BPJS merupakan bentuk reformasi birokrasi di bidang kesehatan, sebab dengan adanya program BPJS masyarakat dapat lebih mudah berobat dan tidak sulit dalam pemberkasan dokumen seperti sistem Kesehatan sebelumnya. Dengan adanya program BPJS diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan mutu pelayan kesehatan terhadap masyarakat di Kota Malang. Kata Kunci: Implementasi,  BPJS Kesehatan , Pelayanan Publik
KINERJA PELAYANAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MALANG (Studi Kasus Pelayanan Akta Kelahiran, Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga) Alvin Nur Chahya Rahman; Yaqub Cikusin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 6 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.909 KB)

Abstract

Pelayanan publik yaitu usaha kelompok atau seseorang birokrasi dalam memberikan bantuan terhadap masyarakat untuk mencapai tujuan tertentu. Unsur inti dari suatu pelayanan yaitu terdiri dari penyelenggaraan dan penerimaan layanan. Seiring berkembangnya zaman, pemerintah dituntut untuk memperluas lingkup pelayanan dan jasa-jasa publik yang meliputi segenap aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, pelayanan tersebut hendaknya diikuti oleh kualitas pelayanan yang baik. Kualitas pelayanan menjadi kunci sentral bagi seluruh instansi dalam mencapai tujuan organisasi serta menjamin kelangsungan hidup organisasi tersebut. Salah satu dari penyelenggara layanan publik ialah instansi pemerintahan. Bentuk layanan dari instansi pemerintah ini, diantaranya yaitu pada bidang administrasi kependudukan. Dalam Pasal 1 UU No. 24 Tahun 2013, administrasi kependudukan diartikan sebagai rangkaian penataan dan penertiban dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, pengelolaan administrasi kependudukan, serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publik dan pembangunan sektor lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kualitas Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang, (2) faktor pendukung dan penghambat dalam Pelayanan Akta Kelahiran, Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang, (3) Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang di Tengah Pandemi Covid-19. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang sudah cukup memuaskan terutama pada pelayanan akta kelahiran, kartu tanda penduduk dan kartu keluarga dan dalam masa pandemic ini pelayanan dilakukan secara online dengan inovasi yang terdapat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang dan selalu memperhatikan Standart Operasional Prosedur (SOP). Faktor penghambat adalah rendahnya komitmen dari pegawai, kurangnya kerjasama dari pihak eksternal. Dan faktor pendukungnya adalah inovasi Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang, sarana dan prasarana yang mencukupi. Kata Kunci : Kinerja Pelayanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Malang
EFEKTIVITAS PROGRAM BANK SAMPAH DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BATU DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK PENGELOLAAN SAMPAH Elsa Maharani; Yaqub Cikusin; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 15, No 7 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.028 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas program Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu dalam pemberdayaan masyarakat untuk pengelolaan sampah, yang diteliti sesuai dengan data yang nyata pada saat penelitian. Bertambahnya volume sampah yang terus meningkat dari tahun ke tahun tidak sebanding dengan luas wilayah tempat pembuangan akhir sampah atau TPA. Volume sampah dalam jumlah besar mengakibatkan sampah-sampah yang sudah terkumpul itu dapat memakan luas dari wilayah TPA itu sendiri, dan untuk sampah-sampah lainnya yang tidak tertampung lagi kemudian akan saling menimbun. Maka dari itu, sudah saatnya pemerintah dan warga masyarakat bertindak dengan menggunakan metode atau alternatif baru dalam menghadapi permasalah persampahan yang berada di Kota Batu. Teori yang digunakan yakni teori Efektivitas Program dari Kettner, Moroney dan Martin (2008), beliau mengemukakan bahwa untuk menilai efektivitas program dapat diukur dari Upaya, Efisiensi Biaya, Hasil, Efektivitas Biaya, dan Dampak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dengan melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, nyatanya pelaksanaan program tersebut cukup efektif dalam menyelamatkan limbah-limbah sampah yang berada di Kota Batu. tiga indikator yang menyebabkan program ini belum maksimal belum mencapai target 100% efektif yakni pada indikator cost-efficiency, result, dan cost effectiveness. Penyebab indikator belum terpenuhi secara maksimal dikarenakan permasalahan pembiayaan anggaran Dinas Lingkungan Hidup yang mengikuti SOP dari kepala dinas, tujuan utama dari program ini lebih fokus pada penyelamatan lingkungan bukan pada laba. Kata Kunci:  Efektivitas Program, Bank Sampah, Pemberdayaan Masyarakat
Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Terhadap Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Implementasi Kebijakan Pembangunan Desa (Studi pada Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang) Indri Dwi Cahyanti; Yaqub Cikusin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.717 KB)

Abstract

Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang dipergunakan oleh seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain. Gaya kepemimpinan adalah suatu pola perilaku yang konsisten yang ditunjukan oleh pemimpin dan diketahui pihak lain ketika pemimpin berusaha mempengaruhi kegiatan-kegiatan orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Untuk mendeskripsikan gaya kepemimpinan Kepala Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang terhadap peningkatan partisipasi masyarakat untuk melaksankan pembangunan desa dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendorong dan penghambat partisipasi masyarakat Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang dalam pelaksanaan pembangunan desa. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian kualitatif yang dimaksud adalah untuk mengetahui fenomena-fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian, dan penelitian deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta atau kejadian-kejadian secara sistematis dan akurat, mengenai sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1). Gaya kepemimpinan kepala desa mulyoagung menggunakan gaya kepemimpinan partisipating . 2). faktor pendukung partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa diantaranya yaitu kesadaran masyarakat, koordinasi yang baik antara atasan dan bawahan, dan adanya dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat desa, 3). faktor penghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa yaitu keterbatasan waktu, kegiatan yang kurang diminati, dan rendahnya kualitas pendidikan.Kata kunci :  Gaya Kepemimpinan, Partisipasi Masyarakat, Pembangunan Desa
EFEKTIFITAS PELAYANAN PEMBUATAN KARTU KELUARGA DI KECAMATAN SEDATI KABUPATEN SIDOARJO (Studi kasus di Kantor Kecamatan Sedati Kabupaten Sioarjo) Aniyatum Mashfiyah; Yaqub Cikusin; Afifudin Afifudin
Respon Publik Vol 13, No 1 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.076 KB)

Abstract

ABSTRAKPelayanan publik merupakan upaya Negara untuk memenuhi kebutuhan dasar hak-hak sipil setiap warga Negara atas barang, jasa, dan pelayanan. Undang-undang dasar 1945 mengamanatkan kepada Negara untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga Negara demi kesejahteraan, sehingga efektifitas suatu system pemerintahan sangat ditentukan oleh baik buruk pelaksanaan pelayanan public.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Pelayanan Pembuatan Kartu Keluarga Pada Masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian kualitatif yang dimaksud adalah untuk mengetahui fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian, dan penelitian deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta, atau kejadian-kejadian secara sistematis dan akurat, mengenai sifat-sifat populasi atau daerah tertentu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Persepsi masyarakat terhadap pelayanan pembuatan kartu keluarga di kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo pada kenyataannya masyarakat merasakan ketidakpuasan akan pelayanan yang diberikan oleh perangkat Kecamatan sedangkan pemerintah Kecamatan menawarkan jasa atau biro jasa pembuatan kartu keluarga Untuk meringankan beban masyarakat secara umum masyarakat kecamatan mengalami ketidakpuasan terhadap pelayanan pembuatan kartu keluarga. (2) Upaya Kecamatan dalam meningkatkan pelayanan pada Masyarakat khususnya Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo adalah upaya-upaya yang dilakukan untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan menciptakan pelayanan yang baik dan mampu memberikan kenyamanan serta kepuasan akan kinerja para perangkat Kecamatan terkait dengan upaya yang ditingkatkan pelayanan kepada masyarakat maka pemerintah Kecamatan menggunakan jenis pelayanan sederhana yaitu di mana pelayanan tersebut tergolong mudah dipahami dan wajar tetapi pada kenyataannya masih terdapat masyarakat yang tidak paham bahkan tidak tahu akan prosedur yang ditetapkan oleh pihak Kecamatan karena itu diperlukan beberapa perbaikan.Kata Kunci : Efektifitas, Pelayanan, pembuatan Kartu Keluarga
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MENTERI PENDIDIKAN dan BUDAYA NOMOR 36962/MPK.A/HK/2020 tentang Pembelajaran Secara Daring dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) dan Meningkatkan Minat Belajar Siswa Di Probolinggo (Studi Kasus di Kota Probolinggo) Nuryana Visi Firdaus; Yaqub Cikusin; Taufiq Rahman Ilyas
Respon Publik Vol 16, No 2 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.827 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Implementasi tentang pembelajaran daring di Kota Probolinggo dalam rangka pemutusan penyebaran Covid-19, (2) faktor apa saja yang dapat mempengaruhi implementasi kebijakan Menteri Pendidikan dan Budaya nomor 36962/MPK.A/HK/2020. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peneliti memilih jenis kualitatif dengan metode deskriptif bertujuan untuk untuk menggambarkan, meringkas berbagai informasi, kondisi, situasi, atau berbagai variabel. Pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penlitian ini menunjukkan bahwa (1) Mendeskripsikan Implementasi Kebijakan pemerintah Desa dalam penerapan program PTSL di Desa Watugede Kecamatan Singosari Kabupaten Malang (2) faktor pendukung dan penghambat yang dapat mempengaruhi implementasi kebijakan Menteri Pendidikan dan Budaya nomor 36962/MPK.A/HK/2020.  Kata Kunci : Implementasi, Kebijakan, Pemerintah, Pembelajaran daring, Coronavirus Disease COVID-19.
INOVASI KEBIJAKAN DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (Study Penggunaan Barcode Dalam Pilkades Desa Wringinanom Kec. Poncokusumo Kab. Malang) Roudhotul Angelika Wibowo; Yaqub Cikusin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 6 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.709 KB)

Abstract

ABSTRAKInovasi merupakan pembaharuan atau kreativitas atau ciptaan baru yang mampu memberikan nilai tambah. Dalam konteks pembangunan, inovasi bisa diartikan sebagai pembaharuan/ kreatifitas/ ciptaan dalam pembangunan guna untuk meningkatkan SDM. Inovasi kebijakan hakikatnya bersifat horisontal, vertikal, temporal, dan sangat erat dengan proses pembelajaran (learning process) untuk mendorong pengembangan kapasitas 7 inovatif. Oleh karena itu, inovasi kebijakan berkaitan erat dengan perubahan, fleksibilitas, dinamisme dan masa depan. Disadari bahwa inovasi kebijakan pada dasarnya tidak saja mencakup atau berkaitan dengan kebijakan iptek saja, tetapi juga kebijakan industri, kebijakan daerah dan kebijakan pendidikan, serta beberapa kebijakan relevan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Mekanisme registrasi dengan menggunakan barcode pada pemilihan kepala desa di Desa Wringinanom Kec. Poncokusumo Kab. Malang. (2) Dampak dengan adanya program inovasi registrasi barcode pada pemilihan kepala desa di Desa Wringinanom Kec. Poncokusumo Kab. Malang. Pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan diterapkannya inovasi barcode dalam pemilihan kepala desa adalah untuk mengatasi persoalan terkait keluhan masyarakat yang berhubungan dengan antrian yang panjang, selain itu inovasi barcode juga diciptakan untuk mengatasi berbagai masalah yang dikhawatirkan dapat terjadi dalam pemilihan kepala desa, mengingat pilkades ini berbeda dengan pemilu-pemilu lainnya. Dimana persaingan dalam pilkades ini sangatlah tinggi. Permasalahan yang  dikhawatirkan terjadi yaitu misalnya penggelembungan suara, manipulasi data, dan kecurangan-kecurangan lainnya. Selain untuk mengatasi permasalahan yang kerap dikhawatirkan inovasi ini juga sangat berguna untuk panitia pilkades 2019, aplikasi barcode sangat membantu percepatan proses pemilihan kepala desa, dan memudahkan panitia dalam proses otentifikasi data pemilih, berbeda dengan pilkades 2013 yang masih menggunakan manual. Perbandingan yang terlihat akibat adanya inovasi barcode cukup jelas, dan perbedaan tersebut juga dapat dirasakan oleh beberapa pihak terutama dari pihak panitian. sehingga dapat disimpulkan bahwa inovasi barcode berdampak sangat baik kepada pelaksanaan pemilihan kepala desa di tahun 2019. Kata Kunci : Inovasi, Kebijakan Pemilihan kepala desa, Mekanisme Barcode, Dampak.
Co-Authors Abdurrohman, Abdurrohman Adilah, Nandis Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin, Afifuddin Afifudin Afifudin Agus Zainal Abidin Agus Zainal Abidin Aina Nafisatul Khilmiah Ainun Harir Ainun Nisa Kamila alfiana rizky ramadhany Alvin Nur Chahya Rahman Ana Silviana Andita Niken Anggraeni Anggraeni, Andita Niken Aniyatum Mashfiyah Armansyah Ghalib Muzakhi Aurellia Chintia Deby Ayu Aprilia Ayu Fajarwati Bachtiar Fachry Affandi Bahrul Ulum Citra Ayu Rahmanda Dadang Krisdianto, Dadang Deni Adi Burohman Djunaedy Ghony Elsa Maharani Emy Fatmawati Fita Mustafida Fitri Katri Nuryanti Ganis Anjar Cahyani Halim Arifin Harnadi, Alfianta Dwi Hasrilah Hasrillah Hasrillah Hasrillah Hasrillah Hasrillah Hayat Hayat Hendra Hafid Risalbi Hutama Taufiq Rizqi Igul Igul Ilham Satrio Aji Ilma Kholida Imam Bukhori Indri Dwi Cahyanti Intan Rizqita Ningtihana Iska Arina Khairina Nainggolan Khairina Nainggolan, Khairina khoiron khoiron Khoiron Khoiron Khoiron Khoiron Kikin Aviandani Kunti Fadaliyah Langgeng Rahmatullah Putra Lathifaturrodiyah Lathifaturrodiyah Lulu Shobihatun Naqibah Luluk Nur Faizah Lutfi Hilman Mangesti, Yovita Arie Maulidiyah, Risti Fitri Megawati Megawati Mirin Primudyastutie Moh. Ibrahim Mohammad Rifyal Adam Muhammad Tang Mukhamad Ifan Fauzi Nada, Fairoh Aida Qothrun Nandis Adilah Nur Syarifuddin Nuraehan Nuraehan Nuryana Visi Firdaus Pradila Agatha, Yoke Putra, Achmad Nowenta Rahmawati, Septina Dwi Ramadina, Savela Arthamevia Resti Ramadani Retno Wulan Retno Wulan Sekarsari Rizki Ahmad Fauzi Roni Pindahanto Widodo Roni Pindahanto Widodo Roni Pindahanto Widodo Rosichin Mansur Roudhotul Angelika Wibowo Rulam Ahmadi Ruslan Putra Rustam Dirgantara Putra Suharto S Endang Prasetyawati Safitri, Selvi Dian Saifuddin Saifuddin Selvi Dian Safitri Shohib Muslim Siti Latifatul Imama Slamet Hidayat Turohman Slamet Muchsin Slamet Slamet Slamet Slamet Slamet Suhartono Sunariyanto Sunariyanto Sunariyanto, Sunariyanto Suryani Suryani Taufiq Rahman Ilyas Tauhidiah Sinansari Tiffany Heruveradita Uyyun Regia Fatva Wandra Wandra Wandra Wandra Wandra, Wandra Yandri Radhi Anadi Yaqub Yesi Nur Agustina Yoke Pradila Agatha Zainal Abidin Zulfatul Arin