Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Literasi Kesehatan Kader Posyandu dalam Mendukung Transformasi Layanan Kesehatan Primer di Kelurahan Lapulu Purnamasari, Anisa; Nawawi, Nawawi; Lisnawati, Lisnawati; Nazaruddin, Nazaruddin; Ardiansyah, La Ode
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 6 No 2 (2025): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v6i2.1522

Abstract

The transformation of primary health care services in Indonesia requires the active role of Posyandu cadres as the frontliners in delivering basic health services. However, in Lapulu Subdistrict, cadres still face limited knowledge and skills, particularly in effective communication as well as technical competencies such as weighing, anthropometric measurements, and recording in the Maternal and Child Health (MCH) handbook. This Lecturers’ Community Service Program (PKM) aimed to enhance health literacy among Posyandu cadres through participatory approaches of education, training, and mentoring. The program consisted of three stages: preparation (coordination, training module development, and evaluation tools), implementation (health literacy education, effective communication training, and technical skill practices through demonstrations, simulations, and peer teaching), and mentoring with evaluation. Knowledge improvement was assessed using pre-test and post-test, while skills were evaluated through observational checklists. The results showed a significant improvement in cadres’ knowledge, with the average score increasing from 58.7 (pre-test) to 83.5 (post-test). Technical skills competence also improved, from only 30% to 85% of cadres being able to perform anthropometric measurements and recording accurately. During mentoring, cadres demonstrated effective communication, correct measurements, and simple counseling to mothers. This PKM has proven effective in strengthening the capacity of Posyandu cadres through health literacy improvement. The program contributes to the implementation of primary health care transformation in coastal communities, positioning cadres not only as service providers but also as agents of change toward healthier, more empowered societies.
LITERATUR REVIEW : GLOMERULONEFRITIS AKUT DAN KRONIS (GNA & GNC) PADA ANAK Anisa Purnamasari; Rifal Anugrah; Ayu Yuliana Sari; Nurul Aprianti; Anisa Anisa; Lisnawati Lisnawati; Nazaruddin Nazaruddin
FKF Vol 2 No 1 (2025): JHPS. Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Glomerulonefritis Akut (GNA) dan Glomerulonefritis Kronis (GNC) merupakan gangguan inflamasi ginjal pada anak yang disebabkan oleh proses imunologis akibat infeksi Streptococcus β- hemolitikus grup A. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan global karena dapat menimbulkan komplikasi berat seperti hipertensi, gagal ginjal akut, bahkan penyakit ginjal kronik. Tujuan: Tujuan dari review ini adalah untuk mengetahui gambaran Glomerulonefritis Akut dan Kronis (GNA & GNC) pada anak. Metode: Pencarian literatur dilakukan secara sisematis pada beberapa database yaitu ScienceDirect, PubMed dan Google Scholar dengan menggunakan Bolean terms dan pembatasan untuk menemukan artikel yang tepat dalam menjawab pertanyaan penelitian dengan kriteria pembatasan yaitu artikel full-text dan publikasi artikel tahun 2021-2025 Hasil: Pencaharian tersebut ditemukan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria dan kata kunci yang telah di tetapkan. Kesimpulan: Glomerulonefritis Akut dan Kronis (GNA & GNC) pada anak merupakan peradangan ginjal yang menyebabkan hematuria, edema, dan hipertensi. Penatalaksanaan difokuskan pada pengendalian tekanan darah, keseimbangan cairan, serta pencegahan kerusakan ginjal lebih lanjut.
The Effect of Cognitive Behavioral Therapy on Depression and Quality of Life in Chronic Kidney Disease Patients: A Quasi-Experimental Study Nazaruddin Nazaruddin; Cece Indriani; Icha Novitasari; Akbar Ramadhani
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v5i1.823

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) imposes substantial physical and psychological burdens, with depression significantly exacerbating the decline in patients' health-related quality of life (QOL). This study aimed to assess the efficacy of Cognitive Behavioral Therapy (CBT) in alleviating depressive symptoms and enhancing the QOL of CKD patients. Methods: A quasi-experimental study was conducted with 70 CKD patients experiencing depressive symptoms (BDI > 14), who were divided into intervention (n=35) and control (n=35) groups. The intervention group underwent an eight-week CBT program consisting of structured weekly sessions (30–60 minutes each), while the control group received routine medical care only. Depression and QOL were evaluated pre- and post-intervention using the Beck Depression Inventory (BDI) and the WHOQOL instrument, respectively. Analysis using the Mann-Whitney test showed a statistically significant improvement in the intervention group compared with the control group (p = 0.000). Following the intervention, 48.6% of participants in the CBT group transitioned to a "no depression" state, and 60.0% reported a "good" QOL, whereas the control group remained largely unchanged with high rates of severe depression. The integration of structured CBT into clinical nursing care provides a robust, holistic approach to improving the psychological and physical well-being of CKD patients. These results underscore the importance of incorporating routine mental health screening and evidence-based psychological interventions into standard renal care protocols.
Efektivitas Terapi Modalitas Dalam Menurunkan Nyeri dan Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Osteoarthritis: Literature Review Dewi Kartika; Mahardika Lasorea; Wafanjar Wafanjar; Ayu Yuliana Sari; Oi Azzahra Zia; Natasya Nur Safira; Rifal Anugrah; Sarni Sakir; Adhe Wati Mutmainnah; Dhija Almaida Banda; Nazaruddin Nazaruddin; Cici Yusnayanti
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1526

Abstract

Latar belakang: Osteoarthritis merupakan penyakit sendi degeneratif kronis yang ditandai dengan degradasi tulang rawan artikular, renovasi tulang subkondral, dan pembentukan osteofit yang menyebabkan gangguan fungsi sendi secara progresif. Sebagai penyebab utama disabilitas pada populasi dewasa dan lansia, kondisi ini memberikan beban ekonomi dan psikologis yang signifikan akibat nyeri persisten dan penurunan mobilitas fisik yang drastis. Nyeri yang tidak terkelola dengan baik pada pasien osteoarthritis seringkali memicu keterbatasan aktivitas sehari-hari (Activities of Daily Living), yang pada gilirannya menurunkan status kesehatan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan. Mengingat keterbatasan penggunaan obat anti-inflamasi non-steroid dalam jangka panjang karena risiko efek samping sistemik, pemanfaatan terapi modalitas fisik seperti Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), diatermi, serta terapi panas dan dingin menjadi komponen krusial dalam manajemen rehabilitasi non-farmakologis. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi modalitas dalam menurunkan intensitas nyeri serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas hidup pasien yang menderita osteoarthritis. Metode: Pencarian literatur dilakukan secara sisematis pada beberapa database yaitu PubMed dan Google Scholar dengan menggunakan Bolean terms dan pembatasan untuk menemukan artikel yang tepat dalam menjawab pertanyaan penelitian dengan kriteria pembatasan yaitu artikel full-text dan publikasi artikel tahun 2021- 2025. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa pemberian program terapi modalitas secara rutin dan terukur memberikan perbaikan signifikan terhadap penurunan ambang nyeri dan peningkatan rentang gerak sendi. Kesimpulan: Terapi modalitas merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam menurunkan nyeri, meningkatkan fungsi sendi, mobilitas, dan kualitas hidup pasien osteoarthritis. Penerapan terapi modalitas yang dilakukan secara teratur, terstruktur, dan disesuaikan dengan kondisi pasien dapat direkomendasikan sebagai bagian penting dalam penatalaksanaan komprehensif osteoarthritis.
Efektivitas Perawatan Luka Dekubitus Dengan Menggunakan Modern Dressing Terhadap Penyembuhan Luka : Literatur Review Disman Maitora Usman; Rikmal Jaya; Minalni Azrin; Suci Ramadani; Ainun Mardiah; Icha Cahyana; Dian Kurniawati; Dhija Almaida Banda; Astriani Patiwael; Sri Mayang Lestari; Nazaruddin Nazaruddin
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1655

Abstract

Luka dekubitus (pressure ulcer) merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada pasien dengan keterbatasan mobilitas, khususnya pada pasien rawat inap jangka panjang, pasien lanjut usia, serta pasien dengan kondisi kronis. Luka ini terjadi akibat tekanan, gesekan, dan gaya geser yang berlangsung terus-menerus sehingga mengganggu perfusi jaringan dan menyebabkan kerusakan kulit hingga jaringan yang lebih dalam. Tujuan: Membahas efektivitas perawatan luka dekubitus dengan menggunakan modern dressing terhadap penyembuhan luka. Metode: Pencarian literatur dilakukan secara sistematis pada beberapa database yaitu ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar dengan menggunakan Boolean terms dan pembatasan untuk menemukan artikel yang tepat dalam menjawab pertanyaan penelitian dengan kriteria pembatasan yaitu artikel full-text dan publikasi artikel tahun 2022–2026. Penapisan dilakukan dengan mengikuti alur kronologis pedoman PRISMA. Hasil: Sebanyak 10 artikel murni yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai jenis modern dressing seperti hydrogel, hydrocolloid, silicone foam dressing, dan negative pressure wound therapy (NPWT) mampu mempertahankan kelembapan luka, mempercepat penutupan luka, menurunkan risiko infeksi, mengurangi inflamasi, serta meningkatkan proses penyembuhan dibandingkan perawatan konvensional. Namun, beberapa penelitian melaporkan bahwa bukti klinis mengenai efektivitas jenis dressing tertentu masih belum konsisten sehingga pemilihan dressing perlu disesuaikan dengan kondisi luka dan karakteristik pasien. Kesimpulan: Secara keseluruhan, hasil dari sepuluh artikel yang dikompilasi menunjukkan bahwa balutan dan teknologi perawatan luka modern sangat penting untuk penyembuhan dan pencegahan luka dekubitus. Perawatan luka dengan teknologi modern dapat meningkatkan luaran klinis pasien dan mengurangi komplikasi serta biaya perawatan jika dikombinasikan dengan evaluasi faktor risiko dan perawatan menyeluruh. Namun, bukti klinis yang tersedia belum lengkap.
Efektivitas Modern Dressing dalam Mempercepat Penyembuhan Ulkus Diabetikum pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Literature Review Nadia Mulya; Nurul Aprianti; Anisa Anisa; Suci Indah Sari; Fahril Fahri; Isnaeni Amanda; Nur Jannah Hamsin; Muhamad Junaiddin Aana; Nazaruddin Nazaruddin
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1665

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis diabetes melitus yang sering menyebabkan infeksi, gangren, hingga amputasi ekstremitas bawah. Ketika kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang, pembuluh darah besar maupun kecil mengalami perubahan struktural yang membuat aliran darah ke jaringan semakin berkurang. Kondisi ini menyebabkan kulit, otot, dan jaringan di sekitarnya tidak mendapatkan oksigen serta nutrisi yang cukup untuk mempertahankan kekuatan dan kemampuan regenerasi. Ulkus diabetikum salah satu komplikasi kronis diabetes melitus yang dapat menyebabkan infeksi berat hingga amputasi apabila tidak ditangani secara tepat, perawatan luka telah dikembangkan untuk mempercepat proses penyembuhan, salah satunya adalah penggunaan balutan modern (modern dressing) yang menerapkan prinsip moisture balance telah banyak digunakan karena mampu mempertahankan kelembaban luka dan mempercepat proses penyembuhan. Tujuan :  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan modern dressing terhadap proses penyembuhan luka pada pasien ulkus diabetikum. Metode : Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan ProQuest menggunakan kata kunci "Diabetic Foot Ulcer", "Modern Dressing", dan "Wound Healing" dengan menggunakan operator Boolean AND dan OR. Artikel yang digunakan merupakan penelitian asli, tersedia dalam bentuk full text, dipublikasikan pada tahun 2021–2026, serta berbahasa Indonesia maupun Inggris.  Hasil : Berdasarkan proses identifikasi, skrining, eligibility, dan inclusion menggunakan diagram PRISMA diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa modern dressing lebih efektif dibandingkan balutan konvensional dalam meningkatkan pembentukan jaringan granulasi dan mempercepat epitelisasi luka. Kesimpulan : Penggunaan modern dressing efektif dalam mempercepat proses penyembuhan luka ulkus diabetikum dibandingkan metode konvensional. Modern dressing efektif dalam mempercepat penyembuhan ulkus diabetikum melalui mekanisme moist wound healing yang mampu mempertahankan kelembaban luka serta menurunkan risiko infeksi dan amputas.
Efektivitas Dressing Modern Dan Terapi Topikal Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Derajat II: Literature Review Silvino Benny Saputra; Risma Yanti; Rispa Fuspita Sari; Waode Zamrina; Maria Veronika Taa; Damayani Damayani; Khusnul Fadillah; Sam'arif Sam'arif; Muh Yusuf Alamsyah; Nur Asanti Lestari; Eva Julianas; Nazaruddin Nazaruddin
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1666

Abstract

Latar belakang: Luka bakar derajat II memerlukan perawatan yang efektif untuk mencegah infeksi, mempercepat penyembuhan, dan meminimalkan bekas luka. Tujuan: literatur review ini adalah menilai efektivitas dressing modern dan terapi topikal pada luka bakar derajat II. Metode: dilakukan dengan analisis naratif terhadap 10 jurnal utama, mencakup studi pre-klinis, uji klinik, dan review literatur terkait hydrogel, kombinasi wet dressing dengan chitosan, serta BFS Lactobacillus plantarum. Hasil: menunjukkan BFS L. plantarum efektif mengurangi kolonisasi bakteri dan mencegah penolakan graft, kombinasi wet dressing-chitosan mempercepat penyembuhan dan menurunkan infeksi, sedangkan hydrogel menjaga kelembapan, menyerap eksudat, dan mendukung regenerasi kulit. Kesimpulan: dressing modern dan terapi topikal terbukti meningkatkan hasil penyembuhan luka bakar derajat II.
Pengaruh Pemberian Terapi Bermain Mewarnai Gambar Terhadap Penurunan  Tingkat Kecemasan Hospitalisasi Pada Anak Pra Sekolah Di RSUD  Kota Baubau Wa Ode Aisa Zoahira; Dedi Krismiadi; Nazaruddin Nazaruddin; Hasniah Dina; Wa Ode Rahmadania
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1707

Abstract

Hospitalisasi merupakan suatu keadaan yang mengharuskan anak tinggal di rumah sakit untuk menjalani pengobatan dan perawatan. Masalah yang dapat terjadi pada anak prasekolah (3-6 tahun) yang mengalami hospitalisasi adalah kecemasan. Salah satu cara untuk menurunkan kecemasan yaitu dengan pemberian terapi bermain mewarnai gambar. Terapi bermain mewarnai gambar adalah salah satu jenis terapi bermain yang efektif untuk mengekspresikan perasaan anak yang mengalami hospitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi bermain mewarnai gambar terhadap penurunan tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak pra sekolah di RSUD Kota Baubau. Jenis penelitian menggunakan pre experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dengan sampel sebanyak 20 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi faces anxiety scale (FAS) for children. Analisa data dengan uji wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menggunakan uji wilcoxon signed rank test didapatkan nilai p= 0.000<0.05 menunjukkan H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan ada pengaruh pemberian terapi bermain mewarnai gambar terhadap penurunan tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah di RSUD Kota Baubau tahun 2021. Diharapkan kepada para perawat dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya terapi bermain sebagai salah satu intervensi yang efektif untuk mengurangi tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak pra sekolah.
Efek Home Visit Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Lansia : Literatur Review Lisnawati Lisnawati; Anisa Purnamasari; Nazaruddin Nazaruddin; Wa Ode Aisah Zoahira
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v1i1.203

Abstract

Penelitian mengenai program home visit terhadap peningkatan kualitas hidup Lansia telah diberbagai Negara, namun hasil dari penelitian yang beragam sehingga belum ada bukti yang aktual tentang efek dari home visit terhadap kualitas hidup Lansia. Tujuan: Untuk mengetahui efek dari home visit terhadap peningkatan kualitas hidup Lansia. Desain: A literature review, artikel yang dipilih sebanyak tiga (n=3) dan dinilai kualitasnya dengan menggunakan critical appraisal skill program. Sumber data: Digunakan 3 data base untuk pencarian artikel dengan rentang waktu dari tahun 2000-2016. Kesimpulan: Dari tiga artikel yang dipilih menunjukkan hasil yang beragam, 2 artikel menyatakan bahwa home visit tidak memiliki efek terhadap peningkatan kualitas hidup Lansia dan satu artikel lainnya mengatakan ada perubahan terhadap kualitas hidup Lansia, meskipun dengan home visit tidak terjadi peningkatan kualitas hidup tetapi terjadi peningkatan derajat kesehatan Lansia
Hubungan Durasi Penggunaan Smartphone Terhadap Perkembangan Psikologis Sosial Anak Usia 06-08 Tahun Di SDN 01 Poasia Kecamatan Poasia Kota Kendari Anisa Purnamasari; Lisnawati; Sari Arie Lestari; Sitti Masriwati; Nazaruddin
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v1i1.206

Abstract

Penggunaan smarthphone di Indonesia menunjukkan angka yang semakin meningkat, data yang diperoleh dari Portal Techin Asia sampai dengan saat ini sudah mencapai 15 juta lebih pengguna smarthphone. Hasil survey yang dilakukan menunjukkan bahwa penduduk Indonesia terutama anak usia dini menjadi pengguna utama smarthphone. World Health Organization melaporkan bahwa 5-25% dari anak-anak usia sekolah menderita gangguan perkembangan. Sekitar 8-9% anak usia sekolah mengalami masalah psikososial khususnya masalah social emosional seperti kecemasan, sulit beradaptasi, bersosialisasi, susah berpisah dari orang tua, anak sulit diatur, dan perilaku agresif merupakan masalah yang paling sering muncul pada anak usia sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan smartphone terhadap perkembangan psikologis sosial Anak Sekolah di SDN 01 Poasia, Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi penelitian yaitu seluruh anak yang menggunakan smartphone usia 6-8 tahun yang bersekolah di SDN 01 Poasia sebanyak 315 orang dengan jumlah sampel 64 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Analisis menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan nilai p value = 0.000 (X2 hitung = 13.012 > X2 tabel = 3.841), menunjukkan bahwa ada hubungan antara durasi penggunaan smartphone terhadap perkembangan psikologis sosial pada anak usia 06-08 tahun. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan antara durasi penggunaan smartphone terhadap perkembangan psikologis sosial anak usia 06-08 tahun di SDN 1 Poasia Kecamatan Poasia, Kota Kendari
Co-Authors Abdul Rahim Sya’ban Abdurrahman Abdurrahman Adhe Wati Mutmainnah Ahmad Mudatsir Ainun Mardiah Akbar Ramadhani Andas, Amzal Mortin anisa anisa Anisa Anisa Anisa Purnamasar Anisa Purnamasari Anisa Purnamasari Apriyanti Apriyanti Apriyanti Apriyanti Apriyanti Apriyanti Apriyanti Apriyanti Ardiansyah, La Ode Ari Nofitasari Ari Nofitasari Ari Nofitasari Arie Lestari, Sari Asbath Said Asbath Said Astriani Patiwael Ayu Yuliana Sari Ayu Yuliana Sari Cece Indriani Cece Indriani Cece Indriani Cece Indriani Cece Indriani Cici Yusnayanti Cici Yusnayanti Damayani Damayani Dedi Krismiadi Dedi Krismiadi Dedi Krismiadi Dewi Kartika Dewi Sari Pratiwi Dhija Almaida Banda Dhija Almaida Banda Dian Kurniawati Dina, Hasnia Dina, Hasniah Disman Maitora Usman Dwi Wulandari Ningtias Purnama Eva Julianas Fahril Fahri Hasnia Dina Hasniah Dina Heltty Heltty Icha Cahyana Icha Novitasari Indriani, Cece Islaeli Islaeli Isnaeni Amanda Khusnul Fadillah Krismiadi, Dedi L. Lisnawati La Ode Ardiansyah Lisnawati Lisnawati Lisnawati Lisnawati Lisnawati Lisnawati Lisnawati Mahardika Lasorea Maria Veronika Taa Masriwati, Sitti Mega Fatimah Rosana Mery Eka Yaya Fujianti Minalni Azrin Mudatsir, Ahmad Muh Yusuf Alamsyah Muhamad Junaiddin Aana Nadia Mulya Natasya Nur Safira Nawawi Nawawi Neneng Anjarwati Noviati Noviati Noviati Nur Asanti Lestari Nur Jannah Hamsin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurul Aprianti Nurul Aprianti Oi Azzahra Zia Pongdatu, Merry Pratiwi , Dewi Sari Prawara Aros Purnama Rahim Sya’ban, Abdul Rahmawati, Rahmawati rifal anugrah Rifal Anugrah Rikmal Jaya Risky, Sartini Risma Yanti Rispa Fuspita Sari Romantika, I Wayan Sam&#039;arif Sam&#039;arif Sanatang Sardi Anto Sari Arie Lestari Sari Arie Lestari Sarni Sakir Sasmita, Evi Silvino Benny Saputra Sitti Masriwati Solihin Sri Mayang Lestari Sri Mulyani Sri Wulan, Icha Suci Indah Sari Suci Ramadani Wa Ode Aisa Zoahira Wa Ode Aisah Zoahira Wa Ode Nova Noviyanti Wa Ode Nova Noviyanti Wa Ode Nova Noviyanti Wa Ode Nova Noviyanti R Wa Ode Rahmadania Wafanjar Wafanjar Waode Zamrina Yati, Mimi Zahalim Zahalim Zahalim Zoahira, Wa Ode Aisa Zoahira, Wa Ode Aisah