Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN APLIKASI MATDA (MATEMATIKA BANGUN DATAR) BERBASIS ANDROID PADA MATERI KELILING DAN LUAS BANGUN DATAR Choiriyah, Ayu Nanda; Isnanto, Isnanto; Marshanawiah, Andi; Aries, Nur Sakinah; Pakaya, Widi Candika
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.8927

Abstract

This research was motivated by the low level of understanding among fifth-grade students at SD Inpres 3 Toili regarding the area and perimeter of flat shapes, due to limited learning media and the low utilization of technology in the learning process. The objective of this study was to develop an Android-based Matda (Flat Shape Mathematics) application that meets the criteria of feasibility, practicality, and effectiveness for the circumference and area of ??flat shapes. The research method used was development research using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model. The subjects were eight fifth-grade students at SD Inpres 3 Toili, Banggai Regency. In the feasibility test, the Matda application was validated by a team of experts. The summary of validation results from three experts (media experts, material experts, and user experts) yielded a score of 93.7%, categorized as "very feasible." For the practicality test, the researcher used a teacher response questionnaire, which yielded a score of 96.4%, and a student response questionnaire, which yielded a score of 94.1%, categorized as "very practical." In the effectiveness test, researchers used evaluation through pre-tests and post-tests. The average pre-test score was 38.5 and the post-test score was 91.3. The difference between the pre-test and post-test scores was 52.8. The N-Gain Score of 0.85 places this improvement in the "High" category. This means there was an 85.8% increase in the "effective" category. Thus, the Matda application is proven to be effective, practical, and suitable for use in elementary school learning. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa kelas V SD Inpres 3 Toili dalam materi luas dan keliling bangun datar yang disebabkan keterbatasan media pembelajaran serta rendahnya pemanfaatan teknologi dalam proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan aplikasi Matda (Matematika Bangun Datar) berbasis Android yang memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan pada materi keliling dan luas bangun datar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model penelitian ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Inpres 3 Toili Kabupaten Banggai yang berjumlah 8 orang. Pada uji kelayakan, aplikasi Matda diuji melalui validasi oleh tim ahli. Rekapitulasi hasil validasi dari 3 ahli yaitu ahli media, ahli meteri, dan ahli pengguna diperoleh persentase sebesar 93,7% dengan kategori “sangat layak”. Pada uji kepraktisan, peneliti menggunakan angket respon guru dengan persentase sebesar 96,4% dan angket respon siswa memperoleh persentase sebesar 94,1% dengan kategori “sangat praktis”. Pada uji keefektifan, peneliti menggunakan evaluasi melalui pre-test dan post-tes. Hasil rata-rata nilai pre-test sebesar 38,5 dan post-tes sebesar 91,3. Selisih nilai pre-test dan post-test sebesar 52,8. Hasil N-Gain Score sebesar 0,85  menempatkan peningkatan ini dalam kategori “Tinggi”. Hal ini dapat diartikan terdapat peningkatan dengan persentase sebesar 85,8% kategori “efektif”. Dengan demikian aplikasi Matda terbukti efektif, praktis, dan layak digunakan dalam pembelajaran di Sekolah Dasar.    
Peduli Kesehatan Gigi: Inovasi Edukasi Oral Hygiene untuk Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Happy Angela Surabaya Isnanto Isnanto; Rohisotul Laily; Silvia Prasetyowati; Sunomo Hadi; I Gusti Putu Agung Heri Raditya Putra
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2117

Abstract

Anak berkebutuhan khusus, khususnya siswa tunagrahita, memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan gigi dan mulut akibat keterbatasan dalam melakukan oral hygiene care secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru serta wali siswa mengenai oral hygiene care, meningkatkan kemampuan menyikat gigi siswa tunagrahita melalui metode penyuluhan, serta menurunkan risiko bau mulut pada siswa. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi menyikat gigi, praktik oral hygiene care dengan metode penyuluhan, pendampingan guru dan wali siswa, serta pemberian alat pendukung berupa sikat gigi, pasta gigi, dan dental floss. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan oral hygiene dari 56% menjadi 77%, peningkatan keterampilan oral hygiene dari 43% menjadi 97%, serta peningkatan skill oral hygiene siswa dari 0% menjadi 30%. Metode Metode penyuluhan mengunakan boneka efektif digunakan sebagai media edukasi oral hygiene bagi anak berkebutuhan khusus.
Dental Check Up Anak TK Taman Ceria dalam Rangka Hari Kesehatan Gigi Nasional Sri Hidayati; Sunomo Hadi; Silvia Prasetyowati; Isnanto Isnanto; Tiara Muda Galuh Ayu Dewanti
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2118

Abstract

Peranan kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk memperkuat kesehatan anak secara umum, namun anak usia prasekolah masih mengalami masalah karies gigi dengan frekuensi cukup tinggi. Peristiwa tersebut dipengaruhi oleh pengetahuan anak maupun orang tua yang masih tergolong rendah,, kebiasaan menyikat gigi yang belum tepat, serta kurangnya upaya edukasi promotif dan preventif. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah menumbuhkan pengetahuan dan sikap yang lebih baik pada anak prasekolah dalam menjaga kebersihan gigi dengan pemberian edukasi kesehatan gigi yang disertai pemeriksaan gigi. Kegiatan dilaksanakan pada 30 siswa TK Taman Ceria Surabaya usia 4-6 tahun dengan melibatkan guru dan orang tua. Metode yang digunakan berupa penyuluhan menggunakan media boneka model, boneka karakter, dan video edukasi serta pemeriksaan rongga mulut. Pengukuran tingkat pengetahuan anak dilakukan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Hasil kegiatan mengindikasikan terjadinya perubahan meningkatnya pengetahuan dimana sebelum edukasi sebagian besar anak berada pada kategori kurang, kemudian meningkat menjadi kategori cukup setelah intervensi. Anak juga menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi ketika dilakukan intervensi. Kegiatan ini turut meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya peran mereka dalam membimbing dan mengawasi kebiasaan anak dalam pemeliharaan kebersihan gigi di rumah.
Penggunaan Media Video Animasi TikTok Terhadap Pengetahuan Karies pada Anak Kelas IV Sekolah Dasar Hesti Kurnia Fitri Maharani; Isnanto; Ida Chairanna Mahirawatie
Journal of Oral Health Care Vol. 12 No. 2 (2024): 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v12i2.2510

Abstract

Karies gigi merupakan permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang paling utama pada anak usia sekolah. Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya pengetahuan tentang karies pada anak kelas IV SDN Banyu Urip 2 tahun 2023. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas penyuluhan menggunakan media video animasi TikTok terhadap pengetahuan karies pada anak kelas IV di SDN Banyu Urip 2 Surabaya tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah quasy-experiment dengan rancangan pre-test post-test with control group design. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Banyu Urip 2 Surabaya. Sasaran dalam penelitian ini adalah 70 siswa yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kenaikan pengetahuan pada kelompok yang di intervensi dari kategori cukup menjadi kategori baik didapatkan Sig.  sebesar 0,001 <  0,05 artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi. sedangkan pada kelompok kontrol diketahui bahwa nilai Sig.  sebesar 0,082 > 0,05 artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan pre-test dan post-test.  Uji Mann Whitney dilakukan pada hasil post-test antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol hasil menunjukan bahwa hasil p value = 0,001 < 0,05 artinya media video animasi TikTok efektif dalam meningkatkan pengetahuan karies gigi pada siswa kelas IV SDN Banyu Urip 2 Surabaya.
Co-Authors Abdi Imanullah Mahulauw Abdul Haris PanaI Abdulla, Gamar Agus Muliadi Ahmad, Widyastuti Andi Marshanawiah Anggol, Zainab Aprianti, Wa Ode Novi Arif, R. Mardian Arif, Rifda Mardian Arifin, Vicka Muniati Assel, Hadi Yamin Astuti , Kusuma Aulia Tasya Maharani Azizah, Robbiyatul Muslikha Bambang Hadi Sugito Botutihe, Sahria Putri Choiriyah, Ayu Nanda Diyatama, Niko Arinda Putri Dwi Rahayu Dylana Tesalonika Salsa Eka Nurjanah Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Fitri Andriyani Gamar Abdullah Gina Ummilatuz Zuhroh Hafidyawati Maryam Hayatunnufus Hendro Suharnowo Hesti Kurnia Fitri Maharani Husain, Marzexy G I Gusti Ayu Kusuma Astuti Ngurah Putri I Gusti Putu Agung Heri Raditya Putra I.G.A Kusuma Astuti, N.P. Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie Ikaningtyas, Nurlia Imam Sarwo Edi Indrayanti, Indrayanti Intening, Vivi Retno Irvin Novita Arifin Khoirun Ni'mah, SIlfia Kudus , Kudus Kudus, Kudus Kurniawan, Erik Adik Putra Bambang Kustanti, Christina Yeni Larasati, Ratih Lestari, Lesi Listyaningsih, Enik Luawo, Sri Devi Mahirawatie, Ida Chairanna Maku, Siltiany Marirarista Dwi Olivia Marjianto, Agus Marshanawiyah, Andi Ma’ruf, Nur Winda Meylan Saleh Minnatillah, Aula Moh. Sholehoddin Monoarfa, Mutia Muhammad Alfian Muhammad Sarlin Muhammad Taufik Adiko Nabius, Riski Nur Sakinah Aries Nurfadliah, Nurfadliah Nurizza, Efa Pakaya, Widi Candika Palupi, Ethic Pebronela Maria Mince Balok Pinzon, Rizaldi Prasetyowati, Silvia Priambodo, M. Fakhry Pungky Kevinanti Galuh Prativi Puspawati, Noerfarida Rahman, Muh. Sahman Renanda Dwi Augista Merdiana Rhesilia Hardiderista Rianita Elfrida Sinaga, Mei Rizma Khumayanti Rohisotul Laily roichana, aida salsabila S, Nanda Tri Annisa SALSABILLA FIRDAUS Septiarini, Dwi Shalsha Billa Ridatul Monika Shello, Pentanis Beshi Kronica Sindi Anggela sindi Sindi Dita Safela Siti Rohmah Sri Hidayati Sri Hidayati Sunomo Hadi Tiara Muda Galuh Ayu Dewanti Ulfah, Siti Fitria Wannarat Lawang Yeni Farida Yovita Kurnia Dewi Yulyana Sendia Martina