Claim Missing Document
Check
Articles

Tooth Loss In Elderly With Cognitive Function Based On Gender At Posyandu Elderly In Manggis Village, Panggul, Trenggalek District Isnanto, Isnanto; Rohmah, Siti; Hidayati, Sri
Jurnal Kesehatan Gigi Vol. 11 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkg.v11i2.11710

Abstract

Tooth loss is one of the problems that often occurs in the elderly and has an adverse impact starting with a decrease in speech, chewing and decreased cognitive function. Impaired cognitive function of the elderly is due to difficulties in the process of chewing food, as well as the initial procedure for digesting it where there is an expulsion into a bolus to support the swallowing stage. Initial survey findings in August 2023 found a high percentage of the elderly population as much as (60%) of the elderly who have <20 teeth functioning at the Posyandu Lansia Desa Manggis, Panggul, Trenggalek Regency. This type of research is analytic quantitative observational. Using a survey method with a Cross Sectional approach. The population in this study were elderly people aged 60 years and over at the Manggis Village Elderly Posyandu, Panggul, Trenggalek Regency with a total of 40 elderly people. The data collection instruments used were MMSE questionnaire examination sheets and dental examination observation sheets. The data analysis technique used was the Spearmen correlation test. The results of this study are cognitive function based on gender has a normal cognitive function. The level of tooth loss in the elderly based on gender has a high category which means that the level of tooth loss in elderly men and women has a number of functioning teeth <20 teeth. The conclusion is that tooth loss is related to cognitive function in the elderly at Posyandu Lansia Desa Manggis, Panggul, Trenggalek Regency. 
Pencapaian Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Melalui KKN-MBKM Membangun Desa Isnanto, Isnanto
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i2.3695

Abstract

Project Based Learning (PjBL) model is a model launched by the Ministry of Education and Culture. The research that has been carried out has produced products in the form of 3 books entitled: Project Based Learning on thematic learning in elementary schools in grades IV, V and VI. For this reason, through this KKN-MBKM activity, a trial was carried out at the school where the KKN-MBKM was held. Students involved in teaching at school relate to the contents of textbooks and also other activities that support the converted courses. The results of these activities are in the form of activity implementation documents such as evaluation results data, student questionnaire results data, observation data and also photos and videos of the learning process. This data will later be processed independently into a research report. Conclusions from the implementation of KKN-MBKM in the Social Village, Paguyaman District, Boalemo Regency, Gorontalo Province, carried out 3 (three) main activities, namely: (1) Initial observations in the Social Village and at SDN 3 Paguyaman, SDN 4 Paguyaman and MI Fastabiqull Khairat Paguyaman; (2) Implementation of the core program in the form of project based learning in classes IV, V and IV at SDN 3 Paguyaman, SDN 4 Paguyaman and MI Fastabiqull Khairat Paguyaman; (3) Implementation of additional program activities in the form of: morning exercise together providing IT training to teachers at SDN 03 Paguyaman, gymnastics with village officials, mobile legend tournament activities, Free Fire Tournament, village Trofeo cup soccer, Prom Night activities, involvement in August 17 celebration, community service at the Social Village Office, community service at tourist attractions, attending the Fastabiqul Khairat ta'lim assembly, assisting with administrative activities at the Social Village Office; (4) The KKN-MBKM village development that has been carried out can increase the Main Performance Indicators  (MPI) of Gorontalo State University, namely in the form of MPI 2 (students learn outside of campus), MPI 5 (publication/application of lecturer research), and MPI 6 (department partnerships).
Optimalisasi Peran Kader dalam Promosi Pencegahan Penyakit Tidak Menular Melalui Manajemen Kunjungan Rumah Retno Intening, Vivi; Rianita Elfrida Sinaga, Mei; Listyaningsih, Enik; Indrayanti, Indrayanti; Isnanto, Isnanto
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i2.768

Abstract

Peningkatan Penyakit Tidak Menular (PTM) dikaitkan dengan perubahan gaya hidup yang disebabkan oleh modernisasi, urbanisasi, globalisasi, dan pertumbuhan penduduk yang berkembang sangat pesat. Faktor risiko terjadinya PTM termasuk merokok, kurang olahraga, pola makan yang tidak sehat, dan konsumsi alkohol. Perubahan fisiologis dalam tubuh manusia yang disebabkan oleh faktor risiko ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol darah tinggi, dan obesitas. Selain itu, PTM terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga perawatan terus menerus diperlukan. 70% kematian di seluruh dunia disebabkan oleh PTM, termasuk Indonesia, penyakit diabetes melitus dan hipertensi adalah penyebab kematian paling utama. Perlu strategi dan inovasi dalam pelaksanaan promosi pencegahan PTM. Peran kader kesehatan yang dioptimalkan untuk melaksanakan promosi pencegahan PTM melalui manajemen kunjungan rumah merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan di masyarakat. Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengoptimalkan peran kader dalam promosi pencegahan PTM melalui kunjungan rumah. Metode pengabdian dilaksanakan dengan strategi pemberdayan kader dengan tahapan pelatihan kader, focus group discussion, implementasi manajemen kunjungan rumah, dan evaluasi. Dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan bersama 30 kader kesehatan, didapatkan hasil peningkatan pengetahuan kader 76,6%, dan 100% kader melaksanakan promosi pencegahan PTM dalam rangkaian kegiatan manajemen kunjungan rumah. Pemberdayaan kader dapat memotivasi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat untuk melakukan tindakan promotif dan pereventif sebagai upaya pencegahan PTM terutama hipertensi dan diabates melitus.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA GOOGLE SITES DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI IPAS Monoarfa, Mutia; PanaI, Abdul Haris; Arif, Rifda Mardian; Nurfadliah, Nurfadliah; Isnanto, Isnanto
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6257

Abstract

The low academic performance of fourth-grade students at SDN 3 Suwawa Selatan, particularly in the IPAS subject, served as the background for this study. Initial observations revealed that most students had not achieved the Minimum Learning Mastery Criteria (KKTP), largely due to monotonous teaching methods and the limited use of educational technology. This study aimed to enhance students’ learning outcomes by implementing the Problem Based Learning (PBL) model supported by interactive digital media, specifically Google Sites. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. In the first cycle, only 39.13% of students met the mastery criteria. However, after revising the learning strategy in the second cycle, the number of students who achieved mastery significantly increased to 82.61%. These results indicate that the integration of PBL with Google Sites successfully fostered student engagement and improved conceptual understanding. Therefore, this approach is considered effective in improving learning outcomes in IPAS for elementary school students. ABSTRAKRendahnya hasil belajar siswa kelas IV di SDN 3 Suwawa Selatan, khususnya pada mata pelajaran IPAS, menjadi latar belakang dilaksanakannya penelitian ini. Berdasarkan temuan awal, mayoritas siswa belum mencapai kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran (KKTP), yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang bervariasi serta minimnya pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media digital interaktif berupa Google Sites. Penelitian menggunakan pendekatan tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil dari siklus I menunjukkan bahwa siswa yang mencapai ketuntasan hanya sebesar 39,13%. Setelah dilakukan perbaikan strategi pada siklus II, persentase ketuntasan meningkat signifikan menjadi 82,61%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan Google Sites mampu mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran serta meningkatkan pemahaman konseptual mereka secara lebih bermakna. Dengan demikian, pendekatan ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi IPAS.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS Aprianti, Wa Ode Novi; Abdullah, Gamar; Kudus , Kudus; Saleh, Meylan; Isnanto, Isnanto
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.4843

Abstract

This study aims to describe the planning and implementation of differentiated learning in Natural and Social Sciences (IPAS) at State Elementary School No. 61 East Kota, Gorontalo City. This research uses a descriptive approach with quantitative methods. Data were collected through observation, interviews, and documentation, including learning planning documents (teaching modules) and primary data from observation sheets and interview guides. The results showed that differentiated learning has been implemented in the planning and implementation of IPAS learning. In the planning, the integration of differentiated learning reached 87.5% in the teaching module components, 75% in the learning steps, and 83.3% in the attachments to the teaching module instruments. In the implementation, teachers have applied differentiation of content, process, and product, with an average score of 80.5%. However, there are several aspects that still need to be optimized, such as the variation of student learning products. Overall, differentiated learning has the potential to improve the quality of IPAS learning by accommodating student diversity. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Sekolah Dasar Negeri No. 61 Kota Timur, Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang meliputi dokumen perencanaan pembelajaran (modul ajar) serta data primer dari lembar observasi dan panduan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diimplementasikan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran IPAS. Dalam perencanaan, integrasi pendekatan berdiferensiasi mencapai 87,5% pada komponen modul ajar, 75% pada langkah-langkah pembelajaran, dan 83,3% pada lampiran instrumen modul ajar. Dalam pelaksanaan, guru telah menerapkan diferensiasi konten, proses, dan produk, dengan rata-rata skor 80,5%. Namun, terdapat beberapa aspek yang masih perlu dioptimalkan, seperti variasi produk hasil belajar siswa. Secara keseluruhan, pembelajaran berdiferensiasi berpotensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS dengan mengakomodasi keragaman siswa.
PENGARUH MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA GEOBOARD TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KELILING BANGUN DATAR Ma’ruf, Nur Winda; Isnanto, Isnanto; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Arifin, Irvin Novita
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.5070

Abstract

This research aims to determine whether or not there is a significant effect of the problem-based learning model assisted by geoboard media on student learning motivation, on the flat shapes materials in class V of SDN No.98 Kota Utara. The research method used is a Pre-experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest design. The data are collected through questionnaires, observation, and documentation. The samples involved are 24 students in class V of SDN No.98 Kota Utara. Based on the results of the paired sample t-test, the value of t = -27.902 with degrees of freedom (df) = 23 and the value of Sig. (2-tailed) = 0.000. Because the value of Sig. ? 0.05, then HO is rejected and H1 is confirmed, indicating a significant difference between students' learning motivation before and after treatment. In other words, this result shows that there is a significant effect of the application of the problem-based learning model assisted by geoboard media on student learning motivation on flat shapes materials in class V of SDN No. 98 Kota Utara. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan model pembelajaran problem based learning berbantuan media geoboard terhadap motivasi belajar siswa pada materi keliling bangun datar di kelas V SDN No.98 Kota Utara. Metode penelitian yang digunakan yaitu Pre-experimental Design dengan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui angket, observasi dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN No.98 Kota Utara sebanyak 24 siswa. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test, diperoleh nilai t= -27,902 dengan derajat kebebasan (df) = 23 dan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000. Karena nilai Sig. ? 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara motivasi belajar siswa sebelum dan setelah perlakuan. Dengan kata lain, hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model problem based learning berbantuan media geoboard terhadap motivasi belajar siswa pada materi keliling bangun datar di kelas V SDN No. 98 Kota Utara.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA BATANG NAPIER TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PERKALIAN BILANGAN CACAH SISWA KELAS V SDN 13 KWANDANG KABUPATEN GORONTALO UTARA S, Nanda Tri Annisa; Isnanto, Isnanto; Marshanawiah, Andi; Aries, Nur Sakinah; Assel, Hadi Yamin
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7531

Abstract

This study aims to determine the effect of the problem-based learning (PBL) model assisted by Napier's rods on problem-solving skills in multiplication of whole numbers among fifth-grade students of SDN 13 Kwandang. This study employed a quantitative method with a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest design. The population consisted of all fifth-grade students, with a sample of 16 students. Data collection techniques included a problem-solving skills test instrument, an observation sheet, and documentation. Based on the test results before and after treatment, the average score prior to treatment was 27.25, whereas after treatment it increased to 75.31, indicating a descriptive difference in learning outcomes. Furthermore, hypothesis testing utilizing SPSS 25.0 through the t-test showed a significance value of 0.00 0.05, indicating Ho was rejected and Hi was accepted. The average N-gain score was 0.6664, categorized as moderate. This indicates that the problem-based learning model assisted by Napier's rods had an effect on problem-solving skills in multiplication of whole numbers among fifth-grade students of SDN 13 Kwandang, North Gorontalo Regency. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh model pembelajaran problem based learning berbantuan media batang napier terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi perkalian bilangan cacah siswa kelas V SDN 13 Kwandang.  Metode Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental design dengan rancangan One-group pretest-posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas Va sampel yaitu 16 siswa. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan tes instrumen kemampuan pemecahan masalah, lembar observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil data tes sebelum dan sesudah diberikan perlakuan diperoleh nilai rata-rata sebelum perlakuan adalah 27.25 dan setelah perlakuan adalah  75.31 secara deskriptif terdapat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan SPSS 25.0 hasil uji-t yang didapatkan nilai sig 0,00 < 0,05 maka H0 ditolak sedangkan H1 diterima, dan rata-rata hasil N-gain termasuk dalam kriteria sedang dengan nilai 0,6664 artinya terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning berbantuan media batang napier terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi perkalian bilangan cacah siswa kelas V SDN 13 Kwandang kabupaten Gorontalo Utara.
Oral health knowledge and tooth loss among elderly relationships Puspawati, Noerfarida; Mahirawatie, Ida Chairanna; Isnanto, Isnanto
Indonesian Journal of Dental Medicine Vol. 8 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Dental Medicine
Publisher : Faculty of Dental Medicine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijdm.v8i2.2025.59-63

Abstract

Background: Tooth loss is recognized as one of the major oral health challenges among the elderly. As people age, biological changes occur, including transformations in the oral tissue structure, commonly due to tooth loss. Poor oral health among the elderly is influenced by various factors, one of which is behaviour. Oral hygiene practices are closely linked to knowledge. The primary concern of this study is that most elderly patients attending the Prosthodontics Clinic at UNAIR Dental and Oral Hospital exhibit suboptimal dental function. Purpose: The objective of this study is to investigate the relationship between oral health knowledge and tooth loss in the elderly population. Methods: This study employed a cross-sectional design and involved 54 elderly individuals as respondents. Data were collected using a questionnaire to assess the respondents' level of dental health knowledge and a clinical assessment form to record tooth loss. The data were analyzed using the chi-square test to determine the association between elderly individuals’ knowledge of dental health and tooth loss at the Prosthodontics Specialty Clinic of UNAIR Dental and Oral Hospital in 2025. Results: The results showed that 42 elderly participants (77.8%) had a good level of dental health knowledge. However, 33 elderly participants (61.1%) had fewer than 20 functional teeth, indicating suboptimal dental function. A statistically significant association was found between dental health knowledge and tooth loss among the elderly, with a p-value of 0.043. Conclusion: Despite adequate oral health knowledge, tooth loss remains prevalent among the elderly, indicating the need for further research into additional contributing factors.
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KONDISI JARINGAN PERIODONTAL PADA LANSIA DI POSYANDU SEKAR ARUM DRIYOREJO GRESIK Azizah, Robbiyatul Muslikha; Mahirawatie, Ida Chairanna; Isnanto, Isnanto
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkgm.v7i2.2843

Abstract

Latar Belakang: Tingginya periodontitis pada lansia merupakan masalah serius yang dapat merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi. Tingkat kesadaran dan motivasi seseorang dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat berkaitan dengan kemampuan mengontrol plak agar tidak terjadi periodontitis sehingga lansia sadar akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta dapat mempertahankan kualitas hidup yang optimal. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kondisi jaringan periodontal pada lansia di Posyandu Sekar Arum Driyorejo Gresik. Metode: Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner untuk mengukur motivasi. Pemeriksaan Periodontal Disease Index (PDI) untuk mengukur jaringan periodontal. Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan cross sectional. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara motivasi dengan kondisi jaringan periodontal pada lansia. Distribusi frekuensi motivasi memiliki kategori motivasi intrinsik kuat dengan presentase 68,6% dan memiliki kategori motivasi ekstrinsik kuat dengan presentase 71,4 %. Distribusi frekuensi kondisi jaringan periodontal mengalami periodontitis dengan presentase 85,7%. Kesimpulan: Lansia di Posyandu Sekar Arum memiliki motivasi yang kuat tetapi masih mengalami periodontitis, karena kurangnya dorongan motivasi dari lingkungan sehingga dapat menyebabkan pengetahuan serta menurunnya kesadaran lansia dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya. Kata kunci : Motivasi, Kondisi Jaringan Periodontal, Lansia.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT IBU HAMIL DENGAN GINGIVITIS roichana, aida salsabila; Isnanto, Isnanto; Marjianto, Agus
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkgm.v7i2.3092

Abstract

Latar Belakang: Gingivitis adalah gangguan kesehatan jaringan periodontal yang ditandai dengan peradangan pada gusi dan sangat sering terjadi selama masa kehamilan. Kondisi ini dapat diperparah oleh perubahan hormonal serta berbagai faktor risiko lain, termasuk kurangnya pengetahuan dan praktik kebersihan mulut yang tidak optimal. Observasi awal yang dilakukan di Puskesmas Temayang, Kabupaten Bojonegoro, menunjukkan angka kejadian gingivitis yang cukup besar pada ibu hamil. Berdasarkan hal tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan pemeliharaan kesahatan gigi dan mulut dengan gingivitis pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik korelasional serta rancangan cross-sectional. Sebanyak 41 responden yang merupakan ibu hamil di Puskesmas Temayang dipilih dengan metode purposive sampling. Tingkat pengetahuan ibu hamil diukur menggunakan kuesioner, sedangkan untuk mendeteksi gingivitis menggunakan lembar pemeriksaan klinis. Penelitian ini menerapkan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05 untuk analisis. Hasil: Hasil analisis memperlihatkan mayoritas ibu hamil mempunyai tingkat pengetahuan pada kategori cukup hingga baik. Namun tidak terdapat korelasi yang bermakna secara statistik antara pengetahuan mengenai perawatan kesehatan gigi dan mulut dengan jumlah kasus gingivitis pada ibu hamil, menurut hasil uji Chi-square dengan signifikasi sebesar 0,487. Kesimpulan: Studi menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik tidak selalu berkorelasi dengan kesehatan gingiva. Faktor-faktor lain seperti perubahan hormonal selama kehamilan, ketidaknyamanan saat menyikat gigi akibat mual dan muntah, serta persepsi keliru bahwa perdarahan gusi merupakan hal normal selama kehamilan dapat menjadi hambatan dalam menjaga kesehatan mulut. Kata kunci : Gingivitis, ibu hamil, pengetahuan, kesehatan gigi dan mulut, perilaku preventif
Co-Authors Abdi Imanullah Mahulauw Abdul Haris PanaI Abdulla, Gamar Agus Muliadi Ahmad, Widyastuti Andi Marshanawiah Anggol, Zainab Aprianti, Wa Ode Novi Arif, R. Mardian Arif, Rifda Mardian Arifin, Vicka Muniati Assel, Hadi Yamin Astuti , Kusuma Aulia Tasya Maharani Azizah, Robbiyatul Muslikha Bambang Hadi Sugito Botutihe, Sahria Putri Choiriyah, Ayu Nanda Diyatama, Niko Arinda Putri Dwi Rahayu Dylana Tesalonika Salsa Eka Nurjanah Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Fitri Andriyani Gamar Abdullah Gina Ummilatuz Zuhroh Hafidyawati Maryam Hayatunnufus Hendro Suharnowo Hesti Kurnia Fitri Maharani Husain, Marzexy G I Gusti Ayu Kusuma Astuti Ngurah Putri I Gusti Putu Agung Heri Raditya Putra I.G.A Kusuma Astuti, N.P. Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie Ikaningtyas, Nurlia Imam Sarwo Edi Indrayanti, Indrayanti Intening, Vivi Retno Irvin Novita Arifin Khoirun Ni'mah, SIlfia Kudus , Kudus Kudus, Kudus Kurniawan, Erik Adik Putra Bambang Kustanti, Christina Yeni Larasati, Ratih Lestari, Lesi Listyaningsih, Enik Luawo, Sri Devi Mahirawatie, Ida Chairanna Maku, Siltiany Marirarista Dwi Olivia Marjianto, Agus Marshanawiyah, Andi Ma’ruf, Nur Winda Meylan Saleh Minnatillah, Aula Moh. Sholehoddin Monoarfa, Mutia Muhammad Alfian Muhammad Sarlin Muhammad Taufik Adiko Nabius, Riski Nur Sakinah Aries Nurfadliah, Nurfadliah Nurizza, Efa Pakaya, Widi Candika Palupi, Ethic Pebronela Maria Mince Balok Pinzon, Rizaldi Prasetyowati, Silvia Priambodo, M. Fakhry Pungky Kevinanti Galuh Prativi Puspawati, Noerfarida Rahman, Muh. Sahman Renanda Dwi Augista Merdiana Rhesilia Hardiderista Rianita Elfrida Sinaga, Mei Rizma Khumayanti Rohisotul Laily roichana, aida salsabila S, Nanda Tri Annisa SALSABILLA FIRDAUS Septiarini, Dwi Shalsha Billa Ridatul Monika Shello, Pentanis Beshi Kronica Sindi Anggela sindi Sindi Dita Safela Siti Rohmah Sri Hidayati Sri Hidayati Sunomo Hadi Tiara Muda Galuh Ayu Dewanti Ulfah, Siti Fitria Wannarat Lawang Yeni Farida Yovita Kurnia Dewi Yulyana Sendia Martina