Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Klinis Gejala Covid-19 di Rongga Mulut Shalsha Billa Ridatul Monika; Isnanto Isnanto; Hendro Suharnowo
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i0.1613

Abstract

 Introduction: Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV2). SARS-CoV-2 is a new type of virus. There are two types of corona viruses that can cause diseases with severe symptoms such as Middle East Respiratory Syndrome (MERS) and Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Data according to WHO 2020 has confirmed the number of deaths on September 27, 2020 that cases of coronavirus (SARS-CoV-2) in the world have reached 32,730,945 cases. And it has been confirmed that the number of deaths due to the corona virus has reached 991.22 patients. Ulcerative lesions were reported in patients diagnosed with the novel coronavirus disease. This is due to the ACE2 receptor which is a cell membrane protein that is the site of attachment of the SARS-CoV-2 virus to the salivary glands. Objective: To find out the clinical picture in the oral cavity in COVID-19 patients. Methods: using literature review obtained from 3 databases, namely Pubmed, Willey Online Library, DOAJ. Results: there are several clinical features in the oral cavity in COVID-19 patients such as oral cavity lesions, erythematous, enanthem, multiple erythematous lesions, xerostomia and periodontal disease. Conclusion: The clinical picture in the oral cavity in COVID-19 patients can be seen that, COVID-19 can affect the condition of the patient's oral cavity such as oral cavity lesions, xerostomia, enanthem, erythematous, multiple erythematous lesions and necrotizing periodontal disease. This condition occurs in COVID-19 patients who are supported by various facts and patient conditions.Keywords: oral cavity; clinical manifestation; COVID-19ABSTRAKPendahuluan: Penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV2). SARS-CoV-2 merupakan jenis virus baru. Ada dua jenis virus corona yang dapat menyebabkan penyakit dengan gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Data menurut WHO 2020 telah terkonfirmasi jumlah kematian pada tanggal 27 September 2020 bahwa kasus coronavirus (SARS-CoV-2) di dunia telah mencapai 32.730.945 kasus. Dan telah terkonfirmasi jumlah kematian akibar corona virus mencapai 991.22 pasien. Lesi ulseratif dilaporkan pada pasien yang didiagnosis menderita penyakit coronavirus baru. Dikarenakan reseptor ACE2 yang merupakan protein membrane sel yang menjadi tempat perlekatan virus SARS-CoV-2 pada kelenjar saliva. Tujuan: mengetahui gambaran klinis di rongga mulut pada pasien COVID-19. Metode: menggunakan literature review yang diperoleh dari 3 database yaitu Pubmed, Willey Online Library, DOAJ. Hasil: terdapat beberapa gambaran klinis di rongga mulut pada pasien COVID-19 seperti Lesi rongga mulut, Erimatosa, Enanthem, Lesi eritema multiple, Xerostomia dan Penyakit periodontal. Kesimpulan: Gambaran klinis di rongga mulut pada pasien COVID-19 dapat diketahui bahwa, COVID-19 dapat mempengaruhi kondisi rongga mulut pasien seperti lesi rongga mulut, xerostomia, enanthem, eritematosa, lesi eritema multiple dan penyakit nekrosis periodontal. Kondisi ini terjadi pada pasien COVID-19 yang didukung dengan berbagai fakto dan kondisi pasien.Kata kunci: rongga mulut; manifestasi klinik; COVID-19
DESKRIPSI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS 4 SD Luawo, Sri Devi; Abdullah, Gamar; Isnanto, Isnanto; Kudus, Kudus; Saleh, Meylan
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4874

Abstract

Differentiated learning is an integral part of the curriculum in several schools, including SD Laboratorium UNG, Gorontalo City. One of the subjects taught using a differentiated approach at SD Laboratorium UNG, Gorontalo City is Natural and Social Sciences (IPAS) in grade 4. Based on this, the researcher intends to analyze the implementation of differentiated learning in the subject of IPAS at SD Laboratorium UNG, Gorontalo City. This study focuses on the description of differentiated learning in the subject of IPAS for grade 4 at SD Laboratorium UNG, Gorontalo City. The type of research used is a quantitative descriptive approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews and documentation. The results of the study showed that in the aspect of learning planning, a percentage of 70% was obtained (Good category), which indicates the need for improvement in designing learning strategies that are in accordance with student needs. Solutions that can be applied include teacher training and the provision of teaching materials that support differentiation. Meanwhile, the aspect of learning implementation obtained a percentage of 82.2% (Very Good category), indicating that the implementation has been running effectively. However, to be more optimal and sustainable, implementation needs to supported by more mature and systematic planning. ABSTRAKPembelajaran berdiferensiasi merupakan bagian integral dari kurikulum dibeberapa sekolah, termasuk di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Salah satu mata pelajaran yang diampu menggunakan pendekatan berdiferensiasi di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo adalah Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada kelas 4. Berdasarkan hal tersebut, peneliti bermaksud untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Penelitian ini berfokus pada deskripsi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS kelas 4 di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek perencanaan pembelajaran diperoleh persentase sebesar 70% (kategori Baik), yang mengindikasikan perlunya peningkatan dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Solusi yang dapat diterapkan antara lain pelatihan guru dan penyediaan perangkat ajar yang mendukung diferensiasi. Sementara itu, aspek pelaksanaan pembelajaran memperoleh persentase sebesar 82,2% (kategori Sangat Baik), menandakan pelaksanaan sudah berjalan efektif. Namun, agar lebih optimal dan berkesinambungan, pelaksanaan perlu didukung oleh perencanaan yang lebih matang dan sistematis.
PENGEMBANGAN MEDIA PENCERDAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS V SD Maku, Siltiany; Abdulla, Gamar; Isnanto, Isnanto; Arif, Rifda Mardian; Arifin, Vicka Muniati
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.5362

Abstract

This study aims to develop interactive learning media called. Pencerdas to improve the understanding of fifth grade elementary school students on the human digestive system material. This development research adopts the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) which involves five systematic stages: needs analysis, media concept design, prototype development, classroom implementation, and final evaluation. The subjects of the study were 24 fifth grade students of SDN 1 Tilango. At the analysis stage, the researcher identified learning gaps, such as the lack of visual and interactive media, which were then used as the basis for designing media based on images, animations, and interactive quizzes. The validation results by media experts, material experts, and teachers showed a media feasibility level of 93.71% (very feasible category), with the highest assessment in the aspects of novelty, ease of use, and content suitability. The practicality test by students obtained a score of 91.66%, while the teacher gave a score of 90%, indicating that the media is easy to integrate into daily learning. Furthermore, the effectiveness test through a comparison of the pretest (average 52.4) and posttest (average 89.6) produced an N-Gain of 0.75 (high category), proving a significant increase in student understanding. This finding shows that Pencerdas not only meets the theoretical feasibility criteria, but is also applicable and has a positive impact on learning outcomes. This media has the potential to be an innovative solution to overcome the challenges of learning complex material at the elementary level, while supporting the realization of fun and meaningful learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif bernama. Pencerdas untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas V SD pada materi sistem pencernaan manusia. Penelitian pengembangan ini mengadopsi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang melibatkan lima tahap sistematis: analisis kebutuhan, perancangan konsep media, pengembangan prototipe, implementasi di kelas, dan evaluasi akhir. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas V SDN 1 Tilango. Pada tahap analisis, peneliti mengidentifikasi kesenjangan pembelajaran, seperti kurangnya media visual dan interaktif, yang kemudian dijadikan dasar perancangan media berbasis gambar, animasi, dan kuis interaktif. Hasil validasi oleh ahli media, ahli materi, dan guru menunjukkan tingkat kelayakan media sebesar 93,71% (kategori sangat layak), dengan penilaian tertinggi pada aspek kebaruan, kemudahan penggunaan, dan kesesuaian konten. Uji kepraktisan oleh siswa memperoleh skor 91,66%, sementara guru memberikan skor 90%, yang mengindikasikan media mudah diintegrasikan dalam pembelajaran sehari-hari. Selanjutnya, uji efektivitas melalui perbandingan pretest (rata-rata 52,4) dan posttest (rata-rata 89,6) menghasilkan N-Gain 0,75 (kategori tinggi), membuktikan peningkatan pemahaman siswa secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa Pencerdas tidak hanya memenuhi kriteria kelayakan teoritis, tetapi juga aplikatif dan berdampak positif pada hasil belajar. Media ini berpotensi menjadi solusi inovatif untuk mengatasi tantangan pembelajaran materi kompleks di tingkat dasar, sekaligus mendukung terwujudnya pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN CLEVER ZONE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS V SD Husain, Marzexy G; Abdullah, Gamar; Arif, Rifda Mardian; Isnanto, Isnanto; Arifin, Vicka Muniati
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.5720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan edukatif bernama Clever Zone, serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS topik Sistem Pencernaan Pada Manusia di kelas V SDN 2 Bulango timur. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 2 Bulango Timur dengan jumlah siswa 14 orang yang terdiri dari 4 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangam ADDIE yang terdiri dari tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli media, ahli materi, ahli praktisi/pengguna, dan angket respon guru, serta tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test.
PENINGKATAN KAPASITAS PERAWAT DALAM MEMBERIKAN BEREAVEMENT CARE MELALUI HIMPUNAN PERAWAT PALIATIF: PENDEKATAN EMPATIK DALAM KEPERAWATAN: Enhancing Nurses' Capacity in Providing Bereavement Support through The Palliative Care Nurses Association: An Empathic Approach in Nursing Kustanti, Christina Yeni; Isnanto, Isnanto; Ikaningtyas, Nurlia; Palupi, Ethic; Kurniawan, Erik Adik Putra Bambang
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.205

Abstract

Kehilangan seseorang dapat menyebabkan berbagai perasaan, seperti kebingungan, kesedihan, dan kemarahan. Untuk membantu orang menjalani proses berduka, dukungan kedukaan dapat memberikan bantuan emosional dan kerangka pemulihan yang terstruktur dengan baik. Tenaga kesehatan mempunyai andil besar dalam pelaksanaannya melalui program edukasi, yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang proses berduka, mengurangi stigma sosial, dan mendorong orang untuk mendapatkan bantuan dan perawatan medis. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan sosialisasi konsep bereavement support dan berca.my.id melalui berbagai pertemuan himpunan, khususnya di himpunan perawat paliatif, atau perawat secara umum. Metode pelaksanaan dilakukan dengan kerja sama antara Tim BerCa dan himpunan perawat paliatif, rumah sakit, dan penyelenggara webinar melakukan program seminar atau webinar yang meningkatkan pemahaman peserta. Seminar ini menekankan pentingnya dukungan dan pengawasan yang berkelanjutan selama proses berduka, dan peran perawat dalam membantu mengurangi risiko kesehatan mental yang terkait dengan kedukaan yang berkepanjangan. Kegiatan dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan Juni 2025, secara online maupun offline. Dari pelaksanaan dua webinar dan satu seminar tentang bereavement care ini, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan pemahaman tentang dukungan berduka masih terbatas di kalangan tenaga kesehatan, terutama perawat dan bahkan dosen keperawatan. Sosialisasi berkesinambungan perlu untuk terus dilakukan sehingga perhatian terhadap bereavement care dapat ditingkatkan.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MATERI IPAS Anggol, Zainab; Isnanto, Isnanto; Kudus, Kudus; Sarlin, Muhammad; Abdullah, Gamar
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i3.6748

Abstract

This study was motivated by the low level of student learning activity in the Science and Social Studies (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, IPAS) subject among third-grade students at SDN 4 Tomilito, as indicated by limited participation in classroom activities, low enthusiasm in discussions, and minimal involvement in group work. The purpose of this research was to enhance students’ learning activity through the application of the Problem Based Learning (PBL) model combined with Interactive Learning Multimedia (ILM), selected for its potential to present learning materials in a more engaging, visual, and contextual manner. This Classroom Action Research (CAR) was conducted in two cycles, each consisting of the planning, implementation, observation, and reflection stages. Student activity was measured through five indicators: observing, questioning, collecting information, processing information, and communicating. The results showed a marked improvement, with the average percentage rising from 47.37% in the first cycle to 84.21% in the second cycle. These findings indicate that PBL supported by ILM is effective in fostering active, critical, and participatory learning, and can serve as an innovative approach for improving classroom engagement in similar educational settings. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas III SDN 4 Tomilito, yang terlihat dari rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, kurangnya antusiasme dalam diskusi, serta minimnya keterlibatan dalam kerja kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI). Model PBL dipilih karena mampu menyajikan permasalahan kontekstual yang mendorong siswa berpikir kritis dan memecahkan masalah, sedangkan MPI memberikan dukungan visual dan interaktif sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Aktivitas belajar diukur melalui lima indikator, yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengolah informasi, dan mengomunikasikan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan, dari 47,37% pada siklus I menjadi 84,21% pada siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan PBL berbantuan MPI efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, kritis, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan siswa di kelas.
Gerakan Peduli Kesehatan Gigi dan Mulut: Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Anak Prasekolah TK Istiqbal Ngagel Rejo Isnanto, Isnanto; Yulyana Sendia Martina; Hayatunnufus, Hayatunnufus; Laily, Rohisotul; Dwi Septiarini
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v4i3.1520

Abstract

Dental caries is a condition that can be experienced by anyone and can appear on one or more tooth surfaces. If left untreated, caries can develop deeper, from the enamel to the dentin, and reach the pulp. This disease is one of the most common dental health problems in children and is a major cause of tooth loss at an early age. The high incidence of dental caries in children is influenced by various factors, including bad habits in maintaining dental hygiene and unhealthy eating patterns. The importance of maintaining dental and oral health must be introduced from an early age so that children understand how to maintain dental hygiene properly. Educational activities regarding dental and oral health maintenance aim to increase awareness and knowledge of preschool children, such as those carried out in the program at Istiqbal Ngagel Rejo Kindergarten. The activity method used was counseling (lectures, questions and answers, and demonstrations of brushing teeth) using phantom teeth, toothbrushes, and flip charts. The results of the activity were an increase in the knowledge of preschool children at Istiqbal Kindergarten from the less to sufficient category. However, it did not reach the planned target, namely that the majority received the good category.
EVALUASI PEMBELAJARAN IPA BERBASIS HOTS DI SD LABORATORIUM UNG Abdullah, Gamar; Isnanto, Isnanto; Marshanawiyah, Andi; Rahman, Muh. Sahman
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i3.6927

Abstract

Implementing science learning based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) is a strategic effort to improve the quality of education in elementary schools. HOTS itself refers to higher-order thinking skills that include analysis, evaluation, and creativity, which are crucial for equipping students to face the challenges of the 21st century. In the context of science learning, the application of HOTS not only requires teachers to deliver material factually but also develops students' abilities to connect concepts, solve problems, and examine scientific phenomena critically and creatively. The purpose of this study is to evaluate HOTS-based science learning in elementary schools (SD) based on Permendikbudristek No. 16 of 2022, which includes learning planning and implementation. This research is a descriptive study using a quantitative approach. The research was conducted at SD Laboratorium UNG in phases B and C, namely grades III, IV, V, and VI, consisting of 12 classes. Based on the research findings on the planning and implementation of HOTS-based science learning at UNG Laboratory Elementary School, it can be concluded that overall, HOTS implementation has been successful, although several aspects still require strengthening. Overall, HOTS-based learning at UNG Laboratory Elementary School has shown positive results, particularly in terms of learning media and student engagement strategies. However, several aspects that need strengthening include HOTS assessment and the integration of lesson plans to ensure better coordination between objectives and assessments, enabling students to maximize their higher-order thinking skills. ABSTRAKPelaksanaan pembelajaran IPA yang berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. HOTS sendiri merujuk pada kemampuan berpikir tingkat tinggi yang meliputi analisis, evaluasi, dan kreasi, yang sangat penting untuk membekali siswa menghadapi tantangan abad ke-21. Dalam konteks pembelajaran IPA, penerapan HOTS tidak hanya menuntut guru untuk menyampaikan materi secara faktual, tetapi juga mengembangkan kemampuan siswa dalam menghubungkan konsep, memecahkan masalah, serta mengkaji fenomena ilmiah secara kritis dan kreatif. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pembelajaran IPA berbasis HOTS di Sekolah Dasar (SD) berdasarkan Permendikbudristek No. 16 Tahun 2022 yang meliputi perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SD Laboratorium UNG pada jenjang fase B dan C, yaitu kelas III, IV, V dan VI yang terdiri dari 12 kelas. Berdasarkan hasil penelitian mengenai perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran IPA berbasis HOTS di SD Laboratorium UNG, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan, implementasi HOTS telah diterapkan dengan baik, meskipun terdapat beberapa aspek yang masih memerlukan penguatan. Secara keseluruhan, pembelajaran berbasis HOTS di SD Laboratorium UNG menunjukkan hasil yang positif, terutama dalam hal media pembelajaran dan strategi keterlibatan siswa. Namun, beberapa aspek a yang perlu diperkuat adalah penilaian HOTS dan keterpaduan rencana pembelajaran agar tujuan dan asesmen dapat lebih terkoordinasi dengan baik, sehingga siswa dapat berkembang dengan lebih maksimal dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Comparative Analysis Of The Central Business District (CBD) in Pangkalan Bun: Market Affected Areas Versus Governmental – Affected Areas Based on Gross Income Multiplier (GIM) and Government Assessed Property Value (NJOP) in The Surrounding Area Priambodo, M. Fakhry; Isnanto, Isnanto
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi (September)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i2.1392

Abstract

Pangkalan Bun, the capital of West Kotawaringin Regency, is shaped by two primary urban centers that significantly influence its economic and social dynamics: the governmental area along HM Rafii Street and the commercial hub around Indrasari Market and Pangeran Antasari Street. This study aims to assess the relative dominance of each center in influencing their surrounding areas. A quantitative research approach was applied, combining literature review and comparative analysis to evaluate both central business districts (CBDs) using Gross Income Multiplier (GIM) and government-assessed property value (NJOP) as key indicators. The findings indicate that the Indrasari Market area currently holds a stronger economic influence. However, the HM Rafii area shows promising growth potential due to its strategic proximity to Iskandar Airport and Kumai Port. With the city’s continuing development, both centers are expected to play increasingly complementary roles, contributing to a balanced influence on Pangkalan Bun’s future urban and socio-economic landscape.
PENGEMBANGAN MEDIA KOTPEN (KOTAK PENGETAHUAN) BERBANTUAN AI PADA MUATAN IPAS KELAS IV DI SEKOLAH DASAR Nabius, Riski; Abdullah, Gamar; Isnanto, Isnanto; Saleh, Meylan; Arif, R. Mardian
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2649

Abstract

Abstract: This study aims to develop the KOTPEN (Knowledge Box) learning media assisted by AI for the Integrated Science and Social Studies (IPAS) subject in the 4th grade of elementary school. The research method used is a development research method with the ADDIE model. Based on validation results from experts and users, the Kotpen media received an average percentage score of 93.6% and was deemed highly suitable for use by teachers and students in elementary schools. In the practicality test of the Kotpen media, the researcher used a teacher observation sheet instrument, and the total score obtained was 38 out of a maximum score of 40, with an average score of 95%. Thus, the practicality percentage of using Kotpen media in learning reached 95%, which falls into the "very practical" category. In terms of the effectiveness of the Kotpen media, during its implementation in the 4th grade of SDN 18 Dungingi, teachers distributed pre-test and post-test questions to measure the media's effectiveness. The total pre-test score reached 36%, while the total post-test score reached 80%. The N-Gain calculation showed a score of 0.689, which falls into the "Moderate" category. Based on these results, it can be concluded that the Kotpen media is feasible, practical, and effective for use in elementary schools.Keywords: Learning Media, Kotpen (Knowledge Box), IPAS Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran KOTPEN (Kotak Pengetahuan) berbantuan AI pada muatan IPAS kelas IV di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Berdasarkan hasil validasi oleh para ahli dan pengguna, media Kotpen memperoleh hasil rekapitulasi nilai rata-rata persentase 93,6% dan dinyatakan sangat layak digunakan oleh guru dan siswa di SD. Dalam uji kepraktisan media kotpen, peneliti menggunakan instrumen lembar observasi guru dengan total skor yang diperoleh adalah 38 dari skor maksimum 40, dengan rata-rata skor 95%. Dengan demikian, persentase kepraktisan penggunaan media kotpen dalam pembelajaran mencapai 95%, yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Dalam  keefektifan media kotpen, pada saat penerapan media di kelas IV SDN 18 Dungingi, guru membagikan soal pretest dan postets untuk mengukur keefektifan media. Total  nilai pretest mencapai 36%, sedangkan total nilai postest mencapai 80%. Perhitungan N-Gain menunjukkan nilai sebesar 0,689, yang masuk dalam kategori “Sedang”. Dengan hasil rekapitulasi ini maka dapat dinyatakan bahwa media kotpen layak, praktis dan efektif digunakan di SD.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Kotpen (Kotak Pengetahuan), IPAS
Co-Authors Abdi Imanullah Mahulauw Abdul Haris PanaI Abdulla, Gamar Agus Muliadi Ahmad, Widyastuti Andi Marshanawiah Anggol, Zainab Aprianti, Wa Ode Novi Arif, R. Mardian Arif, Rifda Mardian Arifin, Vicka Muniati Assel, Hadi Yamin Astuti , Kusuma Aulia Tasya Maharani Azizah, Robbiyatul Muslikha Bambang Hadi Sugito Botutihe, Sahria Putri Choiriyah, Ayu Nanda Diyatama, Niko Arinda Putri Dwi Rahayu Dylana Tesalonika Salsa Eka Nurjanah Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Fitri Andriyani Gamar Abdullah Gina Ummilatuz Zuhroh Hafidyawati Maryam Hayatunnufus Hendro Suharnowo Hesti Kurnia Fitri Maharani Husain, Marzexy G I Gusti Ayu Kusuma Astuti Ngurah Putri I Gusti Putu Agung Heri Raditya Putra I.G.A Kusuma Astuti, N.P. Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie Ikaningtyas, Nurlia Imam Sarwo Edi Indrayanti, Indrayanti Intening, Vivi Retno Irvin Novita Arifin Khoirun Ni'mah, SIlfia Kudus , Kudus Kudus, Kudus Kurniawan, Erik Adik Putra Bambang Kustanti, Christina Yeni Larasati, Ratih Lestari, Lesi Listyaningsih, Enik Luawo, Sri Devi Mahirawatie, Ida Chairanna Maku, Siltiany Marirarista Dwi Olivia Marjianto, Agus Marshanawiyah, Andi Ma’ruf, Nur Winda Meylan Saleh Minnatillah, Aula Moh. Sholehoddin Monoarfa, Mutia Muhammad Alfian Muhammad Sarlin Muhammad Taufik Adiko Nabius, Riski Nur Sakinah Aries Nurfadliah, Nurfadliah Nurizza, Efa Pakaya, Widi Candika Palupi, Ethic Pebronela Maria Mince Balok Pinzon, Rizaldi Prasetyowati, Silvia Priambodo, M. Fakhry Pungky Kevinanti Galuh Prativi Puspawati, Noerfarida Rahman, Muh. Sahman Renanda Dwi Augista Merdiana Rhesilia Hardiderista Rianita Elfrida Sinaga, Mei Rizma Khumayanti Rohisotul Laily roichana, aida salsabila S, Nanda Tri Annisa SALSABILLA FIRDAUS Septiarini, Dwi Shalsha Billa Ridatul Monika Shello, Pentanis Beshi Kronica Sindi Anggela sindi Sindi Dita Safela Siti Rohmah Sri Hidayati Sri Hidayati Sunomo Hadi Tiara Muda Galuh Ayu Dewanti Ulfah, Siti Fitria Wannarat Lawang Yeni Farida Yovita Kurnia Dewi Yulyana Sendia Martina