Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH SALAK SEBAGAI UPAYA MENDORONG MASYARAKAT KREATIF DALAM MENCIPTAKAN PRODUK HOME INDUSTRY DI DESA PURWODADI Amanda Lubis, Rafiqah; Wahyuni Silitonga, Yusnita; Sari, Elda; Fitri Siregar, Irmalia; Mahmud, Amir; Sofian, Benny; Fuady Darma Harahap, Andes; Ginting, Nurmaini; Nasution, Yusriani; Puspita Yanty, Dini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2794-2799

Abstract

Sebagai oleh-oleh tradisional Padangsidimpuan, buah salak (Salacca Zalacca) telah lama terkenal sebagai buah paling terkenal di kota ini. Kesulitan salak adalah hanya dimanfaatkan daging buahnya saja; komponen lainnya terbuang dan tidak terpakai. Salak yang secara ilmiah dikenal dengan nama Salacca sumatrana Becc, merupakan produk daerah Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan, menurut banyak penelitian. Asam karbolik aktif yang ditemukan dalam salad dapat menghilangkan mineral dan kontaminan lainnya dari air. Menggunakan asam karbol aktif sebagai bagian dari sistem penyaringan air dapat meningkatkan rasa air dengan menghilangkan kontaminan seperti klorin serta bau dan warna yang tidak sedap. Dalam upaya untuk memperbaiki kehidupan orang-orang di sekitar kita, upaya kami berupaya untuk memperluas potensi limbah buah salak dengan menjadikannya dapat digunakan sebagai pembersih lantai yang ramah lingkungan. Menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, melakukan uji coba awal produksi produk, sosialisasi, dan memberikan dukungan dalam pengolahan produk merupakan beberapa langkah yang terkandung dalam kegiatan ini.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT “BIMBINGAN IPTEK DAN PELATIHAN PROSES PERKECAMBAHAN BIJI TANAMAN ANDALIMAN (Zanthoxylum acanthopodium DC.)” DI DESA SITARATOIT Batubara, Melvariani Syari; Ginting, Nurmaini; Ariaji, Rizky
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v1i3.133-141

Abstract

This community service activity is Science and Technology Guidance and Training of Andaliman Plant Seed Germination Process (Zanthoxylum acanthopodium DC.) In Sitaratoit Village. Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) Is a wild plant found in North Sumatra, Indonesia, the Rutaceae family. The Batak people use the fruit as a spice in their traditional cuisine. Breaking the seed dormancy period of andaliman plants is the initial treatment of the seeds intended to start the germination process, this effort can be in the form of physical, mechanical or chemical treatment. Andaliman plant germination is a process of growth and development of embryos that undergo changes where the plumula grows and develops into stems and radicles into roots. Dormancy is a state of stopping growth experienced by a living organism or its part in response to a condition that does not support normal growth. Thus, dormancy is a reaction to certain physical or environmental conditions. The trigger of dormancy can be mechanical, physical, or chemical. Specific objectives achieved were the provision of science and technology about breaking the seed dormancy period of andaliman plants to the people of Sitaratoit Village, Guidance to the Sitaratoit villagers about the seed germination process of andaliman plants, and the training of Sitaratoit villagers to cultivate andaliman plants. Specific target achieved is that the Sitaratoit Village Community can implement the cultivation activities of andaliman plants, andaliman plants in the Sitaratoit Village area can provide economic benefits for the community, andaliman plant management and cultivation are more noticed and known by the local community, and increase the percentage of seed germination of andaliman plants. The methods used in achieving the objectives of this activity are Village Potential Survey, Conducting dialogues through FGD program activities (Focuss Group Disscussion.), And Science and Technology based guidance and training. The stages of this activity are the Breaking of the Dormancy Period of the Seeds of Andaliman Plants, the Making of Planting Media for the Sprouts of Andaliman Plants, and the Making of the Andaliman Plant Shade. The results of this community service activity are the provision of science and technology about breaking the seed dormancy period of andaliman plants for 2 days to 18 people of Sitaratoit Village, 3 people from the village administration, and 3 students from private universities who are carrying out street vendors activities. The Sitaratoit Village community guidance about the process of seed germination of andaliman plants for 1 day the following day was also actively followed by the Sitaratoit Village community. And the training of the Sitaratoit Village community to cultivate andaliman plants for 1 day after 40 days later has also been carried out well and actively followed by the Sitaratoit Village community.Keywords : Andaliman, Seed dormancy, Seed germination.
Morphological Characterization and Nutritional Evaluation of Sidimpuan Salak (Salacca sumatrana Becc) Based on Flesh Color Yusnita Wahyuni Silitonga; Irmalia Fitri Siregar; Nasirsah; Nurmaini Ginting; Muhammad Nizar Hanafiah Nasution
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.12496

Abstract

Salak is a native Indonesian plant with various cultivars, one of which is the Sidimpuan salak originating from North Sumatra. Sidimpuan salak fruit has a distinctive taste, namely a fairly sweet but slightly sour taste, sticky, astringent, quite highs water content in the fruit, and various colors of the fruit flesh, namely white, red, and red tinge. This study aims to characterize the morphology of three types of Sidimpuan salak based on the color of the fruit flesh (white, red, red tinge) and compare the glucose content and vitamin C levels of the three types of salak. The method used in this study is a descriptive method and sample determination is done by purposive sampling. Glucose levels are analyzed using a UV-Vis spectrophotometer and vitamin C levels by the idiometry titration method. The results of the study showed that there are differences in morphological appearance between white, red, and red tinge salak. The morphological characteristics of the stems and leaves of red salak rank first, but the size and taste of white salak fruit are superior to red salak. The highest glucose levels were found in white snake fruit samples and the lowest in red snake fruit, while the highest vitamin C levels were found in red snake fruit and the lowest in red snake fruit. Variations in morphology, glucose content, and vitamin C in snake fruit are caused by genetic and environmental factors. The morphological and nutritional differences found in the three types of Sidimpuan snake fruit are predominantly due to genetic factors because the samples were obtained from the same environmental conditions.
Strategi Pengembangan Usahatani Kopi untuk Meningkatkan Produktivitas di Desa Panobasan Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan Siregar, Irmalia Fitri Siregar; Ginting, Nurmaini; Harahap, Fatma Suryani; Lubis, Rafiqah Amanda; Yanty, Dini Puspita; Sargawi, Mansyur
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang memengaruhi usahatani kopi, merumuskan strategi pengembangan, serta menentukan prioritas strategi yang tepat untuk meningkatkan produktivitas kopi di Desa Panobasan, Kecmatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan Analytic Hierarchy Process (AHP). Informan kunci dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yang dipilih secara sengaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kekuatan utama usahatani kopi adalah kondisi topografi yang sesuai, cita rasa kopi yang khas, kepemilikan lahan sendiri, serta masa produksi yang panjang. Kelemahan yang dominan antara lain keterbatasan modal, penggunaan teknologi budidaya yang masih konvensional, dan kurangnya penyuluhan pertanian. Dari sisi eksternal, peluang terbesar adalah tingginya permintaan pasar kopi, adanya bantuan bibit dari pemerintah, serta dukungan fasilitas pembiayaan UMKM, sedangkan ancaman yang dihadapi meliputi harga pupuk yang tinggi, fluktuasi harga kopi, dan iklim yang tidak menentu. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi prioritas yang dapat diterapkan adalah meminimalkan kelemahan dengan memanfaatkan peluang (strategi WO). Sedangkan hasil analisis AHP menetapkan bahwa strategi utama yang perlu dilakukan adalah mengembangkan teknologi pasca panen, seperti pengeringan mekanis, agar mutu biji kopi tetap terjaga meskipun cuaca tidak mendukung, memanfaatkan teknologi informasi, media sosial, dan platform e-commerce untuk pemasaran kopi secara lebih luas, dan pendampingan kelembagaan dari Pemda serta dinas-dinas terkait dianggap sebagai strategi yang penting karena berperan sebagai akses dan kontrol terhadap sumber daya.
MELAWAN STUNTING DENGAN PENDAMPINGAN MASYARAKAT DI DESA HUTABANGUN KABUPATEN MANDAILING NATAL Nurmaini Ginting; Melvariani Syari Batubara; Muhammad Darwis; Rizky Ariaji; Andes Fuadi Dharma Harahap; Mahmudin Siregar; Aldi Zulfitra; Muhammad Farhan; Yusril Ananta Siregar; Ronaldi Simanjuntak; Wilda Rohani Daulay; Rima Danti Nasution; Dewi Murni; Erna Harahap; Ari Azhari Siregar; Rahmad Husein Batubara; Hariman Siregar; Irhanuddin Warisman Nasution
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.374-378

Abstract

Kegiatan ini merupakan salah satu program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UM Tapsel) yang dilaksanakan di Desa Hutabangun Kabupaten Mandailing Natal pada 26 Oktober 2022 – 16 Januari 2023. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan  pemahaman tentang stunting. Berdasarkan kegiatan KKN yang dilaksanakan  ini dapat disimpulkan bahwa pemahaman masyarakat stunting di Desa Hutabangun meningkat dengan diadakannya sosialisasi dan pendampingan. Masyarakat juga semakin sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan, pemanfaatan lahan kosong dengan menanam sayur-sayuran, memeriksakan kehamilan dan kesehatan anak di Posyandu.
AAS-Based Multi-Media Diagnostic Approach for Evaluating Heavy Metal Contamination in the Batang Ayumi River Within the Batu Bola Landfill Influence Zone Fatma Suryani Harahap; Nurmaini Ginting; Heni Mulyani Pohan; Benny Sofyan Samosir
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.14017

Abstract

This study applies an integrated multi-media approach (river water–sediment–shallow groundwater) to assess heavy metal contamination (Pb, Cu, Cd, Fe, and Hg) along the Batang Ayumi River within the influence zone of the active Batu Bola landfill, a setting rarely evaluated in an integrated manner. Samples were collected from four stations (upstream control to downstream) and analyzed using atomic absorption spectrophotometry (AAS). Fe and Pb emerged as the most responsive indicators of landfill influence: Fe increased downstream and was reflected by accumulation in sediments, while Pb showed greater mobility in river water and nearby wells, suggesting transfer from surface transport to shallow groundwater. Cu peaked upstream, whereas Cd and Hg were relatively stable but detectable across media. Although concentrations remained below applicable standards, the spatial patterns indicate persistent environmental pressure that could intensify without improved controls. By integrating evidence across water, sediment, and groundwater, this study clarifies plausible heavy-metal migration pathways from landfill leachate—surface-water transport, sediment retention, and infiltration toward shallow aquifers—supporting targeted leachate management and long-term multi-media monitoring.
Phytochemical Profile and Antioxidant Activity of Torch Ginger Flower Tea at Various Drying Temperatures Yusnita Wahyuni Silitonga; Rafiqah Amanda Lubis; Nurmaini Ginting; Fatma Suryani Harahap; Muhammad Nizar Hanafiah Nasution; Muttaqin Kholis Ali
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 3 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i3.14134

Abstract

Kecombrang can be categorized as a functional plant because it contains phytochemical compounds and antioxidants that can be further developed into herbal tea products. The objective of this study was to determine the phytochemical constituents and antioxidant activity of kecombrang tea processed at three different drying temperatures: 60, 70, and 80 °C. Phytochemical profiling was conducted using both qualitative and quantitative approaches. The qualitative analysis included the identification of alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, steroids, glycosides, and triterpenoids, while the quantitative analysis focused on total flavonoids and total phenolics. The results revealed that all tested phytochemical compounds were present in the kecombrang tea extracts except saponins. The highest total flavonoid content was observed at the drying temperature of 60 °C, reaching 32.21 mg QE/g extract, whereas the lowest was recorded at 80 °C with 8.61 mg QE/g extract. Interestingly, the extract processed at 80 °C exhibited the highest total phenolic content at 11.60 mg GAE/g extract, while the lowest phenolic content was found at 60 °C with 2.72 mg GAE/g extract. The strongest antioxidant activity was also observed at 80 °C, with an IC50 value of 34.92 ppm. Overall, increasing the drying temperature tended to decrease most phytochemical constituents.
PENGEMBANGAN SISTEM BUDIDAYA KOLAM TERPAL BERBASIS EKONOMI SIRKULAR: TEKNOLOGI PENGELOLAAN AIR DAN OLAHAN IKAN UNTUK PEMULIHAN UMKM AEK NGADOL PASCA BENCANA Elisa, Elisa; Fuady Dharma Harahap, Andes; Nurmi, Aisyah; Ginting, Nurmaini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i4.1807-1811

Abstract

Bencana banjir di Tapanuli Selatan pada februari 2026,   berdampak secara langsung terhadap sumber mata pencaharian masyarakat yang banyak beternak lele secara tradisional, serta krisis pemenuhan kebutuhan pangan khususnya sumber protein. Perlu adanya usaha nyata untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, salah satunya dengan budidaya Ikan Lele sistem bioflok. Ikan Lele merupakan komoditas budidaya air tawar bernilai ekonomis tinggi, mengandung gizi lengkap, harga murah, serta banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi sistem budidaya yang praktis, ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan pelatihan diharapkan dapat memberikan keterampilan bagi masyarakat dalam berwirausaha. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Maret 2026. Mitra kegiatan yaitu warga Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Suamtera Utara. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktek. Sebelum kegiatan, sebanyak 10% masyarakat telah mengetahui tentang budidaya sistem bioflok. Selain itu, peserta juga belum mengetahui tentang variasi pengolahan pasca panen produk ikan lele. Pada evaluasi yang dilakukan di akhir kegiatan menunjukkan bahwa 100% peserta telah memahami metode budidaya dengan sistem bioflok, serta penambahan variasi olahan ikan lele berupa kripik dan nugget
PELATIHAN PEMAHATAN KAYU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP DAN KEMANDIRIAN EKONOMI WARGA BINAAN LAPAS KELAS IIB PADANGSIDIMPUAN Elisa, Elisa; Lubis, Darwis; Ginting, Nurmaini; Fuady Dharma, Andes; Elsiana, Elsiana; Harahap, Yunus; Halawa, Fiska; A. Simbolon, Yessika; Zai, Ayu; Abror, Rifki; Ibrahim, Ibrahim; Husein, Saddam
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.863-869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pelatihan pemahatan kayu terhadap peningkatan keterampilan, kualitas hidup, dan kemandirian ekonomi warga binaan di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 20 orang warga binaan yang mengikuti pelatihan pemahatan kayu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam pemahatan kayu, dengan 18 dari 20 peserta mampu menghasilkan produk kayu yang berkualitas. Selain itu, pelatihan ini juga berdampak positif terhadap kualitas hidup peserta, yang merasa lebih percaya diri dan siap untuk kembali ke masyarakat setelah masa pidana selesai. Dalam hal kemandirian ekonomi, peserta menunjukkan antusiasme untuk memanfaatkan keterampilan yang diperoleh dengan merencanakan membuka usaha kecil atau menjual produk kayu ke pasar lokal setelah dibebaskan.Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan fasilitas dan bahan baku yang menghambat pengembangan keterampilan peserta secara maksimal. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan fasilitas pelatihan dan menyediakan akses pasar untuk produk yang dihasilkan. Dukungan lanjutan, seperti pembekalan wirausaha dan akses modal usaha, juga sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dampak positif pelatihan ini. Secara keseluruhan, pelatihan pemahatan kayu dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan ekonomi dan rehabilitasi sosial warga binaan, yang dapat membantu mereka memperoleh keterampilan yang berguna untuk kehidupan pasca-pidana.
PENGUATAN KEMANDIRIAN EKONOMI WARGA BINAAN MELALUI PELATIHAN TERNAK AYAM BERBASIS EKONOMI KREATIF DI LAPAS Fuady Harahap, Andes; Ginting, Nurmaini; Elisa, Elisa; Suryani Harahap, Fatma; Wahyu Sipahutar, Luky; Saleh Lubis, Rahmat; Lubis, Nurhalimah; Andini, Intan; Hamonangan Duha, Elia; Ismensa, Martua; Sarah Anggina, Nova; Mahendra Harahap, Maisya; Anggie Pratama Pane, Gerry; Aisah Bukit, Paradhita; Efendi, Irpan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1407-1412

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi warga binaan melalui pengembangan usaha ternak ayam berbasis ekonomi kreatif di lembaga pemasyarakatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang dikombinasikan dengan penyuluhan, pelatihan teknis, demonstrasi, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi langsung terhadap keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga binaan dalam budidaya ternak ayam. Peserta mampu memahami teknik pemeliharaan ayam, manajemen pakan, serta pengendalian penyakit. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan motivasi dan kesiapan peserta dalam berwirausaha sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan sarana dan akses pasar, program ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai model pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan di lingkungan lapas. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian warga binaan melalui pendekatan ekonomi kreatif berbasis ternak ayam
Co-Authors A. Simbolon, Yessika Abror, Rifki Ade Rahmi Dani Pohan Adinda Pratini Lubis Ainun Mardiah Lubis Ainun Mardiyah Lubis, Ainun Aisah Bukit, Paradhita Aisyah Nurmi Aldi Zulfitra Alwi Pramana Putra Siregar Amanda, Dea Amir Mahmud Andes Fuadi Dharma Harahap Andes Fuady Andes Fuady Dharma Harahap Andes Fuady Harahap, Andes ANDINI, INTAN Anggie Pratama Pane, Gerry Aprya Duwi Hartati Aprya Duwi Hartati Ari Azhari Siregar Arni Maya Atifah, Yusni Ayu Zai Barcelona, Susi Benny Sofyan Samosir Dalimunthe, Rani Annisa Damayanti, Dina Darmansyah Pulungan Devi Julianti Devi Julianti Dewi Murni Efendi, Irpan Effan Zulfiqar Eli Marlina Harahap Eli Marlina Harahap Elia Hamonangan Duha Elisa Elisa Elisa Elisa Elsiana Elsiana Elsiana, Elsiana Eny Maya Sari Erlina Harahap Erna Harahap Fatma Suryani Fatma Suryani Fatma Suryani Harahap Fatma Suryani Harahap Ferdinand Susilo Fiska Halawa Fitriani Fitriani Fuady Darma Harahap, Andes Fuady Dharma, Andes Fuady, Andes Gajah, Rahmadi Gerry Anggie Pratama Pane Halawa, Fiska Hamonangan Duha, Elia Hanafiah Nasution, Muhammad Nizar Hanifah Mutia Z.N Amrul Happy Sri Rezeki Harahap, Mita Lestari Harahap, Nurtuana harahap, Yunus Hariman Siregar Hartati, Aprya Duwi Hartono, Ricci Haryanti Daulay, Risma Hasanah Nasution Hasibuan, Nikmah Sari Hendri Arifin Lubis Hendri Arifin Lubis Heni Mulyani Pohan Hotna Youmita Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Intan Andini Ira Anugrah Irhanuddin Warisman Nasution Irpan Efendi Ismensa, Martua Jalilah Azizah Lubis Jamilah Nasution Janna Khairani Pardede Julianti, Devi Khatib Lubis Lestari, Ria Windi Lestari Liana Tasya Rahma Siregar Liana Tasya Rahma Siregar Lubis, Darwis Lubis, Hendri Arifin Lubis, Mutiara LUBIS, NURHALIMAH Luky Wahyu Sipahutar Mahendra Harahap, Maisya Mahmudin Siregar Maisya Mahendra Harahap Malim Soleh Rambe Manurung, Patima Wilda Sani Mariaty, Desi Mariska, Revi Martua Ismensa Masdelima Azizah Sormin Masroito Masroito Mastianna Mastianna Mastianna Mastianna Mastianna, Mastianna Matondang, Muhammad Roihan Melvariani Syari Melvariani Syari Batubara Melvarianisyari Melvarianisyari Melvarianisyari, Melvarianisyari Meriem, Selis Mina Warni Ritonga Mina Warni Ritonga Mita Ika Saputri, Nor Mita Lestari Harahap Muhammad Darwis Muhammad Faisal Muhammad Farhan Muhammad Roihan Matondang Muhammad Roihan Matondang Muhammad Rusdi Muharram Fajrin Harahap Mukhlis Mukhlis Muttaqin Kholis Ali Naila Putri Naila Putri Nasirsah Nasution, Putri Adelina Nasution, Sawalinda Nasution, Sayyid Al Fattah Nikmah Hasibuan Nikmah Sari Hasibuan Nor Mita Ika Saputri Nova Sarah Anggina Nur Sahara Nur Sahara Nurantika Simatupang Nurhalimah Lubis Nurmi, Aisyah Nurmi, Aisyah Nurtuana Harahap Paradhita Aisah Bukit Pardede, Janna Khairani Patima Wilda Sani Manurung Pikarani Pikarani pikarani Pikarani Pikarani, pikarani Pohan, Ade Rahmi Dani Pulungan, Husniah Ramadhani Puspita Yanty, Dini Putoro Dongoran Putri, Naila Radiansyah Hadi Chandra Rafiqah Amanda Lubis, Rafiqah Amanda Rahmad Husein Batubara Rahman Hakim Rahman Hakim Rahman Hakim Rahmat Fauzi Siregar Rahmat Saleh Lubis Rama Putri Siregar Rama Putri Siregar Rawani Indah Tanjung Rezeki, Happy Sri Ricci Hartono Ricci Hartono Rifki Abror Rima Danti Nasution Rini Handayani Riski Baroroh Ritonga, Mina Warni Rizky Ariaji, Rizky Ronaldi Simanjuntak Roni Rahmat Sinaga Roni Rahmat Sinaga Saddam Husein Saddam Husein, Saddam Sahlan Tuah Sahminan, Sahminan Saleh Lubis, Rahmat Samsiah Samsiah Samsinar Samsinar Sarah Anggina, Nova Sargawi, Mansyur Sari Hasibuan, Nikmah Sari, Elda Sawalinda Nasution Sayyid Al Fattah Nasution Sayyid Al Fattah Nasution Silitonga, Yusnita Wahyuni Sinaga, Roni Rahmat Siregar, Irmalia Fitri Siregar, Irmalia Fitri Siregar Siregar, Liana Tasya Rahma Siregar, Rama Putri Sofian, Benny Sormin, Masdelima Azizah Suci Alawiyah Harahap Suryani, Fatma Susi Barcelona Susi Barcelona Umar, Kholid Wahyu Sipahutar, Luky Wilda Rohani Daulay Wiwik Novitasari Yanty, Dini Puspita Yessika A. Simbolon Youmita, Hotna Yunus Harahap Yusriani Nasution Yusril Ananta Siregar Zai, Ayu