Claim Missing Document
Check
Articles

PSIKOEDUKASI STOP BULLYING BAGI REMAJA KELURAHAN PANCURAN GEROBAK KOTA SIBOLGA Ginting, Nurmaini; Mita Ika Saputri, Nor; Ramadhani Pulungan, Husniah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.768-773

Abstract

Psikoedukasi “Stop Bullying” bagi remaja Kelurahan Pancuran Gerobak Kota Sibolga dilaksanakan pada Bulan November 2023. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Pancuran Gerobak. Teknik yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Psikoedukasi untuk mengedukasi remaja tentang bullying serta pencegahannya. Berdasarkan hasil PkM yang dilaksanakan, maka disimpulkan: 1) remaja memahami bagaimana konsep bullying; 2) mencegah bullying; 3) mengatasi bullying; 4) dan bangkit dari korban bullying.
SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH SALAK SEBAGAI UPAYA MENDORONG MASYARAKAT KREATIF DALAM MENCIPTAKAN PRODUK HOME INDUSTRY DI DESA PURWODADI Amanda Lubis, Rafiqah; Wahyuni Silitonga, Yusnita; Sari, Elda; Fitri Siregar, Irmalia; Mahmud, Amir; Sofian, Benny; Fuady Darma Harahap, Andes; Ginting, Nurmaini; Nasution, Yusriani; Puspita Yanty, Dini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2794-2799

Abstract

Sebagai oleh-oleh tradisional Padangsidimpuan, buah salak (Salacca Zalacca) telah lama terkenal sebagai buah paling terkenal di kota ini. Kesulitan salak adalah hanya dimanfaatkan daging buahnya saja; komponen lainnya terbuang dan tidak terpakai. Salak yang secara ilmiah dikenal dengan nama Salacca sumatrana Becc, merupakan produk daerah Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan, menurut banyak penelitian. Asam karbolik aktif yang ditemukan dalam salad dapat menghilangkan mineral dan kontaminan lainnya dari air. Menggunakan asam karbol aktif sebagai bagian dari sistem penyaringan air dapat meningkatkan rasa air dengan menghilangkan kontaminan seperti klorin serta bau dan warna yang tidak sedap. Dalam upaya untuk memperbaiki kehidupan orang-orang di sekitar kita, upaya kami berupaya untuk memperluas potensi limbah buah salak dengan menjadikannya dapat digunakan sebagai pembersih lantai yang ramah lingkungan. Menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, melakukan uji coba awal produksi produk, sosialisasi, dan memberikan dukungan dalam pengolahan produk merupakan beberapa langkah yang terkandung dalam kegiatan ini.
PENGARUH PROGRAM EDUKASI KKN TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU GIZI KELUARGA DALAM PENCEGAHAN STUNTING Sahara, Nur; Ginting, Nurmaini; Fuady, Andes; Sofyan Samosir, Benny
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4687-4691

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Upaya pencegahan stunting tidak hanya memerlukan intervensi medis, tetapi juga perubahan perilaku gizi keluarga melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program edukasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) terhadap perubahan perilaku gizi keluarga dalam pencegahan stunting di wilayah pedesaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel terdiri atas 40 keluarga yang memiliki balita dan mengikuti program edukasi gizi oleh mahasiswa KKN selama empat minggu. Instrumen penelitian berupa kuesioner perilaku gizi yang mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan praktik gizi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan (p0,05), sikap (p0,05), dan praktik gizi keluarga (p0,05) setelah pelaksanaan program. Kegiatan KKN berbasis edukasi gizi terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku gizi keluarga, terutama dalam pemilihan bahan makanan bergizi, penerapan pola makan seimbang, serta praktik pemberian makanan tambahan pada balita. Dengan demikian, program edukasi KKN berperan penting sebagai bentuk intervensi berbasis masyarakat untuk mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di tingkat keluarga dan komunitas.
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN TERHADAP TUBERKULOSIS SEBAGAI MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN Ginting, Nurmaini; Nurmi, Aisyah; Harahap, Andes Fuady Dharma; Lubis, Hendri Arifin; Barcelona, Susi; Pikarani, pikarani; Hartono, Ricci; Ritonga, Mina Warni; Matondang, Muhammad Roihan; Siregar, Rama Putri; Julianti, Devi; Mastianna, Mastianna; Hartati, Aprya Duwi; Siregar, Liana Tasya Rahma; Nasution, Sayyid Al Fattah; Sinaga, Roni Rahmat; Putri, Naila; Hakim, Rahman
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 11, No 1 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v11i1.98-102

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tapanuli Selatan. Mahasiswa sebagai kelompok terdidik diharapkan memiliki pengetahuan yang baik mengenai TBC agar dapat berperan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap tuberkulosis sebagai masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, dengan sampel yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai pengertian TBC, penyebab, cara penularan, gejala, pencegahan, dan pengobatan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang cukup hingga baik tentang tuberkulosis, namun masih ditemukan beberapa aspek pengetahuan yang perlu ditingkatkan, khususnya terkait cara penularan dan pencegahan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai TBC sebagai masalah kesehatan masyarakat.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT “BIMBINGAN IPTEK DAN PELATIHAN PROSES PERKECAMBAHAN BIJI TANAMAN ANDALIMAN (Zanthoxylum acanthopodium DC.)” DI DESA SITARATOIT Batubara, Melvariani Syari; Ginting, Nurmaini; Ariaji, Rizky
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v1i3.133-141

Abstract

This community service activity is Science and Technology Guidance and Training of Andaliman Plant Seed Germination Process (Zanthoxylum acanthopodium DC.) In Sitaratoit Village. Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) Is a wild plant found in North Sumatra, Indonesia, the Rutaceae family. The Batak people use the fruit as a spice in their traditional cuisine. Breaking the seed dormancy period of andaliman plants is the initial treatment of the seeds intended to start the germination process, this effort can be in the form of physical, mechanical or chemical treatment. Andaliman plant germination is a process of growth and development of embryos that undergo changes where the plumula grows and develops into stems and radicles into roots. Dormancy is a state of stopping growth experienced by a living organism or its part in response to a condition that does not support normal growth. Thus, dormancy is a reaction to certain physical or environmental conditions. The trigger of dormancy can be mechanical, physical, or chemical. Specific objectives achieved were the provision of science and technology about breaking the seed dormancy period of andaliman plants to the people of Sitaratoit Village, Guidance to the Sitaratoit villagers about the seed germination process of andaliman plants, and the training of Sitaratoit villagers to cultivate andaliman plants. Specific target achieved is that the Sitaratoit Village Community can implement the cultivation activities of andaliman plants, andaliman plants in the Sitaratoit Village area can provide economic benefits for the community, andaliman plant management and cultivation are more noticed and known by the local community, and increase the percentage of seed germination of andaliman plants. The methods used in achieving the objectives of this activity are Village Potential Survey, Conducting dialogues through FGD program activities (Focuss Group Disscussion.), And Science and Technology based guidance and training. The stages of this activity are the Breaking of the Dormancy Period of the Seeds of Andaliman Plants, the Making of Planting Media for the Sprouts of Andaliman Plants, and the Making of the Andaliman Plant Shade. The results of this community service activity are the provision of science and technology about breaking the seed dormancy period of andaliman plants for 2 days to 18 people of Sitaratoit Village, 3 people from the village administration, and 3 students from private universities who are carrying out street vendors activities. The Sitaratoit Village community guidance about the process of seed germination of andaliman plants for 1 day the following day was also actively followed by the Sitaratoit Village community. And the training of the Sitaratoit Village community to cultivate andaliman plants for 1 day after 40 days later has also been carried out well and actively followed by the Sitaratoit Village community.Keywords : Andaliman, Seed dormancy, Seed germination.
Morphological Characterization and Nutritional Evaluation of Sidimpuan Salak (Salacca sumatrana Becc) Based on Flesh Color Yusnita Wahyuni Silitonga; Irmalia Fitri Siregar; Nasirsah; Nurmaini Ginting; Muhammad Nizar Hanafiah Nasution
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.12496

Abstract

Salak is a native Indonesian plant with various cultivars, one of which is the Sidimpuan salak originating from North Sumatra. Sidimpuan salak fruit has a distinctive taste, namely a fairly sweet but slightly sour taste, sticky, astringent, quite highs water content in the fruit, and various colors of the fruit flesh, namely white, red, and red tinge. This study aims to characterize the morphology of three types of Sidimpuan salak based on the color of the fruit flesh (white, red, red tinge) and compare the glucose content and vitamin C levels of the three types of salak. The method used in this study is a descriptive method and sample determination is done by purposive sampling. Glucose levels are analyzed using a UV-Vis spectrophotometer and vitamin C levels by the idiometry titration method. The results of the study showed that there are differences in morphological appearance between white, red, and red tinge salak. The morphological characteristics of the stems and leaves of red salak rank first, but the size and taste of white salak fruit are superior to red salak. The highest glucose levels were found in white snake fruit samples and the lowest in red snake fruit, while the highest vitamin C levels were found in red snake fruit and the lowest in red snake fruit. Variations in morphology, glucose content, and vitamin C in snake fruit are caused by genetic and environmental factors. The morphological and nutritional differences found in the three types of Sidimpuan snake fruit are predominantly due to genetic factors because the samples were obtained from the same environmental conditions.
Strategi Pengembangan Usahatani Kopi untuk Meningkatkan Produktivitas di Desa Panobasan Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan Siregar, Irmalia Fitri Siregar; Ginting, Nurmaini; Harahap, Fatma Suryani; Lubis, Rafiqah Amanda; Yanty, Dini Puspita; Sargawi, Mansyur
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang memengaruhi usahatani kopi, merumuskan strategi pengembangan, serta menentukan prioritas strategi yang tepat untuk meningkatkan produktivitas kopi di Desa Panobasan, Kecmatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan Analytic Hierarchy Process (AHP). Informan kunci dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yang dipilih secara sengaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kekuatan utama usahatani kopi adalah kondisi topografi yang sesuai, cita rasa kopi yang khas, kepemilikan lahan sendiri, serta masa produksi yang panjang. Kelemahan yang dominan antara lain keterbatasan modal, penggunaan teknologi budidaya yang masih konvensional, dan kurangnya penyuluhan pertanian. Dari sisi eksternal, peluang terbesar adalah tingginya permintaan pasar kopi, adanya bantuan bibit dari pemerintah, serta dukungan fasilitas pembiayaan UMKM, sedangkan ancaman yang dihadapi meliputi harga pupuk yang tinggi, fluktuasi harga kopi, dan iklim yang tidak menentu. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi prioritas yang dapat diterapkan adalah meminimalkan kelemahan dengan memanfaatkan peluang (strategi WO). Sedangkan hasil analisis AHP menetapkan bahwa strategi utama yang perlu dilakukan adalah mengembangkan teknologi pasca panen, seperti pengeringan mekanis, agar mutu biji kopi tetap terjaga meskipun cuaca tidak mendukung, memanfaatkan teknologi informasi, media sosial, dan platform e-commerce untuk pemasaran kopi secara lebih luas, dan pendampingan kelembagaan dari Pemda serta dinas-dinas terkait dianggap sebagai strategi yang penting karena berperan sebagai akses dan kontrol terhadap sumber daya.
AAS-Based Multi-Media Diagnostic Approach for Evaluating Heavy Metal Contamination in the Batang Ayumi River Within the Batu Bola Landfill Influence Zone Harahap, Fatma Suryani; Ginting, Nurmaini; Pohan, Heni Mulyani; Samosir, Benny Sofyan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.14017

Abstract

This study applies an integrated multi-media approach (river water–sediment–shallow groundwater) to assess heavy metal contamination (Pb, Cu, Cd, Fe, and Hg) along the Batang Ayumi River within the influence zone of the active Batu Bola landfill, a setting rarely evaluated in an integrated manner. Samples were collected from four stations (upstream control to downstream) and analyzed using atomic absorption spectrophotometry (AAS). Fe and Pb emerged as the most responsive indicators of landfill influence: Fe increased downstream and was reflected by accumulation in sediments, while Pb showed greater mobility in river water and nearby wells, suggesting transfer from surface transport to shallow groundwater. Cu peaked upstream, whereas Cd and Hg were relatively stable but detectable across media. Although concentrations remained below applicable standards, the spatial patterns indicate persistent environmental pressure that could intensify without improved controls. By integrating evidence across water, sediment, and groundwater, this study clarifies plausible heavy-metal migration pathways from landfill leachate—surface-water transport, sediment retention, and infiltration toward shallow aquifers—supporting targeted leachate management and long-term multi-media monitoring.
PERAN PELATIHAN PEMBUATAN MEBEL KAYU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB PADANGSIDIMPUAN Elisa, Elisa; Ginting, Nurmaini; Fuady Dharma Harahap, Andes; Suryani Harahap, Fatma
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i2.2026.699-709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pelatihan pembuatan mebel kayu dalam meningkatkan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan. Pelatihan keterampilan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang diberikan kepada warga binaan agar mereka memiliki kemampuan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Salah satu keterampilan yang diberikan adalah pelatihan pembuatan mebel kayu yang memiliki nilai ekonomi serta peluang usaha yang cukup besar.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah warga binaan yang mengikuti pelatihan pembuatan mebel kayu di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan dengan jumlah responden sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase untuk menggambarkan pelaksanaan pelatihan dan tingkat keterampilan warga binaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan mebel kayu telah dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan warga binaan. Sebagian besar responden menyatakan bahwa mereka mampu menggunakan alat pertukangan dengan lebih baik serta mampu membuat produk mebel sederhana setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan ketelitian, kerapian, serta kepercayaan diri warga binaan dalam menghasilkan produk mebel.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan mebel kayu memiliki peran penting dalam meningkatkan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk bekerja atau berwirausaha setelah mereka kembali ke masyarakat
Phytochemical Profile and Antioxidant Activity of Torch Ginger Flower Tea at Various Drying Temperatures Silitonga, Yusnita Wahyuni; Lubis, Rafiqah Amanda; Ginting, Nurmaini; Harahap, Fatma Suryani; Nasution, Muhammad Nizar Hanafiah; Ali, Muttaqin Kholis
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 3 (2026): In Progress
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i3.14134

Abstract

Kecombrang can be categorized as a functional plant because it contains phytochemical compounds and antioxidants that can be further developed into herbal tea products. The objective of this study was to determine the phytochemical constituents and antioxidant activity of kecombrang tea processed at three different drying temperatures: 60, 70, and 80 °C. Phytochemical profiling was conducted using both qualitative and quantitative approaches. The qualitative analysis included the identification of alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, steroids, glycosides, and triterpenoids, while the quantitative analysis focused on total flavonoids and total phenolics. The results revealed that all tested phytochemical compounds were present in the kecombrang tea extracts except saponins. The highest total flavonoid content was observed at the drying temperature of 60 °C, reaching 32.21 mg QE/g extract, whereas the lowest was recorded at 80 °C with 8.61 mg QE/g extract. Interestingly, the extract processed at 80 °C exhibited the highest total phenolic content at 11.60 mg GAE/g extract, while the lowest phenolic content was found at 60 °C with 2.72 mg GAE/g extract. The strongest antioxidant activity was also observed at 80 °C, with an IC50 value of 34.92 ppm. Overall, increasing the drying temperature tended to decrease most phytochemical constituents.
Co-Authors A. Simbolon, Yessika Abror, Rifki Ainun Mardiyah Lubis, Ainun Aldi Zulfitra Ali, Muttaqin Kholis Amanda, Dea Amir Mahmud Ananta Siregar, Yusril Andes Fuadi Dharma Harahap Ari Azhari Siregar Arni Maya Atifah, Yusni Azhari Siregar, Ari Barcelona, Susi Benny Sofyan Samosir Dalimunthe, Rani Annisa Damayanti, Dina Danti Nasution, Rima Dewi Murni Dewi Murni Eli Marlina Harahap Elisa Elisa Elsiana, Elsiana Erna Harahap Fatma Suryani Fatma Suryani Fatma Suryani Harahap Ferdinand Susilo Fitriani Fitriani Fuadi Dharma Harahap, Andes Fuady Darma Harahap, Andes Fuady Dharma Harahap, Andes Fuady Dharma, Andes Fuady, Andes Gajah, Rahmadi Halawa, Fiska Hanafiah Nasution, Muhammad Nizar Hanifah Mutia Z.N Amrul Harahap, Andes Fuady Dharma harahap, erna Harahap, Mita Lestari harahap, Yunus Hariman Siregar Hartati, Aprya Duwi Hartono, Ricci Haryanti Daulay, Risma Hasanah Nasution Heni Mulyani Pohan Husein Batubara, Rahmad Husniah Ramadhani Pulungan Ibrahim Ibrahim Ira Anugrah Irhanuddin Warisman Nasution Jalilah Azizah Lubis Julianti, Devi Lestari, Ria Windi Lestari Lubis, Darwis Lubis, Hendri Arifin Lubis, Mutiara Mahmudin Siregar Malim Soleh Rambe Mariaty, Desi Mariska, Revi Masroito, Masroito Mastianna, Mastianna Matondang, Muhammad Roihan Maya Sari, Eny Melvariani Syari Melvariani Syari Batubara Meriem, Selis Mita Ika Saputri, Nor Muh. Darwis Muhammad Darwis Muhammad Farhan Muhammad Farhan Muhammad Rusdi Muharram Fajrin Harahap Mukhlis Mukhlis Nasirsah Nasirsah, Nasirsah Nasution, Jamilah Nasution, Putri Adelina Nasution, Sayyid Al Fattah Nor Mita Ika Saputri Nur Sahara Nur Sahara Nurmi, Aisyah Pardede, Janna Khairani Pikarani, pikarani Puspita Yanty, Dini Putri, Naila Radiansyah Hadi Chandra Rafiqah Amanda Lubis, Rafiqah Amanda Rahmad Husein Batubara Rahman Hakim Ramadhani Pulungan, Husniah Rezeki, Happy Sri Rima Danti Nasution Riski Baroroh Ritonga, Mina Warni Rizky Ariaji, Rizky Rohani Daulay, Wilda Ronaldi Simanjuntak Saddam Husein, Saddam Sahlan Tuah Sahminan, Sahminan Samsiah Samsiah Samsinar Samsinar Sargawi, Mansyur Sari Hasibuan, Nikmah Sari, Elda Silitonga, Yusnita Wahyuni Simanjuntak, Ronaldi Sinaga, Roni Rahmat Siregar, Hariman Siregar, Irmalia Fitri Siregar, Irmalia Fitri Siregar Siregar, Liana Tasya Rahma Siregar, Mahmudin Siregar, Rahmat Fauzi Siregar, Rama Putri Sofian, Benny Sofyan Samosir, Benny Sormin, Masdelima Azizah Sri Rezeki, Happy Suryani, Fatma Syah Pulungan, Darman Syari Batubara, Melvariani Umar, Kholid Warisman Nasution, Irhanuddin Wilda Rohani Daulay Wiwik Novitasari Yanty, Dini Puspita Yusriani Nasution Yusril Ananta Siregar Zai, Ayu Zulfitra, Aldi