p-Index From 2021 - 2026
8.718
P-Index
This Author published in this journals
All Journal The Indonesian Journal of Communication Studies JRK (Jurnal Riset Komunikasi) Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education Perspektif Komunikasi; Jurnal Ilmu Komunikasi dan Komunikasi Bisnis JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi COMMICAST As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi (Telangke) At Tawasul: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) Journal of Educational and Cultural Studies Jurnal InterAct Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM) Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Kajian Ilmu Sosial Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Journal of Management and Creative Business MEUSEURAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Journal of Communication Studies and Society Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Student Research Journal Saber: Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya Jurnal Malikussaleh Mengabdi Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik Jurnal Mahasiswa Antropologi dan Sosiologi Indonesia(JuMASI) Jurnal Bincang Komunikasi Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Ulil Albab Dialogika : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Sosialisasi Jurnal Cakrawala Akademika
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Co-Branding Ventela dengan Mantappu Jiwa by Jerome Polin terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Ventela Konnijiwa: (Survei pada followers Instagram @ventelashoes) Yulia Rahmawati; Jamiati KN
Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik Vol. 2 No. 3 (2025): Agustus : Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v2i3.2116

Abstract

The rapid growth of local brands in Indonesia's fashion industry is driven by the use of online media as a promotional platform. One notable brand is Ventela, which employs a co-branding strategy to capture market attention. This study aims to analyze the implementation of co-branding by @ventelashoes on Instagram, evaluate consumer purchasing decisions regarding Ventela Konnijiwa shoes, and measure the extent to which the co-branding collaboration between Ventela and Mantappu Jiwa by Jerome Polin influences purchasing decisions. The study applies co-branding theory, which includes dimensions such as brand awareness, brand strength, mutual benefits, uniqueness of collaboration, as well as positive consumer judgment and response. Meanwhile, the purchasing decision process is analyzed through five stages: problem recognition, information search, evaluation of alternatives, purchase decision, and post-purchase behavior. A quantitative approach was used in this study through a survey method, with data collected from 133 followers of the @ventelashoes Instagram account using a random sampling technique. The results indicate that the co-branding between Ventela and Mantappu Jiwa received a positive response from the respondents. The influence of co-branding on purchasing decisions is strong, with a correlation value of 0.904. Co-branding contributes 81.8% to the purchasing decision of Ventela Konnijiwa shoes, while the remaining 18.2% is influenced by other factors.
Transformasi Digital Sebagai Instrumen untuk Memperluas Aksesibilitas Layanan Publik Yuli Santri Isma; Depita Kardiati; Muslem Muslem; Sarrah Kurnia Fadhillah; Jamiati KN; Fitria Akmal; Syarifah Chairunnisak
JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE Vol. 6 No. 2 (2025): Juli: Journal of Administrative and Sosial Science (JASS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jass.v6i2.1891

Abstract

This study analyzes the role of digital transformation as a strategic instrument to expand public service accessibility in Indonesia. Through a Systematic Literature Review (SLR) of open-access national journals and relevant policy documents from the last decade, the research highlights how digitalization, particularly e-government implementation, enhances service efficiency, transparency, and inclusivity. Key findings indicate that digital platforms like SP4N-LAPOR! have improved public responsiveness and accountability, especially during the COVID-19 pandemic. However, challenges such as infrastructure disparities, uneven digital literacy, bureaucratic resistance, and data security risks hinder optimal outcomes. The study concludes that digital transformation significantly supports public service reform but requires integrated strategies, including infrastructure development, digital literacy programs, inclusive regulations, and multi-stakeholder coordination. These recommendations aim to bridge the digital divide and ensure equitable access to public services across all regions and vulnerable groups.
INTEGRASI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK: STUDI EVALUASI PADA DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN PERSANDIAN ACEH Kardiati, Depita; Hafiz, Abdul; KN, Jamiati; Isma, Yuli Santri; Chairunnisak, Syarifah; Fadhillah, Sarrah Kurnia; Akmal, Fitria
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i1.4836

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, termasuk penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pemerintah Aceh, melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh, berupaya mengimplementasikan SPBE guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik. Namun, dalam penerapannya, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang belum optimal, serta belum terintegrasinya berbagai aplikasi yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi SPBE di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas sistem pemerintahan berbasis elektronik di tingkat daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SPBE di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh masih menghadapi beberapa kendala utama, di antaranya: keterbatasan sumber daya manusia dengan kompetensi teknis yang sesuai, belum optimalnya infrastruktur jaringan dan kapasitas bandwidth, serta kurangnya integrasi antar aplikasi pemerintahan yang menyebabkan duplikasi data dan ketidakefektifan layanan. Rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas SPBE, direkomendasikan adanya penguatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkala, peningkatan infrastruktur teknologi informasi, serta integrasi sistem dan aplikasi guna menciptakan layanan digital yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. 
PRESENTASI BUDAYA PATRIARKI DALAM DRAMA KOREA “WHEN LIFE GIVES YOU TANGERINES” Kurnia Fadhillah, Sarrah; KN , Jamiati; Kardiati, Depita; Fajarini, Sri Dwi
Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM) Vol 6 No 1 (2025): Vol.6 No.1 Mei 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsikom.v6i1.8141

Abstract

Abstract. Korean dramas, as a form of popular cultural product, play a significant role in representing social and cultural values, including gender constructions rooted in patriarchal systems. This study aims to examine how patriarchal culture is represented in the Korean drama When Life Gives You Tangerines using a descriptive qualitative approach and Roland Barthes’ semiotic analysis method. The drama is analyzed as a cultural text rich in meaning, where symbols, narratives, and characters reflect patriarchal ideologies. The findings reveal that the drama reinforces patriarchal myths, such as gender role division, educational discrimination, and social legitimacy of gender inequality, as well as the reinforcement of traditional values that position women in subordinate roles. This representation demonstrates that popular media like Korean dramas play a major role in reproducing patriarchal ideology through seemingly natural cultural portrayals. Keywords: Korean drama, patriarchy, semiotics, When Life Gives You Tangerines, representation
A STUDY OF ACEH LOCAL WISDOM COMMUNICATION IN THE ART OF MEURUKON COLLABORATION BETWEEN ART AND DA'WAH Ismail, Muchlis; Hasan, Kamaruddin; Jamiati; Akmal, Fitria; Isma, Yuli Santri
Jurnal Mahasiswa Antropologi dan Sosiologi Indonesia (JuMASI) Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jumasi.v3i2.20194

Abstract

Communication is an important process of conveying messages. Because communication is integrated with various things related to human interaction in everyday life. The sajrone interaction process develops understanding through the way the message is delivered, including the aesthetic aspect to the impression of the sajrone communication process, namely dhewe. the art of Meurukon mujudake salah sawijine tradhisi Acehnese ing art sing nggabungake art of poetry because of the content of the value of the religious message which is combined with various meanings and semiotics through the media which are used with various kinds of poetic expressions which are considered to fulfill the principles of the saka tradition of speaking. Meurukon arts serve as an educational means for the people of Aceh to learn the elements of Minangka art and preaching the complete unity of the norms, customs and values of community unity.
Dekonstruksi Standar Kecantikan Kecerdasan Buatan dalam Kampanye Dove The Code KN, Jamiati; Muchlis, Muchlis; Kardiati, Depita; Isma, Yuli Santri; Andriyani, Lusi
Jurnal Riset Komunikasi Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jrk.v1i1.33030

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana kampanye The Code dari Dove mendekonstruksi standar kecantikan yang dibentuk oleh kecerdasan buatan dalam ruang digital kontemporer. Tujuan penelitian adalah menganalisis strategi visual dan naratif yang digunakan Dove untuk menantang ideal kecantikan normatif yang diperkuat oleh sistem AI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes yang meliputi tiga level analisis yaitu denotatif, konotatif, dan mitologis terhadap video kampanye berdurasi 2 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dove menggunakan empat strategi dekonstruksi utama yaitu kontras visual parodi yang mengekspos absurditas citra ideal AI, komitmen eksplisit anti AI sebagai penolakan dominasi teknologi dalam produksi visual, Real Beauty Prompt Playbook sebagai pedoman inklusif untuk pengguna AI, dan integrasi elemen tekstual musikal yang menguatkan pesan kampanye. Analisis semiotika mengungkap bahwa kampanye ini berhasil mendekonstruksi mitos kecantikan digital dengan menampilkan kontras antara hasil AI yang homogen dengan representasi perempuan beragam. Strategi-strategi tersebut memunculkan kritik terhadap bias algoritma dan data dalam sistem AI yang memperkuat standar kecantikan sempit serta membuka ruang bagi representasi yang lebih otentik. Penelitian menegaskan bahwa kampanye The Code merupakan intervensi kreatif dalam wacana kecantikan digital, namun transformasi sistemik membutuhkan kolaborasi lintas sektor, regulasi etis teknologi, dan peningkatan literasi algoritma masyarakat.
Penggunaan Personal Selling Dalam Kegiatan Promosi Pada Program Gerakan Sejuta Siswa Digital (GESSIT) Di Educourse.id Mufidatunnisa, Nisrina; KN, Jamiati
Jurnal Cakrawala Akademika Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : PT. Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70182/jca.v2i1.565

Abstract

Gerakan Sejuta Siswa Digital atau GESSIT merupakan sebuah program yang dibuat oleh Educourse.id untuk meningkatkan literasi kompetensi dalam mempersiapkan masa depan anak bangsa yang lebih baik. Educourse.id juga berharap dengan adanya program GESSIT ini mampu memberikan 5 domain literasi digital yang meliputi aspek keamanan dan ketahanan digital, partisipasi agensi digital, kecerdasan emosional digital, serta kreativitas dan inovasi digital dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik dengan menggunakan metode terkini yaitu STEM. Educourse.id memiliki strategi pemasaran untuk mendukung kegiatan promosi pada program GESSIT yaitu dengan strategi pemasaran berupa personal selling. Personal selling memiliki peran penting dalam memperkenalkan program GESSIT dalam memperluas pasarnya kepada masyarakat terutama sekolah dengan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk serta penggunaan personal selling dalam kegiatan promosi pada program GESSIT dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta teori bentuk personal selling yang dikemukakan oleh Priansa (2017:226) dan penggunaan personal selling yang dikemukakan oleh Kotler dan Amstrong (2018:493). Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa personal selling merupakan komunikasi pemasaran yang tepat untuk digunakan sebagai kegiatan promosi pada program GESSIT di Educourse.id.
Implementasi Word of Mouth Marketing Brand Ciganjur Outdoor dalam Membangun Brand Awareness Muhammad Naufal Zundan; Jamiati KN
Dialogika : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Sosialisasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei : Dialogika : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Sosialisasi
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/dialogika.v1i2.257

Abstract

Word of mouth (WOM) marketing is an effective marketing communication strategy that utilizes direct recommendations from consumers to other potential consumers. This research aims to analyze the implementation of the WOM marketing strategy carried out by Ciganjur Outdoor, an MSME providing outdoor equipment rental services in Jakarta. The research was conducted using qualitative methods through in-depth interviews, observation and documentation. The results show that Ciganjur Outdoor has implemented a WOM strategy with the elements talkers, topics, tools, taking part, and tracking. Through direct interaction with potential consumers and utilizing feedback, Ciganjur Outdoor seeks to build brand awareness and strong relationships with consumers. The obstacles faced are the lack of human resources and the lack of optimal use of outdoor communities. This research is expected to provide insight into the implementation of WOM strategies, especially for MSMEs in the service industry.
PERBANDINGAN FRAMING MEDIA ONLINE DALAM PEMBERITAAN TARIF IMPOR AMERIKA SERIKAT TERHADAP INDONESIA Akmal, Fitria; Isma, Yuli Santri; KN, Jamiati; Chairunnisak, Syarifah; Kardiati, Depita; Fadhillah, Sarrah Kurnia
AT-TAWASUL Vol 4 No 2 (2025): At Tawasul
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/ja.v4i2.2124

Abstract

The United States' import tariff policy against Indonesia in 2025 has sparked diplomatic dynamics and public debate, particularly after President Donald Trump announced a tariff reduction from 32% to 19%, accompanied by Indonesia's commitment to purchase Boeing aircraft, energy, and agricultural commodities from the United States. This study aims to compare the news framing of this policy in four national online media outlets: Kompas.com, Liputan6.com, CNBC Indonesia, and CNN Indonesia. The method used is Robert N. Entman's framing analysis, focusing on four framing elements: defining problems, diagnosing causes, making moral judgments, and suggesting remedies. The results show differences in perspective: Liputan6.com emphasizes diplomatic achievements, CNBC Indonesia links tariff reductions to trade-offs regarding purchasing obligations, Kompas.com emphasizes risks to industry and trade imbalances, while CNN Indonesia highlights four conditions for policy implementation. The study's conclusion confirms that media use framing to direct public interpretation, ranging from policy legitimacy to criticism of sovereignty, and confirms the relevance of Entman's model for analyzing political-economic issues in Indonesia
TANDA,PESAN DAN MAKNA IKLAN GOJEK VERSI ” CERDIKIAWAN” SEMIOTIKA CHARLES SANDER PIERCE Ardia, Velda; Indriawan, Indriawan; Jamiati, Jamiati
Kajian Ilmu Sosial (KAIS) Vol. 1 No. 2 (2020): KAIS Kajian Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.855 KB) | DOI: 10.24853/kais.1.2.71-79

Abstract

Saat ini dunia periklanan semakin modern dan kreatif dan televisi masih menjadi media favorit untuk sarana beriklan. Sarana ini pula yang kemudian dimanfaatkan oleh pengiklan seperti perusahaan transportasi jasa online untuk beriklan ditelevisi seperti iklan Gojek versi “Cerdikiawan”. Iklan seringkali menggunakan simbol atau tanda dalam memaparkan produknya, pesan didalam iklan berupa teks dan visual. Terkait hal tersebut tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Sign, Object, Interpretant serta pesan dan makna dalam iklan Gojek versi “Cerdikiawan. Teori yang digunakan yang dianggap relevan dengan menggunakan teori iklan, teori televisi, tehnik pengambilan gambar, konsep warna, teori makna, teori semiotika, semiotika model Charles Sander Pierce, teori konstruksi realitas. Metode penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, penelitian ini menggunakan semiotika sebagai sebuah analisis, dengan pengumpulan data primer dan data sekunder, selanjutnya dalam penelitian ini menggunakan uji keabsahan data triangulasi sumber dengan dua informan Penelitian ini menggunakan metode analisis dengan analisis semiotika model Charles Sander Pierce. Penelitian ini menganalisis makna iklan Gojek yang dikaji dengan Triangle of meaning yaitu sign, object, dan interpretant. Dengan hasil yaitu mengindikasikan iklan ini adalah aplikasi alternative yang cerdik karena mampu membuat solusi bagi setiap permasalahan yang selalu terselesaikan dengan kreatif yang setiap scene dari iklan Gojek versi Cerdikiawan ini tayangkan. Pesan verbal yang ditunjukan dari narasi suara Najwa Syihab. Sedangkan pesan nonverbalnya adalah semua aktivitas yang ditunjukan dari iklan ini ekspresi dan setting lokasi pada 11 scene. Makna pada iklan Gojek versi “Cerdikiawan” memuat makna tentang aplikasi alternative yang cerdik. Kesimpulannya yaitu iklan Gojek versi “Cerdikiawan” ini merupakan salah satu iklan yang mengajak masyarakat menjadi sosok Cerdikiawan, yang terdapat pesan dan makna dari iklan ini juga digunakan untuk membranding Gojek sebagai aplikasi cerdik dan mampu menjawab segala bentuk permasalahan kehidupan dengan kreatif dan sederhana
Co-Authors Abdul Aziz Pamungkas Agung Firmansyah Akmal, Fitria Amanda Zafira Wijaya Aminah Swarnawati Ananda Devina Putri Andhika Prasetya Tamtama Putra Andika Arief Rachman Suharyadi Andriyani, Lusi Anjeli, Najwa Asa Afifatun Nazma Ashri Lutfia Ayu Putri Mungkasih Chairuunisak, Syarifah Daniel Handok Darma Tri Putra Darma Tri Putra Della Fitria Deni Arya Saputra Depita Kardiati Dewi Suryaningsih Dinda Nuraini Divania Yovina Putri Elmalia Putri Fajarini, Sri Dwi Farhan Yut Wijaya Fina Abiyya Agustin Mubarokah Firyal Aqila Fitria Rosmi Hafiz, Abdul Hamzali, Said Handoko, Daniel Harinawati Hasanah Hasanah Hasna, Sofia Hawa Arofah Qudsy Himas Alhani Husna, Amaul Iga Desara Indriawan, Indriawan Ismail, Muchlis Ismianti, Rahma Kamaruddin Hasan Kartika, Yeni Lailynisa Fadilla Iswadi Lilik Sumarni Lilik Sumarni Luqman Hakim Lutfia, Ashri Maretha Azzuhriyah Maura Azzakiyah Basya Maysya Tri Putri Mirna Kamisabila Muchlis, Muchlis Mufidatunnisa, Nisrina Muhammad Badri, Muhammad Muhammad Naufal Zundan Muhammad Nevo Bizaro Muhammad Rizky Ramadhan Muslem Muslem Muzhaffar Shidqi, Raihan Nadira Rachmadina Naila Waliya Hamima Nazma, Asa Afifatun Nida Handayani Nida Handayani Nida Nabila Putri NUR HAMIDAH Nur, Fauziah Nurpahmi, Siti nuzhatussholehah, Nuzhatussholehah Oktaviana Anggraini Oktaviana Anggraini Oktaviana Purnamasari Oktaviana Purnamasari Oktaviana Purnamasari Prihastuti, Apsari Putri, Ananda Devina Putri, Bias Agprisyanda Putri, Elmalia Qorie Isnaen Fadilla Rahim, Norhayati Rafida Abdul Rahman Djalun Rianti julianah Rima Damayanti Rivan Rio Saputra Sabrina Humaira Darmawy Said Hamzali Salsabila Saputra, Doni Fransiska Dwi Sarah Jovita Sarrah Kurnia Fadhillah Satrio Pambudi Sayed Ludhfi Selfiana Khoirunnisa Setia Amelia Shafa Khoirunnisa Sheilla Claudy Agatha Simbolon, Mario Kristian Siti Hafnidar Harun Siti Nur Afina Syarifah Chairunnisak Syifa Astasia Utari Syifa Astasia Utari Tarisya Utami Putri Taufiqqurahman, Muhammad Theofanny Trinita Aulia Zahra Untari Salsabila, Kania Uus Khusnul Khotimah Velda Ardia Velda Murdiana Vinca Melati Wadkhulli Jannati Priyoko Waliya Hamima, Naila Widya Maulya Winarsih Winarsih Winda Dwi Astuti Zebua Yuli Santri Isma YULIA RAHMAWATI Yurika Dita Pratiwi Zakiyyah Tsurayya Salim