Claim Missing Document
Check
Articles

INKARUS SUNNAH DARI KALANGAN MUSLIM DALAM LINTASAN SEJARAH Maulida, Ali
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 1, No 01 (2014): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol 1 No. 01 Juli 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.933 KB) | DOI: 10.30868/at.v1i01.172

Abstract

Kedudukan nash syar’i –al-Qur’an  dan as-Sunnah– didalam Islam sangat  agung dan mulia. Keduanya adalah  sumber pengambilan hukumdan pedoman hidup bagi seorang muslim di dunia ini. Kebahagiaan  dan keselamatan  yang  akan  diraih  seorang  muslim di  dunia  dan  akhiratadalah sangat tergantung sejauh mana ia berpegang teguh dengan keduanya.Namun  dalam   realita   kehidupan   ini   banyak   manusia   yangtergelincir  dari  jalan  yang lurus tadi dengan beragam bentuk, dimana salah satunya adalah  ketika mereka melakukan pengingkaran terhadap as-Sunnah atau hadits Rasulullah .Penolakan  terhadap  as-Sunnah dahulunya lebih diakibatkan olehketidaktahuan  sementara   orang   terhadap   fungsi  dan  kedudukan  as- Sunnah tersebut, dan kemunculannya masih bersifat perorangan,  bukandari kelompok yang terorganisir.Lain halnya dengan kemunculan InkarusSunnah  di  era  modern,  dimanapemikiran  ini  muncul akibat  pengaruh kolonialisme yang  sangat  gigih  berupaya  melumpuhkan Dunia  Islam.Kemunculannya dipelopori oleh para tokoh yang menamakan diri merekamujtahid, pembaharu atau modernis. Bahkan banyak pihak pengusungnya yang muncul dalam  bentuk terorganisir,  sehingga pengaruh  negatifnya lebih cepat tersebar di dalam tubuh umat Islam. Keywords:  inkarus sunnah, propaganda, imperialisme, dekonstruksi.
BENCANA-BENCANA ALAM PADA UMAT TERDAHULU DAN FAKTOR PENYEBABNYA DALAM PERSPEKTIF ALQURAN: Studi Tafsir Maudhu’i Ayat-Ayat tentang Bencana Alam Maulida, Ali
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 4, No 02 (2019): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.386 KB) | DOI: 10.30868/at.v4i02.596

Abstract

Bencana alam adalah salah satu ketentuan Allah S.W.T. yang terjadi di alam semesta (sunnatullah fi al-kaun) dan tidak terlepas dari unsur sebab akibat (kausalitas) sebagai salah satu bukti kekuasaan-Nya. Para mufassir menjelaskan aspek kausalitas perbuatan dosa manusia dengan terjadinya bencana dan adanya korelasi antara perilaku manusia dengan terjadinya peristiwa bencana alam. Artikel ini berupaya mengungkap berbagai peristiwa bencana alam terbesar sepanjang sejarah umat manusia, khususnya pada masa umat-umat terdahulu, dan faktor-faktor penyebab terjadinya bencana tersebut dengan menganalisis ayat-ayat Al-Qur?an yang terkait kisah-kisah umat terdahulu berdasarkan tafsir para ulama mufassir yang kompeten. Di dalam Al-Qur?an terdapat banyak ayat yang menjelaskan berbagai gambaran dahsyatnya peristiwa bencana-bencana besar yang menimpa umat terdahulu, di antaranya penenggelaman (al-gharq), angin topan (al-r?h al-?aq?m), suara pekikan (al-shaihah), gempa bumi (al-rajfah), halilintar (al-sh??iqah), bumi yang dibalik (qalb al-diy?r), hujan batu (al-hij?rah), awan panas (al-zhillah), penenggelaman ke bumi (al-khasf), dan perubahan bentuk jasad (al-maskh). Ternyata bencana-bencana alam terbesar yang terjadi pada masa umat terdahulu sangat erat kaitannya dengan perbuatan manusia. Di dalam Al-Qur?an telah dijelaskan faktor-faktor yang bersifat umum, yaitu: (al-dzun?b) dosa-dosa, (al-khath?y?) kesalahan-kesalahan, (al-zhulm) kezaliman, (al-kufr) kekafiran, (al-ijr?m) perbuatan dosa, (al-fisq) kefasikan, dan (al-fas?d) kerusakan. Selain itu, terdapat juga ayat-ayat yang menyebutkan faktor-faktor penyebab berupa kemaksiatan secara lebih khusus, di antaranya: (al-syirk) kesyirikan, (al-istikb?r) kesombongan, (al-takdz?b) pendustaan, (al-istihz? bi al-rusul wa atb??ihim) mengejek para rasul dan para pengikutnya yang beriman, (al-?dz? bi al-rusul wa atb??ihim) menyakiti para rasul dan para pengikutnya yang beriman, kufur nikmat, melanggar batas larangan Allah S.W.T., perbuatan homoseksual, dan perbuatan mengurangi timbangan.
METODE PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DALAM PERSPEKTIF HADITS NABAWI Ali Maulida; Didin Hafidhuddin MS; Ulil Amri Syafri; Abas Mansur Tamam
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.862 KB) | DOI: 10.30868/ei.v9i01.681

Abstract

Korupsi telah menjadi penyakit akut dan merajalela dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat. Korupsi juga memiliki efek kerusakan luar biasa, bahkan dapat menghancurkan suatu bangsa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis riset pustaka (library research), datanya bersumber dari literatur terkait dan relevan dengan metode pendidikan antikorupsi dalam perspektif hadis nabawi.Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Rasulullah SAW telah mengajarkan syariah Islam dengan berbagai metode terbaik yang mengantarkan umatnya kepada pemahaman yang sempurna, termasuk pesan-pesan Pendidikan Antikorupsi. 2). Beberapa metode Pendidikan Antikorupsi yang terkandung dalam hadits nabawi di antaranya: metode keteladanan (al-qudwah), metode bimbingan dan nasihat (al-taujīh wa al-mau’izhah), metode motivasi dan ancaman (al-targhīb wa al-tarhīb), metode dialog dan tanya jawab, dan metode perumpamaan (tamtsil atau metafora).
KONSEP DAN DESAIN PENDIDIKAN AKHLAK DALAM ISLAMISASI PRIBADI DAN MASYARAKAT Ali Maulida
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.909 KB) | DOI: 10.30868/ei.v2i04.36

Abstract

DINAMIKA DAN PERAN PONDOK PESANTREN DALAM PENDIDIKAN ISLAM SEJAK ERA KOLONIALISME HINGGA MASA KINI Ali Maulida
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.541 KB) | DOI: 10.30868/ei.v5i09.91

Abstract

TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM PERSPEKTIF HUKUM INDONESIA DAN PIDANA ISLAM Ali Maulida; Didin Hafidhuddin; Ulil Amri Syafri; Abas Mansur Tamam
Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Vol 8, No 01 (2020): Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.66 KB) | DOI: 10.30868/am.v8i01.677

Abstract

Kultur korupsi telah mendarah daging dan menjadi penyakit akut di bangsa Indonesia. Telah banyak regulasi yang dibuat pemerintah untuk merealisasikan tekad pemberantasan korupsi. Pranata hukum yang ada telah menjelaskan jenis dan sanksi hukum atas berbagai perbuatan yang dikategorikan tindak pidana korupsi. Dalam wacana hukum Islam terdapat pedoman hukum yang menjelaskan berbagai tindak kezaliman dan pengkhianatan amanah yang termasuk kategori korupsi. Penelitian ini menyimpulkan tindak pidana korupsi dalam perspektif hukum Indonesia dan pidana Islam sebagai berikut: Pertama, jenis perbuatan yang termasuk kategori tindak pidana korupsi dalam perpektif hukum Indonesia adalah penyalahgunaan kewenangan pejabat negara berupa: terkait dengan kerugian keuangan negara; terkait dengan suap-menyuap; terkait dengan penggelapan dalam jabatan; terkait dengan perbuatan pemerasan; terkait dengan perbuatan curang; terkait dengan benturan kepentingan dalam pengadaan; dan terkait dengan gratifikasi. Kedua, beberapa jenis tindak pidana (jarimah) dalam pidana Islam yang mendekati terminologi korupsi di masa sekarang antara lain adalah: ghulul (penggelapan), risywah (penyuapan), ghashab (mengambil paksa hak/harta orang lain), khianat, dan al-maks (pungutan liar).
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIMEDIA DI PONDOK PESANTREN Unang Wahidin; Muhammad Sarbini; Ali Maulida; Miftah Wangsadanureja
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i01.1203

Abstract

The objectives of this study were to: (1) obtain data related to multimedia support for Islamic religious learning materials; (2) describe the ease of obtaining multimedia that will be used in the learning process; (3) knowing mudarris skills in using multimedia; (4) knowing the availability of time to use multimedia; and (5) describe multimedia according to the students' level of thinking. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques of observation, documentation and interviews. The results showed that: (1) multimedia provides convenience in achieving learning objectives; mastery of learning materials; convey the content of religious learning materials as a whole; able to transform abstract religious learning material into concrete; able to combine learning material to be concise; and clarify the information on the content of religious subject matter; (2) multimedia is an inexpensive learning medium; easy to get; easy to manufacture; and easy to use; (3) Islamic boarding school mudarris able to make multimedia for religious learning; able to use multimedia in religious learning; demonstrate the ability to operate multimedia well; and able to explain the advantages and disadvantages of using multimedia; (4) multimedia is able to streamline the delivery time of religious learning materials; able to repeat religious learning material on an ongoing basis; streamline the time of recording religious learning materials; can be used by students to study material outside class hours; presenting complex religious material to be simple; converting religious material that is too broad into the form of films / pictures; the delivery of religious material can be adjusted to the catching power of the students; and religious material that is too large becomes a simpler picture reality; (5) multimedia allows direct interaction between students and the real environment; completeness of learning can be realized; able to equalize the learning experience of students; generate the same perception of religious subject matter; the learning media presented are in accordance with the understanding ability of the students; able to encourage the motivation of students in studying religious material; able to condition the students to concentrate on following religious lessons; and able to bring the boarding school students friendly to technology.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN DAN KESEHATAN MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN BERBASIS MASJID DI KELURAHAN LOJI KECAMATAN BOGOR BARAT KOTA BOGOR M Hidayat Ginanjar; Rahman Rahman; Ali Maulida; Salma Raniah; Raaniah Mumtaz
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 01 (2020): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.095 KB) | DOI: 10.30868/khidmatul.v1i01.986

Abstract

Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Loji Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor melalui program pendampingan pendidikan berbasis masjid merupakan layanan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan. Masjid Darul Falah yang berlokasi di Kelurahan Loji tidak hanya sebagai tempat ibadah mahdhah namun telah difungsikan sebagai pusat kegiatan sosial dan program Pendidikan bagi warga sekitar mengingat mayoritas mereka komunitas muslim. Bentuk-bentuk program pendampingan antara lain: (1) Kegiatan Majlis Taklim, (2) Taman Pendidikan Al-Qur’an, (3) Pengelolaan Keuangan Masjid, (4) Layanan Zakat, Dan (5) Pusat Pengobatan Islami; thibbun Nabawi, hizamah, sunatan masal, dan lainnya. Dengan demikian, keberadaan masjid Darul Falah berfungsi sebagai sentral dan merupakan pusat aspirasi kaum muslimin. Masjid Darul Falah yang berlokasi di Jalan Penggalang, RT.04 RW 02 Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat melalui peran Dewan Kemakmuran Masjidnya telah mampu menanamkan pendidikan Islam bagi jamaah semua usia dan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat sekitarnya. Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Loji melalui program pendampingan pendidikan berbasis masjid telah melahirkan perubahan perilaku positif pada penerima manfaatnya dan berimplikasi pada meningkatnya kesejahteraan dan kesehatan warga Kelurahan Loji.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOTA DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BERAGAMA DAN KEMAKMURAN MASJID Syaeful Rokim; Ali Maulida; Tomi Yuliansyah; Farhan Farhan
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 02 (2020): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.039 KB) | DOI: 10.30868/khidmatul.v1i02.1162

Abstract

Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Pasir Mulya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor melalui program pendampingan pendidikan berbasis masjid merupakan layanan sosial keagamaan untuk meningkatkan keasadara beragama dan keimanan. Masjid Al Barokah dan masjid lainnya yang berlokasi di Kelurahan Pasir Mulya tidak hanya sebagai tempat ibadah shalat saja namun dapatdifungsikan sebagai pusat kegiatan sosial keagamaan dan Pendidikankeagamaan bagi warga sekitar mengingat mayoritas mereka komunitas muslim. Bentuk-bentuk program pendampingan antara lain: (1) Kegiatan Pengajian Jamaah Masjid, (2) Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), (3) Musyawarah Kegiatan Kaum Muslimin, (4) Layanan Pengurusan Zakat, Dan (5) Santunan Anak Yatim, dan lainnya. Dengan demikian, keberadaan masjid Al-Barokah berfungsi sebagai sentral perkembangan pengetahuan dan kebudayaan kaum muslimin. Masjid al-Barokah dan masjid lainnya yang berlokasi Kelurahan Pasir Mulya, Kecamatan Bogor Barat melalui peningkatan peran DKM telah mampu menanamkan pendidikan keagamaan bagi jamaah masjid di semua tingkatan usia dan mampu menuntun perkembangan kebudayaan masyarakat sekitarnya. Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Pasir Mulya melalui program pendampingan pendidikan keagamaajnberbasis masjid telah melahirkan kesadaran perilaku positif pada penerima manfaatnya dan berimplikasi pada meningkatnya keimanan dan akhlak mulia warga Kelurahan Pasir Mulya.
Metode Rasulullah Dalam Mendidik Anak: Studi Hadits Sammillah Wakul Biyaminik Wa Mimma Yalik (Ucapkan Bismillah Dan Makan Menggunakan Tangan Kanan Dan Memakan Makanan Yang Ada Disekitar) Budi Heryanto; Agus Sarifudin; Herman Herman; Ali Maulida; Abdul Jabar
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.3174

Abstract

Beragam metode pendidikan yang dicontohkan Nabi S.A.W. dari perilaku sosial Nabi S.A.W. terlebih kepada kepada anak-anak. Penelitian ini bertujuan membahas terkait metode Nabi Muhammad S.A.W. dalam mendidikan anak study hadits Sammillah wakul biyaminik (ucapkan Bismillah dan makan dengan tangan kanan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research) dengan menggunkan buku-buku dan literatur-literatur lainnya sebagai objek yang utama, sehingga dapat menghasilkan informasi berupa catatan dan data deskriptif yang terdapat dalam teks yang diteliti. Penenelitan ini menghasilkan bebrapa hal mendidik anak; 1. Mendidik anak dapat dilakukan dimana dan kapan saja, serta dalam kondisi apa saja; 2. Mendidik dengan pendekatan; 3. mendidik dengan memberikan bimbingan, teguran, dan arahan; 4. memberikan contoh atau keteladanan dan serta memberikan tuntunan; 5. Mendidk dengan mahabbah cinta.
Co-Authors Abdul Jabar Idharudin Aceng Ali Aceng Zakaria Ade Kohar Agus Sarifudin Agus Sarifudin Agus Sarifudin, Agus Ahmad Syaripudin Aji Mustopa Angga Erlangga, Angga Arijulmanan, Arijulmanan Aripin, Imam Azizah, Balkis Nur Budi Heryanto Budi Heryanto Bulloh, Muhammad Naji Dendi Iskandar Suhendri Didin Hafidhuddin MS Dika Kurnia Dikrillah Dikrillah, Dita Kurnia Dita Kurnia Dikrillah Farhan Farhan Haji Aziz S. Koli Hendrawan Hendrawan Heriyansyah, Heriyansyah Herman Herman Ibadurrahman, Muhammad Ibrahim Bafadhol, Ibrahim Imam Aripin Indri Machtifaliandri Indri Machtifaliandri Iskandar Iskandar Islami, Asyiroh Iyas Ilyasa Kamus M Hidayat Ginanjar M Sarbini Machtifaliandri, Indri Miftah Wangsadanureja Moch Yasyakur Mowafg Abrahem Masuwd Muhamad Priyatna Muhamad Priyatna Muhamad Priyatna Muhammad Izzuddin Alqosam Muhammad Sarbini Muhammad Sarbini, Muhammad Muslim, Zulpian Mustopa, Aji Nabilah, Siti Wardah Nafisah Nurfaidah Novi Ayu Wulandari Nurwahdah, Ulama Priyatna, Muhamad Qorik Maghfirah Raaniah Mumtaz Rahendra Maya Rahendra Maya, Rahendra Rahman Rahman Rasid, Husni Muhammad Rumba Triana Salma Raniah Samsuddin Samsuddin Samsuddin Samsuddin Saqoikul Ilmi Sarifudin sarifudin, Sarifudin Siti Zulfah Tri Wardah Sodikin, Unang SOLAHUDIN SOLAHUDIN, SOLAHUDIN Suhada Suhada, Suhada Sujian Suretno Suretno, Sujian Syaeful Rokim Syamsiar, Syamsiar Tamam, Abas Mansur Tomi Yuliansyah Ujang Andi Yusuf Ujang Andi Yusuf, Ujang Andi Ulil Amri Syafri Unang Wahidin Unang Wahidin Unang Wahidin Unang Wahidin, Unang Utama, Eko Satria Wahyu Utami, Syifarahmi Hari Wartono Wartono Wartono Wartono Yani Sukarni Zakaria, Aceng