Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Mutu Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal di SMAN 1 Upau erniyawati, nova; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22666

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi manajemen mutu pendidikan berbasis kearifan lokal Saraba Kawa di SMAN 1 Upau, Kabupaten Tabalong. Saraba Kawa sebagai filosofi budaya Banjar yang mencakup nilai Kawa Baucap (mampu mengemukakan gagasan), Kawa Manggawi (mampu melaksanakan tugas), dan Kawa Manyandang (mampu bertanggung jawab) diintegrasikan dalam pengelolaan mutu pendidikan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Saraba Kawa terimplementasi secara holistik dalam tiga fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Integrasi kearifan lokal tersebut mampu memperkuat budaya mutu sekolah, meningkatkan profesionalisme warga sekolah, serta menumbuhkan budaya tanggung jawab dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model manajemen mutu pendidikan berbasis kearifan lokal yang kontekstual dan relevan untuk diterapkan di sekolah lain.Jika Ibu mau, saya juga bisa:
STRATEGI MANAJEMEN PENGELOLAAN MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 3 MURUNG PUDAK imam, khotibul; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22637

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan nasional yang dirancang untuk menjamin pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik sebagai bagian integral dari peningkatan kualitas pelayanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 3 Murung Pudak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental tunggal, yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, petugas SPPG, perwakilan orang tua, dan peserta didik sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Program MBG telah dilaksanakan secara sistematis melalui penerapan fungsi manajemen yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang bersifat adaptif dan kolaboratif. Implementasi program memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kehadiran siswa, konsentrasi belajar, serta kepuasan warga sekolah terhadap layanan pendidikan. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait keterbatasan sarana pendukung dan koordinasi lintas pemangku kepentingan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat ditentukan oleh kapasitas manajerial sekolah dalam mengintegrasikan kebijakan nasional ke dalam praktik pelayanan pendidikan yang kontekstual dan berkelanjutan. Temuan penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian manajemen pendidikan dengan memosisikan program gizi sekolah sebagai instrumen strategis dalam peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
Manajemen Kolaboratif Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasikan Program Pendidikan Inklusif Di SMP Negeri 2 Tanjung Kabupaten Tabalong yustina, sri; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22621

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen kolaboratif kepala sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif di sekolah reguler, dengan fokus pada pola kepemimpinan kolaboratif yang terintegrasi dengan strategi adaptasi kurikulum. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang cenderung menitikberatkan pada kesiapan guru atau kebijakan inklusif, penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai bagaimana kepala sekolah berperan sebagai penggerak kolaborasi lintas peran dalam konteks keterbatasan sumber daya sekolah.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Negeri 2 Tanjung, Kabupaten Tabalong. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling, guru pendamping, serta orang tua peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif berlangsung secara bertahap dan kontekstual melalui penerapan manajemen kolaboratif yang bersifat partisipatif dan adaptif. Novelty penelitian ini terletak pada temuan pola manajemen kolaboratif kepala sekolah yang tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme koordinatif, tetapi juga sebagai strategi penguatan adaptasi kurikulum inklusif melalui perencanaan partisipatif, supervisi kolaboratif, dan evaluasi reflektif berkelanjutan. Pola ini memungkinkan terbangunnya budaya sekolah inklusif meskipun sekolah belum sepenuhnya didukung oleh sumber daya pendidikan khusus. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa penguatan model manajemen kolaboratif kepala sekolah yang relevan untuk pengembangan praktik pendidikan inklusif di sekolah reguler.
Kepemimpinan transformasional Dalam Penguatan Karakter Peduli Sosial Membawa Pahindai Di SMP Negeri 1 Jaro Kabupaten Tabalong Purwanti, Tuti; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22622

Abstract

Kepemimpinan transformasional kepala sekolah di SMP Negeri 1 Jaro menjadi motor penggerak utama dalam mengintegrasikan kearifan lokal "Membawa Pahindai" ke dalam lingkungan sekolah. Melalui keteladanan dan visi yang kuat, tradisi ini berhasil ditransformasikan menjadi instrumen pedagogis yang efektif untuk menanamkan nilai empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial pada siswa. Keberhasilan program ini membuktikan bahwa pendidikan karakter berbasis budaya lokal mampu mengubah kebijakan formal menjadi gerakan moral yang organik dan berkelanjutan bagi seluruh warga sekolah di tengah tantangan globalisasi.
STRATEGI KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIK MELALUI PERENCANAAN BERBASIS DATA RAPOR PENDIDIKAN DI TK NEGERI TUNAS MUDA MAHE KABUPATEN TABALONG Misda, Misda; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22650

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidik melalui perencanaan berbasis data Rapor Pendidikan di TK Negeri Tunas Muda Mahe Kabupaten Tabalong. Rapor Pendidikan digunakan sebagai instrumen utama perencanaan berbasis bukti untuk menindaklanjuti capaian mutu pendidik dan proses pembelajaran yang berada pada kategori sedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah dan pendidik. Analisis data dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan integratif yang memadukan kepemimpinan transformasional, instruksional, dan adaptif dalam memanfaatkan Rapor Pendidikan sebagai dasar perencanaan. Strategi tersebut dilaksanakan melalui tahapan pengunduhan dan pembacaan data secara kolaboratif, refleksi berbasis SWOT, perumusan program peningkatan kompetensi pendidik, serta evaluasi dan monitoring berkelanjutan. Implementasi strategi ini berkontribusi pada peningkatan literasi data guru, penguatan budaya reflektif berbasis data, dan perbaikan praktik pembelajaran. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi data, resistensi psikologis terhadap data, serta keterbatasan waktu dan beban administratif, yang diatasi melalui pendampingan bertahap, penyederhanaan indikator, dan pendekatan persuasif. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai data sense-maker dalam mendorong peningkatan mutu pendidik secara berkelanjutan di satuan PAUD.
Implementation of School-Based Management in Building Educational Quality at Nurul Hidayah Islamic Boarding School, Tapin Regency Alfisyah, Lailan; Madihah, Husnul; Gunawan, Aam
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 9 (2026): April 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19944171

Abstract

This study aims to explain the implementation of School-Based Management (SBM) in improving the quality of education at the Nurul Hidayah Islamic Boarding School in Tapin Regency. Using a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation, this study involved leaders, teachers, and students as subjects. The results indicate that SBM is implemented through the Inspirational Class program (Literacy, Tahfidz, and Digital), which was collaboratively designed and implemented in a structured manner. This implementation has resulted in improved student competency, academic and non-academic achievement, and the achievement of B (Good) accreditation. This success is supported by visionary leadership, effective resource management, and ongoing supervision. This study concludes that SBM has successfully improved the quality of education comprehensively and can serve as a model for other institutions.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN BUDAYA RELIGIUS: STUDI KASUS DI SMP HASBUNALLAH DAN SMPIT ASHABUL KAHFI Tabe’i, Akhmad; Madihah, Husnul; Rahmi, Agustina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4587

Abstract

Kepemimpinan transformasional, kepala sekolah, budaya religius, pendidikan Islam, studi kualitatif Penguatan budaya religius di lingkungan sekolah menjadi kebutuhan strategis dalam merespons tantangan kemerosotan nilai dan karakter peserta didik di tengah dinamika era modern. Dalam konteks ini, kepala sekolah memiliki posisi kunci dalam membangun dan menginternalisasikan nilai-nilai religius melalui pola kepemimpinan yang tidak terbatas pada fungsi administratif, melainkan bersifat transformatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam praktik kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam memperkuat budaya religius di SMP Hasbunallah dan SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong, dengan menitikberatkan pada peran visi religius, keteladanan kepemimpinan, serta pengelolaan budaya religius yang dilakukan secara sistematis. Fokus pertanyaan penelitian diarahkan pada bagaimana kepemimpinan transformasional dijalankan oleh kepala sekolah serta sejauh mana kepemimpinan tersebut berkontribusi terhadap terbentuknya budaya religius dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multisitus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, dilengkapi dengan observasi terhadap pelaksanaan kegiatan religius di lingkungan sekolah serta analisis terhadap dokumen kelembagaan yang relevan. Proses analisis data dilakukan dengan menerapkan analisis tematik yang meliputi tahap reduksi data, penyusunan dan penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara berulang, sehingga memungkinkan pemahaman yang komprehensif dan mendalam terhadap fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berkontribusi secara signifikan terhadap penguatan budaya religius di lingkungan sekolah. Kepala sekolah berperan aktif dalam menggerakkan perubahan budaya melalui penyusunan visi religius yang disepakati bersama, penanaman nilai-nilai keagamaan melalui keteladanan pribadi, serta pembentukan sistem sekolah yang mendukung pembiasaan religius secara berkelanjutan. Budaya religius tidak hanya tampak dalam kegiatan yang bersifat formal dan seremonial, tetapi telah terintegrasi dalam praktik keseharian seluruh warga sekolah. Temuan ini memperkaya kajian kepemimpinan pendidikan Islam dengan menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional efektif dalam membangun budaya religius yang kuat dan berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi kepemimpinan transformasional bagi kepala sekolah serta mendorong pengembangan penelitian selanjutnya dengan pendekatan metodologis dan cakupan konteks yang lebih luas.
KEPEMIMPINAN KEPALA SATUAN PENDIDIKAN DALAM LITERASI BAHASA BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRADISI LISAN BANJAR DI SMPN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Rahmiyati, Dwi; Madihah, Husnul; Rahmi, Agustina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4588

Abstract

Kepemimpinan adalah kemampuan untuk menggerakkan segala sumber yang ada pada suatu sekolah sehingga dapat didayagunakan secara maksimal untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Literasi Bahasa banjar sebagai salah satu komponen penting dalam pembelajaran memiliki peran strategis dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan komunikasi siswa.  Kearifan local tradisi lisan Banjar dalam konteks penelitian ini merujuk pada ungkapan, cerita, pantun, nasihat, dan adat istiadat yang diturunkan secara lisan di masyarakat Tabalong dan mengandung nilai-nilai budaya, moral, dan pengetahuan tradisional (karakter). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kepemimpinan kepala satuan pendidikan dalam literasi bahasa kearifan lokal tradisi Banjar di SMPN 1 Tanjung. Pendekatan penelitian ini adalah kualititatif. Teknik pengumpulan data dengan proses wawancara mendalam, observasi partisipatif dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif ini dilakukan secara tematik mengikuti model Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat antara: (1) kepemimpinan kepala satuan pendidikan dalam literasi bahasa di SMPN 1 Tanjung Kabupaten Tabalong berjalan dengan baik sesuai dengan program kegiatan yang telah disusun, (2) kepemimpinan kepala satuan pendidikan memberikan dampak positif dalam implementasi program kearifan lokal tradisi lisan Banjar di SMPN 1 Tanjung Kabupaten Tabalong, dan (3) Strategi yang dapat dikembangkan oleh kepala satuan pendidikan  dalam pengelolaan program literasi bahasa melalui kearifan lokal tradisi lisan Banjar di SMPN 1 Tanjung Kabupaten Tabalong berupa pendekatan yang bersifat kolaboratif, adaptif dan kontekstual yang mendorong keterlibatan guru, siswa serta komunitas.  Berdasarkan hasil temuan dari penelitian ini dapat disarankan beberapa hal seperti: (1) Kepala sekolah agar terus menguatkan peran kepemimpinan dalam mengembangkan literasi berbasis kearfian lokal tradisi lisan Banjar, (2) Guru agar mengembangkan inovasi pembelajaran dan kegiatan pengembangan literasi, (3) Pemerintah Daerah agar memberikan dukungan dan fasilitas dalam mengembangkan literasi khususnya kearifan lokal Bahasa Banjar, (4) penelitian ini hendaknya dapat dikembangkan sehingga digunakan sebagai rujukan dan referensi untuk melakukan penelitian yang masih berkait.
MANAJEMEN SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL GAWI SABUMI DI SMAN 1 HARUAI Asrini, Dwi Nopyanti Puji; Madihah, Husnul; Rahmi, Agustina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4589

Abstract

Sekolah adiwiyata merupakan program pemerintah untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik. SMAN 1 Haruai beberapa kali mengajukan diri untuk memperoleh predikat Sekolah Adiwiyata Nasional sebelum berhasil menjadi sekolah adiwiyata nasional tahun 2024. SMAN 1 Haruai melakukan pembenahan dan  memanfaatkan kearifan lokal gawi sabumi/gotong royong yang hidup dalam masyarakat Haruai untuk mengembangkan manajemen sekolah adiwiyata nasional. Penelitian bertujuan untuk mendiskripsikan secara mendalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut sekolah adiwiyata nasional berbasis kearifan lokal gawi sabumi di SMAN 1 Haruai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap manajemen sekolah adiwiyata. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari kepala sekolah, Ketua GPBLHS, wakasek, guru, ketua komite dan siswa. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memastikan keabsahan data, digunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan manajemen sekolah Adiwiyata nasional berbasis kearifan lokal gawi sabumi di SMAN 1 Haruai selaras dengan POAC, regulasi manajemen sekolah adiwiyata dan prinsip manajemen berbasis sekolah yang menekankan otonomi dan partisipasi.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PELUANG KERJA LULUSAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI MELALUI ADAT BASOPAN DI SMK NEGERI 1 TANJUNG Hartini, Enok Suci; Madihah, Husnul; Rahmi, Agustina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan peluang kerja lulusan di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) melalui penguatan nilai adat basopan di SMK Negeri 1 Tanjung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tuntutan dunia kerja yang tidak hanya menekankan penguasaan kompetensi teknis, tetapi juga kompetensi nonteknis berupa sikap, etika, dan karakter kerja yang selaras dengan budaya industri. Adat basopan sebagai kearifan lokal dipandang relevan untuk membentuk karakter lulusan yang beretika, disiplin, dan profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Pengelola Bursa Kerja Khusus (BKK), peserta didik, alumni, dan perwakilan DUDI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan peluang kerja lulusan diimplementasikan melalui Kepemimpinan Transformasional yang mengimplementasikan nilai Adat basopan ke dalam budaya sekolah, proses pembelajaran, serta kemitraan dengan DUDI. Kepala Sekolah berperan sebagai teladan (idealized influence), penggerak visi bersama (inspirational motivation), pendorong inovasi program sekolah (intellectual stimulation), dan pembina pengembangan individu peserta didik (individualized consideration). Implementasi strategi ini berdampak pada terbentuknya sikap kerja lulusan yang lebih disiplin, sopan, bertanggung jawab, dan adaptif terhadap lingkungan kerja industri, sehingga meningkatkan kepercayaan DUDI dan memperluas peluang penyerapan lulusan ke dunia kerja. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional berbasis nilai kearifan lokal Adat basopan merupakan strategi efektif dalam meningkatkan daya saing dan peluang kerja lulusan SMK. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan kepemimpinan pendidikan vokasi serta kontribusi praktis bagi kepala sekolah dalam merancang strategi peningkatan link and match antara SMK dan DUDI.